Home » » Pembagian Wilayah Provinsi di Indonesia

Pembagian Wilayah Provinsi di Indonesia

Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang terdiri atas 17.506. Pulau-pulau tersebut menyebar di sekitar khatulistiwa. Pulau-pulau besar yang ada di Indonesia antara lain Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian. Secara administrasi wilayah Indonesia terdiri atas pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah terdiri atas pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa. 

Jumlah provinsi di Indonesia pada saat ini adalah 34 provinsi. Provinsi yang ada di Indonesia mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Pada saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 jumlah provinsi di Indonesia ada delapan. Provinsi yang ada pada saat itu adalah Provinsi Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Borneo (Kalimantan), Sulawesi, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), dan Maluku.

Pada tahun 1945–1949 Indonesia mengalami perkembangan wilayah. Hal ini disebabkan masuknya kembali Belanda untuk menguasai Indonesia. Berdasarkan hasil Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda tahun 1949, Belanda mengakui Indonesia dalam bentuk serikat. Pada saat itu Indonesia terdiri atas lima belas negara bagian. Republik Indonesia adalah bagian dari Republik Indonesia Serikat. 

Pada tahun 1950 kita kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada kurun waktu 1950–1966 di Indonesia telah terjadi pemekaran beberapa provinsi sebagai berikut:
  1. Pada tahun 1950 Provinsi Sumatra dipecah menjadi Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Tengah, dan Sumatra Selatan. Pada tahun ini Yogyakarta mendapatkan status daerah istimewa.
  2. Pada tahun 1956 Provinsi Kalimantan dipecah menjadi Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
  3. Pada tahun 1957 Provinsi Sumatra Tengah dipecah menjadi Provinsi Jambi, Riau, dan Sumatra Barat. Pada tahun ini Jakarta mendapatkan status sebagai daerah khusus ibu kota. Selain itu, Aceh menjadi provinsi tersendiri lepas dari Sumatra Utara.
  4. Pada tahun 1959 Provinsi Sunda kecil dipecah menjadi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Pada tahun ini juga dibentuk Provinsi Kalimantan Tengah dari Kalimantan Selatan.
  5. Pada tahun 1960 Provinsi Sulawesi dipecah menjadi Provinsi Sulawesi Utara dan Selatan.
  6. Pada tahun 1963 PBB menyerahkan Irian Barat ke Indonesia.
  7. Pada tahun 1964 dibentuk Provinsi Lampung dari pemekaran Provinsi Sumatra Selatan. Selain itu, dibentuk pula Provinsi Sulawesi Tengah (pemekaran dari Sulawesi Utara) dan Provinsi Sulawesi Tenggara (pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan).
Peta Indonesia
Jumlah provinsi di Indonesia bertambah ketika Irian Barat resmi kembali menjadi bagian dari NKRI pada tanggal 19 November 1969 dan menjadi provinsi ke-26. Irian Barat kemudian namanya berubah menjadi Irian Jaya.

Selanjutnya, Timor Timur berintegrasi atau bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 17 Juli 1976. Timor Timur menjadi provinsi ke-27. Pada tanggal 19 Oktober 1999 Timor Timur melepaskan diri dari NKRI. Timor Timur menjadi negara baru, yaitu Timor Leste.

Selanjutnya di Indonesia terbentuk beberapa provinsi baru. Jumlah Provinsi sampai tahun 2016 di Indonesia sebagai berikut.
No.NamaIbukotaTgl. BerdiriLuas km²
1Aceh Banda Aceh 07 Desember 1956 57.956,00 km²
2Sumatera Utara Medan 07 Desember 1956 72.981,23 km²
3Sumatera Barat Padang 31 Juli 1958 42.012,89 km2
4RiauPekanbaru9 Agustus 195787.023,66 km²
5Kepulauan RiauTanjungpinang25 September 20028.201,72 km²
6Kep. Bangka Belitung Pangkal Pinang 21 Desember 2000 16.424,06 km²
7 Jambi Jambi 31 Juli 1958 50.058,16 km²
8 Sumatera Selatan Palembang 15 September 1950 91.592,43 km²
9 Bengkulu Bengkulu 12 September 1967 19.919,33 km²
10 Lampung Bandar Lampung 18 Maret 1964 34.623,80 km²
11 DKI Jakarta Jakarta 10 Februari 1965 664,01 km²
12 Jawa Barat Bandung 04 Juli 1950 35.377,76 km²
13 Banten Serang 17 Oktober 2000 9.662,92 km²
14 Jawa Tengah Semarang 04 Juli 1950 32.800,69 km²
15 DI Yogyakarta Yogyakarta 04 Maret 1950 3.133,15 km²
16 Jawa Timur Surabaya 04 Maret 1950 47.799,75 km²
17 Bali Denpasar 14 Agustus 1958 5.780,06 km²
18 Nusa Tenggara Barat Mataram 14 Agustus 1958 18.572,32 km²
19 Nusa Tenggara Timur Kupang 14 Desember 1958 48.718,10 km²
20 Kalimantan Barat Pontianak 01 Januari 1957 147.307,00 km²
21 Kalimantan Tengah Palangkaraya 23 Mei 1957 153.564,50 km²
22 Kalimantan Selatan Banjarmasin 14 Agustus 1950 38.744,23 km²
23 Kalimantan Timur Samarinda 01 Januari 1957 129.066,64 km²
24 Kalimantan Utara Tanjung Selor 25 Oktober 2012 75.467,70 km²
25 Sulawesi Utara Manado 23 September 1964 13.851,64 km²
26 Gorontalo Gorontalo 05 Desember 2000 11.257,07 km²
27 Sulawesi TengahPalu 13 April 1964 61.841,29 km²
28 Sulawesi Tenggara Kendari 22 September 1964 38.067,70 km²
29 Sulawesi Selatan Makassar 13 Desember 1960 46.717,48 km²
30 Sulawesi Barat Mamuju 05 Oktober 2004 16.787,18 km²
31 Maluku Ambon 01 Juli 1958 46.914,03 km²
32 Maluku Utara Ternate 04 Oktober 1999 31.982,50 km²
33 Papua Jayapura 10 September 319.036,05 km²
34Papua Barat Manokwari 04 Oktober 1999 99.671,63 km²
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 1:03 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....