Home » » Pembelajaran 4 Tema 7 Subtema 1 Pemimpin di Sekitarku

Pembelajaran 4 Tema 7 Subtema 1 Pemimpin di Sekitarku

Pemimpin adalah contoh bagi orang-orang di sekitarnya. Pemimpin yang baik selalu menularkan nilainilai kebaikan.

Ayo Membaca
Hebatnya Dokter Kami
Ia adalah Dokter Rana, seorang dokter muda yang sederhana dan terampil. Ayahnya adalah mantan kepala desa kami yang telah meninggal dunia. Dokter Rana baru kembali ke desa kami dua tahun yang lalu, setelah sepuluh tahun lebih merantau ke ibukota. Ia memperoleh beasiswa di Fakultas Kedokteran dan setelah lulus ia praktik di Rumah Sakit Umum Kabupaten.
Dokter Rana
Semenjak ia pulang dan praktik di balai kesehatan desa, aku sering mendengar perbincangan warga yang heran atas keputusan Dokter Rana untuk kembali ke desa. Bukankah penghasilan sebagai dokter di kota jauh lebih besar?

Pada ayahku, Dokter Rana bercerita bahwa cita-citanya menjadi dokter dulu muncul karena melihat kesadaran hidup sehat masyarakat desa yang sangat rendah. Sungai dipakai untuk mandi cuci kakus lalu airnya dikonsumsi. Hasil bumi dan peternakan tidak dimanfaatkan untuk membentuk pola makan sehat. Warga lebih suka menjualnya ke kota dan lalu uangnya untuk membeli makanan instan.

Selama praktik di kota, Dokter Rana terbayang terus kondisi desanya. Ia merasa bahwa seharusnya ilmu yang dimilikinya sebagai seorang dokter bisa bermanfaat untuk kampung halamannya sendiri.

“Jadi Pak Andri, saya ini pulang untuk memenuhi niat saya ketika menerima beasiswa, yaitu mensejahterakan warga desa di mana saya lahir dan dibesarkan,” ujar Dokter Rana pada ayahku.

Sejak pulang, Dokter Rana memang aktif membina para remaja dan keluarga muda. Ia memberikan penyuluhan tentang pentingnya mencuci tangan, memasak air, pola makan sehat, dan imunisasi. Baginya, generasi muda adalah perantara terbaik untuk menyampaikan misi meningkatkan kesadaran hidup sehat masyarakat desa.

Sebagai anak kepala desa, Dokter Rana sering mendengar cerita almarhum ayahnya bahwa banyak warga takut berobat karena tidak mampu membayar. Tak ingin hal ini terjadi, maka diumumkannya bahwa warga dapat membayar jasanya dengan sampah. Ya, sampah! Sampah kering jenis apa saja yang bisa didaur ulang. Botol plastik, botol kaca, koran bekas, bahkan kemasan bekas, diterima oleh Dokter Rana. Cara ini membuat warga aktif dan bijak mengelola sampah. Sungguh kreatif dan cerdas cara Pak Dokter mendidik warga.

Seperti mendiang ayahnya, Dokter Rana menjadi sosok yang dicintai warga desa. Ia menjadi teladan melalui dedikasi, tanggung jawab, dan kerendahhatiannya dalam menolong warga. Apabila aku besar nanti, aku ingin seperti Dokter Rana. Akan kukejar cita-citaku menjadi guru, dan aku akan kembali untuk membangun kampung halamanku.
Ayo Berdiskusi
Seorang dokter, guru, kepala sekolah, atau pemimpin lainnya memiliki tempat yang berbeda saat bekerja. Namun, kepemimpinan mereka sangat penting bagi orang-orang di sekitarnya.

1. Menurutmu, apa yang akan terjadi apabila para pemimpin tersebut tidak memiliki nilai-nilai kepemimpinan yang baik?
Jika seorang pemimpin tidak memiliki nilai-nilai kepemimpinan yang baik maka organisasi yang dipimpin oleh pemimpin tersebut akan mengalami kesulitan, tujuan yang ingin dicapai bersama-sama dalam organisasi tersebut akan sulit terwujud.

2. Kepada siapa saja pemimpin tersebut bertanggung jawab? Apa yang perlu disyukuri oleh seorang pemimpin?
Seorang pemimpin bertanggung jawab terhadap diri sendiri, terhadap anggota-anggota yang ada dalam organisasii yang dipimpinnya,, bertanggungjawabn terhadap masyarakat, bertanggung jawab terhadap bvangsa dan negara, serta bertanggung jawab terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Diskusikan jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut. Sampaikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelompok-kelompok lain dan gurumu.

