Home » » Pembelajaran 1 Tema 5 Subtema 3 Keseimbangan Ekosistem

Pembelajaran 1 Tema 5 Subtema 3 Keseimbangan Ekosistem

Semua makhluk hidup memerlukan makhluk hidup lain untuk mempertahankan hidup. Makanan dan sumber energi lain menjadi salah satu faktor penting terjadinya saling kebergantungan antarmakhluk hidup.

Ayo Mengamati
Perhatikanlah gambar-gambar di bawah. Bagaimana penjelasanmu mengenai hubungan simbiosis antara dua jenis makhluk hidup tersebut? Apa perbedaan antara simbiosis komensalisme, parasistisme, dan mutualisme? Kesimpulan apakah yang dapat kamu ambil dari hubungan khas antara dua jenis makhluk hidup tersebut?
Ayo Mengamati
Ya, semua makhluk hidup memerlukan makhluk hidup lain untuk mempertahankan hidup. Makanan dan sumber energi lain menjadi salah satu faktor penting terjadinya saling kebergantungan antarmakhluk hidup. Bentuk ketergantungan antarmakhluk hidup diperlihatkan dalam sebuah rantai makanan dan jaring-jaring makanan. Bagaimana peran rantai makanan dan jaring-jaring makanan bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di dalamnya dan di dalam ekosistem?

Bacalah dengan saksama bacaan berikut ini.

Ayo Membaca
Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan
Kebergantungan antarmakhluk hidup dan lingkungannya menjadi bagian dari kehidupan di dalam sebuah ekosistem. Tumbuhan mendapatkan energi dari matahari. Hewan mendapatkan energi dari tumbuhan atau hewan lain yang memakan tumbuhan. Tumbuhan berhijau daun mampu membuat makanan sendiri. Makhluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri disebut produsen. Banyak jenis makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanan sendiri. Mereka mendapatkan energi dari makanan yang mereka makan. Makhluk hidup yang memakan makanan tanpa bisa membuat sendiri disebut konsumen. Beberapa jenis konsumen memakan tumbuhan. Konsumen ini dinamakan herbivor. Konsumen yang memakan hewan sebagai sumber energinya dinamakan karnivor. Ada juga konsumen yang memakan baik tumbuhan maupun hewan, yang dinamakan omnivor.
Rabtai Makanan
Energi mengalir dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lain di dalam rantai makanan. Rantai makanan adalah hubungan yang khas antara sekelompok produsen dan konsumen. Konsumen memakan produsen. Produsen melepas energi kepada konsumen. Konsumen itu lalu menjadi mangsa konsumen yang lain. Mangsa adalah semua hewan yang diburu untuk dimakan oleh hewan lain. Dengan demikian, mangsa akan melepas energinya kepada pemangsa. Pemangsa atau predator adalah konsumen yang berburu makanan. Jadi, energi dialirkan dari produsen kepada konsumen di dalam rantai makanan.
Jaring Jaring Makanan
Di dalam sebuah ekosistem, terdapat hubungan antara beberapa rantai makanan yang terjadi. Satu jenis hewan dapat terlibat dalam beberapa rantai makanan, demikian juga dengan produsen. Kumpulan dari berberapa rantai makanan di dalam sebuah ekosistem disebut dengan jaring-jaring makanan. Di dalam jaring-jaring makanan, jumlah hewan yang terlibat makin banyak dan energi yang mengalir juga makin kompleks. Pada jaring-jaring makanan, dimungkinkan terjadi persaingan antarmakhluk hidup, baik di dalam rantai makanan, maupun di dalam jaring-jaring makanan. Setiap komponen yang ada dalam jaring-jaring makanan saling memengaruhi satu dengan yang lain.

Ayo Berlatih
Berdasarkan bacaan di atas, bersama dengan teman sebangkumu, lakukanlah kegiatan-kegiatan berikut ini.

