Home » » Keragaman Sosial Budaya sebagai Hasil Dinamika Interaksi Manusia

Keragaman Sosial Budaya sebagai Hasil Dinamika Interaksi Manusia

Dalam kehidupan sehari-hari ternyata terdapat beberapa kelompok masyarakat yang tinggal di lingkungan kita, Mereka berasal dari berbagai daerah dengan kekhasannya tersendiri. Kelompok-kelompok masyarakat tersebut berbeda antara satu dengan yang lainnya, kita juga akan menemukan banyak sekali perbedaan budaya di setiap daerah mereka berasal. Perbedaan-perbedaan tersebut merupakan pengaruh dari interaksi manusia dengan lingkungan hidupnya. Perbedaan-perbedaan yang ada hendaknya menjadi sarana pergaulan, saling mengenal dan saling bekerjasama antar kelompok masyarakat.

Kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan bersama yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang merupakan puncak tertinggi dari kebudayaan-kebudayaan daerah. Kebudayaan nasional sendiri memiliki banyak bentuk karena pada dasarnya berasal dari jenis dan corak yang beraneka ragam. Untuk memelihara dan menjaga eksisitensi kebudayaan bangsa kita, kita bisa melakukan banyak hal diantaranya adalah dengan mempelajari budaya daerah lain. Dengan mempelajari budaya daerah kita akan tahu keindahan budaya mereka. Berikut ini beberapa keberagaman budaya daerah yang ada di Nusantara. 

1. Keragaman Bahasa
Kita harus bersyukur karena Indonesia memiliki sekitar 746 bahasa daerah. Bahasa daerah adalah bahasa yang dituturkan di daerah tertentu. Bahasa daerah digunakan untuk percakapan atau komunikasi untuk suku yang sama. Setiap suku memiliki bahasa yang berbeda dari logat dan dialeknya yang khas. Itulah ciri khusus setiap bahasa daerah. Pada perkembangannya, bahasa daerah memperkaya bahasa Indonesia. Karena banyak kosakata bahasa daerah yang dibakukan ke dalam bahasa Indonesia. Dari berbagai sumber, beberapa bahasa daerah yang ada di Indonesia dapat dikelompokkan sebagai berikut:
No Nama Bahasa Asal Daerah
1. Aceh, Gayo, Alas, Aneuk Jamoe, Singkil Nangroe Aceh Darussalam
2. Batak, Toba, Nias, Karo Sumatera Utara
3. Minangkabau Sumatera Barat
4. Betawi DKI Jakarta
5. Sunda Jawa Barat
6. Jawa Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY
7. Banjar, Dayak Kalimantan
8. Toraja, Bugis, Mongondow Sulawesi
9. Sumbawa, Sasak Nusantara Tenggara Barat
10. Pote, Sabu, Flores, Lembata, Alor, Timor, Sumba Nusantara Tenggara Timur
11. Goram, Seram, Ambon, Romang, Ulias Maluku
12. Dani, Namboran, Jagai, Asmat, Santoni, Bika,
Warompen
Papua

