Home » » Pembelajaran 5 Tema 9 Subtema 2 Benda Angkasa Luar dan Rahasianya

Pembelajaran 5 Tema 9 Subtema 2 Benda Angkasa Luar dan Rahasianya

Pada Pembelajaran 5 Tema 9 Subtema 2 Benda Angkasa Luar dan Rahasianya akan mempelajari tentang menjelaskan perbedaan antara Bulan dan Bumi, memahami sistem tata surya dan mengurutkan planet berdasarkan ukurannya, menyajikan peristiwa yang terjadi pada tokoh dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi, memahami karakteristik tari kreasi daerah dan memahami persamaan dan perbedaan penampilan antara tari kreasi daerah. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai panduan saja ketika mengikuti pembelajaran bersama Bapak/Ibu guru Anda. Berikut ini kegiatan pembelajarannya.

Pernahkah kamu mendengar sebuah lagu berikut? Yuk, nyanyikan bersamasama!
Bulan Bulan Purnama
Di angkasa biru Bulan terang cuaca
Katakan padaku
Apakah yang kau lihat s’lalu
Dari tempatmu yang tinggi
Katakanlah padaku
Aku ingin mengerti
Apakah yang kamu bayangkan ketika kamu menyanyikan lagu tersebut? Apakah yang hendak disampaikan melalui lagu itu tentang bulan?

Ayo Berdiskusi
Bulan merupakan salah satu benda langit yang dengan mudah dapat disaksikan dari Bumi tempat kita tinggal. Perhatikan gambar Bulan di bawah. Diskusikanlah bersama teman sebangkumu tentang apa saja yang kamu ingin ketahui tentang Bulan. Tuliskanlah pertanyaanmu pada sebuah kertas dan tempelkan di papan tulis.
Bulan
  1. Mengapa sinar bulan tidak terasa panas?
  2. Berapa jarak bumi ke bulan??
  3. Mengapa bentuk Bulan terlihat berbeda-beda?
  4. Mengapa bulan di sebut sebagai satelit Bumi?
  5. Mengapa bisa terjadi gerhana Bulan?

Pernahkah kamu menyadari bahwa pada saat tertentu kamu tidak dapat menyaksikan Bulan bersinar, padahal langit malam sedang cerah? Terkadang kamu perhatikan bahwa bentuk Bulan juga berganti-ganti. Apakah yang sebenarnya terjadi? Bacalah bacaan berikut ini dengan saksama.

Ayo Membaca
Bulan yang Setia kepada Bumi
Bulan adalah salah satu benda langit yang mungkin paling sering terlihat di Bumi, selain Matahari. Bulan adalah satelit Bumi karena Bulan berputar mengelilingi Bumi. Bulan melakukan rotasi terhadap Bumi. Selain itu Bulan juga berotasi pada porosnya sendiri selama kurang lebih 28 hari, hampir sama dengan waktu Bumi berotasi. Bulan adalah satu-satunya satelit Bumi. Bulan akan terus mengitari Bumi.

Jarak Bulan yang cukup dekat dengan Bumi membuatnya jaraterlihat besar bila dilihat dari Bumi. Bulan berjarak 384.000 kilometer dari Bumi. Suhu di permukaan Bulan adalah 100°C di siang hari dan negatif 170°C pada malam hari. Siang dan malam berlangsung selama kira-kira dua minggu.
Bulan yang Setia kepada Bumi
Dengan menggunakan teleskop, Bulan dapat diamati dengan cukup jelas dari Bumi. Permukaan Bulan dipenuhi dengan kawah-kawah hasil tabrakan Bulan dengan meteor-meteor. Jika dilihat dari Bumi, ada beberapa bagian Bulan yang tampak gelap, dan ada bagian yang terang. Bagian-bagian gelap itu merupakan dataran rendah, sedangkan bagian yang terang merupakan pegunungan. Meskipun terletak dekat dengan Bumi dan selalu mengitari Bumi, kenampakan Bulan sangat berbeda dengan Bumi. Bulan tidak memiliki air atau atmosfer. Manusia tidak bisa bernafas di Bulan. Pada beberapa bagian dekat kutub ditemukan kemungkinan adanya es di kawah-kawah yang ada. Dataran rendah yang luas di Bulan disebut dengan laut, meskipun tidak mengandung air seperti di Bumi.

