Home » » Pentingnya Air Bagi Kehidupan

Pentingnya Air Bagi Kehidupan

Semua makhluk hidup yang ada di bumi menbutuhkan air. Manusia, hewan, dan tumbuhan memerlukan air. Air bisa dikatakan sebagai sumber kehidupan. Air sangat penting bagi semua makhluk hidup terutama bagi kehidupan manusia. Beragam aktivitas manusia selalu berhubungan dengan air, seperti mencuci, mandi, dan minum. Dalam membangun rumah, manusia juga membutuhkan air. Air sebagai pelarut campuran semen dan pasir supaya bangunan berdiri kokoh. Apa jadinya jika campuran semen dan pasir tanpa kehadiran air. Tanpa air, tentu semen dan pasir tidak dapat bersenyawa dengan baik.

Sedangkan Fungsi Air yang utama bagi tubuh kita adalah :
  • Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel-sel yang Melarutkan dan membawa nutrisi-nutrisi, oksigen dan hormon ke seluruh sel tubuh yang membutuhkan. Air berfungsi mulai dari membantu produksi air liur saat makanan di mulut, melarutkan makanan dan membantu melumasi makanan agar masuk ke kerongkongan.
  • Melarutkan dan mengeluarkan sampah-sampah dan racun dari dalam tubuh kita. Dengan air, sisa-sisa metabolisme dalam tubuh dikeluarkan melalui saluran kemih, saluran cerna, saluran napas dan kulit.
  • Katalisator dalam metabolisme tubuh. Tanpa air, proses metabolisme menjadi sukar/tidak berlangsung.
  • Pelumas bagi sendi-sendi. Air berfungsi sebagai pelumas dalam bentuk cairan sendi sehingga sendi dapat bergerak dengan baik dan meredam gesekan antar sendi.
  • Menstabilkan suhu tubuh. Air menghasilkan panas, menyerap dan menghantarkan panas ke seluruh tubuh sehingga tubuh tetap stabil.

manfaat air
Bagi manusia, air tidak pernah dapat digantikan oleh senyawa lain. Tubuh manusia terdiri atas 65% air dan sekitar 47 liter air terdapat pada orang dewasa. Setiap harinya 2,50 liter dari jumlah air tersebut harus diganti dengan air baru. Diperkirakan dari sejumlah air yang harus diganti, 1,5 liter berasal dari air minum dan sekitar 1 liter berasal dari bahan makanan yang dikonsumsi. Dengan terpenuhinya kebutuhan air, maka seluruh proses metabolisme dalam tubuh manusia bisa berlangsung dengan lancar. Sebaliknya, jika kekurangan air, maka proses metabolisme terganggu, tubuh manusia bisa mengalami dehidrasi. Peristiwa dehidrasi ini dapat menimbulkan hal-hal berikut.
  1. Penyakit diare. Diare dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan.
  2. Dehidrasi bisa terjadi karena melakukan olahraga berat sehingga banyak mengeluarkan keringat yang merupakan hasil metabolisme dalam tubuh untuk menghasilkan energi. Jika banyak mengeluarkan keringat, berarti banyak cairan tubuh keluar.
  3. Dehidrasi bisa terjadi pada orang yang berada di daerah yang sangat kering atau tandus.
  4. Dehidrasi juga bisa terjadi pada orang yang bekerja di ruangan ber-AC. AC dapat menyedot cairan yang ada di sekitarnya.

Bahkan jika tidak ada air yang masuk ke tubuh manusia dalam waktu yang lama, manusia tidak akan bisa hidup. Dengan air, tumbuh-tumbuhan dapat tumbuh subur sehingga menghasilkan buah enak dan pemandangan hijau menyejukkan mata. Dengan air, hewan-hewan dapat hidup sehingga daging dan air susu dapat berguna bagi kesehatan manusia. Hewan laut (seperti ikan) tidak akan dapat hidup tanpa air.

Kesimpulan : Semua makhluk hidup di bumi membutuhkan air. Manusia memanfaatkan air untuk berbagai aktivitas. Air juga memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh kita. Manusia, hewan, dan tumbuhan tidak bisa hidup tanpa air.

Ada beberapa cara mudah yang dapat dilakukan untuk menghemat air di rumah, antara lain sebagai berikut:
  1. Jika ada kran yang bocor, segera perbaiki keran yang bocor tersebut. Keran bocor bisa membuang air bersih
  2. .
  3. Jika minum air menggunakan gelas, isilah gelas dengan secukupnya sehingga air habis terminum seluruhnya.
  4. Gunakan air bekas cucian sayuran dan buah untuk menyiram tanaman. Selain hemat, air bekas cucian sayur, buah dan daging ternyata bisa menyuburkan tanaman.
  5. Ketika kita menyiram tanaman, hindari penggunaan selang. Gunakan kaleng penyiram tanaman atau ember untuk mencuci mobil.
  6. Siramlah tanaman di sore atau pagi hari agar air mudah meresap ke dalam akar. Penyiraman pada siang hari hanya membuat air menguap percuma.
  7. Bila menggunakan shower (pancuran), gunakan pancaran yang lemah karena bisa menghemat berliter-liter air tiap menitnya.

Apa yang terjadi jika kita tidak hemat air ?
Air tawar di bumi sangat terbatas, jumlahnya hanya sekitar tiga persen dari total air yang ada. Dari jumlah tersebut 30 persen berupa air dalam tanah sementara hampir 70 persen berupa gunung es dan glacier. Hanya ada 0,3 persen air tawar yang ada di permukaan yang bisa diakses manusia langsung. Jika perilaku pemborosan air bersih tidak diperbaiki maka penduduk bumi akan menghadapi masalah., kita akan menghadapi krisis air. Hal ini dikarenakan tingkat penggunaan air yang melonjak lebih tinggi dari persediaan yang ada. Krisis air berdampak negatif terhadap semua sektor, termasuk kesehatan. Tanpa akses air banyak makhluk hidup mati tiap hari oleh penyakit.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 8:59 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....