Home » » Pembelajaran 3 Tema 4 Subtema 3 Globalisasi dan Cinta Tanah Air

Pembelajaran 3 Tema 4 Subtema 3 Globalisasi dan Cinta Tanah Air

Pencak Silat adalah warisan budaya Nusantara yang telah mendunia. Ayo, kita tunjukkan rasa cinta tanah air dengan mempelajari Pencak Silat

Hari ini siswa kelas 6 akan melanjutkan pelajaran Pencak Silat. Sambil menunggu jam pelajaran mulai, mereka berdiskusi tentang kejuaraan Pencak Silat yang diselenggarakan di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah pada tahun 2010 yang dihadiri sekitar 30 negara. Itu bukti bahwa pencak silat sudah mendunia.

Ayo Mencoba
Kamu telah mempelajari 4 gerak dasar dalam Pencak Silat, yaitu:
  1. Pola langkah
  2. Sikap pasang
  3. Pukulan
  4. Tangkisan
Tangkisan
Sekarang, mari kita pelajari lebih dalam lagi tentang sikap pasang. Sikap pasang adalah suatu sikap siaga untuk melakukan pembelaan atau serangan yang berpola dan dilakukan pada awal serta akhir rangkaian gerakan. Sikap pasang mempunyai unsur-unsur sebagai berikut.
  • Sikap kuda-kuda
  • Sikap tubuh
  • Sikap tangan

Sikap pasang merupakan hal yang penting dalam permainan dan pertandingan pencak silat. Sikap pasang terdiri atas:
  • Sikap pasang atas
  • Sikap pasang tengah
  • Sikap pasang bawah

Ayo Membaca
Cermati teks eksplanasi berikut ini!

Teknologi Hijau di Era Globalisasi
Teknologi dan lingkungan merupakan dua hal penting dalam kegiatan manusia. Pada era globalisasi ini, kedua hal tersebut menjadi perhatian dan pembicaraan masyarakat dunia karena saling terkait dan menentukan keberlangsungan hidup manusia. Disadari atau tidak, kita sering mengabaikan masalah lingkungan. Persoalan lingkungan akibat proses teknologi sudah menjadi masalah yang mendunia.

Teknologi hijau adalah salah satu jawaban untuk permasalahan ini. Teknologi hijau yang terus dibicarakan saat ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). ........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

Fakta membuktikan bahwa permasalahan lingkungan semakin lama semakin memburuk. Oleh sebab itu, harus dicari cara untuk mengatasinya, salah satunya dengan mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan.

Lengkapi teks eksplanasi tersebut sehingga menjadi satu teks yang utuh. Ingat kembali ciri-ciri dari teks eksplanasi:
  • Paragraf 1: Pernyataan umum dari topik masalah yang akan disajikan.
  • Paragraf 2: Deret penjelas, berisi fakta, pembuktian, proses dari masalah yang disajikaan secara berurutan dan sistematis.
  • Pargraf 3: simpulan dan pesan/kesan penulis tentang topik tersebut.

Teknologi Hijau di Era Globalisasi
Paragraf 1: Pernyataan umum dari topik masalah yang akan disajikan.
Teknologi dan lingkungan merupakan dua hal penting dalam kegiatan manusia. Pada era globalisasi ini, kedua hal tersebut menjadi perhatian dan pembicaraan masyarakat dunia karena saling terkait dan menentukan keberlangsungan hidup manusia. Disadari atau tidak, kita sering mengabaikan masalah lingkungan. Persoalan lingkungan akibat proses teknologi sudah menjadi masalah yang mendunia.

Paragraf 2: Deret penjelas, berisi fakta, pembuktian, proses dari masalah yang disajikaan secara berurutan dan sistematis.
Teknologi hijau adalah salah satu jawaban untuk permasalahan ini. Teknologi hijau yang terus dibicarakan saat ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTS menggunakan energi matahari yang merupakan sumber energi terbarukan yang tidak akan pernah habis. Pembangkit listrik jenis ini tidak menimbulkan polusi. PLTS juga ramah lingkungan karena penggunaan energi surya tidak akan menghasilkan emisi karbon sama seperti BBM.

Pargraf 3: simpulan dan pesan/kesan penulis tentang topik tersebut.
Fakta membuktikan bahwa permasalahan lingkungan semakin lama semakin memburuk. Oleh sebab itu, harus dicari cara untuk mengatasinya, salah satunya dengan mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan.

Ayo Berkreasi 
Nah, sekarang mengapa kita tidak mencoba untuk membuat kompor tenaga surya? Bukankah negara kita cukup merata limpahan sinar mataharinya? 

Meskipun tidak bisa menggantikan sepenuhnya energi minyak dan gas bumi, setidaknya bisa menghemat dan mengurangi konsumsi minyak atau gas. Lakukan percobaan ini dalam kelompok besar. Diskusikan dan buat kesepakatan tentang pembagian tugasnya. Siapkan alat dan bahan secara mandiri dan bekerjasamalah dengan semua anggota kelompok. Tentunya dengan kerja sama yang baik dan sikap saling menghargai akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Perhatikan langkah-langkah berikut.
Kompor Sederhana Tenaga Surya