Mencari Arti Kosakata Baru
1. Garis bawahilah beberapa kosakata baru dari bacaan di atas.
2. Tuliskanlah kata-kata tersebut di dalam buku catatanmu.
3. Carilah arti kosakata tersebut dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.
4. Gunakan kosakata tersebut untuk menyusun dua kalimat lengkap.
No.Kosa Kata Baru Arti
1EkosistemKeadaan khusus tempat komunitas suatu organisme hidup dan komponen organisme tidak hidup dari suatu lingkungan yang saling berinteraksi
2EnergiDaya (kekuatan) yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai proses kegiatan, misalnya dapat merupakan bagian suatu bahan atau tidak terikat pada bahan (seperti sinar matahari); tenaga;
3ProdusenPenghasil bahan makanan
4KonsumenPemakai barang hasil produksi 
5HerbivorHewan pemakan tumbuh-tumbuhan
6PredatorBinatang yang hidupnya dari memangsa binatang lain; hewan pemangsa hewan lain
7KompleksMengandung beberapa unsur yang pelik, rumit, sulit, dan saling berhubungan
8KomponenBagian dari keseluruhan; unsur:
9MangsaBinatang yang menjadi makanan binatang buas
10KarnivorHewan pemakan daging (seperti anjing, kucing)
11OmnivorHewan pemakan hewan lain dan tumbuhan

Contoh kalimat :
  1. Ekosistem hutan bisa rusak jika tidak ada kesadaran dari masyarakat untuk menjaga dan melestarikannya.
  2. Kebergantungan antarmakhluk hidup dan lingkungannya menjadi bagian dari kehidupan di dalam sebuah ekosistem.
  3. Menghemat energi berarti tidak menggunakan energi listrik untuk suatu hal yang tidak berguna. 
  4. Penghematan energi dapat dicapai dengan penggunaan energi secara efisien.
  5. Produsen merupakan makluk hidup yang dapat membuat makanananya sendiri.
  6. Makluk hidup yang secara langsung tergantung pada produsen yaitu hewan pemakan tumbuhan.
  7. Konsumen adalah makhluk hidup yang mendapatkan makanan dari makhluk hidup lain. 
  8. Konsumen dalam rantai makanan ini biasanya diurutkan sesuai tingkatan
  9. Herbivora adalah hewan yang makanannya berupa tumbuhan seperti rumput, daun-daunan, biji-bijian dan buah-buahan.
  10. Hewan herbivora kebanyakan dipelihara oleh manusia karena tidak buas.
  11. Predator puncak merupakan predator yang menduduki bagian atas rantai makanan.
  12. Hewan komodo tergolong sebagai predator puncak.
  13. Masalah yang berat dan kompleks dicoba dengan solusi yang ringan dan sederhana.
  14. Kategori masalah bervariasi; ada yang ringan, ada yang berat; ada yang sederhana, ada yang kompleks.
  15. Komponen-komponen yang menjadi penyebab terbentuknya ekosistem, yakni komponen biotik dan abiotik.
  16. Komponen abiotik ini merupakan komponen berupa makhluk mati.
  17. Ada beberapa jenis hewan yang hidup dengan cara memangsa hewan lainnya.
  18. Hewan kecil seperti belalang sembah juga dapat memangsa hewan lainnya.
  19. Hewan karnivora memiliki peranan penting di dalam sistem keseimbangan alam dan ekosistem.
  20. Hewan karnivora biasanya memiliki bentuk pencernaan yang relatif pendek.
  21. Omnivora tetap memainkan peranan yang besar untuk aliran energi dalam pola ekosistem. 
  22. Peran ekologi omnivora menjadi penting karena mereka mengkonsmsi tumbuhan dan juga hewan.

Membuat Peta Pikiran
Berdasarkan bacaan di atas, temukanlah pokok pikiran utama pada setiap paragraf. Temukanlah kata kunci pada setiap paragraf dan gunakanlah untuk membuat cabang utama pada peta pikiranmu. Temukanlah informasi penting pada setiap paragraf dan gunakanlah untuk melengkapi cabang utama dari setiap paragraf yang telah kamu buat sebelumnya. Buatlah peta pikiranmu semenarik mungkin, lalu presentasikan di depan kelas dengan percaya diri.
Peta Pikiran
Jaring-jaring makanan adalah gabungan dari beberapa rantai makanan yang siklusnya saling berhubungan. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa rantai makanan adalah bagian dari jaring-jaring makanan dalam cakupan yang lebih luas lagi.

Pada jaring-jaring makanan organisme yang terkumpul pada jaring-jaring makanan mempunyai beberapa jenis oragnisme yang dapat dipilih menjadi makanannya. Sedangkan pada rantai makanan, organisme yang menjadi konsumen hanya memiliki satu pilihan makanan saja. Meskipun tersedia beberapa, tapi jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan organisme yang ada pada jaring-jaring makanan.

