Home » » Rangkuman Materi Kelas VI Tema 6

Rangkuman Materi Kelas VI Tema 6

Selamat datang di blog ini, semoga apa yang anda butuhkan ada di sini. Pada tulisan kali ini saya mencoba menyajikan muatan pembelajaran pada kelas VI tema 6 Menuju Masyarakat Sejahtera. Tema6 Menuju Masyarakat Sejahtera terbagi menjadi tiga subtema yaitu Subtema 1 : Masyarakat Peduli Lingkungan, Subtema 2 : Membangun Masyarakat Sejahtera, dan Subtema 3 : Masyarakat Sejahtera, Negara Kuat.. Rangkuman atau resume ini ditulis dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 6 kurikulum 2013. Secara garis besar materi yang ada di dalam tema 8 ini mencakup tentang:
  1. PPKn : pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara
  2. Bahasa Indonesia : informasi yang dapat diperoleh dari teks nonfiksi
  3. IPA : ciri pubertas pada laki-laki dan perempuan
  4. IPS : makna proklamasi kemerdekaan, upaya mempertahankan kemerdekaan
  5. SBdP : interval nada sebuah lagu, tari kreasi daerah dan reklame.

A. Rangkuman Muatan PPKN
Kompetensi Dasar
3.2Menganalisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari
4.2
Menyajikan hasil analisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari

Subtema 1 : Masyarakat Peduli Lingkungan
Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab
Kewajiban di rumah :
  1. Membantu orang tua
  2. Mengerjakan PR
  3. Sholat tepat waktu
  4. Menyapu halaman
  5. Mencuci piring setelah makan
  6. Menghormati orang tua

Kewajiban di sekolah :
  1. Datang tepat waktu
  2. Menjaga kebersihan
  3. Memperhatikan guru yang sedang mengajar
  4. Mengikuti upacara bendera
  5. Menghormati para guru
  6. Piket kelas

Kewajiban di masyarakat :
  1. Membuang sampah pada tempatnya
  2. Mengikuti kegiatan karang taruna
  3. Ikut dalam kerja bakti
  4. Menjaga kebersihan lingkungan
  5. Menjenguk tetangga yang sakit

Upaya yang dapat dilakukan untuk mengisi kemerdekaan :
NoUpaya untuk mengisi kemerdekaan
1.Rajin beribadah sesuai agama
2.Belajar dengan giat, rajin dan tekun
3.Mengikuti upacara kemerdekaan dengan hikmat
4.Saling menghormati antar sesama
5.Mengikuti perlombaan 17 Agustus yang diadakan Panitia setempat
6.Ikut serta dalam mengemukakan gagasan/ide/pendapat di dalam kemerdekaan yang ada di kalangan masyarakat maupun sekolah
7.Ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang ada di masyarakat
8.Menghormati dan menghargai jasa tokoh-tokoh kemerdekaan dengan meneladani semangat kepahlawan.
9.Menjaga dan memelihara semangat persatuan kesatuan
10.Menolong orang yang membutuhkan.

Subtema 2 : Membangun Masyarakat Sejahtera
Hak-hak sebagai warga negara menurut UUD 1945
No.Hak-Hak Warga Negara IndonesiaKetentuan dalam UUD 1945
1.Mendapat perlindungan hukumPasal 27 ayat (1)
2.Pekerjaan dan penghidupan yang layakPasal 27 ayat (2)
3.Ikut serta dalam upaya bela negaraPasal 27 ayat (3)k
4.Kemerdekaan berserikat dan berkumpul serta mengeluarkan pikiranPasal 28E ayat (3)
5.Kemerdekaan memeluk agama dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya masingmasingPasal 28E ayat (1)
6.Ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.Pasal 30 ayat 1
7.Mendapat pendidikanPasal 31 ayat (1)
8.Kebebasan memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya nasionalPasal 28C ayat (1)
9.Memanfaatkan sumber daya alamPasal 33 ayat (3)
10.Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negaraPasal 34 ayat (1)
11.Memperoleh fasilitas pelayanan kesehatanPasal 28H ayat (1)