2. Keragaman Suku Bangsa
Suku adalah suatu kesatuan masyarakat atas dasar kesamaan bahasa, budaya, dan tempat tinggal. Misalnya suku Asmat, mereka tinggal di Pulau Papua, mereka memiliki bahasa dan beradat istiadat Asmat. Daerah asal suku-suku di Indonesia tersebar di berbagai daerah. Setiap suku memiliki kebiasaan hidup yang berbeda-beda. Kebiasaan hidup ini menjadi budaya dan ciri khas suku masing-masing hingga membentuk suatu keragaman budaya.Suku-suku yang ada di Indonesia antara lain sebagai berikut.
No Nama Daerah Nama Suku Bangsa
1 Nangroe Aceh Darussalam Aceh, Gayo, Alas, Kluet, Tamiang, Singkil, Anak Jame, Simeleuw, dan Pulau
2 Sumatera Utara Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Fakfak, Batak Angkola, Batak Toba, Melayu, Nias, Batak Mandailing, dan Maya-maya
3 Sumatera Barat Minangkabau, Melayu, dan Mentawai, Tanjung Kato, Panyali, Caniago, Sikumbang, dan Gusci
4 Riau Melayu, Akit, Talang Mamak, Orang utan Bonai, Sakai, dan Laut, dan Bunoi
5 Riau Kepulauan Melayu, Siak, dan Sakai
6 Jambi Batin, Kerinci, Penghulu, Pedah, Melayu, Jambi, Kubu, dan Bajau
7 Bengkulu Muko-muko, Pekal, Serawai, Pasemah, Enggano, Kaur, Rejang, dan Lembak
8 Sumatera Selatan Melayu, Kikim, Semenda, Komering, Pasemah, Lintang, Pegagah, Rawas, Sekak Rambang, Lembak, Kubu, Ogan, Penesek Gumay, Panukal, Bilida, Musi, Rejang, dan Ranau
9 Lampung Pesisir, Pubian, Sungkai, Semenda, Seputih, Tulang Bawang, Krui Abung, dan Pasemah
10 Bangka Belitung Bangka, Melayu, dan Tionghoa
11 Banten Baduy, Sunda, dan Banten
12 DKI Jakarta Betawi
13 Jawa Barat Sunda
14 Jawa Tengah Jawa, Karimun, dan Samin
15 D.I. Yogyakarta Jawa
16 Jawa Timur Jawa, Madura, Tengger, dan Osing
17 Bali Bali Aga dan Bali Majapahit
18 Nusa Tenggara Barat Bali, Sasak, Samawa, Mata, Dongo, Kore, Mbojo, Dompu, Tarlawi, dan Sumba
19 Nusa Tenggara Timur Sabu, Sumba, Rote, Kedang, Helong, Dawan, Tatum, Melus, Bima, Alor, Lie, Kemak, Lamaholot, Sikka, Manggarai, Krowe, Ende, Bajawa, Nage, Riung, dan Flores
20 Kalimantan Barat Kayau, Ulu Aer, Mbaluh, Manyuke, Skadau, Melayu-Pontianak, Punau, Ngaju, dan Mbaluh
21 Kalimantan Tengah Kapuas, Ot Danum, Ngaju, Lawangan, Dusun, Maanyan, dan Katingan
22 Kalimantan Selatan Ngaju, Laut, Maamyan, Bukit, Dusun, Deyah, Balangan, Aba, Melayu, Banjar, dan Dayak
23 Kalimantan Timur Ngaju, Otdanum, Apokayan,Punan, Murut, Dayak, Kutai, Kayan, Punan, dan Bugis
24 Sulawesi Selatan Mandar, Bugis, Toraja, Sa’dan, Bugis, dan Makassar
25 Sulawesi Tenggara Mapute, Mekongga, Landawe, Tolaiwiw, Tolaki, Kabaina, Butung, Muna, Bungku, Buton, Muna, Wolio, dan Bugis
26 Sulawesi Barat Mandar, Mamuju, Bugis, dan Mamasa
27 Sulawesi Tengah Buol, Toli-toli, Tomini, Dompelas, Kaili, Kulawi, Lore, Pamona, Suluan, Mori, Bungku, Balantak, Banggai, dan Balatar
28 Gorontalo Gorontalo
29 Sulawesi Utara Minahasa, Bolaang Mangondow, Sangiher Talaud, Gorontalo, Sangir, Ternate, Togite, Morotai, Loda, Halmahera, Tidore, dan Obi
30 Maluku Buru, Banda, Seram, Kei, dan Ambon
31 Maluku Utara Halmahera, Obi, Morotai, Ternate, dan Bacan
32 Papua Barat Mey Brat, Arfak, Asmat, Dani, dan Sentani
33 Papua Sentani, Dani, Amungme, Nimboran, Jagai, Asmat, dan Tobati

