Home » » Contoh Soal Literasi Teks Fiksi Kelas VI

Contoh Soal Literasi Teks Fiksi Kelas VI

Literasi dapat menumbuhkembangkan karakter dan pola pikir. Melakukan kegiatan ini sebelum pembelajaran dimulai sangatlah bagus dan dianjurkan. Kegiatan literasi ini cukup dilakukan 10-15 menit secara rutin setiap hari. Kegiatan ini selain menambah pengetahuan dan wawasan diri, juga menumbuhkan budaya membaca dan menulis, serta menumbuhkembangkan budi pekerti agar menjadi pembelajar sepanjang hayat. Membaca dongeng, motivasi, cerita bergambar, menulis pengalaman diri atau kegiatan lainnya yang positif merupakan contoh kegiatan literasi yang dapat dilakukan 

Asesmen kemampuan literasi dirancang untuk menguji kemampuan literasi membaca siswa. Siswa akan diukur kemampuannya dalam memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksi beragam jenis teks. Berikut ini contoh soal literasi Teks Diksi
 
A. Menemukan Informasi
1. Mengakses dan mencari informasi dalam teks
Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (10 Soal)

Kompetensi yang diukur :
Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya.

Pilihan Ganda
Pishi di Tengah Badai
Pishi
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia, bersama 500 jenis makhluk laut lainnya.

Pishi dan teman-temannya sedang bermain ketika kapal nelayan datang. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri. Pishi jadi sendirian. Kemudian terjadi badai besar. Lautan menjadi gelap sehingga Pishi kehilangan arah. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan. Pishi membentur kapal, perutnya terluka.

Pishi harus segera mengobati lukanya. Pishi berenang mendekati pantai. Di sana ada rumah sakit alam. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena tubuhnya yang besar. Berat tubuh Pishi 900 kilogram dan panjangnya 10 meter.

Setelah jauh berenang, Pishi sangat senang melihat lampu mercusuar. Itu tandanya Pishi sudah sampai di rumah sakit alam. Ikan-ikan kecil langsung mendekati Pishi. Mereka membersihkan luka di perut Pishi. Beberapa hari kemudian, luka Pishi pun sembuh. Pishi sangat berterima kasih kepada ikan-ikan kecil yang merawatnya.

Ikan-ikan kecil itu memakan parasit dan jaringan kulit mati di tubuh ikan pari. Hubungan antara Pishi dan ikan-ikan kecil adalah hubungan yang saling menguntungkan. Tubuh ikan pari menjadi bersih, ikan-ikan kecil pun menjadi kenyang.

Siapakah Pishi dan di mana ia tinggal?.
 A. Pishi adalah seekor ikan paus yang hidup di Samudra Hindia.
 B. Pishi adalah seekor ikan paus yang hidup di Samudra Atlantik.
 C. Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia.
 D. Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Atlantik.

Pembahasan :
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia.
Pilihan Ganda
Harus Bisa
Harus Bisa
Aldo masuk sekolah sepak bola Mitra Naga. Dia rajin berlatih karena ingin menjadi pemain penyerang. Aldo selalu bersemangat setiap latihan. Dia berlatih menggiring bola, berlari kencang, dan merebut bola. Aldo paling jago merebut bola dibandingkan teman-temannya.

Sayangnya, saat pertandingan, pelatih menunjuk Aldo menjadi pemain belakang. Aldo sangat kecewa.

Saat pertandingan berlangsung,  Aldo terus menendang bola hingga ke depan gawang. Aldo melewati teman satu timnya yang berjaga di depan. Aldo tidak mengikuti arahan pelatih yang meminta Aldo mengoper bola. Akibatnya, saat pemain lawan menerobos,  tidak ada yang menjaga bagian belakang. Tim lawan berhasil menciptakan gol. Teman-teman kesal pada Aldo. Pelatih menyuruh Aldo menjaga posnya.

Babak kedua berlangsung. Aldo menjaga posnya, di bagian belakang. Bola dioper dari satu pemain ke pemain lainnya, hingga mendarat di kaki Aldo. Teman satu tim Aldo yang berjaga di pos depan dihalangi tim lawan. Aldo ingin menggiring bola ke arah gawang lawan, tetapi dia pemain belakang.

Pelatih kebingungan. Dia lalu berteriak menyuruh Aldo untuk terus menggiring bola ke depan.

