Home » » Susunan Planet Tata Surya berdasarkan Orbit Bumi

Susunan Planet Tata Surya berdasarkan Orbit Bumi

Pada Pembelajaran Kelas VI semester dua pada pembelajaran Tema 9 Menjelajah Ruang Angkasa Subtema 3 Tokoh Penjelajah Ruang Angkasa terdapat muatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Kompetensi yang dibahas pada subtema tersebut adalah KD 3.7 Menjelaskan sistem tata surya dan karakteristik anggota tata surya dan KD 4.7 Membuat model sistem tata surya. Materi yang dibahas pada pembelajaran tersebut adalah susunan planet tata surya berdasarkan orbit bumi. Simak pembahasannya berikut ini.

A. Susunan Planet Tata Surya berdasarkan Orbit Bumi
Susunan tata surya kita memiliki keunikan tersendiri. Matahari sebagai pusat tata surya dikelilingi oleh berbagai anggota lainnya, seperti planet, asteroid, satelit, meteorit, dan komet. Berdasarkan orbit Bumi terhadap Matahari, terdapat beberapa planet yang berada di dalam orbit Bumi. Planet-planet yang berada di dalam orbit Bumi disebut dengan planet inferior, yaitu Merkurius dan Venus. Sedangkan planet-planet yang berada di luar orbit Bumi disebut dengan planet superior, yaitu Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

1. Jelaskan persamaan dan perbedaan antara komet dan planet
AspekKometPlanet
Persamaan
  1. Sama-sama anggota tata surya
  2. Sama-sama mengelilingi matahari.
  3. Sama-sama memantulkan cahaya matahari
  4. Sama-sama tidak memiliki cahaya sendiri
  5. Sama-sama memiliki inti
Perbedaan
  1. Komet memiliki penyusun utama batuan dan air.
  2. Komet memiliki garis edar atau orbit lebih lonjong dan panjang.
  3. Inti komet terbungkus dalam surai gas dan debu.
  4. Komet memiliki ukuran lebih kecil daripada planet
  5. Komet mengeluarkan ekor saat mendekati matahari.
  1. Planet memiliki penyusun utama batuan atau gas.
  2. Planet memiliki garis edar atau orbit berbentuk elips.
  3. Inti bumi terbungkus selimut bumi yang terdiri batuan padat.
  4. Ukuran planet lebih besar daripada komet.
  5. Planet tidak mengeluarkan ekor saat mendekati matahari
ContohPlanet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Planet NeptunusKomet Halley, Encke, Ikeya-Seki, Kahoutek, Hyakutake, dan Shoemaker-Levy

2. Beberapa pengelompokan dalam sistem tata surya sudah pernah dilakukan selain pengelompokan planet berdasarkan garis edar Bumi. Pengelompokan sistem tata surya apa sajakah yang telah kamu ketahui? Bagaimana kamu membedakannya?
Pengelompokkan dalam Sistem Tata Surya :
  • Berdasarakan posisi planet yang dilihat dari orbit Bumi : Planet inferior adalah planet yang terletak di dalam orbit Bumi, yaitu Merkurius dan Venus. Planet Superior adalah planet yang terletak di luar orbit Bumi, yaitu Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
  • Berdasarkan material penyusun : Planet terrestial adalah planet dengan ukuran yang relatif kecil, berbatu, dan memiliki atmosfer yang tipis. Planet tersebut antara lain Merkurius, Venus, Bumi dan Mars Planet Jovian adalah planet dengan ukuran yang relatif lebih besar, tersusun dari gas, cairan, dan es tebal.
  • Berdasarkan letaknya yang dilihat dari orbit asteroid : Planet dalam adalah planet yang berada di dalam orbit asteroid, yaitu Merkurius, Venus, Bumi dan Mars Planet luar adalah planet yang berada di luar orbit asteroid, yaitu Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus

Kesimpulan apakah yang dapat kamu buat berdasarkan kegiatan di atas?
Kesimpulanku:
Berdasarkan orbit Bumi terhadap Matahari planet dikelompokkan menjadi planet yang berada di dalam orbit bumi (inferior) seperti Merkurius dan Venus serta planet yang berada di luar orbit bumi (superior) seperti Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
William Herschel menjelajah angkasa luar dengan teleskopnya hingga menemukan planet Uranus. Tahukah kamu bahwa para ahli astronomi membagi planet-planet dalam tata surya menjadi dua kelompok menurut orbit asteroid. Kumpulan asteroid yang membentuk sabuk asteroid ini berada di antara planet Mars dan Jupiter. Kumpulan asteroid ini juga berputar mengelilingi Matahari dalam orbitnya.

Para ahli membagi planet-planet dalam tata surya berdasarkan orbit asteroid ini menjadi dua kelompok, yaitu planet dalam dan planet luar. Planet dalam adalah planet-planet dalam tata surya yang berada di dalam orbit Asteroid. Yang termasuk planet dalam adalah planet Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Sedangkan yang termasuk planet luar adalah. Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Selain keduanya dipisahkan oleh sabuk asteroid, kamu dapat mengetahui perbedaannya dengan membaca dan melengkapi informasi pada tabel berikut ini.
NoFaktor PembedaPlanet DalamPlanet Luar
1.Ukuran planet.Berukuran kecilBerukuran besar
2.Bahan penyusun.Terdiri atas benda padatTerdiri atas gas
3.Jaraknya dari matahariBerjarak dekat dari MatahariBerjarak jauh dari Matahari
4.Waktu revolusi.Mengelilingi Matahari dalam waktu yang pendekMengelilingi Matahari dalam waktu yang panjang