3. Keragaman Budaya
Di Indonesia terdapat banyak sekali suku bangsa. Karena Indonesia memiliki beragam suku bangsa, bentuk kebudayaannya juga beragam. Setiap daerah memiliki kebudayaan daerah yang khas. Keragaman budaya daerah dapat diketahui melalui bentuk-bentuk pakaian adat, lagu daerah, tarian daerah, rumah adat, alat musik, seni pertunjukan, upacara adat, dan lain-lain.
No Nama Daerah Nama Rumah Adat Nama Senjata Tradisional Pakaian Adat
1. Aceh Krong Bade Rencong Ule Balang
2. Sumut Bolon Piso Surit Ulos
3. Sumbar Gadang Karih Bundo Kanduang
4. Riau Selaso Jatuh Kembar Pedang Jenawi Melayu
5. Kepri Selaso Jatuh Kembar Pedang Jenawi Belanga
6. Jambi Panjang Badik Melayu Jambi
7. Bengkulu Rakyat Kuduk, Badik Aesan gede
8. Sumsel Limas Tombak Trisula Bengkulu
9. Lampung Nuwo Sesat Terapang Tulang Bawang
10. Babel Rakit dan Limas Siwar Panjang Paksian
11. Banten Badui Kujang Pangsi
12. DKI Jakarta Kebaya Golok Betawi
13. Jabar Kasepuhan Kujang Kebaya
14. Jateng Joglo Keris Kebaya
15. DIY Joglo Keris Kasatrian
16. Jatim Joglo Clurit (Madura) Pesa'an
17. Bali Gapura Candi Bentar Keris Bali
18. NTB Loka Samawa Keris Lombok
19. NTT Musalaki Sundu NTT
20. Kalbar Kasultanan Pontianak Mandau Perang
21. Kalteng Betang Mandau Kalteng
22. Kaltim Lamin Mandau Kaltim
23. Kalsel Banjar Bubungan Tinggi Keris Bagajah Gamuling Baular Lulut
24. Sulsel Tongkonan Badik Bodo
25. Sultra Istana Buton Keris Suku Tolaki
26. Sulbar Tongkonan Tombak Mandar
27. Sulteng Tambi Pasatimbo Nggembe
28. Gorontalo Pewaris Wamilo Gorontalo
29. Sulut Pewaris Keris Kulavi
30. Maluku Baileo Parang Salawaki Baju Cele
31. Malut Baileo Parang Salawaki Manteren Lamo
32. Papua Barat Honai Busur dan Panah Ewer
33. Papua Honai Belati Papua
rumah adat
a. Lagu Daerah
Lagu merupakan salah satu bentuk ungkapan perasaan manusia. Lagu daerah bercirikan kedaerahan. Lagu daerah umumnya menggunakan bahasa daerah. Ada lagu yang menggambarkan keindahan alam daerahnya. Ada pula yang menggambarkan perjuangan masyarakatnya
Daerah Nama Lagu Daerah Nama Lagu
NAD Bungong Jeumpa, Lembah Alas, Piso Surit, Seulanga, Sepakat Segenap NTB Helele U Ala De Teang, Moree, Orlen-Orlen, Pai Mura Rame, Tebe Onana, Tutu Koda
Sumut Anju Ahu, Bungo Bangso, Cikala Le Pongpong, Bungo Bangso, Butet, Dago Inang Sarge, Lisoi, Madekdek Magambiri, Mariam Tomong, Nasonang Dohita Nadua, Rambadia, Sengko-Sengko, Siboga Tacinto, Sinanggar Tulo, Sing Sing So, Tapian Nauli NTT Anak Kambing Saya, Oras Loro Malirin, Sonbilo, Tebe Onana, Ofalangga, Do Hawu, Bolelebo, Desaku, Lewo Ro Piring Sina, Bengu Re Le Kaju, Aku Retang, Gaila Ruma Radha, Desaku, Flobamora, Potong Bebek Angsa, Orere, O Nina Noi, Lereng Wutun.
