Home » » Pembelajaran 1 Tema 7 Subtema 2 Kebersamaan di Sekolah

Pembelajaran 1 Tema 7 Subtema 2 Kebersamaan di Sekolah

Pada Pembelajaran 1 Tema 7 Subtema 2 Kebersamaan di Sekolah akan mempelajari tentang, memahami isi dongeng, mengaitkan isi dongeng dengan hidup rukun, menemukan isi dongeng, memahami pecahanmerupakan bagian dari keseluruhan, menentukan pecahan setengah, sepertiga, dan seperempat, menyajikan pecahan sepertiga , pecahan seperempat, mengidentifikasi arah gerak kepala, arah gerak tangan, arah gerak kaki, mengoordinasi gerak, melakukan gerak kepala, melakukan gerak tangan dan kaki dengan iringan, dan melakukan koordinasi gerak dengan iringan. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai penaduan saja ketika mengikuti kegiatan pembelajaran bersama Bapak/Ibu guru.

Ayo Mengamati
Upacara Bendera
Upacara Bendera
Setiap hari Senin SDN Nusantara 01 melaksanakan upacara bendera.

Siswa berbaris sesuai kelas masing-masing.

Kelas dua berbaris satu barisan dipimpin seorang siswa.

Siti menjadi pimpinan barisan

Siti dan teman-temannya sangat senang mengikuti upacara bendera.

Seusai kegiatan upacara bendera, ibu guru akan menyampaikan cerita.

Ibu guru akan mendongeng.

Siti dan teman-temannya bergegas masuk kelas.

Ayo Berlatih
Simak dan dengarkan dongeng yang akan disampaikan guru!

Ayo, dengarkan cerita fabel “Ikan dan Burung”!

Ikan dan Burung
Di sebuah hutan, hiduplah dua binatang yang saling bersahabat. Binatang itu adalah Burung dan Ikan. Keduanya sangat dekat dan selalu saling membantu. Kedekatan keduanya ini tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui suatu kejadian yang mengubah mereka. Ketika itu, Ikan sedang beristirahat di pinggiran sungai. Ia memandangi biji-bijian di pohon tepat di atasnya.
Dongeng Ikan dan Burung
“Kelihatannya biji-bijian itu enak dimakan,” kata Ikan dalam hati.

Ia lalu berusaha meloncat setinggi-tingginya untuk mendapatkannya. Berkali-kali ia meloncat, namun tidak berhasil mencapai biji-bijian itu. Ia hanya bisa memandangi biji-bijian itu. Saat sedang memandangi biji-bijian itu, perhatiannya teralihkan oleh seekor Burung yang berterbangan ke sanakemari.

“Tuhan, kenapa Engkau tidak memberiku sayap untuk terbang agar aku bisa meraih biji-bijian itu?“ kata si Ikan dalam hati.

Kita tinggalkan si Ikan dan beralih ke Burung. Setelah beterbangan, Burung lalu hinggap di salah satu dahan pohon di pinggir sungai untuk beristirahat. Saat itu ia melihat ke air. Di dasar air sungai itu ia melihat banyak sekali cacing bergeliatan.

“Kelihatannya cacing-cacing itu enak dimakan,” Kata Burung dalam hati.

Ia lalu berusaha masuk ke dalam air untuk menyelam dan menangkap cacing-cacing itu. Namun, ia tidak berhasil karena ia tidak bisa berenang. Ia hanya bisa memandangi cacing itu dari atas pohon. Saat sedang memandangi cacing-cacing di dalam air, perhatiannya teralihkan pada Ikan yang sedang berenang di dalam air.

“Tuhan, kenapa Engkau tidak memberiku ekor dan sirip untuk berenang agar aku bisa meraih cacing-cacing dalam air itu?” kata si Burung dalam hati.

Akhirnya Ikan dan Burung saling tahu kesulitan masing-masing. Berkalikali si Ikan melihat Burung menyelam ke air untuk mendapatkan cacing.

Demikian pun si Burung berkali-kali melihat Ikan meloncat-loncat untuk mendapatkan biji-bijian. Lalu mereka berkenalan.

“Hei Ikan, apakah kau menginginkan biji-bijian ini?” kata Burung.

“Benar, tetapi aku tidak punya sayap sepertimu sehingga tidak bisa terbang mendapatkan biji-bijian itu,” jawab si Ikan.

“Aku juga menginginkan cacing di dasar sungai, tetapi aku tidak punya sirip sepertimu sehingga tidak bisa mendapatkan cacing-cacing itu,” balas si Burung.

“Bagaimana jika kau membantuku mengambil biji-bijian itu dan aku akan membantumu mendapatkan cacing-cacing di dasar sungai,” ajak si Ikan.

“Wow ide bagus, aku setuju,” sahut si Burung.

Akhirnya, Ikan dan Burung menjadi sahabat dan saling membantu.

Simak video Dongeng Ikan dan Burung berikut ini.
Ayo Bercerita
Ayo, ceritakan kembali dongeng yang telah disampaikan guru!
Ikan dan Burung
Di sebuah hutan burung dan ikan yang bersahabat dekat. Kedekatan keduanya melalui suatu kejadian yang mengubah mereka.

