Gagasan Perumusan Dasar Negara

Pancasila menjadi dasar negara Indonesia. Setiap tahunnya terdapat dua peringatan Pancasilan di Indoensia. Pertama pada tanggal 1 Juni yang menjadi Hari Lahir Pancasila dan setiap tanggal 1 Oktober yang menjadi Hari Kesaktian Pancasila untuk memeringati para pahlawan yang gugur. Selama ini kita mengetahui bahwa di balik terciptanya Pancasila, terdapat tiga tokoh penting yang berperan dalam perumusan Pancasila. Berikut ini penjelasannya.

Selaku ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK), dr.Radjiman Wedyodiningrat dari mulai sidang mengajukan suatu masalah sebagai agenda utamanya. Masalah tersebut merupakan hal penting dan mendasar dalam suatunegara yang baru terbentuk. Dalam sidang BPUPK tersebut, proses perumusan dasar negara Indonesia dimulai.

Pada pembicaraan rumusan calon dasar negara majulah beberapa orang pembicara dalam sidang tersebut, diantaranya Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno untuk memaparkan gagasannya. Gagasan tersebut kemudian dimusyawarahkan dan disepakati hingga akhirnya bernama Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia merdeka. Gagasan dari ketiga tokoh tersebut dijabarkan dalam uraian berikut ini.

a) Mr. Muhammad Yamin
Pada pelaksanaan sidang pertama BPUPK tanggal 29 Mei 1945, peristiwa ini menjadi tonggak sejarah karena pada saat itu yang mendapat kesempatan pertama berbicara adalah Mr. Muhammad Yamin untuk menyampaikan mengenai buah pikirannya tentang dasar negara. Pidatonya berisi lima asas dasar negara Indonesia Merdeka, yaitu:
(1) Peri Kebangsaan.
(2) Peri Kemanusiaan.
(3) Peri Ketuhanan.
(4) Peri Kerakyatan.
(5) Kesejahteraan Rakyat.
Muhammad Yamin
b) Prof. Dr. Mr. Soepomo
Selanjutnya tampil Prof. Dr. Mr. Soepomo berpidato di hadapan sidang BPUPK pada tanggal 31 Mei 1945. Dalam pidatonya beliau menyampaikan usulan tentang dasar negara Indonesia merdeka yang terdiri dari lima gagasan:
(1) Persatuan
(2) Kekeluargaan
(3) Keseimbangan lahir batin
(4) Musyawarah
(5) Keadilan rakyat

c) Ir. Soekarno (1 Juni 1945)
Di hadapan sidang BPUPK, Ir. Soekarno menyampaikan pandangan dan pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945. Usulan secara lisan berupa lima asas yang diajukan dalam pidatonya sebagai bentuk dasar negara Indonesia. Adapun rumusan dasar negara tersebut adalah sebagai berikut:
(1) Nasionalisme atau Kebangsaan Indonesia.
(2) Internasionalisme atau Perikemanusiaan.
(3) Mufakat atau Demokrasi.
(4) Kesejahteraan sosial.
(5) Ketuhanan yang berkebudayaan.

Ir. Soekarno mengatakan bahwa saran dari salah seorang ahli bahasa, lima asas di atas diusulkan agar diberi nama “Pancasila”. Istilah “Pancasila” sebagai dasar negara tersebut diterima oleh sidang secara penuh. Selanjutnya, beliau mengungkapkan usulan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas lagi menjadi Tri Sila yang rumusannya:
(1) Sosio Nasionalisme, yaitu Nasionalisme dan Internasionalisme.
(2) Sosio Demokrasi, yaitu Demokrasi dengan Kesejahteraan Rakyat.
(3) Ketuhanan Yang Maha Es

Kemudian, Ir. Soekarno menyampaikan kembali bahwa Tri Sila tersebut masih dapat diperas lagi menjadi Eka Sila atau satu sila yang intinya adalah “gotong-royong”

Jawablah pertanyaan berikut ini!
1. Sebutkan teks Pancasila dengan benar dan berurutan!
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusian yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia

2. Sebutkan lembaga-lembaga yang berperan penting dalam pembuatan rumusan  dasar Negara Indonesia.
BPUPK dan PPKI
3. dr.Radjiman Wedyodiningrat sebagai ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK), dari mulai sidang mengajukan suatu masalah sebagai agenda utamanya. Masalah tersebut merupakan hal penting dan mendasar dalam suatu negara yang baru terbentuk. Dalam sidang BPUPK tersebut, proses perumusan dasar negara Indonesia dimulai. Pada pembicaraan rumusan calon dasar negara tersebut tampil dalam sidang antara lain yaitu Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno untuk memaparkan gagasannya. Gagasan tersebut kemudian dimusyawarahkan dan disepakati hingga akhirnya bernama Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia merdeka. 

Berkaitan dengan cerita singkat tersebut, silakan jawab pertanyaan berikut:
a. Apa masalah yang terjadi pada masa persiapan kemerdekaan Indonesia?
Merupakan hal penting dan mendasar dalam suatu negara yang baru terbentuk (rumusan dasar negara Indonesia)
b. Menurut kalian, bagaimana penyelesaian masalah tersebut?
Tampil dalam sidang tiga orang pembicara; yaitu Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno untuk memberikan gagasan yang disepakati dalam musyawarah
Demikian pembahasan mengenai Gagasan Perumusan Dasar Negara. Semoga tulisan ini bermafaat.

Sumber : Buku PKn Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:23 PM

Projek Belajar Membuat Gitar Kardus

Energi bunyi adalah energi yang dapat menghasilkan suatu bunyi atau suara. Pada umumnya, energi bunyi akan muncul ketika ada energi gerak. Contohnya bisa kita lihat pada sebuah lonceng, lonceng tidak akan mengeluarkan bunyi ketika tidak bergerak. Contoh lain dari adanya energi gerak pada energi bunyi, yakni saat kamu bermain gitar dan biola Kamu akan menggerakkan alat musik itu untuk menghasilkan bunyi. Selain itu, energi bunyi bisa kamu dengar saat kamu sedang berenang.

Projek Belajar
Pada proyek belajar bab ini, kalian akan membuat sendiri alat yang menggunakan transformasi energi. Salah satunya adalah mainan gitar yang terbuat dari kardus. Pada kegiatan kali ini kalian akan membuat gitar kardus. Berikut ini beberapa alat dan bahan yang perlu dipersiapkan sebelum membuat projek tersebut.

Langkah Pengerjaan Proyek
  1. Siapkan buku tugas yang akan menjadi jurnal proyek.
  2. Buatlah alat sesuai petunjuk yang diberikan (lihat Lampiran Buku untuk cara membuatnya).
  3. Jika kalian mempunyai ide untuk membuat alat lain, silakan konsultasikan dengan guru kalian.
  4. Di akhir kegiatan, kalian akan mempresentasikan alat di depan teman-teman.

Keamanan
Dalam proyek ini kalian akan menggunakan pisau pemotong/gunting. Hati-hati saat menggunakannya

Alat dan Bahan
AlatBahan
  1. Gunting/ pisau pemotong
  2. Lem
  3. Selotip
  4. Pinsil
  5. Botol minum (atau benda berbentuk lingkaran)
  6. Penggaris
  1. Kotak sepatu bekas untuk gitar (atau kotak kardus sejenis)
  2. Kardus berkas
  3. Karet gelang minimal 4 buah
  4. Karton dupleks (bisa diganti dengan tongkat atau bahan lainnya untuk gagang gitar)
  5. Bahan lainnya untuk menghias

Cara Membuat Kotak Suara Gitar Kerdus
No.Cara MembuatGambar
1.Buatlah pola lingkaran pada bagian tengah tutup kotak sepatu atau bagian atas kardus. Gunakan botol minum atau gelas untuk cetakan
Gitar1
2.Gunting pola tersebut dengan gunting atau pisau pemotong.

Cara Membuat Tempat Senar
No.Cara MembuatGambar
1.Buatlah 4 lubang di bagian atas lubang besar. Atur agar setiap lubang berjarak 2 cm. Gunakan pensil/pulpen untuk melubanginya.
Gitar2
2.Buatlah lubang yang segaris di bagian bawah lubang. Gunakan penggaris agar lubang kamu sejajar.
3.Hitung panjang jarak dari lubang awal sampai akhir dengan penggaris.
4.Gambarlah persegi panjang dengan ukuran 10 cm x 2,5 cm. Gunting persegi panjang dan buatlah sebanyak 2 buah.
Gitar3
5.Lubangi persegi panjang ini sesuai dengan lubang yang sudah kamu buat di langkah 1. Pastikan lubang berada pada posisi yang sama.

