Laporan Hasil Wawancara Tentang Keragaman Suku Bangsa

Wawancara adalah suatu kegiatan tanya jawab yang dilakukan oleh seorang pewawancara sebagai penanya dan narasumber sebagai orang yang ditanya. Kegiatan wawancara bisa menjadi efektif dan efisien apabila kita mengetahui teknik dan rencana wawancara dengan benar. Teknik wawancara bermacam-macam. Jika kita melakukan wawancara terhadap seseorang, kita dapat memakai teknik individual atau perorangan. Kegiatan wawancara ini bisa sedikit berbeda tergantung pada orang, tempat, waktu, dan hal yang dibicarakan.

Narasumber adalah orang yang member (megetahui secara jelas tentang sebuah informasi) atau sebagai  sumber informasi (informan). Salah satu tujuan wawancara adalah sebagai bahan informasi, misalnya berkaitan dengan masalah sosial, politik, ekonomi,dan lain-lain. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukan kegiatan wawancara.
  1. Menentukan topik wawancara
  2. Menyusun daftar pertanyaan, agar pertanyaan yang diajukan terarah dan memenuhi sasaran.
  3. Mencari narasumber yang tepat. Artinya narasumber tersebut harus benar-benar mengerti tentang informasi yang ingin kita ketahui. Sehingga informasi yang kita peroleh juga tepat. Misalnya ingin mengetahui harga-harga sembako, maka narasumber yang tepat adalah pedagang sembako di pasar.
  4. Mempelajari kepribadian narasumber. Bagaimana watak atau sifatnya.
  5. Apabila belum saling mengenal, memperkenalkan diri kepada narasumber.
  6. Mengajukan pertanyaan yang sudah kalian susun dengan jelas dan sopan.
  7. Jangan mengajukan pertanyaan yang dapat menyinggung perasaan narasumber.
  8. Mencatat jawaban-jawaban yang disampaikan oleh narasumber.
  9. Apabila wawancara sudah selesai, jangan lupa mengucapkan terima kasih
Keragaman Suku Bangsa
Lakukan wawancara untuk mengetahui keragaman yang ada di lingkungan tempat tinggalmu. Lakukan wawancara untuk memperoleh data tentang suku bangsa yang ada di lingkungan sekitarmu (misalnya satu RT). Sebelum melakukan wawancara, lakukan persiapan-persiapan seperti berikut.

1. Menentukan narasumber
Narasumber
1.Sukarto (Orang Tua)6.Ibu Euis Sukaesih
2.Samsul Bahri (Ketua RT)7.Agus Susanto
3.Pak Samsul Bahri8.Siti Badriah
4.Pak Victor Hutabarat9.Haryanto
5.Pak Nyoman Sukarja10.Galih Bayu Pramudya

2. Menyusun daftar pertanyaan
Daftar Pertanyaan
1.Siapakah nama bapak/ibu/saudara?6.Apa ciri khas suku bapak/ibu/saudara?
2.Darimana asal bapak/ibu/saudara?7.Apa sistem kekerabatan yang digunakan?
3.Apa suku bangsa Bapak/Ibu/saudara?8.Apa upacara adat yang sering dilakukan?
4.Apa bahasa daerah yang digunakan?9.Bagaimana adat pernikahan di daerah bapak/ibu/saudara?
5.Apa kesenian daerah yang terkenal?10.Apa nama makanan khas daerah bapak/ibu/saudara?

Setelah membuat daftar narasumber dan daftar pertanyaan untuk mendapatkan data tentang suku bangsa di lingkungan sekitarmu. Berdasarkan daftar tersebut, lakukanlah wawancara. Kamu dapat melakukan sendiri atau berkelompok dengan 3-4 temanmu. Tuliskan hasil wawancaramu dalam bentuk berikut.

Laporan Hasil Wawancara
Laporan Hasil Wawancara
Tanggal Wawancara: : 31 Januari 2018
Data Hasil Wawancara
No.Nama NarasumberSuku BangsaNo.Nama NarasumberSuku Bangsa
1.SukartoJawa6.Eusi SukaesihSunda
2.Ibnu SulaemanJawa7.Agus SusantoJawa
3.Samsul BahriMinangkabau8.Siti BadriahBetawi
4.Victor HutabaratBatak9.Haryanto JawaJawa
5.Nyoman SukarjaBali10.Galih BPJawa

Dengan mempelajari pergerakan kebangsaan Indonesia, kita makin tahu sejarah perjalanan perjuangan bangsa Indonesia. Kita juga tahu bahwa munculnya kesadaran nasional dan pergerakan kebangsaan Indonesia dipelopori oleh para pemuda dan pelajar. Mereka dengan segenap pemikiran dan tenaga berupaya memperjuangkan nasib bangsa Indonesia. Perjuangannya melalui organisasi-organisasi pergerakan yang tentunya menuntut adanya kemampuan berpikir, bekerja sama, berstrategi, dan berdiplomasi.

Salah satu pelajaran yang dapat kita petik adalah hasil pemikiran pemuda yang tercetus dalam Ikrar Sumpah Pemuda. Pada saat itu, semua pemuda saling menyadari dan mengakui, serta meletakkan ego kedaerahannya masingmasing untuk melebur dalam satu kepentingan demi terwujudnya satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia. Ikrar tersebut mampu memotivasi seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu mengusir penjajah.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:01 AM

Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Pada peristiwa Sumpah Pemuda 1928, turut diakui lagu “Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman sebagai Lagu Kebangsaan Indonesia. Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan Republik Indonesia. Lagu ini pertama kali diperkenalkan oleh komponisnya, Wage Rudolf Soepratman, pada tanggal 28 Oktober 1928 pada saat Kongres Pemuda II di Batavia. Lagu ini menandakan kelahiran pergerakan nasionalisme seluruh nusantara di Indonesia yang mendukung ide satu "Indonesia" sebagai penerus Hindia Belanda, daripada dipecah menjadi beberapa koloni.

Stanza pertama dari Indonesia Raya dipilih sebagai lagu kebangsaan ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Indonesia Raya dimainkan pada upacara bendera. Upacara bendera utama diadakan setiap tahun pada tanggal 17 Agustus untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia.  Setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan diperdengarkan dan/atau dinyanyikan, wajib berdiri tegak dengan sikap hormat.

Lagu “Indonesia Raya” merupakan salah satu lagu wajib. Apakah lagu wajib itu? Lagu wajib adalah lagu yang wajib dipelajari oleh siswa dalam rangka menanamkan rasa cinta tanah air, menghargai jasa pahlawan, dan membakar semangat perjuangan agar selalu menyala. Ciri-ciri lagu wajib antara lain sebagai berikut.
  1. Lirik lagu wajib bertujuan untuk menanamkan sikap cinta tanah air, kepahlawanan, nasionalisme, serta rela berkorban demi bangsa dan negara.
  2. Biasanya, lagu wajib menggunakan irama yang penuh semangat dan atau berupa himne.
  3. Lagu-lagu wajib diajarkan, dipelajari, dan dihayati sesuai dengan maksud dan tujuan yang terkandung di dalamnya.
Pada peristiwa Sumpah Pemuda 1928, turut diakui lagu “Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman sebagai Lagu Kebangsaan Indonesia. Ayo, kita nyanyikan lagu tersebut dengan penuh khidmat.
Indonesia Raya
Lirik Lagu Indonesia Raya
Stanza 2 (tidak tercakup PP 44/1958)
Indonesia Tanah Yang Mulia Tanah Kita Yang Kaya

Disanalah Aku Berdiri Untuk Slama-lamanya

Indonesia Tanah Pusaka Pusaka Kita Semuanya

Marilah Kita Mendoa Indonesia Bahagia

Suburlah Tanahnya Suburlah Jiwanya

Bangsanya Rakyatnya Semuanya

Sadarlah Hatinya Sadarlah Budinya

Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya Merdeka Merdeka

Tanahku Negeriku Yang Kucinta

Indonesia Raya Merdeka Merdeka

Hiduplah Indonesia Raya
Stanza 3 (tidak tercakup PP 44/1958)
Indonesia Tanah Yang Suci Tanah Kita Yang Sakti

Disanalah Aku Berdiri Menjaga Ibu Sejati

Indonesia Tanah Berseri Tanah Yang Aku Sayangi

Marilah Kita Berjanji Indonesia Abadi

Slamatkan Rakyatnya Slamatkan Puteranya

Pulaunya Lautnya Semuanya

Majulah Negerinya Majulah Pandunya

Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya Merdeka Merdeka

Tanahku Negeriku Yang Kucinta

Indonesia Raya Merdeka Merdeka

Hiduplah Indonesia Raya
Ayo Menulis
Setelah bernyanyi, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
  1. Apa yang kamu rasakan saat menyanyikan lagu “Indonesia Raya”? Jelaskan! Terharu karena perjuangan para pahlawan yang tanpa henti berjuang untuk negara indonesia agar sehingga negara kita tidak lagi dikuasai oleh negara lain
  2. Bagaimanakah nada dan tempo lagu “Indonesia Raya”? Jelaskan! Lagu Kebangsaan Indonesia raya dinyanyikan dengan nada Do = G dengan birama 4/4. Con Bravura artinya adalah, lagu tersebut dibawakan dengan semangat bergelora
  3. Apakah lirik lagu “Indonesia Raya” mencerminkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan? Jelaskan! Indonesia Raya dan Sumpah Pemuda, yang waktu itu didukung pula oleh golongan Tionghoa dan Arab, membawa persatuan Indonesia. Indonesia yang subur, makmur, tentram, dan damai

Jelaskan isi lagu tersebut dengan kata-katamu sendiri. Tuliskan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Perhatikan penggunaan kata-kata baku. Perhatikan pula penggunaan tanda baca yang benar. Tuliskan dalam kotak berikut.
Stanza 1 terdapat kalimat Marilah Kita Berseru Indonesia Bersatu. Dalam kalimat ini terdapat makna penyemangat dan seruan bagi Indonesia yang saat itu belum merdeka. Pada stanza ke-2 terdapat kalimat Marilah Kita Mendoa, Indonesia Bahagia. Makna yang mendalam terkandung di dalam lirik di atas, dimana bermakna landasan spiritual dengan selalu mendoakan Indonesia yang bahagia. Stanza 3 (tiga) terdapat sumpah dan amanat agraria yang diselipkan di dalam lirik Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Sumpah setia terucap dalam lirik Marilah Kita Berjanji, Indonesia Abadi.; Sedangkan amanat agrarian terdapat dalam lirik yang berbunyi  Slamatlah Rakyatnya, Slamatlah Putranya, Pulaunya, Lautnya, Semuanya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 5:59 PM

Teks Ulasan Dampak Peristiwa Sumpah Pemuda 1928

Dengan mempelajari pergerakan kebangsaan Indonesia, kita makin tahu sejarah perjalanan perjuangan bangsa Indonesia. Kita juga tahu bahwa munculnya kesadaran nasional dan pergerakan kebangsaan Indonesia dipelopori oleh para pemuda dan pelajar. Mereka dengan segenap pemikiran dan tenaga berupaya memperjuangkan nasib bangsa Indonesia. Perjuangannya melalui organisasiorganisasi pergerakan yang tentunya menuntut adanya kemampuan berpikir, bekerja sama, berstrategi, dan berdiplomasi.