Waktu beristirahat di pinggiran sungai ikan berusaha mendapatkan biji-bijian, namun tidak berhasil. Ia hanya bisa memandangi biji-bijian itu.

Perhatiannya teralihkan oleh seekor burung yang sedang terbang. Dalam hati ikan mengatakan mengapa Tuhan tidak memberinya sayap untuk terbang agar bisa meraih biji-bijian itu.

Setelah beterbangan, burung hinggap di dahan pohon untuk beristirahat. Ia melihat banyak sekali cacing bergeliatan di dalam air. Burung berusaha masuk ke dalam air untuk menyelam, namun tidak berhasil karena ia tidak bisa berenang.

Ia hanya bisa memandangi cacing itu dari atas pohon. Perhatiannya teralihkan pada ikan. Dalam hati burung mengatajkan mengapa Tuhan tidak memberinya ekor dan sirip untuk berenang.

Akhirnya ikan dan burung saling tahu kesulitan masing-masing. Lalu mereka berkenalan. Ikan menginginkan biji-bijian, namun tidak bisa bisa terbang. Burung menginginkan cacing, namun ia tidak bisa berenang.

Akhirnya burung membantu ikan mengambil biji-bijian dan ikan membantu burung mendapatkan cacing-cacing. Merekapun akhirnya menjadi sahabat dan saling membantu.

Ayo Berlatih
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
1. Siapakah tokoh dongeng yang disampaikanguru?
Ikan dan Burung
2. Di manakah tempat dari cerita tersebut?
Di pinggiran sungai
3. Di manakah tempat hidup Cacing yang akan di makan oleh burung?
Di dasar sungai
4. Burung ingin membantu Ikan dengan cara …
mengambil biji-bijian
5. Ikan ingin membantu Burung dengan cara …
menangkap cacing dasar sungai
6. Setelah Ikan dan Burung berkenalan, maka mereka …
menjadi sahabat dan saling membantu

Ayo Berdiskusi
Ayo diskusikan tentang sikap hidup rukun di kelas! Tuliskan hasil diskusimu!

Sikap hidup rukun di kelas
Sikap hidup rukun di kelas adalah menghormati, bekerja sama, gotong-royong dengan teman walaupun memiliki perbedaan karakteristik individu.
Tuliskan contoh sikap hidup rukun di kelas!
Contoh sikap hidup rukun di dalam kelas antara lain:
  1. Menolong teman yang sakit
  2. Menjalankan piket kelas
  3. Melaksanakan upacara dengan tertib
  4. Saling menghargai dan menyayangi
  5. Bertutur kata yang sopan
  6. Makan bersama dan berbagi makanan
  7. Tidak memilih-milih teman
  8. Tidak mengejek teman
  9. Belajar bersama
  10. Meminjamkan alat tulis kepada teman

Membuat Kartu Pecahan
Siti dan teman-teman diberi tugas membuat kartu pecahan.

Masing-masing siswa membuat tiga kartu pecahan.;

Siti membuat pecahan setengah, sepertiga, dan seperempat.

Ayo Berlatih
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Perhatikan kumpulan gambar bangun berikut! 
Pecahan Setengah
Banyak bangun di atas adalah __2___

Bangun warna biru dapat dinyatakan dengan pecahan _1/2___

2. Perhatikan kumpulangambar bangun berikut!
Pecahan Sepertiga
Banyak bangun di atas adalah __3___

Bangun warna biru dapat dinyatakan dengan pecahan __1/3__

3. Perhatikan kumpulan gambar bangun berikut!
Pecahan Seperempat
Banyak bangun tersebut adalah __4___

Bangun warna biru dapat dinyatakan pecahan _1/4___

Ayo Berlatih
Pilihlah pecahan berikut sesuai gambarnya dengan memberi tanda centang (√)!
Soal Centang


Ibu Guru sering menceritakan berbagai dongeng hewan.

Banyak hikmah atau contoh perbuatan baik dari dongeng.

Mereka dapat hidup rukun dan menjaga kebersamaan.

Ibu Guru hari ini mengajarkan tari gerakan kijang.

Lakukan gerakan kepala, tangan, dan kaki seperti seperti gambar di atas! Siswa dapat merangkai urutan gerak kijang atau menambah gerakangerakan lain yang sesuai gerakan kijang.

Gerakan Dasar Tari Kijang
No.GerakanGambar
1.Berlari-lari kecil ke arah depan dengan posisi tangan di kepala seperti tanduk. Pandangan lurus ke depan
Gerakan 1
2.Melompat ke kanan dan ke kiri. Posisi tangan lurus, jari membuka. Posisi badan membungkuk
Gerakan 2
3.Menggerakkan tangan ke samping kanan dan kiri, posisi kaki jongkok seperti gambar.
Gerakan 3

Kegiatan Bersama Orang Tua
Dengan bantuan orang tua, siswa belajar mengenal pecahan setengah, sepertiga, dan seperempat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:05 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.