Home » » Perjuangan Menuju Negara Kesatuan Republik Indonesia

Perjuangan Menuju Negara Kesatuan Republik Indonesia

Negara kesatuaan Republik Indonesia (NKRI) terbentuk dengan perjuangan luar biasa para pendiri Negara. Komitmen kuat untuk mendirikan negara kesatuan merupakan dasar perjuangan para pendiri negara. Motivasi untuk mewujudkan negara kesatuan ini akhirnya menghantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan dan dapat menjadi negara yang berdiri sejajar dengan negara-negara lainnya di dunia.

Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan pernyataan bangsa Indonesia untuk bebas dari belenggu penjajahan serta sekaligusmenyongsong kehidupan baru menuju masyarakat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur.

Aktivitas 6.1
Perjuangan berarti usaha secara sungguh-sungguh untuk mencapai sesuatu. Bagi bangsa Indonesia, perjuangan dalam mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia dimulai sejak terjadinya penjajahan di Indonesia. Carilah informasi tentang Perjuangan Pahlawan di daerahmu dalam meraih kemerdekaan bangsa Indonesia. Gunakan tabel berikut untuk mencatat hasil pencarian informasi yang telah kalian lakukan.
No.Nama Pahlawan/PerjuanganHal Yang Diketahui
1.Perlawanan Rakyat Maluku
  1. Masa perjuangan : 19 Mei - 16 Desember 1817.
  2. Perjuangan melawan : VOC.
  3. Ringkasan perjuangan : Belanda menerapkan kerja rodi dan membebani rakyat dengan berbagai pajak sehingga timbul perlawanan terhadap Pemerintah Kolonial Belanda. Salah satu tokoh perlawanan adalah Thomas Matulessy alias Pattimura. Demi menyelamatkan rakyat Maluku, Thomas Matulessy alias Kapitan Pattimura akhirnya menyerahkan diri untuk dihukum mati.
2.Perlawanan Kaum Padri
  1. Masa perjuangan : 1803 - 1838.
  2. Perjuangan melawan : Belanda
  3. Ringkasan perjuangan : Perang ini diawali dari masalah keagamaan dan berubah menjadi perjuangan melawan penjajah. Salah satu tokoh perlawanan adalah Tuanku Imam Bonjol. Tahun 1837 Benteng Bonjol dapat dikuasai Belanda, dan Tuanku Imam Bonjol berhasil ditipu dan ditangkap.
3.Perlawanan Pangeran Diponegoro
  1. Masa perjuangan : 1825 - 1830
  2. Perjuangan melawan : Belanda
  3. Ringkasan perjuangan : Perang dimulai ketika Belanda memasang patok-patok perbaikan jalan di sepanjang makam leluhur Pangeran Diponegoro. Perang ini berakhir tahun 1830 setelah Belanda menipu Pangeran Diponegoro dengan ajakan berunding namun malah ditawan dan dibuang ke Ujung Pandang.
4.Perlawanan Rakyat Sulawesi
  1. Masa perjuangan : 1829 - 1907
  2. Perjuangan melawan : Belanda.
  3. Ringkasan perjuangan : Sultan Hasanuddin berjuang melawan penjajah yang datang ke wilayah Gowa. Sultan Hasanudin harus takluk oleh VOC dengan perjanjian Bongaya. Makasar berhasil dihancurkan dan dinyatakan menjadi milik VOC.
5.Perlawanan Rakyat Kalimantan
  1. Masa perjuangan 1859 - 1905
  2. Perjuangan melawan : Belanda
  3. Ringkasan perjuangan : Pangeran Antasari ini memulai perjuangan melawan penjajah Belanda, yakni saat pecahnya perang Banjar. Setelah berjuang di tengah-tengah rakyat, Pangeran Antasari kemudian wafat tanpa pernah menyerah, tertangkap, apalagi tertipu oleh bujuk rayu Belanda.
6.Perlawanan Rakyat Aceh
  1. Masa perjuangan : 1873 - 1904
  2. Perjuangan melawan : Belanda