Salah satu pelajaran yang dapat kita petik adalah hasil pemikiran pemuda yang tercetus dalam Ikrar Sumpah Pemuda. Pada saat itu, semua pemuda saling menyadari dan mengakui, serta meletakkan ego kedaerahannya masingmasing untuk melebur dalam satu kepentingan demi terwujudnya satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia. Ikrar tersebut mampu memotivasi seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu mengusir penjajah.

Dampak Peristiwa Sumpah Pemuda 1928
Pada tanggal 28 Oktober 1928, suatu tekad yang sangat penting bagi penguatan konsep wawasan kebangsaan Indonesia telah diikrarkan. Ikrar tersebut merupakan modal yang sangat berharga bagi terbentuknya negara kesatuan. Tekad untuk bersatu dan mengesampingkan alasan-alasan kedaerahan, kesukuan, keturunan, keagamaan, dan golongan. Namun, persatuan itu tetap dalam kerangka saling menghormati dan menghargai perbedaan-perbedaan yang ada. Kesemuanya bersatu padu dan melebur dalam ikrar Sumpah Pemuda.

Sejak peristiwa Sumpah Pemuda 1928, dunia dikejutkan oleh kemampuan dan kebulatan tekad bangsa Indonesia untuk bersatu padu dalam sebuah ikatan kebangsaan. Pengaruhnya pun sangat besar bagi organisasi pergerakan. Organisasi-organisasi politik yang lahir setelah peristiwa Sumpah Pemuda semuanya memakai kata “Indonesia” dalam namanya. Begitu pun dengan organisasi yang masih bersifat kedaerahan mulai memproses untuk bersatu dalam satu wadah, yaitu Organisasi Indonesia Muda. Adapun tujuannya adalah untuk mempererat tali persatuan segenap pemuda yang berbangsa, berbahasa, dan bertanah air Indonesia.
SUmpah Pemuda

Peristiwa Sumpah Pemuda telah membawa kesadaran dalam diri setiap orang akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam sebuah bangsa. Penyatuan berbagai sifat kedaerahan menjadi sifat nasional terus dilakukan.

Peristiwa Sumpah Pemuda menegaskan rasa senasib sepenanggungan sebagai satu bangsa. Rasa inilah yang kemudian menyebabkan timbulnya semangat persatuan untuk membentuk sebuah negara kesatuan.

Ayo Berdiskusi
Diskusikan dengan teman sebangkumu teks di atas. Kemudian, buatlah ulasan mengenai bacaan tersebut pada bagan di bawah ini.
Ulasan Teks
Judul teksDampak Peristiwa Sumpah Pemuda 1928
Bagian yang paling menarikSejak peristiwa Sumpah Pemuda 1928, dunia dikejutkan oleh kemampuan dan kebulatan tekad bangsa Indonesia untuk bersatu padu dalam sebuah ikatan kebangsaan.
Informasi penting
  1. Pada tanggal 28 Oktober 1928 terbentuk tekad untuk bersatu dalam ikrar Sumpah Pemuda.
  2. Sejak peristiwa Sumpah Pemuda 1928 timbul kebulatan tekad bangsa Indonesia untuk bersatu padu dalam sebuah ikatan kebangsaan. 
  3. Peristiwa Sumpah Pemuda 1928 berpengaruh sangat besar bagi organisasi pergerakan.
  4. Peristiwa Sumpah Pemuda menegaskan rasa senasib sepenanggungan sebagai satu bangsa. 
Pendapat saya tentang teks iniSaya sangat setuju bahwa Sumpah Pemuda memberikan dampak yang sangat besar bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam melepaskan diri dari penjajahan bangsa asing
Saya menyarankan teks ini karenaSaya menyarankan teks ini karena berisi informasi yang sangat penting tentang pengaruh Sumpah Pemuda terhadap perjuangan bangsa Indonesia

Ayo Menulis
Pahamilah bacaan di atas! Tuliskan informasi penting dalam bacaan ke dalam kolom-kolom berikut!
  1. Sejak peristiwa Sumpah Pemuda 1928 timbul kebulatan tekad bangsa Indonesia untuk bersatu padu dalam sebuah ikatan kebangsaan. 
  2. Peristiwa Sumpah Pemuda 1928 berpengaruh sangat besar bagi organisasi pergerakan.
  3. Peristiwa Sumpah Pemuda menegaskan rasa senasib sepenanggungan sebagai satu bangsa.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:27 PM

Unsur Pembeda Suku Bangsa

Peristiwa Sumpah Pemuda menunjukkan adanya rasa persatuan dan kesatuan di antara para pemuda yang berbeda ras, suku, golongan, dan agama. Memang demikian seharusnya. Walaupun berbeda ras, suku, golongan, dan agama, tetapi derajat kita sama sebagai manusia. Tidak ada manusia yang lebih tinggi dan tidak ada yang lebih rendah.

Perbedaan antara satu suku dan suku lainnya hanya terletak pada bahasa dan adat istidatnya serta sistem kekerabatan. Keanekaragaman suku bangsa terjadi tidak hanya di Indonesia saja, namun juga di negara-negara lain di dunia. Setiap suku bangsa tentunya mempunyai ciri dan karakteristik yang khas yang dapat membedakan suku bangsa yang satu dengan yang lainnya. Berikut ini merupakan beberapa hal yang dapat membedakan antar suku bangsa, antara lain:

1. Adat Istiadat
Setiap suku bangsa pasti memiliki adat istiadat tertentu, meliputi upacara adat dan kebiasaan-kebiasaan lain. Kebiasaan-kebiasaan tersebut sudah dijalankan secara turun-temurun dalam suatu suku. Contohnya upacara pembakaran mayat (ngaben) di Bali.

Perbedaan adat istiadat menunjukkan perbedaan kebudayaan yang tampak dari pola perilaku atau gaya hidup. Pola perilaku orang Batak yang suka bicara terus terang sehingga terkesan tegas dan keras sangat berbeda dengan pola perilaku orang Jawa Tengah (khususnya Solo dan Yogya) yang
suka berbicara hati-hati penuh dengan sindiran secara halus.

2. Bahasa Daerah
Tiap suku bangsa biasanya memiliki bahasa daerah tertentu. Sebagai contoh suku Jawa memakai bahasa Jawa dalam melakukan percakapan sehari-hari. Suku-suku bangsa lainnya pun menggunakan bahasa daerahnya masing-masing. Bahasa suku yang ada di Jawa Timur beda dengan Jawa Barat, walau mungkin serumpun namun berbeda karena suku yang juga berbeda.

3. Sistem Kekerabatan
Sistem kekerabatan merupakan sistem keturunan yang dianut oleh suku bangsa tertentu berdasarkan garis ayah, garis ibu, atau kedua-duanya.

a. Patrilineal
Patrilineal adalah suatu adat masyarakat yang mengatur alur keturunan berasal dari pihak ayah. Patrilineal berasal dari dua kata bahasa Latin, yaitu pateryang berarti ayah, dan linea yang berarti garis. Jadi, patrilineal berarti mengikuti garis keturunan yang ditarik dari pihak ayah. Contoh suku yang menggunakan patrilinal adalah :
  1. Suku Batak dari Sumatra Utara
  2. Suku Ambon dari Maluku

b. Matrilineal
Sistem Kekerabatan Matrilineal” yaitu “Sistem kekerabatan berdasarkan Garis Keturunan Ibu”. Setiap anak yang lahir dalam sebuah keluarga minangkabau akan menjadi kerabat keluarga ibunya, bukan kerabat ayahnya yang biasa terjadi di suku-suku lain di Indonesia. Contoh suku yang menggunakan istem matrilineal adalah :
  1. Suku Minangkabau dari Sumatra Barat, 
  2. Suku Enggano dari Bengkulu, 
  3. Suku Petalangan di kabupaten Pelalawan, provinsi Riau. 
  4. Suku Aneuk Jamee dari Singkil, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya dan Simeulue
  5. Suku Sakai merupakan salah satu suku terasing di Indonesia yang hidup di pedalaman Riau. 
  6. Suku Ocu merupakan salah satu suku yang hidup di wilayah kabupaten Kampar, Riau. 
  7. Suku Lawangan di kabupaten Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin, di Provinsi Kalimantan Selatan. 
  8. Suku Kerinci merupakan suku bangsa yang mendiami Kabupaten Kerinci.

c. Parental/Bilateral
Parental atau Bilateral adalah sistem kekeluargan dengan menarik garis keturunan dari kedua belah pihak orang tua, yaitu baik dari garis bapak maupun dari garis ibu yang dikenal dengan sebutan sistem parental atau bilateral. Sistem kekeluargaan parental atau bilateral ini memiliki ciri khas tersendiri  yaitu bahwa yang merupakan ahli waris adalah anak laki-laki maupun anak perempuan. Mereka mempunyai hak yang sama atas harta peninggalan orang tuanya sehingga dalam proses pengalihan/pengoperan sejumlah harta kekayaan dari pewaris kepada ahli waris, anak laki-laki dan anak perempuan mempunyai hak untuk diperlakukan sama. Bberapa suku yang menggunakan sistem ini antara lain :
  1. Suku Sunda dari Jawa Barat
  2. Suku Betawi dari Jakarta
  3. Suku Jawa dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta
  4. Suku Bugis dari Sulawesi Selatan

Ayo Berlatih
Pada pembelajaran sebelumnya, kamu telah menceritakan asal ras dan suku bangsamu. Sekarang, ceritakan identitas suku bangsa salah satu temanmu. Ayo, ceritakan kepada Guru dan teman-temanmu.
Suku Bangsa
  1. Siapakah nama temanmu?
  2. Termasuk ras apakah temanmu?
  3. Termasuk suku apakah temanmu?
  4. Apa bahasa daerahnya?
  5. Sebutkan satu kesenian yang menjadi ciri khas suku bangsanya.
  6. Bagaimana sikapmu jika kamu dan temanmu berasal dari suku bangsa berbeda?
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 5:28 PM

Peristiwa Sumpah Pemuda 1928

Selama zaman penjajahan Belanda, Kongres Pemuda Indonesia diselenggarakan tiga kali. Kongres Pemuda Indonesia I berlangsung di Jakarta pada tanggal 30 April – 2 Mei tahun 1926 diikuti oleh semua organisasi pemuda. Namun, Kongres Pemuda Indonesia I belum dapat menghasilkan keputusan yang mewujudkan persatuan seluruh pemuda. Kongres Pemuda Indonesia I merupakan persiapan Kongres Pemuda Indonesia II.

