Soal Latihan Tes Sumatif Tengah Semester I Matematika Kelas IV

Tes sumatif adalah penilaian yang dilakukan tiap akhir semester, setelah para siswa menyelesaikan program belajar dari suatu bidang studi atau mata pelajaran tertentu selama satu perode. Dari jenis tes tersebut, tes sumatif memiliki peran yang cukup penting dalam proses evaluasi. Tes sumatif ini dilakukan apabila guru bermaksud untuk mengetahui tahap perkembangan terakhir dari siswanya. Penilaian sumatif diberikan dengan maksud untuk mengetahui peserta didik sudah dapat menguasai standar kompetensi yang telah ditetapkan atau belum.

Pada kelas IV sekolah dasar Kurikulum merdeka untuk Matematika yang diujikan pada Tes Sumatif Tengah Semester I adalah Bilangan Cacah Besar dan Pembagian. Berikut ini contoh soal Tes Sumatif Tengah Semester I Matematika Kelas IV Sekolah Dasar.

I. BERILAH TANDA SILANG (X) PADA HURUF A, B, C ATAU D DI DEPAN JAWABAN YANG PALING TEPAT!
1.Perhatikan bilangan di bawah ini !
257.913.000
Angka 7 berada di nilai tempat ...
A.Jutaan
B.Puluh jutaan
C.Ratus jutaan
D.Ratus ribuan
2.Bilangan yang terdiri dari 10 kumpulan 10 juta ditulis ...
A.10.000.000.000
B.1.000.000.000
C.10.000.000
D.100.000.000
3.Perhatikan bilangan di bawah ini!
31.350.000.000
Cara membaca bilangan di atas yang tepat adalah ...
A.Tiga puluh satu miliar tiga ratus lima puluh ribu
B.Tiga puluh satu miliar tiga ratus juta lima puluh ribu
C.Tiga puluh satu miliar tiga ratus lima puluh juta
D.Tiga puluh satu miliar tiga ratus juta lima ratus ribu
4.Perhatikan kedua bilangan di bawah ini !
613.910.000 .... 631.191.000
Tanda ketidaksamaan yang tepat adalah ...
A.
B.
C.>
D.<
5.Perhatikan bilangan di bawah ini !
6.441.955.000.000.000
Jika nilai 5 di sebelah kiri dibandingkan dengan nilai 5 di sebelah kanannya, maka besarnya adalah ...
A.1 kali
B.10 kali
C.100 kali
D.20 kali
6.Perhatikan bilangan di bawah ini !
30.980.000.000.000
Bilangan di atas merupakan jumlah dari 30 kumpulan 1 triliun dan ...
A.980 kumpulan seratus juta
B.9.800 kumpulan seratus juta
C.98.000 kumpulan seratus juta
D.98 kumpulan seratus juta
7.Bilangan yang merupakan 1/10 dari 3.297.900 adalah ...
A.32.979.000
B.329.790.000
C.32.979
D.329.790
8.Bilangan yang merupakan jumlah 30 kumpulan 1 triliun dan 3.500 kumpulan 100 juta adalah ...
A.30.530.000.000 000
B.30.035.000.000 000
C.30.350.000.000 000
D.30.250.000.000 000
9.6 juta dan 450 ribu + 3 juta dan 250 ribu adalah ...
A.9 juta 600 ribu
B.9 juta 650 ribu
C.9 juta 700 ribu
D.9 juta 750 ribu
10.Perhatikanlah kalimat berikut ini!
Daftar harga elektronik di toko Maju Jaya.
- Laptop Rp. 14 juta 500 ribu
- Komputer PC Rp. 10 juta 300 ribu
Selisih harga kedua barang tersebut adalah Rp . . .
A.4 juta 100 ribu
B.4 juta 200 ribu
C.4 juta 250 ribu
D.4 juta 300 ribu
11.Perhatikan kalimat pembagian di bawah ini !
48 : 6 = 8
Posisi angka 6 pada kalimat pembagian di atas adalah ...
A.Bilangan terbagi
B.Hasil bagi
C.Bilangan pembagi
D.Bilangan yang dibagi
12.Perhatikan gambar di bawah ini !
Pembagian
Jika pembaginya menjadi 2 kali lebih besar, maka jawabannya akan menjadi ...
A.Dua kali lipat
B.Tiga kali lipat
C.Setengahnya
D.Sepertiganya
13.Dadang akan membagi 90 lembar kertas lipat sama rata pada 3 orang temanya. Banyak kertas yang akan diterima setiap teman adalah ...
A.10
B.15
C.20
D.30
14.Ada 5 bungkus dengan masing-masing 9 permen karamel di dalamnya. Semua permen itu kemudian dibagikan kepada 5 anak. Banyak permen yang akan didapat setiap anak adalah ....
A.8
B.9
C.10
D.11
15.Hasil dari 80 : 6 adalah ...
A.12 sisa 1
B.13 sisa 2
C.13 sisa 1
D.13 sisa 2

II. ISILAH TITIK-TITIK DI BAWAH INI DENGAN JAWABAN YANG TEPAT!
  1. Jumlah penduduk India pada tahun 2015 adalah 1.274.590.000 jiwa. Nilai tempat angka 7 pada bilangan tersebut adalah puluh ...
  2. Bilangan yang merupakan jumlah 2 kumpulan 10 triliun, 5 kumpulan 10 miliar, dan 4 kumpulan 100 ribu adalah ...
  3. Perhatikan garis bilangan di bawah ini !
    Garis Bilangan
Angka yang tepat untuk tempat huruf X adalah ....
  1. 110.950.000 ... 111.095.000. Tanda pertidaksamaan yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ...
  2. Suatu sekolah mempunyai anggaran dana 250.000 rupiah per bulan untuk pembelian buku. Banyak anggaran dana setiap tahunnya adalah ...
  3. 7 juta 400 ribu : 10 adalah  ...
  4. Ada 36 cokelat. Cokelat tersebut dibagi sama rata di antara 6 anak. Cokelat yang diterima setiap anak adalah ...
  5. 80 : 4 = 8 : 4 = 2, banyak kelompok ada 2. Karena ada 2 kelompok, maka bagian untuk satu orangnya adalah ...
  6. 600 : 3 = 6 : 3 = 2, banyak kelompok ada 2. Karena ada 2 kelompok, maka bagian untuk satu orangnya adalah ...
  7. Hasil dari 56 : 3 adalah   ...   sisa   ...

