Home » » Pembelajaran 1 Tema 7 Subtema 2 Pemimpin Idolaku

Pembelajaran 1 Tema 7 Subtema 2 Pemimpin Idolaku

Ayo Menulis
Kamu sudah belajar tentang kepemimpinan dan nilai-nilai yang harus dimiliki. Di sekitar kita banyak pemimpin yang baik dan kita mengidolakannya. Apakah kamu memiliki seorang pemimpin idola Siapakah dia? Mengapa kamu mengidolakannya?

Tulislah pemimpin idolamu dan nilai-nilai kepemimpinan yang mencerminkan pengamalan nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Jangan lupa menuliskan contoh kegiatan yang telah dilakukannya.

Contoh:
Ir. Soekarno
Beliau merupakan presiden pertama Indonesia. Beliau selalu menanamkan rasa persatuan dan pentingnya mengenang perjuangan kemerdekaan dengan semboyan “jasmerah” yaitu jangan sekali sekali melupakan sejarah. Dengan melihat sejarah bangsa Indonesia yang berjuang dalam mendapatkan kemerdekaan dan seharusnya para penerus bangsa harus berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan.

Sifat kepemimpinan yang juga menonjol dan Ir. Soekarno adalah percaya diri yang kuat, penuh inisiatif dan inovatif serta kaya akan ide dan gagasan baru. Sehingga pada puncak kepemimpinannya, pernah menjadi panutan dan sumber inspirasi pergerakan kemerdekaan dari bangsa-bangsa Asia dan Afrika serta pergerakan melepas ketergantungan dari negara-negara Barat
Presiden Soekarno
Diskusikan tulisanmu dengan tulisan teman satu kelompokmu. Adakah persamaan antara hasil tulisanmu dengan hasil tulisan rnereka?

Gabungkanlah nilai-nilai kepemimpinan tokoh idolamu dan nilai-nilai kepemimpinan yang dimiliki oleh pemimpin idola teman satu kelompokmu. Pilihlah tiga nilai kepemimpinan dan contoh kegiatannya yang patut diteladani. Tuliskan ketiga nilai tersebut pada kotak yang bertuliskan ‘nilai’ dan tuliskan kegiatanyang telah dilakukannya pada kotak di sebelah kanan
Pemimpin Idola
Sampaikan hasil kerja kelompokmu kepada teman satu kelas. Apakah kamu melihat persamaan dan perbedaannya?

Pemimpin idola dapat berasal dari berbagai kalangan. Pemimpin idola yang sesungguhnya di zaman sekarang ini memang sulit kita temukan. Walaupun secara kuantitas banyak yang mengakuinya terutama di forum debat pencalonan. Namun, secara kualitas yang ada kesesuain antara ucapan (janji) dan realisasinya sedikit yang mengamalkan. Pemimpin idola ialah pemimpin yang menerapkan sinkronisasi antara perkataan dan perbuatan.

Pemimpin idola memiliki nilai-nilai yang terlihat dalam kegiatan kesehariannya. Sebaiknya kita banyak belajar dari para pemimpin yang menjadi pujaan atau idola kita. Kita mengidolakan seorang pemimpin karena kita tahu mereka bekerja untuk kepentingan rakyatnya. Beberapa contoh pemimpin idola yang ada di sekitar kita antara lain sebagai berikut.
Nama
Pemimpin
Idola
PosisiBidangPrestasi
Poli-
tik
Eko-nomiSosialBuda-
ya
Pendi-dikan
BadruKepala
Desa
----Menjalankan program budaya tegur sapa
Dr. Bambang Wibowo, S.Og (K)Kepala RS Kariadi Semarang----Pelayanan Jaminan Kesehatan Terbaik
Sulfa FuadiKetua Primkop Tahu Tempe Brebes----Keterbukaan dan Efisiensi Primer Koperasi Tahu Tempe (Primkopti) Brebes
Drs. I Wayan Rika, M.PdKepala SMAN 4 Denpasar----Hasil UN Terbaik SMA tahun 2016
Ki Mantheb SudharsonoDalang----Penghargaan Makara Utama bidang sosial budaya atas dedikasi Ki Manteb Soedharsono kepada dunia wayang di Indonesia.

