Home » » Pembelajaran 5 Tema 6 Subtema 3 Giat Berusaha Meraih Cita-Cita

Pembelajaran 5 Tema 6 Subtema 3 Giat Berusaha Meraih Cita-Cita

Pernahkan kamu mendengar kisah seseorang yang hampir gagal dalam meraih cita-citanya? Simaklah cerita berikut ini, lalu ambil nilai-nilai penting di dalamnya.

Ayo Membaca
Meraih Cita walau Nyaris Putus Asa

Tawa riang dan teriakan lantang datang dari pemilik kaki-kaki kecil yang menyepak bola kaki di tanah lapang di sebuah kecamatan bernama Ledokombo. Langit mulai berwarna jingga, awan kelam, pertanda siang telah berganti malam. Pemilik kaki kecil itu pun kembali ke rumah berkumpul dalam hangatnya keluarga dan sejuknya udara desa.

Kini kaki-kaki kecil itu telah menjadi kaki-kaki yang kukuh dan lincah menari di atas rumput hijau stadion besar. Pemilik kaki-kaki kecil itu adalah Bayu Gatra Sanggiawan. Pemuda ini lahir pada tanggal 12 November 1991 di Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Telah lama ia ingin menjadi pemain sepak bola profesional.
Bayu Gaytra Sanggiawan
Pada tahun 2005, Bayu bergabung dengan tim kebanggaan warga Jember, yaitu Persid Jember. Setiap hari, ia berjuang menghabiskan waktu 45 menit untuk menuju tempat latihan dari rumahnya yang jaraknya cukup jauh. Ia rajin berlatih dan menunjukkan prestasi yang gemilang

Dari Persid Jember, Bayu pindah ke Persekap Pasuruan sebelum akhirnya ia berhasil masuk tim PON (Pekan Olahraga Nasional) Jawa Timur untuk berlomba di PON 2012 di Riau. Akan tetapi, kemudian ia mengalami cedera lutut parah saat prestasinya sedang gemilang. Cedera itu hampir membuatnya putus asa hingga ingin berhenti bermain bola. Namun, doa dan dukungan dari keluarga membuatnya tetap bersemangat. Ia melakukan operasi agar dapat berlari kembali di lapangan rumput.

Setelah mulai pulih, ia meningkatkan porsi latihan agar untuk mengejar ketinggalannya. Kerja keras dan kegigihannya membuahkan hasil. Bayu pun kembali tampil hebat di lapangan hingga membawa timnya menjadi juara.

Lengkapilah diagram berikut ini berdasarkan bacaan tersebut!
Cita Cita Bayu Gatra
Cita-Cita Bayu menjadi pemain sepak bola

Halangan yang dihadapi:
  1. Mengalami cedera lutut parah saat prestasinya sedang gemilang.
  2. Setiap hari berjuang menghabiskan waktu 45 menit untuk menuju tempat latihan

Sikap yang dimiliki:
  1. Tidak mudah putus asa
  2. Pekerja keras dan gigih
  3. Sabar dan rajin berlatih

Usaha yang dilakukan:
  1. Melakukan operasi agar dapat berlari kembali di lapangan rumput
  2. Rajin berlatih dan menunjukkan prestasi yang gemilang
Apa kesimpulanmu terhadap usaha Bayu untuk meraih cita-citanya?
Kerja keras dan kegigihan membuat dia tampil hebat di lapangan hingga membawa timnya menjadi juara.

Tidak ada yang mustahil jika kita berusaha, demikian yang dilakukan oleh Bayu untuk meraih cita-citanya. Bagaimana dengan usahamu untuk meraih citacitamu? Bekerja keras dan pantang menyerah harus dilatih sedini mungkin agar kamu tangguh untuk mencapai mimpi dan cita-citamu.

Ayo Membaca
Kamu telah mengetahui bagaimana menggunakan tekanan dan jeda yang tepat pada saat mendeklamasikan puisi. Selain pelafalan, intonasi dan tekanan yang tepat, kamu juga harus dapat menunjukkan ekspresi wajah yang sesuai dengan isi puisi. Oleh karenanya, penting bagimu untuk mengetahui makna atau isi puisi.

Pada saat mendeklamasikan sebuah puisi, pahamilah isi dan pesan yang ingin disampaikan. Apabila puisimu tentang harapan dan doa, ekspresi wajahmu harus mendukungnya, yaitu berekspresi yang sama saat kamu berdoa. Jika puisimu berkisah tentang harapan, ekspresimu harus menunjukkan mata berbinar dengan pandangan jauh menerawang. Jika puisimu berisi tentang pengalaman sedih, ekspresimu harus menunjukkan kesedihan yang mendalam seperti saat kamu kehilangan orang terkasih.

Kamu dapat melatih perubahan ekspresi wajah dengan menggunakan kaca atau dengan bantuan temanmu. Setelah kamu menghafalkan puisi, kamu dapat menjiwai puisi dengan menempatkan dirimu sebagai bagian dari isi puisi tersebut.

Ayo Berlatih
Lihatlah kembali puisi-puisi yang ada di pembelajaran ini. Kamu juga dapat mencari beberapa puisi yang telah kamu buat sebelumnya. Golongkan puisi-puisi tersebut termasuk ke dalam puisi sedih, riang, atau puisi yang penuh pengharapan. Pilihlah salah satu puisi yang kamu paling sukai. Pahamilah isi puisi tersebut, lalu mulailah berlatih ekspresi wajah sambil mendeklamasikannya. Mintalah temanmu untuk menilaimu!

