Home » » Pembelajaran 6 Tema 2 Subtema 1 Rukun dalam Perbedaan

Pembelajaran 6 Tema 2 Subtema 1 Rukun dalam Perbedaan

Ayo Berlatih
Bermain dalam berolahraga membutuhkan persatuan agar kita dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Kamu dan temanmu akan bermain dengan mempraktikkan kembali teknik berjalan yang benar. Masih ingatkah kamu dengan permainan ‘Talikan Pitanya?’ Hari ini kamu akan bermain dengan permainan yang berbeda dengan menggunakan teknik berjalan. Sebelumnya kamu bisa mendiskusikan kembali teknik berjalan dengan teman sekelasmu.

Saat bermain, kamu harus memiliki keterampilan berjalan. Perhatikan tekniknya! Berdiskusilah dengan teman dan gurumu bagaimana teknik berjalan yang baik dapat diterapkan!
Teknik Berjalan

  1. Kepala tegak dan jangan membungkuk.
  2. Bahu santai namun tetap menjaga posisi tubuh yang tegak
  3. Ayunkan lengan saat berjalan, namum ayunan lengan tidak lebih tinggi dari dada
  4. Punggung tegak untuk menjaga posisi tubuh yang tegak
  5. Tangan mengepal longgar
  6. Otot perut dijaga tetap kencang
  7. Otot lutut dikencangkan
  8. Otot paha santai
  9. Postur tubuh lurus
  10. Tumit kaki depan menyentuh tanah terlebih dahulu

Kamu akan bermain ‘Oper Kantongnya!’.
Perhatikan cara bermainnya! Oper Kantongnya!
  1. Bagilah kelas menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari enam orang.
  2. Setiap kelompok memiliki satu kantong kacang yang diletakkan di atas kepala.
  3. Setiap kelompok dibagi menjadi dua kelompok kecil dan berdiri saling berhadapan dengan jarak sekitar 15–20 m atau sesuai dengan kebutuhan
  4. Setiap pemain di sebelah kiri depan memulai permainan setelah mendengar peluit.
  5. Pemain paling depan berjalan cepat menuju rekannya di seberang depan.
  6. Saat memasuki batas lapangan, pemain harus memberikan kantong kacang kepada temannya dan diletakkan di atas kepala. Pemain pertama cepat berjalan menuju barisan belakang.
  7. Tteman yang memiliki kantong kacang berjalan cepat ke arah tim di seberang depan dan memberikan kantong kacang kepada teman yang berdiri di barisan paling depan. Kemudian, dengan cepat ia berjalan menuju ke belakang barisan.
  8. Pemain berikutnya berjalan cepat menuju barisan di seberangnya dan melakukan hal yang sama. Begitu seterusnya sampai semua anggota kelompok selesai menempati rumah di seberang.
  9. Kelompok yang seluruh anggotanya lebih dulu berpindah tempat ke rumah teman adalah pemenangnya.

Ayo Membaca
Menjadi petugas pengibar bendera tidaklah mudah. Tugas tersebut adalah tugas tim yang terdiri dari beberapa orang dan membutuhkan kerja sama yang baik. Setiap anggota harus memahami anggota lain sehingga upacara dapat berjalan dengan khidmat. Menjadi petugas pengibar bendera sangatlah mulia. Bacalah teks berikut dalam hati!

Pengibar Sang Saka Merah Putih
Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan melibatkan banyak pihak. Salah satunya adalah mereka yang mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Berkibarnya bendera Merah Putih menegaskan berdirinya negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat.

Abdul Latif Hendraningrat adalah salah satu pengibar bendera pada 17 Agustus 1945 di Pegangsaan Timur, Jakarta. Ia adalah lulusan Sekolah Tinggi Hukum. Saat menjadi mahasiswa, ia mengajar Bahasa Inggris di beberapa sekolah menengah swasta, seperti yang dikelola oleh Muhammadiyah dan perguruan rakyat. Ia juga ditugaskan ke New York untuk memimpin rombongan tari.

Abdul Latif Hendraningrat pernah menjadi pasukan Pembela Tanah Air (PETA) dan ikut dalam berbagai pertempuran. Ia pernah menjabat komandan komando kota ketika Belanda menyerbu Yogyakarta (1948).

Kemudian ia ditunjuk sebagai atase militer RI untuk Filipina (1952), lalu dipindahkan ke Washington hingga tahun 1956.

Berdasarkan bacaan di atas, tulislah informasi penting pada peta pikiran berikut!
Abdul Latif

  1. Apa peristiwa yang terjadi pada bacaan di atas? Pengibaran bendera merah putih pertama kali saat proklamasi kemerdekaan.
  2. Mengapa pengibaran bendera merah putih saat proklamasi sangat penting? Karena berkibarnya bendera Merah Putih menegaskan berdirinya negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat.
  3. Siapa pengibar bendera merah putih saat pembacaan proklamasi Indonesia? Latief Hendraningrat dan Suhud adalah orang yang mengibarkan bendera merah putih pertama kali saat proklamasi.
  4. Kapan beliau menjabat komandan keamanan kota? Beliau pernah menjabat komandan komando kota ketika Belanda menyerbu Yogyakarta (1948).
  5. Di mana Abdul Latif Hendraningrat pernah bertugas sebagai atase militer RI? Abdul Latif Hendraningrat pernah bertugas sebagai atase militer RI di Filipina dan Washingotn hingga tahun 1956.
  6. Bagaimana sepak terjang beliau saat masih menjadi mahasiswa? Saat menjadi mahasiswa, beliau mengajar Bahasa Inggris di beberapa sekolah menengah swasta dan pernah ditugaskan ke New York untuk memimpin rombongan tari.

Kembangkan informasi pada peta pikiran menggunakan kalimatmu sendiri!
Pengibaran bendera merah putih saat proklamasi kemerdekaan memiliki makna yang sangat penting. Berkibarnya bendera Merah Putih menegaskan berdirinya negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Latief Hendraningrat dan Suhud adalah pengibar bendera merah putih pertama kali saat proklamasi.

Saat menjadi mahasiswa, beliau mengajar Bahasa Inggris di beberapa sekolah menengah swasta dan pernah ditugaskan ke New York untuk memimpin rombongan tari. Beliau pernah menjabat komandan komando kota ketika Belanda menyerbu Yogyakarta (1948). Abdul Latif Hendraningrat pernah bertugas sebagai atase militer RI di Filipina dan Washingotn hingga tahun 1956.

Mengibarkan bendera Merah Putih merupakan salah satu wujud dari menjaga persatuan. Untuk melakukannya dibutuhkan kerukunan dari anggota petugasnya. 

Ayo Menulis
Kamu sudah belajar tentang pentingnya hidup rukun dalam persatuan. Tulislah tiga contoh wujud persatuan dan buatlah rencana untuk mewujudkannya dalam kegiatan di kelasmu! Tulis juga manfaatnya!
  1. Bekerja sama saat melaksanakan piket kelas. Manfaatnya adalah kelas menjadi bersih sehingga pembelajaran menjadi nyaman
  2. Saling membantu saat ada yang mengalami kesulitan saat belajar.  Manfaatnya adalah ikatan persahabatan menjadi lebih erat.
  3. Saat bermain tidak memilih milih teman. Manfaatnya adalah persatuan dan kesatuan menjadi lebih kuat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:32 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.