Home » » Pembelajaran 3 Tema 2 Subtema 2 Bekerja Sama Mencapai Tujuan

Pembelajaran 3 Tema 2 Subtema 2 Bekerja Sama Mencapai Tujuan

Permainan Elang mengejar anak ayam adalah permainan kecil yang tidak baku peraturanya,baik mengenai peraturan permainannya, ukuran lapangan, maupun lama permainannya.permainan ini merupakan permainan sederhana yang mana di dalam permainanya induk elang mengejar anak ayam sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan posisi sebagai induk ayam yang bertugas untuk melindungi anak-anak ayam yang berada di belakangnya.Di dalam permainan ini jumlah pemain tidak terbatas dan dapat dilansungkan dilapangan/halaman.
 
Ayo Mengamati
Amati gambar berikut!
Permainan Elang dan Ayam
Gambar di atas menceritakan sekelompok siswa yang sedang bermain ‘Ayam dan Elang’. Dalam permainan ini, sekelompok siswa berperan sebagai ayam dan mereka mempunyai tujuan untuk melindungi diri dari serangan elang. Bagaimana tujuan tersebut dapat tercapai? Apa yang harus dilakukan oleh setiap anggota kelompok? Ayo, kita praktikkan permainan ‘Ayam dan Elang’ tersebut.

Perhatikan petunjuk bermain ‘Ayam dan Elang’ berikut.
Bermain Ayam dan Elang
A. Cara Bermain
  1. Kamu dan teman-temanmu akan dikelompokkan dalam beberapa kelompok yang jumlahnya sama.
  2. Setiap kelompok terdiri atas 8–10 siswa.
  3. Salah seorang siswa akan berperan sebagai elang.
  4. Salah seorang siswa akan berperan sebagai induk ayam.
  5. Sisanya akan berperan sebagai anak ayam.
  6. Elang akan mengejar dan menangkap anak ayam satu per satu.
  7. Induk ayam akan berjuang untuk melindungi anak-anaknya.
B. Peraturan Permainan
  1. Elang akan mengejar dan menangkap anak-anak ayam.
  2. Induk ayam akan melindungi anak-anaknya dengan menghalangi elang.
  3. Jika anak ayam terpisah dari induknya, maka anak ayam tersebut dapat berlari sekencang-kencangnya agar tidak tertangkap oleh elang.
  4. Jika elang dapat menangkap semua anak ayam, maka elang dan anak-anak yang ditangkap akan berganti peran menjadi induk ayam dan anak-anak ayam.
  5. Sedangkan induk ayam yang tidak dapat menjaga anaknya akan berganti peran menjadi elang.
  6. Agar permainan lebih menarik, maka jumlah elang dapat ditambah, sehingga induk ayam lebih waspada lagi dalam melindungi anak-anaknya.

Tahukah kamu bahwa dalam permainan diperlukan keterampilan berlari yang baik?
Gerakan Lari
Ketika kamu berlari, gerak utama yang dominan kamu lakukan adalah gerakan langkah kaki dan ayunan lengan.

Selain itu, dalam berlari kamu juga perlu memperhatikan kecondongan badan (disesuaikan dengan jenis lari), pengaturan napas, serta harmonisasi gerakan lengan dan tungkai. Yang paling menentukan kecepatanmu dalam berlari adalah panjang langkah dan kerapatan langkah. Langkah kakimu terdiri atas tahap menumpu dan tahap melayang.

Dalam proses berlari, gerakanmu dimulai dengan kaki menumpu, kemudian tahap mendorong (kaki tolak), serta gerakan kaki ayun.

Dalam permainan ‘Ayam dan Elang’ sangat diperlukan perjuangan dan kerja sama agar anak-anak ayam tidak ditangkap oleh elang. Tahukah kamu bahwa semasa mempertahankan kemerdekaan Indonesia juga diperlukan perjuangan yang luar biasa dan kerja sama dari seluruh rakyat agar kemerdekaan Indonesia tidak direnggut oleh bangsa lain? Ayo, kita pelajari bagaimana rakyat Indonesia berjuang mempertahankan kemerdekaan di Ambarawa!

Ayo Membaca
Baca teks berikut dalam hati!

Pertempuran Ambarawa
Pada tanggal 20 Oktober 1945, tentara Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Bethell mendarat di Semarang dengan maksud mengurus tawanan perang.

Kedatangan Sekutu ini diboncengi oleh Netherlands Indies Civil Administration (NICA). Namun, ketika pasukan Sekutu dan NICA telah sampai di Ambarawa dan Magelang untuk membebaskan para tawanan tentara Belanda, para tawanan tersebut justru dipersenjatai sehingga menimbulkan kemarahan pihak Indonesia.

