Soal Latihan Tes Sumatif Tengah Semester 1 IPAS Kelas IV

Pada Tes Sumatif Tengah Semester I Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas IV Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka materi yang diujikan adalah Bab I Tumbuhan Sumber Kehidupan di Bumi dan Bab II Wujud Zat dan Perubahannya. Berikut ini rangkuman materinya.

Bab1 Tumbuhan, Sumber Kehidupan di Bumi
Setiap bagian-bagian tumbuhan memiliki fungsi dan manfaat bagi kehidupan. Misalnya, untuk sumber bahan makanan, bahan baku industri, kesehatan, dan sebagainya.
  1. Akar adalah bagian tumbuhan yang umumnya terdapat pada bagian bawah tumbuhan. Akar tumbuhan dibedakan menjadi akar tunggang dan akar serabut. Fungsi akar pada tanaman adalah menyerap air dan mineral dari tanah dan meneruskannya ke batang, sebagai penopang agar tanaman dapat berdiri kokoh, menyimpan cadangan makanan, akar juga berfungsi sebagai media pernapasan (respirasi), seperti pada tumbuhan bakau 
  2. Daun. Pada daun berwarna hijau, terdapat kandungan zat klorofil yang merupakan salah satu bahan yang dibutuhkan pada proses fotosintesis. Beberapa fungsi daun bagi tumbuhan, yakni: Tempat terjadinya proses fotosintesis, sebagai alat pernapasan tumbuhan, tempat terjadinya penguapan, dan daun juga dapat digunakan sebagai alat perkembangbiakan vegetatif
  3. Batang memiliki fungsi sebagai Sebagai alat transportasi yang mengangkut air dan mineral dari akar menuju daun, menyalurkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh, sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan, penyokong bagi daun, bunga, dan buah untuk tumbuh.
  4. Bunga merupakan tempat terjadinya perkembangbiakan secara generatif pada tumbuhan. Fungsi bunga antara lain: Tempat terjadinya penyerbukan, sebagai alat perkembangbiakan tumbuhan, sebagai tempat bertemunya sel kelamin jantan dan betina, dan sebagai penghasil biji.Bunga memiliki dua organ reproduksi yaitu putik (betina) dan benang sari (jantan). 
  5. Fungsi buah, yaitu: Untuk melindungi biji, membantu dalam penyebaran biji-bijian, sebagai penyedia cadangan makanan ketika melakukan perkecambahan, dan sumber makanan yang dapat dikonsumsi oleh manusia.

Fotosintesis
1. Tahap pertama: yang dibutuhkan tanaman untuk berfotosintesis
  • Matahari. Matahari merupakan sumber energi cahaya dan panas. Tumbuhan menggunakan energi cahaya pada matahari untuk melakukan proses fotosintesis.
  • Air Akar berfungsi untuk menyerap air dari dalam tanah. Air kemudian disalurkan oleh batang dan sampai ke daun.
  • Karbon dioksida Manusia dan hewan mengeluarkan karbondioksida saat mengembuskan nafas. Karbon dioksida ini kemudian diserap oleh tumbuhan untuk melakukan fotosintesis.
  • Klorofil Daun memiliki warna alami hijau. Warna ini disebut sebagai klorofil. 

 2. Tahap kedua: memasak Setelah semua bahan terkumpul, daun akan memasak bahan-bahan tersebut (proses ini terjadi di bagian daun yang bernama kloroplas).

3. Tahap ketiga: hasil masakan a. Hasil masakan di daun (fotosintesis) yaitu karbohidrat (makanan). Makanan ini kemudian disalurkan oleh batang ke seluruh bagian tumbuhan dan dipakai untuk tumbuh. Kelebihan makanan disimpan dalam bentuk buah atau umbi (seperti wortel, singkong, dan kentang) b. Selain makanan, fotosintesis juga menghasilkan oksigen. Oksigen ini kemudian dilepaskan oleh daun ke udara. Manusia dan hewan menghirup oksigen untuk bernapas.

Penyerbukan Pada Tumbuhan
Penyerbukan adalah proses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik yang mengandung sel kelamin betina. Penyerbukan dibedakan menjadi empat jenis berdasarkan faktor pembantu penyerbukannya, antara lain sebagai berikut:
  1. Penyerbukan Bantuan Angin (Anemogami). Contohnya tanaman padi dan jagung.
  2. Penyerbukan Bantuan Air (Hidrogami). Penyerbukan jenis ini terjadi pada beberapa tumbuhan air seperti Hydrilla.
  3. Penyerbukan Bantuan Hewan (Zoidiogami). Terdapat empat macam penyerbukan jenis ini, diantaranya penyerbukan yang dibantu oleh serangga (entomogami), dibantu oleh burung (ornitogami), dibantu oleh kelelawar (kiropterogami), dan dibantu siput (malakogami).
  4. Penyerbukan Bantuan Manusia (Antropogami). Contohnya adalah vanili dan anggrek.

Sementara itu, berdasarkan tempat terjadinya penyerbukan, ada empat macam penyerbukan yang terjadi pada tumbuhan. Sebagai berikut:
  1. Penyerbukan sendiri, yakni terjadi pada satu bunga.
  2. Penyerbukan silang, yakni terjadi pada bunga sejenis tetapi tidak pada satu tumbuhan.
  3. Penyerbukan bastar, yakni terjadi pada bunga dan tumbuhan yang berlainan.
  4. Penyerbukan tetangga, yakni terjadi pada bunga yang berlainan tapi masih dalam satu tumbuhan.

Penyebaran Biji Tumbuhan
  1. Zookori adalah proses penyebaran biji dengan bantuan hewan. Penyebaran zookori terbagi menjadi empat, yaitu: Entomokori: penyebaran biji melalui perantara serangga, contohnya wijen. Kiropterokori: penyebaran biji melalui perantara kelelawar, contohnya apel. Ornitokori: penyebaran biji melalui perantara burung, contohnya kersen. Mammokori: penyebaran biji melalui perantara mamalia, contohnya hewan luwak yang membantu penyebaran biji kopi
  2. Anemokori adalah penyebaran biji dengan bantuan dari angin. Ciri daru tumbuhan yang menggunakan proses anemokori adalah: Bijinya kecil dan ringan, Bijinya berbulu, dan Bijinya bersayap. Salah satunya adalah biji bunga Dandelion.
  3. Antropokori adalah penyebaran biji dengan bantuan manusia. Proses penyebaran antropokori bisa dilakukan secara sengaja ataupun tidak sengaja. Penyebaran secara sengaja contohnya dalam bidang pertanian dengan menanam padi atau kopi.
  4. Hidrokori adalah proses penyebaran biji dengan bantuan air. Ciri-ciri dari tumbuhan yang penyebarannya menggunakan bantuan air adalah: Tumbuhan yang hidupnya di dekat daerah perairan, Tumbuhan yang bijinya ringan, Mempunyai tiga struktur lapisan kulit (eksokarpus, mesokarpus, dan mesokarpus). Contoh tumbuhannya adalah pohon kelapa dan bakau.

Bab 2 Wujud Zat dan Perubahannya
  1. Benda padat Sifat-sifat yang dimiliki benda padat adalah  : Bentuk dan besarnya tetap, Menempati ruangan, Mempunyai massa atau berat, Dapat disentuh dan dipegang, dan Memiliki volume tetap Contoh-contoh benda padat adalah kayu, keramik, tembok, batu, dll.
  2. Benda cair Sifat-sifat benda cair adalah : Bentuknya berubah-ubah sesuai dengan tempatnya, Benda cair memiliki isi yang tetap. Contoh-contoh benda cair adalah susu, sirup, kecap, minyak, oli, saos, dll.
  3. Benda gas memiliki sifat : Mengisi seluruh ruang yang ditempatinya, Bentuknya tidak tetap. Contoh benda gas adalah udara dalam balon.

Perubahan Wujud Benda
  1. Mencair merupakan kondisi perubahan wujud benda padat menjadi benda cair. Misalnya es batu yang makin lama akan kembali ke wujud aslinya, yaitu air karena terkena suhu yang tinggi. 
  2. Membeku merupakan kebalikan dari mencair. Contoh dari perubahan membeku adalah pembuatan es batu yang berasal dari air serta air sungai yang mengeras menjadi es karena musim salju.
  3. Menguap adalah perubahan wujud dari benda cair menjadi gas. Contoh terjadinya penguapan adalah ketika kita merebus air dengan air panas, lama kelamaan air akan menguap dan bahkan bisa habis menguap karena terlalu lama direbus. 
  4. Mengembun merupakan kebalikan dari menguap yang berarti perubahan wujud pada benda gas menjadi benda cair. Contohnya adalah air embun yang membasahi daun. 
  5. Menyublim adalah perubahan benda dari padat menjadi gas. Contoh peristiwa menyublim adalah ketika kita menggunakan kapur barus yang makin lama akan semakin habis.
  6. Mengkristal adalah kebalikan dari menyublim, yaitu kondisi ketika benda gas berubah menjadi benda padat.  Contoh dari mengkristal adalah fenomena musim salju, dimana uap air yang ada di atmosfer berubah menjadi kristal padat dan berjatuhan ke bumi. 

