Pembelajaran 6 Tema 5 Subtema 2 Usaha di Sekitarku

Ayo Mengamati
Cermati cerita tentang usaha Ibu Made Yuliani berikut ini.

Raga, Sukma, dan Semesta
Perjalanan Ibu Made Yuliani menggagas, membuat, dan memperjuangkan Bali Tangi sebagai produk lokal, didasari ketulusan dan keinginan luhurnya untuk mewujudkan masyarakat yang hidup sehat selaras dengan alam.

Dengan pengalamannya berpuluh tahun sebagai bidan, beliau menyadari betul pentingnya proses menyehatkan jiwa raga, sekaligus merawat lingkungan.

Sebagai putri Pulau Dewata, ia terbiasa hidup dalam keyakinan bahwa alam semesta amatlah kaya akan warisan untuk dikembangkan, dan bukan dihabiskan, demi manfaatnya bagi masyarakat luas.

Bahan dasar seluruh produk Bali Tangi diambil dari tanaman lokal yang sebagian besar dibudidayakan di tanah dewata oleh petani lokal. Proses penanaman, pengambilan bahan, panen, pengeringan sampai dengan selesainya rangkaian pembuatan produk, dilakukan dengan memerhatikan keterjagaan lingkungan.
Ibu Made Yuliani
Untuk pembuatan wewangian dari tumbuhan kering yang lazim disebut potpourri, bahan dasar yang digunakan adalah daun, bunga, dan buah yang sudah rontok atau terlihat mati. Proses pengeringan juga dilakukan dengan cara konvensional, tanpa menggunakan alat atau bahan kimia apapun. Tempat pengeringannya pun memanfaatkan lahan yang ada.

Begitu pula dengan produk lain seperti bedak dingin, lulur, sabun, dan boreh, dibuat dengan cara yang sengaja disederhanakan agar memungkinkan bagi siapapun untuk menirunya, sekalipun hanya untuk pemakaian rumah tangga.

Sungguh mengagumkan perjalanan sebuah industri yang saat ini sudah merambah ke tingkat internasional, namun masih tetap dapat mempertahankan idealisme luhurnya, “Bukan hanya kebugaran raga, tapi juga perawatan kesegaran sukma. Bukan hanya rempah, minyak, dan khasiatnya, tapi juga hasil bumi yang ditanam dengan ketulusan hati. Bukan pula hanya bertujuan untuk berpadu dengan alam, namun juga menyatu dengan semesta.”

Ayo Berdiskusi
Setelah membaca teks tentang Bali Tangi, buatlah 5 pertanyaan tentang wirausaha tersebut.
  1. Apa yang dimaksud dengan potpouri?
  2. Apa tujuan Made Yuliani membuat Potpouri?
  3. Apa saja bahan yang digunakan dalam pembuatan potpouri?
  4. Bagaimana proses pembuatan potpouri?
  5. Apa dampak pembuatan potpouri bagi masyarakat sekitar Bali?

Jawab pertanyaan berikut.
1. Apa jenis wirausaha yang dijalankan oleh Ibu Made Yuliani?
Jenis wirausaha yang dijalankan oleh Ibu Made Yuliani adalah Pembuatan produk Bali Tangi.

2. Sikap apa yang bisa kita pelajari dari Ibu Made Yuliani?
Beberapa sikap yang dapat kita pelajari dari Ibu Made Yuliani adalah mau melestarikan produk lokal, berusaha bermanfaat bagi masyarakat, dan bertanggung jawab terhadap keterjagaan lingkungan.

3. Apa manfaat dari usaha yang dijalankan oleh Ibu Made Yuliani?
Manfaat dari usaha yang dijalankan oleh Ibu Made Yuliani adalah menyehatkan masyarakat, memberdayakan petani lokal, dan kondisi lingkungan terjaga.

4. Apakah kamu menemukan sikap tanggung jawab yang ditunjukkan oleh Ibu Made Yuliani dalam menjalankan usahannya? Jelaskan.
Sikap tanggung jawab yang ditunjukkan oleh Ibu Made Yuliani adalah wirausaha Ibu Made Yuliani dilakukan dengan memerhatikan keterjagaan lingkungan mulai dari penanaman hingga menjadi produk. Hal ini menunjukkan bahwa Ibu Made Yuliani tidak hanya mementingkan usahanya tetapi tetap bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Ayo Berlatih
Produk aroma relaksasi yang dihasilkan oleh wirausaha tradisional, Bali Tangi, dapat mengembalikan kebugaran tubuh. Selain itu, tubuh yang bugar tentu dapat kita peroleh dengan berolahraga. 