Cara Memasang Senar
No.Cara MembuatGambar
1.Gunting karet agar berbentuk tali.
Gitar4
2.Ambil 1 persegi panjang dan masukkan karet ke dalam lubangnya. Ikatkan karet agar tidak mudah lepas
3.Tempel persegi panjang ini kotak gitar. Keluarkan karetnya agar berada di luar kotak.
4.Regangkan karet dan masukkan karet ke ubang di seberangnya. Gunakan persegi panjang untuk mengikat kembali lubang karet. Pada tahap ini kamu mungkin membutuhkan bantuan untuk memegangkan karet.

Cara Menghias Gitar
No.Cara MembuatGambar
1.Buatlah 2 persegi panjang untuk menutup lubang yang ada di kotak.
Gitar6
2.Gulung karton dupleks agar berbentuk seperti tongkat. Kamu juga bisa menggunakan benda lainnya yang berbetuk seperti tongkat
3.Pasang tongkat di bagian samping agar berfungsi sebagai pegangan gitar
4.Hiaslah gitar sesuai dengan kreatifitasmu dan gitar siap dimainkan

Laporan Pengerjaan Proyek
Dengan melihat produk yang kalian buat, jelaskanlah perubahan bentuk energi yang terjadi pada alat tersebut. Buatlah dalam bentuk bagan. Kalian bisa menambahkan gambar agar lebih menarik.

Lembar Kerja
Amati gitar kardus yang kalian buat dan jawab pertanyaan di bawah ini

1. Agar baterai lemon dapat digunakan, alat dan bahan apa saja yang kalian butuhkan?
Gunting/ pisau pemotong, Lem, Selotip, Pinsil, Botol minum (atau benda berbentuk lingkaran), Penggaris, Kotak sepatu bekas, Kardus berkas, Karet gelang, Karton dupleks, dan Bahan lainnya untuk menghias.
2. Jelaskan fungsi dari setiap alat/bahan yang kalian pakai!
  1. Gunting/ pisau pemotong menggunting karet gelag dan membuat lobang
  2. Lem dan Selotip untuk menempelkan kertas duplek ke badan gitar.
  3. Pinsil membuat pola garis
  4. Botol minum (atau benda berbentuk lingkaran) untuk membuat pola lingkaran
  5. Penggaris membuat garis
  6. Kotak sepatu bekas untuk badan gitar
  7. Kardus berkas untuk membuat pegangan gitar
  8. Karet gelang untuk senar gitar.
  9. Karton dupleks membuat persegi panjang tempat memasang senar/karet gelang dan pegangan gitar
  10. Bahan lainnya untuk membuat hiasan pada gitar.

3. Kesimpulan apa yang dapat diambil dari percobaan yang telah kalian lakukan?
Gitar kardus dapat menghasilkan bunyi saat dimainkan. Suara atau bunyi yang berasal dari petikan senar gitar merupakan salah satu perubahan energi. Perubahan energi yang terjadi, yaitu energi gerak diubah menjadi energi bunyi.

Laporan Pengerjaan Proyek
Dengan melihat produk yang kalian buat, jelaskanlah perubahan bentuk energi yang terjadi pada alat tersebut. Buatlah dalam bentuk  bagan. Kalian bisa menambahkan gambar agar lebih menarik.
Gitar Kardus
Gitar kardus merupakan mainan yang terbuat dari kardus bekas. Gitar ini dapat menghasilkan bunyi dari senar/karet yang dipetik menggunakan jari tangan.

Gitar kardus dapat menghasilkan bunyi saat dimainkan. Suara atau bunyi yang berasal dari petikan senar gitar merupakan salah satu perubahan energi. Perubahan energi yang terjadi, yaitu energi gerak diubah menjadi energi bunyi.

Refleksi kegiatan Proyek
1. Apa manfaat atau fungsi dari alat yang kalian buat?
Gitar kardus dapat digunakan sebagai alat musik sederaha.
2. Apa pengalaman menarik yang kalian dapatkan saat membuat alat ini?
Pengalaman menarik saat membuat alat ini adalah ternyata pada gitar kardus terjadi perbahan bentuk energi dari energi gerak petikan jari menjadi energi bunyi pada suara gitar.
3. Apa hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan proyek ini?
Saat memasang karet gelang pada gitar ternyata mengalami kesulitan karena jika terlalu kuat menarik karet akan putus..
4. Apakah kalian sudah merasa cukup mandiri saat melakukan proyek ini? Mengapa? (Sebutkan sikap kalian yang menunjukkan perilaku mandiri.)
Saya merasa cukup mandiri karena dapat mengerjakan tugas ini tanpa bantuan orang lain.
5. Jika proyek ini dikerjakan berkelompok: Apakah kalian merasa sudah berpartisipasi aktif dalam proyek ini? Mengapa? (Sebutkan partisipasi yang kalian berikan.) 
Saya sudah berpartisipasi secara aktif dengan mengerjakan tugas yang diberikan kepada saya.
6. Sikap apa yang mau kalian perbaiki untuk proyek selanjutnya?
Sikap yang perlu diperbaiki pada proyek selanjutnya adalah kerja sama dalam kelompok karena masih ada teman anggota kelompok yang melalaikan tugas yang diberikan.

Demikian pembahasan mengenai Projek Belajar Membuat Gitar Kardus. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 2:28 PM

Projek Belajar Membuat Baterai Lemon

Konsep baterai pertama kali ditemukan oleh Alexandro Volta (1745 – 1827), ia menemukan baterai dengan percobaan sangat sederhana yaitu dengan memasukkan dua logam yang berbeda yaitu logam tembaga (Cu) dan seng (Zn) ke dalam bejana yang diisi larutan asam sulfat (H2SO4), dari situlah konsep listrik ditemukan.

Dibalik bentuknya yang kecil ternyata jeruk nipis mempunyai manfaat yang sangat besar. Jeruk nipis merupakan salah satu jenis buah yang banyak diproduksi di Indonesia. Buah jeruk nipis banyak mengandung vitamin C, asam sitrat, asam amino, (triptofan, lisin), minyak atsiri (sitral, limonene, fe landen, lemon kamfer, kadinen, dan niidehida), glikolisa, asam sitrun, belerang dan vitamin B1 (tiamin). Ternyata jeruk nipis pun dapat digunakan untuk membuat baterai. Kandungan zat kimia yang ada dalam jeruk nipis dapat diubah menjadi energi listrik dalam suatu rangkaian sel volta. 

Projek Belajar Baterai Lemon
Pada proyek belajar bab ini, kalian akan membuat sendiri alat yang menggunakan transformasi energi. Salah satunya adalah baterai lemaon.

Tujuan Percobaan: Membuktikan perubahan bentuk energi pada baterai lemon.

Langkah Pengerjaan Proyek
  1. Siapkan buku tugas yang akan menjadi jurnal proyek.
  2. Buatlah alat sesuai petunjuk yang diberikan (lihat Lampiran Buku untuk cara membuatnya).
  3. Jika kalian mempunyai ide untuk membuat alat lain, silakan konsultasikan dengan guru kalian.
  4. Di akhir kegiatan, kalian akan mempresentasikan alat di depan teman-teman.

Keamanan
Dalam proyek ini kalian akan menggunakan gunting. Hati-hati saat menggunakannya.

Alat dan bahan
AlatBahan
  1. Amplas
  2. Gunting
  3. Tatakan (untuk merakit baterai)
  1. Lemon 4 buah
  2. Kawat tembaga panjang 10 cm 4 buah (atau bisa diganti dengan koin tembaga)
  3. Paku seng 4 buah
  4. Kabel listrik panjang sekitar 10 cm 4 buah
  5. Lampu LED 1 buah

Cara Membuat Baterai Lemon
Baterai lemon
  1. Putar-putar lemon di atas meja sambil ditekan sampai cukup empuk.
  2. Jika menggunakan kawat tembaga gulungan, amplas kawat sampai lapisan catnya terbuka.
  3. Masukkan kawat tembaga/koin dan paku dengan susunan seperti gambar di bawah. Jangan sampai paku menembus keluar lemon!
  4. Lakukan langkah 1-3 untuk semua lemon.
  5. Gunting karet kedua ujung kabel listrik seperti pada gambar. Hati-hati saat menggunting jangan sampai menggunting kawat bagian dalam kabel. Lakukan untuk semua kabel listrik. 
  6. Hubungkan paku dengan koin tembaga menggunakan kabel seperti pada gambar
  7. Sambungkan lampu led di kedua ujung kabel. Amati perubahan yang terjadi pada lampu LED.
  8. Jika belum berhasil, cobalah lakukan: Sambungan antar lemon. Pastikan sudah sesuai dengan gambar di nomor 6. Kabel listrik menempel dengan baik pada paku dan kawat/koin tembaga. Kabel listrik menempel dengan baik pada kawat lampu LED. Tambah jumlah lemon

Hasil Percobaan:
Dari hasil percobaan terbukti bahwa lemon dapat menghasilkan energi listrik. Hal tersebut menunjukkan bahwa energi kimia pada lemon dapat berubah menjadi energi listrik yang dapat menyalakan lampu LED.

