Home » » Mengelompokkan Informasi Teks Narasi Sejarah Menggunakan Peta Pikiran

Mengelompokkan Informasi Teks Narasi Sejarah Menggunakan Peta Pikiran

Teks narasi sejarah adalah teks yang berisi tentang peristiwa sejarah yang terjadi pada masa lampau. Peristiwa sejarah tersebut disampaikan berdasarkan fakta yang terjadi dan disampaikan dalam bentuk narasi atau urutan cerita. Melalui teks narasi sejarah kita bisa mengetahui beberapa peristiwa yang pernah terjadi di Indonesia maupun negara lainnya. Untuk mengetahui informasi penting teks narasi sejarah kita dapat mencermati dan menggali isi teks dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disajikan. 

Teks narasi sejarah memiliki banyak informasi penting mengenai peristiwa sejarah yang terjadi pada masa lampau, Kita dapat mengelompokkan informasi-informasi tersebut dengan menggunakan kata tanya 5W 1 H.
  1. Apa (What) digunakan untuk menanyakan nama atau jenis peristiwa yang terjadi dalam teks narasi sejarah
  2. Di mana (Where) digunakan untuk menanyakan tempat berlangsungnya peristiwa dalam teks narasi sejarah.
  3. Kapan (When) digunakan untuk menanyakan waktu terjadinya peristiwa dalam teks narasi sejarah
  4. Siapa (Who) digunakan untuk menanyakan tokoh atau pelaku yang terlibat dalam peristiwa yang terjadi dalam teks narasi sejarah.
  5. Mengapa (Why) digunakan untuk menanyakan penyebab atau alasan terjadinya peristiwa dalam teks narasi sejarah.
  6. Bagaimana (How) digunakan untuk menanyakan cara atau keadaan saat terjadinya peristiwa dalam teks narasi sejarah

Peta pikiran adalah cara mencatat dan memetakan ide atau gagasan yang kita dapatkan setelah membaca atau mendengarkan suatu teks. Cara mengelompokkan informasi menggunakan peta pikiran dapat menggunakan kata tanya seperti di atas.  Langkah-langkah membuat peta pikiran antara lain sebagai berikut :
  1. Bacalah teks narasi sejarah secara keseluruhan.
  2. Catat informasi penting teks dan kelompokkan berdasarakan kata tanya apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana.
  3. Sajikan iformasi bacaan dalam bentuk peta pikiran

Berikut ini beberapa contoh Mengelompokkan Informasi Teks Narasi Sejarah Menggunakan Peta Pikiran

Pembelajaran 1 Subtema 1
Pada Pembelajaran 1 Tema 7 Subtema 1 Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan terdapat teks Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat

  1. Siapa yang dimaksud dengan bangsa Barat? (Bangsa-bangsa Eropa)
  2. Apa faktor yang melatarbelakangi bangsa-bangsa Eropa melakukan  penjajahan di Indonesia?(Ingin menguasai negara penghasil rempah-rempah)
  3. Kapan bangsa Barat mulai melakukan penjelajahan samudra? (Tahun 1511)
  4. Di mana bangsa Barat pertama kali mendarat di Indonesia? (Tidore dan Maluku)
  5. Mengapa bangsa Barat melakukan penjelajahan samudra?(- Mencari kekayaan (gold), - Menyebarkan agama (gospel), - Mencari kejayaan (glory), dan - Perkembangan iptek)
  6. Bagaimana kondisi rakyat yang mengalami penjajahan? (Menderita)

Pembelajaran 2 Subtema 1
Pada Pembelajaran 2 Subtema 1 Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan terdapat teks Peristiwa-Peristiwa pada Masa Pemerintahan Kolonial Inggris

Buatlah perbandingan pelaksanaan pemerintahan kolonial Inggris dan Belanda. Buatlah perbandingan dengan menggunakan prinsip: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana!
Penjajahan Belanda
PEMERINTAHAN KOLONIAL INGGRIS DAN BELANDA
Siapakah tokoh yang paling terkenal pada masa pemerintahan kolonial di Indonesia?
Inggris : Thomas Stamford Raffles
Belanda :Cornelis de Houtman, W. Daendels, Janssens, Van den Bosh

Di manakah daerah kekuasaannya?
Inggris : Sumatra, Ambon dan Banda
Belanda : Hampir seluruh wilayah Indonesia

Kapankah waktu pemerintahan kolonial di Indonesia dimulai?
Inggris : 1811-1816
Belanda : 1602-1945

Kebijakan apa yang diambil selama pemerintahan kolonial berlangsung?
Inggris :
  1. Sistem sewa tanah
  2. Pembagian wilayah pulau Jawa menjadi 16 wilayah keresidenan
  3. Kerja rodi
Belanda :
  1. Penyerahan hasil bumi
  2. Tanam paksa
  3. Undang-undang agraria
  4. Kerja rodi