I. BERILAH TANDA SILANG ( X ) PADA HURUF A, B, C, ATAU D DI DEPAN JAWABAN YANG PALING TEPAT!

1.Perhatikan gambar di bawah ini !
bagian
Bagian tumbuhan yang ditunjukkan oleh huruf X adalah… .
A.akar
B.batang
C.daun
D.bunga
2.Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis adalah…
A.daun
B.bunga
C.akar
D.batang
3.Perhatikan gambar di bawah ini!
Bagian Bunga

Bagian bunga yang ditunjukkan oleh nomer 4 adalah… .
A.tangkai
B.benang sari
C.mahkota
D.putik
4.Hasil fotosintesis yang digunakan manusia untuk bernafas adalah… .
A.glukosa
B.oksigen
C.cahaya matahari
D.karbon dioksida
5.Spora merupakan perkembangbiakan tumbuhan secara… 
A.vegetatif alami
B.vegetatif buatan
C.generatif
D.generatif buatan
6.Alat kelamin betina pada bunga adalah… .
A.benang sari
B.putik
C.mahkota
D.kelopak
7.Perhatikan gambar di bawah ini!
cangkok
Cara perkembangbiakan tumbuhan di atas dengan cara … .
A.setek
B.merunduk
C.menyambung
D.mencangkok
8.Peristiwa jatuhnya serbuk sari ke kepala putik disebut… .
A.perkembangbiakan
B.pertumbuhan
C.penyerbukan
D.persilangan
9.Perhatikan gambar di bawah ini!
penyerbukan

Gambar di atas merupakan jenis penyerbukan .… .
A.sendiri
B.tetangga
C.silang
D.bastar
10.Penyebaran biji dengan bantuan angin disebut… .
A.hidrokori
B.zookori
C.ornitokori
D.anemokori
11.Zat yang memiliki sifat bentuk berubah dan volume tetap adalah… .
A.padat
B.cair
C.gas
D.padat dan gas
12.Berikut yang merupakan benda padat adalah… .
A.batu
B.kecap
C.air
D.udara
13.Es krim dibiarkan lama di tempat yang panas akan… .
A.mengkristal
B.membeku
C.mencair
D.menguap
14.Air dari galon dipindahkan ke dalam gelas, maka volumenya akan… .
A.bertambah
B.berkurang
C.tetap
D.berubah
15.Berikut ini contoh benda cair adalah… .
A.roti
B.agar-agar
C.gula
D.kecap
16.Perhatikan gambar di bawah ini!
menguap
Perubahan wujud zat di atas adalah… .
A.mencair
B.menguap
C.membeku
D.mengembun
17.Contoh perubahan wujud zat dari cair menjadi padat adalah… .
A.es krim meleleh
B.air membeku menjadi es
C.lilin yang terbakar
D.embun di pagi hari
18.Cokelat yang meleleh saat terkena panas merupakan perubahan wujud zat padat menjadi zat…
A.padat
B.cair
C.gas
D.cair dan gas
19.Air yang dimasukkan ke dalam botol, maka bentuk air menyerupai… .
A.balok
B.kaleng
C.gelas
D.botol
20.Perubahan wujud benda gas menjadi cair disebut… .
A.membeku
B.mengembun
C.deposisi
D.menguap

II. ISILAH TITIK-TITIK DI BAWAH INI DENGAN JAWABAN YANG TEPAT !
  1. Akar terbagi menjadi dua jenis, yaitu akar         …          dan           … .  
  2. Bunga yang memiliki mahkota, kelopak, benang sari, dan putik disebut bunga… .
  3. Hasil fotosintesis adalah… dan ...
  4. Umbi batang, umbi akar, tunas merupakan perkembangbiakan secara… .
  5. Perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cara memotong bagian tumbuhan kemudian ditanam langsung di tanah disebut… .
  6. Alat yang digunakan untuk mengukur massa suatu benda adalah… .
  7. Zat yang memiliki sifat bentuk dan volume tetap adalah… .
  8. Sirup merupakan contoh zat… .
  9. Perubahan wujud zat cair menjadi padat disebut… .
  10. Benda gas mempunyai sifat… .

III.JAWABLAH PERTANYAAN-PERTANYAAN  DI BAWAH INI DENGAN TEPAT DAN JELAS !
  1. Sebutkan 3 bagian tumbuhan beserta fungsinya!
  2. Sebutkan hal-hal yang mempengaruhi fotosintesis!
  3. Jelaskan perbedaan perkembangbiakan vegetatif dan perkembangbiakan generatif pada tumbuhan!
  4. Sebutkan 3 macam contoh zat padat yang ada di lingkungan sekolah!
  5. Salah satu perubahan wujud adalah mencair. Jelaskan perubahan wujud zat tersebut!

Demikian pembahasan mengenai Soal Latihan Tes Sumatif Tengah Semester 1 IPAS. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:24 AM

Daerahku dan Kekayaan Alamnya

Pada topik ini peserta didik akan menemukan hubungan potensi kekayaan alam dengan kenampakan alam daerahnya, serta upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kekayaan alam daerahnya tersebut dengan belajar mengenai potensi kekayaan alam khas daerahnya.

Perbedaan karakteristik ruang di setiap wilayah sangat memengaruhi kegiatan ekonomi, sosial, budaya, dan pola hidup masyarakat. Misal, karakteristik ruang daerah pegunungan yang permukaan berbukit-bukit, tidak rata tetapi tanahnya subur sangat cocok dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Berikut adalah beberapa pengaruh kenampakan alam terhadap potensi kekayaan alam suatu daerah:

1. Pegunungan
Daerah pegunungan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, perkebunan, dan kehutanan. Selain itu, daerah pegunungan dimanfaatkan untuk sektor pariwisata, rekreasi, dan olahraga. Pemanfaatan daerah pegunungan untuk perekonomian dan usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Misalnya:&
  • Pegunungan Dieng (Jawa Tengah) digunakan oleh masyarakat sebagai lahan pertanian kentang.
  • Puncak Bogor (Jawa Barat) untuk lahan perkebunan teh.
  • Pegunungan Bromo (Jawa Timur) untuk rekreasi
  • Pegunungan Jayawijaya (Papua) untuk jalur pendakian dan tambang emas.

2. Dataran rendah
Dataran rendah dimanfaatkan masyarakat untuk lahan pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, perkantoran, industri, perdagangan dll. Pemanfaatan dataran rendah untuk aktivitas perekonomian misalnya:
  • Karawang (Jawa Barat) sebagai pusat industri,
  • Jakarta untuk pusat perkantoran dan perdagangan,
  • Semarang (Jawa Tengah) untuk perikanan/tambak,
  • Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan (Pulau Sumatera) untuk perkebunan kelapa sawit.

3. Pantai dan laut
Pantai dan laut dimanfaatkan sebagai tempat pariwisata, perikanan, perdagangan, transportasi, olahraga, industri dll. Contoh pemanfaatan pantai untuk kegiatan perekonomian adalah:
  • Pantai di Pulau Bali untuk pariwisata, perdagangan dan perhotelan
  • Pantai di Selatan Pulau Jawa (Kebumen) menghasilkan sarang burung walet
  • Pantai di wilayah Pantura Jawa (Indramayu, Cirebon, Brebes, Tegal) untuk perikanan tambak dan air payau.
  • Contoh pemanfaatan wilayah laut misalnya: Selat Bali sebagai jalur transportasi masyarakat dari Pulau Jawa ke Pulau Bali,
  • Laut di Kepulauan Natuna (Kepulauan Riau) untuk pertambangan minyak bumi dll.

4. Sungai
Sungai digunakan masyarakat sebagai jalur transportasi, perdagangan, perikanan, olahraga, irigasi, dan PLTA. Pemanfaatan sungai di Indonesia, misalnya:
  • Sungai Kapuas (Kalimantan Barat) sebagai jalur transportasi
  • Sungai Musi (Sumatera Selatan) untuk perdagangan
  • Sungai Opak (DIY) untuk wahana olahraga
  • Sungai Bengawan Solo untuk irigasi dll.

5. Danau dan Waduk
Danau dan waduk dimanfaatkan untuk perikanan, pariwisata, olahraga, irigasi, PLTA. Pemanfaatan danau dan waduk di Indonesia antara lain:
  • Danau Toba (Sumatera Utara) untuk pariwisata dan irigasi
  • Waduk Jatiluhur (Jawa Barat) untuk PLTA
  • Waduk Gajah Mungkur (Jawa Tengah) untuk sarana irigasi.

Mari Mencari Tahu
Apakah kalian sudah tahu apa yang menjadi potensi daerah kalian? Mari temukan keunikan daerah tempat tinggal kalian bersama Dara dan Mia, dengan bermain. Guru kalian akan memandu untuk permainan Detektif Alam. Perhatikan instruksi guru kalian baik-baik, ya!

Hasil Penemuan
  • Bratawali dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional penurun darah tinggi dan mengatasi alergi.
  • Jeruk nipis dimanfaatkan untuk makanan membuatnya mudah diolah jadi menu bercita rasa lokal dan internasional serta sebagai obat batuk.
  • Blimbing wuluh dapat dijadikan obat meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat dibuat manisan.
  • Temulawak dimanfaatkan untuk memperkuat imun tubuh, mencegah infeksi, dan dapat dibuat minuman segar.
  • Pare dapat dimanfaatkan untuk obat batuk, flu, atau pilek, dan sebagai bahan sayuran.
  • Padi dimanfaatkan sebagai penghasil bahan makanan pokok yaitu nasi.
  • Kelapa sawit dimanfaatkan untuk bahan pembuat minyak goreng.
  • Bawang putih dimanfaatkan untuk bumbu masakan dan obat penurun kolesterol.
  • Bawang merah dimanfaatkan untuk bumbu masakan dan sebagai anti bakteri.
  • Tebu dimanfaatkan sebagai bahan pembuat gula.
  • Sapi dipelihara untuk dimanfaatkan daging, susu, dan tenaganya.
  • Kambing dipelihara untuk dimanfaatkan daging dan susunya
  • Kuda dipelihara untuk dimanfaatkan tenaganya menarik kereta.
  • Ikan bandeng dimanfaatkan sebagai bahan makanan
  • Rumput laut dapat digunakan sebagai bahan agar-agar dan obat penyebuhan luka.
  • Emas dimanfaatkan sebagai bahan perhiasan
  • Batu bara dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit listrik
  • Gas alam dimanfaatkan sebagai bahan bakar kendaraan dan bahan bakar kompor gas
  • Minyak bumi dimanfaatkan untuk bahan bakar dan bahan pembuat plastik
  • Bijih besi dimanfaatkan untuk bahan produk Industri seperti baja, kawat baja, baja ringan, rangka kendaraan.
  • Kopi dimanfaatkan untuk bahan minuman
  • Cengkeh dimanfaatkan untuk antioksidan dan bahan pembuat rokok
  • Jagung dimanfaatkan sebagai bahan makanan pokok
  • Bambu dimanfaatkan untuk bahan kerajinan dan membuat atap rumah
  • Kayu cendana dimanfaatkan untuk digunakan untuk untuk rempah-rempah, bahan dupa, campuran parfum, aromaterapi, dan warangka keris.
  • Garam dimanfaatkan untuk bumbu masak.
  • Cokelat dimanfaatkan untuk bahan pembuat makanan.
  • Teh digunakan sebagai bahan minuman dan bahan obat-obatan
  • Pala digunakan sebagai bumbu masakan dan bahan obat-obatan
  • Karet dimanfaatkan getahnya sebagai bahan pembuat ban.
  • Sagu dimanfaatkan sebagai bahan makanan pokok
  • Cabai dimanfaatkan sebagai bumbu penambah rasa pedas
  • Kedelai dimanfaatkan sebagai bahan pembuat susu, tahu, dan tempe.
  • Tembakau dimanfaatkan untuk bahan rokok dan bahan obat
  • Kerbau dipelihara untuk dimanfaatkan tenaga dan dagingnya.
  • Ikan mas dimanfaatkan untuk bahan makanan penghasil protein
  • Burung walet diambil sarangnya sebagai bahan obat-obatan.
  • Tanah dimanfaatkan sebagai laham pertanian untuk menghasilkan sayur, buah, dan makanan pokok.
  • Air dimanfaatkan untuk air minum dan mengairi pertanian.
  • Udara dimanfaatkan makhluk hidup untuk bernapas
  • Cahaya matahari dimanfaatkan sebagai sumber panas di bumi dan sumber energi listrik
  • Danau dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik, perikanan, dan pariwisata.
  • Hutan diambil kayunya untuk bahan bangunan dan sebagai penahan air hujan.
  • Lebah diambil madunya sebagai bahan obat-obatan dan bahan makanan.
  • Ikan lele dimanfaatkan sebagai bahan makanan sumber protein.