C. Lembar Kerja
Amati baterai lemon yang kalian buat dan jawab pertanyaan di bawah ini

1. Agar baterai lemon dapat digunakan, alat dan bahan apa saja yang kalian butuhkan?
Amplas, Gunting, Tatakan, Lemon, Kawat tembaga, Paku seng, Kabel listrik, dan Lampu LED.
2. Jelaskan fungsi dari setiap alat/bahan yang kalian pakai!
  1. Amplas menghilangkar karat
  2. Gunting untuk memotong kabel
  3. Tatakan untuk merakit baterai
  4. Lemon sebagai larutan elektrolit
  5. Kawat tembaga sebagai kutub listrik.
  6. Paku seng sebagai kutub listrik
  7. Kabel listrik untuk mennyalurkan listrik dari lemon satu ke lemon lainnya sampai ke lampu led
  8. Lampu untuk mengubah energi listrik menjadi energi cahaya

3. Kesimpulan apa yang dapat diambil dari percobaan yang telah kalian lakukan?
Baterai lemon dapat menghasilkan energi listrik dan menyalakan lampu. Hal tersebut menunjukkan bahwa energi kimia pada lemon dapat berubah menjadi energi listrik, energi listrik kemudian diubah menjadi energi cahaya  pada lampu LED yang menyala.

Laporan Pengerjaan Proyek
Dengan melihat produk yang kalian buat, jelaskanlah perubahan bentuk energi yang terjadi pada alat tersebut. Buatlah dalam bentuk  bagan. Kalian bisa menambahkan gambar agar lebih menarik.
Perubahan Energi
Jeruk nipis/lemon  dapat mengalirkan arus listrik karena mengandung bahan yang berfungsi sebagai elektrolit. Buah jeruk nipis dapat menyalakan lampu setelah dihubungkan secara seri.

Baterai lemon dapat menghasilkan energi listrik yang dapat menyalakan lampu. Hal tersebut menunjukkan bahwa energi kimia pada lemon dapat berubah menjadi energi listrik dan kemudian diubah menjadi energi cahaya yang dapat menyalakan lampu LED.

Refleksi kegiatan Proyek
1. Apa manfaat atau fungsi dari alat yang kalian buat?
Baterai lemon dapat digunakan sebagai sumber energi listrik.
2. Apa pengalaman menarik yang kalian dapatkan saat membuat alat ini?
Pengalaman menarik saat membuat alat ini adalah ternyata buah lemon mengandung bahan yang dapat membangkitkan energi listrik meskipun kecil
3. Apa hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan proyek ini?
Saat menyambungkan jeruk dengan kabel ternyata lampu belum bisa menyala sehingga harus diperbaiki lagi.
4. Apakah kalian sudah merasa cukup mandiri saat melakukan proyek ini? Mengapa? (Sebutkan sikap kalian yang menunjukkan perilaku mandiri.)
Saya merasa cukup mandiri karena dapat mengerjakan tugas ini tanpa bantuan orang lain.
5. Jika proyek ini dikerjakan berkelompok: Apakah kalian merasa sudah berpartisipasi aktif dalam proyek ini? Mengapa? (Sebutkan partisipasi yang kalian berikan.) 
Saya sudah berpartisipasi secara aktif dengan mengerjakan tugas yang diberikan kepada saya.
6. Sikap apa yang mau kalian perbaiki untuk proyek selanjutnya?
Sikap yang perlu diperbaiki pada proyek selanjutnya adalah kerja sama dalam kelompok karena masih ada teman anggota kelompok yang melalaikan tugas yang diberikan.

Demikian pembahasan mengenai Projek Belajar Membuat Baterai Lemon. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:54 PM

Projek Belajar Membuat Kincir Air

Kincir air adalah alat yang digerakkan oleh putaran air yang memberikan energi pada poros yang berputar, sehingga kincir air dapat merubah energi potensial/gravitasi air menjadi energi gerak pada poros kincir. Ada beberapa tipe kincir air, salah satu diantaranya ialah Kincir air overshot, dimana untuk kincir air ini sendiri bekerja bilamana air yang mengalir jatuh ke dalam bagian sudu-sudu pada sisi bagian atas.

Cara kerja kincir air juga cukup sederhana, yaitu energi potensial/gravitasi pada air dan energi gerak dari derasnya aliran air, mengenai bilah atau sudu pada kincir. Kemudian, sudu kincir yang terkena aliran air akan bergerak menggerakkan kincir yang berputar pada porosnya. Kincir yang berputar merupakan energi gerak. Selanjutnya, barulah energi gerak atau putaran kincir tersebut dapat dibah menjadi energi lainnya.

Untuk pemanfaatannya, kincir air dapat dimanfaatkan untuk beberapa keperluan, yaitu sebagai media mengangkat air untuk keperluan irigasi, sebagai penggerak penggilingan hasil dari pertanian, dan pembangkit listrik tenaga air. 

Projek Belajar
Pada proyek belajar bab ini, kalian akan membuat sendiri alat yang menggunakan transformasi energi. Salah satunya adalah kincir air.

Langkah Pengerjaan Proyek
  1. Siapkan buku tugas yang akan menjadi jurnal proyek.
  2. Buatlah alat sesuai petunjuk yang diberikan (lihat Lampiran Buku untuk cara membuatnya).
  3. Jika kalian mempunyai ide untuk membuat alat lain, silakan konsultasikan dengan guru kalian.
  4. Di akhir kegiatan, kalian akan mempresentasikan alat di depan teman-teman

Keamanan
Dalam proyek ini kalian akan menggunakan gunting, lem tembak dan solder. Hati-hati saat menggunakannya.

Projek Belajar Membuat Kincir Air
Tujuan Percobaan: Membuktikan perubahan bentuk energi pada kincir air.

Alat dan Bahan
  1. 2 buah botol minuman bekas (Aqua 1,5 liter)
  2. Lidi/tusuk sate/potongan bambu
  3. Gunting
  4. Lem tembak
  5. Solder/paku
  6. Kran air
Kincir
Langkah Kerja:
  1. Gunting botol plastik plastik menjadi 2 bagian. Bagian bawah untuk memasukan kincir, sedangkan bagian atas (yang ada tutupnya kita jadikan kincir air.
  2. Potong bagian atas botol menjadi 6 bagian dan jadikan tutup botol sebagai titik tengah kincir. Buka potongan melebar. Bagian ini nantinya digunakan untuk kincir bagian luar.
  3. Ambil tutup botol kedua dan buat kincir air kecil (diletakan dalam potongan botol). Satukan bagian kincir kecil menggunakan lem tembak.
  4. Buat lubang pada kedua kincir (kincir besar dan kecil) pada bagian tengah menggunakan solder.
  5. Buat lubang 2 buah lunang pada potongan botol bekas menggunakan solder. Lubang ini harus lurus,
  6. Masukan tusuk sate/lidi ke dalam potongan botol. Masukan ke lobang pertama sambil memasukkan kincir kecil. Setelah tembus ke lobang kedua baru masukan kincir besar. Agar tidak goyang perkuat dengan lem tembak pada kedua kincir.
  7. Pastikan kincir dapat bergerak dengan lancar dan kincir air siap digunakan.

Untuk video tutorialnya silahkan lihat pada video ini.(Jangan Lupa Subscribe Channel Pemilik Video Ini)

Hasil Percobaan:
Dari hasil percobaan terbukti bahwa kincir air dapat berputar saat dialiri air kran. Hal tersebut menunjukkan bahwa energi potensial/gravitasi pada air dapat berubah menjadi energi gerak yang dapat menggerakan kincir.

C. Lembar Kerja
Amati kincir air yang kalian buat dan jawab pertanyaan di bawah ini

1. Agar kincir air dapat digunakan, alat dan bahan apa saja yang kalian butuhkan?
2 buah botol minuman bekas (Aqua 1,5 liter), Lidi/tusuk sate/potongan bambu, Gunting, Lem tembak, Solder/paku dan Kran air.
2. Jelaskan fungsi dari setiap alat/bahan yang kalian pakai!
  1. Botol minuman bekas digunakan untuk membuat kincir dan wadah kincir
  2. Lidi/tusuk sate/potongan bambu digunakan untuk menyatukan kedua kincir
  3. Gunting digunakan untuk memotong botol dan membentuk kincir
  4. Lem tembak untuk menyatukan kincir dengan tutup botol serta menguatkan kincir saat disatukan dengan lidi/tusuk sate
  5. Solder/paku digunakan untuk membuat lubang pada bagian tengah kincir.