Kongres Pemuda Indonesia II berlangsung di Jakarta pada tanggal 27 – 28 Oktober. Pusat penyelenggaraan kongres tersebut di Gedung Indonesische Club di Jl. Kramat Raya 106, tetapi keseluruhan sidang diselenggarakan di tiga tempat.
Sumpah Pemuda
Pemuda bekerja keras mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, termasuk menyusun panitia kongres. Pada malam penutupan tanggal 28 Oktober 1928, Kongres Pemuda Indonesia II mengambil keputusan sebagai berikut.
  1. Menerima lagu “Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman sebagai lagu kebangsaan Indonesia.
  2. Menerima sang “Merah Putih” sebagai Bendera Indonesia.
  3. Semua organisasi pemuda dilebur menjadi satu dengan nama Indonesia Muda (berwatak nasional dalam arti luas). Diikrarkannya “Sumpah Pemuda” oleh semua wakil pemuda yang hadir.
Isi Ikrar Sumpah Pemuda
  1. Kami putra dan putri Indonesia, mengakui bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
  2. Kami putra dan putri Indonesia, mengakui berbangsa satu, bangsa Indonesia.
  3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Ayo Berlatih
Ayo, temukan kosakata baku dan tidak baku pada bacaan berjudul “Peristiwa Sumpah Pemuda 1928”. Kemudian, carilah arti katanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia, bertanya kepada Guru, atau berdiskusi.
Kosakata pada Bacaan
KongresPertemuan besar para wakil organisasi untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan mengenai pelbagai masalah; muktamar; rapat besar
PemudaOrang muda laki-laki; remaja; teruna
SidangPertemuan untuk membicarakan sesuatu; rapat:.
PanitiaKelompok orang yang ditunjuk atau dipilih untuk mempertimbangkan atau mengurus hal-hal yang ditugaskan kepadanya

Ayo Menulis
Sumpah Pemuda
  1. Kapan Kongres Pemuda dilaksanakan? 28 Oktober tahun 1928
  2. Di manakah Kongres Pemuda dilaksanakan? Kongres Pemuda Indonesia II berlangsung di Jakarta pada tanggal 27 – 28 Oktober. Pusat penyelenggaraan kongres tersebut di Gedung Indonesische Club di Jl. Kramat Raya 106.
  3. Siapakah peserta Kongres Pemuda? Para pemuda dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam organisasi politik, agama, budaya, dan lain-lain.
  4. Apakah hasil Kongres Pemuda I? Kongres Pemuda I Indonesia 1 persiapan Kongres Pemuda Indonesia II.
  5. Apa hasil Kongres Pemuda II?
  6. Menerima Lagu Indonesia Raya ciptaan WR. Supratman sebagai Lagu Kebangsaan Indonesia. Menerima sang “Merah Putih” sebagai Bendera Indonesia. Semua organisasi pemuda dilebur menjadi satu dengan nama Indonesia Muda. Diikrarkannya “Sumpah Pemuda
  7. Apa isi ikrar Sumpah Pemuda? Kami putra dan putri Indonesia, mengakui bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengakui berbangsa satu, bangsa Indonesia.
  8. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Ayo Berdiskusi
Sejak J.R. Logan menggunakan kata “Indonesia” untuk menyebut penduduk dan kepulauan Nusantara (1850), istilah “Indonesia” mulai dikenal. Bahkan, beberapa tokoh banyak menulis artikel tentang keberadaan Nusantara dengan istilah “Indonesia”, dan tidak lagi dengan Istilah “Hindia–Belanda”.

Dalam perkembangan selanjutnya, istilah “Indonesia” dijadikan sebagai nama organisasi para mahasiswa Indonesia di negeri Belanda, yaitu Perhimpunan Indonesia (Indonesische Vereeniging). Istilah “Indonesia” makin populer setelah ditetapkannya Ikrar Sumpah Pemuda.

Sekarang, diskusikan bersama temanmu arti penting penggunaan istilah “Indonesia” bagi perjuangan bangsa Indonesia. Adakah hubungannya dengan proses pergerakan bangsa Indonesia?
Penggunaan kata atau istilah Indonesia menjadi sangat penting di dalam pergerakan dan perjuangan bangsa Indonesia menghadapi kaum penjajah dalam upaya mencapai kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia. Kata Indonesia telah dijadikan identitas nasional yang dapat mempersatukan seluruh pergerakan bangsa di dalam menentang kekuasaan pemerintah kolonial Belanda di wilayah Indonesia. Kata Indonesia juga telah menjadi perekat dan lambang perjuangan bangsa Indonesia.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 2:55 PM

Pengaruh Kebangkitan Nasional Bidang Pendidikan Ekonomi Politik dan Sosial Budaya

Kebangkitan Nasional adalah masa dimana bangkitnya semangat persatuan, kesatuan dan naisonalisme untuk menuju dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting antara lain berdirinya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 yang didirikan oleh Dr. Sutomo dan para mahasiswa STOVIA.

Peristiwa kedua adalah Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928. Pergerakan kebangkitan nasional sebetulnya diawali dengan didirikannya Sarekat Dagang Islam pada tahun 1905 di Pasar Laweyan Solo. Sarekat Dagang Islam didirikan oleh haji Samanhudi untuk menandingi dominasi pedagang Cina pada masa itu. Kemudian pada tahun 1906, SDI berubah menjadi Sarekat Islam.

Pada 18 November 1912, KH Ahmad Dahlan mendirikan Organisasi Muhammadiyah di Kampung Kauman Yogyakarta. Organisasi ini didirikan untuk memurnikan ajaran Islam dari hal-hal yang berbau mistis. Kemudian pada tanggal 25 Desember 1912 berdiri Indisje Partij yang merupakan partai politik pertama yang didirikan di Indonesia. Pendirinya adalah dr. Tjipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara dan E.F.E Douwes Dekker yang kemudian dikenal dengan Tiga Serangkai.

Dari sinilah mulai bangkit rasa Nasionalisme dan mulai meninggalkan perlawanan yang bersifat kedaerahan. Selain perjuangan dengan mengangkat senjata, perlawanan juga mulai dilakukan melalui diplomasi dan perundingan. Pemerintah kemudian menetapkan tanggal berdirinya Boedi Oetomo sebagai Hari kebangkitan Nasional.

Perkembangan masyarakat Indonesia pada masa munculnya rasa kebangsaan terjadi di berbagai bidang kehidupan, di antaranya sebagai berikut.

1. Bidang Pendidikan
Perkembangan pendidikan menyebabkan munculnya para cendekiawan, baik hasil dari pendidikan Barat maupun pendidikan di Indonesia. Para cendekiawan ini menjadi pelopor dan pemimpin munculnya organisasiorganisasi pelajar dan mahasiswa untuk melawan penjajah, seperti dokter Sutomo dan organisasi Budi Utomo.
Budi Utomo

2. Bidang Ekonomi
Ada upaya untuk penghapusan eksploitasi ekonomi asing. Tujuannya untuk membentuk masyarakat yang bebas dari kesengsaraan dan kemelaratan serta meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia.

3. Bidang Politik
Banyak muncul organisasi-organisasi pergerakan yang menyuarakan aspirasi masyarakat pribumi yang telah hidup dalam penindasan penjajah. Mereka ingin menghancurkan kekuasaan kolonial di Indonesia.

Mulai muncul paham-paham baru seperti nasionalisme, liberalisme, sosialisme, demokrasi, dan pancasilaisme. Semangat nasionalisme pada masa ini digunakan sebagai paham atau ideologi bagi organisasi pergerakan, salah satunya Partai Nasional Indonesi yang diketuai oleh Ir. Soekarno.

4. Bidang Sosial Budaya
Melakukan pembentukan identitas nasional, seperti penggunaan nama Indonesia untuk menyebut negara kita. Hal ini diawali oleh J.R. Logan pada tahun 1850 dan istilah Indonesia makin populer sejak Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Ada upaya untuk melindungi, memperbaiki, dan mengembalikan budaya bangsa Indonesia yang hampir punah karena masuknya budaya asing sejalan dengan masuknya penjajah di Indonesia.

Ayo Berdiskusi
Bersama kelompokmu, diskusikan pengaruh dan keberlanjutan keadaan masyarakat Indonesia pada masa munculnya rasa kebangsaan pada masa sekarang!
Pengaruh Kebangkitan Nasional
Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang pendidikanPerkembangan pendidikan nasional sejak masa kebangkitan menyebabkan para cendekiawan menjadi pelopor dan pemimpin bangsa saat ini 
Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang ekonomiTerbentuknya masyarakat yang bebas dari kesengsaraan dan kemelaratan serta meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia.
Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang politikBanyak muncul organisasi-organisasi pergerakan dan muncul paham-paham baru seperti nasionalisme, liberalisme, sosialisme, demokrasi, dan pancasilaisme.
Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang sosial dan budayaBidang sosial budaya ditunjukan dengan adanya upaya untuk melindungi, memperbaiki, dan mengembalikan budaya bangsa Indonesia yang hampir punah karena masuknya budaya asing..

Sejak dirintisnya organisasi yang bersifat nasional, Budi Utomo, pemuda juga tergugah untuk membentuk organisasi-oganisasi yang memperjuangkan nasib bangsanya. Semula di Indonesia, terdapat macam-macam organisasi pemuda.

Pada awal kemunculannya, organisasi-organisasi pemuda itu dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu organisasi pemuda bersifat kedaerahan, organisasi pemuda bersifat nasional, dan organisasi pemuda bersifat keagamaan. Untuk menggabungkan semua organisasi kedaerahan menjadi satu kesatuan, mereka mengadakan Kongres Pemuda Indonesia.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 3:02 PM

Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda

Pada awalnya Belanda datang ke Indonesia hanya untuk berdagang. Salah satu faktor khusus yang menyebabkan bangsa Belanda harus melakukan penjelajahan samudera adalah ditutupnya pelabuhan Lisabon bagi para pedagang Belanda. Belanda berhasil mengusai berbagai wilayah yang ada di Indonesia salah satunya adalah dengan menggunakan strategi devide et impera (adu domba). Kemudian Belanda memaksa untuk memonopoli perdagangan yang ada di Indonesia.

Kedudukan Belanda di Nusantara berlangsung antara 1596-1942 diawali dengan kedatangan armada dagang Belanda di bawah pimpinan Cornelis de Houtman pada tahun 1596 yang berlabuh di Banten. Mulanya mencari barang dagangan atau rempah rempah akan tetapi kemudian Belanda bukan sekedar ingin berdagang biasa, melainkan ingin menguasai dan menjajah Nusantara.

Tahun 1596 awal penjajahan Belanda di Nusantara dengan mendirikan persekutuan dagang yang bernama VOC (Vereeningde Oost-indische Compagnie) atau persekutuaan dagang  India timur yang dibantu oleh pemerintahan Belanda. VOC menguasai dan mengekploitasi ekonomi di Indonesia dari tahun 1602 – 1799.

Berikut beberapa tokoh dari beberapa daerah yang memimpin perlawanan terhadap Belanda.
Perlawanan terhadap Belanda
1. Sultan Hasanudin
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohSultan Hasanuddin
Asal DaerahMakasar (Sulawesi Selatan)
Alasan Melakukan PerlawananKompeni Belanda mau memonopoli perdagangan rempah dari maluku
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Perang dua hari dengan pasukan Belanda pada April 1655 di Buton yang dipimpin langsung oleh Sultan Hasanuddin. Benteng pertahanan Kompeni Belanda di Buton berhasil direbut 
  2. Pada tahun 1666, Belanda dibawah kepemimpinan Laksamana Cornelis Speelman berusaha menguasai kerajaan Gowa, namun belum berhasil karena mendapat perlawanan dari pasukan Sultan Hasanudin.
Hasil Perlawanan:Sultan Hasanuddin berhasil menggabungkan kekuatan kerajaan kecil di bagian timur Indonesia untuk melawan Belanda. Namun akhirnya Belanda berhasil menaklukan Kesultanan Gowa di Makassar pada tahun 1669, setelah mendapat bantuan dari raja Bone, Arung Palakka. Akibat kekalahan ini, Sultan Hasanuddin harus menandatangani Perjanjian Bungaya.  

