Home » » Siklus Hidup Beberapa Tumbuhan Berbiji

Siklus Hidup Beberapa Tumbuhan Berbiji

Semua makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Hewan dan manusia mengalami beberapa tahapan pertumbuhan dan perkembangan dalam kehidupannya. Proses Pertumbuhan merupakan bagian dari siklus hidup yang ditandai dengan peningkatan ukuran tubuh. Proses Perkembangan merupakan  bagian dari siklus hidup yang ditandai dengan perubahan bentuk dan fungsi bagian tubuh.Tahapan pertumbuhan dan perkembangan hewan membentuk sebuah siklus hidup atau daur hidup.

Siklus atau daur hidup tumbuhan adalah pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dari kecil hingga dewasa.  Siklus tumbuhan merupakan salah satu proses yang menandai perkembangan tumbuhan sejak awal kehidupannya di mulai hingga bereproduksi untuk mempertahankan keberadaan jenisnya.

Pada proses daur hidup tumbuhan akan terlihat perubahan bentuk luar yang menandai fase perkembangan. Pertumbuhan pada tanaman dapat dilihat dari makin bertambah tinggi dan besanya suatu tanaman karena bagian sel tumbuhan yang bertambah banyak dan bertambah besar, 

Siklus hidup tumbuhan berbeda-beda. Hal tersebut bergantung dari mana tumbuhan tersebut berasal. Misalnya saja tumbuhan yang berasal dari biji akan mengalami tahap siklus sebagai berikut. 
  1. Siklus hidup dimulai dari biji.
  2. Biji akan berjatuhan ke tanah dan mengalami fase perkecambahan.
  3. Kecambah tumbuh menjadi tumbuhan kecil.
  4. Tumbuhan kecil lama-kelamaan akan berubah menjadi tumbuhan yang besar,
  5. Selanjutnya tumbuhan akan berbunga, berbuah dan menghasilkan biji kembali.
  6. Siklus hidup tumbuhan berbiji akan kembali berulang

Namun tidak semua tumbuhan berbiji menghasilkan bunga kemudian berubah menjadi buah. Misalnya saja kacang hijau dan kedelai dari bunga tidak membentuk buah, namun membentuk polong. Dalam polong terdapat biji yang akan menjadi tumbuhan baru.

A. Siklus Hidup Tanaman Mangga
Daur hidup mangga dimulai dari biji yang ada dalam buah mangga. Buah mangga yang sering kita makan pasti memiliki biji. Biji tersebut jika ditanam, suatu saat akan tumbuh akar dan tunas. Tunas tersebut terus berkembang menjadi pohon mangga yang masih kecil. Tanaman mangga kecil tersebut akan terus tumbuh menjadi pohon mangga dewasa. Pohon manga dewasa tersebut bisanya akan menghasilkan bunga. Bunga akan melakukan penyerbukan, setelah penyerbukan akan terbentuk buah mangga kecil yang berbentuk bulat.

Buah mangga kecil ini merupakan cikal bakal buah mangga yang sering kita makan. Buah mangga terus bertambah besar dan berubah warna dari hijau menjadi keputih-putihan. Setelah buah mangga masak, dalam buah mangga tersebut terdapat biji mangga yang merupakan calon tanaman mangga. Jika biji tersebut ditanam dalam tanah akan tumbuh tunas yang merupakan calon tanaman mangga yang baru.
Siklus Tanaman Mangga
Siklus hidup tanaman mangga adalah sebagai berikut :
Pohon mangga - berbunga - berbuah - menghasilkan biji - biji tumbuh akar dan tunas - pohon mangga kecil - pohon mangga

B. Siklus Hidup Kacang Hijau
Kacang hijau sering kali kita jadikan sebagai bahan seperti bubur kacang hijau dan juga tauge, Pada kacang hijau yang ditanam di dalam tanah yakni bijinya, yang kemudain akan tumbuh menjadi kecambah.