III. KERJAKAN  SOAL-SOAL DI BAWAH  INI  DENGAN JAWABAN YANG  TEPAT ! 
  1. Tulislah bilangan lima miliar lima ratus dua puluh juta lima ratus lima puluh ribu !
  2. Indonesia menempati Peringkat ke-4 Daftar Negara Berpenduduk Terbanyak Dunia. Indonesia termasuk negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Indonesia memiliki populasi 274.890.341 orang. Sebutkan nilai tempat angka 2, 4, dan 9 !
  3. Pada bulan Juni dan Juli tahun 2022 PT Astra Internasional memperoleh kentungan sebesar 1.700 juta dan 2.500 juta. Berapa jumlah keuntungan yang diperoleh PT Astra Internasional selama bulan Juni dan Juli tahun 2022 ?
  4. Gilang memiliki 120 buah buku tulis. Buku tulis itu akan diberikan kepada 4 orang temannya sama banyak. Berapa buku yang didapatkan setiap anak?
  5. 32 orang anak akan pergi naik mobil. Satu mobil hanya memuat 6 anak. Berapa mobil yang dibutuhkan untuk mengangkut semua anak dan berapa anak yang tidak tidak bisa naik mobil ?

Demikian pembahasan mengenai Soal Latihan Tes Sumatif Tengah Semester I Matematika Kelas IV. Semoga Tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Matematika Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud.

Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 10:13 AM

Persoalan Materi Jenis-jenis Segiempat

Pada pembelajaran matematika kelas IV sekolah dasar Kurikulum Merdeka Bab 6 Segi Empat terdapat kegiatan memecahkan persoalan mengenai bangun segi empat. Tujuan kegiatan pembelajaran kali ini adalah memastikan kembali pelajaran yang sudah dipelajari sebelumnya dan menyelesaikan soal yang berhubungan dengan materi yang telah dipelajari sebelumnya. Materi yang telah dipelajari pada pembelajaran sebelumnya adalah garis tegak lurus, garis sejajar, dan jenis-jenis segi empat. Berikut ini pembahasan mengenai Persoalan Materi Jenis-jenis Segiempat.

Garis Tegak Lurus
Dua garis dikatakan saling tegak lurus jika dua garis tersebut berpotongan membentuk sudut siku-siku

Garis Sejajar
Dua garis dikatakan sejajar jika ada satu garis ketiga yang memotong dua garis tadi dengan sudut siku-siku. Jarak di antara dua garis yang sejajar adalah sama pada setiap titiknya dan mereka tidak akan pernah bertemu walaupun diperpanjang. Dua garis yang berpotongan dengan sebuah garis dan membentuk sudut perpotongan yang sama besar, maka dua garis tersebut sejajar.

Jenis Jenis Segi Empat
Ada beberapa jenis bangun yang masuk ke dalam bangun datar segi empat, ada persegi, persegi panjang, jajargenjang, trapesium, belah ketupat, dan juga layang-layang. Berikut ini beberapa jenis segi empat berdasarkan sifat-sifatnya.
  1. Trapesium adalah suatu segiempat yang memiliki sepasang sisi yang sejajar.
  2. Jajaran genjang adalah suatu segiempat dengan dua pasang sisi sejajar. Pada jajaran genjang, sisi-sisi yang berhadapan sama panjangnya dan sudut-sudut yang berhadapan sama besarnya.
  3. Belah ketupat adalah segiempat dengan empat sisi yang sama panjang.

Persoalan 1
1. Ayo, cari garis-garis yang tegak lurus dan sejajar. Jelaskan alasannya. (Mencari garis yang tegak lurus dan sejajar)
Soal 1
Jarak di antara dua garis yang sejajar adalah sama pada setiap titiknya dan mereka tidak akan pernah bertemu walaupun diperpanjang. Pada gambar garis b sejajar dengan d dan garis e sejajar dengan f. Sedangkan dua garis dikatakan saling tegak lurus jika dua garis tersebut berpotongan membentuk sudut siku-siku. Pada gambar garis c tegak lurus dengan garis e dan f.

 2. Ayo, gambar garis-garis yang saling tegak lurus dan sejajar dengan acuan garis a dan melewati titik B.
Soal 2
3. Perhatikan jajargenjang disebelah kanan. ( Memahami sifat-sifat utama jajargenjang dan soal membuatnya)
① Isilah kotak dengan bilangan yang sesuai
② Buatlah sebuah jajargenjang yang memiliki panjang sisi dan besar sudut yang sama.
Soal 3
Jajaran genjang memiliki dua pasang sisi sejajar. Sisi-sisi yang berhadapan sama panjangnya dan sudut-sudut yang berhadapan sama besarnya.
4. Segiempat manakah yang memiliki sifat-sifat berikut ini?(Mengidentifikasi sifat segiempat berdasarkan sifatnya)
Soal 4
① Dua pasang sisinya sejajar.(b, c, e, dan f)
② Keempat sudutnya sama besar.(c dan f)
③ Diagonalnya sama panjang.(b, c, dan f)
④ Sisi yang berhadapan sama panjang. (b, c, e, dan f)
⑤ Besarnya sudut yang berhadapan sama besar. (b, c, e, dan f)
⑥ Tidak ada sisi yang sejajar. (a)

Persoalan 2
1. Dari lima segiempat di bawah ini pilihlah dua segiempat yang memiliki sifat berbeda dengan yang lainnya. (Mengelompokkan segiempat)
Soal1
Yosef :  d dan e tidak dalam satu grup.
Faridan : a dan c tampak berbeda satu sama lain
Kadek : Yosef dan Farida, kalian salah. Aku menggambar diagonal pada setiap segiempat tersebut

① Jelaskan mengapa Yosef berpikir bahwa d dan e tidak dalam satu grup?
Bangun d memiliki sepasang sisi sejajar, sedangkan bangun e tidak memiliki sisi sejajar.
② Jelaskan mengapa Farida berpikir bahwa a dan c tidak dalam satu grup?
Bangun a memiliki memiliki 4 sisi yang tidak sama panjang, sedangkan c memiliki 4 sisi yang sama panjang.
③ Berdasarkan ide Kadek, segiempat mana yang tidak dalam satu grup.
Bangun d dan e karena memiliki diagonal tidak sama panjang.
2.  Gambar di bawah ini hanya menunjukkan diagonal-diagonal dari berbagai segiempat. Berikan nama dari berbagai segiempat tersebut dengan  mengukur panjang dan besar sudut diagonal-diagonalnya.(Mengidentifikasi segiempat berdasarkan diagonal-diagonalnya)
Soal 2
Demikian pembahasan mengenai Persoalan Materi Jenis-jenis Segiempat. Semoga tulisan ini bermanfaat.


