Permainan Khas Banyumasan Jonjang

Permainan tradisional sering disebut juga dengan permainan rakyat, merupakan permainan yang tumbuh dan berkembang pada masa lalu terutama tumbuh di masyarakat pedesaan, permainan tradisional seperti menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat khususnya anak-anak. Di daerah Banyumasan ada beberapa permainan tradisional seperti dut dut kiradut, jepetan, misikan, jonjang dan seliring genting. Cara memainkan permainan tersebut berbeda-beda. Berikut ini penjelasan mengenai beberapa permainan tradisional yang ada di daerah Banyumasan.

A. Permainan Jonjang
Permainan jonjang adalah permainan tradisional di daerah Purbalingga. Permainan ini merupakan permanan kelompok yang dapat dimainkan oleh dua orang atau lebih. Cara memainkan permainan ini terbilang cukup mudah yaitu dengan dudk melingkar dengan satu tapak tangan terbuka ke atas.
Jonjang
Sebelum memulai permainan semua pemain melakukan hompimpa terlebih dahulu untuk menentukan pemain yang menjadi penjaga. Pemain yang menjadi penjaga harus menyentuhkan jari telunjuk ke telapak tangan teman satu per satu secara berurutan sambil menyanyikan sebuah lagu atau tembang dolanan.

Ketika lagu berakhir, pemain yang telapak tangannya terakhir disentuh oleh penjaga akan menjadi penjaga selanjutnya. Begitu seterusnya hingga tiap pemain sepakat untuk berhenti bermain.

Jonjang merupakan bahasa Jawa dialek Banyumasan untuk permainan rakyat. Permainan jonjang dapat dilaksanakan pada saat terang bulan. Ada dua jenis permainan jonjang yaitu permainan jonjang dan pertandingan jonjang. Jonjang untuk permainan dimainkan oleh dua orang atau lebih dalam bentuk tetembangan atau aktivitas tertentu yang dilakukan bersama-sama sebagai hiburan.

Sementara jonjang untuk pertandingan adalah jenis jonjang yang dilakukan dua orang atau lebih yang saling berhadapan satu sama lain dan memiliki unsur menang kalah.

Saat bermain jonjang ada tetembangan atau syair yang biasa dinyanyikan. Syair atau tetembangan tersebut sebenarnya tidak memiliki arti khusus. Syair tersebut dinyanyikan hanya sekedar tembang parikan atau tembang dolanan yang bisa dinyanyikan saat bermain jonjang.

Berikut ini beberapa tetembangan yang biasa dinyanyikan mengirirngi permainan jonjang :
Tetembangan 1
Jonjang iris-iris telo
Babu londo momong sinyo
Didolani motor mabur
Motor mabur kapal udara
Numpak sepur mudhun ning Kroya
Adang bubur nggo sangu ronda
Mbengi nganggur awan kerja

Tetembangan 2
Jonjang emper wetan, ana sapi udag-udagan
Biyung tulung, si biyung nambal payung
Payung bodol, ditambal dodol
Dodole mambu, dipangan tuhu
Tuhune mati, dibuang kali
Kaline jero, iwake loror
DIcacag bendho, bendhone gowang
Nggo ator gedhang, gedhange mateng
Nggo isen weteng

Selain permainan jonjang seperti yang telah dijelaskan tersebut, masih ada beberapa permainan tradisional lainya yang berasal dari daerah Banyumasan. Beberapa permainan tradisional tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Seliring Genting
Seliring genting merupakan salah satu permainan yang dilakukan saat bulan purnama. Permainan ini bercerita tentang seorang pencuri yang berpura-pura mendatangi rumah untuk meminta api. Pemilik rumah yang curiga mengetahui bahwa orang tersebut berniat mencuri ayam miliknya.

