Home » » Pembelajaran 3 Tema 5 Subtema 2 Hubungan Antarmakhluk Hidup dalam Ekosistem

Pembelajaran 3 Tema 5 Subtema 2 Hubungan Antarmakhluk Hidup dalam Ekosistem

Ketampakan alam adalah bentuk-bentuk alam yang telah Allah ciptakan untuk keberlangsungan makhluk hidup. Ketampakan alam yang telah Allah ciptakan mempunyai fungsi atau manfaat bagi manusia.

Agar manusia dapat menafaatkannya dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidup, manusia harus mempelajari macam-macam ketampakan alam beserta manfaatnya itu. Ketampakan alam itu ada dua macam, yaitu Kenampakan Alam Daratan dan Kenampakan Alam Perairan.

Siti : “Sebagai sebuah negara kepulauan, selain memiliki keragaman ekosistem, Indonesia juga memiliki keragaman ketampakan alam yang luar biasa!”

Udin : “Betul sekali, Siti. Keragaman ketampakan alam yang ada di Indonesia tentu akan memengaruhi cara hidup penduduk yang menghuninya!”

Siti : ”Ya, selain negara kita dikenal sebagai negara kepulauan, Indonesia juga dikenal sebagai negara agraris. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Indonesia bekerja sebagai petani dan nelayan.” 

Ketampakan alam apakah yang ada di sekitar tempat tinggalmu? Berprofesi sebagai apakah sebagian besar penduduk di daerah tempat tinggalmu?

Ayo Membaca
Indonesia memiliki banyak gunung berapi yang menyebabkan tanah di Indonesia subur dan mudah ditanami tanaman pangan. Tidak mengherankan, sebagian besar penduduk Indonesia memanfaatkan kesuburan tanah untuk bertani. Para petani membuat sistem pengairan secara mandiri seperti yang telah lama dilakukan oleh masyarakat petani di Bali. Sistem pengaturan air di Bali disebut subak.

Sistem Irigasi Subak
Subak merupakan sekumpulan petani di Bali yang mengelola sistem irigasi yang ada di sebuah kawasan persawahan. Kawasan persawahan itu biasanya dibatasi oleh kenampakan alam seperti sungai, jurang, atau kenampakan lain yang jelas terlihat. Satu kelompok subak biasanya memiliki satu sumber air yang mengalir ke sebuah sungai yang melewati atau berada dekat dengan persawahannya. Para anggota kelompok subak menggunakan sistem gotong royong dan saling bantu dengan cara “meminjam air”, bukan utang piutang. Dengan demikian, setiap anggota harus bertanggung jawab terhadap penggunaan air juga terhadap petani lain sesama anggota Subak.
Irigasi Subak
Sistem irigasi subak dipimpin oleh seorang pengatur yang diebut pekaseh atau klean subak. Para pekaseh bekerja sama dengan para kepala desa dan perangkat desa dalam menjalankan tugasnya. Para pekaseh ini diangkat oleh petani, bukan oleh perangkat desa. Mereka mengatur dan memberitahukan ketersediaan air pada areal persawahan kelompoknya. Apabila kekurangan air, sistem pinjam air dijalankan agar semua petani mendapatkan air yang cukup untuk sawahnya.

Sistem irigasi subak dibangun oleh masyarakat Bali sejak beratus tahun lalu sebagai bentuk kemandirian masyarakat dalam mengatasi persoalan air irigasi. Semua persoalan pertanian dibahas secara musyawarah dan perencanaan yang baik. Termasuk di dalamnya membahas rencana pengairan, cara menjaga kualitas air, jumlah air yang akan dialirkan, dan waktu pengairan, termasuk siapa saja yang akan melakukannya. Subak tidak hanya memperhatikan sistem irigasi, tetapi juga memperhatikan asas kerja sama dan keadilan dengan menggunakan sistem meminjam air kepada anggotanya. Dengan demikian, tidaklah mengherankan jika pada tahun 2012, subak diakui sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) Pengakuan ini menjadi sebuah kebanggaan bagi bangsa Indonesia.