Nilai-nilai kepemimpinan dari beberapa tokoh idola yang tersaji dalam tabel antara lain sebagai berikut.
  1. Mendengarkan masukan artinya sebagai seorang pemimpin harus mau mendengarkan masukan yang berasal dari siapapun yang dapat mengembangkan kepemimpinannya. Masukan yang berupa saran maupun pendapat perlu dperhatikan demi perbaikan ke depan.
  2. Memperhatikan kesejahteraan, sebagai seorang pemimpin harus mau memperhatikan kesejahteraan anggota organisasi yang dipimpinnya. Dengan kesejahteraan anggota yang terjamin kinerja organisasi akan berjalan dengan baik sehingga tujuan tercapai.
  3. Menghormati perbedaan artinya setiap anggota memiliki kemampuan dan karakter yang berbeda. Sebagai seorang pemimpin harus dapat menggabungkan kemampuan dan karakter yang berbeda tersebut menjadi padu sehingga menunjang jalannya organisasi.
  4. Jujur, pemimpin yang baik harus jujur karena dengan kejujuran akan menumbuhkan kepercayaan anggota kepada pemimpinya. Sikap jujur menimbulkan perasaan enak dan hati tenang, jujur akan membuat pelakunya menjadi tenang karena ia tidak takut akan diketahui kebohongannya.
  5. Berkomunikasi dengan baik. Pemimpin yang baik dapat memastikan pesan yang disampaikannya diterima oleh setiap orang dalam organisasinya dengan persepsi yang sama dan jelas.
  6. Menjadi Teladan. Pemimpin harus berada di garda terdepan dan memberikan pengaruh yang baik bagi anggotanya. Dalam segala hal dirinya mampu menjadi teladan.
  7. Tekun. Seorang pemimpin tidak cukup hanya punya kemampuan, pemimpin yang baik sangat tekun dalam pencapaian tujuan dan visi yang telah ditetapkan.
  8. Penuh Semangat. Seorang pemimpin yang baik harus membawa energi yang sangat besar bagi bawahannya, dan selalu mempunyai semangat yang senantiasa dikobarkan dalam setiap tugas yang diberikan, dalam setiap bidang yang ditangani kapanpun dan dimanapun.

