Home » » Pembelajaran 3 Tema 2 Subtema 3 Memelihara Kesehatan Organ Pernapasan Manusia

Pembelajaran 3 Tema 2 Subtema 3 Memelihara Kesehatan Organ Pernapasan Manusia

Pada Pembelajaran 3 Tema 2 Subtema 3 Memelihara Kesehatan Organ Pernapasan Manusia akan mempelajari tentang menjelaskan informasi terkait dengan pertanyaan apa, di mana, bagaimana, dan mengapa. Dengan berdiskusi, siswa dapat menjelaskan akibat yang terjadi jika masyarakat tidak bertanggung jawab atas masalah sampah. Dengan membaca teks dan menyimak penjelasan guru, siswa dapat mengidentifikasi jenis usaha ekonomi yang dikelola sendiri. Dengan membaca teks bacaan menyimak penjelasan guru dan berdiskusi, siswa dapat menjelaskan cara menghargai usaha ekonomi orang lain. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai panduan saja saat mengikuti kegiatan pembelajaran bersama Bapak/Ibu guru.

Masalah sampah menjadi masalah yang umum dihadapi masyarakat di kota atau daerah mana pun. Berita berikut menyajikan upaya seorang pemimpin daerah untuk mengatasi sampah.

Kelurahan Babakanpasar Luncurkan Gerakan Pungut Sampah
Agar masyarakatnya sadar dengan kebersihan lingkungan, terutama masalah sampah, Kelurahan Babakanpasar mengajak warganya dalam Gerakan Pungut Sampah (GPS).
Gerakan Pungut Sampah
Lurah Babakanpasar Rokib Alhudry menyatakan, GPS ini merupakan program Pemerintahan Kota (Pemkot) Bogor pada tahun 2016. Program ini bertujuan agar Kota Bogor terbebas dari sampah. Karena masalah sampah merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. “Sampah ini bukan hanya tanggung jawab pihak kelurahan atau orang per orang, tapi tanggung jawab bersama kita semua,” jelasnya.

Rokib berharap ke depannya warga Babakanpasar lebih peduli lagi dengan sampah yang selama ini selalu berserakan sehingga wilayah Babakanpasar terbebas dari sampah.

“Kalau sampah ini sudah tertata dengan baik, selain indah dipandang, maka warga masyarakat pun akan terhindar dari penyakit,” pungkasnya.

Ayo Menulis
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan bacaan “Kelurahan Babakanpasar Luncurkan Gerakan Pungut Sampah” di atas.

1. Di mana lokasi daerah pada berita tersebut?
Lokasi daerah pada berita adalah di Kelurahan Babakanpasar.
2. Apa masalah yang dihadapi?
Masalah yang dihadapi adalah masalah kebersihan lingkungan, terutama masalah sampah.
3. Bagaimana penyelesaian yang diambil oleh pemerintah kota tersebut?
Cara penyelesaian yang diambil Pemerintah Kota adalah mengajak warga dalam Gerakan Pungut Sampah (GPS).
4. Mengapa semua masyarakat bertanggung jawab atas masalah sampah?
Semua warga masyarakat bertangging jawab atas masalah sampah karena masalah sampah merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat, karena semuanya ikut andil dalam membuang sampah sehingga semuanya harus ikut bertanggung jawab.
5. Apa keuntungannya jika masalah sampah dapat teratasi dengan baik?
Jika masalah sampah dapat teratasi dengan baik, selain indah dipandang, lingkungan akan menjadi bersih, asri, dan masyarakat pun akan terhindar dari penyakit.

Ayo Berdiskusi
Apa yang terjadi jika masyarakat tidak mau bertanggung jawab atas masalah sampah? Diskusikan dalam kelompokmu, lalu sampaikan hasilnya di depan kelompok-kelompok lain.
Jika masyarakat tidak mau bertanggung jawab atas masalah sampah maka lingkungan akan menjadi kumuh, kotor, dan bau. Selain itu juga bisa menyebabkan banjir yang diakibatkan dari sungai yang tersumbat oleh tumpukan sampah.

Sampah yang menumpuk dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan organ pernapasan. Tahukah kamu ada orang yang kegiatan sehari-harinya adalah mengumpulkan sampah yang dapat diolah kembali? Ya, betul. Kita biasa menyebutnya pemulung.

Para pemulung mengumpulkan botol-botol plastik, koran bekas, majalah bekas, dan benda-benda lain yang dapat diolah lagi. Benda-benda itu disetorkan kepada orang-orang yang dapat mengolahnya menjadi benda-benda lain yang berguna. Berikut ini beberapa gambar benda hasil daur ulang.
Hasil Kerajinan
Ayo berdiskusi
Diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut dalam bentuk diskusi panel bersama seluruh siswa dalam kelasmu.