Lakukan Bersama
Berkumpullah dengan kelompok yang sudah disepakati bersama guru kalian. Kali ini, kalian ditantang untuk menyelesaikan permainan papan yang berjudul “Maju Terus, Pantang Mundur”.
  • “Kalian akan dibagi ke dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 4-5 orang”
  • “Setiap kelompok akan mendapatkan set permainan yang berisi: Papan permainan, dadu, pion, dan kartu permainan”
  • “Tentukan urutan bermain sebelum memulai.”
  • “Sesaat sebelum pemain yang mendapat giliran pertama melempar dadu, pemain yang mendapat giliran kedua akan mengambil tumpukan kartu yang paling atas, lalu membacakan tantangan pada kartu untuk dijawab oleh pemain yang akan melempar dadu.”
  • “Jika pemain memberikan jawaban yang tepat, dia boleh melanjutkan melempar dadu dan melangkahkan pionnya untuk maju sesuai angka yang ditunjukkan pada dadu. Jika jawaban salah, kesempatan melempar dadu pada putaran tersebut hangus, dan kesempatan diberikan pada pemain berikutnya.”
  • “Kartu yang sudah dibacakan, dikembalikan lagi pada tumpukan paling bawah. Begitu pun seterusnya.”
  • “Teman-temanmu yang akan menjadi penilai dari jawabanmu. Beberapa kartu merupakan kartu bonus, sehingga kamu dapat maju dengan melewatkan tantangan.”
  • “Ramaikan permainan ini dengan kejujuran dan sportivitas. Selamat berjuang! Maju terus, pantang mundur!”
Kartu Permainan
Mari Refleksikan
1. Menurut kalian, apa kekayaan daerah kalian yang paling penting? Mengapa?
Menurut saya adalah danau dan waduk karena dapat karena menjadi sumber perekonomian untuk masyarakat sebagai sarana pariwisata atau dapat memenuhi kebutuhan masyarakat daerah akan kebutuhan air bersih.
2. Menurut kalian, adakah keterkaitan antara kenampakan alam/bentang alam daerah tempat tinggalmu dengan potensi kekayaan alam yang dimiliki daerah kalian? Coba ceritakan dengan singkat.
Ada. Misalnya bentang alam sangat berkaitan erat dengan ketersediaan kekayaan alam yang ada di sana.
3. Apa saja yang sudah dilakukan masyarakat daerah kalian untuk memanfaatkan kekayaan alam di daerah tempat tinggal kalian?
Memanfaatkan sumber daya alam yang ada dengan maksimal, menggunakan sumber daya alam dengan bijak, tidak melakukan eksploitasi sumber daya alam, menggunakan sumber daya alam seperlunya, melakukan pembaharuan sumber daya alam, misalnya menanam pohon di wilayah hutan yang sudah diambil kayunya, mengelola lahan pertanian atau perkebunan atau peternakan yang ada, mengolah sumber daya alam yang ada supaya bisa memiliki nilai untuk diekspor contohnya teh, kopi, dan tembakau, dan turut menjaga kelestarian sumber daya alam yang menjadi sumber kehidupan daerah

4. Menurut kalian, seberapa penting mengelola kekayaan alam dengan bijak? Mengapa?
Sangat penting, supaya kekayaan alam dapat termanfaatkan dengan baik,  tetap terjaga ketersediaannya dan juga kualitasnya.
5. Apakah menurut kalian masyarakat di daerah tempat tinggalmu sudah bijak dalam mengelola kekayaan alamnya dengan baik?
Sudah karena mereka melakukan kan penghijaun dan reboisasi untuk menjaga kelestarian aneka jenis flora, serta untuk mencegah terjadinya erosi dan banjir.
6. Menurut kalian, apa hal yang dapat diupayakan untuk menjaga kelestarian kekayaan alam yang dimiliki daerahmu, hingga dapat terus dinikmati oleh generasi berikutnya?
Caranya dengan memanfaatkan dengan bijak, tidak serakah dalam penggunaannya serta melakukan proses daur ulang serta pengolahan limbah agar pencemaran lingkungan bisa ditekan.

Demikian pembahasan mengenai Daerahku dan Kekayaan Alamnya. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:02 PM

Seperti Apa Daerah Tempat Tinggalku Dahulu

Nama Indonesia sendiri baru digunakan pertama kali saat Kongres Pemuda II 28 Oktober 1928. Jauh sebelum itu wilayah yang kini disebut Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Nusantara. Berbagai kerajaan berada dalam wilayah Nusantara ini.

Jauh sebelum menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) seperti saat ini, Indonesia juga berawal dari kehidupan manusia purba. Periodisasi Sejarah Indonesia berawal dari zaman Praaksara hingga pasca reformasi. Periodisasi Sejarah Indonesia berawal dari zaman Praaksara hingga pasca reformasi. Berikut periodisasi Sejarah Indonesia:

1. Indonesia Masa Praaksara
Sejarah masa Praaksara di Indonesia berawal dari kehidupan manusia purba di Indonesia hingga sekitar abad ke-5 Masehi. Pada periode ini, rekonstruksi sejarah berfokus pada pemaparan pola hidup dan kebudayaan manusia purba di Indonesia. 

2. Kerajaan Hindu-Buddha
Periode kerajaan Hindu-Buddha berlangsung dari abad ke-5 Masehi ketika muncul kerajaan Kutai Kertanegara di lembah sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Periode ini berlangsung kurang lebih selama 10 abad. Periode sejarah kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia berakhir ketika kerajaan Majapahit runtuh pada tahun 1478 Masehi.

3. Kerajaan Islam
Periode sejarah kerajaan Islam di Indonesia berlangsung dari abad ke-13 Masehi ketika muncul Kesultanan Samudra Pasai di pesisir utara Sumatera. Periode ini berlangsung kurang lebih selama 5 abad. Periode sejarah kerajaan Islam di Indonesia berakhir ketika bangsa Barat berhasil menaklukkan kerajaan Islam di Indonesia. 

4. Kolonialisme dan Imperialisme
Periode kolonialisme dan imperialisme di Indonesia berlangsung dari abad ke-18 Masehi ketika bangsa Barat berhasil menguasai kerajaan-kerajaan Islam Indonesia. Periode ini berlangsung sekitar 3,5 abad. Periode kolonialisme dan imperialisme di Indonesia berakhir ketika Indonesia merdeka pada tahun 1945.

a. Pergerakan Nasional
Dalam buku Sejarah Pergerakan Nasional Indonesia (2012) karya S.J Rutgers, periode pergerakan nasional Indonesia berlangsung dari tahun 1900-an hingga proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.

b. Revolusi Indonesia
Periode revolusi Indonesia berlangsung dari tahun 1945 hingga 1950. Peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia menjadi titik awal periode revolusi Indonesia. Periode Revolusi Indonesia berakhir ketika Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk. 

c. Demokrasi Liberal
Periode demokrasi liberal berlangsung dari tahun 1950 hingga 1959. Periode ini berfokus pada kajian pelaksanaan demokrasi liberal dalam bidang sosial, politik dan ekonomi.

d. Demokrasi Terpimpin (Orde Lama)
Periode demokrasi terpimpin berlangsung dari tahun 1959 hingga 1965. Periode ini berfokus pada kajian pelaksanaan demokrasi terpimpin dalam bidang sosial, politik dan ekonomi. Periode demokrasi terpimpin berakhir setelah Indonesia mengalami krisis sosial, ekonomi dan politik pada tahun 1965.

e. Orde Baru
Periode Orde Baru berlangsung dari tahun 1967 hingga 1998. Periode ini berawal dari pengangkatan Soeharto menjadi presiden dan berakhir ketika Soeharto mengundurkan diri pada tahun 1998.

f. Reformasi
Periode reformasi berlangsung dari tahun 1998 hingga sekarang. Pada periode ini, pembahasan sejarah berfokus pada kebijakan pemerintah Indonesia di bidang sosial, ekonomi dan politik pasca reformasi.

Mari Mencari Tahu
Tahukah kalian, bahwa salah satu faktor perkembangan daerah kalian adalah karena adanya pengaruh dari perkembangan kerajaan-kerajaan di zaman dahulu? Lalu, tahukah kalian bahwa bangsa Indonesia baru mengenal aksara setelah berkembangnya sistem pemerintahan kerajaan?