Perhatikanlah gambar-gambar berikut ini!
Tokoh Penemu
Peta pikiran untuk menjelaskan peran dan temuannya yang memengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan hingga saat ini adalah sebagai berikut.
  1. Niklaus Koppernikus adalah seorang astronom, matematikawan, dan ekonom berkebangsaan Polandia, yang mengembangkan teori heliosentrisme Tata Surya dalam bentuk yang terperinci, sehingga teori tersebut bermanfaat bagi sains.
  2. Johannes Kepler adalah seorang astronom Jerman, matematikawan dan astrolog. Dia paling dikenal melalui hukum gerakan planetnya.
  3. Edwin Hubble adalah seorang astronom dan kosmolog yang dianggap sebagai satu di antara astronom terpenting sepanjang masa. Dia memainkan peran yang sangat penting dalam pendirian studi astronomi ekstragalaksi dan alam semesta yang teramati

B. Menyibak Rahasia di Angkasa Luar dari Masa ke Masa
Manusia memang diberi-Nya akal budi untuk terus berpikir dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya. Rasa ingin tahu manusia juga yang membuatnya selalu mampu meningkatkan kesejahteraannya. Banyak rahasia alam semesta yang terkuak sedikit demi sedikit. Hal ini sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Begitu pula dengan rahasia luar angkasa

Ketika ditelusuri, sejak dahulu kala, ketika memandang angkasa, manusia sudah tergelitik untuk mengetahui lebih banyak. Seperti ingin mempelajari terbit dan terbenamnya Matahari, ingin mempelajari deretan bintang, dan ingin mengenal Bulan lebih dekat. 
  1. Di Wiltshire, Inggris ditemukan stonehenge yang diperkirakan ada sejak sekitar 2000 SM (Sebelum Masehi). Bangunan itu digunakan untuk mengamati pergerakan Matahari dan Bulan.
  2. Masyarakat Mesir mencatat pergerakan Matahari dan Bulan pada lempengen-lempengan batu pada 400 SM. Sementara pada 350SM, Astronom China, Shih Shen mencatat ada sekitar 800 bintang dalam kataog bintang pertama.
  3. Sekitar ±500 SM - 400 M, berbagai teori alam semesta muncul dari para ilmuwan Yunani. Di antara teori yang ada adalah Phytagoras dengan teori Bumi bundar. Ada juga Ptolomeus yang mempelajari pergerakan planet, dan Aristoteles yang menghasilkan kumpulan hasil pengamatan para astronom lain.
  4. Gagasan revolusioner yang dicatat sejarah adalah ketika pada tahun 1543. Pada tahun tersebut, Nicolaus Copernicus memperkenalkan teori bahwa Bumi dan planet-planet lainnya sebenarnya mengorbit mengelilingi Matahari. Pada tahun ± 1600 astronom Denmark, Tycho Brahe yang dibantu oleh asistennya, Johannes Kepler menemukan bahwa planet-planet memang mengorbit Matahari dalam jalur berbentuk elips.
  5. Pada tahun 1682, Edmond Halley mengamati sebuah komet. Ia dapat menyimpulkan bahwa komet ini muncul setiap 76 tahun sekali. Komet ini pun dikenal dengan nama Komet Halley.
  6. Planet Uranus ditemukan pada tahun 1782 oleh William Herschel. Pluto yang terjauh baru ditemukan pada tahun 1930. Akan tetapi, setelah pengetahuan semakin berkembang, Pluto kemudian tidak lagi dikelompokkan sebagai planet.
  7. Berbagai alat dikembangkan sejak teleskop dimanfaatkan oleh Galileo untuk mengamati angkasa luar. Pada tahun 1918, teleskop Hooker mulai dioperasikan. Edwin Hubble menggunakannya pada tahun 1920-an untuk membuat banyak penemuan. Semakin jelas wujud benda di angkasa luar ketika pada tahun 1990 teleskop angkasa luar Hubble dikirim memasuki orbit di angkasa luar.
  8. Roket modern pertama yang menggunakan bahan bakar cair ditemukan oleh Robert Goddard, ilmuwan Amerika. Pada tahun 1957 Soviet meluncurkan Sputnik 1, pesawat angkasa luar pertama. Yuri Gagarin dari Rusia, menjadi orang pertama yang melakukan perjalanan ke luar angkasa dan kurang dari satu bulan kemudian disusul oleh Alan Shepard dari Amerika.
  9. Stasiun angkasa luar Salyut dikirimkan Soviet untuk pertama kali pada tahun 1971 dan disusul oleh Amerika dengan Skylab dua tahun kemudian.
  10. Berbagai misi pesawat penjelajah diluncurkan. Pioneer ke Jupiter pada tahun 1972, Voyager mengeksplorasi Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus pada tahun 1977. Pada tahun 1981 diluncurkan pesawat ulang alik pertama, Columbia. Pesawat ulang aling ini mengangkasa bersama 10 astronaut dan tinggal di angkasa selama lebih dari satu minggu. Planet Mars kemudian mendapat giliran dijelajah dengan dikirimnya penjelajah Sojourner dengan pesawat luar angkasa Pathfinder.
  11. Pada tahun 1986 pesawat ulang alik Challanger meledak setelah lepas landas. Tujuh astronout yang ada di dalamnya turut menjadi korban. Cerita dari penjelajahan juga tidak tersampaikan sepenuhnya ketika pada tahun 2003 pesawat ulang alik Columbia bersama tujuh astronautnya hancur lebur dalam perjalanan pulangnya ke Bumi setelah 16 hari di luar angkasa.

Peta pikiran atau diagram rangkuman dari informasi bacaan di atas adalah sebagai berikut.
Lini Masa Teknologi ANgkasa
Demikian pembahasan mengenai Susunan Planet Tata Surya berdasarkan Orbit Bumi. Semoga Tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:12 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.