Home » » Menaksir Hasil Operasi Hitung Pecahan Biasa Campuran Desimal dan Persen

Menaksir Hasil Operasi Hitung Pecahan Biasa Campuran Desimal dan Persen

Menaksir hasil operasi hitung berarti memperkirakan hasil operasi hitung bilangan tersebut. Penaksiran hasil operasi hitung dilakukan untuk mempermudah menghitung hasilnya. Hasil penaksiran mendekati hasil sebenarnya. Taksiran disebut juga dengan perkiraan atau kira-kira dan disimbolkan dengan "≈".

Hasil perhitungan pada penaksiran, biasanya menggunakan kata-kata sekitar (kira-kira). Hal tersebut menunjukkan jawabannya mendekati sekitar jawaban sebenarnya. Penaksiran hasil operasi hitung pecahan biasa dilakukan dengan terlebih dahulu membulatkan ke satuan terdekat. Penaksiran hasil operasi hitung pecahan desimal lebih mudah dilakukan dengan melakukan pembulatan ke satuan atau puluhan terdekat terlebih dahulu. Penaksiran hasil operasi hitung persen mengacu kepada mendekati 0%, dan 100%.

Taksiran pada bilangan pecahan ada 3 macam yaitu tasiran atas, taksiran bawah dan taksiran terbaik.
  1. Taksiran atas. Cara penaksiran ini dilakukan dengan cara membulatkan angka ke atas terlebih dahulu di antara angka satuan, puluhan atau ratusan akan dibulatkan.
  2. Taksiran bawah, yaitu metode pembulatan angka ke bawah terlebih dahulu di antara angka satuan, puluhan maupun ratusan yang akan dibulatkan atau ditiadakan.
  3. Taksiran terbaik, yaitu membulatkan angka sesuai dengan aturan pembulatan, yakni: Jika angka dibelakang koma yang akan dibulatkan ≥ 5, maka pecahan desimal dibulatkan ke atas. Jika angka dibelakang koma yang akan dibulatkan < 5, maka pecahan desimal dibulatkan ke bawah.

Catatan :
Jika dalam sebuah soal hanya menggunakan kata taksiran saja artinya soal tersebut harus dikerjakan menggunakan taksiran terbaik.

A. Menaksir Pecahan Biasa dan Campuran
Pecahan biasa adalah pecahan yang pembilang dan penyebutnya merupakan bilangan bulat. Pecahan campuran adalah pecahan yang terdiri atas bilangan bulat dan pecahan. Taksiran pecahan biasa dan campuran adalah menaksir hasil operasi hitung dengan cara membulatkan pecahan ke satuan terdekat.

Menaksir hasil operasi hitung pecahan biasa dan pecahan campuran dapat menggunakan garis bilangan pecahan.Cara menghitung taksiran nilai yang mendekati dengan garis bilangan adalah menuliskan pecahan sesuai dengan angka yang ditunjuk, apakah mendekati dengan 0 atau bilangan bulat yang lebih besar. Batasnya adalah 0.5. Apabila kurang dari 0.5 berarti 0. Sedangkan apabila lebih dari 0,5 mendekati bilangan bulat yang lebih besar yaitu 1. Perhatikan contoh berikut ini.
Garis Bilangan
Perhatikan bilangan pecahan 3/4 lebih dekat dengan angka 1 daripada ke angka 0, sehingga nilai 3/4 mendekati 1.

Jadi hasil penaksiran pecahan dia atas adalah 1 x 5 = 5

Bisa juga dengan cara mengubah ke pecahan desimal agar lebih mudah pengerjaannya. Caranya adalah dengan melihat pada nilai tempat persepuluhan pecahan desimal. Jika angka persepuluhannya kurang dari lima maka taksiran pecahan tersebut turun atau dianggap 0. Sedangkan jika nilai persepuluhannya sama dengan atau lebih dari 5 maka taksiranya naik atau dianggap 1.

Jika contoh soal di atas diselesaikan menggunakan cara mengubah ke pecahan desimal adalah sebagai berikut.

Ubah pecahan biasa menjadi pecahan desimal :
Penaksiran 2
Setelah diubah menjadi pecahan desimal ternyata 0,75 lebih dekat ke angka 1 daripada angka 0 sehingga nilai 3/4 lebih mendekati 1.

Jadi hasil penaksiran pecahan dia atas adalah 1 x 5 = 5

B. Menaksir Hasil Operasi Hitung Pecahan Desimal
Pecahan desimal adalah pecahan yang nilai penyebutnya adalah 10, 100, 1000, dan seterusnya yang ditulis dengan menggunakan tanda koma. Cara melakukan penaksiran hasil operasi hitung pecahan desimal dapat dilakukan dengan menggunakan pembulatan. Ketentuan-ketentuan dalam pembulatan bilangan desimal adalah sebagai berikut :
  1. Jika angka dibelakang koma (persepuluhan) yang akan dibulatkan ≥ 0,5, maka pecahan desimal dibulatkan ke atas atau dianggap 1.
  2. Jika angka dibelakang koma (persepuluhan) yang akan dibulatkan < 0,5, maka pecahan desimal dibulatkan ke bawah atau dianggap 0.