SUmber : Buku Matematika Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:55 PM

Diagonal dan Hubungan Pada Bangun Segiempat

Pada pembelajaran matematika Kelas IV Kurikulum Merdeka Bab 6 Segi Empat terdapat muatan Hubungan Pada Bangun Segiempat. Tujuan kegiatan pembelajaran muatan ini adalah menyelidiki hubungan antara bermacam-macambentuk segiempat.

A. Hubungan pada Segiempat
Segiempat terdiri dari persegi, persegi panjang, jajar genjang, trapesium, dan belah ketupat. Pada kegiatan ini peserta didik memikirkan jenis segiempat apa jika besar sudut segiempat adalah 90°, berdasarkan definisi dari segiempat tersebut. Membuat siswa berpikir pada nomor ②, apa segiempat yang memenuhi syarat "sisi berlawanan sejajar dan memiliki panjang yang sama" dan "keempat sudut adalah 90°", sambil mengingat kembali definisi dan sifat dari setiap segi empat.

Belah ketupat adalah jajaran genjang dengan sisi-sisi yang berdekatan sama panjang, dan persegi panjang adalah jajaran genjang dengan satu sudut di sudut siku-siku. Selain itu, persegi adalah belah ketupat dengan satu sudut pada sudut siku-siku, dan dapat dikatakan bahwa sisi-sisi persegi panjang yang berdekatan adalah sama. Oleh karena itu, belah ketupat, persegi panjang, dan persegi memiliki sifat jajaran genjang, serta persegi memiliki sifat belah ketupat dan persegi panjang

1. Ayo, gambar suatu jajargenjang dengan panjang sisinya 4 cm dan 6 cm dengan ketentuan berikut. 
Bangun 1
① Besar sudut b adalah 80°, atau 120°.
② Besar sudut b adalah 90°. Segiempat apakah ini?
Bangun persegi panjang
2. Ayo, gambar suatu belah  ketupat dengan panjang sisinya 5 cm
Bangun 2
① Besar sudut a adalah 60°.
② Besar sudut a adalah 120°.
③ Besar sudut a adalah 90°.
Segiempat apakah ini
Bujur sangkar/persegi

Hubungan pada Segiempat
Bangun3
Kesimpulan/ringkasan
  • Ketika ukuran sudut diubah ke 90°, jajar genjang menjadi persegi panjang dan belah ketupat menjadi bujur sangkar.
  • Arah segiempat akan berubah dengan sudut yang lebih kecil dari 90° dan sudut yang lebih besar dari 90°.

B. Diagonal pada Segiempat
Tujuan pembelajaran kegiatan ini adalah mengetahui definisi diagonal dan memahami karakteristik diagonal dari berbagai segi empat. Setiap garis yang menghubungkan titik-titik sudut yang berhadapan disebut diagonal. Ada 2 diagonal di setiap segiempat.

1. Ayo, hubungkan titik sudut yang berhadapan pada segiempat
Diagonal
2. Perhatikan jajargenjang, belah ketupat, persegi panjang, dan persegi pada halaman sebelumnya dan cocokkanlah dengan sifat-sifat berikut.
① Segiempat dengan 2 diagonal yang saling tegak lurus.
Belah ketupat dan Persegi
② Segiempat dengan 2 diagonalnya memiliki panjang yang sama.
Persegi panjang dan Persegi
③ Segiempat dengan 2 diagonal yang panjangnya sama dan saling berpotongan tegak lurus.
Persegi
④ Segiempat dengan 2 diagonalnya terbagi dua sama panjang di perpotongannya.
Persegi panjang, Jajaran genjang dan persegi

3. Gambarlah segiempat berikut dengan menggunakan sifat-sifat pada nomor 2.
Segi4
① Suatu belah ketupat dengan panjang diagonal 4 cm dan 3 cm.
② Suatu persegi dengan panjang diagonal 4 cm

Bangun Apa yang Dapat Kamu Buat?
4. Perhatikan gambar di sebelah kanan. Segiempat apa yang bisa kamu buat dengan menghubungkan empat titik.
Bangunan
① B, C, E, dan F.
② G, I, J, dan L.
③ G, C, J, dan F.
④ A, H, D, dan K.

Segi empat (1) adalah persegi panjang karena panjang dari titik di mana panjang dua garis diagonal berpotongan ke setiap titik adalah sama, dan kedua garis diagonal tidak berpotongan secara tegak lurus.

Segi empat (2) berbentuk bujur sangkar/persegi karena panjang dari titik di mana dua garis diagonal berpotongan ke setiap titik adalah sama, dan dua garis diagonal berpotongan secara tegak lurus.

Segi empat (3) berbentuk belah ketupat karena kedua diagonal berpotongan secara tegak lurus pada titik tengahnya dan panjang kedua diagonal tidak sama.

Segi empat (4) adalah jajaran genjang karena setiap diagonal dibagi dua di tengah dan panjang kedua diagonal tidak sama.

Latihan
1. Tulislah kata yang tepat pada kotak dengan melihat gambar di sebelah kanan.
Bangun
① Suatu segiempat yang memiliki sepasang sisi berhadapan disebut dengan.
Trapesium
② Suatu segiempat yang kedua pasang sisi berhadapan disebut.
Jajaran genjang
③ Suatu segiempat yang kedua pasang sisi sama panjang disebut
Belah ketupat
Mampu menjelaskan pengertian trapesium, jajaran genjang, dan belah ketupat sesuai dengan gambar dalam kotak. dengan mengisi jawaban dalam kotak, pemahaman tentang pengertian akan lebih mendalam.