Bahan dan Alat
  1. 2 kotak berbahan kayu atau tripleks, yang berbeda ukuran dengan selisih sekitar satu inci di setiap sisinya
  2. Koran atau sobekan kertas
  3. Kertas konstruksi berwarna hitam
  4. 4 lembar kardus
  5. Pisau cutter tebal
  6. Pembungkus makanan berbahan aluminium atau pelat logam. Aluminium foil bisa pula digunakan tetapi akan cepat kotor dan harus sering diganti
  7. Plester atau perekat karet
  8. 8 buah tangkai penyangga (pilihan)
  9. Lem tahan panas yang kuat daya rekatnya (pilihan)

Langkah-Langkah Kerja
  1. Tempatkan kotak kecil di dalam kotak yang lebih besar. Isilah celah kosong di antara kedua kotak tersebut dengan sobekan kertas atau koran. Fungsinya sebagai penyekat atau penahan panas.
  2. Alasi sisi bagian dalam kotak kecil dengan kertas konstruksi hitam. Hal ini akan menambah tingkat panas kotak.
  3. Lapisi empat buah karton dengan bahan pemantul cahaya matahari yang terbuat dari pelat aluminium. Pastikan tidak ada lapisan pemantul yang terlipat atau berkerut. Beri plester atau perekat karet pada pinggir setiap pelat tersebut agar merekat dengan kuat pada karton.
  4. Pasanglah setiap pelat pemantul sinar surya tersebut pada setiap sisi bagian atas dari kotak dengan sudut kemiringan sekitar 45 derajat.
  5. Gunakan tangkai penyangga di bagian bawah setiap pelat pemantul agar posisinya stabil. Pastikan semua bagian sudah terpasang kuat dan tahan terhadap terpaan angin.
  6. Taruhlah panci makanan dalam kotak. Tempatkan oven tenaga surya ini di tempat yang terpapar cahaya matahari langsung di waktu terik siang hari.
  7. Ujilah kompor tenaga surya buatan kalian.
  8. Tuliskan laporan hasil percobaan!
Laporan Percobaan Kompor Sederhana Tenaga Surya
Tujuan Percobaan :Mengidentifikasi cara menghasilkan energi alternatif
Alat dan bahan :
  1. 2 kotak berbahan kayu atau tripleks, yang berbeda ukuran dengan selisih sekitar satu inci di setiap sisinya
  2. Koran atau sobekan kertas
  3. Kertas konstruksi berwarna hitam
  4. 4 lembar kardus
  5. Pisau cutter tebal
  6. Pembungkus makanan berbahan aluminium atau pelat logam. Aluminium foil bisa pula digunakan tetapi akan cepat kotor dan harus sering diganti
  7. Plester atau perekat karet
  8. 8 buah tangkai penyangga (pilihan)
  9. Lem tahan panas yang kuat daya rekatnya (pilihan)
Langkah-langkah :Langkah-langkah Percobaan:
  1. Tempatkan kotak kecil di dalam kotak yang lebih besar. Isilah celah kosong di antara kedua kotak tersebut dengan sobekan kertas atau koran. Fungsinya sebagai penyekat atau penahan panas.
  2. Alasi sisi bagian dalam kotak kecil dengan kertas konstruksi hitam. Hal ini akan menambah tingkat panas kotak.
  3. Lapisi empat buah karton dengan bahan pemantul cahaya matahari yang terbuat dari pelat aluminium. Pastikan tidak ada lapisan pemantul yang terlipat atau berkerut. Beri plester atau perekat karet pada pinggir setiap pelat tersebut agar merekat dengan kuat pada karton.
  4. Pasanglah setiap pelat pemantul sinar surya tersebut pada setiap sisi bagian atas dari kotak dengan sudut kemiringan sekitar 45 derajat.
  5. Gunakan tangkai penyangga di bagian bawah setiap pelat pemantul agar posisinya stabil. Pastikan semua bagian sudah terpasang kuat dan tahan terhadap terpaan angin.
  6. Taruhlah panci makanan dalam kotak. Tempatkan oven tenaga surya ini di tempat yang terpapar cahaya matahari langsung di waktu terik siang hari.
  7. Ujilah kompor tenaga surya buatan kalian.
  8. Tuliskan laporan hasil percobaan!
Kompor Sederhana Tenaga Surya
Hasil Percobaan:
  1. Pada prinsipnya semua jenis kompor tenaga surya mempunyai cara kerjanya tidak jauh berbeda, yaitu memusatkan cahaya matahari yang jatuh ke alumunium/kaca. Tujuannya agar energi lebih terkonsentrasi dan berpotensi menghasilkan panas yang cukup untuk memasak..
  2. Prinsip kerja alat ini juga mudah dipahami. Pertama, pemusatan cahaya matahari. Kedua, mengubah cahaya menjadi panas. Ketiga, memerangkap panas.
  3. Wadah yang digunakan untuk memasak makanan berwarna hitam, karena warna hitam dapat menyerap panas dengan baik.
  4. Kemudian untuk mengoptimalkan panas yang terserap dan menghindari panas terbuang, dalam proses memasak sebaiknya kita gunakan plastik untuk membungkus panci tersebut. 
Kesimpulan:
    Dari pengamatan percobaan yang telah dilakukuan dapat disimpulkan bahwa kompor tenaga surya ini dapat digunakan untuk mengurangi pemakaian terhadap bahan bakar fosil. Bahan bakar dari kompor tenaga surya hanya membutuhkan matahari sebagai energi utamanya  untuk menghasilkan panas,
      Posted by Nanang_Ajim
      Mikirbae.com Updated at: 5:16 PM

      0 komentar:

      Post a Comment

      Mohon tidak memasukan link aktif.