Perilaku Mencerminkan Sikap Mempertahankan Kemerdekaan
Upaya Mempertahankan Kemerdekaan NKRI
No.Sikap Mempertahankan Kemerdekaan NKRIPerilaku yang Mencerminkan Sikap Mempertahankan Kemerdekaan NKRI
1.Cinta tanah air
  1. Melestarikan budaya bangsa
  2. Menjaga kelestarian lingkungan
  3. Rajin belajar
2.Membina persatuan dan kesatuan
  1. Berteman dengan siapa saja
  2. Mau mempelajari kesenian dari daerah lain.
  3. Menolong siapa saja tanpa membedakan suku
3.Rela Berkorban
  1. Bersedia menolong dengan tenaga
  2. Bersedia menolong dengan pikiran
  3. Bersedia menolong dengan harta

Subtema 3 : Masyarakat Sejahtera, Negara Kuat
Tanggung jawab dapat diartikan sebagai perwujudan kesadaran dan kewajiban. Contoh pelaksanaan tanggung jawab sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari :
  1. Memahami dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
  2. Menjaga nama baik negara Indonesia dimata dunia sebagai negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, serta makmur dengan tidak membuat kerusuhan.
  3. Bagi para pelajar dengan belajar giat untuk meraih cita-cita mewujudkan warga bangsa yang cerdas.
  4. Saling menghargai dan menjunjung tinggi sikap toleransi.
  5. Menjaga kerukunan dan solidaritas antar warga negara satu sama lain.
  6. Saling tolong menolong antarsesama warga tanpa membedakan perbedaan.
  7. Kewajiban membayar pajak

Dampak positif pelaksanaan tanggung jawab
  1. Modal pembangunan bangsa melalui pajak
  2. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat'
  3. Semakin kuat nya negara melalui peningkatan persatuan dan kesatuan
  4. Terciptanya kerukunan dalam masyarakat

B. Rangkuman Muatan Bahasa Indonesia
Kompetensi Dasar
3.7Memperkirakan informasi yang dapat diperoleh dari teks nonfiksi sebelum membaca (hanya berdasarkan membaca judulnya saja)
4.7
Menyampaikan kemungkinan informasi yang diperoleh berdasarkan membaca judulteks nonfiksi secara lisan, tulis, dan visual

Subtema 1 : Masyarakat Peduli Lingkungan
Berikut ini adalah langkah-langkah memperkirakan isi teks berdasarkan judul teks nonfiksi.
  1. Perhatikan judul teks dengan cermat. Judul teks adalah kepala teks yang dapat menyiratkan secara pendek isi teks.
  2. Menentukan kata kunci pada judul teks nonfiksi. Kata kunci merupakan kata yang mewakili informasi-informasi penting yang terdapat dalam teks.
  3. Memahami makna dari kata kunci. Dengan memahami makna dari kata kunci, maka kita dapat menemukan perkiraan isi teks.
  4. Memperkirakan isi teks. Setelah memahami kata kunci, kalian dapat memperkirakan isi teks berdasarkan judulnya saja.

Membandingkan Perkiraan Informasi Sebelum dan Sesudah Membaca Teks
Kita dapat memperoleh lebih informasi dengan membaca teks yang tersedia, terkait dengan judul yang sama.. Untuk menemukan informasi dari teksi nonfiksi:
  1. Menentukan dahulu pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam setiap paragraf.
  2. Menuliskan informasi dari teks dalam bentuk rangkuman.

Makna Proklamasi bagi Bangsa Indonesia
1. Apa judul teks pada bacaan di atas?
Judul teks pada bacaan di atas adalah Makna Proklamasi bagi Bangsa Indonesia

2. Apa kata kunci pada judul bacaan di atas?
Kata kunci pada bacaan di atas adalah Makna Proklamasi

3. Informasi apa yang diperoleh dari bacaan berdasarkan kata kunci?
Berdasarkan kata kunci "Makna Proklamasi" informasi yang diperoleh adalah proklamasi kemerdekaan dapat dijadikan sarana untuk menuju masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur.

4. Apa yang dapat kamu lakukan sebagai warga masyarakat dalam memaknai kemerdekaan?
Sebagai warga negara saya memaknail kemerdekaan dengan belajar dengan giat, mengikuti berbagai perlombaan, dan menjaga persatuan dan kesatuan dengan tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan masyarakat, belajar lebih tekun untuk memajukan bangsa, peduli terhadap lingkungan, dan menjaga kerukunan agar keutuhan NKRI terjaga.

