Home » » Penghematan Energi dan Pemanfaatan Energi Alternatif

Penghematan Energi dan Pemanfaatan Energi Alternatif

Pada Pembelajaran Kelas IV semester dua pada pembelajaran Tema 9 Kayanya Negeriku Subtema 3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam di Indonesia terdapat muatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Kompetensi yang dibahas pada subtema tersebut adalah KD 3.5 Mengidentifikasi berbagai sumber energi, perubahan bentuk energi, dan sumber energi alternatif (angin, air, matahari, panas bumi, bahan bakar organik, dan nuklir) dalam kehidupan sehari-hari. KD 4.5 Menyajikan laporan hasil pengamatan dan penelusuran informasi tentang berbagai perubahan bentuk energi. Materi yang dibahas pada pembelajaran tersebut adalah sumber energi. Simak pembahasannya berikut ini.

Dalam kehidupan sehari-hari manusia memanfaatkan berbagai  macam sumber energi. salah satunya adalah energi bahan bakar fosil. Energi fosil merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Pemaikaian secara terus menerus dalam jumlah besar mengakibatkan cadangan energi fosil akan habis. Penghematan sumber energi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor sebagai alat transportasi utama.
  2. Memilih berjalan kaki jika bepergian dalam jarak yang dekat.
  3. Mematikan peralatan listrik jika tidak digunakan.
  4. Menggunakan energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar fosil

Kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhannya seringkali menyebabkan kerusakan lingkungan. Manusia memanfaatkan seluruh bagian alam, baik abiotik (tak hidup) maupun biotik (hidup), secara berlebihan tanpa memikirkan akibatnya. Sekali manusia melakukannya dengan sembarangan, kerusakan lingkungan yang terjadi akan menyebabkan kerusakan lingkungan berikutnya.

Manusia memanfaatkan lingkungan abiotik yaitu tanah dengan melakukan penggalian untuk mendapatkan bahan tambang yang berguna untuk berbagai keperluan. Batu bara, adalah salah satunya. Selain itu, berbagai jenis bahan logam mulia bernilai tinggi pun ditambang. Emas dan perak merupakan salah satu bahan tambang logam mulia yang paling banyak dicari karena nilainya tinggi. Bahan tambang lain yang diambil dari bagian dalam lapisan bumi adalah nikel, timah, dan bauksit.

Tidak hanya lingkungan abiotik yang dimanfaatkan manusia. Hampir semua jenis tumbuhan dan hewan juga dimanfaatkan oleh manusia. Ada dua jenis hewan yaitu hewan peliharaan dan hewan liar yang hidup bebas di hutan. Manusia membudidayakan beberapa jenis hewan untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti ayam, sapi, beberapa jenis ikan, dan lainnya. Hewan-hewan yang tidak dibudidayakan, dan hidup bebas di hutan seringkali diburu manusia. Ada yang diburu untuk diambil kulitnya, bulunya, atau bagian tubuh lainnya seperti cula badak dan gading gajah. Perburuan manusia yang tidak terkendali menyebabkan menurunnya populasi hewan tersebut secara drastis. Apabila hal tersebut dibiarkan, hewan tersebut akan mengalami kepunahan.

Demikian halnya dengan beberapa jenis tumbuhan. Beberapa jenis tumbuhan yang menjadi sumber makanan manusia, obat, dan peralatan rumah tangga, ditanam dan dibudidayakan. Beberapa tumbuhan mempunyai nilai ekonomi sangat tinggi, misalnya pohon jati dan pohon cendana. Tekstur kayu yang bagus dan kokoh pada kayu pohon jati sangat disukai para pembuat mebel. Kayu cendana mempunyai aroma yang khas dan diburu banyak orang untuk pembuatan minyak wangi, hiasan, kipas tangan, dan pigura.

Kita semua tahu bahwa energi sangat dibutuhkan oleh manusia. Energi digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas. Energi yang paling banyak digunakan oleh manusia adalah minyak bumi dan batu bara. Bayangkan, berapa juta liter minyak bumi yang dihabiskan dalam sehari untuk menjalankan jutaan kendaraan bermotor dan ribuan pabrik di dunia ini? Padahal persediaan minyak bumi dan batu bara terbatas. Energi minyak bumi dan batu bara berasal dari fosil makhluk hidup yang berproses selama jutaan tahun yang lalu. Apabila habis minyak bumi tidak bisa diperbarui atau tidak diadakan kembali. Demikian juga dengan batu bara yang berasal dari tumbuhan.

Ada kekhawatiran bahwa suatu saat nanti kita akan kehabisan energi minyak bumi dan batu bara. Bagaimana jika energi minyak bumi dan batu bara habis? Apakah aktivitas manusia akan terhenti? Sebelum hal itu terjadi, sudah saatnya kita memikirkan energi alternatif demi kelangsungan hidup manusia.

