Home » » Keunikan Kerajinan Daur Ulang Sampah

Keunikan Kerajinan Daur Ulang Sampah

Daur ulang sampah mempunyai pengertian sebagai proses menjadikan bahan bekas atau sampah menjadi menjadi bahan baru yang dapat digunakan kembali. Dengan proses daur ulang, sampah dapat menjadi sesuatu yang berguna sehingga bermanfaat untuk mengurangi penggunaan bahan baku yang baru. Daur ulang yang merupakan bagian ketiga adalam proses hierarki sampah 3R (Reuse, Reduce, and Recycle) dan dapat dilakukan pada sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, maupun barang elektronik.

Tahap-tahap dari kegiatan daur ulang yang dapat kita lakukan antara lain sebagai berikut: Mengumpulkan; yakni mencari barang-barang yang telah di buang seperti kertas, botol air mineral, dus susu, kaleng dan lain-lainya. Memilah; yakni mengelompokkan sampah yang telah dikumpulkan berdasarkan jenisnya, seperti kaca, kertas, dan plastik. Menggunakan Kembali; Setelah dipilah, carilah barang yang masih bisa digunakan kembali secara langsung. Bersihkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Mengirim; Kirim sampah yang telah dipilah ke tempat daur ulang sampah, atau menunggu pengumpul barang bekas keliling yang akan dengan senang hati membeli barang tersebut. Lakukan Daur Ulang Sendiri; Jika mempunyai waktu dan ketrampilan kenapa tidak melakukan proses daur ulang sendiri. Dengan kreatifitas berbagai sampah yang telah terkumpul dan dipilah dapat disulap menjadi barang-barang baru yang bermanfaat.

1. Kerajinan limbah kaca
Limbah kaca merupakan sisa kaca yang telah tak terpakai, namun dengan pemanfaatan sumber daya kerajinan dapat dibuat suatu kerajinan tangan. Limbah kaca berasal dari potongan-potongan kaca yang dibuat suatu kerajinan. Beragam bentuk kerajinan dapat dibuat dari limbah kaca, bisa menjadi vas bunga, dekorasi dinding, guci, atau tempat pensil, miniatur pesawat, miniatur kereta api, miniatur roket, miniatur motor, miniatur masjid, seruling, patung berukuran besar, hingga beraneka macam bunga cantik. Makanya kalau ada kaca bekas di rumah jangan biarkan percuma. Manfaatkan menjadi barang berguna.
Limbah Kaca
Keunikan karya kerajinan dari limbah kaca adalah bentuk dan warnanya yang indah dan mengkilap seperti bahan asalnya yaitu kaca. Kerajinan kaca biasanya berbahan dari kaca yang didaur ulang. Jadi, selain menampilkan karya seni bernilai tinggi, kerajinan ini juga wujud peduli lingkungan dengan memanfaatkan botol-botol kaca yang sudah tidak dipakai.

2. Kerajinan tongkonan dari limbah kayu
Miniatur Rumah Adat Masyarakat Tana Toraja yang disebut dengan " Tongkonan ", terbuat dari Bahan Kayu dan Bambu dengan ukuran ternyata sangat cocok untuk dekorasi/pajangan di rumah atau kantor dan bisa juga sebagai cinderamata. Rumah tongkonan adalah rumah khas Toraja. Namun yang satu ini adalah sebuah rumah tongkonan yang dibuat menjadi miniatur agar bisa digunakan sebagai sebuah souvenir.

Keunikan kerajinan ini adalah bentuknya yang agak aneh tapi juga unik. Dengan bagian atas yang melengkung hampir menyerupai perahu. Konon, bentuk yang menyerupai perahu itu memang diambil dari bentuk perahu kerajaan Cina pada zaman dahulu. Tapi justru bentuk itulah yang bikin kita tahu kalo rumah adat unik itu khas dari Tana Toraja Sulawesi Selatan. Karena bentuknya yang paling gampang diinget.

3. Kerajinan keset dari limbah kain
Kain perca adalah kain sisa guntingan yang berasal dari pembuatan pakaian, kerajinan atau produk tekstil lainnya.Jahit perca adalah menggabungkan potongan-potongan kain perca dengan cara dijahit tangan atau mesin jahit sesuai rencana. Aneka kerajinan dapat dibuat menggunakan kain perca seperti keset, tas, lukisan lucu, boneka, bantalan kursi, gorden dan masih banyak yang lainnya. Pemanfaatan perca bisa untuk mempercantik kamar, ruang tamu, atau di setiap sudut rumah. Patchwork, quilting, dan appliqué merupakan teknik-teknik dalam pemanfaatan kain perca.

Keunikan kerajinan dari bahan kain perca adalah dalam proses pengolahannya. Quilts , Patchwork & Applique merupakan kerajinan tangan berbahan dasar kain perca yang disusun dan ditata secara kompak, serta terkombinasi dengan skill modern,  sehingga menghasilkan karya yang mempunyai cakupan nilai artistik dan seni tersendiri.
  • Patchwork adalah seni menyusun dan menggabungkan kain perca aneka warna dan motif mengikuti pola berulang dengan cara dijahit tangan atau mesin.
  • Applique adalah seni membentuk gambar dari potongan kain dan ditempel diatas permukaan kain dengan menggunakan jahitan tangan atau mesin pula. Kedua seni ini kemudian disempurnakan dengan teknik jahit tindas (Quilts). 
  • Quits. Teknik ini dilakukan setelah menyisipkan sejenis busa yang disebut dakron atau silikon diantara lembaran kain yang memiliki ukuran yang sama. Hasilnya akan lebih rapi dan memiliki ketebalan yang memberikan keindahan dan keunikan tersendiri.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 7:24 PM

1 komentar:

  1. sangat berguna untuk meningkatkan wawasan saya.terimakasi

    ReplyDelete

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....