3. Kesimpulan apa yang dapat diambil dari percobaan yang telah kalian lakukan?
Prinsip kerja kincir air memanfaatkan energi potensial/gravitasi air untuk menggerakkan baling-baling. Aliran air dapat membantu memutar kincir air. Perubahan energi yang terjadi pada kincir air adalah energi potensial gravitasi air menjadi energi gerak.

Laporan Pengerjaan Proyek
Dengan melihat produk yang kalian buat, jelaskanlah perubahan bentuk energi yang terjadi pada alat tersebut. Buatlah dalam bentuk  bagan. Kalian bisa menambahkan gambar agar lebih menarik.
Kincir air memanfaatkan energi potensial/gravitasi air untuk menggerakkan baling-baling. Aliran air dapat membantu memutar kincir air. Perubahan energi yang terjadi pada kincir air adalah energi potensial gravitasi air menjadi energi gerak.

Dalam kehidupan sehari-hari kincir air juga dimanfaatkan manusia untuk berbagai aktivitas. Petani menggunakan kincir air untuk pengairan atau irigasi sawah. Nelayan menggunakan kincir air juga digunakan sebagai pembangkit listrik tenagaair. Pada pembangkit listrik tenaga air, kincir air dapat memutar turbin dalam mesin pembangkit pembangkit listrik atau generator dan menghasilkan energi listrik. Kecepatan perputaran turbin dipengaruhi oleh derasnya aliran air.

Refleksi kegiatan Proyek
1. Apa manfaat atau fungsi dari alat yang kalian buat?
Kincir air dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik.
2. Apa pengalaman menarik yang kalian dapatkan saat membuat alat ini?
Pengalaman menarik saat membuat alat ini adalah ternyata energi gerak air dapat digunakan untuk menggerakan kincir.
3. Apa hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan proyek ini?
Saat menggunakan solder dan lem tembak tangan kita takut terkena panas.
4. Apakah kalian sudah merasa cukup mandiri saat melakukan proyek ini? Mengapa? (Sebutkan sikap kalian yang menunjukkan perilaku mandiri.)
Saya merasa cukup mandiri karena dapat mengerjakan tugas ini tanpa bantuan orang lain.
5. Jika proyek ini dikerjakan berkelompok: Apakah kalian merasa sudah berpartisipasi aktif dalam proyek ini? Mengapa? (Sebutkan partisipasi yang kalian berikan.) 
Saya sudah berpartisipasi secara aktif dengan mengerjakan tugas yang diberikan kepada saya.
6. Sikap apa yang mau kalian perbaiki untuk proyek selanjutnya?
Sikap yang perlu diperbaiki pada proyek selanjutnya adalah kerja sama dalam kelompok karena masih ada teman anggota kelompok yang melalaikan tugas yang diberikan.

Demikian pembahasan mengenai Projek Belajar Membuat Kincir Air. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:26 PM

Proyek Belajar Membuat Oven Matahari

Kompor surya adalah alat yang memanfaatkan energi matahari untuk memanaskan dan memasak makanan. Cara kerja kompor tenaga surya adalah cahaya matahari dipantulkan oleh bahan yang memantulkan cahaya sehingga cahaya bisa terpusat pada satu area. Kemudian cahaya diubah menjadi energi panas. Bagian bawah kompor berupa kertas berwarna hitam sehingga mampu menyerap energi panas lebih baik.

Kemudian panas diperangkap dalam kompor. Upaya mengisolasi udara di dalam kompor dari udara di luarnya akan menjadi penting. Penggunaan bahan yang keras dan bening seperti kantong plastik atau tutup panci berbahan kaca memungkinkan cahaya untuk masuk ke dalam panci. Setelah cahaya terserap dan berubah jadi panas, kantong plastik atau tutup berbahan gelas akan memerangkap panas di dalamnya seperti efek rumah kaca.

Hal ini memungkinkan kompor untuk mencapai temperatur yang sama ketika hari dingin dan berangin seperti halnya ketika hari cerah dan panas.Jadi, prinsip kerja kompor tenaga surya adalah memantulkan cahaya matahari sehingga terpusat pada satu titik, mengubah cahaya matahari menjadi energi panas, dan memerangkap energi panas.

Projek Belajar Membuat Oven Matahari 
Tujuan Percobaan: Membuktikan perubahan bentuk energi pada oven matahari.

A. Alat dan bahan:
  1. Kardus bekas
  2. Alumunium foil
  3. Plastik bening
  4. Gunting/ cutter
  5. Isolasi
  6. Penggaris
  7. Kertas cover/ manila hitam
  8. Termometer
  9. Lembar kerja
  10. Alat tulis

Keamanan
Dalam proyek ini kalian akan menggunakan pisau pemotong/gunting. Hati-hati saat menggunakannya.

B. Cara membuat:
Oven Matahari
  1. Gambar garis satu cm dari pinggiran kardus di keempat sisi bagian atas kardus bekas. Potong tiga sisi, sisakan satu garis jangan dipotong
  2. Bentuk lipatan dengan melipat perlahan ke belakang sepanjang garis yang tidak dipotong.
  3. Potong selembar aluminium foil agar pas di bagian bukaan kardus. Lipat keluar dan rapikan, rekatkan dengan isolasi.
  4. Potong selembar aluminium foil untuk melapisi bagian bawah oven, selotip agar tidak bergeser.
  5. Tutupi aluminium foil dengan selembar kertas konstruksi hitam dan selotip pada tempatnya.
  6. Ukur selembar plastik bening agar pas dengan lubang yang kamu buat untuk bukaan oven. Plastik harus dipotong lebih besar dari bukaan sehingga dapat ditempel di bagian bawah kotak. Pastikan plastik menjadi jendela yang tertutup rapat sehingga udara tidak bisa keluar dari bagian dalam oven
  7. Tutup bagian atas kardus seperti jendela, dan buka tutup flap, kemudian tahan dengan penggaris, atau perangkat lain dan hadapkan menghadap matahari.
  8. Sesuaikan sampai aluminium foil memantulkan sinar matahari maksimum melalui jendela ke bagian dalam oven
  9. Oven kalian siap digunakan

C. Lembar Kerja
Amati oven matahari yang kalian buat. Gunakan tabel dibawah ini, ukur temperatur, dan catat
hasilnya pada tabel di bawah ini
WaktuTemperatur









Setelah selesai melakukan observasi/ pengamatan, jawab pertanyaan di bawah ini
1. Agar oven matahari dapat digunakan, alat dan bahan apa saja yang kalian butuhkan?
Kardus bekas, Alumunium foil, Plastik bening, Gunting/ cutter, Lem, Isolasi, Penggaris, Kertas cover/ manila hitam, Koran bekas.
2. Jelaskan fungsi dari setiap alat/bahan yang kalian pakai!
  1. Kardus bekas untuk membuat badan kompor
  2. Alumunium foil untuk mengumpulkan dan memantulkan sinar matahari
  3. Plastik bening untuk memerangkap panas.
  4. Gunting/ cutter untuk memotong kardus bekas
  5. Isolasi untuk merekatkan aluminium foil pada bagian dalam kardus.
  6. Penggaris untuk membuat garis pola bagian yang akan digunting dan menahan tutup kompor
  7. Kertas cover/ manila hitam untuk menyerap dan mengisolasi panas
  8. Termometer untuk mengukur panas dalam kompor
  9. Lembar kerja untuk mencatat hasil pengamatan.
  10. Alat tulis untuk membuat laporan pengamatan

3. Kesimpulan apa yang dapat diambil dari percobaan yang telah kalian lakukan?
Prinsip kerja kompor tenaga surya adalah memantulkan cahaya matahari sehingga terpusat pada satu titik, kemudian mengubah cahaya matahari menjadi energi panas, dan memerangkap energi panas. Perubahan energi yang terjadi adalah perubahan energi cahaya menjadi energi panas.

Laporan Pengerjaan Proyek
Dengan melihat produk yang kalian buat, jelaskanlah perubahan bentuk energi yang terjadi pada alat tersebut. Buatlah dalam bentuk  bagan. Kalian bisa menambahkan gambar agar lebih menarik.
Oven
Perubahan bentuk energi pada oven matahari iadalah perubahan energi cahaya menjadi  energi panas.