Pemanfaatan Energi Alternatif
Adakah energi yang tidak akan habis dan tersedia secara melimpah di sekitar kita? Ya, tentu saja ada. Energi tersebut disebut energi alternatif. Coba perhatikan gambar-gambar energi alternatif berikut ini.
Energi Alternatif
Ayo Berdiskusi
Diskusikan bersama dengan teman semejamu hal-hal berikut ini. Apa yang dapat dilakukan ketika sumber energi yang kita gunakan selama ini habis?
Hal yang dapat kita lakukan ketika sumber energi yang kita gunakan selama ini habis adalah dengan mencari sumber energi alternatif untuk menggantikan energi yang telah habis tersebut. Energi yang habis ini umumnya energi yang tidak terbaharukan. Sementara energi alternatif adalah jenis energi pengganti yang terbaharukan

Tulislah yang kamu ketahui tentang energi alternatif!
Energi alternatif adalah semua sumber energi yang dapat digunakan untuk menggantikan bahan bakar fosil dengan tanpa dampak negatif dari bahan bakar fosil.

Manusia memerlukan sumber energi lain atau energi alternatif untuk memenuhi kebutuhannya. Sumber energi alternatif berasal dari sumber energi yang dapat diperbarui, contohnya sinar matahari, angin, air, panas bumi, gelombang laut, dan biomasa. Mari kita mencari tahu lebih lanjut. Sumber energi alternatif merupakan sumber energi yang bukan sumber energi tradisional yaitu bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas alam. Sumber energi alternatif yang dikembangkan saat ini memanfaatkan sumber energi yang tersedia di alam dan tidak akan habis yaitu matahari, angin, air, dan panas bumi.
Energi Alternatif
1. Matahari
Matahari merupakan sumber energi utama di bumi. Hampir semua energi yang berada di bumi berasal dari matahari. Energi panas yang dihasilkan dapat digunakan untuk memanaskan ruangan, memanaskan air, dan keperluan lain. Pada saat ini sel-sel surya sudah biasa dijumpai di atap-atap rumah, rumah sakit, dan hotel–hotel.

2. Angin
Angin adalah gerakan udara di permukaan bumi yang terjadi karena perbedaan tekanan udara. Angin telah dimanfaatkan sejak dahulu sebagai sumber energi pada perahu layar dan kincir angin tradisional. Saat ini energi angin digunakan untuk menghasilkan listrik melalui alat yang disebut aerogenerator.

3. Air
Air yang deras merupakan sumber energi gerak. Energi itu biasa dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik. Oleh karena itu, di PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) dibuat bendungan air di tempat yang tinggi. Air yang dibendung tersebut, kemudian dialirkan menurun sehingga akan mengalir, seperti air terjun yang deras. Energi gerak dari air terjun tersebut digunakan untuk memutar generator pembangkit listrik.

4. Panas
Bumi Energi panas bumi (energi geotermal) merupakan energi yang berasal dari panas yang disimpan di bawah permukaan bumi. Bumi yang berbentuk, seperti bola sesungguhnya tersusun dari lapisan-lapisan. Pusat bumi terbentuk dari lapisan batuan yang sangat panas.

Hal itu menunjukkan bahwa bumi merupakan sumber energi panas yang sangat besar. Pengembangan energi geotermal saat ini hanya layak di daerah dekat lempeng tektonik. Ini juga menjadi alasan hanya ada 24 negara di dunia yang memanfaatkan energi panas bumi saat ini.

5. Gelombang
Air Laut Gelombang air laut saat memecah di pantai menghasilkan banyak energi. Energi ini dapat diubah menjadi energi listrik.

6. Bahan Bakar Bio
Bahan bakar bio merupakan bahan bakar yang berasal dari makhluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan.

Bahan bakar bio yang berasal dari tumbuhan di antaranya tumbuhan berbiji yang mengandung minyak seperti bunga matahari, jarak, kelapa sawit, kacang tanah, dan kedelai. Bahan bakar tersebut dikenal sebagai biodisel. Biodisel dapat digunakan untuk menggantikan solar.

Singkong, ubi, jagung, dan sagu dapat diubah menjadi bioetanol. Bioetanol dapat menggantikan bensin atau premium.

Bahan bakar bio juga dapat berasal dari kotoran hewan. Bahan bakar tersebut dikenal sebagai biogas. Kotoran hewan yang ada dimasukkan ke dalam ruangan bawah tanah (lubang). Penguraian kotoran hewan dengan bantuan bakteri akan dihasilkan gas metana yang digunakan sebagai sumber energi panas kompor. Selain itu, bahan bakar ini dapat juga dimanfaatkan untuk bahan bakar kendaraan bermotor.

Demikian pembahasan mengenai Penghematan Energi dan Pemanfaatan Energi Alternatif. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Kelas IV Tema 9, Kemendikbud

Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:38 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.