Home » » Pembelajaran 1 Subtema 2 Perubahan Cuaca

Pembelajaran 1 Subtema 2 Perubahan Cuaca

Pagi ini, cuaca sangat cerah. Matahari bersinar terang. Siti dan teman-teman berbaris mengikuti upacara bendera. Saat istirahat, cuaca berawan. Mereka pun bermain di halaman sekolah dengan nyaman. Mereka bermain tapak gunung dan lompat tali.

Namun, saat pulang sekolah, cuaca berubah mendung. Tanda sebentar lagi akan turun hujan. Siti dan teman-teman segera pulang ke rumah. Ketika mereka tiba di rumah, hujan pun turun.

Ternyata cuaca dapat berubah-ubah. Amati cuaca di sekitar tempat tinggalmu. Apakah cuacanya juga berubah-ubah?

Keesokan harinya, Beni mengajak Udin dan Edo berkumpul di halaman sekolah. Saat itu, cuaca masih terlihat mendung. Banyak genangan air terlihat di halaman sekolah. Beni dan teman-teman memilih istirahat di bawah pohon. Mereka bercakap-cakap tentang cuaca kemarin.

Ayo Membaca
Apakah yang dimaksud dengan perubahan cuaca? Mengapa perubahan cuaca dapat terjadi? Bacalah teks informasi berikut tentang cuaca!

Cuaca dan Perubahannya
Cuaca di sekitar kita dapat berubah-ubah. Cuaca dapat berubah setiap hari. Jika hari ini hujan, esok cuaca dapat menjadi cerah. Jika hari ini cerah, esok dapat saja berubah menjadi hujan.

Saat cuaca cerah, matahari bersinar terang sehingga udara menjadi panas. Cuaca berawan terjadi ketika awan berkumpul menutupi sinar matahari.

Cuaca mendung pertanda akan segera turun hujan. Langit berwarna kelabu. Sebelum hujan terkadang udara terasa agak panas. Jika hujan turun, udara terasa dingin. Titik-titik air mulai turun menjadi hujan rintik-rintik atau gerimis.

Sudahkah kamu membaca teks tentang cuaca? Informasi apa sajakah yang kamu peroleh dalam teks bacaan tersebut?

Ayo Menulis
Bacalah sekali lagi teks bacaan tentang cuaca. Tuliskan informasi tentang cuaca yang kamu peroleh dari bacaan tersebut.
  1. Cuaca dapat berubah setiap hari.
  2. Bisa saja hari ini cerah, namun sebaliknya besok hujan.
  3. Saat cuaca cerah matahari bersinar terang dan udara panas.
  4. Saat cuaca berawan matahari tertutup awan.
  5. Saat cuaca mendung langit kelabu karena  hujan akan turun.

Hari ini adalah hari Minggu. Saat sore hari, cuaca berawan dan udara terasa sejuk. Dayu mengajak teman-temannya ke balai desa. Dayu mengajak mereka untuk beraktivitas di luar rumah. Dayu, Siti, dan Lani akan belajar menari. Sementara, Beni, Udin, dan Edo mau bermain bola di lapangan.

Sebelum beraktivitas, Dayu mengajak mereka untuk menikmati buah melon yang di bawanya.

Ayo Mengamati
Beni mengambil satu buah melon. Melon itu sudah dipotong-potong oleh Dayu di rumah. Beni lalu menghitung potongan melon tersebut.
Buah Melon
Melon yang pertama telah dipotong menjadi 8 bagian sama besar. Dalam bentuk nilai pecahan,
bagian itu dilambangkan dengan 1/8 .

Setelah itu, Edo mengambil buah melon yang kedua. Melon itu juga sudah dipotong-potong. Edo menghitung potongan melon tersebut.
Melon 2
Melon yang kedua dipotong menjadi 6 bagian yang sama besar. Dalam bentuk pecahan, bagian itu
dilambangkan dengan 1/6 .

Lani mengambil 1 potong buah dari melon yang pertama. Sedangkan Beni mengambil 1 potong
buah dari melon yang kedua.

Apakah potongan buah dari kedua melon itu sama besar? Mengapa? Perbandingan ukuran potongan melon Lani dan Beni:
Melon

Bagian melon yang dipegang Beni lebih besar daripada bagian melon yang dipegang Lani. 1/8 < 1/6

Dayu dan teman-teman lalu menyantap buah melon hingga habis. Mereka saling membandingkan banyaknya potongan buah melon yang telah dimakan. Amati data gambar berikut ini!
Bagian Melon

Siapakah yang makan melon paling banyak? Dapatkah kamu melihat perbedaannya.

Ayo Berlatih
Bandingkanlah potongan buah melon berikut ini! Isilah dengan tanda “>” (lebih dari) atau “<” (kurang dari) pada tempat yang telah tersedia di dalam kotak!
Melon 5
Ayo Menari
Senangnya Dayu dan teman-teman menghabiskan buah melon. Tiba saatnya untuk melanjutkan kegiatan. Dayu, Siti, dan Lani lalu menuju ke aula balai desa. Di sana telah banyak teman yang hadir.

Mereka akan berlatih menarikan Tari Burung Ketilang. Tarian ini akan diiringi oleh lagu Burung Ketilang. Tarian ini menirukan gerakan kepala burung ketilang.
Burung Kutilang
Sambil berlompat-lompatan
Paruhnya selalu terbuka
Digeleng-gelengkan kepalanya
Menentang langit biru
Tandanya suka dia berseru
Trilili... lili... lilili...

Mari berlatih meniru gerakan kepala burung ketilang. Kita berlatih tanpa diiringi lagu Burung Ketilang.

Gerakkan kepala dengan cepat dan lambat. Perhatikan urutan gerakan kepala berikut!
1. Gerakkan kepala miring ke kiri satu kali, kembali ke tengah. Gerakkan kepala miring ke kanan satu kali, kembali ke tengah.
Gerak Kepala
Gerakkan secara bergantian. Ulangi sebanyak 8 hitungan dengan lambat.

2. Menganggukkan kepala. Ulangi sebanyak 4 hitungan dengan cepat.
Mengangguk
3. Kepala menoleh ke kiri satu kali, lalu ke tengah. Kepala menoleh ke kanan satu kali, lalu ke tengah.
Menoleh
Gerakkan secara bergantian. Ulangi gerakan ini sebanyak 8 hitungan dengan cepat. Letakkan tangan di pinggang saat berlatih menari. Lakukan gerakan ini berulang-ulang dan berurutan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:43 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.