Aldo terus berlari menggiring bola. Dia melewati tim lawan yang berusaha merebut bola. Aldo melakukan tendangan kencang hingga bola meluncur ke gawang lawan. Aldo menciptakan satu gol, jadi pertandingan berakhir seri. Sekarang Aldo mengerti, permainan sepak bola adalah permainan tim. Semua posisi penting. Mereka harus bekerja sama untuk menciptakan gol.

Apa yang membuat Aldo kecewa?
 A. Aldo  tidak memiliki skill (keterampilan) sebagai penyerang.
 B. Sekolah sepak bola Aldo tidak membutuhkan pemain penyerang.
 C. Ia sudah rajin berlatih, namun seringkali tidak dipilih untuk bertanding oleh pelatih.
 D. Aldo ingin menjadi pemain penyerang, namun pelatih menjadikannya pemain belakang

Pembahasan :
Aldo ingin menjadi pemain penyerang, namun pelatih menjadikannya pemain belakang.
Uraian
Siapa saja tokoh  dalam cerita "Harus Bisa" ?

Pembahasan :
Aldo dan Pelatih.
Pilihan Ganda
Di perkotaan, anak-anak dapat mudah bersekolah hingga jenjang pendidikan tinggi. Namun, tidak demikian bagi anak-anak yang berada di pedesaan.  
Simak tiga cuplikan berikut dari Buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. 

Teks 1:
“Hari itu adalah hari yang agak penting: hari pertama masuk SD. Di ujung bangku-bangku panjang tadi ada sebuah pintu terbuka. Kosen pintu itu miring karena seluruh bangunan sekolah sudah doyong seolah akan roboh.”
(Hirata, 2008, hal. 1)  

Teks 2:
“Aku cemas… karena beban perasaan  ayahku menjalar ke sekujur tubuhku…Aku tahu beliau sedang gugup dan aku maklum bahwa tak mudah bagi seorang pria berusia empat puluh tujuh tahun, seorang buruh tambang yang beranak banyak dan bergaji kecil, untuk menyerahkan anak laki-lakinya ke sekolah. Lebih mudah menyerahkannya pada tauke pasar pagi untuk jadi tukang parut atau pada juragan pantai untuk menjadi kuli kopra agar dapat membantu ekonomi keluarga.”
(Hirata, 2008, hal. 2) 

Teks 3:
“Keluarga Lintang berasal dari Tanjung Kelumpang, desa nun jauh di pinggir laut. Menuju ke sana harus melewati empat kawasan pohon nipah, tempat berawa-rawa yang dianggap seram…. Selain itu di sana juga tak jarang buaya sebesar pangkal pohon sagu melintasi jalan. Kampung pesisir itu secara geografis dapat dikatakan sebagai wilayah paling timur di Sumatra, daerah minus nun jauh masuk ke pedalaman Pulau Belitong.”
(Hirata, 2008, hal. 11) 

Hirata, Andrea. 2008. Laskar Pelangi.  Jakarta :  Bentang Pustaka. 
Dalam cerita, tokoh menggambarkan sekolah yang dimasukinya sebagai sekolah yang tidak layak. Pilihlah gambaran sekolah yang sesuai dengan teks. 
 A. Jendela-jendela sekolah yang mulai rapuh karena rayap
 B. Bangunan sekolah yang akan roboh
 C. Lapangan sekolah yang berdebu
 D. Bangku-bangku di sekolah yang sudah doyong

Pembahasan :
Bangunan sekolah yang akan roboh
Uraian
Lintang berasal dari mana?

Pembahasan :
Tanjung Kalumpang
Uraian
Bagaimana cara menuju  tempat tinggal Lintang?

Pembahasan :
harus melewati empat kawasan pohon nipah, tempat berawa-rawa yang dianggap seram
Pilihan Ganda Kompleks
Bagaimana gambaran ayah tokoh "Aku"?
 A. Pria berusia 47 tahun
 B. Pria itu ingin menjadi juragan pantai
 C. Pekerjaannya adalah buruh tambang
 D. Dia tinggal di Desa Tanjung Kelompang

Pembahasan :
A dan C
Pilihan Ganda Kompleks
Klik kolom Benar untuk pernyataan yang sesuai dan klik kolom Salah untuk pernyataan yang tidak sesuai.
PernyataanBenarSalah
Ayah tokoh "Aku" merasa senang karena anaknya masuk sekolah..Benar
Salah
Lintang tinggal di wilayah pesisir pulau Belitong, SulawesiBenar
Salah
"Aku" tinggal sekampung dengan LintangBenar
Salah
Jalan menuju tempat tinggal Lintang melewati rute yang sulit dan cukup berbahaya.Benar
Salah

Pembahasan :
Salah, Benar, Salah, Benar
Pilihan Ganda Kompleks
Simak cuplikan  dari Buku Laskar Pelangi, yang ditulis oleh Andrea Hirata. 