Pada tanggal 26 Oktober 1945 di kota Magelang terjadi pertempuran antara pasukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dengan pasukan gabungan Inggris dan NICA. Insiden tersebut terhenti setelah Soekarno dan Brigadir Bethell melakukan perundingan dan memperoleh kata sepakat.

Namun, ternyata pihak Sekutu mengingkari janji. Pada tanggal 12 Desember 1945, pertempuran berkobar di Ambarawa. Kolonel Soedirman langsung memimpin pasukannya yang menggunakan taktik gelar supit urang, atau pengepungan rangkap dari kedua sisi, sehingga musuh benar-benar terkurung.

Setelah bertempur selama 4 hari, pada tanggal 15 Desember 1945 pertempuran berakhir. Indonesia berhasil merebut Ambarawa dan Sekutu dibuat mundur.

Kemenangan ini diperoleh berkat kerja sama dari seluruh rakyat di Ambarawa. Kemenangan pertempuran ini kini diabadikan dengan didirikannya “Monumen Palagan Ambarawa” dan diperingati sebagai hari Jadi TNI Angkatan Darat atau Hari Juang Kartika.

Setelah membaca teks di atas, lengkapi peta pikiran berikut dengan menggunakan kalimat efektif!
Peta Pikiran

  1. Apa peristiwa yang terjadi pada bacaan di atas? Pertempuran yang Berkobar di Kota Ambarawa antara Tentara Keamanan Rakyat dan Sekutu.
  2. Mengapa terjadi pertempuran Ambarawa? Pertempuran Ambarawa terjadi karena pihak Sekutu mengingkari janji yang sudah disepakati sebelumnya.
  3. Siapa saja pihak yang terlibat dalam pertempuran Ambarawa? Pertempuran Ambarawa melibatkan Tentara Keamanan Rakyat, Sekutu, dan NICA
  4. Di mana pertempuran Ambarawa terjadi? Pertempuran Ambarawa Terjadi di Kota Ambarawa,
  5. Kapan pertempuran Ambarawa berlangsung? Peretempran Ambarawa terjadi pada 12 Agustus 1945.
  6. Bagaimana akhir dari pertempuran Ambarawa? Pasukan Indonesia berhasil merebut Ambarawa dan Sekutu dibuat mundur.

Pertempuran Ambarawa merupakan salah satu pertempuran yang sangat bersejarah dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Tentunya pertempuran tersebut memiliki makna sejarah bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ayo Berdiskusi
Baca kembali teks Pertempuran Ambarawa dan peta pikiran yang sudah kamu
buat, kemudian jawab pertanyaan berikut!

1. Apa saja upaya yang dilakukan oleh rakyat di Ambarawa untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia? Jelaskan!
Rakyat Ambarawa berperang mengangkat senjata melawan Inggris dan Nica untuk mempertahanan kemerdekaan Indonesia.
2. Bagaimana pendapatmu tentang upaya-upaya yang telah dilakukan?
Upaya yang telah dilakukan oleh masyarakat Ambarawa sudah cukup baik. Dengan semangat pantang menyerah para pejuang mempertaruhkan nyawa demi Negara. Kemenangan yang diperoleh adalah berkat kerja sama dari seluruh rakyat di Ambarawa.
3. Bagaimana pendapatmu tentang sikap tentara NICA yang melanggar kesepakatan?
Sikap tentara NICA yang melanggar kesepakatan merupakan sikap yang tidak terpuji. Hal inilah yang menyulut kemarahan Pasukan Indonesia.
4. Bagaimana pendapatmu tentang taktik gelar supit urang?
Taktik supit urang sangat baik dan membutuhkan kerjasama dari kedua sisi saat menyerang. Taktik ini efektif dan membuat musuh benar-benar terkurung.
5. Sikap apa yang dapat kamu pelajari dari para pahlawan yang berjuang di Ambarawa?
Sikap yang dapat saya pelajari dari para pejuang Pertempuran Ambarawa antara lain skap rela berkorban, cinta tanah air, pantang menyerah, berjuang tanpa pamrih, dan tidak takut membela kebenaran
6. Bagaimana kamu dapat menerapkan sikap-sikap tersebut dalam kehidupanmu sehari-hari? Berikan contoh!
Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menerapkan sikap tersebut dengan cara belajar dengan tekun, bekerja keras dan tidak mudah menyerah, dan ikhlas menolong orang yang membutuhkan bantuan.

Ayo Membaca
Ayo, kita baca berita dari surat kabar berikut dalam hati!

Hyena adalah Hewan Paling Pintar di Dunia
Apabila ada anggapan bahwa simpanse, anjing, atau lumba-lumba adalah hewan terpintar saat ini, mungkin pernyataan tersebut betul, namun kurang tepat. Menurut penelitian, hewan terpintar di muka bumi adalah Hyena. Dr. Sarah Benson-Amram dari University of St Andrews mengatakan bahwa Hyena adalah hewan terpintar karena binatang tersebut dapat mengatasi masalah secara naluri dan juga dapat ‘berhitung.’