2. Gambarlah jajargenjang seperti pada gambar di bawah ini
Jajaran genjang
Jajaran genjang dan belah ketupat dapat digambar dengan menggunakan sifat dan pengertian dari gambar. Siswa dapat menggambar dengan baik menggunakan busur derajat, jangka, dan penggaris segitiga. Siswa dapat menggambar bangun lewat berbagai cara dengan menggunakan pengertian dan sifat jajaran genjang dan belah ketupat. Selain itu, dapat menjelaskan bagaimana pengertian dan sifat jajaran genjang dan belah ketupat yang digunakan pada saat menggambar

3. Gambarlah sebuah belah ketupat yang panjang diagonalnya 5 cm dan 3 cm
Belah Ketupat
Dapat menggambar belah ketupat dengan mengunakan sifat dari diagonal.
Siswa bisa menggambar dengan baik menggunakan busur derajat, jangka, dan penggaris segitiga. Siswa dapat menggambar segi empat lewat berbagai cara dengan menggunakan pengertian dan sifat jajaran genjang dan belah ketupat. Selain itu, dapat menjelaskan bagaimana pengertian dan sifat jajaran genjang dan belah ketupat yang digunakan pada saat menggambar

Demikian pembahasan mengenai Diagonal dan Hubungan Pada Bangun Segiempat. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Matematika Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:04 PM

Matematika Kelas IV Jenis Jenis Segiempat

Pada pembelajaran matematika kelas IV Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka Bab 6 Segi Empat terdapat kegiatam pemelajari jenis-jenis segiempat. Tujuan kegiatan pembelajaran ini adalah memahami definisi trapesium dan cara meng-gambarnya, memahami definisi dan sifat jajaran genjang, dan menggambar dengan memanfaatkan definisi dan sifatnya tersebut, dan memahami definisi dan sifat belah ketupat, danmenggambar menggunakan definisi tersebut.

Segi empat adalah salah satu bangun datar dua dimensi segi banyak (polygon) yang dibentuk oleh 4 buah sisi dan 4 buah titik sudut. Ukuran sisi pada segi empat ada yang beraturan dan tidak beraturan. Contoh bentuk segi empat dengan sisi beraturan adalah persegi dan belah ketupat, di mana setiap sisinya memiliki ukuran yang sama panjang. Sedangkan jenis segi empat dengan ukuran sisi tidak beraturan (tidak sama panjang) seperti persegi panjang, jajar genjang, trapesium, dan layang-layang.

Ada beberapa jenis bangun yang masuk ke dalam bangun datar segi empat, ada persegi, persegi panjang, jajargenjang, trapesium, belah ketupat, dan juga layang-layang.

1. Trapesium
Suatu segiempat yang memiliki sepasang sisi yang sejajar disebut trapesium.

1 Segiempat manakah di halaman 60 yang memiliki sepasang garis sejajar?
Trapesium
Segiempat B, E. dan K
2. Ayo, cari trapesium di sekitar kita.
Kap Lampu
Penutup lampu, kotak pop corn, bagian bawah tiang lampu jalanan, atap rumah, dan tangga bertingkat
3. Ayo, gunakan sepasang garis sejajar untuk menggambar trapesium
Membuat Trapesium
Menggambar trapesium dimulai dengan menggambar garis sejajar.
2. Jajar genjang
Sebuah segi empat yang dua pasang sisi yang saling berhadapan sejajar satu sama lain disebut jajaran genjang. Pada jajargenjang, sisi-sisi yang berhadapan sama panjangnya dan sudut-sudut yang berhadapan sama besarnya.

Sifat dari jajaran Genjang
① Panjang dua pasang sisi yang berhadapan sama.
②Ukuran dari dua pasang sudut yang berhadapansama.
③ Dua garis diagonal berpotongan dititik tengahnya.
④ Merupakan bangun titik-simetris yang pusatsimetrisnya adalah perpotongan dari garis diagonal.

4. Segiempat manakah pada halaman 60 yang memiliki dua pasang garis sejajar?
jajar

Segiempat yang memiliki dua pasang garis sejajar adalah C, D, F, G, I, J, dan L. Segi empat dengan dua pasang sisi yang saling berhadapan, yang bentuknya berbeda seperti D dan I, adalah jajar genjang.

5. Ayo, cari jajargenjang di sekitar kita.
Besi pada jendela kaca dan Pola pada kertas kado
Latihan
Ayo, gunakan kertas berpetak untuk menggambar jajargenjang.
Membuat jajar
6. Ayo, gunakan sebuah penggaris segitiga untuk menggambar bermacam-macam bentuk jajargenjang di buku catatanmu
Membuat
7. Ayo, pelajari sifat-sifat jajargenjang.
Soal 7
Bagaimana:
① Panjang sisi-sisi yang berhadapan.
Sisi AD dan BC sama panjang, serta sisi AB dan DC juga sama panjang.
② Besarnya sudut-sudut yang berhadapan.
Sudut A dan C sama besar, serta sudut B dan D juga sama besr karena ukuran sudut yang berseberangan adalah sama.
Pada jajargenjang, sisi-sisi yang berhadapan sama panjangnya dan sudut-sudut yang berhadapan sama besarnya

③ Pada sebuah jajargenjang, berapa besar sudut-sudut yang bersebelahan jika dijumlahkan?
Sudut B dan C sejajar pada satu garis lurus, dan jumlah dari ukuran sudut yang berdekatan adalah 180°. 
8. Ayo, pikirkan cara menggambarjajargenjang seperti gambar di samping kanan. Jelaskan cara Kadek dan Yosef.
Kadek
"Kadek" menggambar dari sifat jajaran genjang yang panjang sisi berhadapannya sama, sedangkan ide "Yosef" berdasarkan sifat garis sejajar yang memiliki kesamaan sudut kesetaraan.
Cara Kristi menggambar jajargenjang.
Sisi-sisi yang berhadapan pada jajargenjang sejajar dan sama panjang
Menggunakan jangka untuk menentukan titik D.
① Menggunakan jangka, buatlah busur lingkaran dengan pusat A dan jari-jari BC.
② Menggunakan sebuah jangka , buatlah busur lingkaran dengan pusat C dan jari-jari AB.
③ Perpotongan kedua busur lingkaran dinamai titik D

3. Belah Ketupat
Segiempat dengan empat sisi yang sama panjang disebut belah ketupat.

Sifat Belah Ketupat
① Dua pasang sisi yang berlawanan sejajar satu sama lain.
② Ukuran dari dua pasang sudut yang menghadapsama.
③ Kedua diagonal berpotongan secara vertikal dititik tengahnya.
④ Merupakan gambar simetris garis dengan duagaris diagonal sebagai sumbu simetrisnya.
⑤ Merupakan gambar titik-simetris yang pusatsimetrisnya adalah perpotongan dari dua garis diagonal

9.  Ayo, bandingkan empat sisi pada segiempat C dan J pada halaman 60.
C dan J
Keempat sisinya sama panjang
10. Gambar di bawah ini menunjukkan dua busur lingkaran dengan titik pusat lingkaran di A dan C dan panjang jari-jari yang sama. Dua busur tersebut berpotongan di B dan D.
Belah
① Hubungkan titik-titik A→B→C→D→A untuk menggambar suatu segi empat.
② Periksalah panjang sisi dan sudutnya. Segiempat apakah ini? (Belah ketupat)

11.Periksalah sifat-sifat belah ketupat berikut pada gambar yang kamu buat di halaman sebelumnya.
Sudut
① Apakah sudut-sudut yang berhadapan sama besar?(sama besar)
② Apakah sisi-sisi yang berhadapan sejajar?(sejajar)

12. Ayo, pikirkan bagaimana cara menggambar belah ketupat.
Karena belah ketupat memiliki panjang yang sama di keempat sisinya, pastikan panjang ketiga sisinya adalah 4 cm. Setelah mengukur 70° dengan busur derajat, selanjutnya mengukur sudut berseberangan yaitu 108 - 70 = 110°.