... Dapat dikatakan tak jarang Lintang mempertaruhkan nyawa demi menempuh pendidikan, namun tak sehari pun ia pernah bolos. Delapan puluh kilometer pulang pergi ditempuhnya dengan sepeda setiap hari. Tak pernah mengeluh. Jika kegiatan sekolah berlangsung sampai sore, ia akan tiba malam hari di rumahnya. Sering aku merasa ngeri membayangkan perjalanannya.

Kesulitan itu belum termasuk jalan yang tergenang air, ban sepeda yang bocor, dan musim hujan berkepanjangan dengan petir yang menyambar-nyambar. Suatu hari rantai sepedanya putus dan tak bisa disambung lagi karena sudah terlalu pendek sebab terlalu sering putus, tapi ia tak menyerah. Dituntunnya sepeda itu puluhan kilometer, dan sampai di sekolah kami sudah bersiap-siap akan pulang. Saat itu adalah pelajaran seni suara dan dia begitu bahagia karena masih sempat menyanyikan lagu Padamu Negeri di depan kelas. Kami termenung mendengarkan ia bernyanyi dengan sepenuh jiwa, tak tampak kelelahan di matanya yang berbinar jenaka. Setelah itu ia pulang dengan menuntun sepedanya lagi sejauh empat puluh kilometer.

 Pada musim hujan lebat yang bisa mengubah jalan menjadi sungai, menggenangi daratan dengan air setinggi dada, membuat guruh dan halilintar membabat pohon kelapa hingga tumbang bergelimpangan terbelah dua, pada musim panas yang begitu terik hingga alam memuai ingin meledak, pada musim badai yang membuat hasil laut nihil hingga berbulan-bulan semua orang tak punya uang sepeser pun, pada musim buaya berkembang biak sehingga mereka menjadi semakin ganas, pada musim angin barat puting beliung, pada musim demam, pada musim sampar  sehari pun Lintang tak pernah bolos.

HIrata, Andrea. 2008. Laskar Pelangi. Jakarta: PT Bentang Pustaka. 

Klik kolom Benar untuk pernyataan yang sesuai dan klik kolom Salah untuk pernyataan yang tidak sesuai.
JawabanBenarSalah
Setiap hari, Lintang selalu hadir di sekolahBenar
Salah
Ketika rantai sepedanya putus, Lintang kembali ke rumah.Benar
Salah
Lintang selalu hadir tepat waktu di sekolahBenar
Salah
Jarak dari rumah Lintang ke sekolah adalah 40 kmBenar
Salah

Pembahasan :
Benar, Salah, Salah, Benar
Uraian 
Kesulitan apa saja yang dialami Lintang saat pergi ke sekolah?

Pembahasan
Jarak yang jauh, jalan yang tergenang air, ban sepeda yang bocor, dan musim hujan berkepanjangan dengan petir yang menyambar-nyambar.

B. Memahami
1. Memahami teks secara literal
Mengidentifikasi perubahan dalam elemen intrinsik (kejadian/karakter/setting/konflik/alur cerita) pada teks sastra sesuai jenjangnya. (6 Soal) 

Kompetensi yang diukur :
Mengidentifikasi perubahan dalam elemen intrinsik (kejadian/karakter/setting/konflik/alur cerita) pada teks sastra sesuai jenjangnya.

Pilihan Ganda Kompleks
Pishi di Tengah Badai
Pishi
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia, bersama 500 jenis makhluk laut lainnya.

Pishi dan teman-temannya sedang bermain ketika kapal nelayan datang. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri. Pishi jadi sendirian. Kemudian terjadi badai besar. Lautan menjadi gelap sehingga Pishi kehilangan arah. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan. Pishi membentur kapal, perutnya terluka.

Pishi harus segera mengobati lukanya. Pishi berenang mendekati pantai. Di sana ada rumah sakit alam. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena tubuhnya yang besar. Berat tubuh Pishi 900 kilogram dan panjangnya 10 meter.

Setelah jauh berenang, Pishi sangat senang melihat lampu mercusuar. Itu tandanya Pishi sudah sampai di rumah sakit alam. Ikan-ikan kecil langsung mendekati Pishi. Mereka membersihkan luka di perut Pishi. Beberapa hari kemudian, luka Pishi pun sembuh. Pishi sangat berterima kasih kepada ikan-ikan kecil yang merawatnya.