Refleksi kegiatan Proyek
1. Apa manfaat atau fungsi dari alat yang kalian buat?
Kompor matahari dapat digunakan untuk alat memasak yang hemat energi.
2. Apa pengalaman menarik yang kalian dapatkan saat membuat alat ini?
Pengalaman menarik saat membuat alat ini adalah ternyata sinar matahari dapat digunakan untuk membuat oven/kompor.
3. Apa hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan proyek ini?
Sinar matahari yang kurang terik membuat kompor lama panasnya.
4. Apakah kalian sudah merasa cukup mandiri saat melakukan proyek ini? Mengapa? (Sebutkan sikap kalian yang menunjukkan perilaku mandiri.)
Saya merasa cukup mandiri karena dapat mengerjakan tugas ini tanpa bantuan orang lain.
5. Jika proyek ini dikerjakan berkelompok: Apakah kalian merasa sudah berpartisipasi aktif dalam proyek ini? Mengapa? (Sebutkan partisipasi yang kalian berikan.) 
Saya sudah berpartisipasi secara aktif dengan mengerjakan tugas yang diberikan kepada saya.
6. Sikap apa yang mau kalian perbaiki untuk proyek selanjutnya?
Sikap yang perlu diperbaiki pada proyek selanjutnya adalah kerja sama dalam kelompok karena masih ada teman anggota kelompok yang melalaikan tugas yang diberikan.

Demikian pembahasan mengenai Proyek Belajar Membuat Oven Matahari. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:19 PM

Projek Belajar Perubahan Wujud Benda

Pada pembelajaran IPAS Kelas IV sekolah dasar kurikulum merdeka Bab 2 Wujud Zat dan Perubahannya terdapat kegiatan projek belajar. Dalam proyek ini kalian akan diberikan kesempatan untuk memilih bahan yang akan diubah wujudnya. Setelahnya, kalian akan mencari tahu bagaimana bahan itu bisa berubah wujud. Kemudian mempresentasikan proyek kalian kepada guru serta teman-teman kalian.

Suatu benda dapat berubah wujud dari satu bentuk ke bentuk yang lain akibat beberapa faktor, salah satunya adalah perubahan suhu. Perubahan wujud benda terjadi karena adanya aksi terhadap benda tersebut. Berikut adalah 6 macam perubahan wujud benda:
  1. Menguap. Menguap adalah peristiwa perubahan zat cair menjadi gas. Terdapat empat cara untuk mempercepat terjadinya penguapan, yakni memanaskan, memperluas permukaan, meniup udara di atas permukaan, dan mengurangi tekanan di atas permukaan. Prinsip penguap dipakai sebagai cara kerja beberapa benda yang sering digunakan sehari-hari, yakni sebagai dasar untuk membuat kulkas dan AC.
  2. Mencair atau meleleh. Mencair merupakan peristiwa perubahan zat padat menjadi zat cair. Suatu benda dapat mencair karena adanya kenaikan suhu menjadi lebih panas. Contoh perubahan zat padat menjadi zat cair adalah es batu di dalam air yang semakin lama akan berubah menjadi air. Mentega yang dipanaskan di atas wajah dan menjadi minyak juga merupakan contoh proses perubahan zat padat menjadi zat cair.
  3. Menyublim Menyublim adalah peristiwa perubahan zat padat menjadi gas. Contoh peristiwa menyublim adalah kapur barus (kamper) yang disimpan di dalam lemari dan semakin lama akan semakin habis.
  4. Mengkristal atau deposisi. Mengkristal adalah peristiwa perubahan zat gas menjadi zat padat. Proses ini dapat terjadi karena adanya pelepasan energi panas dari suatu benda. Baca juga: Pertama Kali Terjadi, Es di Laut Arktik Gagal Membeku Contoh dari peristiwa mengkristal adalah perubahan uap air menjadi salju atau berubahnya udara dingin di dalam lemari es menjadi bunga es.
  5. Mengembun Mengembun adalah peristiwa perubahan zat gas menjadi zat cair. Peristiwa ini dapatterjadi karena adanya paparan energi panas pada suatu benda. Contoh peristiwa mengembun adalah gelas yang berisi air es dan diletakkan di ruangan dengan suhu yang panas akan memunculkan embun di bagian permukaan luar gelas.
  6. Membeku Membeku adalah peristiwa perubahan zat cair menjadi zat padat. Peristiwa ini membutuhkan suhu yang dingin hingga titik beku. Contoh peristiwa membeku adalah air yang berubah menjadi es saat dimasukkan ke dalam freezer.

Panduan Untuk Guru
  1. Pastikan peserta didik memahami tujuan dan kriteria dari proyek yang diberikan.
  2. Guru bisa memodifikasi pilihan proyek disesuaikan dengan kondisi dan kreativitas masing-masing. 
  3. Informasikan rubrik penilaian kepada peserta didik di awal kegiatan. 
  4. Rubrik yang pada buku ini merupakan rekomendasi. Guru diberikan keleluasaan untuk memodifikasi rubrik sesuai kebutuhan dan kondisi siswa.
  5. Usahakan melakukan pemanfaatan barang bekas saat membuat produk.
  6. Biasakan peserta didik selalu membuat jurnal dalam proyeknya. Jurnal bisa berupa catatan dalam buku tugas maupun disediakan oleh guru.
  7. Guru dapat memodifikasi kegiatan proyek belajar sesuai kebutuhan dan kondisi.
  8. Pengerjaan proyek bisa dilakukan dalam 2 cara:a. Proyek sepenuhnya dikerjakan di sekolah dengan bimbingan guru saat jam IPAS. b. Proyek dikerjakan secara mandiri oleh peserta didik. Guru mengalokasikan waktu dalam jam pertemuan sains untuk peserta didik dapat berkonsultasi. Guru memberikan waktu ke peserta didik untuk melakukan demonstrasi serta presentasi proyek.

Tujuan Proyek
Memanfaatkan konsep dasar perubahan wujud zat untuk menghadapi tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah-Langkah Pengerjaan Proyek

Tahap 1: Menentukan Bahan
Sebelum menentukan bahan apa yang akan digunakan dalam proyek ini, kalian perlu menentukan terlebih dahulu perubahan wujud apa yang ingin kalian pilih: apakah padat ke cair, cair ke padat, cair ke uap, uap ke cair, padat ke gas atau gas ke padat.

Setelahnya, dengan mencari informasi dari internet/buku/eksperimen lainnya, carilah bahan-bahan yang ada di sekitar kalian yang ingin kalian ubah wujudnya. Pastikan kalian bertanya kepada orang dewasa di sekitar kalian tentang keamanan benda yang ingin kalian ubah wujudnya. Sebab tidak semua benda bisa dibakar/dipanaskan agar wujudnya berubah.
Agar Agar
Alat dan Bahan
  1. Serbuk agar-agar
  2. Bubuk cokelat
  3. Gula pasir
  4. Air matang
  5. Panci
  6. Kompor
  7. Pengaduk/Sendok
  8. Loyang / Gelas cup

Tahap 2: Melakukan Percobaan
  1. Dalam proyek ini kalian akan mengubah wujud bahan pilihan kalian. Perhatikan contoh percobaan berikut jika kalian memilih percobaan mengenai mencair.
  2. Sediakan wadah yang tahan panas, kompor/pemanas dan bahan yang dibutuhkan.
  3. Jika kalian menggunakan agar-agar; a. larutkan 1 bungkus agar-agar ke dalam 200 mL air;b. panaskan hingga air mendidih sambil diaduk-aduk.
  4. Jika kalian menggunakan coklat; a. letakkan cokelat di atas wadah tahan panas lalu simpan wadah itu di atas air mendidih; b. diamkan hingga cokelat meleleh.
  5. Tuangkan agar-agar atau lelehan cokelat pada cetakan. Lalu, diamkan hingga dingin.
  6. Amati dan catat perubahan yang terjadi pada setiap tahapan. Jelaskan juga mengapa hal itu bisa terjadi.
  7. Jika memiliki termometer, catat pada suhu berapa agar-agar mulai mendidih atau cokelat mulai mencair.

Tahap 3: Menyiapkan Presentasi
Setelah mendapatkan data-data pendukung, siapkan sebuah presentasi untuk menyampaikan hasil proyek kalian kepada teman dan guru kalian.
Agar-agar pada mulanya berbentuk serbuk atau berupa wujud padat kemudian dicampur dengan air dan di masak sehingga berubah menjadi wujud cair. Setelah itu, ketika terjadi kenaikan suhu maka air dalam agar-agar akan menguap atau berubah menjadi gas. Setelah itu api dipadamkan dan agar-agar kemudian didinginkan, sehingga yang tadinya berupa wujud cair menjadi wujud padat atau membeku. 

Proses perubahan wujud pada pembuatan agar - agar adalah peristiwa membeku. Tepung agar - agar yang dicampur dengan air dan dipanaskan, setelah didinginkan akan berubah wujud dari bentuk cair menjadi bentuk padat. Hal tersebut terjadi karena adanya perubahan suhu dan pelepasan kalor.