2. Pangeran Antasari
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohPangeran Antasari
Asal DaerahBanjarmasin, Kalimantan Selatan
Alasan Melakukan PerlawananRakyat Banjar tidak suka dan tidak setuju dengan merajalelanya dalam menguasai perkebunan dan pertambangan yang ada di Kalimantan Selatan serta terlalu ikut campurnya pihak Belanda terhadap urusan kesultanan.
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Perang Banjar pecah saat Pangeran Antasari dengan 300 prajuritnya menyerang tambang batu bara milik Belanda di Pengaron tanggal 25 April 1859.
  2. Pangeran Antasari menyerang pos-pos Belanda di Martapura, Hulu Sungai, Riam Kanan, Tanah Laut, Tabalong, sepanjang sungai Barito sampai ke Puruk Cahu.
Hasil Perlawanan:Perlawanan rakyat Banjar terus berkobar. Walaupun akhirnya Belanda dapat menangkap beberapa pemimpin pasukan Pangeran Antasari yang bermarkas di gua-gua, yaitu Kiai Demang Leman dan Tumanggung Aria Pati.   

3. Patimura
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohPatimura
Asal DaerahMaluku
Alasan Melakukan PerlawananKembalinya Belanda ke tanah Maluku mmbuat rakyat maluku kemudian bangkit dan melakukan perlawanan karena diberlakukannya kembali kerja paksa yang sudah hilang, penindasan oleh VOC dan pengerahan rakyat untuk dijadikan pasukan belanda
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Perlawanan rakyat Maluku diawali dengan membakar perahu Pos di Porto (pelabuhan) pada 15 Mei 1817 dan mengepung Benteng Duurstede.
  2. Dalam perjuangan menentang Belanda ia juga menggalang persatuan dengan kerajaan Ternate dan Tidore, raja-raja di Bali, Sulawesi dan Jawa. 
  3. Pejuang Maluku kemudian melanjutkan perjuangan dengan sistem gerilya.
Hasil Perlawanan:Pertempuran yang menghancurkan pasukan Belanda tercatat seperti perebutan benteng Belanda Duurstede, pertempuran di pantai Waisisil dan jasirah Hatawano, Ouw- Ullath, Jasirah Hitu di Pulau Ambon dan Seram Selatan. Walaupun akhirnya, Pattimura dan pemimpin-peminpin lainnya dapat ditangkap Belanda, dan pada 16 Desember 1817 Pattimura dihukum gantung di Kota Ambon.

4. Sisingamangaraja
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohSisingamangaraja
Asal DaerahSumatera Utara
Alasan Melakukan PerlawananAdanya siasat Belanda dengan menggunakan gerakan Zending untuk menguasai daerah Batak serta kemarahan Sisingamangaraja atas penempatan pasukan Belanda di Tarutung dan hampir seluruh Sumatera sudah dikuasai Belanda
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Singamangaraja XII terus melakukan perlawanan secara gerilya serta berhasil melakukan konsolidasi pasukannya. 
  2. Kemudian bersama pasukan bantuan dari Aceh, secara ofensif menyerang kedudukan Belanda antaranya Uluan dan Balige pada Mei 1883 serta Tangga Batu pada tahun 1884.
Hasil Perlawanan:Kegigihan perjuangan Sisingamangaraja XII ini telah menginspirasikan masyarakat Indonesia untuk terus melawan penjajahan.

5. Sultang Ageng Tirtayasa
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohSultan Ageng Tirtayasa
Asal DaerahBanten
Alasan Melakukan PerlawananKedatangan Belanda ke Banten awalnya hanya untuk melakukan perdagangan. Namun, dengan potensi alam yang dimiliki oleh Banten VOC hendak menguasai Banten
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Sultan Ageng Tirtayasa memimpin banyak perlawanan terhadap Belanda.
  2. Pasukan Banten yang dipimpin Sultan Ageng yang menyerang Belanda di Batavia.
Hasil Perlawanan:Kegigihan perjuangan Sultan Ageng Tirtayasa telah menginspirasikan masyarakat Indonesia untuk terus melawan penjajahan.

6. Pangeran Diponegoro
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohPangeran Diponegoro
Asal DaerahJawa Tengah
Alasan Melakukan PerlawananWilayah Kesultanan Mataram semakin sempit dan para raja sebagai penguasa pribumi mulai kehilangan kedaulatan serta Belanda ikut campur tangan dalam urusan intern kesultanan, misalnya soal pergantian raja dan pengangkatan patih.
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Pertempuran pertama meletus pada tanggal 20 Juli 1825 di Tegalrejo.  Kabar mengenai pecahnya perang melawan Belanda segera meluas ke berbagai daerah. Dengan dikumandangkannya perang sabil, 
  2. Pada pertempuran-pertempuran tahun 1825–1826 pasukan Belanda banyak terpukul dan terdesak.
Hasil Perlawanan:Kegigihan perjuangan Pangeran Diponegoro telah menginspirasikan masyarakat Indonesia untuk terus melawan penjajahan.

7. Silas Papare
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohSilas Papare
Asal DaerahPapua
Alasan Melakukan PerlawananIngin menyatukan Irian Barat dengan Republik Indonesia ketika Irian Barat berada dibawah kekuasaan Belanda. 
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Kegigihannya dalam berjuang untuk kemerdekaan Papua membuatnya sering berurusan dengan aparat keamanan Belanda. 
  2. Usahanya untuk mempengaruhi Batalyon Papua untuk memberontak pada akhirnya membuat ia harus masuk penjara di Jayapura
  3. Berbagai usaha dilakukannya seperti, pemberontakan, mendirikan Partai Kemerdekaan Indonesia Irian (PKII), serta Badan Perjuangan Irian. 
Hasil Perlawanan:Kegigihan perjuangan Silas Papare telah menginspirasikan masyarakat Indonesia untuk terus melawan penjajahan. Perjuangannya akhirnya membuahkan hasil, Irian Barat merdeka dan menyatu kembali ke pangkuan ibu pertiwi.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:02 PM

Masa Pergerakan Kebangsaan Indonesia

Berbagai perlawanan terhadap penjajah terus mengalami kegagalan karena perlawanan masih bersifat kedaerahan. Kemudian, lahir sistem perjuangan baru yang dikenal dengan kebangkitan nasional. Kebangkitan Nasional Indonesia adalah periode pada paruh pertama abad ke-20, di mana banyak rakyat Indonesia mulai menumbuhkan rasa kesadaran nasional sebagai "orang Indonesia".

Bangsa Indonesia mengalami penderitaan akibat penjajahan mulai awal abad ke-17 sampai abad ke-20. Pada masa penjajahan, bangsa Indonesia telah berusaha sekuat tenaga untuk mengusir penjajah dan bercita-cita menjadi bangsa yang merdeka, bebas dari penjajahan. Berbagai bentuk perlawanan terhadap penjajah yang dilakukan oleh para raja, bangsawan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dilakukan dengan cara mengangkat senjata. Namun, pada umumnya, bentuk perlawanan semacam itu mengalami kegagalan.

Adapun faktor penyebab gagalnya perjuangan bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah adalah sebagai berikut.
  1. Perjuangan bersifat kedaerahan.
  2. Perlawanan tidak dilakukan secara serentak.
  3. Masih bergantung pada pimpinan (jika pemimpin tertangkap, perlawanan terhenti).
  4. Kalah dalam persenjataan.
  5. Belanda menerapkan politik adu domba (devide et impera).

Berdasarkan pengalaman tersebut, kaum terpelajar ingin berjuang dengan cara yang lebih modern, yaitu menggunakan kekuatan organisasi. Lahirnya organisasi-organisasi tersebut menandai lahirnya masa pergerakan nasional.

1. Masa Awal Pergerakan Nasional (Tahun 1900-an)
Pada masa ini, lahir banyak organisasi pergerakan, seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, Muhammadiyah, dan Indische Partij (IP). Salah satu organisasi yang besar pengaruhnya terhadap pergerakan nasional adalah Budi Utomo.

Pada hari Minggu tanggal 20 Mei 1908, Sutomo beserta kawan-kawannya berkumpul di Jakarta. Mereka sepakat mendirikan Budi Utomo yang berarti “usaha mulia”. Karena sebagai organisasi modern yang pertama kali muncul di Indonesia, pemerintah RI menetapkan tanggal berdirinya Budi Utomo diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

2. Masa Awal Radikal (Tahun 1920-1927-an)
Perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah pada abad ke- 20 disebut masa radikal karena pergerakan-pergerakan nasional pada masa ini bersifat radikal/ keras terhadap pemerintah Hindia Belanda. Mereka menggunakan asas nonkooperatif/tidak mau bekerja sama. Organisasi-organisasi yang bersifat radikal adalah Perhimpunan Indonesia (PI), Partai Komunis Indonesia (PKI), Nahdlathul Ulama (NU), Partai Nasional Indonesia (PNI).

3. Masa Moderat (Tahun 1930-an)
Sejak tahun 1930, organisasi-organisasi pergerakan Indonesia mengubah taktik perjuangannya. Mereka menggunakan taktik kooperatif (bersedia bekerja sama) dengan pemerintah Hindia Belanda. Organisasi-organisasi yang berhaluan moderat antara lain Partindo 1930, PNI Baru, Partai Indonesia Raya (Parindra), Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo), dan Gabungan Politik Indonesia (Gapi).

Selain organisasi-organisasi di atas, masih banyak organisasi kepemudaan dan keagamaan lainnya yang ada dan berkembang pada masa itu, antara lain: Pergerakan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI), Jong Islamieten Bond, Sumatra Thawalib yang lahir di Minangkabau, Persatuan Pemuda Kristen, dan Persatuan Pemuda Katholik.

Ayo Berlatih
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan tepat!
  1. Mengapa berbagai bentuk perlawanan terhadap Belanda sering mengalami kegagalan? Berikut faktor penyebab gagalnya perjuangan bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah. a. Perjuangan bersifat kedaerahan. b. Perlawanan tidak dilakukan secara serentak. c. Masih bergantung pimpinan (jika pemimpin tertangkap, perlawanan terhenti). d. Kalah dalam persenjataan. e. Belanda menerapkan politik adu domba.
  2. Bagaimanakah perubahan strategi perlawanan terhadap Belanda dilakukan oleh kaum atau golongan muda terpelajar? Kaum terpelajar ingin berjuang dengan cara yang lebih modern, yaitu menggunakan kekuatan organisasi.
  3. Peristiwa apa yang menandai lahirnya masa pergerakan nasional? Berdirinya organisasi Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908.
  4. Jelaskan pembagian masa pergerakan nasional! a. Masa awal pergerakan nasional (tahun 1900-an) b. Masa awal radikal (tahun 1920-1927-an) c. Masa moderat (tahun 1930-an)
  5. Peristiwa apa yang menjadi latar belakang ditetapkannya Hari Kebangkitan Nasional? Jelaskan alasannya! Sebagai organisasi modern yang pertama kali muncul di Indonesia, pemerintah RI menetapkan tanggal berdirinya Budi Utomo diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

Ayo Menulis
Carilah sumber bacaan seperti buku, koran, majalah atau internet yang menjelaskan biografi dr. Sutomo.
1. Tuliskan secara singkat tentang perjuangan dr. Sutomo dalam menghadapi penjajah.
2. Baca dengan jelas dan berikan komentar (presentasikan) biografi dan kisah perjuangan dr. Sutomo tersebut di depan kelas.
Dr Soetomo
Munculnya rasa kebangsaan Indonesia berasal dari keinginan kuat rakyat Indonesia untuk merdeka dan berdaulat. Sejak abad ke-19, mulai muncul benih-benih rasa kebangsaan atau nasionalisme bagi bangsa-bangsa di Asia dan Afrika, khususnya Indonesia.