Bagaimana kondisi rakyat pada masa pemerintahan kolonial?
Inggris : Sangat menderita
Belanda : Sangat menderita

Pembelajaran 3 Subtema 1
Pada Pembelajaran 3 Tema 7 Subtema 1 Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan terdapat teks Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda

Pahamilah bacaan di atas! Tuliskan informasi penting dalam bacaan ke dalam kolom-kolom berikut dengan menggunakan prinsip: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana!
Tanam Paksa
  1. Apakah tanam paksa itu? Sistem yang memaksa rakyat menanam komoditas tertentu dengan peraturan tertentu.
  2. Siapakah yang menerapkan tanam paksa itu? Pemerintah kolonial Belanda.
  3. Di manakah tanam paksa itu dilaksanakan? Tanam paksa dilaksanakan di Pulau Jawa, Sumatra Barat, Minahasa, Lampung, dan Palembang
  4. Bagaimana tanam paksa dilaksanakan? Sistem tanam paksa dimulai sejak tahun 1847, ketika penduduk yang telah lama menanam kopi secara bebas dipaksa menanam kopi untuk diserahkan kepada pemerintah kolonial.
  5. Apa akibat tanam paksa itu? Akibat penyimpangan pelaksanaan tanam paksa antara lain: banyak tanah yang terbengkalai sehingga panen gagal; rakyat makin menderita; wabah penyakit merajalela; bahaya kelaparan di Cirebon yang memaksa rakyat mengungsi ke daerah lain untuk menyelamatkan diri; kelaparan hebat di Grobogan sehingga banyak terjadi kematian dan menyebabkan jumlah penduduk menurun tajam.
  6. Siapakah penentang tanam paksa itu? Penentang tanam paksa: rakyat Indonesia dan Douwes Dekker

Pembelajaran 4 Subtema 1
Pada Pembelajaran 4 Tema 7 Subtema 1 Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan terdapat teks Peristiwa Sumpah Pemuda 1928

Ayo Menulis
Sumpah Pemuda
  1. Kapan Kongres Pemuda dilaksanakan? 28 Oktober tahun 1928
  2. Di manakah Kongres Pemuda dilaksanakan? Kongres Pemuda Indonesia II berlangsung di Jakarta pada tanggal 27 – 28 Oktober. Pusat penyelenggaraan kongres tersebut di Gedung Indonesische Club di Jl. Kramat Raya 106.
  3. Siapakah peserta Kongres Pemuda? Para pemuda dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam organisasi politik, agama, budaya, dan lain-lain.
  4. Apakah hasil Kongres Pemuda I? Kongres Pemuda I Indonesia 1 persiapan Kongres Pemuda Indonesia II.
  5. Apa hasil Kongres Pemuda II?
  6. Menerima Lagu Indonesia Raya ciptaan WR. Supratman sebagai Lagu Kebangsaan Indonesia. Menerima sang “Merah Putih” sebagai Bendera Indonesia. Semua organisasi pemuda dilebur menjadi satu dengan nama Indonesia Muda. Diikrarkannya “Sumpah Pemuda
  7. Apa isi ikrar Sumpah Pemuda? Kami putra dan putri Indonesia, mengakui bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengakui berbangsa satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Pembelajaran 6 Subtema 1
Pada Pembelajaran 6 Tema 7 Subtema 1 Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan terdapat teks Kongres Perempuan Indonesia

Pahamilah bacaan di atas! Tuliskan informasi penting dalam bacaan ke dalam kolom-kolom berikut dengan menggunakan prinsip: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana!
Kongres Perempuan
  1. Kapan Kongres Perempuan Indonesia dilaksanakan? Kongres Perempuan Indonesia berlangsung tiga kali. Pada tanggal 22 Agustus 1928 di Yogyakarta diselenggarakan Kongres Perempuan IndonesiaI. Tanggal 20–24 Juli 1935 diadakan Kongres Perempuan Indonesia II di Jakarta. Kongres Perempuan III berlangsung di Bandung tanggal 23–28 Juli 1938.
  2. Di manakah Kongres Perempuan Indonesia dilaksanakan? Kongres I di Yogyakarta, Kongres II di Jakarta, dan Kongres III di Bandung.
  3. Apakah hasil Kongres Perempuan Indonesia I? Kongres berhasil membentuk Perserikatan Perempuan Indonesia (PPI). Kongres juga berhasil merumuskan tujuan mempersatukan cita-cita dan usaha memajukan wanita Indonesia serta mengadakan gabungan atau perikatan di antara perkumpulan wanita.
  4. Siapakah peserta Kongres Perempuan Indonesia? Kongres diikuti wakil berbagai organisasi wanita.
  5. Apa hasil Kongres Perempuan Indonesia II? Kongres Perempuan Indonesia II membahas masalah perburuhan perempuan, pemberantasan buta huruf.
  6. Apa hasil Kongres Perempuan Indonesia III? Kongres Perempuan Indonesia III membicarakan hak pilih dan dipilih bagi wanita di badan perwakilan. Dalam kongres tersebut, disetujui RUU tentang perkawinan modern.