Jauh sebelum menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), wilayah Indonesia merupakan bagian-bagian dari banyak kerajaan. Kerajaan-kerajaan ini juga yang turut membantu berkembangnya Indonesia menjadi sebuah bangsa. Yuk, kita cari tahu bersama mengenai kerajaan-kerajaan ini. Berikut yang perlu kalian lakukan:

1. Pelajari mengenai kerajaan-kerajaan di nusantara dan wilayah kalian berdasarkan informasi berikut.
a. Wilayah kerajaan yang memengaruhi perkembangan daerah tempat tinggal kalian.
b. Peninggalan sejarah
c. Tokoh
2. Tuliskan informasi tersebut pada buku tugas kalian.
3. Sampaikan informasi tersebut pada kegiatan diskusi bersama teman dan guru kalian

Kerajaan Bercorak Hindu
Nama KerajaanPusat KerajaanNama RajaPeninggalan
Kutai (400 M)KaltimKudungga; Aswawarman; MulawarmanPrasasti/Stupa berbentuk tugu batu bertuliskan huruf Pallawa.
Tarumanegara(450 M)Bogor, Jawa BaratPurnawarmanPrasasti Kebon Kopi; Prasasti Jambu; Prasasti Muara Cianten; Prasasti Tugu, Prasasti Lebak.
Kalingga(674 M)Jawa TengahRatu SimaPrasasti Tukmas; Prasasti Sojomertol; Candi Angin; Candi Bubrah
Mataram Hindu(730 M)Jawa TengahSanjaya; Rakai Panangkaran; Raja Balitung Kompleks Candi Prambanan
Kediri(1117 M)Jawa TimurJayabaya; Kertajaya Prasasti Padelegan, Prasasti Hantang, Kitab-kitab karya Mpu Panuluh dan Mpu Sedah
Singosari (1222 M)Jawa TimurKen Arok; KertanegaraCandi Jago, Candi Kidal, Candi Singosari, Candi Kagenengan
Majapahit (1292 M)Jawa TimurRaden Wijaya; Jayanegara; Hayam Wuruk.Candi Penataran; Candi Tikus; Candi Sumber Jadi; Kitab Negarakertagama karangan Mpu Prapanca, yang menuliskan kata Pancasila

Kerajaan Bercorak Budha
Nama KerajaanPusat KerajaanNama RajaPeninggalan
Sriwijaya (600 M)SumselBalaputera Dewa; Sri Sangrama WijayaPrasasti Kedukan Bukit; Prasasti Talang Tuo; Prasasti Telaga Batu; Prasasti Kota Kapur
Mataram Buddha (750 M)Jawa TengahBhanu; Wisnu; Indra; SamaratunggaCandi Kalasan; Candi Sewu; Candi Pawon; Candi Mendut; Candi Borobudur; Candi Ngawen.

Kerajaan Bercorak Islam
Nama KerajaanPusat KerajaanNama RajaPeninggalan
Samudra Pasai (Abad 13)NADSultan Malik As-Salih; Sultan Malik At-Tahir; Sultan Ahmad; Zaenal AbidinBatu Nisan Makam Sultan Malik As-Salih; Cakra Donya (sebagai hadiah dari Kaisar Cina)
Aceh (1514 M)NADAli Mughayat; Salahuddin; Alauddin Riayat Syah; Sultan Iskandar Muda I; Iskandar Tsani (Sultan Iskandar Muda II); Ratu Tajul Alam Syafiatuddin SyahMonumen Darussalam; Makam Sultan Iskandar Muda I; Kherkoff (kuburan serdadu Belanda).
Demak (1400 M)Jawa TengahRaden Patah; Adipati Unus; Sultan Trenggono; Pangeran HadiwijayaMasjid Agung Demak; Piring Campa; Saka Tatal (tiang utama masjid); Bedug dan Kentongan
Banten (1400 M)Serang, BantenSultan Hasanuddin; Syekh Maulana Yusuf; Maulana Muhammad; Pangeran Ratu; Sultan Ageng TirtayasaMasjid Banten; Benteng Speelwijck; Meriam Kuno Ki Amuk.
Ternate (1500 M)Maluku UtaraAli Mughayat; Salahuddin; Alauddin Riayat Syah; Sultan Iskandar Muda I; Iskandar Tsani (Sultan Iskandar Muda II); Ratu Tajul Alam Syafiatuddin SyahMonumen Darussalam; Makam Sultan Iskandar Muda I; Kherkoff (kuburan serdadu Belanda).
Tidore (1500 M)MalukuSultan Mansur; Sultan NukuBenteng peninggalan Portugis dan Spanyol.
Gowa (1600 M)Makassar, Sulawesi SelatanSultan Alauddin; Muhamad Said; Sultan HasanuddinBenteng Ujung Pandang; Makam Sultan Hasanuddin

Contoh Informasi
Aku tinggal di Jawa Tengah, kerajaan yang mempengaruhi daerah tempat tinggalku adalah Kerajaan Kalingga. Kerajaan Kalingga adalah kerajaan bercorak Hindu Buddha yang berada di Jawa Tengah sekitar abad ke-6 Masehi. Sejarah Kerajaan Kalingga dapat diketahui dari jejak peninggalan yang ada saat ini.

Salah satu penguasa Kalingga yang terkenal mampu membawa kemajuan kerajaan yaitu Ratu Shima atau Dewi Wasuwari. Pada masa kepemimpinannya, Ratu Shima dikenal sebagai sosok yang tegas, berwibawa, dan adil, sehingga rakyatnya dapat hidup dengan aman, nyaman, serta berkecukupan. Kejayaan Kalingga ini dibuktikan dengan kemajuan di berbagai sektor seperti ekonomi, pertanian, militer, perdagangan, dan agama.

Kerajaan Kalingga memiliki sejumlah peninggalan. Berikut peninggalan Kerajaan Kalingga:
  1. Prasasti Tuk Mas ditemukan di lereng barat Gunung Merapi yang berisi pesan mengenai hubungan manusia dengan dewa-dewa Hindu.
  2. Prasasti Sojomerto ditemukan di Desa Sojomerto, Jawa Tengah dan bertuliskan silsilah keluarga Dapunta Syailendra sebagai tokoh pencetus Kerajaan Kalingga.
  3. Candi Angin terletak di Kecamatan Keling yang menurut sejarah pernah menjadi tempat penyembahan karena di bagian bangunan candi terdapat sebuah pusaran angin.
  4. Candi Bubrah berlokasi di Desa Tempur, Jepara yang diduga menjadi pintu utama atau gapura sebelum menuju Candi Angin karena jaraknya hanya sekitar 500 meter.
  5. Puncak Songolikur adalah puncak tertinggi Gunung Muria di Jawa Tengah, peninggalan Kerajaan Kalingga. Di sana ditemukan banyak arca dan tempat pemujaan.

Mari Mencari Tahu
Tantangan Kakek Ian
Sore hari tiba, Banu datang ke rumah Ian, tak sabar mendengar cerita dari Kakek Ian. Sebelum bercerita, Kakek Ian memberi Banu dan Ian tantangan.Kakek Ian, menantang Banu dan Ian untuk menebak siapa saja tokoh di benda tersebut. Benda apakah itu? Yuk, coba bantu Banu dan Ian mendapatkan jawabannya. Siapkan buku tugas dan baca dahulu instruksinya sebelum memulai kegiatan. 
  1. Guru kalian akan meminta kalian mengeluarkan uang kertas yang sudah diminta membawa sebelumnya. 
  2. Salinlah tabel berikut ini pada buku tugas kalian. Tabel ini digunakan untuk menyimpan informasi yang kalian dapatkan dari hasil observasi.
NominalTokoh Pada GambarAsal DaerahPeran Tokoh
1.000Tjut MeutiaPirak, NADCut Meutia dikenal sebagai ahli pengatur strategi pertempuran melawan belanda di Aceh
2.000Mohammad Hoesni ThamrinDKI JakartaM. H. Thamrin merupakan salah satu anggota Volksraad yang memimpin Fraksi Nasional.
5.000Dr. K.H. Idham Chalid Satui, Kalimantan SelatanMenjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Indonesia pada Kabinet Ali Sastroamidjojo II dan Kabinet Djuanda, Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua MPR dan Ketua DPR.
10.000Frans KaisiepoBiak, PapuaMempopulerkan lagu Indonesia Raya di Papua saat menjelang Indonesia merdeka. Ia juga turut berperan dalam pendirian Partai Indonesia Merdeka (PIM) pada tanggal 10 Mei 1946.
20.000Dr. G.S.S.J. RatulangiMinahasa, Sulawesi UtaraAnggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)
50.000Ir. H. Djuanda KartawidjajaTasikmalaya, Jawa baratPerdana Menteri Indonesia ke-10 sekaligus yang terakhir
100.000Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad HattaBlitra, Jawa Timur, dan Bukittinggi Sumatera BaratProklamator kemerdekaan Republik Indonsesia

Lakukan Bersama
 Berkumpullah dengan kelompok yang sudah disepakati bersama guru kalian. Siapkan satu lembar kertas karton atau samson serta alat mewarnai untuk kegiatan ini.
  1. Buatlah peta pikiran dengan tema sejarah daerah kalian yang berisi informasi dari gelar wicara yang sudah dilakukan. 
  2. Sertakan juga perbandingan daerah kalian dahulu dan saat ini.
  3. Tambahkan keterangan terkait tanggal penting, nama tokoh daerah, dan hal lain yang dianggap penting jika ada

Mari Refleksikan
1. Menurutmu, seberapa penting mengenal sejarah? Mengapa?
Agar dapat mengetahui kehidupan di masa lalu, dan dapat mengambil pelajaran baik dari cerita tersebut.
2. Apa hal menarik dari sejarah daerah tempat tinggalmu?
Hal yang menarik dari daerah tempat tinggalku adalah tentang bentang alam, cerita kerajaan, dan sebagainya.
3. Dari yang sudah kamu dapatkan, apa hal yang dapat dipelajari dari tokoh daerahmu?
Ratu Shima dikenal sebagai sosok yang tegas, berwibawa, dan adil, sehingga rakyatnya dapat hidup dengan aman, nyaman, serta berkecukupan. 
4. Apa yang masyarakat daerahmu lakukan terhadap peninggalan sejarah yang ada di daerah tempat tinggalmu?
Menjaga dan merawat situs dengan baik
5. Apakah menurutmu masyarakat di daerah tempat tinggalmu sudah menjaga peninggalan sejarahnya dengan baik?
Sudah
6. Menurutmu, apa hal yang dapat diupayakan supaya sejarah daerahmu dapat terus dikenal hingga generasi berikutnya?
Kita harus menjaga dan merawat situs peninggalan sejarah yang ada, mengenal sejarah yang ada supaya dapat menceritakannya kembali di masa depan.
7. Apa yang dilakukan para tokoh masa lalu, memengaruhi kondisi kita sekarang. Menurutmu apakah apa yang kamu lakukan sekarang bisa menjadi sejarah yang mengubah masa depan? Apa contohnya?
Saat kita dapat menjaga atau mengelola lingkungan di daerah kita dengan baik, maka masa depan daerah kita juga akan baik. Begitu pun sebaliknya. Contohnya: Jika masyarakat sering membuang sampah sembarangan, di masa depan daerah kita akan menjadi rawan akan bencana banjir.