Berdasarkan bacaan di atas, lakukanlan kegiatan berikut.
1. Tentukan pokok pikiran dan informasi penting dari bacaan dengan menggunakan tabel di bawah ini.
ParagrafPikiran UtamaInformasi Penting
1Subak merupakan sekumpulan petani di Bali yang mengelola sistem irigasi.. 
  1. Satu kelompok subak biasanya memiliki satu sumber air. 
  2. Para anggota kelompok subak menggunakan sistem gotong royong dan saling bantu. 
  3. Setiap anggota harus bertanggung jawab terhadap penggunaan air.
2Sistem irigasi subak dipimpin oleh seorang pekaseh atau klean subak.
  1. Para pekaseh bekerja sama dengan para kepala desa dan perangkat. 
  2. Para pekaseh ini diangkat oleh petani. 
  3. Mereka mengatur dan memberitahukan ketersediaan air pada areal persawahan kelompoknya.
3Sistem irigasi subak dibangun oleh masyarakat Bali sejak beratus tahun lalu.
  1. Semua persoalan pertanian dibahas secara musyawarah. 
  2. Subak tmemperhatikan asas kerja sama dan keadilan dengan menggunakan sistem meminjam air kepada anggotanya. 
  3. Tahun 2012 subak diakui sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO.

2. Buatlah ringkasan berdasarkan bacaan tersebut.
Dengan menggunakan tabel yang berisi pokok pikiran dan informasi penting tersebut, buatlah sebuah ringkasan. Tuliskan ringkasanmu dalam satu paragraf dengan menggunakan kalimatmu sendiri. Perhatikan tanda baca, penggunaan huruf kapital yang tepat, dan penggunaan kata-kata baku dalam kalimat bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Subak merupakan sekumpulan petani di Bali. Satu kelompok subak biasanya memiliki satu sumber air yang dikelola dengan menggunakan sistem gotong royong dan saling bantu.  Setiap anggota subak harus bertanggung jawab terhadap penggunaan air. Sistem irigasi subak dipimpin oleh seorang pekaseh atau klean subak yang bekerja sama dengan para kepala desa dan perangkat. Mereka mengatur dan memberitahukan ketersediaan air pada areal persawahan kelompoknya. Sistem irigasi subak dibangun oleh masyarakat Bali sejak beratus tahun lalu. Semua persoalan pertanian dalam subak dibahas secara musyawarah.  Subak tmemperhatikan asas kerja sama dan keadilan dengan menggunakan sistem meminjam air kepada anggotanya.  Tahun 2012 subak diakui sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO.

3. Bersama dengan kelompokmu, diskusikanlah pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Jawablah di buku catatanmu. Setelah itu, presentasikan hasil diskusimu.

a. Apakah tujuan dibentuknya subak?
Tujuan dibentuknya subak di Bali adalah untuk mengatasi persoalan air irigasi.
b. Apa saja manfaat yang diperoleh para petani dari sistem irigasi subak di Bali?
Manfaat subak antara lain  petani mendapatkan air yang cukup untuk sawahnya, melatih petani setiap bertanggung jawab terhadap penggunaan air, cara menjaga kualitas air, jumlah air yang akan dialirkan, dan waktu pengairan/
c. Apa sajakah peran pekaseh?
Para pekaseh bekerja sama dengan para kepala desa dan perangkat desa dalam mengatur dan memberitahukan ketersediaan air pada areal persawahan kelompoknya.
d. Bagaimana cara anggota kelompok subak di Bali dalam mengambil keputusan?
Semua keputusan dalam subak dibahas secara musyawarah dan perencanaan yang baik.
e. Apa yang menyebabkan sistem subak berhasil meraih perhatian dunia?
Subak tidak hanya memperhatikan sistem irigasi, tetapi juga memperhatikan asas kerja sama dan keadilan dengan menggunakan sistem meminjam air kepada anggotanya.
f. Jelaskan nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang didapatkan dari sistem irigasi subak di Bali.
Nilai persatuan dan kesatuan dalam sistem subak antara lain : 1) dalam pembagian air dilakukan dengan musyawarah; 2) dalam pembagian air dilakukan dengan adil dan tidak ada yang diuntung atau dirugikan; 3) dalam pelaksanaan pembagian air mereka bekerja-sama satu dengan yang lain, dan 4) saling pinjam meminjam air irigasi antara satu dengan yang lain, antara subak satu dengan subak yang lain