Dataran rendah itu juga merupakan dampak tabrakan dengan meteorit yang terselimuti lava gunung berapi. Pada zaman dahulu Bulan juga memiliki gunung-gunung berapi. Gunung tertinggi di Bulan tingginya 8.200 meter. Bulan berlubang-lubang karena memiliki kawah dengan beragam ukuran. Kawah terbesar di Bulan memiliki luas 200 km.

Sumber : Antariksapedia, Aguilar David A, 2015

Ayo Mencoba
Kamu telah mengetahui lebih banyak tentang salah satu benda langit yang paling tidak asing bagi kamu. Bulan, sebagai satu-satunya satelit Bumi merupakan salah satu benda langit yang pertama diteliti para ilmuwan. Salah satu tujuan penelitiannya adalah untuk melihat kemungkinan apakah Bulan dapat menjadi tempat tinggal manusia.

Berdasarkan bacaan di atas dan dari sumber informasi lainnya, lakukanlah kegiatan berikut bersama dengan teman sebangkumu.
  1. Bacalah kembali bacaan tentang Bulan di atas dengan saksama. Kamu dapat menggunakan sumber informasi lainnya untuk mengetahui lebih banyak tentang Bulan.
  2. Carilah informasi sebanyak-banyaknya juga tentang planet Bumi kita.
  3. Lakukanlah perbandingan antara Bulan dan Bumi dan catatlah pada sebuah tabel.
Perbandingan Bumi dan Bulan
BumiBulan
  1. Suhu permukaan bumi pada siang hari rata-rata 15°C
  2. Bumi memiliki air atau atmosfir
  3. Permukaan Bumi sekitar 70% ditutupi oleh air.
  4. Laut dibumi dipenuhi oleh air laut
  5. Gunung tertinggi di bumi adalah 8.848 (Mount Everest)
  1. Suhu di permukaan Bulan adalah 100°C di siang hari
  2. Bulan tidak memiliki air atau atmosfer
  3. Permukaan Bulan dipenuhi dengan kawah-kawah
  4. Laut di bulan tidak memiliki air
  5. Gunung tertinggi di Bulan tingginya 8.200 meter.
  1. Dengan menggunakan tabel tersebut, buatlah poster untuk menjelaskan perbedaan keduanya dengan cara yang lebih menarik. Tujuan poster itu untuk memberitahu pembaca tentang kemungkinan manusia untuk tinggal di Bulan.
  2. Buatlah postermu dengan menggunakan karton ukuran A3, dan gunakan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuatnya menarik.
  3. Presentasikan postermu di depan kelas dengan percaya diri.
Perbandingan Bumi dan Bulan
Apakah kesimpulanmu dari kegiatan di atas?

Kesimpulanku:
Bulan tidak memiliki atmosfir seperti di bumi sehingga tidak memungkinkan manusia tinggal di Bulan

Ayo Berdiskusi
Ingatkah kamu dengan sketsa sistem tata surya yang telah kamu buat sebelumnya? Untuk membuat model tata surya, kamu perlu memuat perbandingan ukuran planet-planet yang ada di dalamnya. Bersama dengan kelompokmu, lakukanlah kegiatan berikut.
  1. Carilah informasi tentang diameter planet-planet di dalam tata surya dan catatlah di dalam tabel. Lalu, buatlah perbandingan dengan membandingkannya dengan planet yang memiliki diameter paling kecil (perhatikan contoh).
Nama PlanetDiameter Planet (ribu km)PerbandinganDiameter dalam Model (cm)
Merkurius4,9 ribu km
4,9= 1
4,9
1 cm
Venus12,1 ribu km
12,1= 2,5
4,9
2,5 cm
Bumi12,7 ribu km
12,7=2,6
4,9
2,6 cm
Mars6,8 ribu km
6,8=1,4
4,9
1,4 cm
Jupiter143 ribu km
143=29,2
4,9
29,2 cm
Saturnus120 ribu km
120=24,5
4,9
24,5 cm
Uranus51 ribu km
51=10,4
4,9
10,4 cm
Neptunus50 ribu km
50=10,2
4,9
10,2 cm
  1. Dengan menggunakan data tersebut, kamu dapat menentukan perbandingan ukuran planet dalam tata surya dengan cukup akurat. Misalnya dalam model, kamu menggunakan ukuran diameter planet terkecil (Merkurius) sebesar 1 cm, maka diameter planet lainnya akan mengikuti sesuai perbandingan yang kamu buat. Lalu, siapkan alat dan bahan yang kamu perlukan sesuai sketsa dan rencana yang kamu telah susun bersama kelompokmu sebelumnya untuk membuat model tata surya 3 dimensi, atau semi 3 dimensi. Semi 3 dimensi adalah menggabungkan antara dua dimensi dan tiga dimensi dalam satu model. Perhatikan kembali contoh yang ada pada pembelajaran 1 dan 2.
  2. Jika ada bahan yang harus dipersiapkan terlebih dulu, maka kamu harus membuatnya terlebih dahulu untuk memastikan bahan tersebut dapat digunakan sesuai yang diinginkan.
  3. Susunlah langkah-langkah kegiatan yang akan kamu lakukan bersama dengan anggota kelompokmu dengan saksama. Kamu dapat menggunakan diagram atau tulisan dalam bentuk paragraf untuk menyusunnya.
  4. Diskusikan kembali langkah-langkah tersebut untuk memastikan semua hal yang dibutuhkan dapat dilakukan.
  5. Lakukanlah pembagian tugas kepada semua anggota kelompok. Lalu tentukanlah cara atau strategi untuk memastikan semua anggota kelompok melakukan tugas masing-masing dengan baik.

