Home » » Pembelajaran 5 Tema 2 Subtema 1 Cara Tubuh Mengolah Udara Bersih

Pembelajaran 5 Tema 2 Subtema 1 Cara Tubuh Mengolah Udara Bersih

Pada Pembelajaran 5 Tema 2 Subtema 1 Cara Tubuh Mengolah Udara Bersih akan mempelajari tentang mengidentifikasi fungsi organ pernapasan pada manusia. Dengan membuat bagan, siswa dapat menjelaskan fungsi organ pernapasan pada manusia. Dengan melakukan praktik, siswa mampu menyanyikan lagu “Gugur Bunga” dengan benar. Dengan menyimak penjelasan guru dan membaca teks siswa mampu mengidentifikasi ciri-ciri lagu bertangga nada minor. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai panduan saja ketika mengikuti kegiatan pembelajaran bersama Bapak.Ibu guru.

Setiap saat kita bernapas. Saat menarik napas, rongga dada kita mengembang. Sebaliknya, saat mengembuskan napas, rongga dada kita kembali ke ukuran semula. Bernapas juga membutuhkan kekuatan otot. Otot manakah itu?

Ayo Mencoba
Bernapas Membutuhkan Kekuatan Otot
Bernapas adalah kegiatan menghirup oksigen ke dalam tubuh dan membuang karbon dioksida dari dalam tubuh. Kegiatan bernapas membutuhkan kekuatan otot. Otot pernapasan utama adalah diafragma. Diafragma terdapat di dalam tubuh di bagian bawah rongga dada. Diafragma berbentuk seperti kubah.
Relaksasi dan Inhalasi
Saat kita menghirup udara, diafragma akan berkontraksi menjadi lebih datar. Saat itu paru-paru membesar untuk dapat menampung udara yang kita hirup. Saat kita menghirup udara, otot-otot tulang rusuk mengangkat tulang rusuk kita sehingga paru-paru membesar.

Sebaliknya, saat membuang napas, otot diafragma akan relaksasi dan otot tulang rusuk mengendur. Paru-paru mengkerut lagi ke ukurannya yang lebih kecil dan mengembuskan udara pengap berisi karbon dioksida.

Ayo Mencoba
Dari bacaan “Bernapas Membutuhkan Kekuatan” di atas, buatlah bagan yang menunjukkan cara kerja diafragma saat kita bernapas.
Bernapas
Pada saat kita menghirup udara, maka diagragma akan berkontraksi menjadi lebih datar. Paru-paru membesar untuk menampung udara yang kita hirup. Kemudian saat kita menghirup udara, otot-otot tulang rusuk bergerak mengangkat tulang rusuk dan paru-paru membesar. Saat kita membuang napas, otot diafragma akan relaksasi dan otot tulang rusuk berubah mengendur.Paru-paru kembali mengkerut ke ukurannya yang lebih kecil.
Bernapas merupakan kegiatan yang sangat penting. Pernapasan kita dapat dilatih dengan berolahraga. Dengan organ pernapasan yang terlatih baik, kamu dapat mengatur pernapasan dengan lebih baik. Pengaturan pernapasan sangat diperlukan misalnya pada saat kamu menyanyi. Coba, nyanyikan lagu ini.
Not ANgka Gugur Bunga

Simak video lagu "Gugur Bunga" berikut ini !
Lagu “Gugur Bunga” termasuk lagu bertangga nada diatonis minor. Tahukah kamu ciri-ciri lagu bertangga nada diatonis minor?

Tangga nada diatonis minor memiliki interval (jarak nada) 1 ½ 1 1 ½ 1 1. Tangga nada diatonis minor ada bermacam-macam. Salah satunya tangga nada diatonis minor harmonis. Tangga nada diatonis minor harmonis adalah tangga nada diatonis minor dengan nada ketujuh dinaikkan setengah. Perhatikan contoh urutan tangga nada diatonis minor harmonis berikut.
Tangga Nada Minor
Ciri-ciri tangga nada diatonis minor sebagai berikut.
  1. Lagu bersifat sedih.
  2. Lagu kurang bersemangat.
  3. Melodi lagu biasanya diawali dan diakhiri nada 6. Namun tidak menutup kemungkinan diawali nada 3 dan diakhiri nada 6.

Siapkan alat musik sederhana, misalnya pianika atau alatmusik lain yang ada di daerahmu.Cobalah mainkan lagu “Gugur Bunga” dengan menggunakan alat musik tersebut

Ayo Renungkan
Bagaimana pengaruh otot diafrgama terhadap proses pernapasan pada manusia?
Otot diafragma berpengaruh terhadap proses pernapasan perut pada manusia.Urutan proses inspirasi pada pernapasan perut adalah otot diafragma berkontraksi dan posisi diafragma mendatar, rongga dada membesar, tekanan udara di rongga dada mengecil, paru-paru mengembang, dan akhirnya udara luar masuk ke dalam paru-paru. Pernapasan perut yang melibatkan otot diafragma dibagi menjadi dua proses, yaitu:

1. Fase inspirasi atau proses masuknya udara ke paru-paru.
Pada fase inspirasi, yang pertama-tama terjadi adalah berkontraksinya otot diafragma dan menyebabkan posisi diafragma mendatar. Kemudian rongga dada membesar dan menyebabkan tekanan udara di rongga dada mengecil. Paru-paru kemudian mengembang atau membesar dan udara dari luar masuk ke dalalm paru-paru.

2. Fase ekspirasi atau proses keluarnya udara dari paru-paru.
Pada fase ekspirasi, yang pertama-tama terjadi adalah berelaksasinya otot diafragma dan menyebabkan posisi diafragma melengkung atau terrangkat dan menekan rongga dada.Kemudian rongga dada mengecil dan menyebabkan tekanan udara di rongga dada membesar.Paru-paru kemudian mengecil dan udara keluar dari paru-paru.
Kerja Sama dengan Orang Tua
Mintalah orang tuamu menceritakan permainan dan lagu masa kecil mereka. Mintalah mereka mengajarimu cara melakukan permainan itu dan menyanyikan lagu masa kecil mereka itu.

Permainan Jamuran
Lagu jamuran adalah lagu yang berasal dari provinsi Jawa Tengah, lagu ini ditulis oleh Ki Hadi Sukatno, lagu ini terinspirasi dari permainan tradisional yang bernama samaawa. Permainan jamuran biasa dimainkan 4-12 anak. Permainan jamuran biasa dimainkan oleh anak laki-laki maupun perempuan. Bermain jamuran tidak memerluan peralatan yang susah didapat, hanya membutuhkan halaman yang cukup luas. Anak-anak yang ikut bermain rata-rata berusia 6 sampai 13 tahun. Berikut ini lirik lagu permainan jamuran.
Jamuran ya gégé thok
Jamur apa ya gégé thok
Jamur gajih mbejijih sa ara-ara
Sira mbadhé jamur apa?
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 11:04 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.