  3. Ringkasan perjuangan : Rakyat Aceh melawan Belanda di bawah pimpinan Teuku Umar, Panglima Polim, dan Sultan Iskandar Muda. Pada akhirnya, Belanda berhasil menguasai Aceh sepenuhnya pada 1904 dengan pembubaran Kesultanan Aceh.
7.Perlawanan Rakyat Tanah Batak
  1. Masa perjuangan : 1878 - 1907
  2. Perjuangan melawan : Belanda
  3. Ringkasan perjuangan : Adanya keinginan Belanda untuk menguasai seluruh tanah Batak menyebakan perlawanan Sisingamangaraja. Ia menolak tawaran untuk menyerah, dan dalam pertempuran Sisingamangaraja XII gugur. Gugurnya Sisingamangaraja XII menandai berakhirnya Perang Batak.
8.Perlawanan Rakyat Bali
  1. Masa perjuangan : 1846 - 1849
  2. Perjuangan melawan : Belanda
  3. Ringkasan perjuangan : Perjuangan oleh rakyat Bali dilakukan dikarenakan kesewenang-wenangan Belanda terhadap kerajaan di Bali. Perlawanan rakyat Bali akhirnya berakhir ketika seluruh kerajaan berhasil diambil alih oleh Belanda
9.Sumpah PemudaSumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia. Isi sumpah
  1. Pertama: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
  2. Kedoea: Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
  3. Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia 
10.BPUPKIBPUPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh pemerintah pendudukan balatentara Jepang pada 29 April 1945. Tugas BPUPKI adalah untuk mempelajari semua hal penting terkait usaha pembentukan negara Indonesia. Pada tanggal 7 Agustus 1945, BPUPK dibubarkan karena dianggap telah dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik, yaitu menyusun rancangan Undang-Undang Dasar bagi negara Indonesia
11.Proklamasi KemerdekaanProklamasi merupakan puncak perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaannya. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Agustus 1945, yang dibacakan oleh Soekarno dengan didampingi oleh Mohammad Hatta.
12.PPKIPanitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI adalah panitia yang bertugas untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Panitia ini dibentuk pada 7 Agustus 1945. PPKI telah selesai melaksanakan tugasnya pada tanggal 22 Agustus 1945, namun baru dibubarkan pada tanggal 29 Agustus 1945 bersamaan dengan pelantikan anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Sejarah tentang lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia semakin menguat setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Peristiwa tersebut mendorong para pemuda dengan jiwa muda dan semangatnya bergerak mendesak ”golongan tua” untuk secepatnya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Ir. Soekarno oleh golongan pemuda diminta agar memenuhi keinginan rakyat Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan dengan kekuatan bangsa Indonesia sendiri. Meskipun tidak mendapat persetujuan dari Jepang, Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta segera merumuskan teks proklamasi dengan tulisan tangan sendiri.
Proklamasi
Selanjutnya, setelah diketik oleh Sayuti Melik, teks proklamasi ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta. Pada tanggal 17 Agustus 1945, hari Jumat, pukul 10.00 WIB, di depan rumah Ir. Soekarno Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, Ir. Soekarno dengan didampingi Drs. Moh. Hatta membacakan teks proklamasi.

