Home » » SBdP Kelas VI Tema 6 Subtema 1 Interval Nada

SBdP Kelas VI Tema 6 Subtema 1 Interval Nada

Pada Tema 6 Menuju Masyarakat Sejahtera Subtema 1 Masyarakat Peduli Lingkungan terdapat muatan pembelajaran SBdP. Kompetensi yang diajarkan pada subtema tersebut adalah KD 3.2 Memahami interval nada dan 4.2 Memainkan interval nada melalui lagu dan alat musik.

Menurut teori musik, setiap nada memiliki tinggi nada tertentu menurut frekuensinya ataupun jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Interval nada adalah sebuah jangka (langkah) dari nada ke nada lainnya. Jangka ini memiliki nama tertentu yang disebut dengan pangkat.

Nada pertama disebut nada pangkal sedangkan nada kedua disebut nada selang. Menurut KBBI, interval nada juga dapat diartikan sebagai jangka nada atau perbedaan ketinggian antara dua nada dan merupakan salah satu unsur yang penting dalam musik. Dalam interval nada, terdapat nama-nama jarak antar nada pada sebuah tangga nada. Sebagai contoh jika dalam tangga nada C mayor, nada c’ kita tetapkan sebagai nada pangkal, diperoleh nama-nama interval sebagai berikut. 
Interval NadaJarak NadaNama Interval
c - c0Prime
c - d1Sekon
c - e1 ½Terts
c - f2 ½Kuart
c - g3 ½Kuint
c - a'4 ½Sekt
c - b'5 ½Septime
c - c'6Oktaf

Pada Pembelajaran 2 Tema 6 Subtema 1 Masyarakat Peduli Lingkungan terdapat lagu Aku Cinta Lingkungan.
Lagu Aku Cinta Lingkungan
Tangga nada pada lagu di atas adalah tangga nada C. Nada C dinyanyikan sebagai do atau C adalah do. Interval lagu berkaitan dengan tangga nada. Tahukah kamu jarak nada pada C mayor?
C Mayor
Untuk memahami interval, tentunya harus memahami tangga nada terutama berkaitan dengan pokok nada sebagai berikut.
  1. Deretan nada-nada (naik turun) dari setiap tangga nada. Sebagai contoh c - d - e - f - g - a - b - c - b - a - g - f - e - d - c.
  2. Jarak antara nada satu ke nada lainnya. Sebagai contoh jarak untuk tangga nada mayor c - d - e - f - g - a - b – c adalah: 1 1 ½ 1 1 1 ½
  3. Langkah dari nada satu dengan nada lainnya, misalnya dalam tangga nada C mayor nada c ke c langkah ke 1, c ke d langkah ke 2, dan c ke e langkah ketiga.

Pada Pembelajaran 6 Tema 6 Subtema 1 Masyarakat Peduli Lingkungan terdapat Lau Mariam Tomong
Nyanyikan lagu daerah berikut!
Mariam Tomong
1. Nyanyikan nada do sampai dengan do tinggi (do`) naik dan turun. Ucapkan nada secara berulang-ulang. Sambil bernyanyi dengarkan suaramu agar interval nada tepat.

2. Nyanyikan lagu di atas. Sebelum menyanyikan syair lagu, terlebih dahulu baca dan nyanyikan dengan solmisasi.

3. Bagaimana interval pada lagu di atas? Banyakkah nada-nada yang sama berturut-turut? Ungkapkan pendapatmu.
Pada lagu mariam tomong terdapat beberapa interval nada misalnya prim (i i, 7 7, 2 2) , Secondo (5 6, 6 7, 3 4) Terts (7 5), Kuart (5  i, 4 7). Banyak nada yang berurut-turut misanya : i i i i , 7 7 7, 5 5 5.
Makna lagu Mariam Tomong adalah tentang perjuangan seorang putra dan putri batak dalam mengusir penjajah dari tanah air mereka, dengan menggunakan senjata berupa meriam bambu layaknya senapan mesin.

Memainkan Interval Nada
Kita mengenal jarak antara dua nada sebagai interval. Berdasarkan cara memainkannya interval dibagi menjadi dua, yaitu interval harmonis dan interval melodis. Interval harmonis adalah dua nada yang dibunyikan secara bersama. Interval melodis adalah dua nada yang dibunyikan secara bergantian. Perhatikan contoh berikut.
Interval
Interval melodis terdiri atas interval dari nada rendah ke nada tinggi(ascending interval ) dan interval dari nada tinggi ke nada rendah descending interval) Melodi yang baik adalah melodi yang mempunyai interval terjangkau oleh alat musik atau suara manusia.

Berdasarkan bunyi yang kita dengar, interval memiliki ciri-ciri bunyi sebagai berikut.
  1. Interval prim ( “prime”). Interval prim hanya terdengar satu nada sehingga terdengar nyaman,contohnya do saja.
  2. Interval sekon (“secondo”). Sekon terdiri atas sekon besar dan sekon kecil. Interval sekon terdengar kurang nyaman, contohnya do-re dan si-do bila dinyanyikan atau dibunyikan serempak.
  3. Interval terts, terts besar maupun kecil nyaman didengar pula (konsonan sempurna)(do-mi).
  4. Interval kuart, kuart murni sesalu nyaman didengar (konsonan sempurna) (do-fa).
  5. Interval kuint, kuint murni terdengar nyaman (konsonan sempurna), kuint berlebih terdengar bagus, kuint berkurang terdengar kurang nyaman (dosol).
  6. Interval sekst, sekst besar maupun kecil terdengar nyaman (do-la).
  7. Interval septim, biasanya terdengar kurang nyaman (do-si).
  8. Interval oktaf, oktaf murni terdengar nyaman (do-do)’.

Siapkan alat musik pianika atau keyboard, lalu mainkan interval harmonis berikut. Jika tidak ada alat musik tersebut, dapat menggunakan alat musik di sekitarmu misalnya angklung. Bisa juga menggunakan alat musik buatan sendiri dari botol bekas atau gelas. Gunakan 7 garis atas botol bekas yang diisi dengan air dengan ketinggian berbeda. Kemudian, mainkan tangga nada berikut.
1. Dari tangga nada c saja, c-d-e-f-g-a-b-c`. 
2. Kemudian tangga nada berikut.
Contoh Tangga Nada
Setelah kamu memainkan interval-interval di atas, apa yang kamu rasakan? Apakah ada interval yang nyaman didengar atau tidak nyaman didengar? Tandai √ pada interval yang nyaman didengar dan tidak nyaman didengar pada tabel berikut.
NoIntervalNyaman DidengarTidak Nyaman Didengar
1.c-c-
2.c-d-
3.c-e-
4.c-f-
5.c-g-
6.c-a-
7.c’-b-
8.c’-g-
9.c’-f-
Demikian pembahasan mengenai SBdP Kelas VI Tema 6 Interval Nada. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Buku Kelas VI Tema 6, Kemendikbud
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:30 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.