Home » » Pembelajaran 5 Tema 8 Subtema 3 Bumi Matahari dan Bulan

Pembelajaran 5 Tema 8 Subtema 3 Bumi Matahari dan Bulan

Ayo Membaca
Pernahkah kamu mendengar tentang Tahun Baru Hijriah? Apa bedanya dengan tahun baru yang terjadi setiap tanggal 1 Januari? Ayo, kita cari informasi mengenai kedua peristiwa tersebut.

Kalender Masehi dan Kalender Hijriah
Perputaran Bumi mengelilingi Matahari (revolusi bumi) dan perputaran Bulan mengelilingi Bumi (revolusi bulan) digunakan untuk menentukan tahun Masehi dan tahun Hijriah. Sistem penanggalan Masehi ditentukan berdasarkan kala revolusi bumi. Sistem penanggalan Hijriah ditentukan berdasarkan kala revolusi bulan.

1. Tahun Masehi
Tahun Masehi juga disebut tahun Syamsiah atau tahun Matahari. Tahun Masehi ditentukan berdasarkan kala revolusi bumi (waktu yang diperlukan Bumi untuk sekali mengelilingi Matahari). Kala revolusi bumi adalah 365 1/4 hari. Satu tahun Masehi dibagi menjadi 12 bulan dengan pembagian jumlah hari sebagai berikut.
Nama BulanJumlah HariNama BulanJumlah Hari
Januari31Juli31
Pebruari28/29Agustus31
Maret31September30
April30Oktober31
Mei31November30
Juni30Desember31

Tahun Masehi pertama kali ditetapkan oleh Julius Cesar (Romawi) pada tahun 47. Julius Cesar menetapkan jumlah hari dalam satu tahun 365 hari. Berdasarkan kala revolusi bumi, 1 tahun = 365 1/4 hari. Sisa 1/4 hari dari setiap tahun dikumpulkan sehingga setelah 4 tahun akan terkumpul menjadi 1 hari. Jadi, setiap 4 tahun sekali, jumlah hari dalam 1 tahun = 366 hari dan disebut tahun kabisat.

Tahun kabisat adalah tahun bilangannya habis dibagi 4 (empat), misalnya tahun 2000, 2004, dan 2008. Berdasarkan perhitungan yang lebih teliti, kala revolusi bumi adalah selama 365 hari 5 jam, 48 menit.

2. Tahun Hijriah
Tahun Hijriah juga disebut tahun Komariyah atau tahun Bulan. Tahun Hijriah ditentukan berdasarkan kala revolusi bulan (waktu yang diperlukan Bulan untuk sekali mengelilingi Bumi). Kala revolusi bulan adalah 29 1/2 hari sehingga jumlah hari dalam satu tahun = 29 1/2 hari x 12 = 354 hari. Satu tahun Hijriah dibagi menjadi 12 bulan dengan pembagian jumlah hari sebagai berikut.
Nama BulanJumlah HariNama BulanJumlah Hari
Muharam30Rajab29
Safar29Syaban30
Robiul Awal30Ramadhan30
Robiul Akhir29Syawal29
Jumadil Awal30Zulkaedah30
Jumadil Akhir29Zulhijah29/30

Kalender Hijriah juga mengenal tahun kabisat. Jumlah hari dalam tahun kabisat Hijriah 1 hari lebih lama dibandingkan tahun Hijriah biasa, yaitu 355 hari. Pada tahun kabisat Hijriah, jumlah hari dalam bulan Zulhijah adalah 30 hari. Berdasarkan hal tersebut, hari-hari besar Islam setiap tahun bergeser lebih awal 11 hari pada tahun Hijriah biasa, dan bergeser 12 hari pada tahun kabisat.

Banyak sekali informasi yang kita dapatkan dari bacaan di atas. Bersama dengan temanmu identifikasikan 5 informasi penting dari bacaan dan tuliskan informasi tersebut dalam format yang disediakan.
Lima Informasi Penting dari Bacaan
1.Sistem penanggalan Masehi berdasarkan kala revolusi bumi, sistem penanggalan Hijriah berdasarkan kala revolusi bulan
2.Tahun Masehi juga disebut tahun Syamsiah atau tahun Matahari.
3.Tahun Kabisat adalah tahun yang bilangannya habis dibagi 4 (empat)
4.Tahun hijriah juga disebut tahun komariyah atau tahun bulan
5.Jumlah hari dalam tahun kabisat Hijriah 1 hari lebih lama dibandingkan tahun Hijriah biasa, yaitu 355 hari

Dengan menggunakan informasi penting yang kamu temukan, buatlah ringkasan bacaan dengan menggunakan kalimatmu sendiri.

Kesimpulanku:
Revolusi bumi dan revolusi bulan digunakan untuk menentukan tahun Masehi dan tahun Hijriah. Sistem penanggalan Masehi berdasarkan kala revolusi bumi, sedangkan sistem penanggalan Hijriah berdasarkan kala revolusi bulan. Tahun Masehi juga disebut tahun Syamsiah atau tahun Matahari. Tahun Kabisat adalah tahun yang bilangannya habis dibagi 4 (empat). Tahun hijriah juga disebut tahun komariyah atau tahun bulan. Jumlah hari dalam tahun kabisat Hijriah 1 hari lebih lama dibandingkan tahun Hijriah biasa, yaitu 355 hari.