Kerukunan di Kampung Wonorejo, Papua
  1. Bacaan tersebut berjudul “Kerukunan di Kampung Wonorejo, Papua”
  2. Kata kunci yang terdapat pada bacaan di antaranya: transmigran, kerukunan, perbedaan suku, agama, dan budaya.
  3. Berikut informasi dari bacaan berdasarkan kata kunci.

Kampung Wonorejo menunjukkan tentang kerukunan dalam keberagaman. Semua warga kampung hidup rukun walaupun berbeda asal usul suku bangsa, agama, dan budaya. Keragaman suku bangsa menjadi modal sosial dalam pembangunan.

Hubungan penduduk asli Papua dan warga transmigran tidak mengalami pengkotakan dalam menjalankan ibadah. Masing-masing tidak menajamkan identitas tradisi atau agama yang dapat membuat hubungan menjadi terganggu. Sebaliknya, mereka menganggap bahwa perbedaan budaya dan agama merupakan kekayaan yang harus dilestarikan.

Warga Kampung Kibay dan Kampung Wonorejo tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka juga menjaga persatuan dan kesatuan serta selalu menjunjung tinggi semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam segala perbedaan yang ada. Mereka memiliki jati diri sebagai bangsa Indonesia yang beretika dan santun, serta mempunyai jiwa gotong royong, dan toleransi tinggi. Mereka ingin menciptakan kehidupan di bumi Indonesia yang damai tenteram, hidup rukun berdampingan, terhindar dari segala macam bentuk radikalisme, terorisme, konflik sosial, perang saudara, dan ancaman perpecahan.

Teks “Bahaya Jajanan tidak Sehat di Sekitar Sekolah
  1. Bahaya Pangan Jajanan tidak sehat di sekitar Sekolah.
  2. Bahaya pangan jajanan. Jajanan anak sekolah yang tidak sehat.
  3. Bahaya jajanan anak sekolah yang tidak sehat. Bahwa dalam lima tahun terakhir Badan POM, menunjukkan, masih banyak jajanan anak sekolah yang tidak sehat. Hasil pemantauan pangan jajanan anak berkisar 40-44 persen. Bahwa siswa sekolah dasar cenderung lebih mudah tertarik dengan makanan yang berwarna-warni cerah. Oleh karenanya, sangat diharapkan peran sekolah untuk menyediakan kantin yang menjual makanan sehat.
  4. Isi bacaan setelah membaca semua teks sama dengan isi bacaan sesuai kata kunci.

Subtema 2 : Membangun Masyarakat Sejahtera
Teks nonfiksi yaitu teks atau tulisan yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau hal-hal yang benar- benar terjadi.

Gagasan utama adalah suatu gagasan (ide) yang sedang dibicarakan atau dibahas dalam sebuah paragraf. Gagasan utama disebut juga gagasan pokok, pikiran utama, pokok pembicaraan, atau
pokok pikiran.

Gagasan utama dapat kamu kenali dengan dua cara. Pertama, membaca teks dengan cermat, kemudian menjawab pertanyaan apa yang sedang dibahas pada teks tersebut? Kedua, menemukan kalimat utama pada setiap paragraf, kemudian menarik kesimpulan gagasan-gagasan utama setiap paragraf dan menyimpulkan gagasan utama teks. Kalimat utama adalah kalimat yang bersifat umum dan mengandung gagasan utama.

Teks Hak sebagai Warga Negara Indonesia
ParagrafKalimat UtamaGagasan Utama
1Hak warga negara Indonesia banyak bentuknya.Hak warga negara Indonesia
2Setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan perlindungan hukum.Hak mendapat perlindungan hukum
3Setiap warga negara Indonesia berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layakHak mendapat pekerjaan dan penghidupan layak
4Hak mencapai tujuan nasional Indonesia yaitu hak memperoleh pendidikan dan pengajaran.Hak memperoleh pendidikan dan pengajaran
5Masih ada banyak hak warga negara Indonesia lainya yang ditetapkan dalam UUD 1945.Hak warga negara ditetapkan dalam UUD 1945