Ayo Membaca
Ketampakan alam yang ada di Indonesia tentu memengaruhi cara masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk kehidupannya. Berbagai upaya dilakukan masyarakat dalam memanfaatkan dan mengelola sumber daya tersebut. Masyarakat petani di Bali menggunakan subak untuk membantu ketersediaan air sehingga terjamin usaha pertaniannya. Masyarakat petani Brebes memanfaatkan daerahnya sebagai penghasil bawang merah nasional. Masyarakat nelayan di Banyuwangi memanfaatkan hasil ikannya untuk diolah menjadi sarden yang dipasarkan di seluruh Indonesia.

Bersama dengan teman sebangkumu, carilah informasi tentang kegiatan masyarakat Indonesia sebagai negara agraris dan negara kepulauan berkaitan dengan mata pencaharian mereka. Beberapa contoh kehidupan masyarakat di atas dapat kamu gunakan sebagai sumber ide. Setelah kamu mendapatkan informasi, buatlah sebuah tulisan nonfiksi secara mandiri sebanyak tiga paragraf atau lebih. Gunakan ejaan dan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar. Menulislah dengan rapi dan jangan lupa menggunakan huruf kapital serta tanda baca yang sesuai kaidah. Setelah itu, tukarkanlah hasil tulisanmu dengan tulisan teman sebangku. Tulislah informasi penting yang terdapat dalam bacaan tersebut.

Kegiatan Ekonomi Agraris Masyarakat Indonesia
Indonesia merupakan negara agraris dengan luas lahan yang sangat luas. Kegiatan ekonomi agraris adalah kegiatan ekonomi penduduk dalam memanfaatkan faktor-faktor alam, khususnya dalam bidang pertanian; termasuk di dalamnya adalah peternakan, perikanan, perkebunan, dan kehutanan.

Kegiatan ekonomi pertanian berpusat di daerah-daerah pedesaan yang masih menyediakan lahan yang cukup luas. Pertanian atau persawahan banyak diusahakan di daerah pedesaan Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, dan sebagian Sulawesi. Di wilayah Nusa Tenggara, budidaya pertanian persawahan kurang cocok diterapkan, karena di wilayah tersebut curah hujannya relatif lebih sedikit bila dibandingkan dengan daerah lain.

Kegiatan ekonomi peternakan membudidayakan hewan-hewan yang menjadi komoditas pangan, yang dimanfaatkan tenaganya atau tujuan lainnya. Daerah yang memiliki potensi pakan ternak, seperti padang rumput, sebagian besar penduduknya bermata pencarian di bidang peternakan. Misalnya, penduduk di Sumbawa Nusa Tenggara Timur banyak yang beternak kuda karena alamnya menyediakan pakan ternak yang berlimpah, yaitu padang rumput.
Kegiatan Ekonomi Agraris
Kegiatan perkebunan dan kehutanan juga banyak diusahakan masyarakat Indonesia. Di wilayah Sumatra, kegiatan ekonomi agraris didominasi oleh tanaman perkebunan. Di wilayah Kalimantan, kegiatan ekonomi agraris didominasi oleh hutan primer dan hutan produksi. Di wilayah Papua, kegiatan ekonomi agraris masih didominasi oleh kegiatan kehutanan, perkebunan sagu, dan sistem pertanian lahan kering (peladangan dan tegalan).