Pembelajaran 2 Subtema 2
Pada Pembelajaran 2 Tema 7 Subtema 2  Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan terdapat teks  Peristiwa Menjelang dan Sesudah Pembacaan Teks Proklamasi

Jawablah pertanyaan-pertanyaan terkait Peristiwa Rengasdengklok berikut.
Pembacaan Teks Proklamasi
  1. Kapan peristiwa Rengasdengklok terjadi: Pada tanggal 16 Agustus 1945.
  2. Siapakah yang diamankan dalam peristiwa Rengasdengklok: Bung Hatta dan Bung Karno beserta Ibu Fatmawati dan Guntur Soekarno Poetra.
  3. Siapakah yang memelopori peristiwa Rengasdengklok: tokoh pemuda.
  4. Apa tujuan peristiwa Rengasdengklok: mendesak golongan tua untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.
  5. Apa yang terjadi di Rengasdengklok: terjadi perdebatan antara golongan tua dengan golongan muda berkaitan dengan waktu pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan.
  6. Apa hasil kesepakatan pada peristiwa Rengasdengklok: Setelah melalui perdebatan dan ditengahi Ahmad Soebardjo, menjelang malam hari, kedua tokoh itu akhirnya kembali ke Jakarta. Rombongan Soekarno-Hatta sampai di Jakarta pada pukul 23.30 waktu Jawa zaman Jepang (pukul 23.00 WIB). Soekarno Hatta setelah singgah di rumah masing-masing, kemudian bersama rombongan lainnya menuju rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1 Jakarta (tempat Ahmad Soebardjo bekerja) untuk merumuskan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Pembelajaran 6 Subtema 2
Pada Pembelajaran 6 Tema 7 Subtema 2  Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan terdapat teks Peristiwa Pengakuan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda

Pahamilah bacaan di atas! Tuliskan informasi penting dalam bacaan ke dalam kolom-kolom berikut dengan menggunakan prinsip: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana!
Konferensi Meja Bundar
  1. Kapan peristiwa KMB terjadi? Tanggal 23 Agustus-2 November 1949
  2. Di manakah peristiwa KMB diadakan? Di Den Haag, Belanda
  3. Siapakah tokoh-tokoh yang terlibat dalam KMB? Delegasi Belanda dipimpin oleh Van Maarseven. Delegasi BFO atau badan musyawarah negara-negara federal dipimpin oleh Sultan Hamid II.
  4. Apa hasil KMB? 1. Belanda akan menyerahkan sepenuhnya kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat pada akhir Desember 1949. 2. Penyelesaian masalah Irian Barat ditunda setahun kemudian setelah penyerahan kedaulatan pada Republik Indonesia Serikat. 3. Republik Indonesia Serikat dan Belanda membentuk Uni yang dipimpin oleh Ratu Belanda berdasarkan kerja sama sukarela dan sederajat. 5. Republik Indonesia Serikat harus membayar hutang kepada Belanda sejak tahun 1942. 6. Pembubaran KNIL dan memasukkan anggota KNIL ke APRIS. 6. Kapal-kapal perang Belanda ditarik kembali dari Indonesia. 7. Konstitusi Republik Indonesia Serikat dipermaklumkan kepada Kerajaan Belanda.
  5. Bagaimana proses pengakuan kedaulatan Indonesia terjadi? Pengakuan kedaulatan Indonesia dilaksanakan di Belanda dan di Indonesia. Wakil Indonesia yang menandatangani pengakuan kedaulatan di negeri Belanda adalah Drs. Muh. Hatta dan wakil dari Belanda adalah Ratu Yuliana. Adapun proses penandatanganan di Indonesia, pihak Belanda diwakili oleh Lovink dan wakil Indonesia adalah Sultan Hamengkubuwono IX.
  6. Apa makna KMB bagi bangsa Indonesia? Berakhirlah penjajahan dan kekuasaan Belanda atas Indonesia dan Peristiwa tersebut juga menandai berdirinya negara Republik Indonesia Serikat (RIS).

Demikian pembahasan mengenai Mencermati Informasi Penting Teks Narasi Sejarah. Semoga tulisan ini bermanfaat. Terima kasih

Sumber : Buku Kelas V Tema 7, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:01 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.