Ayo Berlatih
Bagaimana pengalamanmu bekerja bersama teman-temanmu dalam kegiatan di atas? Bandingkanlah jika kamu harus mengerjakannya sendiri, bagaimana rasanya? Bekerja bersama orang lain untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu akan terasa lebih menyenangkan dan pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat. Bagaimana dengan menghabiskan waktu senggang bersama orang lain? Manakah yang lebih kamu sukai, menghabiskan waktu senggang sendiri dengan gawai, atau menghabiskan waktu bersama dengan keluarga dan teman-teman?

Pernahkah kamu mengalami situasi tersebut? Baca dan simaklah cerita berikut ini, lihatlah apakah kamu memiliki pengalaman yang hampir sama.

Ayo Membaca
Kakek Banu
Oleh Diana Karitas

“Andi! Bayu! Ayo kita kumpul di sini!” seru Kakek Banu mengajak Andi dan Bayu yang sedang asyik bermain gawai mereka di ruang tengah. Andi dan Bayu adalah kakak adik yang sedang berlibur ke rumah kakek neneknya bersama ayah dan ibunya.

“Ada apa, Kek? Mau apa di situ?” tanya Andi yang lebih tua, kepada kakeknya, tanpa mengalihkan pandangannya dari layar gawainya.

“Cepatlah ke teras! Kakek ingin menunjukkan sesuatu kepadamu. Di sini sudah ada Ari dan Ika, nih,” seru Kakek dari teras rumahnya yang luas.

“Andi, Bayu! Dipanggil Kakek!” kata Ibu mengingatkan setelah dilihatnya kedua anak itu tidak juga menghiraukan panggilan kakeknya. “Kalian sudah janji untuk menemani Kakek, kan kali ini? Mengapa kalian sibuk sendiri dengan gawai itu dibanding menemani kakek? Kakek sudah lama tidak bertemu kalian, lho!” kata Ibu mengingatkan. Kedua adik beradik pun akhirnya meletakkan gawainya dan berjalan menemui kakeknya di teras

“Nah, gitu dong! Masa gawai lebih menarik daripada bulan purnama di atas sana? Sudah tiga kali bulan purnama, Ari dan Ika selalu bermain ke sini untuk mendengar cerita Kakek, lho!” jelas Kakek Banu. “Ari dan Ika juga biasanya bermain gawai seperti kalian, tapi sudah tiga kali mereka selalu datang ke sini meminta Kakek bercerita pada saat bulan purnama,” jelas Kakek lagi.

“Iya, Andi. Sejak Kakek kami meninggal empat bulan lalu, kami jadi sering bermain ke sini. Kakek Arya suka bercerita ketika bulan purnama tiba, biasanya di teras rumah kami. Nah, sekarang Kakek Banu bersedia bercerita juga untuk kami,” Ari menjelaskan.

“Wah, akan seru pasti cerita Kakek kalau banyak pendengarnya! Aku mau!” seru Bayu gembira, lupa akan permainan gawainya. Bayu pun segera mengambil tempat di sebelah Ika. Kini keempat bocah itu pun duduk setengah lingkaran mengelilingi Kakek yang duduk di kursi malasnya.

Kakek Banu mulai bercerita dengan bersemangat. Terkadang terdengar suaranya menirukan suara-suara binatang, petir, angin, kendaraan bermotor, berganti-gantian. Lalu terdengar suara anak-anak tertawa terbahak-bahak, lalu suara mereka menjerit ketakutan. Kelihatannya seru sekali.