Kegiatan ekonomi agraris lainya adalah bidang perikanan. Jenis perikanan darat banyak diusahakan di danau, sungai, dan rawa-rawa.  Penangkapan ikan lebih intensif diusahakan di perairan sebelah Barat Sumatra dan sebelah Selatan Jawa, perairan Aru, serta perairan Laut Banda. Perikanan di perairan Laut Jawa, Selat Malaka, dan Selat Makassar banyak menghasilkan udang dan ikan; sedangkan mutiara banyak dibudidayakan di perairan Lombok, perairan Aru, dan perairan Maluku.
ParagrafPikiran UtamaInformasi Penting
1Indonesia merupakan negara agraris dengan luas lahan yang sangat luas. 
  1. Kegiatan ekonomi agraris adalah kegiatan ekonomi penduduk dalam memanfaatkan faktor-faktor alam
2Kegiatan ekonomi pertanian berpusat di daerah-daerah pedesaan yang masih menyediakan lahan yang cukup luas.
  1. Pertanian atau persawahan banyak diusahakan di daerah pedesaan Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, dan sebagian Sulawesi. 
  2. Di wilayah Nusa Tenggara, budidaya pertanian persawahan kurang cocok diterapkan.
3Kegiatan ekonomi peternakan membudidayakan hewan-hewan yang menjadi komoditas pangan,
  1. Daerah yang memiliki potensi pakan ternak, seperti padang rumput.
  2. Penduduk di Sumbawa Nusa Tenggara Timur banyak yang beternak kuda.
4Kegiatan perkebunan dan kehutanan juga banyak diusahakan masyarakat Indonesia
  1. Di wilayah Sumatra didominasi oleh tanaman perkebunan. 
  2. Di wilayah Kalimantan didominasi oleh hutan primer dan hutan produksi. 
  3. Di wilayah Papua didominasi oleh kegiatan kehutanan, perkebunan sagu, dan sistem pertanian lahan kering.
5Kegiatan ekonomi agraris lainya adalah bidang perikanan
  1. Jenis perikanan darat banyak diusahakan di danau, sungai, dan rawa-rawa.  
  2. Penangkapan ikan lebih intensif diusahakan di perairan sebelah Barat Sumatra dan sebelah Selatan Jawa, perairan Aru, serta perairan Laut Banda. 
  3. Perikanan di perairan Laut Jawa, Selat Malaka, dan Selat Makassar banyak menghasilkan udang dan ikan.

Udin : “Aku bangga dengan Indonesia yang memiliki keanekaragaman yang tinggi, tidak hanya keanekaragaman ketampakan alamnya, tetapi juga suku bangsanya.”

Lani : “Jangan lupa bahwa semua yang kita peroleh saat ini juga berkat jasa-jasa para pahlawan bangsa, Din. Berkat merekalah, kita dapat menikmati kemerdekaan dan dapat menjalankan negara dengan kemampuan kita sendiri tanpa diatur atau dikendalikan oleh bangsa lain.”

Udin : “Tepat sekali, Lani! Kemerdekaan adalah hak segala bangsa! Itu yang dperjuangkan para pahlawan kita yang puncaknya terjadi pada peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Aku jadi ingin tahu lebih banyak tentang peristiwa itu.”

Ayo Membaca
Simaklah bacaan berikut ini untuk mengetahui lebih banyak tentang peristiwa bersejarah tersebut.

Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebetulnya merupakan bagian dari pidato proklamasi yang disampaikan oleh Ir. Soekarno sebagai wakil bangsa Indonesia. Proklamasi tersebut dibacakan pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB bertempat di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta. Pada saat yang sama, dikibarkan Bendera Merah Putih sebagai bendera negara, dan dinyanyikan lagu kebangsaanIndonesia Raya ciptaan W.R. Supratman.
Teks Proklamasi
Setelah melalui waktu yang sangat lama disertai pengorbanan besar seluruh rakyat Indonesia, akhirnya kemerdekaan dapat diwujudkan. Pada saat menjelang diproklamasikan kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1945, terjadi penculikan terhadap dua tokoh bangsa Indonesia yang paling terkemuka, yaitu Ir. Soekarno dan Drs. Muhammad Hatta oleh para pemuda pejuang Indonesia. Mereka dibawa dari Jakarta ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat. Tujuan penculikan adalah agar kedua tokoh penting ini terhindar dari pengaruh ancaman dan tekanan pemerintah pendudukan Jepang.