Teks Manfaat Pemenuhan Hak sebagai Warga Negara Indonesia
ParagrafKalimat UtamaGagasan Utama Setiap ParagrafGagasan Utama Teks Nonfiksi
1Semua warga negaramemiliki hak.Hak warga negara Indonesia dilaksanakan secara seimbang.Manfaat pemenuhan hak
2Salah satu contoh manfaat pemenuhan hak atas perolehan pendidikan dan pengajaran.Manfaat pemenuhan hak atas perolehan pendidikan dan pengajaran
3Manfaat pemenuhan hak atas perlindungan hukumManfaat lain pemenuhan hak warga negara
4Manfaat pemenuhan hak atas pemerolehan fasilitas pelayanan kesehatanManfaat pemenuhan hak warga negara.

Subtema 3 : Masyarakat Sejahtera, Negara Kuat
Jenis jenis paragfraf berdasarkan letak gagasan utama
  1. Paragraf deduktif adalah paragraf yang ide pokok atau gagasan utamanya terletak di awal paragraf dan diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas untuk mendukung gagasan utama.
  2. Paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat topiknya terdapat pada bagian akhir.
  3. Paragraf deduktif-induktif adalah paragraf yang kalimat topiknya terdapat pada bagian awal dan akhir paragraf.

Teks Wujud Tanggung Jawab sebagai Warga Negara
No.ParagrafGagasan UtamaLetak
1Paragraf 1Pengertian tanggung jawabDi awal paragraf
2Paragraf 2Kecintaan warga negara dengan penuh tanggung jawabAkhir paragraf
3Paragraf 3Tanggung jawab warga negaraDi awal paragraf
4Paragraf 4Bentuk tanggung jawab warga negara di internasionalDi awal paragraf
5Paragraf 5Wujud dari sikap tanggung jawabDi awal paragraf
6Paragraf 6Wujud pelaksanaan tanggung jawab warga negaraAkhir paragraf

C. Rangkuman Muatan IPA
Kompetensi Dasar
3.2Menghubungkan ciri pubertas pada laki-laki dan perempuan dengan kesehatan reproduksi
4.2
Menyajikan karya tentang cara imenyikapi ciri-ciri pubertas yang dialam

Subtema 1 : Masyarakat Peduli Lingkungan
Pubertas adalah merupakan suatu tahap perkembangan seorang anak menjadi dewasa yang berkaitan dengan kematangan organ-organ reproduksinya. Sebagian besar anak perempuan memulai masa puber ketika mereka berusia antara 8 sampai 13 tahun. Sementara pada anak laki-laki, pubertas akan dialami saat mereka memasuki usia 10 hingga 16 tahun.

Ciri-ciri pubertas pada perempuan
  1. Tumbuhnya payudara
  2. Mulai tumbunya rambut tipis di sekitar ketiak dan kemaluan
  3. Mengalami menstruasi
  4. Pinggul melebar
  5. Tinggi badan bertambah
  6. Terbentuknya hormon esterogen
  7. Mulai tumbuh jerawat

Ciri-ciri pubertas pada laki-laki
  1. Tumbuh jakun
  2. Mulai tumbunya rambut tipis di sekitar ketiak dan kemaluan
  3. Tumbuh kumis
  4. Suara mulai berubah
  5. Dada menjadi lebih bidang
  6. Terbentuknya hormon testosteron
  7. Tinggi badan bertambah
  8. Mulai tumbuh jerawat