Andi dan Bayu pun lupa dengan permainan gawainya. Sepertinya, mereka menikmati sekali cerita Kakek Banu. Beberapa kali mereka merengek meminta Kakek bercerita kembali. Ibu pun harus datang meminta anak-anak itu menunggu hingga esok hari untuk membiarkan Kakek Banu beristirahat.

“Ternyata seru sekali mendengar cerita Kakek, ya Kak! Lebih seru daripada permainan di gawai Kakak itu!” kata Bayu kepada kakaknya.

“Pastilah! Kakek kan jago bercerita. Lalu ada Ari dan Ika. Lalu, di saat bulan sedang purnama. Sempurna!” kata Andi senang. Ibu pun tersenyum dan meminta mereka segera tidur.

Ayo Menulis
Bacalah kembali cerita di atas dan juga hasil pekerjaanmu sebelumnya. Bayangkanlah kamu ada di dalam cerita itu dan ingin menjelaskannya kepada temanmu dengan menggunakan sebuah gambar.

1. Bagilah cerita di atas menjadi tiga bagian, yaitu bagian awal, tengah, dan akhir. Lalu, dengan menggunakan kertas ukuran A4 yang dibagi empat, buatlah tiga gambar seri yang menggambarkan cerita di atas. Untuk bagian pertama, kamu boleh menuliskan judul dan pengarangnya beserta gambar yang menjelaskan judul tersebut. Pada bagian kedua hingga keempat, gambarlah isi cerita pada bagian awal, tengah, dan akhir cerita. Tuliskan paling sedikit satu kalimat untuk menjelaskan gambarmu. Gunakan contoh di bawah ini untuk membantumu.

2. Tuliskanlah pesan yang kamu dapatkan dari cerita tersebut ke dalam satu kalimat pendek.
Kakek Banu
3. Lihatlah kembali gambar yang telah kamu buat sebelumnya. Perhatikanlah bagian akhir dari cerita di atas. Dengan menggunakan imajinasimu, ubahlah bagian akhir dari cerita tersebut. Tuliskan hasil imajinasimu dengan menggunakan kata-katamu sendiri di tempat yang disediakan berikut ini.
Andi dan Bayu pun lupa dengan permainan gawainya karena kakek erus bersemangat membuat cerita buat para cucunya. Sebenarnya ibu sudah menyuruh anak-anak untuk beristirahat, tetapi anak-anak tidak mau, dan kakek Banu pun menyuruh ibu untuk membiarkan anak-anak tersebut. Kakek mengajak anak-anak pindah ke ruang keluarga sambil tetap meneruskan cerita. Anak-anak sambil tiduran di lantai yang sudah dilapisi karpet terus bersemangat mendengarkan cerita tersebut. Akhirnya anak-anak tertidur di ruang keluarga. Kakek Banu pun tersenyum bahagia
4. Ceritakanlah gambar seri yang telah kamu buat beserta dengan cerita yang telah kamu kembangkan kepada teman-temanmu. Ceritakanlah dengan menggunakan intonasi, pemenggalan kalimat dan lafal yang jelas serta suara yang keras agar terdengar dengan baik.

5. Setelah itu, mintalah teman lain untuk memberikan sarannya terhadap cerita gambarmu dan juga caramu bercerita dan menuliskannya di selembar kertas kecil. Lalu, perbaikilah hasil pekerjaanmu dan catatlah hal-hal yang hendak kamu lakukan untuk memperbaikinya.

Pada zaman dahulu, banyak kegiatan masyarakat tradisional yang dilakukan di malam hari ketika bulan purnama, termasuk kegiatan bercerita atau mendongeng. Mereka berkumpul di suatu tempat yang lapang dan melakukan berbagai kegiatan bersama. Anak-anak kadang bermain permainan anak-anak dengan gembira di bawah bulan purnama. Sementara orang tua berkumpul di sekitarnya untuk mengawasi. Terkadang juga dalam acara-acara tertentu, ditampilkan tari-tari daerah di bawah bulan purnama.

Saat ini, tari daerah telah banyak dimodifikasi menjadi tari kreasi daerah. Sebelumnya kamu telah mempelajari beberapa perbedaan antara tari daerah dan tari kreasi daerah Nusantara. Mari mempelajari lebih jauh perbedaan antar tari kreasi daerah yang ada di Indonesia.