Kecambah inilah yang kemudian akan tumbuh menjadi tanaman kacang hiau dewasa, dan kemudian pada kacang hijau dewasa akan berbunga. Bunga kacang hijau yang mengalami penyerbukan akan menghasilkan biji kacang hijau yang merupakan calon tumbuhan kacang hijau. Tauge sendiri adalah bagian daur hidup kacang hijau saat masih dalam bentuk kecambah, Manusia memanfaatkan tauge sebagai bahan makanan.
Kacang Hijau
Siklus hidup tanaman kacang hijau dimulai dari Biji Kacang Hijau -> Kecambah Kacang Hijau -> Kacang Hijau Dewasa -> Bunga Kacang Hijau -> Biji Kacang Hijau

3. Silus Hidup Apel
Buah apel yang sering kita makan memiliki biji. Biji tersebut jika ditanam, suatu saat akan tumbuh akar dan tunas. Tunas tersebut akhirnya menjadi pohon apel kecil yang lama-kelamaan menjadi besar dan berbunga. Bunga-bunga apel ini merupakan cikal bakal buah apel yang sering kita makan. Di dalam buah apel terdapat biji yang merupakan calon tanaman baru, jika biji tersebut ditanam akan menjadi tanaman apel. 
Tanaman Apel
Siklus hidup tanaman apel adalah : Biji Apel -> Pohon Apel Kecil -> Pohon Apel -> Bunga dan Buah Apel -> Biji Apel

Mencangkok Tanaman
Siklus hidup tanaman dapat diperpendek dengan cara mencangkok tanaman . Mencangkok tanaman tergolong dalam proses perkembangbiakan tanaman secara vegetatif buatan. Hasil dari mencangkok tanaman kurang lebih akan sama dengan induknya. Proses mencangkok merupakan cara menumbuhkan akar pada batang tanaman. Biasanya mencangkok dilakukan dengan menggunakan cabang atau ranting yang tidak terlalu besar. Misanya saja pada tanaman Mangga, Jeruk, dan Janbu air. 

Pastikan sebelum mencangkok, tanaman induk harus memiliki kualitas dan mutu yang baik. Agar hasil cangkokan sama baiknya seperti tanaman induknya.  Langkah mencangkok tanaman adalah sebagai berikut :
Mencangkok
  1. Pilihlah dahan tanaman yang cukup besar.
  2. Sekeliling kulit dahan dikelupas sepanjang kurang lebih 10 cm
  3. Bungkus bekas kulist yang dikelupas dengan tanah dan sabut kelapa.
  4. Secara berkala siramlah cangkokan menggunakan air.
  5. Setelah muncul akan potonglah dan tanaman siap untuk ditanam'

Kelebihan Mencangkok Tanaman
  1. Kulitas tanaman hasil cangkokan sama dengan induknya.
  2. Bibit hasil cangkokan bisa berbuah lebih cepat daripada tanaman yang berasal dari biji.
  3. Dapat ditanam di dalam pot jika tidak memiliki lahan yang luas.
  4. Tanaman hasil cangkokan tidak terlalu tingggi.
  5. Tingkat keberhasilanya lebih tinggi jika dibanding menggunakan metode perbanyakkan lainya

Kekurangan Mencangkok Tanaman
  1. Mencangkok dapat merusak tanaman induk jika dilakukan dalam jumlah besar.
  2. Tanaman hasil cangkokan mudah roboh karena tidak memiliki akar tunggang.
  3. Umur tanaman hasil cangkokan lebih pendek jika dibandingkan dengan induknya.
  4. Mencangkok hanya dapat dilakukan pada tanaman berbiji belah (dikotil). dan memiliki kambium.
  5. Bagian tanaman induk yang hanya bisa dicangkok jumlahnya sedikit atau terbatas

Berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan siklus hidup tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi 3 yaitu :
  1. Tumbuhan semusim. Tumbuhan semusim dikenal dengan tumbuhan berumur pendek. Tumbuhan semusim meyelsaikan siklus hidupnya kurang dari satu tahun. Contoh tumbuhan semusim adalah jagung, kacang tanah, kedelai, dan lain-lain.
  2. Tumbuhan dua musim. Ada juga tumbuhan yang hidup dalam waktu dua tahun. Tumbuhan ini menyelsaikan siklus hidupnya dalam satu atau dua tahun. Contoh tumbuhan dua musim adalah wortel, kubis, bawang bombay, dan lain sebagainya.
  3. Tumbuhan tahunan. Tumbuhan tahunan adalah tumbuhan yang dapat hidup bertahun-tahun. Tumbuhan tahunan juga berbunga dan berbuah terus menerus. Contoh tumbuhan tahunan adalah kelapa, jambu biji, durian, dan lain sebagainya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 2:38 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.