Latihan
Ayo, cari bentuk-bentuk belah ketupat di sekotar kita
Bentuk wajik yang ada dalam kartu permainan, jaring untuk membungkus buah-buahan. dan kue beras ketan

Demikian pembahasan mengenai Matematika Kelas IV Jenis Jenis Segiempat. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Matematika Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 11:04 AM

Matematika Kelas IV Garis Garis Sejajar

Pada pembelajaran matematika kelas IV sekolah dasar Kurikulum Merdeka Bab 6 Segi Empat terdapat pembahasan mengenai Garis Garis Sejajar. Tujuan kegiatan pembelajaran kali ini adalah memahami arti kesejajaran/paralelisme, Memahami sifat garis sejajar, dan Memahami cara membuat garis sejajar.

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menemukan garis secara umum pada motif baju, kabel listrik, lantai keramik, dan lainnya. Pada bidang geometri pada mata pelajaran matematika kita akan mengenal bentuk berupa garis.

Arti Kesejajaran
Garis ialah titik titik yang dikumpulkan sampai jumlahnya tidak terhingga, dimana memanjang menuju dua arah dan saling bersebelahan. Hubungan antara dua garis terdiri dari berpotongan, bersilangan, sejajar dan berimpit. Hubungan tersebut akan membentuk sudut tertentu yang besarnya berbeda beda.

Dua garis dikatakan sejajar jika ada satu garis ketiga yang memotong dua garis tadi dengan sudut siku-siku. Dua garis dikatakan sejajar apabila letak kedua garis tidak memiliki titik potong atau titik persekutuan dalam satu bidang datar. Kedua garis tersebut tidak akan saling bertemu meskipun diperpanjang sejauh mungkin.

Ada berbagai macam definisi garis sejajar, tetapi selain dari perbedaan penyampaian, garis tersebut dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kategori berikut ini.
  1. Dua garis lurus yang berada pada bidang yang sama dan tidak berpotongan tidak peduli seberapa jauh garis tersebut sejajar.
  2. Dua garis lurus yang disejajarkan dengan benar dengan lebar yang sama adalah sejajar.
  3. Dua garis lurus yang memotong satu garis lurus dengan sudut yang sama adalah sejajar

Ketika garis lurus lainnya memotong garis sejajar, sudut pada posisi berikut ini disebut dengan sudut tegak lurus, sudut pemadanan, dan sudut berseberangan

Sifat Sifat garis Sejajar
Garis sejajar memiliki sifat-sifat yang membedakannya dengan garis yang lainnya. Mari kita cari tahu sifat apa yang dimiliki garis sejajar. Beberapa sifat garis sejajar adalah sebagai berikut :
  1. Dua garis lurus sejajar berpotongan pada sudut yang sama terhadap satu garis lurus
  2. Jarak/lebar antara dua garis sejajar sama di semua tempat dan tidak akan pernah berpotongan tidak peduli seberapa jauh garis tersebut memanjang.

Cara Membuat Garis Sejajar
Cara menggambar garis sejajar dapat dilakukan menggunakan sifat-sifat garis sejajar tersebut yaitu :
  1. Dua garis lurus sejajar berpotongan pada sudut yang sama terhadap satu garis lurus.
  2. Jarak/lebar antara dua garis sejajar sama di semua tempat dan tidak akan pernah berpotongan tidak peduli seberapa jauh garis tersebut memanjang.

1. Ayo, eksplorasi segi empat E  pada halaman 60
Berapa besar sudut perpotongan garis ① dan ② dengan garis ③?(Menggunakan busur derajat atau penggaris segitiga untuk mencari tahu bagaimana garis lurus berpotongan)
Soal 1
a dan b adalah 90° (sudut siku-siku) f dan g adalah 118°. Dua garis dikatakan sejajar jika ada satu garis ketiga yang memotong dua garis tadi dengan sudut siku-siku
② Ayo kita ukur besar sudut f dan g kemudian kita bandingkan besarnya.
Soal 2
Garis lurus (1) dan garis lurus (2) memotong garis lurus (3) secara tegak lurus. Jadi garis lurus (1) dan garis lurus (2) itu sejajar. Dua garis yang berpotongan dengan sebuah garis dan membentuk sudut perpotongan yang sama besar, maka dua garis tersebut sejajar.
Latihan
Ayo, kita pilih garis-garis yang sejajar
Sejajar

Garis c sejajar dengan e dan garis d sejajar dengan g.(silahkan gunakan sudut siku-siku dari penggaris segitiga atau busur derajat)
2. Di bawah ini garis dan saling sejajar. Ayo, pikirkan hal-hal berikut.(Mencari tahu sifat garis sejajar menggunakan garis tegak lurus yang ditarik pada dua garis lurus yang sejajar.)
Soal 3
① Bandingkan jarak AB dan CD.
② Jika garis a dan b diperpanjang, akankah mereka berpotongan?
Tidak
③ Saat kamu meletakkan penggaris segitiga pada garis b penggaris itu memotong garis di titik E. Jika penggarisnya digeser pada garis b, apa yang akan terjadi pada titik E?
Titik e tetap berjarak sama terhadap garis b
Jarak di antara dua garis yang sejajar adalah sama pada setiap titiknya dan mereka tidak akan pernah bertemu walaupun diperpanjang
3. Ayo, temukan garis-garis yang sejajar pada segiempat di halaman 60.
Sejajar
Garis a dan b saling sejajar.
① Carilah besarnya sudut f, g , h, dan i.
Sudut f 110°, sudut g 180° - 110° = 70°, sudut h = g yaitu 70°, sudut i = sudut h yaitu 70°
② Carilah panjang garis CD.
CD = AB yaitu 2 cm
4. Ayo, eksplorasi bagaimana menggambar garis sejajar. Pelajari cara Dadang dan Chia, dan jelaskan alasannya kenapa cara mereka itu sudah tepat. 
Dadang
Cara menggambar Dadang
Dua garis lurus berpotongan pada sudut yang sama terhadap satu garis lurus, (dari sfiat)
Cara menulis Chia
Jarak/lebar antara dua garis lurus diatur menjadi 3 cm. (dari sifat)