Belajar Lebih Lanjut
Kehidupan di masa lalu dapat diketahui dari peninggalan-peninggalan bersejarah berupa, adat atau budaya, alat yang digunakan, tulisan, maupun dalam bentuk bangunan. Peninggalan bersejarah yang berupa budaya merupakan kebiasaan yang berasal dari nenek moyang dan berlaku secara turun temurun dalam masyarakat.
Hindu Budha
Peninggalan Kerajaan Islam
Peninggalan Islam
Demikian pembahasan tentang Seperti Apa Daerah Tempat Tinggalku Dahulu. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:17 PM

Projek Belajar Membuat Gitar Kardus

Energi bunyi adalah energi yang dapat menghasilkan suatu bunyi atau suara. Pada umumnya, energi bunyi akan muncul ketika ada energi gerak. Contohnya bisa kita lihat pada sebuah lonceng, lonceng tidak akan mengeluarkan bunyi ketika tidak bergerak. Contoh lain dari adanya energi gerak pada energi bunyi, yakni saat kamu bermain gitar dan biola Kamu akan menggerakkan alat musik itu untuk menghasilkan bunyi. Selain itu, energi bunyi bisa kamu dengar saat kamu sedang berenang.

Projek Belajar
Pada proyek belajar bab ini, kalian akan membuat sendiri alat yang menggunakan transformasi energi. Salah satunya adalah mainan gitar yang terbuat dari kardus. Pada kegiatan kali ini kalian akan membuat gitar kardus. Berikut ini beberapa alat dan bahan yang perlu dipersiapkan sebelum membuat projek tersebut.

Langkah Pengerjaan Proyek
  1. Siapkan buku tugas yang akan menjadi jurnal proyek.
  2. Buatlah alat sesuai petunjuk yang diberikan (lihat Lampiran Buku untuk cara membuatnya).
  3. Jika kalian mempunyai ide untuk membuat alat lain, silakan konsultasikan dengan guru kalian.
  4. Di akhir kegiatan, kalian akan mempresentasikan alat di depan teman-teman.

Keamanan
Dalam proyek ini kalian akan menggunakan pisau pemotong/gunting. Hati-hati saat menggunakannya

Alat dan Bahan
AlatBahan
  1. Gunting/ pisau pemotong
  2. Lem
  3. Selotip
  4. Pinsil
  5. Botol minum (atau benda berbentuk lingkaran)
  6. Penggaris
  1. Kotak sepatu bekas untuk gitar (atau kotak kardus sejenis)
  2. Kardus berkas
  3. Karet gelang minimal 4 buah
  4. Karton dupleks (bisa diganti dengan tongkat atau bahan lainnya untuk gagang gitar)
  5. Bahan lainnya untuk menghias

Cara Membuat Kotak Suara Gitar Kerdus
No.Cara MembuatGambar
1.Buatlah pola lingkaran pada bagian tengah tutup kotak sepatu atau bagian atas kardus. Gunakan botol minum atau gelas untuk cetakan
Gitar1
2.Gunting pola tersebut dengan gunting atau pisau pemotong.

Cara Membuat Tempat Senar
No.Cara MembuatGambar
1.Buatlah 4 lubang di bagian atas lubang besar. Atur agar setiap lubang berjarak 2 cm. Gunakan pensil/pulpen untuk melubanginya.
Gitar2
2.Buatlah lubang yang segaris di bagian bawah lubang. Gunakan penggaris agar lubang kamu sejajar.
3.Hitung panjang jarak dari lubang awal sampai akhir dengan penggaris.
4.Gambarlah persegi panjang dengan ukuran 10 cm x 2,5 cm. Gunting persegi panjang dan buatlah sebanyak 2 buah.
Gitar3
5.Lubangi persegi panjang ini sesuai dengan lubang yang sudah kamu buat di langkah 1. Pastikan lubang berada pada posisi yang sama.

Cara Memasang Senar
No.Cara MembuatGambar
1.Gunting karet agar berbentuk tali.
Gitar4
2.Ambil 1 persegi panjang dan masukkan karet ke dalam lubangnya. Ikatkan karet agar tidak mudah lepas
3.Tempel persegi panjang ini kotak gitar. Keluarkan karetnya agar berada di luar kotak.
4.Regangkan karet dan masukkan karet ke ubang di seberangnya. Gunakan persegi panjang untuk mengikat kembali lubang karet. Pada tahap ini kamu mungkin membutuhkan bantuan untuk memegangkan karet.

Cara Menghias Gitar
No.Cara MembuatGambar
1.Buatlah 2 persegi panjang untuk menutup lubang yang ada di kotak.
Gitar6
2.Gulung karton dupleks agar berbentuk seperti tongkat. Kamu juga bisa menggunakan benda lainnya yang berbetuk seperti tongkat
3.Pasang tongkat di bagian samping agar berfungsi sebagai pegangan gitar
4.Hiaslah gitar sesuai dengan kreatifitasmu dan gitar siap dimainkan

Laporan Pengerjaan Proyek
Dengan melihat produk yang kalian buat, jelaskanlah perubahan bentuk energi yang terjadi pada alat tersebut. Buatlah dalam bentuk bagan. Kalian bisa menambahkan gambar agar lebih menarik.

Lembar Kerja
Amati gitar kardus yang kalian buat dan jawab pertanyaan di bawah ini

1. Agar baterai lemon dapat digunakan, alat dan bahan apa saja yang kalian butuhkan?
Gunting/ pisau pemotong, Lem, Selotip, Pinsil, Botol minum (atau benda berbentuk lingkaran), Penggaris, Kotak sepatu bekas, Kardus berkas, Karet gelang, Karton dupleks, dan Bahan lainnya untuk menghias.
2. Jelaskan fungsi dari setiap alat/bahan yang kalian pakai!
  1. Gunting/ pisau pemotong menggunting karet gelag dan membuat lobang
  2. Lem dan Selotip untuk menempelkan kertas duplek ke badan gitar.
  3. Pinsil membuat pola garis
  4. Botol minum (atau benda berbentuk lingkaran) untuk membuat pola lingkaran
  5. Penggaris membuat garis
  6. Kotak sepatu bekas untuk badan gitar
  7. Kardus berkas untuk membuat pegangan gitar
  8. Karet gelang untuk senar gitar.
  9. Karton dupleks membuat persegi panjang tempat memasang senar/karet gelang dan pegangan gitar
  10. Bahan lainnya untuk membuat hiasan pada gitar.

3. Kesimpulan apa yang dapat diambil dari percobaan yang telah kalian lakukan?
Gitar kardus dapat menghasilkan bunyi saat dimainkan. Suara atau bunyi yang berasal dari petikan senar gitar merupakan salah satu perubahan energi. Perubahan energi yang terjadi, yaitu energi gerak diubah menjadi energi bunyi.

Laporan Pengerjaan Proyek
Dengan melihat produk yang kalian buat, jelaskanlah perubahan bentuk energi yang terjadi pada alat tersebut. Buatlah dalam bentuk  bagan. Kalian bisa menambahkan gambar agar lebih menarik.
Gitar Kardus
Gitar kardus merupakan mainan yang terbuat dari kardus bekas. Gitar ini dapat menghasilkan bunyi dari senar/karet yang dipetik menggunakan jari tangan.

Gitar kardus dapat menghasilkan bunyi saat dimainkan. Suara atau bunyi yang berasal dari petikan senar gitar merupakan salah satu perubahan energi. Perubahan energi yang terjadi, yaitu energi gerak diubah menjadi energi bunyi.

Refleksi kegiatan Proyek
1. Apa manfaat atau fungsi dari alat yang kalian buat?
Gitar kardus dapat digunakan sebagai alat musik sederaha.
2. Apa pengalaman menarik yang kalian dapatkan saat membuat alat ini?
Pengalaman menarik saat membuat alat ini adalah ternyata pada gitar kardus terjadi perbahan bentuk energi dari energi gerak petikan jari menjadi energi bunyi pada suara gitar.
3. Apa hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan proyek ini?
Saat memasang karet gelang pada gitar ternyata mengalami kesulitan karena jika terlalu kuat menarik karet akan putus..
4. Apakah kalian sudah merasa cukup mandiri saat melakukan proyek ini? Mengapa? (Sebutkan sikap kalian yang menunjukkan perilaku mandiri.)
Saya merasa cukup mandiri karena dapat mengerjakan tugas ini tanpa bantuan orang lain.
5. Jika proyek ini dikerjakan berkelompok: Apakah kalian merasa sudah berpartisipasi aktif dalam proyek ini? Mengapa? (Sebutkan partisipasi yang kalian berikan.) 
Saya sudah berpartisipasi secara aktif dengan mengerjakan tugas yang diberikan kepada saya.
6. Sikap apa yang mau kalian perbaiki untuk proyek selanjutnya?
Sikap yang perlu diperbaiki pada proyek selanjutnya adalah kerja sama dalam kelompok karena masih ada teman anggota kelompok yang melalaikan tugas yang diberikan.

