Home » » Cara Backup Data Windows 8

Cara Backup Data Windows 8

Backup adalah proses membuat data cadangan dengan cara menyalin atau membuat arsip data komputer sehingga data tersebut dapat digunakan kembali apabila terjadi kerusakan atau kehilangan. System Image Backup adalah sebuah salinan lengkap atau backup dari sistem atau data dari komputer, yang meliputi: file sistem Windows, aplikasi, dokumen pribadi, device driver dan segala sesuatu yang lain, yang akan membantu untuk mengembalikan sistem Windows 8.1 dalam kasus kegagalan sistem yang fatal, virus, dan kesalahan lainnya yang mungkin terjadi,sehingga terjadi ganguan pada sistem. 

Memiliki salinan atau backup lengkap dari hard drive komputer kita adalah strategi terbaik untuk menanggulangi apabila komputer dalam keadaan error. Backup sebaiknya dilakukan secara berkala bisa satu minggu sekali atau melihat berapa sering komputer dipakai dan data-data penting yang terdapat di dalam hardisk komputer. 

Sebaiknya data backup diletakan di beberapa lokasi penyimpanan yang berbeda sehingga apabila terjadi kesalahan masih ada data cadangan yang lain. Ada beberapa kriteria lain yang harus kita penuhi agar data kita aman:
  1. Data terduplikasi di lebih dari satu tempat. Selain di laptop, bisa juga diletakan pada external harddisk, dan ada juga di server atau layanan cloud.
  2. Data sensitif disimpan dalam bentuk terenkripsi. Kita tentu tidak mau arsip foto keluarga beredar secara bebas di internet. Demikian juga dokumen-dokumen pribadi seperti scan identitas, surat kendaraan, dan informasi rahasia lainnya.
  3. Data harus bisa dimundurkan ke periode waktu tertentu. Misalnya komputer kita terkena virus, kemudian kita jalankan prosedur backup. Tentu saja si virus ini akan ikut tersimpan dalam backup. Bila ini terjadi, kita ingin mengambil data pada waktu belum terkena virus.

Fungsi dan tujuan membuat system image backup adalah untuk merestore/memulihkan Operating System, Program files, Data Users dan seluruh aspek program data ketika terjadi kesalahan fatal pada komputer kita. Apabila kita sudah memiliki Backup System Image untuk Recovery berarti tidak harus menginstal ulang menggunakan Windows Operating System baru ketika ada masalah dengan kinerja sistem atau komputer tidak berjalan pada semestinya, dengan hanya melakukan restore maka akan kembali seperti waktu sebelumnya. 

Backup memiliki dua tujuan. Tujuan utama adalah untuk mengembalikan data apabila data tersebut hilang, baik karena terhapus atau karena rusak (corrupt). Tujuan kedua adalah untuk mengembalikan data ke titik tertentu pada masa lalu. Karena fungsinya, proses backup mengharuskan pengguna menggandakan data, yang akhirnya menghabiskan kapasitas media penyimpanan. Faktor pendorong yang bisa kita jumpai di lapangan beberapa diantara alasan orang harus melakukan backup diantaranya adalah :
  • Virus
  • Harddisk
  • Bencana alam, misalnya banjir dan kebakaran
  • Kehilangan
  • Kerusakan baik karena usia media penyimpanan, ketumpahan kopi, jatuh ke air dan masih banyak lagi

Banyak penyebab system operasi rusak dan beragam pula akibatnya, jika tidak di antisipasi sejak awal akan berakibat fatal, seperti contoh: OS terlalu lama terinfeksi virus, pola pemakaian yang tidak benar, kesalahan penginstalan aplikasi, dll.  Maka System Image Backup wajib dilakukan pada sebuah komputer.Berikut ini prosedur Backup dan Restore image sistem dan data pada windows 8.1.

Prosedur Backup sistem operasi windows 8.1/Image backup 
  1. Siapkan media penyimpanan hasil backup.(hardisk, flashdisk atau dvd) Hidupkan komputer,masuk deskstop atau start klik kanan This pc ,pilih Manage.
  2. Klik,Disk Management 
  3. Klik,kanan partisi sistem operasi windows 8.1.pilih properties 
  4. Sebelum memulai proses backup.Pastikan besar file dalam partisi sistem atau partisi yang akan dibackup( C:sistem windows 8.1),tidak melebihi kapasitas dari hardisk yang dipakai sebagai media penyimpanan hasil backup(G:Backup) 
  5. Masuk Control panel,Klik kanan start lalu pilih Control panel. 
  6. Halaman Control panel tampilan small icon .Klik,File History 
  7. Halaman file history.Klik,System Image Backup 
  8. Pemilihan media penyimpanan backup.On a Hardisk:mengunakan hardisk internal ataupun External,DVD:mengunakan beberapa keping dvd kosong dan disimpan dalam hardisk jaringan atau sebuah server ftp.Pilih On a hardisk.Klik Next. 
  9. Pemilihan partisi yang akan di backup.Partisi System secara otomatis langsung tercentang kita bisa menambahkan partisi yang lain bila diinginkan.Klik Next. 
  10. Konfirmasi konfigurasi backup yang telah kita set.Klik,Start backup. 
  11. Proses pembuatan image backup dimulai 
  12. Proses pembuatan image backup telah selesai.Cek hasilnya pada File explorer.Folder hasil backup mempuyai format nama sesuai dengan waktu dilakukannya backup 

Berikut Langkah Backup

Langkah Backup



Komputer tidak selamanya dapat berjalan dengan baik sesuai dengan keinginan kita. Terkadang, komputer dapat mengalami masalah baik itu Hardware maupun Software. Kerusakan Hardware penyimpanan misalnya dapat merusak data dan sistem operasi komputer Anda. Serangan virus komputer juga dapat merusak sistem dan data. Untuk itulah Anda memerlukan backup data. Backup data sebaiknya disimpan di beberapa tempat yang berbeda agar ketika terjadi kerusakan masih ada cadangan data yang lain.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 2:44 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....