5. Ayo, hubungkan titik-titik untuk menggambar garis sejajar.
Membuat Garis
Latihan
Ayo, gambar garis dengan ketentuan berikut ini.
① Gambarlah garis yang melalui titik A dan sejajar dengan garis a.
② Gambarlah dua garis yang sejajar dengan garis a dan berjarak 2 cm dari garis a.
2 cm
Latihan
1. Garis-garis manakah yang saling tegak lurus?
Tegak Lurus
2. Ayo, gambar garis dengan ketentuan berikut.
① Melewati titik A dan tegak lurus dengan garis a.
② Melewati titik B dan tegak lurus dengan garis b.
Tegak lurus 2
3. Ayo, pilih garis-garis yang sejajar.
Sejajar
Garis a sejajar dengan c, garis b sejajar dengan d, garis e sejajar dengan i dan garis g sejajar dengan h
4. Gambarlah garis-garis berikut.
① Garis yang melalui titik A dan sejajar dengan garis a.
② Gambar garis c dan d yang masing-masing jaraknya 1 cm dari garis a dan sejajar dengan garis a.
Sejajar 2
Demikian pembahasan mengenai Matematika Kelas IV Garis Garis Sejajar. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Matematika Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:43 PM

Matematika Kelas IV Garis Tegak Lurus

Garis merupakan himpunan titik-titik yang anggotanya terdiri lebih dari satu buah titik. Yang mana titik-titik tersebut berderet ke-2 arah yang saling berlawanan sampai jarak yang jauh tidak terhingga. Model atau representasi suatu garis misalnya seperti seutas benang atau tali lurus yang  bisa dipanjangkan kedua arah yang berlawanan sampai jauh tidak terhingga.Garis hanya memiliki ukuran panjang. Setiap titik diberi nama menggunakan satu buah huruf kapital, sementara untuk garis diberi nama menggunakan huruf kecil seperti g, h, k,l dan seterusnya, atau dua buah huruf kapital seperti AB, AC, BC, CD, dan seterusnya.

Dalam ilmu matematika, garis dapat dikelompokan menjadi beberapa jenis.  Salah satunya adalah garis tegak lurus. Garis tegak lurus merupakan garis yang saling berpotongan dan pada titik potongnya membentuk sudut siku-siku sebesar 90°. Lambang sudut siku-siku adalah ⦜.

Istilah geometri yang telah dipelajari adalah nama-nama bentuk seperti garis lurus, sisi, puncak sudut, sudut, sudut siku-siku, segiempat, segitiga, bujur sangkar, dan persegi panjang. Namun, berbeda dengan sebelumnya, istilah tegak lurus dan sejajar yang dipelajari di sini adalah istilah yang mendeskripsikan hubungan posisi antara dua garis lurus.

Dalam memahami hubungannya, pada umumnya dikatakan sulit. Penguasaan konsep tegak lurus juga tidak dilakukan dengan hanya mengamati pengantarnya. Konsep tersebut dibentuk dengan cara mengonfirmasi hubungan antara perpotongan dua garis lurus menggunakan busur derajat atau penggaris segitiga pada bidang bujur sangkar/persegi panjang atau melipat kertas, atau dengan menggambarnya

Garis tegak Lurus
Jika dua garis lurus berpotongan pada sudut siku-siku, maka kedua garis lurus tersebut disebut tegak lurus. Sekalipun dua garis lurus tidak berpotongan, tapi disaat salah satu garis lurus dipanjangkan akan memotong garis lurus lainnya pada sudut siku-siku, maka itu dikatakan sebagai tegak lurus.

1. Ayo, eksplorasi segiempat pada E halaman 56
(Mencari tahu bagaimana garis lurus berpotongan menggunakan busur derajat. Mari kita gunakan busur derajat untuk mencari  tahu pada sudut berapa kedua garis lurus itu  berpotongan.)
Tegak Lurus
① Pada sudut berapa garis ① dan ④ berpotongan?
Perpotongan garis lurus (1) dan (4) memiliki sudut 62° dan 118°.
② Pada sudut berapa garis ② dan ③ berpotongan? Ukurlah sudut f, g, g dan i.
Garis lurus (2) dan (3), keempatnya bersudut 90° dan berpotongan pada sudut siku-siku.
2. Gambar di samping menunjukkan sebuah simbol kantor pos di Peta Jepang.
Tegak lurus berarti hubungan posisi antara dua garis lurus, yaitu keadaan saat dua garis lurus berpotongan pada sudut siku-siku, dan bahwa sudut siku-siku adalah sudut itu sendiri yang terbentuk ketika dua garis lurus berpotongan.
Tegak Lurus
① Pada sudut berapakah garis b dan c berpotongan?
Sudut 90°
② Jika garis c diperpanjang, sudut apa yang dibentuk garis a dan garis c ?
Garis tegak lurus (B dan C saling tegak lurus A dan C saling tegak lurus)
Suatu garis yang diperpanjang memotong secara tegak lurus garis yang lain, meskipun kita tidak mengetahui titik perpotongannya, maka kedua garis tersebut tetap saling tegak lurus.

3. Garis-garis manakah yang saling tegak lurus?
Tegak
Garis pada gambar 1, 2, dan 4 saling tegak lurus (Gambar 4 meskipun tidak berpotongan, keduanya saling tegak lurus karena garis lurus didefinisikan sebagai "garis yang memanjang lurus sejauh apapun itu".)
4. Ayo, carilah garis-garis yang saling tegak lurus pada segiempat di halaman 60
(Menemukan bagian yang tegak lurus dalam segiempat yang sudah dibuat pada jam pertama)

Tegak Lurus
5. Ayo, lipatlah kertas untuk membuat garis-garis tegak lurus.
Melipat kertas
Ayo, Temukan Garis Tegak Lurus
Dengan menggunakan garis yang dilipat pada 5 dan penggaris segitiga, ayo, temukan garis tegak lurus.

