Home » » Soal Evaluasi Tema 8 Subtema 1 Perbedaan Waktu dan Pengarunya

Soal Evaluasi Tema 8 Subtema 1 Perbedaan Waktu dan Pengarunya

Tema 8 subtema 1 Kelas VI kurikulum 2013 terdiri dari beberapa Kompetensi dasar. Bahasa Indonesia : menyajikan teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah tentang penyebab perubahan dan sifat benda, hantaran panas, energi listrik dan perubahannya, serta tata surya secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku. PKn : memahami saling ketergantungan dalam membangun kehidupan kebangsaan.

Matematika : menentukan prosedur pemecahan masalah dengan menganalisis hubungan antar simbol, informasi yang relevan, dan mengamati pola. SBdP : menggambar perspektif sederhana dengan menerapkan proporsi dan komposisi berdasarkan hasil pengamatan. Ipa : melaksanakan percobaan
tentang hantaran dan perubahan benda akibat pengaruh suhu, serta mengidentifikasi variable bebas dan variable terikat dalam percobaan tersebut.

IPS : menyajikan hasil pengamatan terhadap keragaman aspek keruangan dan konektivitas antar ruang, waktu, perubahan dan keberlanjutan kehidupan manusia dalam aspek sosial, ekonomi, pendidikan, dan budaya dalam masyarakat Indonesia dalam bentuk cerita,tulisan atau media lainnya. PJOK : Menyajikan konsep pemeliharaan diri dari penyakit menular dan tidak menular. Berikut ini soal evaluasi tema 8 subtema 1 kelas VI.

1. Tuliskan provinsi-provinsi yang termasuk wilayah waktu Indonesia Barat, Tengah , dan Timur.
WIB, waktu Indonesia barat
  • WIB terletak pada garis bujur 105 derajat yang mencakup pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Dengan rincian provinsi sebagai berikut: Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, NAD, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Kepulauan Riau
  • WITA terletak pada sepanjang garis bujur 120 derajat. Wilayah WITA mencakup Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kepulauan sunda kecil, dan Sulawesi. Dengan rincian berikut: Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara
  • WIT terletak pada sepanjang garis bujur 135 derajat dan +9 GMT. Yang termasuk ke dalam wilayah Indonesia Timur adalah Papua Barat, Papua, Maluku Utara, dan Maluku.

2. Mengapa ada pembagian wilayah waktu di Indonesia? Jelaskan!
Karena Indonesia terletak di 95° BT - 141°BT, sedangkan setiap 15° garis bujur, waktu bergeser 1 jam. Sehingga di Indonesia ada 3 daerah waktu.

3. Seandainya kamu berada di Pontianak, saat ini jam dinding menunjukkan pukul 12.00 siang. Pukul berapakah di Ambon dan di Bengkulu? Berikan alasanmu! Pontianak dan Bengkulu termasuk Waktu Indonesia Barat. Sedangkan Ambon termasuk Wilayah Indonesia Timur. Jika saat ini di Pontianak pukul 12.00 maka di Ambon pukul 14.00.

4. Perbedaan waktu antarwilayah merupakan sesuatu yang memperkaya keragaman di Indonesia. Seandainya kamu memiliki teman yang tinggal di wilayah waktu yang berbeda, bagaimana sikapmu menyikapi perbedaan tersebut?

5. Apa yang dimaksud dengan rotasi Bumi dan pengaruhnya dalam kehidupan kita? Jelaskan.
Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya dari arah barat ke timur. Akibat rotasi bumi adalah terjadinya siang dan malam, terjadinya perbedaan waktu di berbagai tempat di bumi, gerak harian semu bintang. dan perbedaan percepatan gravitasi bumi.

6. Ada 2 makanan yang sama diletakkan di 2 tempat yang berbeda. Makanan 1 diletakkan di ruang terbuka dan makanan 2 diletakkan di lemari es pada kurun waktu tertentu. Makanan mana yang lebih cepat busuk? Mengapa? Jelaskan.
Penyebab pembusukan adalah karena adanya makhluk hidup yang berukuran sangat kecil, seperti bakteri dan jamur. Jamur akan mudah berkembang pada keadaan lingkungan yang lembab. Selain itu, jamur tumbuh dengan pesat di tempat yang memiliki suhu yang hangat, tidak terlalu dingin. Sehingga makanan yang ditempatkan di udara terbuka akan lebih cepat membusuk dibandingkan apabila dimasukan dalam kulkas.

7. Bagaimana pengaruh suhu terhadap perubahan benda?
Suhu tinggi maupun rendah akan berpengaruh terhadap perubahan benda, baik dalam ukurannya, bentuknya maupun wujudnya. Setiap benda (padat, cair dan gas) akan memuai jika dipanaskan. Memuai adalah bertambahnya ukuran benda. Menyusut adalah berkurangnya ukuran benda (padat, cair dan gas) yang disebabkan karena adanya penurunan suhu atau suhu rendah. Penyusutan adalah kebalikan dari pemuaian.