Demikian pembahasan mengenai Projek Belajar Membuat Gitar Kardus. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 2:28 PM

Projek Belajar Membuat Baterai Lemon

Konsep baterai pertama kali ditemukan oleh Alexandro Volta (1745 – 1827), ia menemukan baterai dengan percobaan sangat sederhana yaitu dengan memasukkan dua logam yang berbeda yaitu logam tembaga (Cu) dan seng (Zn) ke dalam bejana yang diisi larutan asam sulfat (H2SO4), dari situlah konsep listrik ditemukan.

Dibalik bentuknya yang kecil ternyata jeruk nipis mempunyai manfaat yang sangat besar. Jeruk nipis merupakan salah satu jenis buah yang banyak diproduksi di Indonesia. Buah jeruk nipis banyak mengandung vitamin C, asam sitrat, asam amino, (triptofan, lisin), minyak atsiri (sitral, limonene, fe landen, lemon kamfer, kadinen, dan niidehida), glikolisa, asam sitrun, belerang dan vitamin B1 (tiamin). Ternyata jeruk nipis pun dapat digunakan untuk membuat baterai. Kandungan zat kimia yang ada dalam jeruk nipis dapat diubah menjadi energi listrik dalam suatu rangkaian sel volta. 

Projek Belajar Baterai Lemon
Pada proyek belajar bab ini, kalian akan membuat sendiri alat yang menggunakan transformasi energi. Salah satunya adalah baterai lemaon.

Tujuan Percobaan: Membuktikan perubahan bentuk energi pada baterai lemon.

Langkah Pengerjaan Proyek
  1. Siapkan buku tugas yang akan menjadi jurnal proyek.
  2. Buatlah alat sesuai petunjuk yang diberikan (lihat Lampiran Buku untuk cara membuatnya).
  3. Jika kalian mempunyai ide untuk membuat alat lain, silakan konsultasikan dengan guru kalian.
  4. Di akhir kegiatan, kalian akan mempresentasikan alat di depan teman-teman.

Keamanan
Dalam proyek ini kalian akan menggunakan gunting. Hati-hati saat menggunakannya.

Alat dan bahan
AlatBahan
  1. Amplas
  2. Gunting
  3. Tatakan (untuk merakit baterai)
  1. Lemon 4 buah
  2. Kawat tembaga panjang 10 cm 4 buah (atau bisa diganti dengan koin tembaga)
  3. Paku seng 4 buah
  4. Kabel listrik panjang sekitar 10 cm 4 buah
  5. Lampu LED 1 buah

Cara Membuat Baterai Lemon
Baterai lemon
  1. Putar-putar lemon di atas meja sambil ditekan sampai cukup empuk.
  2. Jika menggunakan kawat tembaga gulungan, amplas kawat sampai lapisan catnya terbuka.
  3. Masukkan kawat tembaga/koin dan paku dengan susunan seperti gambar di bawah. Jangan sampai paku menembus keluar lemon!
  4. Lakukan langkah 1-3 untuk semua lemon.
  5. Gunting karet kedua ujung kabel listrik seperti pada gambar. Hati-hati saat menggunting jangan sampai menggunting kawat bagian dalam kabel. Lakukan untuk semua kabel listrik. 
  6. Hubungkan paku dengan koin tembaga menggunakan kabel seperti pada gambar
  7. Sambungkan lampu led di kedua ujung kabel. Amati perubahan yang terjadi pada lampu LED.
  8. Jika belum berhasil, cobalah lakukan: Sambungan antar lemon. Pastikan sudah sesuai dengan gambar di nomor 6. Kabel listrik menempel dengan baik pada paku dan kawat/koin tembaga. Kabel listrik menempel dengan baik pada kawat lampu LED. Tambah jumlah lemon

Hasil Percobaan:
Dari hasil percobaan terbukti bahwa lemon dapat menghasilkan energi listrik. Hal tersebut menunjukkan bahwa energi kimia pada lemon dapat berubah menjadi energi listrik yang dapat menyalakan lampu LED.

C. Lembar Kerja
Amati baterai lemon yang kalian buat dan jawab pertanyaan di bawah ini

1. Agar baterai lemon dapat digunakan, alat dan bahan apa saja yang kalian butuhkan?
Amplas, Gunting, Tatakan, Lemon, Kawat tembaga, Paku seng, Kabel listrik, dan Lampu LED.
2. Jelaskan fungsi dari setiap alat/bahan yang kalian pakai!
  1. Amplas menghilangkar karat
  2. Gunting untuk memotong kabel
  3. Tatakan untuk merakit baterai
  4. Lemon sebagai larutan elektrolit
  5. Kawat tembaga sebagai kutub listrik.
  6. Paku seng sebagai kutub listrik
  7. Kabel listrik untuk mennyalurkan listrik dari lemon satu ke lemon lainnya sampai ke lampu led
  8. Lampu untuk mengubah energi listrik menjadi energi cahaya

3. Kesimpulan apa yang dapat diambil dari percobaan yang telah kalian lakukan?
Baterai lemon dapat menghasilkan energi listrik dan menyalakan lampu. Hal tersebut menunjukkan bahwa energi kimia pada lemon dapat berubah menjadi energi listrik, energi listrik kemudian diubah menjadi energi cahaya  pada lampu LED yang menyala.

Laporan Pengerjaan Proyek
Dengan melihat produk yang kalian buat, jelaskanlah perubahan bentuk energi yang terjadi pada alat tersebut. Buatlah dalam bentuk  bagan. Kalian bisa menambahkan gambar agar lebih menarik.
Perubahan Energi
Jeruk nipis/lemon  dapat mengalirkan arus listrik karena mengandung bahan yang berfungsi sebagai elektrolit. Buah jeruk nipis dapat menyalakan lampu setelah dihubungkan secara seri.

Baterai lemon dapat menghasilkan energi listrik yang dapat menyalakan lampu. Hal tersebut menunjukkan bahwa energi kimia pada lemon dapat berubah menjadi energi listrik dan kemudian diubah menjadi energi cahaya yang dapat menyalakan lampu LED.

Refleksi kegiatan Proyek
1. Apa manfaat atau fungsi dari alat yang kalian buat?
Baterai lemon dapat digunakan sebagai sumber energi listrik.
2. Apa pengalaman menarik yang kalian dapatkan saat membuat alat ini?
Pengalaman menarik saat membuat alat ini adalah ternyata buah lemon mengandung bahan yang dapat membangkitkan energi listrik meskipun kecil
3. Apa hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan proyek ini?
Saat menyambungkan jeruk dengan kabel ternyata lampu belum bisa menyala sehingga harus diperbaiki lagi.
4. Apakah kalian sudah merasa cukup mandiri saat melakukan proyek ini? Mengapa? (Sebutkan sikap kalian yang menunjukkan perilaku mandiri.)
Saya merasa cukup mandiri karena dapat mengerjakan tugas ini tanpa bantuan orang lain.
5. Jika proyek ini dikerjakan berkelompok: Apakah kalian merasa sudah berpartisipasi aktif dalam proyek ini? Mengapa? (Sebutkan partisipasi yang kalian berikan.) 
Saya sudah berpartisipasi secara aktif dengan mengerjakan tugas yang diberikan kepada saya.
6. Sikap apa yang mau kalian perbaiki untuk proyek selanjutnya?
Sikap yang perlu diperbaiki pada proyek selanjutnya adalah kerja sama dalam kelompok karena masih ada teman anggota kelompok yang melalaikan tugas yang diberikan.

Demikian pembahasan mengenai Projek Belajar Membuat Baterai Lemon. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:54 PM

Projek Belajar Membuat Kincir Air

Kincir air adalah alat yang digerakkan oleh putaran air yang memberikan energi pada poros yang berputar, sehingga kincir air dapat merubah energi potensial/gravitasi air menjadi energi gerak pada poros kincir. Ada beberapa tipe kincir air, salah satu diantaranya ialah Kincir air overshot, dimana untuk kincir air ini sendiri bekerja bilamana air yang mengalir jatuh ke dalam bagian sudu-sudu pada sisi bagian atas.

Cara kerja kincir air juga cukup sederhana, yaitu energi potensial/gravitasi pada air dan energi gerak dari derasnya aliran air, mengenai bilah atau sudu pada kincir. Kemudian, sudu kincir yang terkena aliran air akan bergerak menggerakkan kincir yang berputar pada porosnya. Kincir yang berputar merupakan energi gerak. Selanjutnya, barulah energi gerak atau putaran kincir tersebut dapat dibah menjadi energi lainnya.

Untuk pemanfaatannya, kincir air dapat dimanfaatkan untuk beberapa keperluan, yaitu sebagai media mengangkat air untuk keperluan irigasi, sebagai penggerak penggilingan hasil dari pertanian, dan pembangkit listrik tenaga air. 

Projek Belajar
Pada proyek belajar bab ini, kalian akan membuat sendiri alat yang menggunakan transformasi energi. Salah satunya adalah kincir air.

Langkah Pengerjaan Proyek
  1. Siapkan buku tugas yang akan menjadi jurnal proyek.
  2. Buatlah alat sesuai petunjuk yang diberikan (lihat Lampiran Buku untuk cara membuatnya).
  3. Jika kalian mempunyai ide untuk membuat alat lain, silakan konsultasikan dengan guru kalian.
  4. Di akhir kegiatan, kalian akan mempresentasikan alat di depan teman-teman

Keamanan
Dalam proyek ini kalian akan menggunakan gunting, lem tembak dan solder. Hati-hati saat menggunakannya.

Projek Belajar Membuat Kincir Air
Tujuan Percobaan: Membuktikan perubahan bentuk energi pada kincir air.

