Home » » Kegiatan Berbasis Proyek Membaca Pantun

Kegiatan Berbasis Proyek Membaca Pantun

Pada Subtema 4 tema 5 Kegiatan Berbasis Proyek dan Literasi kalian akan mengerjakan tugas proyek yaitu membaca pantun. Pada kegiatan ini, anda diharapkan dapat membacakan pantun di depan temant-eman dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang sesuai; menanggapi pembacaan pantun tentang lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat; dan dapat menerapkan isi pantun dalam kehidupan sehari-hari.

Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama. Pantun pada mulanya merupakan senandung puisi rakyat Melayu yang didendangkan. Pantun diciptakan dalam bentuk lisan untuk menyampaikan pikiran dan perasaan terhadap seseorang ataupun suatu peristiwa yang bertujuan untuk menyindir, berjenaka, memberi nasihat, atau bersuka ria. Tidak ada yang mengetahui, siapa yang mengarang pantun. Pantun sudah menjadi milik bersama, yang tersebar dari mulut ke mulut sampai sekarang.

Seperti halnya puisi, pantun juga dibaca disertai dengan irama. Hal ini bertujuan agar isi pantun enak didengar dan memberi kesan mendalam bagi yang mendengarnya. Anda juga mungkin pernah membaca pantun, bahkan juga menulis pantun. Pada saat membacakan pantun, lafal, intonasi, dan ekspresinya harus tepat. Hal ini dimaksudkan agar pantun yang disampaikan dapat dinikmati, direnungkan maknanya, dan isinya dapat diterima atau ditangkap dengan baik oleh pendengar.

Pantun merupakan materi pelajaran yang diajarkan di kelas V sekolah dasar. Pantun adalah salah satu jenis puisi lama. Pada zaman dahulu, penyebaran pantun dilakukan secara lisan dari mulut ke mulut. Oleh karena itu, pantun tidak mencantumkan nama penciptanya.

Pada kegiatan ini akan mengingat kembali materi tentang pantun dengan pertanyaan berikut: 

1. Apa yang dimaksud dengan pantun?
Pantun adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh aturan. Setiap bait pantun terdiri atas empat baris/larik. Setiap baris terdiri atas 8–12 suku kata. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran. Baris ketiga dan keempat merupakan isi pantun.
Membaca Pantun
2. Apa saja ciri-ciri pantun?
Ciri-ciri pantun adalah sebagai berikut :
  • Pantun bersajak a-b-a-b.
  • Satu bait terdiri atasempat baris.
  • Tiap baris terdiri atas8 sampai 12 suku kata.
  • Terdapat sampiran pada dua baris pertama dan isi pada dua baris berikutnya

3. Apa perbedaan pantun dan syair?
Perbedaannya pantun dan syair adalah sebagai berikut :
No.AspekPantunSyair
1.Jumlah kataPantun terdiri dari 8 – 12 suku kata.Syair terdiri atas 8 – 14 suku kata.
2.StrukturPantun baris pertama dan kedua hanya berupa sampiran, sedangkan pada baris ketiga dan keempat berupa isi.Syair pada semua barisnya adalah isi.
3.RimaPantun memiliki rima a-b-a-bSyair memiliki rima a-a-a-a
4.Maknaantun memiliki makna nasihat atau teguran, umumnya menggunakan kata jenaka atau menghibur
Syair memiliki makna nasihat, filosofi hidup, atau kata-kata mutiara.

Persamaan pantun dan syair
Jadi, persamaan pantun, syair, gurindam adalah sama-sama termasuk dalam karya sastra, dimana lebih tepatnya adalah jenis puisi lama. Pantun dan syair terdiri dari 4 baris.

Cara Membaca Pantun :
  1. Bacalah berulang-ulang pantun tersebut!
  2. Tandailah kata-kata pada pantun! Tanda-tanda yang dapat kamu gunakan yaitu:(a). Tanda ↗ untuk intonasi naik.(b). Tanda ---- untuk intonasi datar. (c). Tanda ➘ untuk intonasi turun. (d). Tanda / untuk berhenti sebentar. (e.) Tanda // untuk berhenti lama.
  3. Bacakan pantun tersebut sesuai tanda yang kamu buat!
  4. Ulangilah sampai benar pengucapan dan intonasi yang tepat!
Membaca Pantun
Guru meminta siswa untuk membaca pantun di depan kelas dengan suara lantang dan percaya diri. Bacalah pantun berikut di depan kelas. Bacalah dengan suara lantang
PantunPantun
Ada gerobak ditarik sapi
Sapi berjalan dengan cepat
Mari gerakkan tangan dan kaki
Otot kuat jantung pun sehat
Si Arga melempar batu
Batu tenggelam di dasar sungai
Jika warga bersatu padu.
Mereka hidup rukun, aman, dan damai
Ayam berkokok sangatlah kuat
Sinar mentari mulai terpancar
Sungguh senang jantungku sehat
Peredaran darah menjadi lancar
Petik mangga dengan galah
Mangga dijual di pasar baru
Sebagai pelajar di sekolah
Kamu Penuhi tanggung jawabmu
Pagi-pagi membuka tirai
Tampak hijau daun di dahan
Jika warga bercerai berai.
Mayarakat akan terjadi perpecahan
Pergi ke toko membeli gelas
Gelas dibeli sebanyak empat
Ayo laksanakan piket kelas
Pasti sekolah bersih dan sehat

Berdiskusi dan Menulis Pantun
Bentuklah kelompok sebanyak lima anak. Setiap kelompok berdiskusi untuk membuat pantun tema-temanya adalah sebagai berikut. 
  1. Badan sehat peredaran darah lancar.
  2. Guruku selalu memberi ilmu.
  3. Senang bernyanyi dan menari.
  4. Olahraga kesukaanku. 

Buatlah dua bait pantun dari setiap tema di atas. Tulisan pantun ditulis pada potongan-potongan kertas. Tempelkan kertas pada satu lembar kertas manila. Hiaslah kertas manila, sehingga menarik perhatian teman-temanmu
Pantun Tema Badan sehat peredaran darah lancar
Pandai berkata pandai bertutur
Pandai bertutur silat lidah
Lakukanlah olahraga teratur
Agar sehat peredaran darah
Kapal karam ikan bahagia
Laut tercemar ikan mati
Kurangilah garam dan gula
Agar terhindar dari hipertensi
Pantun Tema Guruku selalu memberi ilmu
Ada monyet makan duku
Dukunya duku maluku
Terima kasih pada guruku
Karena selalu memberi ilmu
Bu somat beli tomat
Jalannya terburu buru
Untukmu guru yang terhormat
Semoga engkau sehat selalu
Pantun Tema Senang bernyanyi dan menari
Angin teluk menyisir pantai
Hanyut jauh sampai kemari
Jika ingin senang dan santai
Mari bernyanyi sambil menari
Seseorang nginap sembunyi
Sembunyinya dikota padang
Aku ingin bernyanyi
Bersama pepohonan yang rindang
Pantun Tema Olah raga kesukaanku
Kalau menjahit buatlah pola
Jangan lupa siapkan benang
Kalau anda suka sepak bola
Saya juga menyukai renang
Pergi ke sawah nangkap ular keket
Setelah nangkap menggunting kuku
Olahraga bermain basket
Itu adalah kesukaanku
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 11:26 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.