Banyak faktor yang memicu munculnya rasa kebangsaan di Indonesia. Salah satunya kenangan kejayaan masa lalu. Kenangan kejayaan masa lalu, khususnya pada kejayaan Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya serta kebesaran kerajaankerajaan Islam. Pada masa Majapahit, kerajaan itu mampu menguasai seluruh Nusantara. Adapun pada masa Sriwijaya, kerajaan mampu berkuasa di lautan karena pasukan maritimnya kuat.

Ayo Berdiskusi
Pada bacaan di atas, disebutkan salah satu faktor munculnya rasa kebangsaan di Indonesia. Sekarang, diskusikan bersama kelompokmu mengenai faktor-faktor lain yang memicu munculnya rasa kebangsaan Indonesia. Sebagai bahan diskusi, kamu dapat mencari referensi dari buku atau artikel. Tuliskan hasilnya pada kolom berikut!
Faktor InternalFaktor Eksternal
  1. Kenangan kejayaan masa lalu pada masa kerajaan.
  2. Perilaku Belanda yang menyengsarakan rakyat Indonesia sehingga menimbulkan rasa senasib sepenanggungan rakyat Indonesia.
  3. Lahirnya kaum terpelajar.
  4. Lahirnya kelompok terpelajar Islam.
  5. Lahir dan munculnya semangat persamaan derajat pada masyarakat Indonesia.
  1. Perkembangan nasionalisme di berbagai negara, seperti pergerakan kebangsaan India.
  2. Adanya politik etis dari Belanda.
  3. Peristiwa Perang Dunia I menyadarkan kaum terpelajar mengenai penentuan nasib bangsanya sendiri.
  4. Munculnya dorongan untuk melawan penjajah karena perbedaan ideologi.
  5. Kemenangan Jepang atas Rusia.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:21 PM

Faktor Penyebab Keragaman Bangsa Indonesia

Wilayah Indonesia yang sangat luas mengakibatkan terdapat banyak sekali suku bangsa. Karena di wilayah Indonesia mempunyai beragam suku bangsa, serta bentuk dari kebudayaannya juga sangat beragam. Setiap wilayah/daerah mempunyai kebudayaan daerah yang sangat khas. Keragaman pada budaya daerah bisa diketahui dari bentuk - bentuk pakaian adat, ragam lagu daerah, seni tarian daerah, rumah tradisional/adat, alat musik tradisional, seni pertunjukan, berbagai upacara adat, dan banyak lagi.

Budaya merupakan segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi manusia. Adapun wujud budaya, yaitu: gagasan atau ide, misalnya kepercayaan; tindakan, misalnya upacara adat dan seni pertunjukan; serta, benda, misalnya pakaian adat dan senjata tradisional.

Selain sebagai identitas, kebudayaan juga sebagai kepribadian suatu bangsa. Negara kita mengembangkan kebudayaan daerah dalam rangka memperkaya kebudayan nasional. Hubungan antara keduanya sangat erat karena kebudayaan nasional bersumber dari kebudayaan daerah. Kebudayaan nasional lahir sebagai hasil usaha akal budi atau pikiran seluruh bangsa Indonesia yang terdiri atas beragam ras dan suku.

Faktor Penyebab Keragaman Bangsa Indonesia
Indonesia merupakan negara kesatuan yang masyarakatnya majemuk. Bangsa Indonesia terdiri atas beberapa suku bangsa yang menyebar dari Sabang (ujung Sumatra Utara) sampai Merauke (ujung Papua). Beberapa faktor penyebab keragaman banga Indonesia antara lain sebagai berikut :

1. Faktor Keturunan
Ras adalah salah satu sistem pengelompokkan atau penggolongan manusia yang ada di muka bumi ini berdasarkan ciri-ciri fisik secara umum. Dengan demikian, ras suatu negara bisa sama atau berbeda dengan negara lain. Dan ada beberapa negara yang memliki ras khusus yang mendiami wilayahnya Berdasarkan ciri-ciri fisiknya, masyarakat Indonesia dapat dibedakan menjadi 4 (empat) kelompok ras sebagai berikut.
  1. Kelompok ras Papua Melanezoid, terdapat di Papua, Pulau Aru, Pulau Kai.
  2. Kelompok ras Negroid, antara lain orang Semang di Semenanjung Malaka, orang Mikopsi di Kepulauan Andaman.
  3. Kelompok ras Weddoid, antara lain orang Sakai di Siak Riau, orang Kubu di Sumatra Selatan dan Jambi, orang Tomuna di Pulau Muna, orang Enggano di Pulau Enggano, dan orang Mentawai di Kepulauan Mentawai.
  4. Kelompok ras Melayu Mongoloid, yang dibedakan menjadi 2 (dua) golongan. Pertama Ras Proto Melayu (Melayu Tua) antara lain Suku Batak, Suku Toraja, Suku Dayak. Kdua masyarakat Indonesia juga terdiri atas kelompok warga keturunan China (ras Mongoloid), warga keturunan Arab, Pakistan, India, ras Kaukasoid, dan sebagainya yang hidup berdampingan membaur menjadi warga negara Indonesia. Masyarakat Indonesia tidak mengenal superioritas suatu ras dan tidak menganut paham rasialisme.

Suku di Indonesia
Masyarakat Indonesia yang majemuk terdiri atas beberapa suku bangsa (etnis). Tiap-tiap suku bangsa memiliki bahasa dan adat istiadat serta budaya yang berbeda.

Di suatu daerah, mungkin terdapat beberapa suku. Sebagai contoh di Sumatra terdapat suku Aceh, suku Melayu, dan suku Batak. Di Pulau Jawa terdapat suku Betawi, suku Sunda, suku Osing, dan suku Jawa. Bagaimana dengan daerahmu? Suku apa sajakah yang ada?

2. Perbedaan Kondisi Geografis
Perbedaan kondisi geografis turut berdampak pada munculnya berbagai ragam mata pencaharian. Contohnya perikanan, pertanian, kehutanan, dan perdagangan. Pada setiap bidang tersebut, mereka akan mengembangkan corak kebudayaan yang khas dan cocok dengan kondisi geografis lingkungan tempat tinggalnya.

3. Pengaruh Kebudayaan Luar
Bangsa Indonesia adalah contoh bangsa yang terbuka. Keterbukaan ini dapat dilihat dari besarnya pengaruh asing dalam membentuk keberagaman masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Pengaruh asing yang pertama ialah ketika orang-orang dari India, Cina, dan Arab, kemudian disusul oleh orang-orang dari Eropa. Bangsa-bangsa tersebut datang dengan membawa kebudayaan masing-masing.

Ayo Berlatih
Ayo, ceritakan kepada Guru dan teman-temanmu.
  1. Siapakah kamu?
  2. Termasuk ras apakah kamu?
  3. Termasuk suku apakah kamu?
  4. Apa bahasa daerahmu?
  5. Sebutkan satu kesenian yang menjadi ciri khas suku bangsamu
Data Diri
Suku bangsa yang ada di Indonesia tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Bersama teman semeja, sebutkan daerah-daerah persebaran suku-suku tersebut dengan mengisi Peta Tematik berikut.
Nama Suku
Syukur adalah ucapan yang tepat atas keberagaman sosial budaya bangsa kita. Melestarikan adalah tindakan yang tepat ketika menyaksikan kebudayaankebudayaan dari berbagai suku bangsa di Indonesia. Adapun kerukunan merupakan cita-cita yang harus diwujudkan ketika melihat berbagai perbedaan suku bangsa yang ada di Indonesia.

Dalam sikap saling menghargai keberagaman sosial budaya, kita dilarang membeda-bedakan. Kita dilarang menganggap bahwa suku bangsa kita sendiri lebih tinggi dibandingkan dengan suku bangsa lain. Kita juga dilarang merendahkan budaya dari suku bangsa lain.

Pada dasarnya, kebudayaan daerah menyumbang bagi kekayaan budaya nasional. Akan lebih membanggakan lagi jika kita tidak hanya mengenal budaya dari suku bangsa lain, tetapi juga mengerti maknanya dan turut melestarikannya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 11:27 PM

Peristiwa Perlawanan terhadap Portugis

Menjelang kedatangan bangsa Eropa, masyarakat di wilayah Nusantara hidup dengan tenteram di bawah kekuasaan raja-raja. Kedatangan bangsabangsa Eropa di Indonesia mula-mula disambut baik oleh bangsa Indonesia. Namun, lama-kelamaan, rakyat Indonesia mengadakan perlawanan karena niat jahat bangsa-bangsa Eropa itu mulai terkuak dan diketahui oleh bangsa Indonesia. Perlawanan-perlawanan yang dilakukan rakyat Indonesia disebabkan orang-orang Barat ingin memaksakan monopoli perdagangan dan berusaha mencampuri urusan kerajaan-kerajaan di Indonesia.

1. Perlawanan rakyat Aceh terhadap Portugis
Setelah Malaka dapat dikuasai oleh Portugis pada tahun 1511, terjadilah persaingan dagang antara pedagang-pedagang Portugis dan pedagang di Nusantara. Portugis ingin selalu menguasai perdagangan. Maka, terjadilah perlawanan-perlawanan terhadap Portugis. Perlawanan tersebut antara lain sebagai berikut.
  1. Sultan Ali Mughayat Syah (1514–1528) berhasil membebaskan Aceh dari upaya penguasaan bangsa Portugis.
  2. Sultan Alaudin Riayat Syah (1537–1568) berani menentang dan mengusir Portugis yang bersekutu dengan Johor.
  3. Sultan Iskandar Muda (1607–1636). Raja Kerajaan Aceh yang terkenal sangat gigih melawan Portugis adalah Iskandar Muda. Pada tahun 1615 dan 1629, Iskandar Muda melakukan serangan terhadap Portugis di Malaka.
Perlawanahan antara Aceh dan Portugis berlangung terus tetapi tidak brhasil mengalahkann sampai akhirnya Malaka jatuh ke tangan VOC tahun 1641. VOC bermaksud menjadikan Malaka menjadi pelabuhan yang ramai dan menghidupkan kembali perdagangan seperti yang pernah dialami Malaka sebelum kedatangan Portugis dan VOC.

2. Perlawanan Rakyat Maluku terhadap Portugis
Pada awalnya, Portugis diterima dengan baik oleh raja setempat dan diizinkan mendirikan benteng. Namun, lama-kelamaan, rakyat Ternate mengadakan perlawanan karena Portugis serakah, ikut campur dalam pemerintahan, membenci agama rakyat Ternate, dan bersikap sewenangwenang.