Alat dan Bahan
  1. 2 buah botol minuman bekas (Aqua 1,5 liter)
  2. Lidi/tusuk sate/potongan bambu
  3. Gunting
  4. Lem tembak
  5. Solder/paku
  6. Kran air
Kincir
Langkah Kerja:
  1. Gunting botol plastik plastik menjadi 2 bagian. Bagian bawah untuk memasukan kincir, sedangkan bagian atas (yang ada tutupnya kita jadikan kincir air.
  2. Potong bagian atas botol menjadi 6 bagian dan jadikan tutup botol sebagai titik tengah kincir. Buka potongan melebar. Bagian ini nantinya digunakan untuk kincir bagian luar.
  3. Ambil tutup botol kedua dan buat kincir air kecil (diletakan dalam potongan botol). Satukan bagian kincir kecil menggunakan lem tembak.
  4. Buat lubang pada kedua kincir (kincir besar dan kecil) pada bagian tengah menggunakan solder.
  5. Buat lubang 2 buah lunang pada potongan botol bekas menggunakan solder. Lubang ini harus lurus,
  6. Masukan tusuk sate/lidi ke dalam potongan botol. Masukan ke lobang pertama sambil memasukkan kincir kecil. Setelah tembus ke lobang kedua baru masukan kincir besar. Agar tidak goyang perkuat dengan lem tembak pada kedua kincir.
  7. Pastikan kincir dapat bergerak dengan lancar dan kincir air siap digunakan.

Untuk video tutorialnya silahkan lihat pada video ini.(Jangan Lupa Subscribe Channel Pemilik Video Ini)

Hasil Percobaan:
Dari hasil percobaan terbukti bahwa kincir air dapat berputar saat dialiri air kran. Hal tersebut menunjukkan bahwa energi potensial/gravitasi pada air dapat berubah menjadi energi gerak yang dapat menggerakan kincir.

C. Lembar Kerja
Amati kincir air yang kalian buat dan jawab pertanyaan di bawah ini

1. Agar kincir air dapat digunakan, alat dan bahan apa saja yang kalian butuhkan?
2 buah botol minuman bekas (Aqua 1,5 liter), Lidi/tusuk sate/potongan bambu, Gunting, Lem tembak, Solder/paku dan Kran air.
2. Jelaskan fungsi dari setiap alat/bahan yang kalian pakai!
  1. Botol minuman bekas digunakan untuk membuat kincir dan wadah kincir
  2. Lidi/tusuk sate/potongan bambu digunakan untuk menyatukan kedua kincir
  3. Gunting digunakan untuk memotong botol dan membentuk kincir
  4. Lem tembak untuk menyatukan kincir dengan tutup botol serta menguatkan kincir saat disatukan dengan lidi/tusuk sate
  5. Solder/paku digunakan untuk membuat lubang pada bagian tengah kincir.

3. Kesimpulan apa yang dapat diambil dari percobaan yang telah kalian lakukan?
Prinsip kerja kincir air memanfaatkan energi potensial/gravitasi air untuk menggerakkan baling-baling. Aliran air dapat membantu memutar kincir air. Perubahan energi yang terjadi pada kincir air adalah energi potensial gravitasi air menjadi energi gerak.

Laporan Pengerjaan Proyek
Dengan melihat produk yang kalian buat, jelaskanlah perubahan bentuk energi yang terjadi pada alat tersebut. Buatlah dalam bentuk  bagan. Kalian bisa menambahkan gambar agar lebih menarik.
Kincir air memanfaatkan energi potensial/gravitasi air untuk menggerakkan baling-baling. Aliran air dapat membantu memutar kincir air. Perubahan energi yang terjadi pada kincir air adalah energi potensial gravitasi air menjadi energi gerak.

Dalam kehidupan sehari-hari kincir air juga dimanfaatkan manusia untuk berbagai aktivitas. Petani menggunakan kincir air untuk pengairan atau irigasi sawah. Nelayan menggunakan kincir air juga digunakan sebagai pembangkit listrik tenagaair. Pada pembangkit listrik tenaga air, kincir air dapat memutar turbin dalam mesin pembangkit pembangkit listrik atau generator dan menghasilkan energi listrik. Kecepatan perputaran turbin dipengaruhi oleh derasnya aliran air.

Refleksi kegiatan Proyek
1. Apa manfaat atau fungsi dari alat yang kalian buat?
Kincir air dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik.
2. Apa pengalaman menarik yang kalian dapatkan saat membuat alat ini?
Pengalaman menarik saat membuat alat ini adalah ternyata energi gerak air dapat digunakan untuk menggerakan kincir.
3. Apa hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan proyek ini?
Saat menggunakan solder dan lem tembak tangan kita takut terkena panas.
4. Apakah kalian sudah merasa cukup mandiri saat melakukan proyek ini? Mengapa? (Sebutkan sikap kalian yang menunjukkan perilaku mandiri.)
Saya merasa cukup mandiri karena dapat mengerjakan tugas ini tanpa bantuan orang lain.
5. Jika proyek ini dikerjakan berkelompok: Apakah kalian merasa sudah berpartisipasi aktif dalam proyek ini? Mengapa? (Sebutkan partisipasi yang kalian berikan.) 
Saya sudah berpartisipasi secara aktif dengan mengerjakan tugas yang diberikan kepada saya.
6. Sikap apa yang mau kalian perbaiki untuk proyek selanjutnya?
Sikap yang perlu diperbaiki pada proyek selanjutnya adalah kerja sama dalam kelompok karena masih ada teman anggota kelompok yang melalaikan tugas yang diberikan.

Demikian pembahasan mengenai Projek Belajar Membuat Kincir Air. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:26 PM

Proyek Belajar Membuat Oven Matahari

Kompor surya adalah alat yang memanfaatkan energi matahari untuk memanaskan dan memasak makanan. Cara kerja kompor tenaga surya adalah cahaya matahari dipantulkan oleh bahan yang memantulkan cahaya sehingga cahaya bisa terpusat pada satu area. Kemudian cahaya diubah menjadi energi panas. Bagian bawah kompor berupa kertas berwarna hitam sehingga mampu menyerap energi panas lebih baik.

Kemudian panas diperangkap dalam kompor. Upaya mengisolasi udara di dalam kompor dari udara di luarnya akan menjadi penting. Penggunaan bahan yang keras dan bening seperti kantong plastik atau tutup panci berbahan kaca memungkinkan cahaya untuk masuk ke dalam panci. Setelah cahaya terserap dan berubah jadi panas, kantong plastik atau tutup berbahan gelas akan memerangkap panas di dalamnya seperti efek rumah kaca.

Hal ini memungkinkan kompor untuk mencapai temperatur yang sama ketika hari dingin dan berangin seperti halnya ketika hari cerah dan panas.Jadi, prinsip kerja kompor tenaga surya adalah memantulkan cahaya matahari sehingga terpusat pada satu titik, mengubah cahaya matahari menjadi energi panas, dan memerangkap energi panas.

Projek Belajar Membuat Oven Matahari 
Tujuan Percobaan: Membuktikan perubahan bentuk energi pada oven matahari.

A. Alat dan bahan:
  1. Kardus bekas
  2. Alumunium foil
  3. Plastik bening
  4. Gunting/ cutter
  5. Isolasi
  6. Penggaris
  7. Kertas cover/ manila hitam
  8. Termometer
  9. Lembar kerja
  10. Alat tulis

Keamanan
Dalam proyek ini kalian akan menggunakan pisau pemotong/gunting. Hati-hati saat menggunakannya.

B. Cara membuat:
Oven Matahari
  1. Gambar garis satu cm dari pinggiran kardus di keempat sisi bagian atas kardus bekas. Potong tiga sisi, sisakan satu garis jangan dipotong
  2. Bentuk lipatan dengan melipat perlahan ke belakang sepanjang garis yang tidak dipotong.
  3. Potong selembar aluminium foil agar pas di bagian bukaan kardus. Lipat keluar dan rapikan, rekatkan dengan isolasi.
  4. Potong selembar aluminium foil untuk melapisi bagian bawah oven, selotip agar tidak bergeser.
  5. Tutupi aluminium foil dengan selembar kertas konstruksi hitam dan selotip pada tempatnya.
  6. Ukur selembar plastik bening agar pas dengan lubang yang kamu buat untuk bukaan oven. Plastik harus dipotong lebih besar dari bukaan sehingga dapat ditempel di bagian bawah kotak. Pastikan plastik menjadi jendela yang tertutup rapat sehingga udara tidak bisa keluar dari bagian dalam oven
  7. Tutup bagian atas kardus seperti jendela, dan buka tutup flap, kemudian tahan dengan penggaris, atau perangkat lain dan hadapkan menghadap matahari.
  8. Sesuaikan sampai aluminium foil memantulkan sinar matahari maksimum melalui jendela ke bagian dalam oven
  9. Oven kalian siap digunakan

C. Lembar Kerja
Amati oven matahari yang kalian buat. Gunakan tabel dibawah ini, ukur temperatur, dan catat
hasilnya pada tabel di bawah ini
WaktuTemperatur









Setelah selesai melakukan observasi/ pengamatan, jawab pertanyaan di bawah ini
1. Agar oven matahari dapat digunakan, alat dan bahan apa saja yang kalian butuhkan?
Kardus bekas, Alumunium foil, Plastik bening, Gunting/ cutter, Lem, Isolasi, Penggaris, Kertas cover/ manila hitam, Koran bekas.
2. Jelaskan fungsi dari setiap alat/bahan yang kalian pakai!
  1. Kardus bekas untuk membuat badan kompor
  2. Alumunium foil untuk mengumpulkan dan memantulkan sinar matahari
  3. Plastik bening untuk memerangkap panas.
  4. Gunting/ cutter untuk memotong kardus bekas
  5. Isolasi untuk merekatkan aluminium foil pada bagian dalam kardus.
  6. Penggaris untuk membuat garis pola bagian yang akan digunting dan menahan tutup kompor
  7. Kertas cover/ manila hitam untuk menyerap dan mengisolasi panas
  8. Termometer untuk mengukur panas dalam kompor
  9. Lembar kerja untuk mencatat hasil pengamatan.
  10. Alat tulis untuk membuat laporan pengamatan

3. Kesimpulan apa yang dapat diambil dari percobaan yang telah kalian lakukan?
Prinsip kerja kompor tenaga surya adalah memantulkan cahaya matahari sehingga terpusat pada satu titik, kemudian mengubah cahaya matahari menjadi energi panas, dan memerangkap energi panas. Perubahan energi yang terjadi adalah perubahan energi cahaya menjadi energi panas.