Subtema 2 : Membangun Masyarakat Sejahtera
Perbedaan masa anak-anak dan masa pubertas terletak pada aktifnya sejumlah hormon. Hormon yang aktif ini kemudian membuat anak-anak memasuki masa pubertas yang ditandai dengan sejumlah perubahan antara lain sebagai berikut:
  1. Dada pada anak pria tumbuh menjadi lebih lebar atau bidang
  2. Pinggul pada wanita melebar
  3. Suara pada anak pria mulai berubah menjadi lebih berat sementara pada wanita menjadi lebih melengking.
  4. Mulai berjerawat, tumbuh rambut di area tertentu
  5. Dada pada wanita mulai menonjol sementara jakun pada pria mulai nampak (sebagian tidak terlalu terlihat.
No.Ciri-ciri Masa Kanak-kanak bagi Anak Laki-lakiCiri-ciri Masa Pubertas bagi Anak Laki-laki
1.Belum tumbuh rambut halus di ketiak dan alat kelaminTumbuhnya rambut halus di ketiak dan alat kelamin
2.Suara belum membesarSuara jadi membesar
3.Belum tumbuh jakunTumbuh jakun
4.Belum tumbuh kumis, jambang, dan janggutTumbuh kumis, jambang, dan janggut
NoCiri-ciri Masa Kanak-kanak bagi Anak PerempuanCiri-ciri Masa Pubertas bagi Anak Perempuan
1.Belum tumbuh rambut halus di ketiak dan alat kelaminTumbuhnya rambut halus di ketiak dan alat kelamin
2.Suara belum melengkingSuara jadi melengking
3.Payudara belum membesarPayudara membesar
4.Panggul belum membesarPanggul membesar

Subtema 3 : Masyarakat Sejahtera, Negara Kuat
1. Masa Pubertas Anak Laki-laki
Masa Pubertas Laki-laki
Kesimpulan
Perbedaan masa kanak-kanak dan masa pubertas adalah
Pada segi fisik terjadi perbedaan antara masa kanak-kanak dan masa pubertas, diantaranya adalah pada masa kanak-kanak belum muncul rambut halus di ketiak dan alat kelam*n, sedang masa pubertas sudah mulai tumbuh. Belum berubahnya suara pada masa kanak-kanak, sedang pada masa pubertas, sudah ada perubahan, dan pada masa kanan-kanan belum tumbuh jakun, sedangkan masa pubertas sudah tumbuh jakun.

2. Masa Pubertas Pada Anak Perempuan
Pubertas Wanita
Kesimpulan
Perbedaan masa kanak-kanak dan masa pubertas adalah
Pada segi fisik terjadi perbedaan antara masa kanak-kanak dan masa pubertas, diantaranya adalah pada masa kanak-kanak suara belum melengking, sedang masa pubertas sudah melengking. Belum tumbuh dan membesarnya pay*dara pada masa kanak-kanak, sedang pada masa pubertas pay*dara sudah membesar, dan pada masa kanan-kanan pinggul belum membesar, sedangkan masa pubertas pinggul sudah membesar.

D. Rangkuman Muatan IPS
Kompetensi Dasar
3.4Memahami makna proklamasi kemerdekaan, upaya mempertahankan kemerdekaan, dan upaya mengembangkan kehidupan kebangsaan yang sejahtera
4.4
Menyajikan laporan tentang makna proklamasi kemerdekaan, upaya mempertahankan kemerdekaan dan upaya mengembangkan kehidupan kebangsaan yang sejahtera

Subtema 1 : Masyarakat Peduli Lingkungan
Makna proklamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia di antaranya sebagai berikut.
  1. Proklamasi sebagai pengakuan bangasa Indonesia telah merdeka dan berdaulat
  2. Proklamasi sebagai puncak perjuangan bangsa Indonesia.
  3. Proklamasi sebagai awal terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  4. Proklamasi kemerdekaan sebagai titik tolak perubahan hukum kolonial menjadi hukum nasional.
  5. Proklamasi menjadi pintu gerbang menuju masyarakat yang adil dan makmur.

Perilaku positif terhadap makna Proklamasi Kemerdekaan adalah perilaku kreatif, kritis, mandiri, berani membela kebenaran, dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip, asas-asas serta tujuan hidup bernegara sebagaimana telah dikumandangkannya Proklamasi Kemerdekaan dan asas kerohanian Pancasila serta nilai-nilai yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Perilaku positif terhadap makna Proklamasi Kemerdekaan berarti menghargai perjuangan para pahlawan bangsa. Penghargaan terhadap para pejuang bangsa serta para pahlawan bangsa dapat ditunjukkan dengan berbagai upaya untuk mengisi kemerdekaan guna tercapainya tujuan nasional bangsa Indonesia.

Subtema 2 : Membangun Masyarakat Sejahtera
Upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia
  1. Melestarikan budaya bangsa
  2. Sikap cinta tanah air
  3. Membina persatuan dan kesatuan
  4. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara
  5. Berkompetisi dalam meraih prestasi,
  6. Menggunakan produk buatan dalam negeri
  7. Menghormati antarsesama
  8. Menaati peraturan yang berlaku.