Ayo Membaca
Berikut adalah nilai-nilai yang terkandung dalam sila kedua Pancasila, yaitu “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”.
  1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa.
  2. Mengakui persamaan derajat, persaman hak, serta kewajiban setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, dan warna kulit.
  3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  9. Mengembangkan sikap saling menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.

Ayo Menulis
1. Berikanlah contoh penerapan nilai-nilai kemanusiaan itu dalam kehidupanmu sehari-hari.
  • Tidak membeda-bedakan teman dalam bermain dan belajar
  • Menolong teman yang dalam kesulitan/kesusahan
  • Menjenguk teman yang sedang sakit
  • Menghormati kakak kelas dan melindungi adik kelas
  • Membantu orang tua dalam kegiatan harian di rumah, seperti menyapu, mencuci dan lain-lain
  • Turut memberikan sumbangan untuk korban bencana alam

2. Apa pendapatmu mengenai pelaksanaan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekitarmu?
Pelaksanaan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekitar saya sudah berlangsung dengan baik, walau ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti kesadaran warga dalam menyumbang korban bencana, kepedulian terhadap tetangga yang ditimpa kesusahan.(hanya contoh)

Tuliskan tugasmu, lalu presentasikan di depan teman-teman dan guru. Lakukan bergantian.

Salah satu penerapan nilai kemanusiaan adalah bekerja sama dengan negara lain. Bagaimana bentuk kerja sama negara kita dengan negara-negara ASEAN dalam bidang politik?

Ayo Mencoba
  1. Carilah informasi mengenai peristiwa-peristiwa berikut. Carilah dari bukubuku referensi di perpustakaan sekolahmu.
  2. Dari informasi yang kamu kumpulkan, buatlah laporan mengenai peran Indonesia dalam bidang politik di ASEAN.
Peran Indonesia Di ASean


Peran Indonesia Di ASEAN

KTT I ASEAN di Bali 23-24 Februari 1976
Keterangan :
Merupakan KTT pertama ASEAN yang diadakan di Bali 23-24 Februari 1976.

Peran Indonesia :
Menjadi penyelenggara KTT ASEAN.
Pembentukan sekretariat ASEAN yang berpusat di Jakarta.
Wakil Indonesia berhasil menjadi Sekretaris Jenderal ASEAN.

Kerja Sama Antar parlemen di ASEAN
Keterangan :
Kerjasama Antar Parlemen (AIPO) merupakan badan yang didirikan untuk mengingatkan kerjasama antar parlemen negara-negara ASEAN.

Peran Indonesia :
Mengusulkan pembentukan Kerjasama Antar Parlemen (1974)
Mendirikan secara resmi Kerjasama Antar Parlemen (1977)

Pertemuan ke-44 Menteri Luar Negeri ASEAN (19 Juli 2011)
Keterangan :
Pertemuan ke-44 Menteri Luar Negeri ASEAN diselenggarakan di Bali pada tanggal 19 Juli 2011. Dalam pertemuan tersebut dibahas pembentukan institute Perdamaian dan Rekonsiliasi (AIPR).

Peran Indonesia :
Menjadi tuan rumah pertemuan ke-44 menteri luar negeri ASEAN.
Menteri luar negeri Indonesia memimpin Pertemuan ke-44 Menteri Luar Negeri ASEAN (19 Juli 2011).

Peran Indonesia dalam bidang politik di ASEAN :
  1. Mengikuti ASEAN Defense Minister Meeting (ADMM) (pertemuan para menteri pertahanan)
  2. Menlakukan kerjasama Kawasan damai, bebas, dan netral (zone of peace, freedom, and neutrality/ZOPFAN).
  3. Menlakukan kerjasama Traktat persahabatan dan kerja sama (Treaty of Amity and Cooperation/ TAC in Southeast Asia).
  4. Menlakukan kerjasama Kawasan bebas senjata nuklir di Asia Tenggara (Treaty on Southeast Asia Nuclear Weapon-Free Zone/SEANWFZ)
  5. Penyelenggara ASEAN Regional Forum (ARF) 2007 di Jakarta.

Posisi dan peran Indonesia dalam kerja sama di bidang politik dalam lingkup ASEAN
Kerja sama di bidang politik dan keamanan bertujuan menciptakan keamanan, stabilitas, dan perdamaian di Asia Tenggara dan dunia. Instrumen politik untuk melakukan kerja sama ini sebagai berikut.
  1. Kawasan damai, bebas, dan netral (zone of peace, freedom, and neutrality/ZOPFAN).
  2. Traktat persahabatan dan kerja sama (Treaty of Amity and Cooperation/ TAC in Southeast Asia).
  3. Kawasan bebas senjata nuklir di Asia Tenggara (Treaty on Southeast Asia Nuclear Weapon-Free Zone/SEANWFZ).