6. Ayo, eksplorasi bagaimana membuat garis tegak lurus.
  • Cara menggambar Yosef. Pertama, gambar garis lurus pertama dan tentukan titik perpotongannya. Selanjutnya, ukur sudut 90° menggunakan busur derajat untuk menentukan arah garis lurus kedua. Kedua garis lurus berpotongan di sudut siku-siku.
  • Cara menggambar Kadek. Pertama, gambar garis lurus pertama dan tentukan titik perpotongannya. Selanjutnya, dengan menggunakan sudut penggaris segitiga 90°, ditentukan arah garis lurus kedua sehingga memotong garis lurus pertama pada sudut 90°. Kedua garis lurus berpotongan di sudut siku-siku.
  • Cara menggambar Farida. Terdapat petak/grid sehingga garis vertikal dan horizontal berpotongan pada sudut siku-siku. Oleh karena itu, tarik sepasang dua garis lurus sehingga keduanya berpotongan. Dua garis lurus yang berpotongan di sudut siku-siku.
7.  Gambarlah suatu garis yang:
(Memikirkan cara menggambar garis tegak lurus ketika satu titik ditentukan pada garis lurus atau ketika satu titik ditentukan di luar garis lurus)
Kadek
① Melewati titik A dan tegak lurus dengan garis a.
② Melewati titik B dan tegak lurus dengan garis a.

Latihan
Garis-garis mana saja yang saling tegak lurus?
Soal Latihan
Garis a dan g, dan b dan e karena kedua garis lurus berpotongan pada sudut siku-siku, maka kedua garis lurus tersebut disebut tegak lurus.

Demikian pembahasan mengenai Matematika Kelas IV Garis Tegak Lurus. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Matematika Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:13 PM

Persoalan Pembagian Bilangan Tiga Angka dengan Satu angka

Pada pembelajaran matematika kelas IV sekolah dasar Kurikulum Merdeka Bab 5 Pembagian dengan Bilangan Satu-Angka terdapat kegiatan memecahkan persoalan Pembagian Bilangan Tiga Angka dengan Satu angka. Tujuan pembelajaran pada kegiatan ini adalah peserta didik memeriksa item yang sudah dipelajari dan menggunakan apa yang telah dipelajari untuk memecahkan masalah.

Masalah atau persoalan matematika adalah soal matematika yang dalam penyelesaiannya dibutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang mendukung karena strategi penyelesaiannya tidak langsung terlihat. Sehingga, tanpa ketiga hal pendukung tersebut, seseorang mungkin akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan sebuah masalah matematika. Berikut ini beberapa persoalan matematika tentang Pembagian Bilangan Tiga Angka dengan Satu angka yang dipelajari di kelas IV sekolah dasar.

Persoalan 1
1) Siswa dapat memahami bagaimana menghitung pembagian dengan metode bersusun. Memikirkan tentang kata dan angka yang sesuai untuk tanda kotak, dan dapat memastikan cara menghitung pembagian bersusun.

Ayo pikirkan cara menghitung 293 : 3 dengan cara bersusun. (Memahami cara menghitung dengan cara bersusun)
Persoalan 1
2) Dapat menghitung pembagian dengan bersusun. Bagi anak-anak yang belum begitu paham mengenai cara menghitung pembagian bersusun, berikan bimbingan individu mengenai bagaimana mendapatkan hasil bagi dan prosedur perhitungannya.

Ayo bagi dengan cara bersusun. (Memahami cara menghitung (2-angka) ÷ (1-angka) dan (3-angka) ÷ (1-angka) dengan cara bersusun)
Persoalan 2

① 34 : 4 = 8 sisa 2
② 50 : 6 = 8 sisa 2
③ 72 : 5 = 14 sisa 2
④ 86 : 2 = 43
⑤ 59 : 4 = 14 sisa 3
⑥ 70 : 5 = 14
⑦ 97 : 6 = 16 sisa 1
⑧ 67 : 3 = 22 sisa 1
⑨ 174 : 6 = 29
⑩ 759 : 4 = 189 sisa 3
⑪ 589 : 7  = 84 sisa 1
⑫ 177 : 3 = 59
⑬ 828 : 3 = 276
⑭ 240 : 5 = 48
⑮ 914 : 7 = 130 sisa 4
⑯ 528 : 5 = 105 sisa 3

3Memecahkan soal penerapan pembagian. Sarankan siswa untuk memikirkan dengan cermat mengenai maksud dar. i soal, kemudian menilai apakah jawaban pembagian bersusun dapat digunakan sebagai jawaban atas soal.

Ada 125 anak yang akan berlomba dalam kelompok yang terdiri dari 6 anak. (Memahami cara membuat kalimat matematika dan memaknai bilangan sisa)
① Ada berapa banyak kelompok yang bisa dibentuk?
125 : 6 = 20
② Jika akan dibuat kelompok dengan sisa anak, ada berapa anak di kelompok tersebut
125 : 6 = 20 sisa 5
4. Memahami hubungan antara bilangan yang dibagi, pembagi, hasil bagi, dan sisanya. Beritahu siswa bahwa yang menjadi target jawaban bukan hanya bilangan yang dapat dibagi 6, tetapi juga bilangan bulat yang memiliki sisa saat dibagi 6.

Temukan sebuah bilangan bulat yang hasil baginya adalah 8 jika dibagi dengan 6. (Memahami hubungan antara pembagi, bilangan yang dibagi, dan sisa pembagian). 
8 x 6 = 48
48 : 6 = 8

Persoalan 2

1. Bacalah soal berikut dan jawab pertanyaan① and ②.(Menyatakan kalimat matematika dari masalah sehari-hari)
  • (A) Kamu memakai 8 pita sepanjang 160 cm. Berapa cm pita yang diperlukan?
  • (B) Kamu membagikan kertas pada teman-temanmu. Kamu membagikan 160 kertas, dan masih ada sisa 8 lembar. Berapa lembar kertas yang kamu miliki sebelumnya?
  • (C) Kamu memiliki 160 permen. Jika kamu memberikan 8 permen pada masing-masing anak, berapa orang yang bisa menerima permen?
  • (D) Seorang kakak memiliki 160 kartu. Dia memberi 8 kartu pada adiknya. Berapa kartu yang tersisa? 
  • (E) Ada 8 anak. Mereka memetik 160 buah jeruk. Jika mereka akan membagi jeruk tersebut sama rata kepada 8 anak, berapa banyak yang akan diterima setiap anak?
  • (F) Ibu tingginya 160 cm. Kakak perempuan tertua tingginya 8 cm lebih pendek dari ibu. Berapakah tinggi kakak?
  • (G) Ada 160 butir telur di dalam 8 kotak. Ada berapa butir telur dalam 1 kotak?
  • (H) Ada 160 anak. Jika kamu membagikan 8 permen kepada setiap anak, berapa banyak permen yang kamu perlukan?