Demikian pembahasan mengenai Projek Belajar Perubhan Wujud Benda. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:51 PM

Projek Belajar Siklus Hidup Tumbuhan

Pada pembelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Bab 1 Tumbuhan, Sumber Kehidupan di Bumi terdapat kegiatan Projek Belajar tentang Siklus Hidup Tumbuhan. Tujuan kegiatan ini adalah membuat bagan siklus hidup tumbuhan berdasarkan hasil pengamatan.

Siklus atau daur hidup tumbuhan adalah pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dari kecil hingga dewasa. Siklus tumbuhan merupakan salah satu proses yang menandai perkembangan tumbuhan sejak awal kehidupannya di mulai hingga bereproduksi untuk mempertahankan keberadaan jenisnya.

Projek Belajar
Mari kita menanam tumbuhan sebagai proyek belajar. Kita lihat bagian-bagian tumbuhan yang tumbuh terlebih dahulu, lalu kita  berikan kebutuhannya agar tanaman itu bisa berfotosintesis dan tumbuh. Kita akan menggambar pertumbuhan tanaman itu setiap minggunya. 

Langkah Pengerjaan Proyek
Tahap 1: Menanam Tanaman 
Alat dan Bahan
  1. pot 2 buah (manfaatkan barang bekas untuk membuat pot);
  2. tanah;
  3. pupuk;
  4. biji yang mau ditanam;
  5. air

Langkah Kegiatan
  1. Siapkan buku tugas kalian yang akan dijadikan jurnal proyek.
  2. Tanamlah jenis-jenis tanaman yang tumbuhnya cukup cepat seperti kacang hijau, bayam, kangkung, dan sebagainya.
  3. Siapkan perlengkapan untuk menanam seperti: pot 2 buah (manfaatkan barang bekas untuk membuat pot); tanah; pupuk; biji yang mau ditanam;air.
  4. Berikan nama dan kode pada kedua  pot. Misal: Banu - Pot A , Banu - Pot B.
  5. Buat lubang- lubang untuk keluarnya air di sekeliling pot. 
  6. Tanam biji dalam pot yang sudah diisi dengan pupuk dan tanah. Percikkan air sampai tanah cukup basah. 
  7. Simpan pot A ditempat yang terkena sinar Matahari. Simpan pot  B ditempat yang tidak terkena sinar matahari. 
  8. Amati pertumbuhan tanaman setiap minggunya dengan:a.menggambar pertumbuhan pada jurnal kalian; b.mengukur tinggi pertumbuhan dengan penggaris dan catat dijurnal
  9. Rawat tanaman tersebut sampai besar

Tahap 2: Mengamati Tumbuhan
1. Cobalah pikirkan bagian tubuh tumbuhan mana yang berfungsi untuk:
a. membantu tumbuhan tumbuh besar;
b. membantu tumbuhan melindungi dirinya;
c. membantu tumbuhan berkembang biak.

2. Tuliskan hasil jawaban dalam jurnal proyek.
No.Nama Bagian TumbuhanFungsi
1.AkarMembantu tumbuhan tumbuh besar dan melindungi diri
2.BatangMembantu tumbuhan tumbuh besar dan melindungi diri
3.DaunMembantu tumbuhan tumbuh besar
4.BungaMembantu tumbuhan berkembang biak
5.Buah/BijiMembantu tumbuhan berkembang biak

Tabel Pengamatan Tinggi Tumbuhan.
MingguTinggi Tumbuhan
Pot APot B
Minggu 1... cm... cm
Minggu 2... cm... cm
Minggu 3... cm... cm
Minggu 4... cm... cm
Minggu 5... cm... cm

Tahap 3: Membandingkan Pertumbuhan Kedua Pot. 
  1. Bandingkan data pertumbuhan pot A dan pot B di jurnal proyek kalian.
  2. Mengapa kedua pot ini mengalami pertumbuhan yang berbeda? Berikanlah hasil analisis mengenai data pertumbuhan kedua pot tersebut.
No.Kondisi TumbuhanPot APot B
1.Tumbuhan mana yang cepat tinggilebih lambatcepat tinggi
2.Kondisi batang (kokoh/tidak kokoh)kokohtidak kokoh
3.Ukuran daun (besar/kecil)besarkecil

Tahap 4: Refleksi kegiatan Proyek 
  1. Apa pengalaman menarik yang kalian dapatkan saat melakukan kegiatan proyek?(Tumbuhan yang tidak terkena matahari lebih cepat tumbuh tinggi daripada tumbuhan yang mendapatkan sinar matahari)
  2. Apa hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan kegiatan proyek?(Tanaman yang saya tanam di dalam ruangan roboh karena batangnya tidak kokoh)
  3. Apakah kalian puas dengan hasil kerja saat membuat proyek? Mengapa?(Puas karena dengan projek ini saya mengetahui daur hidup tumbuhan dan kondisi yang dibutuhkan tumbuhan untuk tumbuh dengan baik)
  4. Apa hal yang bisa kalian pelajari saat membuat kegiatan proyek?(Hal yang dapat saya pelajari melalui kegiatan ini adalah tumbuhan membutuhkan sinar matahari untuk melakukan fotosintesis)
  5. Apa hal yang bisa manusia lakukan dengan mempelajari tumbuhan? (Dengan mempelajari tumbuhan kita menjadi tahu bahwa tumbuhan memiliki peran penting dalam kehidupan. Tumbuhan adalah penghasil makanan yang dibutuhkan semua makhluk hidup)

Tahap 5: Membuat Media Presentasi.
  1. Siapkan 1 lembar karton.
  2. Buatlah penjelasan disertai dengan gambar mengenai siklus hidup tanaman yang kalian tanam seperti contoh berikut. Mulailah dari biji dan lanjutkan sampai berkembang biak.
  3. Sertakan juga laporan dan jawaban kalian untuk Tahap 2-4.
  4. Berlatihlah dulu sebelum melakukan presentasi 
div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">Siklus Jagung
Tahap 6: Presentasi Proyek
Untuk memandu peserta didik, lihat variasi kegiatan presentasi di Panduan Umum Buku Guru

Contoh Presentasi
Siklus hidup tumbuhan dimulai dari biji, biji ditanam dan tumbuh menjadi kecambah, kecambah akan tumbuh menjadi tanaman dewasa. Tanaman dewasa akan menghasilkan bunga dan buah. Di dalam buah terdapat biji yang berguna untuk perkembang biakan tumbuhan selanjutnya.

Pada pengamatan bagian tumbuhan dapat kami sajikan sebagai berikut :
  1. Bagian tumbuhan yang berfungsi untuk membantu tumbuhan tumbuh besar adalah akar batang dan daun. Akar: untuk menyerap air dari dalam tanah; Batang: untuk menyalurkan air dan makanan ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Daun: sebagai tempat menghasilkan makanan. 
  2. Bagian tumbuhan yang berfungsi untuk melindungi diri adalah akar dan batang. Akar: untuk menahan tumbuhan tertanam kuat di tanah; Batang: membuat tumbuhan dapat berdiri kokoh;
  3. Bagian tumbuhan yang berfungsi untuk berkembang biak adalah bunga dan biji. Bunga berfungsi sebagai alat perkembangbiakan tumbuhan. Buah merupakan hasil perkembangbiakan tumbuhan. Pada buah terdapat biji yang diselimuti daging.

Pada kegiatan membandingkan kedua pot dapat kami sampaikan sebagai berikut :
  1. Tumbuhan yang cepat tumbuh tinggi adalah Pot B karena tumbuhan berusaha mencari sinar matahari.
  2. Kondisi batang tumbuhan pada Pot A lebih kokoh daripada Pot B karena tumbuhan pada Pot A mendapatkan sinar matahari dan dapat melakukan fotosintesis.
  3. Ukuran daun pada Pot A lebih besar daripada Pot B karena mendapatkan cukup sinar matahari dibandingkan Pot B.

Hambatan yang saya alami selama melaksanakan kegiatan projek adalah tanaman yang saya tanam di dalam ruangan roboh karena batangnya tidak kokoh. Saya merasa sangat puas dengan projek ini karena dengan projek ini saya mengetahui daur hidup tumbuhan dan kondisi yang dibutuhkan tumbuhan untuk tumbuh dengan baik. Hal yang dapat saya pelajari melalui kegiatan ini adalah tumbuhan membutuhkan sinar matahari untuk melakukan fotosintesis. Dengan mempelajari tumbuhan kita menjadi tahu bahwa tumbuhan memiliki peran penting dalam kehidupan. Tumbuhan adalah penghasil makanan yang dibutuhkan semua makhluk hidup.