Ayo Mencoba
Kamu tentu telah mengetahui dan memahami beberapa jenis ekosistem yang ada di dunia. Kamu juga telah mengetahui bahwa ada hubungan khas yang terjadi di dalam sebuah ekosistem. Rantai makanan pada setiap ekosistem dapat juga merupakan hubungan khas di dalam ekosistem. Hubungan dimakan dan memakan di dalam ekosistem dipengaruhi oleh komponen ekosistem yang ada pada ekosistem tersebut.

Kamu akan bekerja sama dengan beberapa orang temanmu di dalam kelompok. Sediakanlah beberapa alat dan bahan seperti koran atau majalah bekas, atau sumber informasi lain, gunting, lem, kertas karton ukuran A3, dan alat tulis. Berbagilah tugas dengan teman sekelompokmu berdasarkan langkah kegiatan berikut ini.
  1. Setiap kelompok akan mendapatkan jenis ekosistem yang berbeda.
  2. Pelajarilah ekosistem tersebut dengan mencari informasi tentang komponen biotik dan abiotik yang menjadi bagian ekosistem tersebut.
  3. Carilah informasi tentang hewan dan tumbuhan yang ada pada ekosistem tersebut.
  4. Tentukanlah sebuah jaring-jaring makanan yang mungkin terjadi pada ekosistem tersebut.
  5. Carilah gambar hewan atau tumbuhan dari sumber informasi yang ada yang sesuai dengan jaring-jaring makanan yang telah kamu tentukan. Potong dan kumpulkan.
  6. Di atas kertas karton A3, susunlah jaring-jaring makanan yang ada pada ekosistem tersebut.
  7. Berikanlah keterangan yang menarik tentang ekosistem dan jaringjaring makanan yang terjadi pada ekosistem tersebut. Kamu juga dapat mencantumkan fakta menarik tentang makhluk hidup yang ada pada jaring-jaring makananmu, demikian juga dengan fakta menarik tentang ekosistem pilihanmu.
  8. Susunlah jaring-jaring makanan dan keterangannya dengan menarik.
  9. Presentasikan hasil karyamu di depan kelas dengan percaya diri.

1. Ekosistem Darat

Ekosistem darat ialah ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan. Ekosistem darat dibedakan menjadi beberapa ekosistem, yaitu sebagai berikut.

a. Ekosistem Gurun
Ekosistem gurun gurun merupakan ekosistem darat yang didominasi oleh flora dan fauna tertentu dan ditandai dengan lingkungan yang beriklim kering dengan curah hujan yang sangat sedikit sekali. Di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus, atau tak berdaun dan memiliki akar panjang serta mempunyai jaringan untuk menyimpan air. Hewan yang hidup di gurun antara lain rodentia, ular, kadal, katak, dan kalajengking.

Jaring Jaring Makanan Di Ekosistem Gurun
Jaring Jaring Makanan Di Ekosistem Gurun
Fakta Menarik
  1. Curah hujan tahunan di gurun rata-rata kurang dari 10 inci.
  2. Karena kelangkaan air dan vegetasi, bentuk kehidupan hewan sangat terbatas di gurun. 
  3. Kondisi kehidupan yang keras dan suhu ekstrim telah mengevolusi makhluk tertentu untuk benar-benar beradaptasi dengan kehidupan gurun. 

b. Ekosistem Padang Rumput
Ekosistem padang rumput adalah ekosistem yang terjadi di daerah padang rumput. Tumbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan terna (herbs) dan rumput yang keduanya tergantung pada kelembapan. Hewannya antara lain: bison, zebra, singa, anjing liar, serigala, gajah, jerapah, kangguru, serangga, tikus dan ular.

Jaring Jaring Makanan Di Ekosistem Padang Rumput
Jaring Jaring Makanan Di Ekosistem Padang Rumput
Fakta Menarik
  1. Terbentuknya padang rumput secara alami lebih banyak disebabkan cuaca tepatnya oleh rendahnya tingkat curah hujan.
  2. Padang rumput merupakan kediaman bagi hewan-hewan yang merumput dan juga para pemakan daging yang memangsa mereka. 
  3. Manusia telah mengubah padang rumput. Pada masa lalu beberapa jenis hewan padang rumput telah diburu terlalu banyak. 

c. Ekcosistem Hutan Hujan
Ekosistem hutan hujan tropis merupakan suatu sistem ekologi pada suatu wilayah luas yang didominasi oleh kumpulan pohon – pohon tinggi yang didalamnya terdapat keanekaragaman spesies yang terbentuk pada daerah beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi dan suhu lembab. Dalam hutan basah tropika sering terdapat tumbuhan khas, yaitu liana (rotan), kaktus, dan anggrek sebagai epifit. Hewannya antara lain, kera, burung, badak, babi hutan, harimau, dan burung hantu.