Ayo Mengamati
Setiap agama memiliki kekhasan dan keunikan pada tempat ibadahnya. Kekhasan dan keunikannya dipengaruhi oleh fungsi dan budaya masyarakat sekitar yang menggunakannya. Amatilah berbagai tempat ibadah yang ada di daerahmu. Carilah informasi tentang apa saja dan kapan saja tempat ibadah itu dimanfaatkan oleh umatnya. Bekerjalah bersama dengan temanmu untuk melengkapi tabel!

Nama Tempat IbadahKegiatan Keagamaan
Masjid
Masjid
Kegiatan keagamaan yang dilakukan di Masjiad :
  1. Sholat Wajib berjamaah lima waktu 
  2. Sholat Jumat
  3. Pengajian Alquran
  4. Ceramah kajian agama
  5. Taman pendidikan Al-Quran Pertemuan atau rapat pengurus masjid
  6. Peringatan hari-hari besar agama Islam
  7. Itikaf
  8. Buka puasa bersama
  9. Menerima dan menyalurkan zakat, fidyah, dan infaq, dan lain-lain
Gereja
Gereja
Kegiatan keagamaan yang dilakukan di Gereja
  1. Adven/Menyiapkan diri untuk menyambut pesta Natal
  2. Natal / Kelahiran Yesus
  3. Epifani / Teofani/Manifestasi Yesus Kristus terhadap dunia dalam bentuk kelahiran-Nya
  4. Kamis Putih/Memperingati Perjamuan Malam terakhir yang dipimpin oleh Yesus
  5. Jumat Agung/Peringatan Penyaliban Yesus Kristus dan wafatnya di Golgota
  6. Sabtu Suci
  7. Paskah / Kebangkitan Yesus
  8. Kenaikan Yesus
Vihara
Vihara
Kegiatan ibdah yang dilakukan di vihara antara lain:
  1. Sembahyang dilakukan dalam rangka meneladani perjuangan Buddha dalam hidup.
  2. Waisak, meperingati lahirnya Pangeran Siddharta
  3. Magha Puja, mengenang peristiwa ketika sang Buddha bertemu dengan 1250 muridnya
  4. Asadha, memperingati penyampaian khotbah pertama sang Buddha.
  5. Kathina , waktu bagi para umat awam berderma kepada para bhikkhu
  6. Ulambana, semua anak-anak mempraktikkan rasa hormat dan kasih sayang kepada orangtuanya
Pura
Pura
Kegiatan ibadah yang dilakukan di pura antara lain:
  1. Persembahyangan memuja Ida Sang Hyang Widhi
  2. Siwaratri yaitu memperingati malam agung turunnya Siwa.
  3. Pagerwesi untuk memuliakan Ida Sanghyang Widhi Wasa
  4. Nyepi merupakan hari penyucian dewa-dewa
  5. Galungan yaitu hari kemenangan Dharma (kebenaran) melawan Adharma (kejahatan)
  6. Kuningan yaitu resepsi bagi hari Galungan
  7. Tawur kesanga yaitu mengembalikan sari-sari alam yang telah digunakan manusia
Kelenteng
Kelenteng
Kegiatan ibadah yang dilakukan di kelenteng antara lain:
  1. Tahun Baru Imlek merupakan Perayaan pergantian tahun Imlek
  2. Cap Go Meh adalah Perayaan dua minggu setelah Tahun Baru Imlek.
  3. Ceng Beng adalah Ziarah kubur bagi warga keturunan Tionghoa
  4. Peh Cun adalah Satu bentuk peringatan dan penghormatan kepada nenek moyang
  5. Sembahyang Tiong Chiu adalah Festival Bulan atau Festival Kue Bulan merupakan hari raya panen


Tuliskan kesimpulanmu di bawah ini.
Setiap agama memiliki kekhasan dan keunikan pada tempat ibadahnya sesuai dengan fungsi dan budaya dari daerah sekitar

Ayo Berkreasi
Ingatkah kamu tentang rumah-rumah ibadah di Indonesia? Tentu kamu telah mempelajari bagaimana umat beragama tersebut menggunakannya. Kali ini, kamu akan membuat sebuah karya seni rupa tentang perayaan keagamaan dan rumah ibadah sebagai objeknya dalam bentuk montase.

Montase merupakan karya seni yang dibuat dari berbagai foto atau gambar yang digabungkan dengan gambar tangan, gambar-gambar tersebut bisa terdiri atas berbagai macam gambar yang berasal dari foto, majalah, atau bahan lainnya. Gambar-gambar itu diatur sedemikian rupa sehingga membuat gambar baru yang mencapai makna.

Alat dan bahan yang diperlukan sebagai berikut.
  1. Kertas gambar
  2. Gambar-gambar yang sudah ada, termasuk gambar rumah ibadah
  3. Lem kertas
  4. Gunting
  5. Alat gambar (pensil, spidol, pensil warna)
Cara Kerja
  1. Pertama, potong atau guntinglah gambar-gambar yang telah disiapkan mengikuti bentuknya.
  2. Kedua, tempel gambar-gambr tersebut pada kertas gambar dengan menggunakan lem kertas. Gambar tersebut disusun sesuai cerita yang kita inginkan.
  3. Terakhir, sempurnakan karya montase dengan menambahkan gambar tangan

Ayo Renungkan
Ceritakan pengalaman belajar yang paling berkesan pada hari ini.
Ceritakan juga nilai-nilai yang telah kamu kembangkan pada kegiatan pembelajaran hari ini.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 4:03 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.