Laporan Pengerjaan Proyek
Dengan melihat produk yang kalian buat, jelaskanlah perubahan bentuk energi yang terjadi pada alat tersebut. Buatlah dalam bentuk  bagan. Kalian bisa menambahkan gambar agar lebih menarik.
Oven
Perubahan bentuk energi pada oven matahari iadalah perubahan energi cahaya menjadi  energi panas.

Refleksi kegiatan Proyek
1. Apa manfaat atau fungsi dari alat yang kalian buat?
Kompor matahari dapat digunakan untuk alat memasak yang hemat energi.
2. Apa pengalaman menarik yang kalian dapatkan saat membuat alat ini?
Pengalaman menarik saat membuat alat ini adalah ternyata sinar matahari dapat digunakan untuk membuat oven/kompor.
3. Apa hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan proyek ini?
Sinar matahari yang kurang terik membuat kompor lama panasnya.
4. Apakah kalian sudah merasa cukup mandiri saat melakukan proyek ini? Mengapa? (Sebutkan sikap kalian yang menunjukkan perilaku mandiri.)
Saya merasa cukup mandiri karena dapat mengerjakan tugas ini tanpa bantuan orang lain.
5. Jika proyek ini dikerjakan berkelompok: Apakah kalian merasa sudah berpartisipasi aktif dalam proyek ini? Mengapa? (Sebutkan partisipasi yang kalian berikan.) 
Saya sudah berpartisipasi secara aktif dengan mengerjakan tugas yang diberikan kepada saya.
6. Sikap apa yang mau kalian perbaiki untuk proyek selanjutnya?
Sikap yang perlu diperbaiki pada proyek selanjutnya adalah kerja sama dalam kelompok karena masih ada teman anggota kelompok yang melalaikan tugas yang diberikan.

Demikian pembahasan mengenai Proyek Belajar Membuat Oven Matahari. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Kurikulum Merdeka, Kemendikbud.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:19 PM

Projek Belajar Perubahan Wujud Benda

Pada pembelajaran IPAS Kelas IV sekolah dasar kurikulum merdeka Bab 2 Wujud Zat dan Perubahannya terdapat kegiatan projek belajar. Dalam proyek ini kalian akan diberikan kesempatan untuk memilih bahan yang akan diubah wujudnya. Setelahnya, kalian akan mencari tahu bagaimana bahan itu bisa berubah wujud. Kemudian mempresentasikan proyek kalian kepada guru serta teman-teman kalian.

Suatu benda dapat berubah wujud dari satu bentuk ke bentuk yang lain akibat beberapa faktor, salah satunya adalah perubahan suhu. Perubahan wujud benda terjadi karena adanya aksi terhadap benda tersebut. Berikut adalah 6 macam perubahan wujud benda:
  1. Menguap. Menguap adalah peristiwa perubahan zat cair menjadi gas. Terdapat empat cara untuk mempercepat terjadinya penguapan, yakni memanaskan, memperluas permukaan, meniup udara di atas permukaan, dan mengurangi tekanan di atas permukaan. Prinsip penguap dipakai sebagai cara kerja beberapa benda yang sering digunakan sehari-hari, yakni sebagai dasar untuk membuat kulkas dan AC.
  2. Mencair atau meleleh. Mencair merupakan peristiwa perubahan zat padat menjadi zat cair. Suatu benda dapat mencair karena adanya kenaikan suhu menjadi lebih panas. Contoh perubahan zat padat menjadi zat cair adalah es batu di dalam air yang semakin lama akan berubah menjadi air. Mentega yang dipanaskan di atas wajah dan menjadi minyak juga merupakan contoh proses perubahan zat padat menjadi zat cair.
  3. Menyublim Menyublim adalah peristiwa perubahan zat padat menjadi gas. Contoh peristiwa menyublim adalah kapur barus (kamper) yang disimpan di dalam lemari dan semakin lama akan semakin habis.
  4. Mengkristal atau deposisi. Mengkristal adalah peristiwa perubahan zat gas menjadi zat padat. Proses ini dapat terjadi karena adanya pelepasan energi panas dari suatu benda. Baca juga: Pertama Kali Terjadi, Es di Laut Arktik Gagal Membeku Contoh dari peristiwa mengkristal adalah perubahan uap air menjadi salju atau berubahnya udara dingin di dalam lemari es menjadi bunga es.
  5. Mengembun Mengembun adalah peristiwa perubahan zat gas menjadi zat cair. Peristiwa ini dapatterjadi karena adanya paparan energi panas pada suatu benda. Contoh peristiwa mengembun adalah gelas yang berisi air es dan diletakkan di ruangan dengan suhu yang panas akan memunculkan embun di bagian permukaan luar gelas.
  6. Membeku Membeku adalah peristiwa perubahan zat cair menjadi zat padat. Peristiwa ini membutuhkan suhu yang dingin hingga titik beku. Contoh peristiwa membeku adalah air yang berubah menjadi es saat dimasukkan ke dalam freezer.

Panduan Untuk Guru
  1. Pastikan peserta didik memahami tujuan dan kriteria dari proyek yang diberikan.
  2. Guru bisa memodifikasi pilihan proyek disesuaikan dengan kondisi dan kreativitas masing-masing. 
  3. Informasikan rubrik penilaian kepada peserta didik di awal kegiatan. 
  4. Rubrik yang pada buku ini merupakan rekomendasi. Guru diberikan keleluasaan untuk memodifikasi rubrik sesuai kebutuhan dan kondisi siswa.
  5. Usahakan melakukan pemanfaatan barang bekas saat membuat produk.
  6. Biasakan peserta didik selalu membuat jurnal dalam proyeknya. Jurnal bisa berupa catatan dalam buku tugas maupun disediakan oleh guru.
  7. Guru dapat memodifikasi kegiatan proyek belajar sesuai kebutuhan dan kondisi.
  8. Pengerjaan proyek bisa dilakukan dalam 2 cara:a. Proyek sepenuhnya dikerjakan di sekolah dengan bimbingan guru saat jam IPAS. b. Proyek dikerjakan secara mandiri oleh peserta didik. Guru mengalokasikan waktu dalam jam pertemuan sains untuk peserta didik dapat berkonsultasi. Guru memberikan waktu ke peserta didik untuk melakukan demonstrasi serta presentasi proyek.

Tujuan Proyek
Memanfaatkan konsep dasar perubahan wujud zat untuk menghadapi tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah-Langkah Pengerjaan Proyek

Tahap 1: Menentukan Bahan
Sebelum menentukan bahan apa yang akan digunakan dalam proyek ini, kalian perlu menentukan terlebih dahulu perubahan wujud apa yang ingin kalian pilih: apakah padat ke cair, cair ke padat, cair ke uap, uap ke cair, padat ke gas atau gas ke padat.

Setelahnya, dengan mencari informasi dari internet/buku/eksperimen lainnya, carilah bahan-bahan yang ada di sekitar kalian yang ingin kalian ubah wujudnya. Pastikan kalian bertanya kepada orang dewasa di sekitar kalian tentang keamanan benda yang ingin kalian ubah wujudnya. Sebab tidak semua benda bisa dibakar/dipanaskan agar wujudnya berubah.
Agar Agar
Alat dan Bahan
  1. Serbuk agar-agar
  2. Bubuk cokelat
  3. Gula pasir
  4. Air matang
  5. Panci
  6. Kompor
  7. Pengaduk/Sendok
  8. Loyang / Gelas cup

Tahap 2: Melakukan Percobaan
  1. Dalam proyek ini kalian akan mengubah wujud bahan pilihan kalian. Perhatikan contoh percobaan berikut jika kalian memilih percobaan mengenai mencair.
  2. Sediakan wadah yang tahan panas, kompor/pemanas dan bahan yang dibutuhkan.
  3. Jika kalian menggunakan agar-agar; a. larutkan 1 bungkus agar-agar ke dalam 200 mL air;b. panaskan hingga air mendidih sambil diaduk-aduk.
  4. Jika kalian menggunakan coklat; a. letakkan cokelat di atas wadah tahan panas lalu simpan wadah itu di atas air mendidih; b. diamkan hingga cokelat meleleh.
  5. Tuangkan agar-agar atau lelehan cokelat pada cetakan. Lalu, diamkan hingga dingin.
  6. Amati dan catat perubahan yang terjadi pada setiap tahapan. Jelaskan juga mengapa hal itu bisa terjadi.
  7. Jika memiliki termometer, catat pada suhu berapa agar-agar mulai mendidih atau cokelat mulai mencair.

Tahap 3: Menyiapkan Presentasi
Setelah mendapatkan data-data pendukung, siapkan sebuah presentasi untuk menyampaikan hasil proyek kalian kepada teman dan guru kalian.
Agar-agar pada mulanya berbentuk serbuk atau berupa wujud padat kemudian dicampur dengan air dan di masak sehingga berubah menjadi wujud cair. Setelah itu, ketika terjadi kenaikan suhu maka air dalam agar-agar akan menguap atau berubah menjadi gas. Setelah itu api dipadamkan dan agar-agar kemudian didinginkan, sehingga yang tadinya berupa wujud cair menjadi wujud padat atau membeku. 

Proses perubahan wujud pada pembuatan agar - agar adalah peristiwa membeku. Tepung agar - agar yang dicampur dengan air dan dipanaskan, setelah didinginkan akan berubah wujud dari bentuk cair menjadi bentuk padat. Hal tersebut terjadi karena adanya perubahan suhu dan pelepasan kalor.

Demikian pembahasan mengenai Projek Belajar Perubhan Wujud Benda. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:51 PM