Keeseokan harinya, kedua tokoh dikembalikan lagi ke Jakarta dan diamankan di rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda, tentara Jepang yang bersimpati terhadap perjuangan rakyat Indonesia untuk merdeka. Di rumah itulah, naskah proklamasi dirumuskan oleh tiga orang pemimpin golongan tua, yaitu Ir. Soekarno, Drs. Muhammad Hatta, dan Mr. Achmad Soebardjo. Dari golongan muda, ada Sukarni, B.M. Diah, dan Mbah Diro. Setelah selesai ditulis, naskah proklamasi diketik oleh Sayuti Melik. Kemudian, Ir. Soekarno dan Drs. Muhammad Hatta menandatanganinya atas nama bangsa Indonesia.

Sejak saat itu, bangsa Indonesia hidup merdeka dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui Proklamasi tersebut, bangsa Indonesia mengumumkan kepada seluruh dunia bahwa bangsa Indonesia telah bebas dari penjajahan. Adapun isi Proklamasi tersebut adalah sebagai berikut.

PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan
Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain
diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkatsingkatnya.
Jakarta, 17 Agustus 1945
atas nama Bangsa Indonesia
SOEKARNO-HATTA

Berdasarkan bacaan di atas dan sumber informasi lainnya, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
1. Mengapa bangsa Indonesia perlu melakukan proklamasi kemerdekaannya?
Bangsa Indonesia melakukan proklamasi kemerdekaan agar Indonesia terbebas dari penjajahan dan diakui oleh seluruh dunia sebagai negara berdaulat.

2. Apakah akibat dari peristiwa Proklamasi Kemerdekaan terhadap kehidupan bangsa Indonesia?
Akibat proklamasi terhadap kehidupan berbangsa Indonesia adalah kehidupan bangsa Indonesia tidak lagi diwarnai pertumpahan darah, kerja paksa, dan pajak yang tinggi seperti pada masa penjajahan.

3. Bagaimana nilai-nilai persatuan dan kesatuan diterapkan pada peristiwa tersebut?
Beberapa nilai persatuan dan kesatuan ditunjukan dari kerja sama antara tokoh-tokoh Indonesia dalam mengupayakan proklamasi kemerdekaan. Selain itu, terwujudnya proklamasi kemerdekaan sendiri tidak lepas dari seluruh rakyat yang bersatu melawan penjajah.

4. Tahukah kamu tentang peristiwa Rengasdengklok yang terjadi sebelum peristiwa proklamasi? Carilah informasi tentang peristiwa itu, dan tuliskan temuanmu di tempat yang tersedia di bawah ini.
Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa penculikan yang dilakukan oleh sejumlah pemuda antara lain Soekarni, Wikana, Aidit dan Chaerul Saleh dari perkumpulan “Menteng 31” terhadap Soekarno dan Hatta. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03.00. WIB.

Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Karawang, untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia,sampai dengan terjadinya kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr. Achmad Subardjo dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan terutama setelah Jepang mengalami kekalahan dalam Perang Pasifik.

Ayo Bermain Peran
Tentukan tokoh-tokoh yang terlibat dalam peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, termasuk tokoh-tokoh yang terlibat pada Peristiwa Rengasdengklok. Buatlah naskah yang sesuai bacaan tentang Proklamasi tersebut. Lakukan latihan bermain peran bersama teman-teman sekelompokmu. Pentaskan di depan kelas.

Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Berita tentang kekalahan tersebut sangat dirahasiakan oleh Jepang bahkan semua stasiun radio disegel oleh Jepang. Tanggal 14 Agustus 1945 sekitar pukul 21.00. WIB Syahrir, Wikana, Wikana dan Darwis tiba di kediaman Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur No. 56. Keduanya menyampaikan hasil-hasil keputusan rapat. Pada pertemuan itu, datang beberapa tokoh nasionalis seperti Moh. Hatta, Iwa Kusumasumantri, Samsi, Buntaran, Sudiro dan Ahmad Subardjo.