Ayo, kita ulangi gerakan senam irama. Latih lagi langkah-langkah senam irama yang telah kamu pelajari dari bagian awal. Lakukan dengan semangat dan ikuti irama musik yang mengiringi.

A. Langkah biasa
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  • Sikap awal: Langkah tegak kaki kiri, dan Kedua tangan di samping pinggang.
  • Hitungan 1: Langkahkan kaki kanan ke depan dengan meletakkan tumit di
  • depan telapak kaki kiri lalu baru ujung jari yang terakhir, Diikuti lutut mengeper.
  • Hitungan 2: Bergantian kaki kiri melangkah ke depan dengan meletakkan tumit di depan telapak kaki kanan lalu baru ujung jari yang terakhir. Diikuti kedua lutut mengeper.
  • Hitungan 3-8: Mengulangi gerakan seperti hitungan 1-2 dengan bergantian kaki. Irama 4/4.
  • Sikap akhir: Kembali ke sikap permulaan atau bisa ke sikap permulaan untuk gerakan selanjutnya.

B. Langkah rapat
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Sikap awal : Sikap tegak langkah kaki kiri, Kedua tangan di pinggang, Pandangan ke depan.
  2. Hitungan 1: Langkahkan kaki kiri ke depan, Diikuti lutut mengeper
  3. Hitungan 2: Langkahkan kaki kanan dan letakkan telapak kaki kanan sejajar
  4. dengan kaki kiri, Diikuti lutut mengeper.
  5. Hitungan 3: Berikutnya kaki kanan dilangkahkan ke depan, Diikuti lutut mengeper.
  6. Hitungan 4: Langkahkan kaki kiri dan letakkan telapak kaki kiri sejajar dengan kaki kanan, Lutut mengeper. Pandangan selalu ke arah depan.
  7. Hitungan 5-8: Mengulangi gerakan dengan hitungan 1-4 secara bergantian, Irama 4/4.
  8. Sikap akhir: Kembali ke sikap awal, untuk gerakan selanjutnya.

C. Langkah keseimbangan
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Sikap awal tambahan: Tegak langkah kaki kiri, Pandangan ke arah depan.
  2. Hitungan 1: Langkahkan kaki kiri ke depan, lutut mengeper.
  3. Hitungan 2: Kaki kanan menyusul. Sebelum kaki kanan menapak (masih angkat tumit), kaki kiri mundur diikuti kaki kanan merapat, tanpa jeda, Pandangan selalu mengarah ke depan.
  4. Hitungan 3-8: Mengulangi gerakan seperti pada hitungan 1-2, Irama 4/4.
  5. Sikap akhir: Kembali ke sikap awal untuk melanjutkan ke gerakan selanjutnya.

D. Langkah depan
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Sikap awal : Sikap badan tegak. Kedua tangan di pinggang, Pandangan ke arah depan.
  2. Hitungan 1: Langkahkan kaki kanan ke depan, diikuti lutut mengeper.
  3. Hitungan 2: Kaki kiri menyusul, diikuti kaki kanan melangkah lagi (satu hep- dua), lutut mengeper.
  4. Hitungan 3: Langkahkan kaki kiri ke depan, lutut mengeper.
  5. Hitungan 4: Kaki kanan menyusul, diikuti kaki kiri melangkah lagi (satuhep- dua), lutut mengeper.
  6. Hitungan 5-8: Mengulangi gerakan seperti pada hitungan 1-4 secara bergantian, Irama 4/4.
  7. Sikap akhir: Kembali ke sikap awal untuk gerakan selanjutnya.

Ayo Berdiskusi
Kamu telah menyelesaikan daftar riwayat hidupmu pada pertemuan sebelumnya. Tukarkan daftar riwayat hidupmu dengan salah seorang teman. Pelajari daftar riwayat hidup teman tersebut.
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Data Pribadi
Nama :
Alamat :

:
Kode Pos :
Nomor Telepon :
Jenis Kelamin :
Tempat/tanggal Kelahiran :
Warga Negara :
Agama :
Bidang yang Diminati
Saya berminat di bidang :
Pendidikan
TahunSekolah
2014-2015Taman Kanak-kanak
2015-2020Sekolah Dasar

Ekstrakurikuler dan Kursus
Kecakapan
Kesimpulan
(Penjelasan singkat mengenai sikap dan keterampilan yang dimiliki)
Demikian Daftar Riwayat Hidup ini saya buat dengan sebenarnya.
Tanda Tangan

          ( Udin )

Lakukan simulasi wawancara secara berpasangan berdasarkan daftar riwayat hidup yang dibuat oleh temanmu. Ajukan berbagai pertanyaan berdasarkan informasi yang terdapat pada daftar riwayat hidup temanmu. Lakukan kegiatan ini secara bergantian.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:05 PM