Pemimpin idola memiliki nilai-nilai yang terlihat dalam kegiatan kesehariannya. sebaiknya, kita banyak belajar dari para pemimpin yang menjadi pujaan atau idola kita. Kamu bisa menuliskan tokoh idolamu, lembaga tempatnya bekerja, tugas, dan manfaat kelembagaan pada tabel berikut. Perhatikan contoh yang ada sebelum mengerjakan tugasmu.
No.Pemimpin IdolaKelembagaanTugasManfaat Lembaga
1.DokterRumah Sakit (Sosial)
  1. Melakukan pemeriksaan dan mendiagnosa penyakit pasien secara cepat dan tepat.
  2. Memberikan terapi untuk kesembuhan penyakit pasien.
  3. Memberikan pelayanan kedokteran secara aktif kepada pasien pada saat sehat dan sakit.
  4. Menangani penyakit akut dan kronik.
  1. Tempat warga berobat
  2. Tempat warga mendapatkan obat
  3. Tempat mendapatkan perawatan kesehatan masyarakat
  4. Tempat masyarakat dan keluarga mendapatkan informasi tentang kesehatan
2.Kepala KeluargaRumah (Sosial)
  1. Memelihara fisik keluarga dan para anggotanya.
  2. Memelihara sumber-sumber daya yang ada dalam keluarga.
  3. Pembagian tugas masing-masing anggotanya sesuai dengan kedudukannya masing-masing.
  4. Sosialisasi antar anggota keluarga.
  5. Pengaturan jumlah anggota keluarga.
  6. Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga.
  7. Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas.
  8. Membangkitkan dorongan dan semangat para anggotanya.
  1. Mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan.
  2. Mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
  3. Fungsi Perlindungan. Tugas keluarga adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik.
  4. Fungsi Religius. Tugas keluarga adalah memperkenalkan dan mengajak anak dalam kehidupan beragama.
  5. Fungsi Ekonomis. Tugas kepala keluarga adalah mencari sumber-sumber kehidupan.
3.Ketua RTRukun Tetangga (Politik)
  1. Membantu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota.
  2. Memelihara Kerukunan hidup warga;
  3. Menyusun rencana & melaksanakan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi masyarakat.
  1. Pendataan kependudukan dan pelayanan administrasi pemerintahan
  2. Pemeliharaan keamanan, ketertiban, dan kerukunan hidup antarwarga;
  3. Pembuatan gagasan dalam pelaksanaan pembangunan
  4. Penggerak swadaya gotong royong dan partisipasi masyarakat
4.Ketua RWRukun Warga (Politik)
  1. Menggerakan Swadaya gotong royong partisipasi masyarakat diwilayahnya
  2. Membantu kelancaran tugas pokok LPM di desa dan kelurahan dalam bidang pembangunan
  1. Pengkordinansian pelaksanaan tugas tugas RW
  2. Fasilitas dalam hubungan antar RW dan antar masyarakat dengan Pemerintahan Desa atau kelurahan dan Daerah
5.Kepala Desa/lurahPemerintah Desa
(Politik)
  1. Memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama BPD;
  2. Mengajukan dan menetapkan rancangan peraturan desa;
  3. Menyusun dan mengajukan rancangan APBDesa untuk dibahas dan ditetapkan bersama BPD;
  4. Membina kehidupan dan perekonomian masyarakat desa;
  5. Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan peraturan perundang- undangan.
  1. Meningkatkan kesejahteraan dan ketertiban masyarakat;
  2. Melaksanakan kehidupan demokrasi;
  3. Melaksanakan prinsip tata pemerintahan desa yang bersih.
  4. Menjalin hubungan kerja dengan seluruh mitra kerja pemerintahan desa;
  5. Menyelenggarakan administrasi pemerintahan desa yang baik;
  6. Melaksanakan urusan yang menjadi kewenangan desa;
  7. Membina, mengayomi dan melestarikan nilai-nilai sosial budaya dan adat istiadat;
6.Bupati/
Walikota
Pemerintah Kabupaten (Politik)
  1. Memimpin penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten bersama DPRD;
  2. Mengajukan rancangan Perda;
  3. Menetapkan Perda yang telah mendapat persetujuan bersama DPRD;
  4. Mengupayakan terlaksananya kewajiban Daerah;
  5. Mewakili Daerahnya di dalam dan di luar pengadilan.
  1. Menyediakan sarana sosial dan sarana umum yang layak.
  2. Mengembangkan sistem jaminan sosial.
  3. Menyusun perencanaan dan tata ruang pada daerah yang bersangkutan.
  4. Melestarikan lingkungan hidup.
  5. Membentuk dan menerapkan berbagai peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan kewenangannya.
7.Kepala SekolahPendidikan
  1. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan. membina kesiswaan.
  2. Melaksanakan bimbingan dan penilaian bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya.
  3. Menyelenggarakan administrasi sekolah.
  4. Merencanakan pengembangan, pendayagunaan, dan pemeliharaan sarana prasarana.
  5. Melaksanakan hubungan sekolah dengan lingkungan, orang tua dan / masyarakat
  1. Mengembangkan pola berpikir anak didik, mencerdaskan dan memberikan pengetahuan yang luas;
  2. Tempat bersosialisasi dengan teman sebaya, para pendidik atau orang yang ada di lingkngan sekitar;
  3. Menumbuhkan sifat kedewasaan anak didik;
  4. Mengembangkan bakat anak didik untuk terjun dalam masyarakat;
  5. Memberikan bekal yang cukup sesuai kebutuhannya di masyarakat.
8.Kepala Cabang BankBank (Ekonomi)
  1. Mengawasi serta melakukan koordinasi kegiatan operasional bank
  2. Memonitor kegiatan operasional bank
  3. Melakukan pengembangan kegiatan operasional bank
  4. Observasi atas kinerja karyawan Bank
  5. Memberikan solusi terhadap semua masalah yang dihadapi bank
  6. Memberi penilaian terhadap kinerja karyawan
  1. Mendukung kelancaran mekanisme pembayaran
  2. Penghimpunan dana simpanan nasabah
  3. Mendukung kelancaran transaksi perbankan
  4. Penyimpanan surat berharga
  5. Memberikan pinjaman kepada nasabah yang membutuhkan.
  6. Pemberian jasa-jasa lainnya
9.Ketua KoperasiKoperasi (Ekonomi)
  1. Mengendalikan seluruh kegiatan koperasi
  2. Memimpin dan mengontrol jalannya aktivitas koperasi
  3. Menandatangani surat penting
  4. Mengambil keputusan atas hal-hal yang dianggap penting.
  5. Mengkoordinasikan pengadministrasian koperasi.
  1. Sebagai urat nadi kegiatan perekonomian indonesia
  2. Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi indonesia
  3. Meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi
  4. Memperkokoh perekonomian rakyat indonesia dengan jalan pembinaan koperasi
10.Ketua Pusat BudayaBudaya
  1. Mengembangkan dan mempertahankan budaya yang ada di masyarakat agar tidak mengalami kepunahan.
  2. Menggali budaya-budaya daerah yang ada untuk memperkaya budaya nasional
  1. Pengembangan budaya, ilmu pengetahuan, seni, lingkungan, pendidikan pada masyarakat yang ada pada suatu daerah/negara.
  2. Berperan serta dalam pelestarian seni dan budaya. baik seni dan budaya daerah maupun nasional akan tetap dapat lestari dan berkembang.