Selain instrumen politik tersebut, terdapat ASEAN Regional Forum (ARF). ARF sebagai wahana untuk konsultasi mengenai politik dan keamanan di kawasan serta membahas dan menyamakan pandangan antarnegara ASEAN. Terkait ARF, Indonesia berperan menyelenggarakan ASEAN Forum 2007 di Jakarta untuk mendukung terwujudnya Komunitas ASEAN 2015. 

Dalam bidang politik, Indonesia juga terlibat aktif di ASEAN. Kerja sama bidang politik berdasarkan sistem hukum internasional. Dengan demikian, kerja sama yang terjalin tidak menyebabkan sengketa akibat perbedaan sistem politik. Berikut posisi dan peran Indonesia di bidang politik di ASEAN.
  • Mengikuti ASEAN Defense Ministers Meeting (ADMM). ADMM merupakan pertemuan rutin para menteri pertahanan dan keamanan negara-negara ASEAN. Pertemuan ini membahas kerja sama dan diplomasi politik di bidang pertahanan dan keamanan.
  • Melakukan Pengiriman Duta dan Konsulat. Setiap negara anggota ASEAN mengirim duta dan konsulat sebagai wakil negaranya. Duta dan konsulat sebagai wakil pemerintah dan menjaga stabilitas politik di ASEAN.
  • Menegakkan Perjanjian Ekstradisi di Kawasan ASEAN. Perjanjian ekstradisi mengurusi tersangka kejahatan yang melarikan diri di negara ASEAN. Perjanjian ini memungkinkan negara ASEAN bekerja sama memulangkan tersangka ke negara asal. Kerja sama ini untuk menjaga stabilitas politik di negara ASEAN.
  • Melaksanakan Perjanjian Kawasan Bebas Nuklir. Perjanjian ini mengenai pelarangan senjata nuklir bagi negara ASEAN. Adanya perjanjian ini, negara-negara ASEAN dilaran merancang dan membuat senjata nuklir.
  • Sebagai Pendukung Kesepakatan Kawasan Damai, Bebas, dan Netral Indonesia sebagai salah satu pendukung kesepakatan Zone of Peace, Freedom, and Netrality (ZOPFAN). Kesepakatan ZOPFAN berarti kawasan yang damai, bebas, dan netral. Kesepakatan ini bertujuan menjaga stabilitas regional dan terciptanya kedamaian. Negara anggota ASEAN juga tidak ikut mencampuri urusan dalam negeri nagara lain.
  • Ikut Bekerja Sama Menanggulangi Napza di Asia Tenggara. Dengan perangkat keamanan, Indonesia ikut menanggulangi peredaran narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lain (napza). Upaya ini dilakukan untuk mencegah masuknya napza di Indonesia atau ke kawasan Asia Tenggara.
  • Ikut Terlibat Aktif dalam Penyelesaian Konflik di Kawasan ASEAN Penyelesaian konflik sebagai bentuk kerja sama mempertahankan stabilitas politk di negara konflik. Dalam penyelesaian konflik ini, Indonesia memiliki peran penting sebagai berikut.
  • Sebagai tuan rumah pelaksanaan Jakarta Informal Meeting (JIM). JIM merupakan pertemuan informal. Pertemuan yang berlangsung pada 1988-1989 untuk menyelesaikan konflik antara Kamboja dan Vietnam.
  • Sebagai pemrakarsa dan tuan rumah pelaksanaan Informal ASEAN Foreign Minister’s Meeting (IAFMM). Pertemuan informal ini dihadiri menteri luar negeri negara anggota ASEAN pada 22 Februari 2011 di Jakarta. Pertemuan sebagai tindak lanjut hasil siding Dewan Keamanan PBB dalam penyelesaian konflik antara Thailand dan Kamboja.
  • Mengirim pasukan perdamaian yaitu Pasukan Garuda IV dan V. Pengiriman pasukan ini untuk menyelesaikan konflik perang saudara di Vietnam.
  • Sebagai penengah dalam konflik antara Kamboja dan Vietnam tahun 1976-1979. Akibat konflik, banyak penduduk kedua negara mengungsi ke negara lain. Peran nyata Indonesia ditunjukkan dengan menyediakan Pulau Galang sebagai tempat bagi pengungsi. Keputusan ini didasari kesepakatan menteri luar negeri ASEAN dan Komisi Tingkat Tinggi PBB.
  • Sebagai penengah dalam konflik antara Moro National Front Liberation (MNFL) dan Filipina. Konflik ini muncul akibat masalah sosial karena Mindanau Selatan dikuasai MNFL. Perannya sebagai penengah, Indonesia bisa mendorong pihak yang terlibat konflik untuk berdamai.
  • Mendesak Myanmar agar lebih menghargai penegakan hak asasi manusia (HAM) antaretnik.