1. Apa pendapatmu mengenai pekerjaan sebagai pemulung?
Pekerjaan sebagai pemulung sangatah bermanfaat bagi kita semua, karena banyak barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan kembali. Selain itu pemulung menjaga lingkungan tetap bersih.
2. Apa pendapatmu mengenai usaha pembuatan benda-benda daur ulang?
Usaha pembuatan benda-benda daur ulang sangat bermanfaat bagi kita, karena dengan membuat benda daur ulang akan membantu mengurangi sampah-sampah yang menumpuk misalnya seperti botol bekas, koran, bahkan plastik.
3. Bagaimana cara menghargai jasa para pemulung?
Cara menghargai jasa para pemulung adalah dengan memilah sampah yang dapat di daur ulang dan sampah yang tidak dapat didaur ulang. Dengan demikian akan memudahkan pemulung mengambil barang yang nasih bisa didaur ulang.
4. Bagaimana cara menghargai usaha membuat benda-benda daur ulang?
Cara menghargai usaha membuat benda-benda daur ulang adalah dengan ikut serta belajar membuat benda-benda daur ulang serta memakai barang yang telah di daur ulang.

Menghargai Kegiatan Usaha Ekonomi Orang Lain
Kegiatan ekonomi yang dilakukan setiap orang melibatkan orang lain. Keterlibatan orang lain dapat dilihat dari kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Pada kegiatan produksi, orang yang terlibat adalah tenaga kerja. Pemakaian tenaga kerja dimaksudkan untuk memperlancar kegiatan produksi. Tenaga kerja akan memperoleh balas jasa dari produsen berupa upah atau gaji dari produsen. Selanjutnya, barang hasil produksi akan disalurkan kepada konsumen atau masyarakat oleh distributor. Dari kegiatan penyaluran barang tersebut, distributor akan memperoleh keuntungan. Contoh distributor adalah agen, pedagang besar, dan pedagang eceran.

Konsumen adalah pihak yang mengonsumsi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Barang dan jasa diperoleh dari produsen secara langsung atau melalui perantara (distributor). Ketiga pelaku kegiatan ekonomi tersebut akan saling berhubungan membentuk arus diagram ekonomi. Coba temukan peran produsen, distributor, dan konsumen dalam perekonomian Indonesia. Selanjutnya, bahaslah bersama teman dan gurumu di kelas!

Setiap pelaku kegiatan ekonomi memiliki peran masing-masing yang saling menguntungkan. Menurut kodratnya, manusia berperan sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi. Sebagai makhluk sosial, manusia akan berhubungan atau berinteraksi dengan manusia lain. Sebagai makhluk ekonomi, manusia akan melakukan kegiatan ekonomi dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai makhluk sosial maupun makhluk ekonomi, manusia hendaknya memiliki etika moral. Dengan etika moral, manusia dapat menghargai setiap kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh orang lain

Amatilah pakaian yang kamu kenakan! Bagaimana berlangsungnya proses produksi pakaian? Proses menghasilkan pakaian membutuhkan waktu yang lama. Untuk membuat pakaian produsen pakaian membutuhkan bahan baku berupa kain dan benang. Kain dapat diperoleh dari perusahaan pemintalan benang. Bahan baku benang berupa kapas yang dihasilkan dari perkebunan tanaman kapas. Untuk menjadi benang, kapas dipintal terlebih dahulu. Kemudian benang ditenun di pabrik tenun hingga menjadi kain. Selanjutnya, kain dapat dibuat pakaian oleh penjahit. Begitulah proses panjang produksi pakaian. Banyak pihak yang terlibat dalam proses produksi ini. Ada petani tanaman kapas, pekerja pemintalan, penenun kain, penjahit, dan pengusaha garmen. Begitu panjangnya proses produksi ini hendaknya kita perlu menghargai kegiatan usaha ekonomi orang lain.

Ayo Renungkan
Apa akibatnya jika kita tidak menghargai kegiatan orang lain dalam usaha ekonomi?
Jika kita tidak menghargai kegiatan orang lain kemungkinan besar akan memunculkan sifat individualisme yang tinggi dan mengakibatkan pertengkaran.
Kerja Sama dengan Orang Tua
Diskusikan dengan keluargamu, cara-cara menghargai jenis usaha pembuat benda-benda daur ulang.
Cara menghargai jenis usaha pembuat benda-benda daur ulang adalah dengan tidak sembarangan membuang sampah, menghargai setiap pekerjaan kecil mereka, dan ikut memilah sampah sesuai dengan kategorinya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:29 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.