Ayo Membaca
Kita mengidolakan seorang pemimpin karena kita tahu mereka bekerja untuk kepentingan rakyatnya. Ayo, belajar dari salah seorang pemimpin yang patut kita teladani melalui bacaan berikut!

Pamanku, Lurah Idola
Ini cerita tentang pamanku, Badi namanya. Ia seorang lurah di desanya. Warga biasa memanggilnya dengan sebutan Pak Lurah. Tetapi, aku tahu mereka mengenal dekat, hormat, serta sayang kepada beliau.

Walau menjabat sebagai lurah, pamanku hidup sederhana. Gaji dan fasilitas yang diperolehnya tidak digunakan untuk kepentingan pribadinya. Rumahnya tetap mungil sederhana, hanya berlantai semen.

“Ah, untuk apa rumah mewah, berlantai keramik? Yang penting bersih dan nyaman saja. Lantai semen justru terasa lebih dingin kan?” ujarnya ketika aku mengomentari rumahnya.

Ternyata, dari cerita bibi aku tahu. Paman menyisihkan gajinya justru untuk meningkatkan kesejahteraan warganya. Dibangunnya balai belajar sederhana untuk tempat warga belajar membaca. Paman ingin warganya maju. Ia ingin warganya melek informasi.

Membaca merupakan salah satu cara untuk membuka pintu informasi. Bergantian dengan bibi, di sore hari, paman mengajar membaca di balai belajar. Ia sabar dan penuh canda, sehingga warga tak sungkan belajar dengannya. Kadang warga seperti lupa, bahwa sang guru adalah lurah, pejabat pemerintahan desa. Paman sedikit demi sedikit juga menyediakan berbagai buku di balai belajar. Berbagai buku disediakan, seperti buku bercocok tanam, pemeliharaan hewan, atau buku pengetahuan umum tersedia di sana. Ia selalu menyisihkan sebagian gajinya untuk membeli buku di pasar buku bekas.

Bukan hanya memikirkan kesejahteraan warganya, pamanku juga selalu bermusyawarah dengan warga sebelum menentukan kebijakan. Aku ingat, pernah sekali waktu sekelompok investor datang menemui paman. Mereka ingin membangun toko swalayan di desa. Sebagai lurah, paman dapat saja langsung menyetujui, tetapi paman justru mengumpulkan warga untuk berdiskusi. Dikemukakannya dampak positif dan negatif jika ada toko swalayan di desa mereka.

Sebagian besar warga tidak setuju karena khawatir akan mengalahkan usaha kecil warga. Warung dan pasar tradisional akan tersaingi. Tanpa ragu paman pun menolak rencana pembangunan toko swalayan tersebut. Aku yakin, banyak warga yang ingin dipimpin oleh lurah seperti Pak Badi, pamanku. Seorang pemimpin yang memilih untuk tidak menjulang tinggi di tengah kesederhanaan warganya. Seorang pemimpin yang memilih untuk berjuang maju bersama warganya.