8. Tuliskan 4 faktor penyebab terjadinya pembusukan dan pengaratan!
Pembusukan: suhu(tekanan udara), kuman, jamur
Perkaratan: hujan, reaksi oksidasi, suhu(tekanan udara)

9. Sebutkan 3 penyakit menular dan 3 penyakit tidak menular!
Penyakit menular contohnya adalah TBC, Influenza, dan demam berdarah, sedangkan penyakit tidak menular contohnya adalah diabetes, penyakit jantung, dan rematik.

10. Penyakit apa yang muncul karena perubahan suhu dan cara hidup yang tidak sehat?
  • Perubahan suhu tubuh sangat erat kaitannya dengan produksi panas yang berlebihan. Beberapa penyakit akibat perubahan suhu diantaranya adalah demam, hipertemia, hipotermia, dan heat stroke.
  • Beberapa penyakit akibat pola hidup tidak sehat diantaranya adalah dibetes, serangan jantung, stroke, TBC, Maag, kanker paru-paru, bisul, dan tipes.

11. Tuliskan hal-hal yang perlu kamu lakukan setiap hari untuk memelihara kebersihan dan kesehatan diri!
  • Kebersihan diri meliputi kebersihan seluruh anggota tubuh, termasuk gigi, rambut, serta pakaian yang dikenakan.
  • Memilih Makanan yang Sehat. Perbanyaklah mengonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayuran. Buah dan sayuran mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh.
  • Istirahat dan Tidur. Dalam hal ini dibedakan antara istirahat dan tidur. Tidur termasuk istirahat, tetapi istirahat belum tentu sama dengan tidur. Beristirahat artinya berhenti sebentar untuk melepaskan lelah, sedangkan tidur artinya mengistirahatkan badan dan kesadarannya.
  • OLahraga/Latihan Fisik secara Teratur. Latihan fisik memang tidak dapat menyembuhkan segala macam penyakit, namun manfaat latihan fisik yang teratur merupakan bentuk upaya pencegahan terhadap penyakit yang murah dan menyenangkan.
  • Menghindari Terjadinya Penyakit dengan membiasakan diri dengan menjalankan aturan kesehatan dan menghindari kontak dengan sumber penularan penyakit.
  • Melakukan Pemeriksaan Kesehatan. Pemeriksaan kesehatan (check up) sebaiknya dilakukan secara periodik untuk mengetahui kondisi badan dalam jangka waktu tertentu.

12. Lengkapilah tabel berikut dengan menggunakan hubungan data masuk dan data keluar yang telah ditentukan!
Data MasukData KeluarData MasukData Keluar
Data Masuk
Data Masuk
1 (1x 6) + 1 = 71 (1+ 1) x 6 =12
2 (2 x 6) + 1 =132 (2 +1) x 6 =18
3 (3 x 6) + 1 =193 (3 + 1 ) x 6 =24
4 (4 x 6) + 1 =254 (4 + 1 ) x 6 =30
5 (5 x 6) + 1 =315 (5 + 1 ) x 6 =36
Apakah tabel pada a dan b sama? Mengapa? Jelaskan. Tidak sama pada kedua tabel data keluar berbeda.

13. Hubungan antara data masuk dan data keluar pada tabel berikut adalah data keluar sama dengan data masuk dikalikan 7.
Data MasukData Keluar
2 14
4 28
6 42
8 48
10 70
Pola apa yang terlihat pada data masuk? Jelaskan. Pola pada data masuk adalah data masuk ditambah 2. Pola apa yang terlihat pada data keluar? Jelaskan. Pola pada data keluar adalah data masuk x 7.

14. Hubungan antara data masuk dan data keluar pada tabel berikut adalah data keluar sama dengan data masuk ditambahkan dengan 4, kemudian dikalikan 3.
Data MasukData Keluar
2 (2 + 4 ) x 3 = 21
4 (4 + 4 ) x 3 = 24
6 (6 + 4) x 3 = 30
8 (8 + 4) x 3 = 36
10 (10 + 4) x 3 = 42
Pola apa yang terlihat pada data masuk? Jelaskan. Pola pada data masuk adalah data masuk ditambah 2. Pola apa yang terlihat pada data keluar? Jelaskan. Pola pada data keluar adalah data masuk data masuk +4x 3.

15. Jelaskan yang dimaksud dengan gambar perspektif.
Menggambar perspektif adalah cara melukiskan suatu benda pada permukaan yang mendatar sebagaimana yang terlihat oleh mata secara tiga dimensi (panjang, lebar, dan tinggi).

16. Jelaskan teknik menggambar gambar perspektif.
  • Buatlah sebuah garis mendatar pada kertas.
  • Tentukan pada garis horizon itu satu titik lenyap (1 TL).
  • Buatlah garis masuk. Ujung-ujung garis paling depan dihubungkan
  • dengan titik lenyap dengan garis tipis sebagai garis pertolongan.
  • Garis batas bidang bagian depan dan belakang sejajar dengan horizon (cakrawala).
  • Setelah terbentuk kubus yang diinginkan, tebalkan garis-garis bagian kubus yang kelihatan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 5:01 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....