Rakyat Ternate dipimpin oleh Sultan Hairun bersatu dengan Tidore melawan Portugis sehingga Portugis terdesak. Pada waktu terdesak, Portugis mendatangkan bantuan dari Malaka dipimpin oleh Antoni Galvo sehingga Portugis mampu bertahan di Maluku.

Pada tahun 1565, rakyat Ternate bangkit kembali di bawah pimpinan Sultan Hairun. Portugis berusaha menangkap Sultan Hairun, tetapi rakyat bangkit untuk melawan Portugis dan berhasil membebaskan Sultan Hairun dan tawanan lainnya. Akan tetapi, Portugis melakukan tindakan licik dengan mengajak Sultan Hairun berunding. Dalam perundingan, Sultan Hairun ditangkap dan dibunuh.
Sultan Baabullah
Perlawanan rakyat Ternate dilanjutkan di bawah pimpinan Sultan Baabullah (putra Sultan Hairun). Pada tahun 1574, benteng Portugis dapat direbut, kemudian Portugis menyingkir ke Hitu dan akhirnya menguasai dan menetap di Timor-Timur sampai tahun 1975.

Ayo Berlatih
Berdasarkan bacaan di atas, isilah kolom-kolom berikut sesuai dengan informasi yang kamu dapatkan dari bacaan!
Peristiwa Perlawanan terhadap Portugis
Alasan Ternate melakukan perlawananTernate mengadakan perlawanan karena Portugis serakah, ikut campur dalam pemerintahan, membenci agama rakyat Ternate, dan bersikap sewenang-wenang.
Pemimpin rakyat Aceh dan Ternate yang melakukan perlawanan:a. Aceh:
  1. Sultan Ali Mughayat Syah (1514–1528)
  2. Sultan Alaudin Riayat Syah (1537–1568)
  3. Sultan Iskandar Muda (1607–1636)

b. Ternate:
Sultan Hairun dan Sultan Baabullah
Hasil perlawanana. Aceh
  1. Berhasil membebaskan Aceh dari upaya penguasaan bangsa Portugis.
  2. Mengusir Portugis yang bersekutu dengan Johor.

b. Ternate
Benteng Portugis dapat direbut, kemudian Portugis menyingkir ke Hitu. Akhirnya, Portugis menguasai dan menetap di Timor Timur.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:05 PM

Kegiatan Literasi 6 Pelajaran untuk Mira

Orang tua adalah orang yang membesarkan dan mengasuh anak sejak lahir sampai dewasa, bahkan hingga menjadi orang sukses. Ayah dan ibu telah membesarkan seorang anak sampai dewasa dengan kasih sayang yang mereka curahkan. Semua itu adalah bagian dari kewajiban yang harus dipenuhi orang tua untuk anaknya.

Kewajiban anak untuk menghormati orang tua juga harus dilakukan dengan benar. Misalnya, tidak berkata buruk kepada orang tua, mempertimbangkan cara menjaga perasaan mereka seperti kita tahu cara menjaga perasaan orang lain dengan perbuatan yang baik dan tidak menyinggung orang tua. Berikut ini cerita tentang kewajiban anak terhadap orang tuanya.

Pelajaran untuk Mira
Penulis: Dyah Laksmi Nur Jannah
Pagi itu, di sebuah rumah yang terletak di pinggiran Jakarta, Mira sedang duduk di ruang makan untuk sarapan. Ia makan dengan segan. Dengan mulut cemberut, diaduk-aduknya nasi dan tumis tahu di depannya. Huh, aku kan ingin makan ayam goreng tepung, bukan tumis tahu, gerutunya dalam hati.

“Kok, lauknya diaduk-aduk, Mir?” tegur Ibu. Tangan Ibu sibuk memasukkan kotak bekal ke dalam tas sekolah Mira, “Ayo, dimakan! Sebentar lagi waktunya berangkat, lho.”

“Mira tidak nafsu makan, Bu. Mira mau jajan di sekolah saja!” serunya.

Lalu, Mira berpamitan kepada ibunya dan beranjak keluar rumah. Ibu hanya menarik napas panjang sambil menggeleng-geleng. Memperhatikan kepergian Mira dengan sepedanya.

“Kenapa cemberut, Mir?” tanya Ratna, teman sebangkunya, ketika Mira baru saja duduk di sebelahnya.

“Saya kesal kepada ibuku. Kemarin aku sudah bilang mau sarapan dengan ayam goreng. Tapi, tadi pagi, ibu malah masak tumis tahu,” jelas Mira kesal.

Ratna hanya diam mendengar keluhan Mira.

Saat istirahat tiba, Mira membuka kotak bekalnya. “Yah, tumis tahu lagi,” gumamnya kecewa. Ternyata, bukan cuma buat sarapan. Untuk bekal makan siang di sekolah pun, ibunya hanya menyiapkan tumis tahu.

Ratna menoleh dan menatap kotak bekal Mira, “Kelihatannya enak, Mir.”

“Kamu mau? Nih, makan saja,” Mira menyodorkan kotak bekalnya.

“Beneran ini buat saya?” tanya Ratna, “Kamu tidak lapar?”

Mira hanya menggeleng. Dipandanginya Ratna yang lahap menyantap bekalnya.

Sembari makan, Ratna pun bercerita. Dahulu, ibunya selalu memasak tumis tahu kesukaannya. Terkadang, jika ada uang lebih, barulah ibunya Ratna memasak ikan atau ayam.

“Sudah lama saya belum lagi makan tumis tahu seenak ini. Rasanya seperti buatan ibuku,” ucap Ratna mengakhiri ceritanya.

Mendengar penuturan Ratna, Mira diam-diam merasa iba. Ia tahu ibunya Ratna sudah meninggal sekitar satu tahun yang lalu.

“Karena ayah sibuk bekerja, saya yang memasak untuk ayah dan saya sendiri di rumah. Seringnya sih, saya menggoreng tempe atau tahu karena saya baru bisa masak itu,” jelas Ratna sambil kemudian menatap Mira. “Kamu beruntung, masih mempunyai ibu, Mira!”

Mira tercenung mendengar kata-kata Ratna itu. Ya, ia memang beruntung. Masih memiliki ibu yang selalu merawatnya dan menyediakan semua keperluannya.

Seharusnya tadi saya menghargai jerih payah ibu yang telah memasak makanan untukku meskipun hanya tumis tahu, sesal Mira kemudian dalam hati.

Saat itu juga, Mira merasa ingin segera pulang dan hendak menemui ibunya. Mira ingin minta maaf atas sikapnya tadi pagi kepada ibu. Ia juga ingin berterima kasih kepada ibunya untuk semua kebaikan hati beliau merawat dan menyayanginya selama ini.

Gunakan tabel berikut ini untuk membantumu menjelaskan isi cerita di atas. Lalu, ceritakanlah isi cerita di atas kepada teman-teman dalam kelompokmu!
Ulasan Teks
Judul CeritaPelajaran untuk Mira
PengarangDyah Laksmi Nur Jannah
Tokoh Utama:Mira
Tokoh LainIbu Mira dan Ratna
Di manakah cerita ini terjadi?Di pinggiran Jakarta
Apa yang terjadi dengan tokoh utama? Mira enggan makan sarapan yang dimasak ibunya.
Mengapa hal itu terjadi? Mira kurang menghargai jerih payah ibu yang telah memasak makanan untuknya
Bagaimana masalah dalam cerita ini diselesaikan? Setelah mendengar cerita Ratna, Mira menemui untuk meminta maaf  dan ingin berterima kasih kepada ibunya yang telah merawat dan menyayanginya selama ini.
Kapankah waktu terjadinya cerita ini? Pagi hari dan Saat istirahat.
Pesan apakah yang kamu dapatkan dari cerita di atas?
Kita harus menghargai dan berterima kasih kepada ibu yang telah merawat dan menyayanginya selama ini.

Negeri kita kaya akan budaya dan karya seni, termasuk lagu daerah dan karya seni tari. Pilihlah salah satu lagu daerah dan tari yang berasal dari Betawi atau dari daerah di Indonesia yang belum pernah kamu kunjungi. Carilah informasi tentang keduanya dari berbagai sumber yang tersedia. Lalu gunakan tabel berikut ini untuk mengerjakannya sesuai pertanyaan yang tersedia
    1. Padhang Wulan
    Judul Lagu : Padhang Wulan
    AsalJawa Tengah
    Tangga NadaSlendro
    Arti syair laguYo 'pra kanca dolanan ing jaba
    (Ayo teman-teman bermain di luar)
    Padhang wulan padhange kaya rina
    (Terang bulan, terangnya seperti siang)
    Rembulane e sing awe-awe
    (Rembulannya melambai-lambai)
    Ngelingake aja padha turu sore
    (Mengingatkan jangan tidur sore-sore)

    Yo 'pra kanca dolanan ing jaba
    (Ayo teman-teman bermain di luar)
    Rame-rame kene akeh kancane
    (Rame-rame banyak teman di sini)
    Langite pancen sumebyar rina
    (Langitnya memang terang sekali)
    Yo padha dolanan sinambi guyonan
    (Yuk bermain sambil bercanda)

    2. Gambang Suling
    Judul Lagu : Gambang Suling
    AsalJawa Tengah
    Tangga NadaSlendro
    Arti syair laguGambang suling ngumandang swarane
    (Gambang suling berkumandang swaranya)
    Tulat tulit kepenak unine
    (Tulat-tulit enak bunyinya)
    Unnine mung nrenyuh ake
    (Bunyinya hanya mengharukan)
    Barengan lan kentrung ketipung suling
    (Bersama kentrung ketipung suling)
    Sigrak kendangane
    (Mantap bunyi kendangnya)

    3. Dhondhong Opo Salak
    Judul Lagu : Dhondhong Opo Salak
    AsalJawa Tengah
    Tangga NadaSlendro
    Arti syair laguDhondhong apa salak, dhuku cilik-cilik
    (Kedondong apa salak, duku kecil-kecil)
    Ngandhong apa mbecak, m'laku timik-timik
    (Naik Delman apa becak, jalan pelan sekali)
    Dhondhong apa salak, dhuku cilik-cilik
    (Kedondong apa salak, duku kecil-kecil)
    Ngandhong apa mbecak, m'laku timik-timik
    (Naik Delman apa becak, jalan pelan sekali)

    Atik ndherek Ibu tindak menyang pasar
    (Atik ikut ibu pergi ke pasar)
    Ora pareng rewel ora pareng nakal
    (Tidak boleh rewel dan nakal)
    Ibu mengko mesthi mundhut oleh-oleh
    (Ibu nanti pasti membawa oleh-oleh)
    Kacang karo roti Atik dhiparingi
    (Kacang dan roti, Atik kebagian)

    Dhondhong apa salak, dhuku cilik-cilik
    (Kedondong apa salak, duku kecil-kecil)
    Gendhong apa pundhak aja githink-ithik
    (Digendong apa naik dipundak, jangan menggelitik)

    4. Gek Kepriye
    Judul Lagu : Gek Kepriye
    AsalJawa Tengah
    Tangga NadaSlendro
    Arti syair laguDuh kaya ngene rasane
    Duh begini rasanya
    Anake wong ora duwe
    Anak orang tak punya
    Ngalor ngidul tansah diece
    Kesana-kesini selalu dihina
    Karo kanca kancane
    Sama teman-teman