Jaring-Jaring Makanan Di Hutan Hujan
Jaring-Jaring Makanan Di Hutan Hujan
Fakta Menarik
  1. Amerika Selatan bukan satu-satunya tempat di mana hutan hujan ditemukan. Alaska, Kanada, Asia, Afrika, dan Amerika Latin semuanya memiliki hutan hujan.
  2. Hutan hujan tropis adalah hutan hujan yang hangat dan lembab dan beriklim sedang lebih sejuk. Hutan hujan tropis lebih melimpah dari keduanya, ditemukan lebih dekat ke khatulistiwa.
  3. Hutan hujan Amazon di Brazil adalah hutan hujan terbesar di planet ini.

d. Ekosistem Taiga
Taiga' adalah hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus, dan sejenisnya. Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali,  Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus, dap sejenisnya. Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali. Hewannya antara lain moose, beruang hitam, ajag, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur.

Jaring-Jaring Makanan Di Ekosistem Taiga
Jaring-Jaring Makanan Di Ekosistem Taiga
Fakta Menarik
  1. Taiga adalah bioma terestrial terbesar dan meluas di seluruh Eropa, Amerika Utara, dan Asia. 
  2. Ekosistem ini biasanya memiliki, musim panas yang basah dan panjang, musim dingin. 
  3. Curah hujan sedang dan mendapat banyak salju selama musim dingin dan banyak hujan selama musim panas.

e. Ekosistem Tundra
Tundra adalah suatu bioma tempat terhambatnya pertumbuhan pohon dengan rendahnya suhu lingkungan sekitar. Contoh tumbuhan yang dominan adalah Sphagnum, liken, tumbuhan biji semusim, tumbuhan kayu yang pendek, dan rumput. Pada umumnya, tumbuhannya mampu beradaptasi dengan keadaan yang dingin.

Hewan yang hidup di daerah ini ada yang menetap dan ada yang datang pada musim panas, semuanya berdarah panas. Hewan yang menetap memiliki rambut atau bulu yang tebal, contohnya muscox, rusa kutub, beruang kutub, dan insekta terutama nyamuk dan lalat hitam.

Jaring-Jaring Makanan Di Ekosistem Tundra
Jaring-Jaring Makanan Di Ekosistem Tundra
Fakta Menarik
  1. Merupakan sebuah ekosistem yang sebagian besar wilayahnya ditutup oleh es, dimana tanahnya sebagian besar merupakan batuan induk yang telah mengalami sedikit pelapukan
  2. Memiliki musim dingin yang panjang yaitu sekitar 9 bulan dan juga gelap, sedangkan musim panasnya berlangsung dengan cepat yaitu hanya 3 bulan dan terang
  3. Merupakan wilayah yang memiliki kecepatan angin tinggi dan juga suhunya yang dingin dengan rata-rata suhu tertingginya hanya 10 derajat Celcius sedangkan suhu terendahnya mencapai -35 derajat Celcius
  4. Dilihat dari segi keanekaragaman biotiknya yang rendah, struktur vegetasinya sederhana serta musim pertumbuhan dan reproduksinya sangat pendek

2. Ekosistem Perairan
Ekosistem perairan adalah ekosistem yang kompone abiotiknya sebagian besar terdiri atas air. Ekosistem perairan dibedakan atas ekosistem air tawar dan ekosistem air Laut.

a. Ekosistem Air Tawar
Ekosistem air tawar adalah ekosistem perairan yang identik dengan konsentrasi garam yang rendah.  Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain variasi suhu tidak menyolok, penetrasi cahaya kurang, dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca.

Macam tumbuhan yang terbanyak adalah jenis ganggang, sedangkan lainnya tumbuhan biji. Hampir semua filum hewan terdapat dalam air tawar. Organisme yang hidup di air tawar pada umumnya telah beradaptasi.