Demikian pembahasan mengenai Projek Belajar Siklus Hidup Tumbuhan. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 11:43 AM

Membaca dan Memahami Pesan Q.S. Al-Ḥujurāt/49:13

Surat Al-Hujurat merupakan surat yang ke-49 dalam Alquran yang terdiri dari 18 ayat yang kompleks. Secara umum, Surat Al-Hujurat membahas tentang konflik dan perdamaian secara berdampingan. Ayat 13 pada Surat Al-Hujurat ini menjadi salah satu ayat yang menjelaskan tentang prinsip dasar relasi antarmanusia.

Ayat ini juga membahas tentang nilai kemanusiaan di sisi Allah SWT dengan menegaskannya melalui asal usul terciptanya manusia. Adapun maksud yang ingin disampaikan pada Surat Al-Hujurat ayat 13 ini adalah agar manusia dapat saling mengenal dengan sesamanya. Dengan begitu, hal ini dapat semakin memudahkan setiap insan untuk saling memberi manfaat.

A. Membaca Q.S. Al-Ḥujurāt/49:13

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

Ya ayyuhan-nāsu inna khalaqnakum min żakariw wa unṡa wa ja'alnākum syu'ụbaw wa qabā`ila lita'ārafụ, inna akramakum 'indallāhi atqākum, innallaha 'alīmun khabīr.
Ketika kalian membaca Al-Qur’an, perhatikan makhārijul hurūf dan hukum bacaan tajwid yang terdapat pada bacaan tersebut. Tulisan Q.S. Al-Ḥujurāt/49:13 tersebut berwarna-warni dengan tujuan memudahkan kalian dalam membedakan hukum bacaan.
Bacaan
Aktivitasku
Ayo, latihan membaca surah Al-Ḥujurāt/49:13!
Bacalah berulang-ulang agar kalian dapat membaca surah Al-Ḥujurāt/49:13 dengan benar!

Aktivitas Kelompok
Temukan contoh bacaan tajwid pada Q.S. Al-Ḥujurāt/49:13!
gunnahqalqalahmad
gunah1
qolqolah1
mad1
gunah2
qolqolah2
mad2
gunah3

mad3
Gunah4

mad4


mad5


mad6


mad7


mad8


mad9

Mengartikan Surah Al-Ḥujurāt/49:13
terjemahan
Bacalah terjemah Q.S. Al-Ḥujurāt/49:13
Terjemah:
Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.

Aktivitas kelompok
Pasangkan ayat dan terjemahnya!
pasangan
B. Memahami Pesan Pokok Q.S. Al-Ḥujurāt/49:13
Manusia tercipta dengan aneka ragam. Ini adalah anugerah Allah Swt. yang patut kita syukuri. Bagaimana keragaman dalam keluarga kalian? Coba kalian tulis perbedaan jenis kelamin, bentuk fisik, dan macam-macam sifat dalam keluarga kalian! Pernahkah kalian bergotong-royong bersama orang yang berbeda agama? Mengapa kalian harus membantu orang lain walaupun berbeda suku atau bangsanya?

Allah Swt. melalui Al-Qur’an memberikan gambaran kepada kita tentang keragaman manusia, tujuan penciptaan keragaman dan kemuliaannya di hadapan Allah Swt.

Bacalah dengan cermat tafsir ringkas Q.S. Al-Ḥujurāt/49:13 berikut ini!
Wahai manusia! Sesungguhnya, Kami telah menciptakan kalian berasal dari seorang pria dan seorang wanita, yakni keturunan yang sama dari Adam dan Hawa. Seluruh manusia sama derajat kemanusiaannya, tidak ada perbedaan antara satu suku dengan suku yang lain.

Kemudian Kami jadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya saling membantu, saling melengkapi dan bekerja sama, bukan saling mengolok-olok dan saling memusuhi antara satu kelompok dengan kelompok lainnya. 

Allah Swt. tidak senang terhadap orang yang menampakkan kesombongan dengan keturunan, kekayaan atau kepangkatan, karena sesungguhnya yang paling mulia di hadapan Allah Swt. hanyalah orang yang paling bertakwa. Karenanya, kalian hendaknya berusaha untuk meningkatkan ketakwaan supaya menjadi orang yang mulia di hadapan Allah Swt. 

Sesungguhnya, Allah Swt. Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, Allah Swt. Mahateliti sehingga tidak ada satu pun perbuatan manusia yang terlewat dari pengetahuanNya.

Di tengah keragaman itu, maka manusia diminta untuk saling berlapang dada dan bertenggang rasa. Manusia sebagai wakil Allah Swt. di atas bumi mendapat mandat untuk mengelola dan menjaga kelestarian planet ini. Dalam rangka itu, manusia harus mencipta suasana harmoni dan damai. “Berbeda dalam persaudaraan. Bersaudara dalam perbedaan”

Demikian pembahasan mengenai Membaca dan Memahami Pesan Q.S. Al-Ḥujurāt/49:13. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon koreksinya jika ada kesalah penulisan pada tulisan ini.

Sumber : Buku Pendidikan Agama Islam Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud dan Kemenag
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:07 PM

Menulis Puisi tentang Keindahan Alam

Pada pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka Bab 6 Satu Titik terdapat kegiatan menulis puisi tentang keindahan alam. Tujun pembelajaran pada kegiatan ini adalah dengan menggambarkan keadaan daerah mereka menggunakan kata-kata yang deskriptif, peserta didik dapat menulis puisi dengan baik.

Raja Ampat merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua Barat yang berupa kepulauan. Dari banyak pulau yang ada, terdapat empat yang paling besar, yaitu Pulau Waigo, Pulau Batanta, Pulau Salawati, dan Pulau Misool. Sebagian penduduknya bekerja sebagai nelayan. Raja Ampat menjadi rumah bagi biota laut. Ada sekitar 540 jenis karang, 1.511 jenis ikan, 700 jenis moluska, dan masih banyak lagi lainnya. Sebelumnya kalian sudah membaca cerita “Raja Ampat”. Teks di bawah ini judulnya hampir serupa. Isinya juga menggambarkan keindahan Raja Ampat. Namun, penyajiannya berbeda.

Pada kegiatan ini Guru dan peserta didik membaca puisi “Raja Ampat” bergantian dan saling memberi pendapat. Guru dapat mengajukan pertanyaan pemantik seperti 
  1. Di mana kira-kira penulis berdiri ketika menuliskan puisi ini?
  2. Apa yang dilihat penulis ketika menuliskan puisinya?
  3. Kalimat mana yang tidak kalian mengerti?
  4. Kalimat mana yang menurut kalian menarik?

Setelah itu, sampaikan kepada peserta didik bahwa mereka boleh menulis puisi dengan kalimat mereka sendiri. Minta peserta didik membaca puisi yang ditulisnya. Ajak mereka merasakan dan meresapi kata-katanya. Kalau peserta didik merasakan ada kata-kata yang janggal atau belum sesuai, mereka dapat mengubahnya.

Raja Ampatku
oleh B.E. Priyanti

Dari atas mata memandang
Gugusan pulaumu berdaratan
Laksana untaian mutiara di lautan
Sungguh indah dan menawan

Dari bawah mata menyelam
Airmu beriak tenang membahagiakan
Lambaian terumbu karang dan ikan
Manyapa hangat kehadiran para penyelam

Kalian mungkin bisa menebak bahwa teks “Raja Ampatku” di atas adalah puisi. Ada puisi yang termasuk ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Ada pula puisi bebas yang cara penulisannya lebih bebas, tidak terikat rima, jumlah kata, ataupun jumlah larik.

Puisi merupakan salah satu cara mengungkapkan perasaan atau pikiran melalui tulisan. Kata-kata dipilih dengan tepat dan dirangkai dengan indah. Biasanya perasaan tersebut diungkapkan melalui perumpamaan atau majas.

Contoh: 
  1. Laksana untaian mutiara di lautan (gugusan pulau diumpamakan untaian mutiara)
  2. Lambaian terumbu karang dan ikan menyapa … (karang dan ikan dipersonifikasi seolah-olah seperti manusia)

Dapatkah kalian membayangkan Raja Ampat seperti yang digambarkan pengarang puisi tersebut? Sekarang bayangkan suatu tempat di daerah kalian. Ceritakan keindahannya dalam bentuk puisi.Tahap yang dapat kalian lakukan adalah sebagai berikut.
  1. Tentukan tema puisi kalian. 
  2. Buat daftar kata yang sesuai untuk tempat tersebut. Contoh: jernih, gemericik, dan sejuk → puisi tentang air terjun
  3. Carilah perumpamaan atau majas untuk menggambarkan tempat itu atau suasananya.Contoh: bunyi hempasan ombak → seperti alunan musik 
  4. Tulislah puisi kalian di buku tulis.
  5. Bacalah puisi tulisan kalian dengan nyaring. Rasakan keindahannya.Jika ada kata-kata yang terasa janggal atau belum sesuai, kalian dapat mengubahnya lagi.

