Home » » Pembelajaran 5 Tema 6 Subtema 1 Masyarakat Peduli Lingkungan

Pembelajaran 5 Tema 6 Subtema 1 Masyarakat Peduli Lingkungan

Apa yang dapat kamu lakukan untuk lingkungan pada masa pubertas? Pubertas atau akil balig adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi s*ksual. Masa pubertas dalam kehidupan kita biasanya dimulai saat berumur 8 hingga 10 tahun dan berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun. Pada masa pubertas hendaknya isilah hari-harimu dengan kegiatan yang positif. Apa kegiatan positif yang bisa dilakukan pada masa pubertas? Ayo cari tahu melalui gambar poster yang ada dalam pembelajaran ini. 

Ayo Menulis
Apakah yang dimaksud dengan poster? Coba tuliskan pengetahuanmu tentang poster pada kolom berikut!
Poster atau plakat adalah karya seni atau desain grafis yang memuat komposisi gambar dan huruf di atas kertas berukuran besar.

Ayo Mengamati
Perhatikan gambar poster berikut!
Poster Pubertas

Gambar tersebut merupakan poster. Poster adalah plakat yang dipasang di tempat-tempat umum. Poster umumnya berisi gambar, pesan, atau informasi tentang suatu topik bagi para pembacanya. Apabila informasi atau gambar pada poster mudah dipahami oleh pembaca, maka poster tersebut dapat dikatakan baik dan informatif. Poster banyak dijumpai di tempat-tempat umum yang strategis. Contohnya di rumah sakit, puskesmas, sekolah, kantor, atau pusat-pusat perbelanjaan.

Poster pada gambar tersebut memberikan informasi kepada kita tentang pubertas pada anak laki-laki. Selain itu, poster tersebut juga memberikan informasi tentang cara menyikapi pubertas. Pubertas terjadi pada anak lakilaki dan perempuan.

Ayo Berdiskusi
Perhatikan kembali gambar poster tersebut. Untuk membuat poster, terdapat berbagai unsur yang harus diperhatikan. Berikut unsur-unsur yang harus diperhatikan dalam pembuatan poster.
1. Judul
Judul poster harus singkat, padat, dan jelas. Judul poster juga harus mencakup keseluruhan isi poster. Selain itu, perhatikan juga ukuran huruf yang digunakan dalam membuat poster. Judul poster sebaiknya dapat terbaca dari jarak sekitar 2 meter. Contoh judul poster yang dapat dibuat adalah Cara Menyikapi Ciri-ciri Pubertas.

2. Informasi (Isi)
Isi poster berisi penjelasan tentang judul poster. Isi poster sebaiknya dibuat dalam bentuk poin-poin sehingga lebih efektif dan efisien. Ukuran huruf yang digunakan dalam isi poster juga harus diperhatikan. Isi poster sebaiknya dapat terbaca dari jarak sekitar 1 meter. Contoh isi poster yang dapat dibuat berdasarkan judul di atas yaitu pengertian pubertas, ciri kelamin sekunder pada pubertas, dan cara menyikapi ciri-ciri pubertas.

3. Gambar
Gambar membuat poster menjadi lebih menarik. Selain itu, gambar juga memperjelas isi poster. Carilah atau buatlah gambar yang sesuai dengan judul poster. Hal tersebut bertujuan agar gambar poster sesuai dan dapat memperjelas isi poster.

4. Sumber (Daftar Pustaka)
Informasi dan gambar yang digunakan dalam pembuatan poster dapat berasal dari berbagai sumber. Sumber-sumber tersebut dapat berasal dari buku atau internet. Pada bagian sumber (daftar pustaka) ini, cantumkanlah sumber-sumber pustaka dari isi dan gambar yang digunakan dalam poster. Contoh penulisan daftar pustaka dari buku dengan satu orang penulis sebagai berikut.

Nama penulis. Tahun. Nama buku. Kota penerbit: Nama penerbit.
Nama penulis ditulis nama belakangnya terlebih dahulu, lalu diikuti tanda koma dan nama depan penulis. Judul buku ditulis miring (italic).

Diskusikan bersama kelompokmu tentang kerangka (perencanaan) poster dengan tema pubertas. Kamu dapat mengembangkan tema tersebut untuk dibuat judul. Contohnya tentang tandatanda pubertas, cara mengatasi permasalahan pubertas dari sisi kesehatan, serta cara mengatasi atau permasalahan pubertas dari sisi perilaku atau sikap.

Ayo Membaca
Jadi Aktivis Peduli Lingkungan, Bocah Ini Kumpulkan 650 Kg Koran Bekas
Peduli dengan lingkungan bisa dilakukan siapa saja, tidak terkecuali anak-anak. Seperti yang dilakukan Flavian Abe Sam, bocah 11 tahun di Abu Dhabi yang telah mengumpulkan lebih dari 650 kilogram koran bekas dan 60 telepon genggam tak terpakai untuk didaur ulang. “Kita semua harus melakukan apa yang kita bisa untuk menjaga lingkungan. Sebuah perbuatan kecil bisa berdampak besar,” ujar bocah yang masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar itu.

Apa yang dilakukan Sam itu sebagai bagian dari gerakan daur ulang yang diprakarsai Kelompok Lingkungan Emirat (EEG) dalam kampanye ‘Recycle, Reforest, Repeat’. Sam yang tercatat sebagai siswa di Sekolah Dasar Al Wathba di Abu Dhabi, memulai keikutsertaannya dalam gerakan itu dengan menyumbang 450 kg koran bekas. Kemudian kembali lagi dengan 200 kg koran bekas lainnya.
Flavian Abe Sam
Sam, dikutip dari Gulfnews, mulai tertarik pada gerakan lingkungan di usia enam tahun saat dirinya mengikuti kegiatan serupa di sekolah. Setelahnya, Sam mulai kerap mengikuti kampanye lingkungan seperti mengumpulkan kertas dan kaleng bekas, serta penghijauan. Sam bahkan mendatangi sejumlah toko elektronik untuk mengumpulkan telepon genggam tak terpakai. ”Aku pernah membaca tentang telepon genggam bekas yang harus dibuang secara khusus karena mengandung racun,” ujarnya.

Ayo Berlatih 
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut. Tuliskan pada kolom yang telah tersedia! 
1. Apa judul bacaan di atas? 
Judul pada bacaan adalah “Jadi Aktivis Peduli Lingkungan, Bocah Ini Kumpulkan 650 Kg Koran Bekas.”

2. Apa kata kunci pada judul bacaan di atas? Sebutkan dua kata kunci pada judul bacaan di atas!
Kata kunci pada bacaan adalah aktivis peduli lingkungan dan kumpulkan koran bekas.

3. Apa informasi dari bacaan berdasarkan kata kunci?
Informasi dari bacaan berdasarkan kata kunci adalah terdapat aktivis yang peduli dengan lingkungan dengan cara mengumpulkan koran bekas.

4. Apakah isi bacaan dalam teks sama dengan isi informasi sesuai kata kunci berdasarkan perkiraanmu?
Isi bacaan setelah membaca semua teks sama dengan dengan isi bacaan sesuai kata kunci.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:56 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.