Ekosistem air tawar juga digolongkan menjadi dua yaitu : Air tenang dan air mengalir. Yang termasuk ekosistem air tenang adalah danau dan rawa, dan yang termasuk ekosistem air mengalir adalah sungai.

Jaring-Jaring Makanan Di Ekosistem Air Tawar
Jaring-Jaring Makanan Di Ekosistem Air Tawar
Fakta Menarik
  1. Memiliki kadar garam (salinitas) yang rendah, bahkan lebih rendah daripada cairan sel makhluk hidup.
  2. Dipengaruhi oleh iklim dan cuaca.

2. Ekosistem Air Laut
Ekosistem laut atau disebut juga ekosistem bahari merupakan ekosistem yang terdapat di perairan laut. Ekosistem air laut dibedakan atas lautan, pantai, estuari, dan terumbu karang.

a. Ekosistem Laut
Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion CI- mencapai 55% terutama di daerah laut tropik, karena suhunya tinggi dan penguapan besar. Di daerah tropik, suhu laut sekitar 25°C. Perbedaan suhu bagian atas dan bawah tinggi. Batas antara lapisan air yang panas di bagian atas dengan air yang dingin di bagian bawah disebut daerah termoklin.

Jaring-Jaring Makanan Di Ekosistem Laut
Jaring-Jaring Makanan Di Ekosistem Laut
Fakta Menarik
  1. Lapisan atas laut yang dikenal sebagai zona eufotik dan merupakan bagian terpanas dari ekosistem karena menerima banyak sinar matahari. 
  2. Ada lebih dari 1 juta spesies tanaman dan hewan yang ditemukan hidup di lautan dunia.
  3. Ekosistem laut terbesar di dunia adalah Samudra Pasifik, yang mencakup sekitar 30 persen dari permukaan bumi.

b. Ekosistem Pantai
Ekosistem pantai letaknya berbatasan dengan ekosistem darat, laut, dan daerah pasang surut. Ekosistem pantai dipengaruhi oleh siklus harian pasang surut laut. Organisme yang hidup di pantai memiliki adaptasi struktural sehingga dapat melekat erat di substrat keras.

Daerah paling atas pantai hanya terendam saat pasang naik tinggi. Daerah ini dihuni oleh beberapa jenis ganggang, moluska, dan remis yang menjadi konsumsi bagi kepiting dan burung pantai.

Daerah tengah pantai terendam saat pasang tinggi dan pasang rendah. Daerah ini dihuni oleh ganggang, porifera, anemon laut, remis dan kerang, siput herbivora dan karnivora, kepiting, landak laut, bintang laut, dan ikan-ikan kecil.

Jaring-Jaring Makanan Di Ekosistem Pantai
Ekosistem Pantai
Fakta Menarik :
  1. Terdapat ekosistem mangrove di sekitar pantai
  2. Berperan sebagai rumah bagi aneka jenis makhluk hidup dan bisa menjadi sumber kehidupan

c. Ekosistem Estuari
Estuari (muara) merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut. Estuari sering dipagari oleh lempengan lumpur yang luas atau rawa garam.  Salinitas air berubah secara bertahap mulai dari daerah air tawar ke laut. Salinitas ini juga dipengaruhi oleh siklus harian dengan pasang surut aimya. Nutrien dari sungai memperkaya estuari.

Komunitas tumbuhan yang hidup di estuari antara lain rumput rawa garam, ganggang, dan fitoplankton. Komunitas hewannya antara lain berbagai cacing, kerang, kepiting, dan ikan. Bahkan ada beberapa invertebrata laut dan ikan laut yang menjadikan estuari sebagai tempat kawin atau bermigrasi untuk menuju habitat air tawar. Estuari juga merupakan tempat mencari makan bagi vertebrata semi air, yaitu unggas air.

Jaring-Jaring Makanan Di Ekosistem Estuari
Ekosistem Estuari
Fakta Menarik :
  1. Lingkungan estuari merupakan kawasan yang sangat penting bagi berjuta hewan dan tumbuhan. 
  2. Pada daerah-daerah tropis seperti di lingkungan estuari umumnya di tumbuhi dengan tumbuhan khas yang disebut Mangrove.

d. Ekosistem Terumbu karang.
Terumbu karang didominasi oleh karang (koral) yang merupakan kelompok Cnidaria yang mensekresikan kalsium karbonat. Rangka dari kalsium karbonat ini bermacam-macam bentuknya dan menyusun substrat tempat hidup karang lain dan ganggang.