Setelah teks proklamasi dibacakan, dikibarkanlah sang Saka Merah Putih oleh Suhud dan Latief Hendradiningrat dan secara spontan peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya sehingga sampai sekarang setiap pengibaran bendera dalam upacara bendera selalu diiringi dengan lagu kebangsaan Indonesia, Indonesia Raya.

Berita proklamasi menyebar dengan cepat ke seluruh Indonesia, bahkan sampai ke luar negeri. Berita kemerdekaan Indonesia disebarkan para pemuda dengan selebaran kertas ataupun tulisan tangan di berbagai tempat. Rakyat melakukan doa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia.

Aktivitas 6.2
  1. Ceritakan kembali peristiwa sebelum proklamasi dilaksanakan dalam bentuk tulisan
  2. Mengapa terjadi ketegangan antara golongan pemuda dan golongan tua dalam menentukan proklamasi?
  3. Sebutkan minimal empat tokoh pendiri negara dengan perannya masing- masing dalam peristiwa proklamasi.
  4. Buatlah tulisan menarik yang berisi aktivitas 6.2 tersebut. Kumpulkan kepada guru kalian

Pada tanggal 15 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Meskipun dirahasiakan, kekalahan itu dapat diketahui oleh sejumlah tokoh pergerakan bawah tanah dan para pemuda melalui siaran radio luar negeri, salah satunya adalah Suttan Sjahrir melalui radio BBC. Kekalahan Jepang menimbulkan keinginan kuat dan keberanian untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia sesegera mungkin. Namun, keinginan bangsa Indonesia untuk segera merdeka tentunya tidak bisa langsung terwujud begitu saja. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua mengenai kapan waktu yang tepat untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, para pemuda berencana untuk menculik Ir. Sukarno dan Moh. Hatta ke Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Penculikan tersebut dilakukan para pemuda guna mempercepat tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Setelah melewati perdebatan panjang antara golongan tua dan golongan muda, akhirnya dicapailah sebuah kesepakatan mengenai pelaksanaan proklamasi kemerdekaan yang akan digelar pada tanggal 17 Agustus 1945, sebelum pukul 12.00. Atas dasar kesepakatan tersebut, Ahmad Subarjo berangkat ke Rengasdengklok untuk menjemput Sukarno dan Moh. Hatta.

Sepulang tokoh-tokoh tersebut dari Rengasdengklok, Sukarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Subarjo pun merumuskan teks proklamasi kemerdekaan. Peristiwa tersebut disaksikan pula oleh Sukarni, B. M. Diah, dan Sudiro. Akhirnya pada dini hari tanggal 17 Agustus 1945, teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia selesai dirumuskan. Lalu menjelang pukul 10.00, setelah para tokoh dan pemuka masyarakat sudah mulai berkumpul di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, maka dilangsungkanlah prosesi upacara dan pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Dengan demikian, peristiwa sebelum proklamasi dilaksanakan dimulai dari menyerahnya Jepang kepada Sekutu, kemudian terjadi Peristiwa Rengasdengklok, dan dilanjutkan oleh perumusan serta pembacaan teks proklamasi kemerdekaan.

Proklamasi Kemerdekaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna yang dapat kita telaah dari berbagai aspek sebagai berikut.
  1. Aspek Hukum.Proklamasi merupakan pernyataankeputusan politik tertinggi bangsa Indonesia untuk menghapuskan hukum kolonial dan diganti dengan hukum nasional, yaitu lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  2. Aspek Historis.Proklamasi merupakan titik akhir sejarah penjajahan di bumi Indonesia sekaligus menjadi titik awal Indonesia sebagai negara yang merdeka bebas dari penjajahan bangsa lain.
  3. Aspek Sosiologis. Proklamasi menjadikan perubahan dari bangsa yang terjajah menjadi bangsa yang merdeka.
  4. Aspek Kultural Proklamasi membangun peradaban baru dari bangsa yang digolongkan pribumi (pada masa penjajahan Belanda) menjadi bangsa yang mengakui persamaan harkat, derajat, dan martabat manusia yang sama.
  5. Aspek Politis. Proklamasi menyatakan bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat dan mempunyai kedudukan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
  6. Aspek Spiritual. Proklamasi yang diperoleh merupakan berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Kemerdekaan bangsa Indonesia tidak terlepas dari doa seluruh rakyat Indonesia kepada Yang Maha Kuasa untuk segera terlepas dari penjajahan

Pernyataan Proklamasi mencerminkan tekad kemandirian bangsa Indonesia untuk terlepas dari penjajahan bangsa asing. Sebagai bangsa yang merdeka dan bebas, ingin mengantarkan dirinya ke gerbang kehidupan yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur. Kemerdekaan merupakan jembatan emas untuk mewujudkan cita-cita bangsa dan negara.

Demikian pembahasan mengenai Perjuangan Menuju Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:35 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.