Sumbar Ayam Den Lapeh, Barek Solok, Dayung Palinggam, Kambanglah Bungo, Kampuang Nan Jauh Di Mato, Ka Parak Tingga, Malam Baiko, Kampuang nan Jauh di Mato, Indang Sungai Garinggiang, Rang Talu Kalbar Cik-Cik Periuk, Cak Uncang, Batu Ballah, Alok Galing, Tandak Sambas, Sungai Sambas Kebanjiran, Alon-Alon.
Riau Soleram, Kebangkitan Melayu, Tanjung Katung, Bungo Cempako, Lancang kuning, Langgam Melayu, Ayam Putih Pungguk, Makan Sirih, Uyang Bagan Tak Ondak Belaya, Mak Long, Tuanku Tambusai, Pak Ngah Balek, Puteri Tujuh, Dedap Durhaka, Kutang Barendo. Kalteng Kalayar, Naluya, Palu Lempong Popi dan Tumpi Wayu.
Kepri Pak Ngah Balek Kalsel Ampar-Ampar Pisang, Paris Barantai, Saputangan Bapuncu Ampat.
Jambi Batanghari, Soleram, Injit-Injit Semut, Pinang Muda, Selendang Mayang Kaltim Indung-Indung.
Sumsel Cuk Mak Ilang, Dek Sangke, Gending Sriwijaya, Kabile-bile, Tari Tanggai Sulut Esa Mokan, Gadis Taruna, Si Patokaan, O Ina Ni Keke, Sitara Tillo, Tahanusangkara dan Tan Mahurang.
Babel Yak Miak, Icak-icak Dek Tau Sulbar Bulu Londong, Malluya, Io-Io, Ma'pararuk
Bengkulu Lalan Belek, Sungai Suci dan Umang-umang. Sulteng Tondok Kadadingku, Tope Gugu
Lampung Ad-adi Laun Lambar, Lipang Lipandang, Sang Bumi Ghuwa Jughai, Putra Saburai, Bumi Lampung, Adat Lampung, Lampung Sai Agung Sultra Peia Tawa-Tawa dan Tana Wolio
Jakarta Kicir-kicir, Jali-jali, Lenggang Kangkung, Keroncong Kemayoran, Surilang, Terang Bulan, Keroncong Kemayoran, Ondel Ondel, Ronggeng, dan Sirih Kuning, Wak-wak Gung, Sayur Asem G'talo Hulondalo li Pu'u , Bulalo Lo Limutu , Wanu Mamo Leleyangi Binde Biluhuta dan Dabu-Dabu
Banten Dayung Sampan, Ibu, dan Jereh Bu Guru. Sulsel Angin Mamiri, Pakarena, Sulawesi Parasanganta, Ma Rencong, Ammac Ciang, Anak Kukang, Ati Raja, Batti’batti, Ganrang
Jabar Bubuy Bulan, Cing Cangkeling, Es Lilin, Karatagan Pahlawan, Manuk Dadali, Panon Hideung, Peuyeum Bandung, Pileuleuyan, Tokecang, Sintren Maluku Ambon Manise, Ayo Mama, Buka Pintu, Burung Kakatua, Burung Tantina, Goro-Goro Ne, Gunung Salahatu, Hela Rotan, Huhatee, Lembe-lembe, Mande-mande, Naik-Naik Ke Puncak Gunung, Nona Manis Siapa Yang Punya, O Ulate, Ole Sioh, Rasa Sayange, Sarinande, Saule, Sayang Kene, Tanase dan Waktu Hujan Sore-sore.
Jateng Gambang Suling, Gek Kepriye, Gundul Pacul, Ilir-ilir, Jaranan, Jamuran, Bapak Pucung, Yen Ing Tawang Ono Lintang, Malut Yon Batane, Leng Kali Leng, Togal
DIY Pitik Tukung, Sinom, Suwe Ora Jamu, Te Kate Dipanah. Papua Apuse, Yamko Rambe Yamko, Sajojo
Jatim Keraban Sape, Jamuran, Kidang Talun, Lindri, Tanduk Majeng. Cublak-Cublak Suweng, Gai Bintang, Kembang Malathe, Padhang Wulan Bali Mejangeran, Ratu Anom, Dewa ayu, Janger, Macepet Cepetan, Meyong-Meyong, Ngusak Asik, dan Puteri Ayu

