Home » » Kegiatan Berbasis Proyek dan Literasi Yuk Kerja Bakti

Kegiatan Berbasis Proyek dan Literasi Yuk Kerja Bakti

Selamat datang pada Kegiatan Berbasis Proyek dan Literasi  Kelas V tema 6 Kegiatan Keempat. Pada kegiatan kali ini akan siswa membaca senyap bacaan tentang Kerja Bakti. Guru juga menjelaskan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan siswa setelah membaca senyap bacaan yang tersedia. Pada kegiatan kali ini akan menjawab pertanyaan tentang kerja bhakti dalam menjaga kebersihan lingkungan. Simak pembahasannya berikut ini!

Yuk, Kerja Bakti!
Penulis: Niken Ari

Musim hujan telah tiba. Warga Kelurahan Mekarjaya, Depok, bersiap menghadapi musim itu. Biasanya, bersamaan dengan musim hujan, penyakit demam berdarah juga datang karena banyaknya air yang tergenang. Untuk menghindari adanya warga yang terkena demam berdarah, Pak RT mengajak warganya untuk bekerja bakti membersihkan lingkungan hari Minggu ini.

“Ayah, aku mau ikut kerja bakti, dong. Aku sudah siap, nih,” kata Romi saat melihat ayahnya bersiap-siap akan ikut kerja bakti.

“Wah, boleh sekali, Nak. Sekarang, kamu pakai sepatu bot dan bawa sekop kecil itu, ya,” ujar Ayah.
Kerja Bhakti
Romi langsung mengambil sepatu botnya dari lemari. Ia memakainya dengan cepat. Tak lupa ia membawa sekop kecil dan topi seperti yang diminta Ayah. Setelah siap, mereka pun berangkat menuju lapangan, tempat bapak-bapak berkumpul.

Di lapangan, sudah banyak orang berkumpul. Bapak-bapak yang akan bekerja bakti itu sedang mengisi tenaga dengan makanan yang disiapkan ibu-ibu dan anak-anak perempuan. Ibu Romi, Sinta, serta adik Romi juga sibuk membantu membawakan makanan, teh, dan kopi. Wah, pantas saja tadi di rumah Ibu membuat banyak sekali pisang goreng, pikir Romi.

Tidak hanya bapak-bapak yang akan bekerja bakti, anak laki-laki seusia Romi juga ikut membantu. Romi melihat temannya, Adi dan Budi, sudah berada di lapangan. Adi membawa cangkul kecil dan Budi membawa beberapa karung.

Tak lama kemudian, kerja bakti dimulai. Semua orang yang ikut serta bekerja bakti langsung menyebar ke daerah RT 03. Ada yang mulai membersihkan selokan yang mampet, mencabuti rumput liar, dan mengumpulkan sampah. Pokoknya, semua sibuk sekali.

Romi, Adi, dan Budi juga tak kalah sibuk. Mereka membantu membersihkan selokan yang tertutup tanah. Romi mengeruk tanah itu dengan sekop kecil miliknya. Adi juga sama. Ia mengambil tanah yang menutupi selokan dengan cangkul. Budi menampung tanah dengan karung yang dibawa..

Waktu menunjukkan pukul 11 siang dan semua pekerjaan sudah selesai. Wilayah RT 03 menjadi lebih bersih dan rapi. Sudah tidak ada tumpukan sampah ataupun selokan yang mampet. Karena lingkungan tempat tinggal sudah lebih bersih, warga pun senang dan siap menghadapi musim hujan.

A. Jawablah pertanyaan berikut ini berdasarkan bacaan tersebut!
1. Siapakah tokoh utama pada cerita tersebut?
Tokoh utama pada teks di atas adalah Romi
2. Permasalahan apakah yang timbul pada cerita tersebut?
Permasalahan yang timbul pada cerita adalah ketika musim hujan, penyakit demam berdarah juga datang karena banyaknya air yang tergenang.
3. Bagaimanakah pemecahan masalah berdasarkan cerita tersebut?
Pemecahan masalah berdasarkan cerita adalah warga bekerja bakti membersihkan lingkungan.
4. Pesan apakah yang dapat kamu petik dari cerita tersebut?
Kita harus menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit.
B. Kegiatan proyek
Bersama dengan kelompokmu, lakukanlah kegiatan berikut.
  1. Sebutkanlah ekosistem buatan yang ada di lingkunganmu dan manfaatnya bagi manusia. Sebutkan dan jelaskan juga manfaat ekosistem buatan tersebut terhadap ekosistem yang ada.
  2. Jelaskan manfaat membersihkan selokan di sekitar rumah bagi manusia. Jelaskan juga cara-cara membersihkan lingkungan yang justru dapat mencemari lingkungan.
  3. Jelaskan usaha-usaha yang dapat kamu lakukan untuk menjaga lingkungan sekitar rumahmu menjadi ramah lingkungan.
  4. Tuangkanlah semua penemuan dan penjelasanmu ke dalam sebuah tabel. Gunakan contoh berikut ini sebagai petunjukmu
Manfaat ekosistem buatan yang ada di lingkunganEkosistem buatan yang ada di lingkungan
  1. Memenuhi kebutuhan masyarakat
  2. Sebagai tempat rekreasi
  3. Menyimpan cadangan air
  4. Sarana penelitian dan pengembangan 
  5. Sarana edukasi
  1. Ekosistem Sawah.
  2. Ekosistem Perkebunan.
  3. Ekosistem Tambak.
  4. Ekosistem Hutan Tanaman Produksi.
  5. Ekosistem Taman Hutan Raya.
Cara tidak benar dalam memelihara ekosistem buatanCara benar memelihara ekosistem buatan
  1. Menebang pohon secara liar 
  2. Tidak melakukan reboisasi 
  3. Membuang sampah secara sembarangan 
  4. Menangkap ikan dengan bom dan pukat harimau 
  5. Membuang limbah ke danau atau waduk
  1. Menebang pohon dengan tebang pilih
  2. Melakukan reboisasi  hutan
  3. Membuang sampah pada tempatnya 
  4. Menangkap ikan dengan alat yang diperbolehkan
  5. Mengolah limbah dengan benar
Akibat yang timbul karena kesalahan memelihara ekosistem buatan yang tidak benarManfaat memelihara ekosistem buatan dengan benar
  1. Lingkungan menjadi rusak
  2. Hewan dan tumbuhan punah
  3. Berkurangnya air bersih
  4. Hilangnya kesuburan tanah
  5. Pencemaran lingkungan
  1. Lingkungan bersih dan sehat
  2. Hewan dan tumbuhan tetap lestari
  3. Tersedianya air bersih
  4. Tanah tetap subur
  5. Lingkungan bebas dari pencemaran
Usaha-usaha memelihara ekosistem buatan
  1. Menjaga ekosisitem buatan dengan baik
  2. Tidak membuang limbah dan sampah ke sungai
  3. Tidak memburu ikan menggunakan peledak atau pukat harimau 
  4. Tidak menebang pohon sembarangan dan melakukan reboisasi
  5. Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk mengurangi polutan
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:35 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.