Home » » Pembelajaran 1 Subtema 4 Cuaca, Musim, dan Iklim

Pembelajaran 1 Subtema 4 Cuaca, Musim, dan Iklim

Indonesia adalah negara yang berada di garis khatulistiwa bumi. Musim di negara kita hanya ada 2 jenis, yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Jika cuaca cerah berlangsung terus-menerus, tanda musim kemarau sedang berlangsung. Sesekali cuaca berawan.

Jika cuaca mendung dan hujan sering terjadi, itu tanda musim hujan telah tiba.

Jika cuaca cerah dan hujan datang silih berganti, itu pertanda sedang memasuki masa peralihan atau pancaroba.

Saat seperti ini cuaca cepat berubah, mulai dari cuaca cerah, berawan, mendung, lalu hujan.

Ayo Mengamati
Beberapa hari lalu, hujan selalu turun. Pagi ini cuaca cukup cerah.

Matahari tampak sedikit dari balik awan. Sinarnya menembus kumpulan awan. Di jalanan tampak beberapa genangan air yang belum kering.

Siti dan teman-teman berangkat ke sekolah bersama-sama. Siti dan teman-teman bercakapcakap sepanjang jalan menuju ke sekolah.

Ayo Membaca
Bacalah percakapan Siti dan teman-teman berikut!
Siti:Cuaca akhir-akhir ini sering hujan, ya. Hanya kadang-kadang cuaca terlihat cerah. Mengapa hal itu bisa terjadi, ya?
Lani:Sepertinya, kita akan mengalami musim hujan. Sekarang, kita sedang mengalami masa peralihan atau pancaroba.
Dayu:Mengapa disebut masa peralihan atau pancaroba?
Lani:Indonesia adalah negara yang memiliki 2 musim saja. Peralihan dari musim kemarau ke musim hujan disebut pancaroba.
Dayu:Mengapa disebut musim? Apa bedanya dengan cuaca?
Udin:Pertanyaan yang bagus, Dayu. Yuk, kita ke perpustakaan sekolah. Dimana bukunya banyak. Kita bisa dapat jawabannya.
Siti:Saya setuju. Saya juga mau ikut mencari informasi itu.
Siti dan teman-teman tiba di sekolah. Mereka berencana mencari buku di perpustakaan saat istirahat nanti.

Waktu istirahat telah tiba. Siti dan teman-teman pergi ke perpustakaan sekolah. Di sana, banyak buku yang berisi informasi tentang cuaca, musim, dan iklim. Di dalam perpustakaan kita harus tenang agar tidak mengganggu pengunjung yang lain.

Ayo Membaca
Beni menemukan sebuah buku tentang cuaca, musim, dan iklim. Berikut informasi dari buku itu.

Iklim, Cuaca, dan Perubahannya Iklim dan Cuaca
Cuaca merupakan suatu gejala alam. Cuaca dapat terjadi dan berubah dalam waktu singkat. Perubahan cuaca dapat dirasakan dari menit ke menit atau jam ke jam. Iklim adalah lamanya keadaan cuaca di suatu daerah tertentu. Iklim biasanya diamati dalam waktu lama, dari bulan ke bulan.

Iklim menyebabkan adanya musim. Contoh: musim dingin, panas, semi, gugur, hujan, dan kemarau. Iklim dipengaruhi letak suatu negara di Bumi. Oleh karena itu, beberapa negara memiliki musim yang berbeda. Ada negara yang memiliki 4 musim. Contohnya negara Jepang. Ada juga yang memiliki 2 musim.

Indonesia terletak di garis khatulistiwa atau equator. Iklim di Indonesia disebut iklim tropis dan memiliki 2 musim. Musim hujan terjadi pada bulan Oktober - Februari. Musim kemarau terjadi pada bulan Maret–September.

Ayo Menulis
Sudahkah kamu membaca teks bacaan tentang cuaca, iklim, dan musim yang ditemukan Beni Informasi apa saja yang diperoleh dari bacaan tersebut? Tuliskan informasi yang kamu peroleh di tempat yang tersedia.
  1. Cuaca merupakan suatu gejala alam.
  2. Iklim adalah lamanya keadaan cuaca di suatu daerah tertentu. 
  3. Iklim menyebabkan adanya musim.
  4. Iklim dipengaruhi letak suatu negara di Bumi. 
  5. Indonesia terletak di garis khatulistiwa atau equator. 