Ir. Soekarno:”Silahkan masuk. Ada maksud apa saudara-saudara datang kemari.”(bung Karno mempersilahkan masuk dan duduk di ruang tamu)
Sutan Syahrir:"Saya mendengar berita Jepang menyerah kepada Sekutu. Maka dari itu tadi siang kami dari golongan para pemuda berkumpul mengadakan rapat dan hasilnya adalah,semua pemuda setuju agar Bung Soekarno dan Bung Hatta segera menyusun kemerdekaan Indonesia.”
Ir. Soekarno:“Kita tidak bisa begitu saja memproklamasikan kemerdekaan. Kita harus membicarakan dalam rapat PPKI.”
Sutan Syahrir:“Kita tidak mungkin membicarakannya dalam rapat PPKI, karena PPKI dibentuk oleh Jepang dan kemerdekaan Indonesia haruslah dari usaha rakyat Indonesia bukan pemberian bangsa lain.”
Moh. Hatta:“Bukan begitu, kita memang seharusnya membicarakannya dalam rapat PPKI. Karena PPKI adalah badan yang bertugas mempersiapkan kemerdekaan.
Chairul Shaleh:"Apakah kita harus menunggu janji Jepang untuk memerdekakan bangsa ini ? Kita bisa, Bung . Kita harus bangkit dan memproklamirkan kemerdekaan sendiri . Mengapa harus menunggu janji manis itu?
Wikana:"Tapi semakin cepat kita memproklamasikan kemerdekaan akan semakin cepat pula kita mengakhiri penderitaan rakyat yang sudah ditanggungselama ini. Inilah yang sudah ditunggu-tunggu bangsa kita, Bung."
Moh. Hatta:"Baiklah. Tapi berikan kami waktu untuk berunding sebentar."
Darwis:”Baik kalau begitu, kami mohon diri”

Akhirnya karena masing-masing mempertahankan pendapatnya keempat orang golongan muda tersebut berpamitan kepada bung Karno.Syahrir, wikana, Darwis dan Saleh berpamitan dan bergegas meninggalkan kediaman Bung Karno dengan wajah kesal. Kemudian para anggota golongan tua yang berada di kediaman Soekarno langsung membicarakan permasalahan tersebut.

Moh. Hatta:"Bagaimana ini ? Para pemuda menuntut untuk segera memproklamasikan kemerdekaan."
Ir. Soekarno:"Tapi kita tidak boleh gegabah, Bung. Kita butuh waktu untuk mempersiapkan semuanya dengan matang agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan."
Mr. Soebardjo:"Saya setuju. Menurut saya, yang terpenting sekarang adalah menghadapi Sekutu yang hendak berniat kembali berkuasa di negeri ini. Selain itu, masalah kemerdekaan sebaiknya dibicarakan lagi dalam sidang PPKI 18 Agustus mendatang."

Dengan demikian usaha para pemuda dengan juru bicara Sutan Syahrir untuk membujuk Ir. Soekarno agar segera memproklamasikan kemerdekaan mengalami kegagalan.

Tanggal 16 Agustus 1945 pada pukul 24.00 golongan muda melakukan rapat di Asrama Baperpi, Jalan Cikini 71. Dalam rapat itu diputuskan untuk mengungsikan Sukarno dan Hatta ke Rengasdengklok. Tujuannya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Pada pukul 04.00 tanggal 16 Agustus 1945 Ir. Soekarno dan Moh. Hatta dibawa oleh sekelompok pemuda menuju Rengasdengklok. Rombongan ini berangkat dari kediaman Soekarno yang dikawal oleh pasukan PETA di bawah pimpinan Sudanco Singgih.

Chairul Shaleh:"Assalamualaikum."
Moh. Hatta:"Waalaikum salam. Ada apa Saudara datang sepagi ini ?"
Darwis:"Kami bermaksud membawa Anda dan Soekarno untuk ikut kami menuju tempat pengasingan."
Ir. Soekarno:"Tempat pengasingan ? Apa yang Saudara maksudkan ?"
Chairul Shaleh:"Ya, kami akan membawa bapak-bapak untuk diasingkan agar terhindar dari pengaruh dan ancaman bentrok antara rakyat dan Jepang."
Moh. Hatta:"Baiklah, kami akan ikut."
Darwis:"Sebaiknya Ibu Fatmawati dan anak Anda turut serta, Bung. Untuk menjamin keselamatan mereka."
Ir. Soekarno:"Baiklah, saya akan mengajak mereka."