Perhatikan contoh berikut ini
16,8 x 2,4 = ...
Angka 16,8 dibulatkan ke atas (0,8 ≥ 0,5) sehingga dianggap satu menjadi 17
Angka 2,4 dibulatkan ke bawah (0,4 < 0,5) sehingga dianggap 0 menjadi 2
Jadi 17 x 2 = 34

C Menaksir Hasil Operasi Hitung Pecahan Persen
Bilangan pecahan persen adalah bilangan pecahan dalam bentuk per seratus. Angka persen ditulis sebagai angka diikuti dengan tanda (simbol) %. Cara melakukan penaksiran hasil operasi hitung bilangan pecahan persen adalah dengan membulatkan semua suku yang ada sesuai dengan acuan bilangan persen.

Perhatikan contoh soal berikut ini
23% dari 195 adalah ...
23% dibulatkan menjadi 20% karena 3 < 0,5 sehingga dianggap 0.
195 dibulatkan menjadi 200 karena  5 ≥ 0,5 sehingga dianggap 1.
Jadi hasil operasi hitung adalah 20% dari 200 yaitu 40.

Ayo Mencoba
Taksiran pecahan biasa dan campuran adalah menaksir hasil operasi hitung dengan cara membulatkan pecahan ke satuan terdekat.

a. 6/7  + 9 5/7
6/7 dibulatkan menjadi 1 karena 6/7 lebih dekat ke 1
9 5/7 dibulatkan menjadi 10 karena 5/7 lebih dekat ke 1
Jadi hasil penaksiran adalah 1 + 10 = 11
b. 3 8/10 + 9 3/4
3 8/10 dibulatkan menjadi 4 karena 8/10 lebih dekat ke 1
9 3/4 dibulatkan menjadi 10 karena 3/4 lebih dekat ke 1
Jadi hasil penaksiran adalah 4 + 10 = 14
c. 5 - 2 5/7
2 5/7 dibulatkan menjadi 3 karena 5/7 lebih dekat ke 1
Jadi hasil penaksiran adalah 5 - 3 = 2
d. 3 4/5 - 2 3/4
3 4/5 dibulatkan menjadi 4 karena 4/5 lebih dekat ke 1
2 3/4 dibulatkan menjadi 3 karena 3/4 lebih dekat ke 1
Jadi hasil penaksiran adalah 4 - 3 = 1
e.  11 9/11 - 5 6/11
11 9/11 dibulatkan menjadi 12 karena 9/11 lebih dekat ke 1
5 6/11 dibulatkan menjadi 6 karena 6/11 lebih dekat ke 1
Jadi hasil penaksiran adalah 12 - 6 = 6
Taksirlah hasil operasi hitung perkalian dan pembagian pecahan berikut.
a. 4/8/10 x 9
4 8/10 dibulatkan menjadi 5 karena 8/10 lebih dekat ke 1
Jadi hasil penaksiran adalah 5 x 9 = 45
b. 4 2/3 + 4 1/7
4 2/3 dibulatkan menjadi 5 karena 2/3 lebih dekat ke 1
4 1/7 dibulatkan menjadi 4 karena 1/7 lebih dekat ke 0
Jadi hasil penaksiran adalah 5 + 4 = 9
c. 5/10 x 5/8
5/10 dibulatkan menjadi 1 karena 5/10 lebih dekat ke 1
5/8 dibulatkan menjadi 1 karena 5/8 lebih dekat ke 1
Jadi hasil penaksiran adalah 1 x 1 = 1
d. 6 1/12 : 2
6 1/12 dibulatkan menjadi 6 karena 1/12 lebih dekat ke 0
Jadi hasil penaksiran adalah 6 : 2 = 3
e. 10 8/10 : 1 4/5
10 8/10 dibulatkan menjadi 11 karena 8/10 lebih dekat ke 1
1 4/5 dibulatkan menjadi 2 karena 4/5 lebih dekat ke 1
Jadi hasil penaksiran adalah 11 :  5 = 5,5

Taksirlah hasil operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan desimal berikut.
a. 3,4 + 5,5 
3,4 dibulatkan menjadi 3 karena 4 < 0,5 sehingga dianggap 0.
5,5 dibulatkan menjadi 6 karena 5 ≥ 0,5 sehingga dianggap 1.
Jadi hasil penaksiran adalah 3 + 6 = 9
b. 13,2 + 7 
13,2 dibulatkan menjadi 13 karena 2 < 0,5 sehingga dianggap 0.
Jadi hasil penaksiran adalah 13 + 7 = 20
c. 32,4 – 11,7
32,4 dibulatkan menjadi 32 karena 4 < 0,5 sehingga dianggap 0.
11,7  dibulatkan menjadi 12 karena 7 ≥ 0,5 sehingga dianggap 1.
Jadi hasil penaksiran adalah 32 - 11 = 21
d. 7,23 + 10,95
7,23 dibulatkan menjadi 7 karena 23 < 50 sehingga dianggap 0.
10,95  dibulatkan menjadi 11 karena 95 ≥ 50 sehingga dianggap 1.
Jadi hasil penaksiran adalah 7 + 11 = 18
e. 15,45 – 5,5
15,45 dibulatkan menjadi 15 karena 45 < 50 sehingga dianggap 0.
5,5  dibulatkan menjadi 6 karena 5 ≥ 5 sehingga dianggap 1.
Jadi hasil penaksiran adalah 15 - 6 = 9
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 11:44 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.