Ayo Berdiskusi
Lani:Buku itu sangat membantu, Beni. Saya makin mengerti tentang cuaca, musim, dan iklim. Terima kasih.
Siti:Wah, saya jadi bertanya-tanya. Apa itu garis khatulistiwa? Dari mana kita tahu kapan datangnya musim hujan dan kemarau?
Udin:Teman-teman, apakah bisa membantu menjawab pertanyaan Siti?
Edo:Saya tahu jawabannya. Tetapi, tidak sekarang. Datang saja ke rumahku nanti sore.
Lani:Wah, seperti ada rahasia saja. Baiklah, kami akan ke rumahmu nanti sore.
Pada sore hari, Dayu dan teman-teman berangkat ke rumah Edo. Cuaca berawan mengiringi langkah mereka sepanjang perjalanan.

Saat tiba di rumah Edo, mereka diminta berkumpul di ruang keluarga. Edo menjelaskan bahwa 3 hari lagi teman ayahnya akan datang. Namanya Pak

Tono. Pak Tono itu bekerja di BMKG. Pak Tono akan menjawab semua pertanyaan teman-teman Edo. lagi teman ayahnya akan datang. Namanya Pak

Ibu Edo akan membuat kenang-kenangan untuk Pak Tono. Ibu Edo akan membuat karya kreasi dari kain. Edo dan teman-teman akan membantu Ibu. Beberapa jenis kain telah disiapkan oleh Edo dan ibunya untuk membuat karya dari kain yang ditempel dan dijahit.

Ayo Mengamati
Sebelum dimulai, Edo mengambil gunting untuk memotong kain. Edo membagi-bagikan kain kepada teman-temannya.

Inilah gambar karya yang akan mereka buat.
Karya Siswa
Kain-kain itu akan digunting menjadi berbagai bentuk. Ada yang berbentuk persegi, segitiga, persegi panjang, dan lingkaran.

Untuk hari ini, Edo akan menggunting kain berbentuk lingkaran dan persegi lebih dulu.

Mula-mula Edo menggunting kain berbentuk lingkaran. Ia mengguntingnya menjadi tiga bagian sama besar.

Edo memberikan bagian kain yang pertama untuk Siti. Masing-masing mendapatkan 1/3 bagian lingkaran.
Pecahan 1
Sekarang Edo menggunting kain berbentuk persegi. Ia memotongnya menjadi empat bagian sama besar. Ini potongan kain yang pertama.
Pecahan 2
Ini potongan kedua. ketiga dan keempat
Pecahan 3
Potongan kain akan diberikan kepada Edo, Beni, Udin, dan Ibu Edo. Masing-masing akan mendapatkan 1/4 bagian persegi.

Ayo Mengamati
Mengurangkan Pecahan Berpenyebut Sama
Edo memberi potongan kain dengan melakukan operasi pengurangan pecahan berpenyebut sama.

Cara untuk mengurangkan dua pecahan yang sama penyebutnya adalah dengan mengurangkan pembilangnya saja. Mengapa? Perhatikan contoh berikut!
Pecahan
Untuk mengurangkan pecahan dengan penyebut sama, kita hanya perlu mengurangkan pembilangnya, sedangkan penyebutnya tetap.

Jadi, jika kita mengurangi pecahan berpenyebut sama, maka penyelesaiannya adalah sebagai berikut:
Pecahan 5
Ayo Berlatih
Kerjakanlah latihan operasi pengurangan pecahan berpenyebut sama berikut ini!
Menjelaskan Pecahan
Ayo Berkreasi
Karya dengan Teknik Menempel dan Menjahit

Edo sudah membagikan kain untuk membuat karya. Karya dengan kain ini termasuk seni rupa 3 dimensi.

Ibu Edo menjelaskan bahwa seni rupa 3 dimensi ini bermacam-macam teknik membuatnya. Teknik yang digunakan oleh ibu Edo namanya teknik aplikasi. Teknik ini menggunakan teknik menempel dan menjahit.

Edo dan teman-teman sudah memegang potongan bagian kain masing-masing.

Ibu Edo lalu mengajari cara menjahit potongan kain tersebut dengan teknik feston.
Langkah 1
Langkah 1
  1. Tempelkan dua potongan bagian kain yang bentuknya sama.
  2. Perhatikan posisi jarum pada kain. Tusukkan jarum sesuai gambar.

Langkah 2
Feston
Menjahit feston ke seluruh pinggiran potongan kain.

Langkah 3
Menempel potongan bagian kain yang sudah dijahit ke ke kain utama. Untuk hari ini, Edo dan teman-teman menjahit dan menempel potongan kain yang berbentuk lingkaran dan sepertiga lingkaran.
Menjahit
Mereka akan melanjutkan karya ini sebelum Pak Tono datang ke rumah Edo. Perhatikan baik-baik cara membuat karya dengan teknik menempel dan menjahit ini.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:06 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.