b. Alat Musik Tradisional
Lagu-lagu daerah biasanya diiringi dengan alat musik daerah. Jenis alat musik yang digunakan pada tiap-tiap daerah berbedabeda. Berikut ini tabel beberapa alat-alat musik daerah.
No Nama Alat Musik Asal Daerah
1. Angklung Jawa Barat
2. Gamelan Jawa Tengah
3. Tifa Papua, Maluku
4. Kolintang Sulawesi Utara
5. Sasando Nusa Tenggara Barat
6. Sampek Kalimantan Timur

c. Tarian Daerah dan Pertunjukan Rakyat
Seni tari merupakan salah satu aspek seni untuk mengungkapkan perasaan melalui gerak. Tarian daerah menampilkan kekhasan daerahnya. Tarian biasanya memiliki makna dan simbol tertentu. Ada pemujaan kepada Tuhan, penyambutan tamu. Ada juga kegembiraan muda-mudi atau tentang kepahlawanan. Contoh tarian menyambut tamu adalah tari Saman dari Aceh dan tari Pendet dari Bali. Tarian yang menunjukkan keperkasaan contohnya adalah tari Reog dari Ponorogo dan tari Cakalele dari Maluku.
Daerah Nama Tarian Daerah Nama Tarian
NAD Tari Seudati,Tari Saman, Meuseukat, Tari jeumpa, NTB Tari Mpaa Lenggo, Tari Batunganga
Sumut Tari Serampang Dua Belas, Tari Tor-tor NTT Tari Perang, Tari Gareng Lameng
Sumbar Tari Piring, Tari payung, Tari Indang, Tari Turuk Laggai Kalbar Tari Monong, Tari Zapin Tembung
Riau Tari Tanduk, Tari Joged Lambak Kalteng Tari Balean Dadas, Tari Tambun Bungai
Kepri Tari Zapin, Tari Joget Dangong, Tari Jogi, Tari Melemang, Tari Makyong, Tari Dayung Sampan Kalsel Tari Baksa Kembang, Tari Radap Rahayu
Jambi Tari Sekapur Sirih, Tari Selampit Delapan Kaltim Tari Perang, Tari Gong
Sumsel Tari Tanggai, Tari Putri Bekhusek Sulut Tari Maengkat, Tari Polo-palo
Babel Tari Tanggai, Tari Zapin, Tari Campak, Tari Bahtera Bertiang Tujuh, Sekapur Sirih Sulbar Bulu Londong, Malluya, Io-Io, Ma'pararuk
Bengkulu Tari Andun, Tari Bidadei Teminang Sulteng Tari Lumense, Tari Pule Cinde
Lampung Tari Jangget, Tari Melinting Sultra Tari Dinggu, Tari Balumpa
Jakarta Tari Topeng, Tari Yapong G'talo Tari Dana-dana, Tari Saronde, Tari Tanam Padi, Tari Sabe
Banten Tari Saman, Tari Topeng, Tari Cokek Sulsel Tari Bosara, Tari Kipas
Jabar Tari Merak Maluku Tari Lenso, Tari Cakalele
Jateng Tari Serimpi, Tari bambangan Cakil Malut Yon Batane, Leng Kali Leng, Togal
DIY Tari Serimpi Sangupati, Tari Bedaya Papua Tari Musyoh, Tari Selamat datang
Jatim Tari Reog Ponorogo P. Barat Tari Suanggi, Tari Perang
Bali Tari Legong, Tari Kecak

4. Keragaman Religi
Indonesia memiliki keragaman agama atau kepercayaan. Di Indonesia, terdapat enam agama yang diakui secara resmi oleh negara, yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Keragaman agama dapat diketahui dari pelaksanaan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari dan upacara keagamaan yang dilakukan oleh penganut setiap agama.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:15 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.