Contoh :
Tema : Keindahan alam pantai
Daftar kata : Ombak, pasir, ikan, camar
Pantai
Alam Indah Tepi Pantai
Sang ombak menari-nari di tepian pantai
Menyapa pasir yang terhampar luas
Camar berterbangan di atas ombak
Berharap ikan segar bertemu mereka

Ombak mengusap kedua mata kaki
Terasa dingin hingga ke relung dada
Ikan-ikan kecil genit menggigit telapak kaki
Menambah perasaan suka pada alam ini

Kupandangi kaki langit yang kemerahan
Terasa indah di pandang mata
Kurasa sinar mentari indah inilah
Yang menyatukan langit biru dan laut luas

Kata Baru
pu.i.si
  1. n ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait
  2. n gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman hidup dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus

Bagi sebagian peserta didik, menulis bisa mendatangkan tekanan misalnya karena keterbatasan kosakata atau pengalaman. Guru tidak bisa secara umum memberi petunjuk kepada peserta didik “Ayo, gunakan imajinasi kalian! Bebaskan imajinasi!”Sebagian peserta didik perlu diberi contoh dan diberi panduan. 

Demikian pembahasan mengenai Menulis Puisi tentang Keindahan Alam. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Bahasa Indonesia Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:41 AM

Memahami Kata Baru Teks Raja Ampat

Pada pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar Kurikulum mMerdeka Bab 6  Satu Titik terdapat kegiatan Memahami Kata Baru Teks Raja Ampat. Alur Konten Capaian Pembelajaran adalah Mengidentifikasi dan memahami kata-kata baru pada teks sesuai jenjangnya dengan menggunakan petunjuk visual dan konteks kalimat yang mendukung.

Pada kegiatan ini peserta didik membaca teks, mengamati gambar, dan membahas objek wisata “Raja Ampat” atau membahas objek wisata alam yang terdekat. Berikutnya adalah membaca dengan memberikan perhatian lebih pada kosakata, bukan hanya yang diberi tanda. Minta peserta didik membaca kalimat per kalimat dan segera mengacungkan tangan jika ada kosakata yang belum dipahami atau kata yang masih asing bagi peserta didik. Ketika mengisi kalimat rumpang, jika memungkinkan, izinkan peserta didik mencari kosakata yang sulit melalui kamus secara amandiri atau berkelompok.

Raja Ampat merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua Barat yang berupa kepulauan. Dari banyak pulau yang ada, terdapat empat yang paling besar, yaitu Pulau Waigo, Pulau Batanta, Pulau Salawati, dan Pulau Misool. Sebagian penduduknya bekerja sebagai nelayan. Raja Ampat menjadi rumah bagi biota laut. Ada sekitar 540 jenis karang, 1.511 jenis ikan, 700 jenis moluska, dan masih banyak lagi lainnya.

Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!
Raja Ampat
Hai! Aku Reu. Aku dan teman-temanku akan berenang bersama. Kami tinggal di Pulau Misool, Raja Ampat, di Papua Barat. Kalau kalian melihat peta dunia, tempat tinggal kami adalah satu titik di Indonesia bagian timur.
Raja Ampat
Tempat tinggal kami dikelilingi lautan. Kalau ingin berenang, kami cukup pergi ke pantai. Pantai di sini bersih, pasirnya putih lembut dan airnya jernih.

Beberapa tahun belakangan ini, pulau kami didatangi banyak turis. Ada turis dari dalam negeri, ada pula yang dari luar negeri. Mereka menyukai pemandangan di daerah kami, baik pemandangan di darat, maupun pemandangan di bawah laut. 

Banyak wisatawan datang ke daerah kami untuk menyelam. Mereka tertarik akan beragam flora dan fauna di dalam laut. Kata mereka, Raja Ampat adalah surga bawah laut tercantik di dunia. Tentu saja kami setuju.

Tidak semua wisatawan suka menyelam. Ada yang cukup menikmati pemandangan dari permukaan saja, karena air laut di sini bening sekali. Ikan dan karang aneka warna bisa terlihat dengan mudah.

Untuk aku dan teman-temanku, laut adalah tempat bermain kami. Kami terbiasa berenang dan menyelam tanpa alat. Kadang-kadang kami bercengkerama dengan ikanikan, kadang-kadang kami saling menyipratkan air.

Sejak kecil kami sudah diingatkan orang tua kami untuk tidak merusak karang. Tahukah kalian, karang itu termasuk hewan laut. Karang menjadi tempat tinggal dan sumber makanan bagi banyak biota laut lainnya. Temanku, Maruna, sangat marah jika ada wisatawan yang merusak karang atau membuang sampah sembarangan.

“Hei, bawa pulang sampah kalian!” Maruna akan mengejar si pembuang sampah dan tidak akan membiarkannya bebas.

Ya, sampah akan mencemari lingkungan tempat tinggal kami. Sampah juga akan membuat laut kami tercemar dan merusak karang serta biota laut lainnya. Jika karang rusak dan mati karena sampah atau perilaku penyelam, ikan-ikan akan kehilangan tempat tinggal dan sumber makanannya. Kalau itu sampai terjadi, ikanikan akan berkurang jumlahnya. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Laut kami tidak akan cantik lagi. Kita semua akan merugi.

Jelajah Kata
Perhatikan kata-kata yang ditandai pada cerita “Raja Ampat” di atas. Lihatlah arti kata-kata tersebut di bawah ini.
No.KataArti kata
1kepulauankumpulan beberapa pulau
2turisorang yang berwisata; pelancong; wisatawan
3floradunia tumbuh-tumbuhan
4faunadunia hewan
5biotaseluruh flora dan fauna di suatu daerah tertentu

Gunakanlah kata-kata tersebut untuk melengkapi kalimat rumpang berikut agar kalian lebih memahami artinya.
  1. Semua makhluk hidup yang ada di dalam laut disebut biota laut.
  2. Kumpulan beragam jenis karang yang indah sering disebut sebagai taman laut, walaupun karang termasuk fauna khas laut. 
  3. Indonesia merupakan negara kepulauan karena terdiri atas beribu-ribu pulau.
  4. Peringatan harus diberikan kepada para turis yang membuang sampah seenaknya di sekitar perairan Raja Ampat.
  5. Hutan-hutan Papua Barat kaya akan aneka flora yang tidak ditemui di tempat lain, misalnya buah matoa

Kalimat Efektif
Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun sesuai kaidah-kaidah kebahasaan yang berlaku. Susunan kata, ejaan, tanda baca, atau strukturnya harus sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.Ciri-ciri kalimat efektif adalah: 
  1. Mengikuti aturan ejaan bahasa Indonesia; 
  2. Memiliki unsur kalimat (setidaknya subjek dan predikat) yang digunakan dengan tepat; 
  3. Hemat kata, tidak bertele-tele; dan 
  4. Pesan yang disampaikan jelas, tidak membingungkan

Cermati perbandingan kalimat yang efektif dan tidak efektif di bawah ini.
Kalimat Tidak EfektifKalimat Efektif
Mora itu berenangnya tidak bisa-bisaMora belum bisa berenang.
Maruna Reu dan teman-temannya mereka tinggal bersama-sama di Pulau Misool Raja Ampat di Papua BaratMaruna, Reu, dan teman-temannya tinggal di Pulau Misool, Raja Ampat, di Papua Barat
Biota laut yang terdapat di dalam laut ada beraneka macamTerdapat beraneka macam biota di dalam laut.
Sungai tempat mereka sering memancing sekarang airnya kotor, lagipula sudah dangkal.Air sungai itu sekarang kotor dan dangkal. Dahulu mereka serig memancing di sungai itu
Bagi semua para penyelam harus hati-hati dan harus tidak merusak terumbu karangSemua penyelam harus berhati-hati agar tidak merusak terumbu karang.
 
Latihan
Pilihlah 3 kata dari teks “Raja Ampat”, kemudian buatlah 3 kalimat efektif menggunakan kata-kata pilihan kalian tersebut!
  1. kepulauan: Indonesia merupakan negara kepulauan.
  2. turis: Candi Borobudur sering dikunjungi oleh turis.
  3. flora: Rafflesia Arnoldi merupakan flora endemik pulau Sumatera
  4. fauna: Indonesia kaya akan ragam fauna.
  5. biota: Biota Laut adalah semua makhluk hidup yang ada di laut.

Dengan kegiatan mengisi kalimat rumpang ini, kalian berlatih mengidentifikasi dan memahami kata-kata baru pada teks.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:31 PM