Perhatikan nilai-nilai yang dimiliki oleh tokoh pemimpin pada teks bacaan di atas. Sebagai seorang pemimpin, ia sedang mengamalkan nilai-nilai persatuan. Apa yang dilakukannya merupakan wujud dari cintanya terhadap tanah air. Berikut nilai-nilai yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila, yaitu “Persatuan Indonesia”.
  1. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara apabila diperlukan.
  2. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  3. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  4. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  5. Memajukan persatuan dan kesatuan bangsa.

Apakah kamu telah menerapkan nilai-nilai persatuan? Tulislah contoh penerapan nilai-nilai persatuan saat kamu berada di sekolah. Jangan lupa sertakan manfaatnya bagimu dan lingkungan sekitarmu.
  1. Berteman dengan teman yang berbeda agama manfaat banyak memiliki teman.
  2. Toleransi manfaat tidak terjadi pertengkaran.
  3. Saling menghormati antar teman manfaat sekolah menjadi aman.

Ayo Mencoba
Lurah idola, seperti tokoh dalam cerita sebelumnya, memang dicintai masyarakatnya. Penduduk dengan beragam latar belakang agama, sosial, suku bangsa, dan budaya dapat bersatu karena seorang lurah yang bekerja keras untuk penduduknya. Sebagai pelajar, kamu pun dapat melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkunganmu. Buatlah rencana pidato yang mengajak teman sekolahmu untuk membantu adik kelas atau warga di lingkungan rumah untuk belajar membaca. Susunlah naskah pidato dengan struktur penyusunan pidato yang telah dipelajari sebelumnya.

Teks pidato harus memuat: 
Salam pembuka 
  1. Berisikan kalimat sapaan (selamat pagi, selamat siang, selamat malam, dan lain-lain) 
  2. Pendahuluan Memaparkan topik permasalahan yang akan dibahas. Kali ini, kamu akan membahas pengamalan persatuan dan kesatuan di lingkungan, yaitu meningkatkan kualitas warga. Kamu akan membantu adik kelas atau warga di lingkungan rumahmu untuk membaca.
  3. Inti : Berisikan pembahasan topik secara lengkap. Kalimat ajakan atau bujukan digunakan untuk mengajak pendengar melakukan kegiatan yang diharapkan.
  4. Keterangan lengkap tentang topik disampaikan secara rinci.
  5. Penutup :Penyampaian rangkuman atau intisari topik yang telah disampaikan.
  6. Salam penutup. Berisi kalimat salam penutup seperti ‘terima kasih’.

Kamu akan berpidato bergiliran di hadapan adik kelas dan guru-gurumu di pertemuan berikutnya.
Contoh :

1. Kalimat sapaan
Selamat pagi teman-teman, 

2. Pendahuluan
Pada kesempatan yang baik ini perkenankanlah saya menyampaikan pidato singkat tentang pentingnya budaya membaca.

3. Inti
Membaca adalah sebuah keharusan bila kita ingin menguasai dunia.  Banyak manfaat yang diperoleh dari membaca. Dengan membaca siswa dapat memperluas cakrawala ilmu pengetahuan, menambah informasi bagi diri sendiri, meningkatkan pengetahuan serta menambah ide. Jadi jelas pengaruh bacaan sangat besar terhadap peningkatan cara berfikir seorang siswa.

4. Keterangan
Untuk itu marilah kita ciptakan suasana yang nyaman saat membaca. Lakukan kegiatan secara bertahap. Misalnya dari selembar artikel, bertahap ke buku yang tipis hingga buku yang tebal. Selanjutnya cermati apa yang kita baca agar dapat diterima ilmunya secara maksimal. Dan yang terakhir, sampaikan apa yang kita baca kepada orang lain agar lebih bermanfaat.

5. Penutup
Demikianlah pidato saya kali ini yang kesimpulannya adalah membaca sangat penting bagi siswa untuk memperluas wawasan dan menambah pengetahuan. Budaya membaca di sekolah dapat dikembangkan oleh seluruh warga sekolah. Saya mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati anda. 

6. Salam Penutup
Terima kasih

Ayo Renungkan
Setelah belajar tentang pemimpin idola, apakah menurutmu:
Menjadi pemimpin idola mudah? Mengapa?
Kamu bisa menjadi pemimpin idola? Jelaskan!
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 12:13 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.