Pembelajaran 2 Subtema 4 Cuaca, Musim, dan Iklim

Tanda-tanda datangnya musim hujan makin terlihat. Cuaca hujan dan berangin lebih sering terjadi. Penduduk desa sedang bersiap-siap menghadapi musim hujan.

Kepala Desa meminta warga untuk berkumpul di balai desa pada pukul 8 pagi. Kepala Desa pun memberikan pengumuman.

Ayo Mengamati
Semua warga akan melakukan kerja bakti pada hari Minggu. Kerja bakti dilakukan agar saat musim hujan tidak terjadi banjir di desa mereka. Ada beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan saat kerja bakti, yaitu:
  1. Membersihkan saluran air dan bantaran sungai,
  2. Menebang cabang pohon yang lebat agar tidak tumbang,
  3. Membersihkan sampah di jalan desa.
Kerja Bhakti
Setiap warga boleh memilih jenis kerja bakti yang sesuai.

Ayo Beraktivitas
Udin dan teman-teman juga ikut dalam kerja bakti tersebut. Mereka memilih pekerjaan yang sama, yaitu menyapu dan membersihkan sampah di jalan desa. Terlihat Edo sedang memunguti sampah, sedangkan Udin memasukkan sampah-sampah ke tempat sampah. Sampah harus dibuang pada tempatnya.

Jika sampah dibuang sembarangan, apalagi ke saluran air, maka bisa terjadi banjir. Sambil bekerja, mereka pun bercakap-cakap. Bacalah percakapan mereka berikut ini.

Judul cerita: Kegiatan kerja bakti menghadapi datangnya musim hujan
Alur cerita:
  1. Cuaca : Cerah/berawan
  2. Kegiatannya : - berkumpul di balai desa, - kerja bakti
  3. Lokasi : di seluruh area desa
Siti:Senang ya, melihat semua warga ikut kerja bakti. Termasuk kita.
Udin:Betul sekali. Penduduk memilih jenis kerja bakti yang berbeda. Tetapi tetap bersatu membersihkan desa.
Dayu:Untungnya cuaca cerah. Semua warga bisa ikut kerja bakti.
Siti:Semua bersiap menghadapi musim hujan. Saluran air dibersihkan, agar tidak banjir.
Edo:Inilah pentingnya bersatu dalam keberagaman. Meskipun berbeda, tetap bersatu untuk kepentingan bersama.

Menjelang pukul 10 pagi, semua pekerjaan telah selesai. Kepala desa berterima kasih kepada semua warga yang sudah ikut kerja bakti.

Kepala desa juga menyampaikan pentingnya bersatu dalam keberagaman untuk kepentingan bersama.

Sudahkah warga di daerah tempat tinggalmu bersatu mempersiapkan datangnya musim hujan Ajaklah penduduk di daerah tempat tinggalmu untuk kerja bakti. Bersiap menghadapi datangnya musim hujan. Itulah pentingnya bersatu dalam keberagaman.

Ayo Membaca
Kerja bakti telah selesai. Udin dan teman-teman pulang ke rumah. Saat berjalan, Udin bercerita. Ia mendapatkan informasi tentang cuaca, musim, dan iklim dari buku yang dibawa oleh ayahnya. Berikut informasi yang diperoleh Udin.

Perbedaan Cuaca dan Iklim
Definisi Cuaca
Cuaca adalah keadaan udara di tempat tertentu. Cuaca diamati dalam waktu yang singkat. Keadaan cuaca mudah berubah-ubah. Contohnya: Pada pukul 07.00 WIB, keadaan cuaca di Kota Bandung cerah. Angin bertiup cukup kencang. Udara terasa sejuk. Akan tetapi pada pukul 14.00 WIB keadaan cuacanya berubah. Udara makin panas dan angin bertiup tidak terlalu kencang.

Definisi Iklim
Iklim merupakan keadaan cuaca pada suatu daerah yang luas. Iklim ditentukan dalam waktu yang lama (sekitar 11-30 tahun). Iklim bersifat stabil dan tidak mudah berubah. Iklim di suatu tempat dipengaruhi letak tempat tersebut di bumi. Iklim yang berbeda menimbulkan musim yang berbeda.

Ayo Menulis
Sudahkah kamu membaca teks bacaan tentang cuaca dan iklim? Informasi apa saja yang dapat kamu temukan dalam teks bacaan tentang cuaca dan iklim?

Diskusikan bersama temanmu. Identifikasi informasi dalam teks bacaan tersebut. Lalu, tuliskan pokok-pokok informasinya pada kolom yang tersedia berikut.
No.CuacaIklim
1.Cuaca meliputi daerah tertentu sajaMeliputi daerah yang luas
2.Cuaca ditentukan pada waktu yang singkatIklim ditentukan dalam waktu yang lama
3.Cuaca dapat diamati harian.Iklim diamati selama bertahun- tahun
4.Cuaca dapat berubah setiap harinya.Iklim tidak mudah berubah.
5.Cuaca terjadi di suatu  tempat yang lebih sempitIklim terjadi di suatu tempat yang lebih luas
6.Cuaca terjadi dalam waktu kurang lebih 24 jam.Iklim terjadi secara terus menerus dlam jangka waktu yang lama.
7.Prakiraan mengenai cuaca mudah dilakukanPrakiraan mengenai iklim lebih sulit dilakukan

Ayo Mengamati
Di jalan desa, masih terdapat banyak genangan air. Udin dan teman-teman berjalan pulang. Sesekali mereka meloncati genangan air. Terkadang loncatan mereka meleset sehingga kaki mereka basah.

Udin melihat cara Beni meloncati genangan air. Udin meminta Beni mengajari mereka cara yang tepat untuk meloncat. Beni lalu mengajak teman-teman ke rumah. Ayah Beni yang akan mengajari mereka meloncat.

Mereka pun tiba di rumah Beni. Ayah Beni sedang duduk di teras rumah. Beni meminta ayahnya untuk mengajari teman-teman cara meloncat.

Ayah Beni lalu meminta Edo dan Udin untuk melepas sandalnya. Sandal mereka akan diletakkan di lantai secara terpisah. Jarak antarsandal sekitar 1 meter.

Perhatikan gambar berikut!
mELONCAT
Gerakan pertama
  1. Badan agak membungkuk.
  2. Tangan di samping pinggang.
  3. Kaki ditekuk sedikit.

Gerakan kedua
  1. Siswa badan melayang.
  2. Tangan di samping badan.
  3. Kaki menolak lantai, meloncat ke atas, posisi lurus ke bawah.

Gerakan ketiga
  1. Badan dan kaki ditekuk ke depan, hampir bersentuhan.
  2. Tangan di tekuk di samping badan.
  3. Badan meloncat melewati kotak/kardus/sepatu/alat peraga lain.

Gerakan keempat
  1. Kaki lurus mendarat di lantai, badan agak bungkuk ke depan.
  2. Tangan di tekuk di samping badan.

Ayo Berlatih
Udin, Edo, Siti, Dayu, dan Lani mencoba meloncat sesuai gerakan ayah Beni. Sebelum meloncat, mereka melakukan pemanasan dulu. Lihatlah gerakan mereka meloncat.

Dapatkah kamu meloncat seperti gerakan Beni? Lakukanlah bersama teman-temanmu. Lakukan secara bergantian.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:35 PM