Mempertahankan kemerdekaan negara Indonesia tidak harus kamu lakukan dengan angkat senjata. Mempertahankan kemerdekaan dapat dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Tindakan yang dapat dilakukan yaitu dengan membiasakan tindakan-tindakan positif yang dapat mencegah terjadinya perpecahan antaranggota keluarga, antarteman, dan antarwarga masyarakat. Selain itu, tindakan berupa menghargai perbedaan yang ada dan jangan jadikan perbedaan sebagai alasan terjadi perpecahan.

Subtema 3 : Masyarakat Sejahtera, Negara Kuat
Upaya dalam mengembangkan kehidupan masyarakat yang sejahtera
  1. Mengembangkan sikap toleransi antar warga negara
  2. Pemerataan pembangunan
  3. Patuh dan taat membayar pajak.
  4. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa

E. Rangkuman Muatan SBdP
Subtema 1 : Masyarakat Peduli Lingkungan
Kompetensi Dasar
3.2Memahami interval nada
4.2
Memainkan interval nada melalui lagu dan alat musik

Interval adalah sebuah jangka ( langkah) dari nada ke nada lainnya. Jangka tersebut mempunyai nama tertentu yang disebut nama pangkat. Sebagai contoh jangka c’ ke d’ dalam tangga nada C mayor, d’ adalah langkah kedua. Langkah kedua mempunyai nada pangkat secondo. Interval selalu dibatasi oleh dua nada. Nada pertama disebut nada pangkal, nada kedua disebut nada selang. Sebagai contoh jika dalam tangga nada C mayor, nada c’ kita tetapkan sebagai nada pangkal, diperoleh nama-nama interval sebagai berikut.

Urutan tangga nada C mayor c’ d’ e’ f’ g’ a’ b’ c’’
  1. c’ ke c’ adalah langkah ke- 1 disebut prime.
  2. c’ ke d’ adalah langkah ke-2 disebut secondo.
  3. c’ ke e’ adalah langkah ke-3 disebut terts.
  4. c’ ke f’ adalah langkah ke-4 disebut kuart.
  5. c’ ke g’ adalah langkah ke-5 disebut kuin.
  6. c’ ke a’ adalah langkah ke-6 disebut sekst.
  7. c’ ke b’ adalah langkah ke-7 disebut septim.
  8. c’ ke c’’adalah langkah ke-8 disebut oktaf.

Berdasarkan cara memainkannya interval dibagi menjadi dua, yaitu interval harmonis dan
interval melodis. Interval harmonis adalah dua nada yang dibunyikan secara bersama. Interval melodis adalah dua nada yang dibunyikan secara bergantian. Interval melodis terdiri atas interval dari nada rendah ke nada tinggi(ascending interval ) dan interval dari nada tinggi ke nada rendah descending interval)

Lagu Aku Cinta Lingkungan karya Ully SIgar Rusady dinyanyikan dengan nada dasar C= do birama 2/4 dan tempo lambat. Lagu Mariam Tomong diciptakan oleh Guru Nahum SItumorang dinyanyikan dengan nada dasar C= do, birama 4/4 dan tempo con brio artnya dinyanyikan dengan cepat dan bersemangat

Subtema 2 : Membangun Masyarakat Sejahtera
Kompetensi Dasar
3.3Memahami penampilan tari kreasi daerah
4.3
Menampilkan tari kreasi daerah

Tari kreasi adalah tari yang gerakannya merupakan perkembangan dari gerak tari tradisional. Tari kreasi tidak memiliki aturan tertentu, baik gerak maupun aspek lainnya yang terdapat dalam tarian.

Ada tiga jenis tari kreasi yaitu tari kreasi daerah/tradisional, tari kreasi modern, dan tari kreasi kontemporer. Tari kreasi daerah/tradisional adalah tari yang mengalami perubahan dari tari tradisi, baik bentuk, gerak, ataupun aspek lainnya tetapi tetap dalam konteks ciri khas dari daerah tersebut. Tari kreasi modern adalah tari yang tidak memiliki aturan tertentu, baik dalam bentuk gerak ataupun aspek lainnya. Tari kontemporer adalah tarian yang dibuat berdasarkan isu yang beredar pada waktu tertentu.

