Home » » Pengukuran Sudut dalam Satuan Baku dengan Busur Derajat

Pengukuran Sudut dalam Satuan Baku dengan Busur Derajat

Pengukuran sudut dalam satuan baku menggunakan satuan sudut yaitu derajat dan menggunakan busur derajat. Satuan sudut yang sering digunakan untuk mengukur besar sudut adalah derajat (°), misalnya: 60° dibaca enam puluh derajat.

Sudut dapat diartikan sebagai ruang antara dua buah sinar garis lurus yang mempunyai titik pangkal sama. Sudut mempunyai ukuran. Satuan ukuran dapat biasanya berupa derajat (°). Jika sudut pusat suatu lingkaran kita bagi menjadi 360 bagian yang sama besar maka masing-masing sudut yang terjadi berukuran 1 derajat.

Ada empat jenis sudut yang perlu kita kenal, yaitu sudut siku-siku, sudut lurus, sudut lancip, sudut tumpul.
  1. Sudut siku-siku adalah sudut yang ukurannya 90 derajat. Kaki-kaki suatu sudut siku-siku saling tegak lurus.
  2. Sudut lurus adalah sudut yang lurus atau sudut yang berukuran 180 derajat.
  3. Sudut lancip adalah sudut yang berukuran kurang dari 90 derajat. 
  4. Sudut tumpul adalah sudut yang berukuran lebih dari 90 derajat tetapi kurang dari 180 derajat.

Busur derajat merupakan salah  satu alat untuk mengukur besar sudut dalam satuan baku. Busur derajat ini biasanya berupa daerah setengah lingkaran dan telah dibagi menjadi 180 bagian yang sama besar. Masing-masing bagian sudutnya berukuran 1 derajat. Anda bisa menggunakan busur derajat untuk mengukur besar suatu sudut. Busur memiliki beberapa bagian. Bagian Bagian Busur antara lain sebagai berikut.
Bagian Bagian Busur
  1. Titik pusat busur
  2. Garis horizontal
  3. Garis vertikal

Busur derajat memiliki dua garis berlawanan yakni di bagian dalam lengkungannya dan di bagian luar. Sehingga alat ini berguna untuk mengukur sudut dari dua sisi yaitu sisi dalam dan sisi luar

Untuk mengukur sudut menggunakan busur, perhatikan langkah-langkah berikut.
Mengukur Sudut
  1. Letakkan titik pusat busur pada titik sudut yang akan diukur.
  2. Impitkan garis horizontal busur dengan salah satu kaki sudut.
  3. Lihat garis sudut yang lain.
  4. Angka pada busur yang berimpit dengan kaki sudut menunjukkan ukuran sudut

Sedangkan Cara menggambar sudut adalah sebagai berikut : Pada contoh kali ini akan dijelaskan bagaiman menggambar sudut 38 derajat.
Menggambar Susut
  1. Buatlah sebuah garis lurus dan sebuah titik.
  2. Letakan busur sehingga garis horizontal busur berimpit dengan garis yang dibuat
  3. Tandailah titik tetap pada angka 38°pada skala dalam.
  4. Angkat busur derajat, kemudian Hubungkan titik denga  titik sudut, maka terbentuklah sebuah sudut yang besarnya 38°.

Selanjutnya berikut ini contoh mengukur sudut. Pada jarum Jam dinding yang menunjukkan pukul 09.00. besar sudut terkecil yang terbentuk adalah 90 derajat. Berikutnya adalah sudut terkecil pada pukul 3, 4 dan 10.
Sudut Jarum Jam
Pada contoh yang kedua adalah mengukur sudut pada potongan pizza. Pizza terpotong menjadi 8 bagian yang sama. Besar sudut yang terbentuk adalah 45°. Berikutnya adalah Jika pizza terpotong menjadi 4, 6, dan 10 bagian yang sama.
Potongan Pizza
Ayo Berlatih
Setelah mempelajari cara mengukur dan menggambar sudut berikut ini beberapa soal tentang mengukur dan membuat sudut
1. Tentukan besar sudut di bawah ini!
Besar sudut pada soal dapat dijelaskan sebagai berikut.
Soal Nomor 1
2. Buatlah gambar garis yang membentuk sudut sebesar berikut.
a. 30°
b. 75°
c. 110°
d. 150°
Membuat Garis
3. Tentukan besar sudut terkecil yang dibentuk dua jarum jam pada pukul berikut.
a. 01.00 (30°)
b. 07.00 (150°)
c. 03.30 (75°)
d. 05.30 (15°)
Sudut Terkecil
4. Gambarlah jarum jam pukul berapa sehingga membentuk sudut terkecil
a. 0° (Pukul 12.00)
b. 90°(Pukul 03.00 dan 09.00)
c. 120°(Pukul 04.00 dan 08.00)
d. 150°(Pukul 05.00 dan 07.00)

Demikian penjelasan mengenai cara mengukur dan menggambar sudut menggunakan ukuran baku. Semoga tulisan ini bermanfaat dan terima kasih.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 11:12 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.