Ayo Membaca
Berikut adalah nilai-nilai yang terkandung dalam sila kedua Pancasila, yaitu “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”.
  1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa.
  2. Mengakui persamaan derajat, persaman hak, serta kewajiban setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, dan warna kulit.
  3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  9. Mengembangkan sikap saling menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.

Ayo Menulis
1. Berikanlah contoh penerapan nilai-nilai kemanusiaan itu dalam kehidupanmu sehari-hari.
  • Menghormati hak orang lain  
  • Bertindak adil tanpa memandang ras, ruku, agama, dan status sosial 
  • Menghargai pendapat orang lain
  • Berani mengakui kesalahan 
  • Mengunjungi teman yang sakit 
  • Memberi santunan kepada orang miskin 
  • Berani membela orang yang tidak bersalah 
  • Memberi tempat duduk pada wanita hamil di angkutan umum 
  • Tidak membedakan derajat manusia 
  • Membantu korban bencana alam

2. Apa pendapatmu mengenai pelaksanaan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekitarmu?
(Contoh) Menurut saya pelaksanaan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekitarku masih kurang baik karena masih banya orang yang belum menghormati hak orang lain, masih banyak orang yang enggan mengakui kesalahan, enggan memberikan bantuan kepada orang miskin dan sebagainya.

Tuliskan tugasmu, lalu presentasikan di depan teman-teman dan guru. Lakukan bergantian. 

Ayo Berdiskusi
Pada Pembelajaran 3, kamu telah mengidentifikasi hal-hal pokok dalam teks pidato.
  • Bersama kelompokmu, carilah satu teks pidato.
  • Selanjutnya, identifikasilah hal-hal pokok dalam pidato tersebut. Ingatlah untuk selalu menuliskan kosakata dalam bentuk baku.
  • Bacakan hasil diskusi kelompokmu di depan kelompok–kelompok lain.
Teks Pidato
1. Salam Pembuka
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua.

2. Pendahuluan
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga kita dapat hadir dan berkumpul di sini.  Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan pidato tentang manfaat teknologi. 

3. Inti
Pada saat ini ini, sudah banyak teknologi – teknologi canggih yang diciptakan untuk mempermudah cara hidup kita di zaman ini. Dengan kecanggihannya, kita dapat mempersingkat waktu dan mempercepat penyelesaian kerja. Namun, tetap ada yang menerima dan meresponnya secara negatif dengan berbagai alasan. Seperti dengan alasan teknologi – teknologi yang sudah ada secara tidak langsung telah menyingkirkan budaya – budaya sehari – hari yang telah ada.

Sebenarnya banyak manfaat yang telah dan akan kita dapatkan dengan penggunaan teknologi – teknologi. Sebagai contoh, kita dapat berkomunikasi dengan kerabat atau keluarga kita di tempat yang jauh dengan menggunakan telefon genggam. Kita juga dapat mempermudah hal dalam urusan rumah tangga, seperti mencuci baju dengan mesin cuci ataupun memasak nasi dengan penanak nasi listrik atau biasa disebut rice cooker. 

Baik buruknya teknologi itu sendiri, bergantung kepada orang yang memanfaatkannya. Saya berharap, kita dapat memanfaatkan teknologi itu sesuai dengan manfaat dan tujuan teknologi itu sendiri dibuat. Supaya tidak terjadi penyalahgunaan yang dapat merugikan kita sendiri dan orang lain.

4. Penutup
Demikian pidato ini saya sampaikan. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf bila ada salah kata. 

5. Salam Penutup
Wabillahitaufiq walhidayah. Assalammualaikum Wr. Wb.

Ayo Renungkan 
Pengetahuan apa yang aku pelajari hari ini?
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila kedua Pancasila, Peran Indonesia dalam bidang politik di ASEAN, dan Unsur-unsur pokok pidato

Keterampilan apa yang aku latih hari ini?
Menuliskan hasil identifikasi

Sikap apa yang aku kembangkan hari ini?
Teliti dan menghargai perbedaan pendapat

Apa yang dapat aku berikan kepada lingkungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikapku? 
Dengan keterampilan dan sikap yang saya miliki saya akan menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam sila kedua Pancasila.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:41 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.