Ikan-ikan kecil itu memakan parasit dan jaringan kulit mati di tubuh ikan pari. Hubungan antara Pishi dan ikan-ikan kecil adalah hubungan yang saling menguntungkan. Tubuh ikan pari menjadi bersih, ikan-ikan kecil pun menjadi kenyang.

2. Menyusun inferensi, membuat koneksi dan prediksi baik teks tunggal maupun teks jamak 
Menyimpulkan perasaan dan sifat tokoh serta elemen intrinsik lain seperti latar cerita, kejadian-kejadian dalam cerita berdasarkan informasi rinci di dalam teks sastra yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (4 Soal)

Pilihlah setiap kalimat yang menyatakan latar tempat dalam wacana tersebut.
. Pishi harus segera mengobati lukanya
. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan
. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena tubuhnya berat
. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia

Pembahasan :
pilihan 2 dan pilihan 4
Pilihan Ganda Kompleks
Rumah untuk Lek Tini

Suatu hari penduduk kampung di Gunungkidul dikagetkan dengan musibah kebakaran yang menimpa rumah yang ditinggali oleh keluarga Lek Tini. Tanpa pikir panjang, Lek Tini yang terkejut atas peristiwa itu berupaya lari keluar rumah sambil minta tolong diikuti anggota keluarganya. Kakinya terasa berat untuk digerakkan, tetapi tetap terus berupaya sebisanya. Bahkan, hanya diserat  saja hingga akhirnya mencapai pohon asem depan rumah. Badannya menggigil duduk tersimpuh lemas tak berdaya sambil memandangi rumahnya dilalap si Jago Merah tanpa henti. Terbayang olehnya, diri dan keluarganya akan tidur tanpa atap.

Masyarakat yang mengetahui peristiwa itu langsung datang dan menyingsingkan lengan baju. Ada yang menyelamatkan benda-benda di rumah yang terbakar,  memadamkan api dan ada yang menggalang dana. Dalam waktu singkat terkumpul berbagai sumbangan untuk keluarga Lek Tini.

Tidak berhenti sampai di situ saja. Masyarakat bersama pemerintah desa menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap korban kebakaran. Mereka berharap Lek Tini secepatnya mendapat tempat tinggal yang layak dan dapat beraktivitas seperti semula.

Dengan penuh semangat, mereka bergotong royong membangun rumah sementara untuk keluarga Lek Tini. Lebih dari 50 orang berpartisipasi dalam pembangunan rumah yang dimulai sejak pagi hari. Itu sebabnya, pada sore hari, rumah sementara ini telah selesai dibangun dan siap untuk ditinggali oleh keluarga Lek Tini.

Klik pada beberapa pilihan jawaban yang benar!
Apa faktor pendukung rumah sementara Lek Tini sudah dapat dihuni hanya dalam waktu 12 jam?.
. Penduduk peduli terhadap semua warga korban kebakaran
. Penduduk bergotong-royong dengan berbagi tugas
. Masyarakat bersama pemerintah desa menggalang dana
. Rumah yang terbakar hanya rumah Lek Tini
. Banyak orang kaya yang bersedia menjadi donatur tetap

Pembahasan :
Pilihan 1, 2, dan 3
Uraian
Bagaimana perasaan Lek Tini terhadap bantuan warga desa? Jelaskan jawabanmu!

Pembahasan :
Lek Tini dan keluarganya merasa sangat bahagia mendapatkan bantuan dari masyarakat kampung mereka
Pilihan Ganda
Hari Sabtu Telah Datang

Senangnya hari Sabtu telah datang
Dengar, dengar, jam dinding berdentang
Senyumlah dan hilangkan segala lara
Saatnya berangkat ke sekolah segera
Siapkan semangat dan peralatanmu
Kain lap, tongkat pel, kemoceng dan sapu
Ayo kita kerja bakti bersama-sama
Bersihkan lantai, lemari, kursi, dan meja
Mari ringankan kaki dan tangan
Tugas berat menjadi ringan
Oh, senangnya bergotong-royong
Kita saling tolong-menolong

Mengapa para siswa merasa senang?
 A. Karena hari itu hari Sabtu
 B. Karena hari itu hari libur
 C. Karena mereka akan bekerja bakti
 D. Karena tugas mereka ringan

