Home » » Pembelajaran 2 Subtema 4 Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Pembelajaran 2 Subtema 4 Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Sesungguhnya Tuhan telah mengatur perkembangan tumbuhan dengan sangat baik. Perkembangbiakan tumbuhan penting untuk memenuhi kebutuhan manusia dan hewan.

Ayo Mengamati
Perkembangbiakan Tumbuhan dengan Biji
Sebagian besar tumbuhan berkembang biak dengan biji. Tumbuhan dewasa akan berbunga dan menghasilkan buah. Di dalam buah terdapat biji. Biji berkembang menjadi tanaman baru. Tanaman baru tumbuh menjadi dewasa dan berbuah. Perputaran tahapan perkembangan tersebut membentuk sebuh siklus atau daur hidup. Perhatikan gambar bagian-bagian biji di bawah ini.
Bagian Biji

Ayo Menulis
Amati gambar berikut!
Gambar menunjukkan daur hidup tanaman semangka. Lengkapi bagan daur berikut dengan gambar yang sesuai.
Daur Hidup Semangka
Tuliskan tahapan dalam daur hidup tanaman semangka menggunakan bahasamu sendiri!
  1. Daur hidup tanaman semangka diawali dengan biji yang dihasilkan dari buah semangka yang sudah matang.
  2. Setelah ditanam dalam tanah biji semangka akan tumbuh (berkecambah).
  3. Selanjutnya tanaman semangka akan tumbuh memanjang dengan beberapa daun yang berjajar.
  4. Tanaman semangka akan menghasilkan bunga saat tanaman tersebut telah dewasa.
  5. Setelah terjadi penyerbukan pada bunga terbentuklah buah semangka. Buah semangka yang pada mulanya kecil akan semakin membesar. Buah semangka menhasilkan banyak sekali biji semangka yang dapat ditanam kembali.

Perkembangbiakan Tumbuhan dengan Tunas
Selain dengan biji, tumbuhan berkembang biak dengan tunas. Tunas adalah anakan yang tumbuh
di dekat tumbuhan induknya. Ada juga tunas yang tumbuh di daun induk, contohnya tanaman cocor bebek. Salah satu contoh tumbuhan yang bertunas adalah pisang dan cocor bebek.
Tunas
Tunas pisang tumbuh dari batang yang ada di dalam tanah. Tunas pisang tumbuh menjadi tumbuhan baru di sekitar induknya. Tumbuhan cocor bebek berkembang biak dengan tunas daun. Tunas cocor bebek tumbuh di tepi daun. Gambar tersebut adalah gambar pohon bambu, cocor bebek, dan pohon pisang.

Pohon bambu juga berkembang biak dengan tunas. Anakan pohon bambu akan tumbuh di dekat tumbuhan induknya. Batang pohon bambu banyak manfaatnya. Salah satu manfaatnya digunakan untuk bermain.

Ayo Mencoba
Ikuti tahapan bermain sesuai gambar!
Lompat Bambu
  1. Buatlah kelompok-kelompok yang terdiri atas 5 orang pemain.
  2. Seorang pemain akan bertugas melompat. Empat pemain lainnya bertugas memegang batang bambu.
  3. Setiap pasangan pemegang bambu berhadap-hadapan dan menggerakkan bambu bersamaan.
  4. Gerakan bambu dengan buka dan tutup secara bergantian dengan hentakan masing-masing 2 kali hentakan.
  5. Pemain yang tidak memegang bambu melompat-lompat pada bambu yang terbuka.
  6. Jangan sampai kejepit bambu. Lakukan secara bergantian.

Ayo Berlatih
Pentingnya Bekerja Sama
Bermain lompat bambu memerlukan kerja sama yang baik antara sesama pemegang bambu maupun pemainnya. Jika tidak ada kerja sama akan membahayakan pemain dan pemegang bambu.

Tangan pemegang bambu bisa terjepit bambu jika tidak bekerja sama dengan baik. Kaki yang melompat pemain akan tersangkut dan terjepit bambu jika tidak ada kerja sama yang baik.

Selain kerja sama, konsentrasi pemain juga sangat penting saat bermain lompat bambu. Jika tidak berkonsentrasi, maka akan membahayakan seluruh pemain.

1. Apakah kamu bekerja sama dengan teman saat bermain lompat bambu?
Ya. Salah satu hal yang perlu diperhatikan agar permainan dapat berjalan dengan baik adalah kerja sama.

2. Bagaimana cara kamu bekerja sama?
Kerja sama yang baik antara sesama pemegang bambu, agar gerakan harmonis dan tidak membahayakan pemain yang sedang melompat.

3. Apakah cara yang membuat kamu berhasil bermain lompat bambu?
Berhasil

4. Apa yang membuatmu tidak berhasil dalam bermain lompat bambu?
Untuk bekerja sama dengan baik perlu dilatih berkomunikasi yang baik. Berdiskusi sebelum permainan, berlatih bersama, saling memberi saran dengan bahasa yang santun adalah bagian dari kerja sama.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 9:06 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.