Hilangnya Soekarno dan Moh. Hatta secara misterius pagi itu, menimbulkan kepanikan di kalangan para pemimpin di Jakarta. Peristiwa ini baru diketahui oleh Mr. Ahmad Soebardjo pukul 08.00 pagi.

Mr. Soebardjo:"Apakah Saudara tahu keberadaan Soekarno dan Bung Hatta ? Katakanlah kepadaku dimana mereka sekarang, dan aku akan menjamin keselamatan mereka ketika kembali ke Jakarta, aku juga akan memberikan jaminan, bahwa Proklamasi Kemerdekaan akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus 1945, selambat-lambatnya pukul 12.00."
Wikana:"Baiklah, kami akan menunjukkan tempatnya, di Rengasdengklok."

Setelah mendapat beberapa kesepakatan. Diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo dan Sudiro ke Rengas Dengklok.Setelah sampai disana Mr. Ahmad Soebardjo, akhirnya menjemput Ir. Soekarno dan kawan-kawan. Selain itu Mr. Ahmad Soebardjo berhasil menyakinkan para pemuda untuk tidak berburu- buru memproklamasikan kemerdekaan. Sekitar pukul 23.00 rombongan Ir. Soekarno sampai di Jakarta untuk sesaat pulang ke tempat masing-masing, lalu langsung menuju rumah Laksamana Maeda untuk merumuskan naskah proklamasi. Tanggal 16 Agustus 1945 pukul 23.00 WIB, rombongan tiba di Jakarta.
Mr. Soebardjo:Bagaimana kita membicarakan naskah proklamasi untuk mendeklarasikan kemerdekaan kita ?"
Chaerul Shaleh:"Kita butuh tempat untuk membahasnya, Bung. Tapi hari sudah malam dan pihak Jepang tak mungkin mengizinkan kita melakukan kegiatan sekarang."
Mr. Soebardjo:"Saya punya ide. Kita akan meminjam rumah perwira Jepang, Laksamana Maeda."

Ketika Ir. Soekarno dan Moh. Hatta datang ke rumah Laksamana Maeda,di sana sudah menanti B.M Diah dan surat kabar Asia Raya, Semaun Bakri dari Jawa Kokokai, Sayuti Melik, Iwa Kusumasumantri dan para anggota PPKI. Sementara itu, Ahmad Subardjo dan Iwa Kusuma sumantri mendatangi kediaman para pemuda untuk mengajak mereka ke rumah Laksamana Maeda.

Laksamana Maeda:“Silahkan anda berdiskusi di ruang makan."
Ir. Soekarno:“ Untuk mempersingkat waktu, saya sudah memiliki konsep teks proklamasi.”
Mr. Soebarjo:“Oh, kalau begitu, bersediakah anda membacakannya?”
Ir. Soekarno:“Baiklah, dengan senang hati.” (membacakan konsep teks proklamasi). Bagaimana menurut kalian? Lalu siapa yang akan menandatangani teks proklamasi ini?”
Sukarni:“Bagaimana jika teks proklamasi ditandatangani oleh Ir.Soekarno dan Drs.Moh.Hatta sebagai wakil bangsa Indonesia.”
Ir. Soekarno:“Baiklah, saya bersedia. Lalu, bagaimana dengan bung Hatta? ”
Moh. Hatta:“Ya, dengan senang hati.”

Sesudah naskah teks proklamasi diterima oleh Sayuti Melik, Beliau mengubah beberapa kata yang ejaannya dianggap kurang tepat.Beberapa kata yang diubah yaitu, kata tempoh menjadi tempo, dan kata Djakarta 17-8-45 menjadi Djakarta hari 17 bulan 8 tahun 05.

Setelah selesai diketik, hari itu juga tepatnya hari Jum’at tanggal 17 Agustus 1945 pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia akan dilaksanakan di lapangan ikada, namun karena alasan keamanan maka dipindah di kediaman Ir. Soekarno Jl. Pegangsaan Timur No. 56, pukul 10.00. Para undangan dan warga Jakarta pun berbondong-bondong menuju kediaman Bung Karno tersebut.