Hewan-hewan yang hidup di karang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain. Berbagai invertebrata, mikro organisme, dan ikan, hidup di antara karang dan ganggang. Herbivora seperti siput, landak laut, ikan, menjadi mangsa bagi gurita, bintang laut, dan ikan karnivora.

Ayo Menulis
Bagaimana hasil kerja kelompokmu? Memuaskan, bukan? Kali ini kamu akan melakukan kegiatan secara individu dengan membuat tulisan tentang ekosistem pilihan kelompokmu. Dengan keterangan dan informasi yang kamu kumpulkan tentang ekosistem pilihan kelompokmu, buatlah sebuah tulisan
yang menjelaskan secara lebih detail hubungan yang terjadi di dalam rantai makanan dalam ekosistem tersebut. Jelaskanlah kemungkinan-kemungkinan yang akan memengaruhi keadaan rantai makanan yang ada.

Tuliskan pemahamanmu tentang hubungan yang terjadi di dalam rantai makanan tersebut dalam sebuah tulisan sepanjang tiga paragraf.

Ekosistem Sawah
Sawah merupakan sebuah jenis ekosistem buatan yang berbentuk lahan pertanian dengan memiliki permukaan tanah cukup rata dan memiliki pematang sebagai pembatasnya. Kebutuhan pangan manusia inilah yang menyebabkan pembentukan ekosistem ini. Tanaman yang berada disawah yang paling sering di temui adalah padi, kacang – kacangan, cabai dan masih banyak lagi.

Komponen ekosistem sawah ada yang berupa biotik dan adapula yang berupa abiotik. Kumpulan biotik seperti hewan dan tumbuhan sedangkan abiotik seperti batu, air, sinar matahari dan lain – lain. 

Alur pada rantai makanan di sawah umumnya memiliki alur sebagai berikut: produsen → konsumen I → konsumen II → konsumen III → pengurai atau dekomposer. Produsen diduduki oleh badi yang mendominasi sawah. konsumen I biasanya didominasi oleh pemakan padi misalnya tikus. Konsumen II merupakan pemakan konsumen I, biasanya konsumen ini merupakan binatang karnivora misalnya saja ular. Konsumen III sampai IV merupakan pemakan konsumen sebelumnya. Contoh konsumen III adalah burung elang, sedangkan konsumen IV adalah manusia.Sedangkan pengurai merupakan konsumen akhir yang menguraikan senyawa organisme yang telah mati. Pada ekosistem sawah yang merupakan tipe pengurai yaitu bakteri, jamur, dan berbagai jenis cacing.

Ayo Berlatih
1. Apakah yang dimaksud dengan jaring-jaring makanan?
Jaring-jaring makanan adalah kumpulan dari berberapa rantai makanan di dalam sebuah ekosistem.

2. Apa fungsi jaring-jaring makanan di dalam sebuah ekosistem?
Fungsi jaring-jaring nakaanan adalah untuk mengetahui interaksi antar spesies makhluk hidup dari beberapa rantai makanan pada suatu ekosistem.

3. Apa perbedaan antara rantai makanan dan jaring-jaring makanan?
Terdapat beberepa perbedaan, pertama yaitu makhluk hidup yang terlibat dalam rantai makanan lebih sedikit dibanding jaring-jaring makanan. Kedua, aliran energi pada rantai makanan terjadi dalam satu arah, sedangkan aliran energi pada jaring-jaring makanan terjadi dalam arah yang lebih kompleks.

Ayo Renungkan
Hal baru apa sajakah yang kamu dapatkan pada kegiatan pembelajaran hari ini? Sikap dan keterampilan apa sajakah yang kamu kembangkan pada kegiatan pembelajaran hari ini?
Pada hari ini saya telah belajar tentang pengetahuan hubungan antarkomponen ekosistem, hubungan antarmakhluk hidup dalam jaring-jaring makanan pada suatu ekosistem, mempresentasikan komponen-komponen dan hubungan antarkomponen ekosistem yang terdapat serta bagan tentang hubungan antarmakhluk hidup dalam jarin-gjaring makanan dalam ekosistem. Sikap yang saya kembangkan adalah Cermat, Teliti, dan Mandiri.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 11:47 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.