Permainan seliring genting dimainkan oleh sekelompok anak yang berdiri membentuk barisan seperti ular-ularan dan seorang anak yang berberapn sebagai pencuri. Pemain yang berdiri di barisan paling depan akan menjadi pemilik rumah dan berhadapan dengan pencuri. Pemain yang berada di barisan paling belakang akan menjadi ayam yang akan dicuri oleh pencuri. Pemain sisanya bertugas menjadi penjaga rumah yang menjaga agar ayamnya tidak dicuri. Para penjaga harus pandai mengelak agar pencuri kesulitan menangkap ayam.

2. Jonjang Dogrok
Dogrok dalam bahasa jawa Banyumasan berarti jongkok. Di beberapa daerah permainan jonjang dogrok disebut dengan permainan petak jongkok. Pada permainan ini, dipilih beberapa orang untuk bertugas sebagai "masang" dan bukan "masang".

Permainan ini dimulai saat semua pemain yang bukan masang berlari menjauhi para pemain yang masang. Pemain yang masang harus mengejar pemain yang bukan masang sampai berhasil menepuk pemain yang bukan masang.

Tepukan dianggap sah jika pemain yang bukan masang ditepuk saat berdiri. Pemain yang bukan masang dapat dogrok (jongkok) untuk menghindari tepukan pemain masang. Pemain yang telah dogrok (jongkok) tidak dapat berdiri sendiri, jika ingin berdiri kembali harus mendapat tepukan dari pemain bukan masang yang sedang berdiri. Bila pemain yang bukan masang hanya tersisa satu orang saja yang berdiri, maka pemain tersebut tidak boleh dogrok (jongkok) hingga ada pemain lain yang menggantikan.

Tetembangan 3
Jonjang tik kening
Godhong gedhang mati kuning
Kuning rowak-rawek
Bocah gering pating jembewek

B. Nilai-nilai Luhur Permainan Jonjang
Permainan tradisional bersumber dari kearifan lokal. Dalam permainan tradisional terkandung nilai-nilai luhur dan pesan-pesan moral. Nilai-nilai luhur yang terdapat pada permainan jonjang adalah sebagai berikut.

1. Nilai Kejujuran
Dalam permainan jonjang setiap pemain harus bersikap jujur dan tidak boleh berbuat curang. Pemain yang bermain curang biasanya tidak diajak bermain lagi.

2. Nilai Cinta Lingkungan
Bermain jonjang biasanya dilakukan di halaman rumah, lapangan, pekarangan rumah, bahkan di kebun. Saat bermain, setiap pemain harus menjaga kebersihan dan kelesatarian lingkungan. Dengan menjaga kelestarian lingkungan kita menerapkan perilaku cinta lingkungan dan menjaga alam sekitar.

3. Nila Kerja Sama
Permainan jonjang tidak bisa dilakukan sendiri dan membutuhkan orang lain. Tetembangan pada permainan jonjang juga dinyanyikan secara bersama-sama. Aturan permainan jonjang juga harus dipatuhi oleh semua pemain. Jika aturan tidak dipatuhi maka permainan tidak akan berjalan dengan baik.

4. Nilai Kedisiplinan
Aturan dalam permainan jonjang harus dipatuhi oleh para pemain. Setiap pemain akan belajar mematuhi aturan permainan yang telah disepakati bersama. Aturan permainan ini melatih mereka untuk bersikap disiplin.

Permainan jonjang yang dilakukan di tempat terbuka secara tidak langsung akan membuat anak selalu ingat waktu. Sebelum hari gelap permainan harus dihentikan dan mereka kembali ke rumah masing-masing.

5. Nilai Sosial
Permainan jonjang dilakukan secara bersama-sama. Saat mereka bermain bersama-sama anak akan bersosia;isasi dan saling berkomunikasi satu sama lain.