Bentuk karya tari kreasi dapat berupa bentuk tari tunggal, tari berpasangan, dan tari kelompok.
  1. Tari tunggal adalah karya tari yang diperagakan oleh seorang penari.
  2. Tari berpasangan adalah karya tari yang diperagakan oleh dua orang penari.
  3. Tari kelompok adalah karya tari yang diperagakan oleh lebih dari dua penari

Tari Klana Topeng
Tari Klana Topeng merupakan bentuk karya tari tunggal. Tari ini berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Tari Klana Topeng pada umumnya ditarikan oleh penari putra. Tema yang menjadi sumber tarian ini mengambil dari cerita panji. Cerita itu tentang Raja Klana Sewandana yang sedang jatuh cinta.

Gerak-gerik tarinya menggambarkan Prabu Klana yang sedang menghias diri. Ada gerak mengatur rambut. Ada gerak menghias kumis. Ada gerak menata pakaian. Ada juga gerak sedang bercermin. Iringan yang mengiringi tarian yaitu seperangkat gamelan Jawa.

Penari saat mempertunjukkan Tari Klana Topeng menggunakan busana, di antaranya celana, kain, sabuk, selendang, penutup kepala, hiasan dada, hiasan tangan, dan hiasan kaki. Tari Klana Topeng ditarikan kurang lebih selama lima belas menit. Penari menggunakan topeng selama menarikan Tari Klana Topeng. Pemakaian topeng oleh penari secara terus menerus selama menarikan tarian ini sehingga membuat kagum para penonton. Penari tetap bersemangat dan lincah dalam bergerak meskipun memakai topeng.

Subtema 3 : Masyarakat Sejahtera, Negara Kuat
Kompetensi Dasar
3.1Memahami reklame
4.1
Membuat reklame

Reklame adalah suatu karya seni rupa yang bertujuan untuk menginformasikan, mengajak, menganjurkan atau menawarkan produk (sesuatu berupa barang atau jasa) kepada konsumen. Reklame dibuat menarik, sehingga orang yang melihat ingin mengetahui informasi yang disampaikan, tertarik dengan ajakan yang disampaikan, dan ingin memiliki, menggunakan, atau membeli barang yang ditawarkan.

Ada bermacam-macam reklame. Ditinjau dari tujuannya terdiri dari reklame komersil dan reklame nonkomersil. Ditinjau dari sifatnya, terdiri dari reklame peringatan, reklame permintaan atau ajakan, dan reklame penerangan. Ditinjau dari jenis (media), terdiri dari reklame audio, reklame visual, dan reklame audio visual.

Reklame media visual dibagi dua jenis berdasarkan pemasangannya, yaitu reklame dalam ruang dan reklame luar ruang. Reklame dalam ruang biasanya ditempatkan di dalam gedung yang strategis dan dapat dilihat orang secara jelas. Reklame di luar ruang biasanya ditempatkan di luar gedung yang sering dilalui orang, misalnya pada sisi persimpangan jalan raya yang padat. Unsur reklame media visual yaitu berupa gambar dan tulisan. Contoh reklame media visual yaitu baliho, billboard, spanduk, poster, brosur, dan katalog.

Berdasarkan pemasangannya, reklame media visual ada yang dipasang di luar ruang. Contoh reklame media visual yang dipasang di luar ruang yaitu baliho. Baliho dapat digunakan sebagai media promosi atau pengiklanan suatu produk baru dan dapat juga digunakan sebagai media pemberitaan kegiatan tertentu
Reklame BKKBN
  1. Tulisan pada reklame di atas berbunyi tentang ucapan selamat menunaikan ibadah puasa dan ajakan untuk memiliki dua anak.
  2. Gambar yang terdapat pada reklame adalah gambar keluarga yang terdiri ayah, ibu, dan dua anak.
  3. Tujuan dari reklame tersebut untuk menjalankan dan menghidupkan kembali program Keluarga Berencana di tengah-tengah masyarakat.
  4. Lembaga yang memasang reklame tersebut adalah BkkbN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional).
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:52 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.