Pembelajaran 2 Tema 1 Subtema 4 Hidup Rukun di Masyarakat

Pada Pembelajaran 2 Tema 1 Subtema 4 Hidup Rukun di Masyarakat akan mempelajari tentang isi teks cerita yang berisi penolakan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun, menunjukkan contoh perilaku di masyarakat yang sesuai dengan sila pertama dan kedua Pancasila, menceritakan tentang pengalaman menerapkan sila pertama dan kedua Pancasila di masyarakat, menjelaskan dan mempraktekkan prosedur gerakan melompat ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, riang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai panduan saja ketika mengikuti kegiatan pembelajaran bersama Bapak/Ibu guru.

Ayo Membaca
Bacalah percakapan di bawah ini dengan percaya diri!

Guru akan menentukan siapa yang menjadi Udin, Badu, dan Edo.
Udin:“Coba, lihat! Got menjadi bau dan kotor karena banyak sampah.”
Edo:“Wah, iya, airnya juga tergenang.”
Udin:“Bagaimana jika hari Minggu kita bergotong royong membersihkan got?”
Badu:“Membersihkan got? Aku tidak mau, ah. Got kan kotor dan bau."
Edo:“Aku kurang setuju, Din. Membersihkan got pekerjaan yang berat. Kita sebagai anak-anak belum bisa melakukannya.”
Badu:“Betul, Din. Sudah biarkan saja.”
Udin:“Tapi, got yang tersumbat dapat menyebabkan banjir. Sampah akan menyumbat aliran air sehingga akan meluap ke jalan.”
Edo:“Bagaimana jika kita mengusulkan kepada Pak RT untuk mengajak seluruh warga bergotong royong? Kita bisa ikut membantu pekerjaan ringan, misalnya membuang sampah yang dikumpulkan”
Udin:“Aku setuju, Do.”
Badu:“Aku juga setuju jika demikian. Aku juga bersalah karena membuang sampah ke dalam got.”

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut sesuai percakapan di atas!

1. Apakah gotong royong diperlukan di dalam masyarakat?
Gotong royong diperlukan di dalam masyarakat agar lingkungan tetap bersih.
2. Apakah terdapat kalimat penolakan pada teks percakapan di atas?
Pada teks percakapan di atas terdapat kalimat penolakan saat Edo dan Badu meolak ajakan Udin.
3. Tuliskan kalimat yang menunjukkan penolakan tersebut!
Badu: “Membersihkan got? Aku tidak mau, ah. Got kan kotor dan bau.
Edo : “Aku kurang setuju, Din. Membersihkan got pekerjaan yang berat. Kita sebagai anak-anak belum bisa melakukannya.”
4. Tuliskan kalimat yang menunjukkan persetujuan!
Udin : “Aku setuju, Do.”
Badu : “Aku juga setuju jika demikian. Aku juga bersalah karena membuang sampah ke dalam got.”

Ayo Berlatih
Tuliskanlah kembali percakapan di atas menjadi sebuah cerita!

Perhatikan hal-hal berikut, sebagai panduan menulis cerita.
  1. Judul yang sesuai dengan cerita
  2. Orang yang berbicara.
  3. Kegiatan yang dilakukan.
  4. Alasan dilakukannya kegiatan.
  5. Cara melakukan kegiatan.

Contoh Cerita
Gotong Royong Membersihkan Got
Udin, Edo, dan Badu melihat got yang kotor.Udin mengusulkan kegiatan gotong royong membersihkan got.Badu menolak karena tidak mau terkena bau dan kotoran.Edo menolak karena merasa tidak mampu.Akhirnya, mereka mengusulkan kegiatan gotong royong kepada Pak RT.

Ayo Mengamati
Warga bergotong royong membersihkan got.

Sampah yang terangkut diletakkan di pinggir jalan.

Anak-anak ikut membantu memungut sampah yang tercecer.

Warga merasa senang lingkungan kembali bersih.

Perhatikan gambar berikut!
Pengamalan Sila Pertama dan Kedua
Sikap apakah yang sesuai dengan pengamalan sila pertama Pancasila pada bacaan dan gambar tersebut?
Sikap warga yang memaklumi warga lain yang terlambat mengikuti kerja bakti karena pergi ke gereja terlebih dahulu.
Sikap apakah yang sesuai dengan pengamalan sila kedua Pancasila pada bacaan dan gambar tersebut?
Beristirahat sejenak dari kegiatan gotong royong untuk memberi kesempatan warga menjalankan ibadah
Tuliskan pada tabel berikut!
Ketuhanan Yang Maha EsaKemanusiaan yang Adil dan Beradab
  1. Mohon maaf, kami nanti terlambat mengikuti kerja bakti. Kami akan pergi ke gereja terlebih dahulu.
  2. Hari sudah siang, saya pamit pulang untuk beribadah.
  1. Mempersilakan warga yang terlambat mengikuti kegiatan gotong royong karena harus menjalankan ibadah.
  2. Beristirahat dari kegiatan gotong royong untuk memberi kesempatan warga menjalankan ibadah

Tuliskan contoh pengamalan sila pertama atau sila kedua Pancasila di lingkungan masyarakat!
Ketuhanan Yang Maha EsaKemanusiaan yang Adil dan Beradab
  1. Menjaga toleransi antar masyarakat yang berbeda agama.
  2. Menghormati orang lain yang berbeda agama dengan kita.
  3. Menjaga ketenangan lingkungan ketika orang lain melakukan ibadah.
  4. Menghindari perilaku yang bersifat mencela agama orang lain.
  5. Bersedia membantu sesama warga masyarakat meskipun berbeda keyakinan.
  1. Membantu tetangga yang membutuhkan pertolongan.
  2. Menghormati hak-hak dan kewajiban antar-sesama anggota masyarakat.
  3. Tidak membeda-bedakan suku, ras, bangsa dan agama.
  4. Mengembangkan sikap peduli dan tolong menolong.
  5. Tidak memaksakan kehendak pada orang lain.

Ayo Bercerita
Ceritakan kegiatanmu di lingkungan masyarakat yang sesuai dengan pengamalan sila pertama! 
Aku tinggal di lingkungan  yang masyarakatnya berbeda agama. Di lingkunganku, terdapat sebuah masjid dan sebuah gereja. Aku menghargai dan menghormati mereka yang berbeda agama.
Ceritakan kegiatanmu di lingkungan masyarakat yang sesuai dengan sila kedua Pancasila! 
Masyarakat di komplek perumahanku hidup rukun. Kami terbiasa untuk tolong menolong. Ketika ada yang sakit, kami datang menjenguk bersama-sama. Bergitu juga jika ada pesta, ibu-ibu dan bapak-bapak akan saling memberikan bantuan yang dibutuhkan.
Ceritakan secara lisan dengan percaya diri.

Ayo Berlatih
Lingkungan rumah Udin sudah bersih kembali.

Anak-anak pun dapat bermain dengan nyaman.

Lakukan gerakan-gerakan di bawah ini dengan percaya diri!

Lakukan gerakan itu di bawah bimbingan gurumu! 
Berlari
Kamu dapat melanjutkan kegiatan dengan permainan tapak gunung.

Kegiatan Bersama Orang Tua
Siswa berdiskusi dengan orang tua mengenai kegiatan gotong royong di sekitar rumah. Orang tua membuka cerita dengan mengemukakan pentingnya hidup bermasyarakat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:37 PM