Setiap permainan memiliki nilai-nilai tersendiri. Nilai-nilai tersebut akan bermanfaat jika diterapkan dalam kehidupan sehari hari.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:03 AM

Pembelajaran 6 Tema 6 Subtema 4 Merawat Tumbuhan

Pada Pembelajaran 6 Tema 6 Subtema 4 Merawat Tumbuhan akan mempelajari tentang menyebutkan manfaat aturan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Dengan bermain peran tentang menaati peraturan di sekolah, siswa dapat mensimulasikan kegiatan sesuai aturan di sekolah. Dengan membaca teks percakapan, siswa dapat menemukan penggunaan tanda tanya dengan benar. Dengan mengamati teks percakapan, siswa dapat membaca kalimat tanya dengan lafal dan intonasi yang tepat. Dengan mengamati gambar berbagai kemasan tomat, siswa dapat membuat perbandingan berat dengan berbagai satuan ukuran berat. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai panduan saja ketika mengikuti kegiatan pembelajaran bersama Bapak/Ibu guru.

Halaman sekolah sangat rindang. Banyak pohon dengan daun yang lebat. Anak-anak mengobrol dan bermain di bawah pohon.

Ayo Membaca
Bacalah percakapan berikut dengan nada dan intonasi yang tepat.
Udin : Aku suka sekali bermain di halaman sekolah. Pohonnya rindang dan udaranya sejuk.
Beni : Aku setuju denganmu Udin. Karena banyak pohon, kita dapat berlindung dari sinar matahari yang terik.
Niko : Apakah kamu melihat Siti, Dayu, dan Lina? Aku belum melihat mereka dari tadi.
Beni : Mereka sedang melihat pohon yang mereka tanam tadi pagi.
Niko : Pohon apa yang mereka tanam?
Beni : Pohon cemara. Apakah kamu pernah melihat pohon cemara, Niko?
Niko : Sepertinya aku pernah melihat pohon cemara saat pergi berlibur ke puncak.
Udin : Di manakah mereka menanam pohon cemara?
Beni : Di dekat ruang guru.

Ayo Berkreasi
Setelah membaca percakapan di atas, buatlah percakapanmu sendiri. Diskusikan bersama dengan teman kelompokmu. Satu kelompok dapat terdiri atas 3-4 orang.

Berikut adalah situasi percakapan yang dapat digunakan.
1. Kalian ingin menambahkan tanaman dalam pot untuk sekolah.
2. Kalian berdiskusi cara merawat tanaman.
3. Kalian memilih tanaman yang akan kalian tanam di sekolah.

Pilihlah satu situasi yang kalian inginkan, dan buatlah dalam bentuk percakapan. Tuliskan percakapan kalian pada buku tulis masing-masing. Dalam percakapan tersebut harus terdapat beberapa kalimat tanya.

Gunakan huruf besar pada awal kalimat. Gunakan kata tanya dan tanda tanya pada kalimat tanya. Tuliskan dengan huruf tegak bersambung. Tampilkan di depan kelas percakapan yang kalian buat. Setiap anak harus mendapat giliran untuk berbicara.
Percakapan
Ayo Mengamati
Amatilah gambar tanaman tomat berikut!
Tanaman
Ibu guru mengajak para siswa untuk mengunjungi kebun di belakang sekolah. Di kebun tumbuh tanaman tomat. Tanaman tomat sudah berbuah dan siap dipetik. Para siswa mengamati buah tomat yang sudah dikemas dalam plastik.
Tomat
Sebutkan berat setiap kemasan tomat dalam plastik tersebut.
500 gram, 1 kg, 2 ons, dan 5 ons
Ayo Berdiskusi
1. Buatlah kelompok bersama temanmu, terdiri atas 3 sampai 4 siswa.
2. Amatilah kembali gambar kemasan tomat di atas. Buatlah berbagai perbandingan berat tomat dengan berbagai satuan ukuran berat. Jangan lupa menggunakan tanda >, <, atau = 210
Contoh: Berat tomat 500 Gram = 5 ons
Tomatku
Ayo Berlatih
Saat bekerja kelompok, sikap-sikap apa yang diperlukan agar tugas dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu? Diskusikan pertanyaan di atas dengan teman di sebelahmu. Kemudian kerjakan soal-soal berikut!