① Pertanyaan manakah yang kalimat matematikanya 160 : 8?
C, E, dan G
② Pertanyaan manakah yang kalimat matematikanya 160 × 8?
A dan H

2.  Ayo buat pertanyaan yang kalimat matematikanya sebagai berikut. (Mengajukan masalah matematika dari kalimat matematika)
① 450 : 9
Di sebuah sekolah terdapat siswa sebanyak 450 siswa. Jika di sekolah tersebut terdapat 9 kelas, berapa banyak siswa setiap kelas?
② 450 × 9
Ada ada 9 gerobak yang sedang mengangkut batu bata. Jika setiap gerobak dapat mengangkut 450 buah batu bata, berapa jumlah batu bata yang diangkut oleh seluruh gerobak?

Demikian pembahasan mengenai Persoalan Pembagian Bilangan Tiga Angka dengan Satu angka. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Matematika Kela IV Sekolah Dasar, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:57 PM

Soal Latihan Pembagian Bilangan Satu Angka

Pada pembelajaran matematika kelas IV Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka Bab 5 Pembagian dengan Bilangan Satu-Angka terdapat  kegiatan latihan. Tujuan kegiatan kali ini adalah memperdalam pemahaman tentang apa yang telah dipelajari yaitu Pembagian Bilangan Satu Angka.

Pembahasan kali ini adalah tentang cara Membagi Bilangan Tiga Angka dengan Bilangan Satu Angka. Diharapkan siswa mampu memikirkan cara menghitung pembagian, menjelaskan prosedur perhitungan bersusun dengan menghubungkan cara menghitung operasi pembagian dan pembagian bersusun. Perlu diingat jika hasil baginya kurang dari 100, kita mulai dengan menuliskan angka di nilai tempat puluhan. Berikut ini beberapa soal latihan Pembagian Bilangan Satu Angka dan pembahasannya.

1. Dapat melakukan perhitungan pembagian secara bersusun pada operasi pembagian: (bilangan nilai tempat kedua) : (bilangan nilai tempat pertama)
Soal 1
Ayo berhitung
① 78 : 3 = 26
② 96 : 8 = 12
③ 38 : 2 = 19
④ 55 : 5 = 11
⑤ 48 : 4 = 12
⑥ 77 : 6 = 12 sisa 5
⑦ 56 : 3 = 18 sisa 2
⑧ 90 : 7 = 12 sisa 6
⑨ 83 : 2 = 41 sisa 1
⑩ 65 : 3 = 21 sisa 2
⑪ 98 : 9 = 10 sisa 8
⑫ 81 : 4 = 20 sisa 1

Diharapkan guru mengetahui anak-anak yang tidak sepenuhnya memahami penghitungan bersusun dari operasi (bilangan nilai tempat kedua) : (bilangan nilai tempat pertama), dan mengambil tindakan seperti mengubah nilai numerik pada soal.

2. Dapat melakukan perhitungan pembagian secara bersusun pada operasi pembagian: (bilangan nilai tempat ketiga) : (bilangan nilai tempat pertama)
Soal 2


 Ayo berhitung.
① 548 : 4 = 137
② 259 : 7 = 37
③ 624 : 3 = 208
④ 367 : 9 = 40 sisa 7
⑤ 457 : 6 = 76 sisa 1
⑥ 543 : 5 = 108 sisa 3
⑦ 963 : 8 = 120 sisa 3
⑧ 728 : 6 = 121 sisa 2
Pada perhitungan bersusun yang terdapat nilai tempat kosong pada hasil bagi, sarankan siswa untuk tidak mengabaikan kekosongan tersebut, dan dukung agar mereka dapat melakukan proses perhitungan dengan efisien.

3. Siswa dapat memahami konteks penerapan pembagian dan memecahkan soal. Memahami bahwa konteks yang digunakan dalam pembagian, sehingga siswa dapat menentukan aturannya.

Marini dan 5 temannya akan membuat 360 bangau kertas. Jika setiap anak membuat bangau dalam jumlah yang sama, berapa bangau yang harus dibuat setiap anak?

① Apa yang diketahui?
Banyak anak 6 orang
Banyak bangau 360 buah
② Apa yang ditanyakan?
Berapa bangau yang harus dibuat setiap anak?
③ Tulis apa yang diketahui dan temukan jawabannya.
360 :  6 = 60
4. Memahami soal, menerapkan empat operasi aritmatika untuk memecahkan soal. Sarankan bahwa penting untuk mengetahui jumlah total pensil untuk menentukan jumlah pensil yang dibutuhkan.

Ada 436 pensil sebagai hadiah perlombaan di suatu sekolah. Pensil tersebut dibagi menjadi kelompok-kelompok dimana setiap kelompok berisi 3 pensil. Berapa kelompok pensil yang didapat? Berapa pensil yang diperlukan untuk membuat 150 kelompok?
Pembagian
  • (1) 436 : 3
  • (2) Membagi 4 bundel berisi100 kepada 3 kelompok. 4 : 3 = 1 sisa 1(Memikirkan tentang arti dari "sisa 1" yaitu 1 x 100 = 100)
  • (3) Memecahkan 1 bundel berisi 100 yang tersisa, menjadi 13 bundel berisi 10, kemudian membaginya kepada 3 kelompok. 13 : 3 = 4 sisa 1
  • (4) Memecah 1 bundel berisi 10 yang tersisa menjadi 16 satuan, kemudian bagi kepada 3 orang. 16:3=5 sisa 1
  • (5) Konfirmasikan jawabannya. 436 : 3 = 145 sisa 1. Jika ingin membuat 150 kelompok dibutuhkan 3 x 150 = 450 pensil.

5. Berdasarkan keliling persegi, soal dapat dipecahkan dengan menerapkan pembagian. Berdasarkan sifat persegi, minta mereka untuk menemukan panjang sisi dari panjang kelilingnya.

Kamu sedang membuat sebuah persegi menggunakan kawat sepanjang 64 cm. Berapakah panjang sisinya?
64 : 4 = 16 cm
Demikian pembahasan mengenai Soal Latihan Pembagian Bilangan Satu Angka. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Matematika Kelas IV Sekolah Dasar, Kemendikbud.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 10:16 AM