    Pye pye pye pye ya ben rasakna
    Bagaimana ya supaya merasakan
    Pye pye pye pye rasakna dewe
    Bagaimana merasakan sendiri
    Pye pye pye pye ya ben rasakna
    Bagaimana ya supaya rasakan
    Pye pye pye pye rasakna dewe
    Bagaimana rasakan sendiri

    Besuk kapan aku bisa
    Besok ketika saya bisa
    Urip kang luwih mulya
    Hidup yang lebih baik
    Melu nyunjung drajating bangsa
    Ikut menjunjung martabat bangsa
    Indonesia kang mulya
    Indonesia yang mulia

    Pye pye pye pye mbuh ra weruh
    Bagaimana? aku tidak tahu
    Pye pye pye pye mbuh ra ngerti
    Bagaimana? Aku  tidak mengerti
    Pye pye pye pye mbuh ra weruh
    Bagaimana? aku tidak tahu
    Pye pye pye pye mbuh ra ngerti
    Bagaimana? aku tidak mengerti

    5. Lir Ilir
    Judul Lagu : Lir Ilir
    AsalJawa Tengah
    Tangga NadaSlendro
    Arti syair laguLir ilir lir ilir
    (Bangunlah, bangunlah)
    Tandure wus sumilir
    (Tanaman sudah bersemi)
    Tak ijo royo royo
    (Demikian menghijau)
    Tak sengguh temanten anyar
    (Bagaikan pengantin baru)

    Bocah angon, bocah angon
    (Anak gembala, anak gembala)
    Penekna blimbing kuwi
    (Panjatlah (pohon) belimbing itu)
    Lunyu lunyu penekna
    (Biar licin dan susah tetaplah kau panjat)
    Kanggo mbasuh dodotira
    (Untuk membasuh pakaianmu)

    Dodotira dodotira
    (Pakaianmu, pakaianmu )
    Kumintir bedah ing pinggir
    (Terkoyak-koyak di bagian samping)

    Dondomana, jlumatana
    (Jahitlah, benahilah)
    Kanggo seba mengko sore
    (Untuk menghadap nanti sore)
    Mumpung padang rembulane
    (Mumpung bulan bersinar terang)
    Mumpung jembar kalangane
    (Mumpung banyak waktu luang)
    Yo surak'o surak hiyoo
    (Ayo bersoraklah dengan sorakan iya)

    Tarian
    1. Tari Saman
    Nama Tari : Tari Saman
    AsalNangroe Aceh Darussalam
    Pola LantaiGaris Horizontal
    Makna TariTari Saman merupakan salah satu media untuk pencapaian pesan (dakwah). Tarian ini mencerminkan pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan.

    2. Tari Legong
    Nama Tari : Tari Legong Keraton
    AsalBali
    Pola LantaiGaris Lurus dan Melngkung
    Makna TariTari Legong Keraton, mengambil cerita Panji, mengisahkan tentang perjalanan prabu (adipati) Lasem yang ingin meminang putri dari kerajaan Daha (Kediri) yaitu putri Rangkesari yang sudah terikat jalinan dengan Raden Panji dari Kahuripan. Sang puteri menolak pinangan Prabu Lasem, karena ditolah akhirnya melakukan perbuatan tidak terpuji dengan menculik sang puteri,

    3. Tari Serimpi
    Nama Tari : Tari Serimpi
    AsalYogyakarta
    Pola LantaiGaris Lurus
    Makna TariTema perang dalam tari Serimpi menurut Raden Mas Wisnu Wardhana, merupakan penggambaran falsafah hidup ketimuran. Peperangan dalam tari Serimpi merupakan simbol pertarungan yang tak kunjung habis antara kebaikan dan kejahatan.

    4. Tari Topeng Betawi
    Nama Tari : Tari Topeng Betawi
    AsalDKI Jakarta
    Pola LantaiGaris Lurus
    Makna TariTari Topeng ini digunakan berdasarkan kepercayaan masyarakat Betawi pada zaman dulu jika topeng memiliki kekuatan magis yang dapat mnghilangkan rasa duka dan menolak bala. Tari topeng ini biasanya ditampilkan pada acara pesta-pesta penting seperti pada acara khitanan dan pernikahan.

    5. Tari Yapong
    Tari Yapong
    Nama Tari : Tari Yapong
    AsalDKI Jakarta
    Pola LantaiGaris Lurus dan Garis Lengkung
    Makna TariPada pertama kali kemunculannya, tari Yapong memang menjadi sebuah sendra tari atau gabungan seni drama yang dibungkus dalam tarian dengan lakon yang diperankan adalah kisah perjuangan Pangeran Jayakarta. 
    Posted by Nanang_Ajim
    Mikirbae.com Updated at: 11:07 PM

    Kegiatan Literasi 5 Persami Pertama Dea

    Perkemahan merupakan salah satu macam kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan secara out door. berkemah juga melatih hidup bermasyarakat di alam terbuka dengan menggunakan kemah atau tenda sebagai tempat bernaung dari panas, dingin, hujan, dsb. Berikut ini teks tentang pengalaman Dea mengikuti Persami.

    Persami Pertama Dea
    Penulis: Niken Ari
    “Huh, kenapa sih harus ikut Persami,” keluh Dea sore itu saat diantar ayahnya menuju lapangan sepak bola dekat sekolahnya di daerah Cipayung, Jakarta Timur untuk mengikuti Persami. Persami atau perkemahan Sabtu Minggu adalah bagian dari kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di sekolah Dea.

    “Pasti akan membosankan ya, Yah, satu malam tidak ada televisi,” Dea masih mengeluh.

    “Ayah yakin, kamu akan suka. Dahulu, waktu Ayah seusia kamu, Ayah juga sering ikut Persami,” kata Ayah. Dea hanya mengangguk. Ia mencium tangan ayahnya dan segera bergabung dengan teman sekelasnya yang sudah berkumpul di lapangan sepak bola.

    “Adik-adik, kalian akan dibagi berkelompok untuk mendirikan tenda. Satu kelompok satu tenda, terdiri dari lima orang,” ujar Kak Firman, kakak pembina Pramuka.

    Dea ditempatkan di kelompok 2 bersama Ayu, Isma, Lulu, dan Fina. Mereka segera membangun tenda dibantu Kak Sari, kakak pembina yang lain. Setelah tenda selesai, mereka diberikan waktu membersihkan diri dan berkumpul lagi pukul 7 malam dalam acara api unggun.

    Biasanya, pukul 7 malam, ada kartun favorit Dea di TV. Dea pun kesal karena akan melewatkan satu episode.

    Api unggun sudah menyala di tengah lapangan. Semua anggota Pramuka mengelilingi api unggun. Kelompok Pramuka dari kelas 6, lalu membawakan dua lagu diiringi gitar. Setelah itu, kakak-kakak alumni tampil membawakan pantun berantai.

    “Ayah memiliki mobil berwarna biru. Akhir-akhir ini mobil kesayangan Ayah sering mogok. Maka Ayah membawa mobilnya ke...,” kata seorang kakak alumni.

    “...dokter hewan,” sambung kakak alumni yang lain. Semua penonton pun tertawa.

    Dea merasa sangat terhibur. Kekesalan Dea karena tidak bisa menonton kartun favoritnya pun hilang.

    Pada tengah malam, Persami dilanjutkan dengan acara jurit malam. Saat itu, malam bulan purnama. Peserta diwajibkan mencari jejak dengan cara memecahkan sandi-sandi Pramuka.

    Dea bersama teman-teman kelompoknya menemukan sebuah papan petunjuk. Dibantu senter mereka membaca tulisan di papan: “IRIK KOLEB NIGNIREB NOHOP UMETEK”. Mereka pun kebingungan.

    Tib-tiba Ayu berkata, “Aku bisa memecahkannya! Ini adalah sandi Pramuka Balik, yaitu abjad yang dibaca terbalik. Jadi begini cara membacanya, "Ketemu Pohon Beringin Belok Kiri’. Itu petunjuknya.”

    Benar saja, tak lama Dea dan teman-temannya menemukan pohon beringin yang dimaksud. Setelah itu, masih banyak sandi Pramuka yang harus mereka pecahkan. Sungguh mengasyikkan.

    “Benar kata Ayah, Persami adalah acara yang sangat seru,” gumam Dea.

    Ulasan Teks
    Judul CeritaPersami Pertama Dea 
    PengarangNiken Ari
    Tokoh Utama:Dea
    Tokoh LainAyah Dea, Kak Firman, Kak Sari, Ayu, Isma, Lulu, dan Fina
    Di manakah cerita ini terjadi?Daerah Cipayung, Jakarta Timur
    Apa yang terjadi dengan tokoh utama? Dea tidak bisa menonton kartun favoritnya.
    Mengapa hal itu terjadi? Dea mengikuti kegiatan persami di sekolahnya
    Bagaimana masalah dalam cerita ini diselesaikan? Ternyata Persami sangat mnghibur sehingga kekesalan Dea karena tidak bisa menonton kartun favoritnya pun hilang.
    Kapankah waktu terjadinya cerita ini? Sore hari dan Malam hari
    Pesan apakah yang kamu dapatkan dari cerita di ata?
    Kegiatan persami selain dapat melatih kemampuan kepramukaan juga dapat menjadi sarana hiburan

    Salah satu kegiatan berkemah yang menyenangkan adalah bermain di sekitar api unggun. Dari zaman manusia mengenal api, kegiatan di sekitar api unggun merupakan kegiatan yang sering dilakukan masyarakat untuk berkumpul, bahkan untuk mengusir binatang buas. Pada saat api unggun dinyalakan, panas dari api akan dipancarkan ke sekelilingnya hingga sekitarnya terasa hangat. Panas dapat dipindahkan dengan beberapa cara selain dipancarkan.

    Gunakan tempat yang tersedia di bawah ini untuk menggambarkan sebuah peristiwa perpindahan panas melalui konveksi, radiasi dan konduksi. Berilah catatan pada gambar untuk memperjelasnya. Gambarlah dengan menggunakan media kering dengan menggunakan alat dan bahan yang ada di sekitarmu. Jelaskanlah gambarmu kepada teman di dalam kelompokmu dengan percaya diri.
    Perpindahan Panas
    Perpindahan panas dapat terjadi dengan tiga cara yaitu konduksi, konveksi,  dan radiasi (pancaran). Pada umumnya, perpindahan kalor pada zat padat akan berlangsung secara konduksi. Konduksi kalor dapat terjadi jika ada perbedaan suhu. Konveksi hanya terjadi pada zat-zat yang dapat mengalir, yaitu zat cair dan gas.
    Posted by Nanang_Ajim
    Mikirbae.com Updated at: 10:10 PM

    Kegiatan Literasi 4 Laut Kita Penuh Harta Karun

    Minggu pagi yang cerah. Nara bersama ayah dan Om Benny, teman ayah, naik perahu motor meninggalkan pelabuhan Tanjung Luar, Lombok Timur, menuju ke tengah laut lepas. Ayah Nara yang mengemudikan perahu motor itu menuju perahu besar yang berada di tengah laut.

    Sesampainya di perahu besar, Nara melihat teman-teman ayah membersihkan kerang mutiara. Kerang-kerang itu kemudian akan dikembalikan ke dalam laut. Bila sudah cukup umur, dipanen untuk diambil mutiara yang terdapat di dalam kerang.