Dalam penelitiannya, Sarah berhasil menyimpulkan bahwa tingkat kepintaran seekor hewan ditentukan dari cara mengatasi masalah. Hyena mempunyai strata sosial lebih tinggi dari jenis lainnya dan dapat mempertahankan wilayahnya dengan cara memanggil rekan mereka. Hyena akan mengusir hewan lain yang masuk ke wilayahnya dengan cara bergerombol. Hewan ini dapat menghitung jumlah penyusup di wilayahnya dan memperkirakan berapa rekan yang harus hadir untuk mengusirnya. “Hyena mempelajari cara untuk mengatasi masalah dari kesalahan dan percobaan. Hal ini seperti yang dilakukan manusia ketika menghadapi masalah,” ungkap Sarah seperti yang dikutip Telegraph (09/09). Dia juga menjelaskan bahwa walaupun banyak hewan lain yang melakukan metode seperti yang dilakukan Hyena, namun hewan ini lebih cepat dalam melakukannya. “Hyena lebih kreatif daripada hewan lainnya,” lanjut Sarah.

Mungkin, di kemudian hari, karena dikatakan lebih pintar, maka NASA dapat menggunakan Hyena sebagai penelitian ke luar angkasa. Selama ini, NASA hanya menggunakan simpanse dan beberapa hewan kecil lainnya untuk hal tersebut.

Bagaimana cara Hyena mempertahankan diri dan wilayahnya?
Hyena mempertahankan diri dan wilayahnya dengan cara memanggil rekan mereka. Hyena akan mengusir hewan lain yang masuk ke wilayahnya dengan cara bergerombol.
Apa perbedaan Hyena dengan hewan lainnya dalam mengatasi masalah?
Perbedaan Hyena dengan hewan lainnya dalam mengatasi masalah adalah Hyena mempelajari cara untuk mengatasi masalah dari kesalahan dan percobaan.
Tulis kesimpulanmu tentang bacaan tersebut!
Hyena adalah hewan terpintar karena binatang tersebut dapat mengatasi masalah secara naluri dan juga dapat ‘berhitung.’ Hyena lebih kreatif daripada hewan lainnya. Kemungkinan NASA dapat menggunakan Hyena sebagai penelitian ke luar angkasa.

Perhatikan gambar dan baca teksnya!
1. Kamuflase
Hewan ini menyesuaikan diri dengan kondisi tempat yang sesuai dengan tubuhnya, misalnya belalang daun dan belalang sembah. Belalang sering hinggap pada daun untuk menyesuaikan warna dan bentuk tubuhnya.

2. Mimikri
Bunglon menyesuaikan diri dengan mengubah warna kulitnya sesuai dengan tempatnya berada. Misalnya ketika bunglon berada di batang kayu, warna kulitnya berubah dari hijau menjadi kecokelatan dan kehitaman atau sebaliknya. Perubahan warna ini membuat bunglon mampu membaur dengan lingkungan.

3. Autotomi (Melepas Bagian Tubuh)
Untuk melindungi dirinya, cecak dan kadal melepaskan ekornya. Cara ini disebut autotomi. Ekor yang telah putus akan tumbuh lagi seperti semula.

4. Menggulungkan Diri
Trenggiling melakukan penyesuaian diri dengan menggulungkan tubuhnya membentuk spiral. Cara ini dilakukan untuk melindungi diri dari serangan musuh. Contoh hewan lain yang menggulungkan diri adalah lipan.

5. Menyemprotkan Cairan
Cumi-cumi akan melindungi diri dari mangsanya dengan cara mengeluarkan cairan atau tinta hitam jika ia dalam bahaya.Tinta ini akan mengagetkan si pemangsa dan mengalihkan perhatianya. Hal ini bisa kita lihat ketika kita membeli cumi-cumi di pasar. Disana akan terlihat bekas tinta hitam yang menempel pada tubuhnya

6. Bau Menyengat
Walang sangit melindungi dirinya dari musuh dengan mengeluarkan bau busuk dari tubuhnya, yang berguna menghalau pemangsa dan memberi peringatan pada walang sangit sekitarnya.

7. Menggunakan Cangkang
Siput melindungi diri dari musuhnya denga cara menggunakan cangkangnya. Siput memiliki cangkang yang berguna untuk melindungi dirinya dari serangan predator.

Tulis kesimpulanmu tentang cara hewan beradaptasi pada diagram berikut.
Adatasi Hewan
Kemampuan adaptasi mempunyai nilai untuk kelangsungan hidup. Dengan kemampuan adaptasi yang besar , suatu jenis makhluk hidup dapat menempati suatu habitat yang beraneka ragam .
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:54 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.