Proklamasi Kemerdekaan Hari Jum’at pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB di Jl. Pegangsaan Timur No.56 , dilangsungkan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Pengibar bendera pusaka yang dijahit Fatmawati adalah Latif dan Suhud.

Suasana menjadi sangat hening. Soekarno dan Hatta dipersilahkan maju beberapa langkah dari tempatnya semula. Soekarno mendekati mikrofon. Dengan suaranya yang lantang dan mantap, Soekarno pun membacakan pidato pendahuluan sebelum beliau membacakan teks proklamasi.

PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan bangsa Indonesia.
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya
Jakarta, hari 17 bulan 8 tahun 45“
Atas nama bangsa Indonesia
Soekarno-Hatta

Kemudian di kibarkanlah bendera Sang Saka Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya. Hadirin turut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia tersebut.

Ayo Berlatih
1. Jelaskanlah nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan masyarakat Bali melalui sistem subak!
Nilai persatuan dan kesatuan dari sistem irigasi subak ditunjukkan dari prinsip asas kerja sama dan keadilan sehingga para petani saling gotong royong dan saling membantu dalam masalah pengairan sawah. Selain itu, segala persoalan pertanian dibahas secara musyawarah.

2. Jelaskanlah contoh kegiatan ekonomi masyarakat yang tinggal di daerah pantai!
Contoh kegiatan ekonomi di daerah pantai adalah nelayan yang menangkap ikan, petani yang memanfaatkan air laut untuk membuat garam, pedagang yang menjual ikan, pelaku usaha yang membuat kerajinan dari kerang untuk dijual, jasa persewaan perahu, dan masih banyak yang lainnya.

3. Jelaskan secara singkat peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945!
Setelah sempat diculik ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945, Ir.Soekarno dan Moh.Hatta akhirnya dibawa kembali ke Jakarta tepatnya di rumah Laksamana Muda Maeda pada tanggal 17 Agustus 1945. Bersama dengan Achmad Soebardjo, Ir.Soekarno dan Moh.Hatta merumuskan naskah proklamasi. Naskah proklamasi kemudian diketik oleh Sayuti Melik dan ditandatangani oleh Ir.Soekarno dan Moh.Hatta. Bertempat di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta, akhirnya naskah proklamasi tersebut dibacakan oleh Ir.Soekarno pada pukul 10.00.

4. Tahukah kamu mengapa golongan pemuda meminta Ir. Soekarno dan Drs. Muhammad Hatta untuk membacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia?
Golongan pemuda meminta Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta untuk membacakan text proklamasi kemerdekaan republik Indonesia, karena golongan pemuda mendengar kabar menyerahnya Jepang kepada Skutu dalam Perang Dunia II pada 15 Agustus 1945.

5. Apakah manfaat yang diperoleh rakyat Indonesia dengan adanya peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia?
Dengan adanya Proklamasi Kemerdekaan kehidupan rakyat Indonesia menjadi lebih sejahtera karena tidak ada lagi pertumpahan darah, kerja paksa, dan pajak yang mencekik.

Ayo Renungkan
Pelajaran penting apa sajakah yang kamu dapatkan pada hari ini? Ceritakanlah pengalamanmu itu kepada teman sebangkumu! Pertanyaan apa sajakah yang belum terjawab dari kegiatan belajar hari ini? Sikap apakah yang kamu kembangkan pada hari ini?
Pada hari ini saya telah belajar menemukan dan menghubungkan konsep-konsep dalam bacaan dengan benar dalam sebuah ringkasan, menjawab pertanyaan-pertanyaan, menghubungkan kondisi daerah dengan kegiatan ekonomi di daerahnya yang memiliki ketampakan alam yang berbeda dalam bentuk tulisan nonfiksi, dan memainkan peran dalam drama Proklamasi. Sikap yang dikembangkan adalah Cermat, Teliti, dan Mandiri
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:31 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.