Ayo Berkreasi
Buatlah kelompok kerja yang terdiri atas empat orang. Sajikan kembali informasi yang sudah kamu dapatkan sebelumnya tentang kalender Masehi dan Hijriah secara visual dengan membuat kalender. Buatlah dua kalender dengan sistem penanggalan Masehi dan Hijriah yang dilengkapi dengan penjelasan tentang tahun Masehi dan Hijriah.

Persiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan
  1. Kertas gambar A3
  2. Pensil warna/spidol warna
  3. Kalender Masehi dan Kalender Hijriah sebagai acuan

Kalender Masehi (Hanya contoh dan tidak lengkap 12 bulan)
Kalender Masehi

Kalender Hijriah (Hanya 1 bulan karena tempat tidak muat)
Kalender Hijriah
Presentasikan kalender yang kamu buat. Jelaskan bagian-bagian kalender dan bagaimana cara menggunakan kalender tersebut.

Untuk membuat presentasimu menarik, buatlah reklame untuk mengiklankan presentasi yang akan kamu lakukan. Pilihlah salah satu jenis reklame yang menurutmu paling tepat untuk mengiklankan presentasimu.

Pastikan reklame yang kamu buat berisi informasi yang menarik dan mudah dipahami. Cantumkan topik presentasimu dan kapan presentasi itu akan dilakukan.
Reklame Presentasi Kalender
Presentasi Kalender Masehi dan Kalender Hijriyah
Nama saya Udin dari kelas VI SDN Nusantara di sini saya akan mempresentasikan materi tentang Kelender Masehi dan Kalender Hijriah.

Perputaran Bumi mengelilingi Matahari dan perputaran Bulan mengelilingi Bumi digunakan untuk menentukan tahun Masehi dan tahun Hijriah. Sistem penanggalan Masehi ditentukan berdasarkan kala revolusi bumi. Sistem penanggalan Hijriah ditentukan berdasarkan kala revolusi bulan.

A. Tahun Masehi
Tahun Masehi pertama kali ditetapkan oleh Julius Cesar (Romawi) pada tahun 47. Julius Cesar menetapkan jumlah hari dalam satu tahun 365 hari.

Tahun Masehi juga disebut tahun Syamsiah atau tahun Matahari. Tahun Masehi ditentukan berdasarkan kala revolusi bumi. Kala revolusi bumi adalah 365 1/4 hari. Jumlah seperempat hari dikumpulkan dan dijadikan sehari pada tahun kabisat. Tahun kabisat adalah tahun bilangannya habis dibagi 4 (empat), misalnya tahun 2000, 2004, dan 2008. Pada tahun kabisat ini jumlah hari di bulan pebruari menjadi 29 hari. Pada tahun kabisat Masehi jumlah harinya menjadi 366 hari dalam setahun.

Satu tahun Masehi dibagi menjadi 12 bulan dengan pembagian jumlah hari sebagai berikut.: Januari 31, Pebruari 28/29 (kabisat), Maret 31, April 30, Mei 31, Juni 30, Juli 31, Agustus 31, September 30, Oktober 31, November 30, dan Desember 31 hari.

B. Tahun Hijriah
Kalender hijriah pertama kali digunakan pada masa pemerintahan Umar bin Khattab. Tahun 1 hijriah ditentukan berdasarkan hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Nabi Muhammad SAW hijrah pada 622 masehi lalu. 

Tahun Hijriah juga disebut tahun Komariyah atau tahun Bulan. Tahun Hijriah ditentukan berdasarkan kala revolusi bulan (waktu yang diperlukan Bulan.. Kala revolusi bulan adalah 29 1/2 hari sehingga jumlah hari dalam satu tahun = 29 1 2 hari x 12 = 354 hari. Kalender Hijriah juga mengenal tahun kabisat. Pada tahun kabisat Hijriah, jumlah hari dalam bulan Zulhijah adalah 30 hari. Sehingga jumlah dalam 1 tahun kabisat kalender hijriyah adalah 355 hari. 

Satu tahun Hijriah dibagi menjadi 12 bulan dengan pembagian jumlah hari sebagai berikut. Muharam 30, Safar 29, Robiul Awal 30, Robiul Akhir 29, Jumadil Awal 30, Jumadil Akhir 29, Rajab 29, Syaban 30, Ramadhan 30, Syawal 29. Zulkaedah 30, dan Zulhijah 29/30.

Demikian presentasi yang dapat saya sampaikan kepada teman-teman semua mengenai Kalender Masehi dan Kalender Hijriah. Semoga informasi yang saya sampaikan bermanfaat dan apabila ada kesalahan yang sengaja maupun tidak sengaja saya buat saya minta maaf. Terima kasih

Ayo Renungkan
Tuliskan lima hal baru yang kamu pelajari hari ini. Tuliskan manfaat dari lima hal baru yang kamu pelajari hari ini.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:17 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.