Pembahasan :
A
Pilihan Ganda Kompleks
Klik pada beberapa pernyataan yang benar sesuai dengan isi teks!!
.Kegiatan membersihkan sekolah dilakukan pada hari Sabtu
 Pembersih kain pel, sapu, tongkat pel, ember, dan karbol dibawa peserta didik pada hari Sabtu
 Sadli, Rafli, dan Rina membersihkan lantai, lemari, dan kursi kelas seluruh kelas
 Gotong royong dapat meringankan tugas Rafli, Sadli, dan Rina

Pembahasan :
Pilihan 1, 3, dan 4
Pilihan Ganda Kompleks
Mengapa para siswa merasa senang kalau bekerja bakti?
 Pekerjaan cepat selesai
 Berangkat sekolah lebih awal
 Membawa sapu, kemoceng, dan kain pel 
 Bergotong royong saling menolong
 Hari itu mereka tidak belajar

Pembahasan :
Pilihan 1 dan 4

Menyusun inferensi (kesimpulan) berdasarkan unsur-unsur pendukung (grafik, gambar, tabel, dll) di dalam teks sastra atau teks informasi sesuai jenjangnya. (2 Soal)

Kompetensi yang diukur :
Menyusun inferensi (kesimpulan) berdasarkan unsur-unsur pendukung (grafik, gambar, tabel, dll) di dalam teks sastra atau teks informasi sesuai jenjangnya

Pishi di Tengah Badai
Pishi
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia, bersama 500 jenis makhluk laut lainnya.

Pishi dan teman-temannya sedang bermain ketika kapal nelayan datang. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri. Pishi jadi sendirian. Kemudian terjadi badai besar. Lautan menjadi gelap sehingga Pishi kehilangan arah. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan. Pishi membentur kapal, perutnya terluka.

Pishi harus segera mengobati lukanya. Pishi berenang mendekati pantai. Di sana ada rumah sakit alam. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena tubuhnya yang besar. Berat tubuh Pishi 900 kilogram dan panjangnya 10 meter.

Setelah jauh berenang, Pishi sangat senang melihat lampu mercusuar. Itu tandanya Pishi sudah sampai di rumah sakit alam. Ikan-ikan kecil langsung mendekati Pishi. Mereka membersihkan luka di perut Pishi. Beberapa hari kemudian, luka Pishi pun sembuh. Pishi sangat berterima kasih kepada ikan-ikan kecil yang merawatnya.

Ikan-ikan kecil itu memakan parasit dan jaringan kulit mati di tubuh ikan pari. Hubungan antara Pishi dan ikan-ikan kecil adalah hubungan yang saling menguntungkan. Tubuh ikan pari menjadi bersih, ikan-ikan kecil pun menjadi kenyang.

Pesan apa yang terdapat dalam teks tersebut?

Pembahasan
Kita harus saling tolong menolong antarsesama
Uraian
'Perempuan – perempuan perkasa' karya Hartoyo Andangjaya, 1963

Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta, 
dari manakah mereka..
Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa sebelum peluit kereta pagi terjaga..
Sebelum hari bermula dalam pesta kerja..

Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta,
ke manakah mereka..
Di atas roda-roda baja mereka berkendara.
Mereka berlomba dengan surya menuju gerbang kota..
Merebut hidup di pasar-pasar kota..

Perempuan-perempuan perkasa yang membawa bakul di pagi buta,
siapakah mereka..
Mereka ialah ibu-ibu berhati baja, perempuan-perempuan perkasa.
akar-akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota..
Mereka cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa.. 

Simpulan apa yang kamu dapat mengenai perempuan dalam puisi tersebut?

Pembahasan
Perempuan adalah sosok yang kuat, tangguh dan pekerja keras.

Membandingkan hal-hal utama (misalnya karakter tokoh atau elemen intrinsik lain) dalam teks sastra yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (1 Soal) 
Apa perbedaan latar yang terdapat dalam puisi tersebut?  

Pembahasan
Stasiun kereta, tanah perbukitan desa

 C. Mengevaluasi dan merefleksi
1. Menilai format penyajian dalam teks Menilai kesesuaian antara ilustrasi dengan isi teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai sesuai jenjangnya.

2. Merefleksi isi wacana untuk pengambilan keputusan, menetapkan pilihan, dan mengaitkan isi teks terhadap pengalaman pribadi Merefleksi pengetahuan baru yang diperoleh dari teks sastra atau teks informasi terhadap pengetahuan yang dimiliknya yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (1 Soal)

Jika kamu membaca puisi tersebut, sikap apa yang dapat ditiru dari tokoh dalam puisi tersebut?
 Kerja keras
 Hemat
 Rajin 

Pembahasan :
Pilihan 1 dan 3
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:29 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.