    Nara memperhatikan kerang-kerang yang sedang dibersihkan. Lalu, ia memegang salah satunya. Sama sekali tidak terlihat ada sesuatu yang mahal di dalamnya.

    “Yang ini, mutiaranya sudah sebesar apa, Ayah?” tanya Nara penasaran.

    “Harus diperiksa dengan sinar-X terlebih dahulu, Nara. Baru nanti bisa terlihat,” kata ayahnya. Nara pun hanya manggut-manggut.
    Laut Kita Penuh Harta Karun
    “Tidak semua proses mutiara berhasil, Nara. Dengan bantuan sinar-X, kita bisa tahu kerang yang gagal,” kata Om Benny menjelaskan

    Om Benny lalu menunjuk kerang yang sedang dibersihkan. “Ini namanya Pinctada maxima. Jenis kerang ini menghasilkan mutiara berwarna keemasan. Kerang-kerang harus dibersihkan dari siput dan binatang lain yang menempel. Hewan-hewan itu akan mengisap makanan yang ada di dalam kerang. Nanti mutiaranya jadi tidak sempurna.”

    Nara menyimak penjelasan Om Benny itu. “Pantas saja mutiara itu harganya mahal. Prosesnya sulit dan lama ya, Om,” kata Nara. Om Benny mengangguk membenarkan.

    “Kamu tahu tidak, mutiara dari perairan Lombok sudah terkenal ke seluruh dunia, Nara. Faktanya, hampir 43 persen mutiara di dunia itu dihasilkan dari Indonesia,” tiba-tiba Om Benny berkata lagi.

    “Wow, keren!” Nara berseru kagum. ”Indonesia ternyata punya banyak harta karun di laut, ya, Om,” kata Nara.

    ”Iya, Nara. Bangsa kita memang kaya akan hasil laut. Bukan cuma mutiara, masih banyak kekayaan hasil laut lainnya, Nara. Tapi, sayangnya, potensi sumber daya kelautan Indonesia yang sangat besar itu, sampai sekarang masih belum tergarap secara optimal, Nara,” lanjut Om Benny dengan nada prihatin.

    ”Oh, begitu ya, Om?” Nara ikut merasa sedih mendengarnya.

    “Oleh karena itu, kamu belajar yang rajin, Nara! Supaya saat kamu besar nanti, kamu dan generasi muda penerus bangsa lainnya, dapat mengolah kekayaan hasil laut Indonesia ini dengan baik. Bangsa kita nantinya bisa menjadi makmur,” pesan Om Benny kemudian.

    “Siap, Om!” Nara membuat gerakan hormat dengan tangannya.

    Om Benny dan Ayah Nara pun tersenyum senang, melihat semangat Nara.
    Ulasan Teks
    Judul CeritaLaut Kita Penuh Harta Karun
    PengarangErlita Pratiwi
    Tokoh Utama:Nara
    Tokoh LainAyah dan Om Beny
    Di manakah cerita ini terjadi?Pelabuhan Tanjung Luar, Lombok Timur
    Apa yang terjadi dengan tokoh utama? Nara ikut sedih karena  potensi sumber daya kelautan Indonesia yang sangat besar itu, sampai sekarang masih belum tergarap secara optimal.
    Mengapa hal itu terjadi? Nara tidak ingin merusak lingkungan alam
    Bagaimana masalah dalam cerita ini diselesaikan? Nara harus belajar yang rajin supaya saat besar nanti dapat mengolah kekayaan hasil laut Indonesia ini dengan baik.
    Kapankah waktu terjadinya cerita ini? Minggu pagi yang cerah
    Pesan apakah yang kamu dapatkan dari cerita di ata?
    Potensi sumber daya kelautan Indonesia harus digarap secara optimal agar bangsa kita nantinya bisa menjadi makmur,

    Perhatikanlah beberapa kata yang dicetak tebal pada bacaan di atas. Catatlah, dan cari artinya dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. Lalu, buatlah paling sedikit dua kalimat menggunakan kata-kata tersebut. Jangan lupa gunakan kalimat lengkap dan kata-kata baku. Gunakan tabel berikut ini untuk mengerjakannya. Tukarkan dengan teman sebangkumu untuk saling memeriksa hasil pekerjaanmu.
    KataArtiKalimat
    LautKumpulan air asin (dalam jumlah yang banyak dan luas) yang menggenangi dan membagi daratan atas benua atau pulauLaut Jawa terletak di belah selatan Pulau Jawa
    Di Laut Jawa terdapat beberapa gugusan pulau dan kepulauan:
    MutiaraPermata berbentuk bulat dan keras, berasal dari kerang mutiaraMutiara harganya sangat mahal
    Mutiara alami jauh lebih mahal sebab lebih langka, terutama jenis mutiara bulat sempurna.
    Sinar-XSinar listrik yang dapat menembus benda padat selain logam; sinar Rontgen;Sinar-x sering digunakan di bidang kedokteran.
    Sinar-x dapat digunakan untuk melihat kondisi tulang,gigi serta organ tubuh yang lain .
    KerangBinatang lunak yang hidup di air (laut) keluarga tiramKerang merupakan hewan lunak yang hidup di laut
    Kerang dapat dibudidayakan di daerah pantai
    PotensiKemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan; kekuatan; kesanggupan; daya;Laut di Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar
    Potensi budidaya kerang mutiara sangat menjanjikan.
    Posted by Nanang_Ajim
    Mikirbae.com Updated at: 9:26 PM

    Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda

    Pada masa kepemimpinan Johanes Van Den Bosch, Belanda memperkenalkan sistem tanam paksa. Sistem tanam paksa pertama kali diperkenalkan di Jawa dan dikembangkan di daerah-daerah lain di luar Jawa. Di Sumatra Barat, sistem tanam paksa dimulai sejak tahun 1847. Saat itu, penduduk yang telah lama menanam kopi secara bebas dipaksa menanam kopi untuk diserahkan kepada pemerintah kolonial.

    Sistem yang hampir sama juga dilaksanakan di tempat lain seperti Minahasa, Lampung, dan Palembang. Kopi merupakan tanaman utama di Sumatra Barat dan Minahasa. Adapun lada merupakan tanaman utama di Lampung dan Palembang. Di Minahasa, kebijakan yang sama kemudian juga berlaku pada tanaman kelapa.

    Pelaksanaan tanam paksa banyak terjadi penyimpangan, di antaranya sebagai berikut.
    1. Jatah tanah untuk tanaman ekspor melebihi seperlima tanah garapan,apalagi jika tanahnya subur.
    2. Rakyat lebih banyak mencurahkan perhatian, tenaga, dan waktunya untuk tanaman ekspor sehingga banyak yang tidak sempat mengerjakan sawah dan ladang sendiri.
    3. Rakyat yang tidak memiliki tanah harus bekerja melebihi 1/5 tahun.
    4. Waktu pelaksanaan tanam paksa ternyata melebihi waktu tanam padi (tiga bulan) sebab tanaman-tanaman perkebunan memerlukan perawatan terus-menerus.
    5. Setiap kelebihan hasil panen dari jumlah pajak yang harus dibayarkan kembali kepada rakyat ternyata tidak dikembalikan kepada rakyat.
    6. Kegagalan panen tanaman wajib menjadi tanggung jawab rakyat/ petani.

    Adanya penyimpangan-penyimpangan pelaksanaan tanam paksa membawa akibat yang memberatkan rakyat Indonesia. Akibat penyimpangan pelaksanaan tanam paksa tersebut antara lain: banyak tanah terbengkalai sehingga panen gagal, rakyat makin menderita, wabah penyakit merajalela, bahaya kelaparan melanda Cirebon dan memaksa rakyat mengungsi ke daerah lain untuk menyelamatkan diri. Kelaparan hebat juga terjadi di Grobogan yang mengakibatkan banyak kematian sehingga jumlah penduduk menurun tajam.

    Tanam paksa yang diterapkan Belanda di Indonesia ternyata mengakibatkan aksi penentangan. Berkat
    adanya kecaman dari berbagai pihak, akhirnya pemerintah Belanda menghapus tanam paksa secara bertahap. Salah satu tokoh Belanda yang menentang sistem tanam paksa adalah Douwes Dekker dengan nama samaran Multatuli

    Dia menentang tanam paksa dengan mengarang buku berjudul Max Havelaar. Edward Douwes Dekker mengajukan tuntutan kepada pemerintah kolonial Belanda untuk lebih memperhatikan kehidupan bangsa Indonesia karena kejayaan negeri Belanda itu merupakan hasil tetesan keringat rakyat Indonesia. Dia mengusulkan langkah-langkah untuk membalas budi baik bangsa Indonesia. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut.
    1. Pendidikan (edukasi).
    2. Membangun saluran pengairan (irigasi).
    3. Memindahkan penduduk dari daerah yang padat ke daerah yang jarang penduduknya (transmigrasi).

    Ayo Berlatih
    Ayo, temukan kosakata baku dan kata serapan pada bacaan yang berjudul “Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda”. Kemudian, carilah arti katanya. Kamu dapat mencarinya di Kamus Besar Bahasa Indonesia, bertanya kepada Guru, atau berdiskusi. Perhatikan cara-cara menggunakan kamus berikut.
    1. Pilihlah sebuah kata dari daftar kosakata barumu, misalnya: pilar.
    2. Bukalah kamusmu. Carilah daftar kata-kata yang dimulai dengan huruf awal “p”. Ingat, setiap kata pada kamus selalu diurutkan berdasarkan urutan abjad.
    3. Dalam daftar kata yang berhuruf awal “p”, carilah daftar kata yang dimulai dengan “pi”.
    4. Carilah daftar kata yang dimulai dengan “pil”. Kata pilar akan kamu temukan di antara kata-kata itu. Selamat mencari.
    Kosakata pada Bacaan
    Kosakata BakuArtiKosakata SerapanArti
    WajibHarus dilakukanKolonial.Penjajahan
    PemerintahOrang atau lembaga yang mengatur tata
    laksana suatu negara
    EksporMengirim barang ke luar negeri
    PetaniOrang berusaha atau berkegiatan mengolah tanah untuk diambil hasilnyaEdukasiPendidikan
    PanenPemungutan hasil
    pertanian
    IrigasiPengairan
    RakyatOrang yang berada di suatu negara dan diakui
    keberadaannya oleh pemerintah
    SistemHimpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan

    Ayo Menulis
    Pahamilah bacaan di atas! Tuliskan informasi penting dalam bacaan ke dalam kolom-kolom berikut dengan menggunakan prinsip: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana!
    Tanam Paksa

    Sistem Tanam Paksa bisa dikatakan tidak sesuai karena pada prakteknya seluruh wilayah pertanian wajib ditanami tanaman yang laku ekspor dan hasilnya diserahkan kepada pemerintahan Kolonial. Tanah yang digunakan untuk praktik Tanam Paksa pun masih dikenakan pajak (seharusnya bebas pajak). Sedang Warga yang tidak mempunyai lahan pertanian harus bekerja selama setahun penuh (seharusnya hanya 75 hari) di lahan pertanian Belanda.
    Posted by Nanang_Ajim
    Mikirbae.com Updated at: 3:37 PM