Ayo Membaca
Tari Kreasi Daerah di Indonesia yang Beraneka Ragam

Tari kreasi yang dikembangkan para seniman daerah merupakan tari kreasi daerah. Namun demikian, tari kreasi tersebut masih mengacu pada tari daerah yang sudah ada sebelumnya. Oleh karena itu, dalam beberapa hal terdapat persamaan yang nyata antara tari daerah dan tari kreasi daerah. Pertama, kedua jenis tari kreasi memiliki fungsi yang kurang lebih sama dalam tata masyarakat di mana tarian ini berasal. Kedua, kedua jenis tari kreasi ini memiliki beberapa gerakan yang sama karena tari kreasi daerah mengacu kepada tari daerah yang sudah ada sebelumnya. Semua gerakan kedua jenis tari kreasi ini bertumpu pada gerakan tangan, kaki, dan badan. Ketiga, kedua jenis tari ini diiringi oleh alat musik dan nyanyian sebagai pengiringnya.

Namun, secara khusus tari kreasi dari berbagai daerah memiliki perbedaanperbedaan yang dapat diamati dengan jelas. Masing-masing jenis tari memiliki keunikan gerakan yang berbeda satu dengan lainnya. Keunikan ini yang dicoba untuk terus dipertahankan dan dikembangkan sehingga menjadi ciri khusus yang mudah dikenali masyarakat. Beberapa jenis alat musik yang digunakan pun memiliki keunikan yang berbeda-beda, sehingga menimbulkan suara yang juga menjadi keunikan tarian tersebut. Berikutnya adalah, tentu saja, busana yang dikenakan merupakan keunikan yang paling jelas dapat dilihat. Ada beberapa bagian dari properti tari yang unik dan khusus hanya untuk tari tertentu. Sama dengan musik dan gerakan, perbedaan ini juga menjadi penciri tari tersebut yang membedakannya dengan tarian yang lainnya.
Tari Kreasi Daerah
Berikut ini adalah beberapa contoh tari kreasi daerah yang cukup dikenal di masyarakat Indonesia. Pertama adalah Tari Merak. Tari ini merupakan ciptaan seniman Sunda Tjetje Somantri dari Jawa Barat pada pertengahan abad ke19. Tari ini berusaha mengekspresikan keindahan burung merak.

Tari berikutnya adalah Tari Kupu-Kupu yang berasal dari Bali yang mengekspresikan kehidupan kupu-kupu biru tua. Tari kupu-kupu biasa ditampilkan secara berkelompok oleh lima orang penari wanita. Para penari menampilkan gerakan menari dan tata busana yang indah. Tari ini sudah cukup terkenal karena sering ditampilkan dalam festival-festival tari dunia.

Tari Manipuren merupakan salah satu tari kreasi daerah Jawa Tengah. Tari ini dikembangkan dari gerakan Tari Manipuri yang berasal dari India. Oleh seorang seniman bernama S. Maridi, tari ini dikembangkan di Indonesia.

Tari Yapong dikembangkan oleh seniman tari Yogyakarta terkenal, Bagong Kussudiarjo yang pertama kali dipentaskan pada tahun 1977. Meskipun diciptakan oleh seniman Yogyakarta, namun tari ini merupakan ekspresi kehidupan masyarakat Betawi yang tinggal di Jakarta. Tari Yapong pertama kali dipentaskan untuk memeringati ulang tahun Jakarta pada tahun yang sama.

Tari Banjar Kemuning diciptakan dan dikembangkan oleh seorang seniman bernama Agustinus yang terinspirasi dengan kehidupan masyarakat sebuah desa bernama Banjar Kemuning di Sidoarjo, Jawa Timur. Tari ini terinspirasi oleh kehidupan para istri nelayan yang tegar, kuat dan luwes menghadapi kerasnya kehidupan selama ditinggal para suami berlayar.

Sumber : Seni Tari BSE Kelas VII, Pusbuk 2010; www.ilmuseni.com dengan penyesuaian

Ayo Berlatih
Kini kamu telah mengetahui beberapa tari kreasi daerah yang ada di Indonesia. Tari kreasi daerah dalam bacaan sebelumnya hanyalah sebagian kecil dari tari kreasi daerah yang ada di nusantara. Hampir semua daerah memiliki tari kreasi daerah yang dikembangkan oleh seniman daerah masing-masing.

Bersama dengan teman sekelompok, kamu akan melakukan kegiatan untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang tari kreasi daerah. Ikutilah langkahlangkah sebagai berikut.
  1. Tentukanlah sebuah tari kreasi daerah, baik yang ada di daerahmu atau salah satu tari daerah yang ada pada bacaan di atas.
  2. Carilah beberapa informasi untuk mengetahui lebih banyak tentang taritari tersebut. \
  3. Gunakan tabel berikut untuk mengorganisiasi informasi yang diperlukan. Kamu dapat menuliskan keterangan atau menempelkan gambar yang sesuai dengan keterangan yang diharapkan.
Nama tari dan asalTari Kreasi Kupu-kupu dari Bali
Arti dan Makna TariTari kupu-kupu ciptaan I Wayan Beratha adalah sebuah tari yang menggambarkan kedamaian dan keindahan pulau dewata, Bali
Fungsi tariMengekspresikan kehidupan kupu-kupu biru tua
Jenis gerakan tangan
  1. Gerakan kupu-kupu yang terbang di tempatnya
  2. Gerakan kupu-kupu yang terbang memutar
  3. Gerakan buka tutup sayap kupu-kupu
  4. Gerakan kibasan
  5. Gerakan ayunan
Jenis gerakan kaki
  1. Gerak agem merupakan sikap kaki terbuka kuda-kuda menyamping
  2. Gerakan meloncat
Jenis gerakan badan
  1. Gerakan ngaed adalah gerakan dimana badan diturunkan atau direndahkan dengan posisi lutut ditekuk
  2. Gerakan ngegol atau egol adalah gerakan antar kaki kanan dan kiri yang diangkat secara bergiliran yang diikuti juga dengan gerakan pinggul ke kanan dan ke kiri disertai gerakan kepala ke kanan dan ke kiri.
  3. Nyeledet, gerakan mata melirik ke samping kanan dan kiri
  4. Ngelier adalah gerakan perputaran dagu kekanan atau kekiri
Lagu/musik pengiringDiiringi dengan alat musik gamelan Bali
Properti tariSampur, penutup kepala dan tiruan sayap kupu-kupu
Cara menarikanKelompok
Jenis pola lantaiGaris lurus vertikal dan horizontal
Latihlah beberapa gerakan tari ini bersama dengan teman sekelompok. Kamu dapat menggunakan video untuk mempelajari tari pilihanmu.
  1. Presentasikanlah hasil pengamatan dan hasil pencarian informasi tentang tari kreasi daerah tersebut.
  2. Carilah satu kelompok tari lainnya untuk melakukan perbandingan dan menemukan persamaan dan perbedaan antara kedua tari kreasi daerah yang berbeda.
  3. Presentasikan kembali hasil perbandingan antara kedua tari tersebut di depan kelas dengan percaya diri.

Buatlah kesimpulan terhadap kegiatan di atas dengan menuliskannya di dalam kotak di bawah ini. Kesimpulanku:
Tari kreasi daerah masih mengacu pada tari daerah yang sudah ada sebelumnya karena terdapat persamaan yaitu fungsi, gerakan dan iringan tari.

Ayo Renungkan
Adakah hal-hal baru yang kamu dapatkan dalam kegiatan belajar kali ini?
Hal-hal baru yang saya pelajarai hari ini adalah Perbedaan Bumi dan Bulan, mengaitkan cerita fiksi dengan pengalaman pribadi, karakteristik tari kreasi daerah
Sikap dan keterampilan apa sajakah yang telah kamu kembangkan oada hari ini?
Sikap yang saya kembangkan adalah percaya diri, rasa ingin tahu, dan kerja sama. Keterampilan yang saya kembangkan adalah : membandingkan, membedakan, mengelompokkan, mengomunikasikan
Adakah caramu untuk mengembangkan sikap dan keterampilan yang kamu anggap perlu untuk ditingkatkan lebih?
Sikap dan keteramplan yang ingin saya kembangkan lebih adalah sikap percaya diri dan keterampilan membedakan.
Kerja Sama dengan Orang Tua
Pernahkah kamu melakukan kegiatan di luar rumah pada bulan purnama? Mintalah orang tua atau kakek nenekmu untuk menceritakan kegiatan apa yang mereka lakukan pada masa dahulu saat bulan purnama tiba. Bandingkan dengan kegiatan yang kamu lakukan pada saat bulan purnama.
Saat bulan purnama kakek dan nenek bermain di luar rumah, mereka bermain jamuran
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:51 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.