Berikan tanda centang (✔) jika pernyataan sesuai dengan tata tertib. Berikan tanda silang (X) jika pernyataan tidak sesuai dengan tata tertib sekolah.
Pernyataan Jawaban
Siswa mengobrol saat guru menjelaskan tugas yang harus dikerjakan. x
Siswa aktif memberikan pendapat pada diskusi kelompok.
Siswa mendengarkan dengan baik ketika temannya berpendapat.
Siswa menanggapi pendapat temannya dengan santun.
Hasil diskusi disimpulkan berdasarkan pendapat satu anggota. x

Tuliskan kembali pernyataan yang mendapat tanda silang (X).
Contoh: Siswa mengobrol saat guru menjelaskan tugas yang harus dikerjakan.
Akibatnya: Siswa tersebut kurang memahami tugas yang harus diselesaikan, sehingga tidak bisa berperan aktif dalam kelompok.
1. Siswa mengobrol saat guru menjelaskan tugas yang harus dikerjakan.
Akibatnya: Siswa tidak memahami tugas apa yang harus dikerjakan.
2. Hasil diskusi disimpulkan berdasarkan pendapat satu anggota.
Akibatnya: Pendapat anggota lain tidak didengarkan sehingga timbul perselisihan.

Kegiatan Bersama Orang Tua
Bersama dengan orang tuamu, catatlah kegiatan yang selalu dilakukan di rumah. Ceritakan bagaimana kamu menyelesaikan tugas tersebut.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:01 PM

Pembelajaran 5 Tema 6 Subtema 4 Merawat Tumbuhan

Pada Pembelajaran 5 Tema 6 Subtema 4 Merawat Tumbuhan akan mempelajari tentang menyebutkan manfaat aturan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan melakukan kegiatan sesuai aturan di sekolah. Menjelaskan prosedur gerak menekuk sesuai ketukan dengan benar dan mempraktikkan prosedur gerak meliuk sesuai ketukan dengan benar. Dengan membaca teks percakapan, siswa dapat menemukan penggunaan tanda tanya dengan benar. Dengan mengamati teks percakapan, siswa dapat membaca kalimat tanya dengan lafal dan intonasi yang tepat. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai panduan saja ketika mengikuti kegiatan pembelajaran bersama Bapak/Ibu guru.

Di halaman sekolah Siti, terdapat banyak tanaman. Tanaman itu dirawat dengan baik oleh tukang kebun sekolah. Setiap siswa mendapat tugas merawat tanaman di dalam pot yang terdapat di dekat kelas. Siti, Beni, dan Dayu sedang mengamati tukang kebun bekerja.

Ayo Membaca
Bacalah percakapan berikut dengan intonasi yang tepat.
percakapan
Beni : Permisi, Pak. Apa yang sedang Bapak kerjakan?
Tukang Kebun : Bapak sedang mencabuti rumput liar di sekitar tanaman, Nak.
Siti : Mengapa rumput liar harus dicabuti, Pak?
Tukang kebun : Rumput liar harus dicabuti supaya tidak mengganggu pertumbuhan tanaman di sekitarnya.
Dayu : Bagaimana cara agar rumput liar tidak tumbuh lagi, Pak?
Tukang Kebun : Caranya, cabutlah rumput liar hingga ke akarnya.
Beni : Bolehkah kami membantu, Pak?
Tukang kebun : Boleh, Beni. Jangan lupa cuci tanganmu setelah selesai. 
Siti, Beni, dan Dayu: Baik, Pak.

Ayo Berdiskusi
Berdiskusilah dengan teman sebangkumu mengenai pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Kata tanya apa saja yang digunakan dalam percakapan di atas?
2. Kata tanya apakah yang digunakan untuk menanyakan sebab dan alasan?
3. Kata tanya apakah yang digunakan untuk menanyakan cara?

Tuliskan jawaban kalian pada kotak yang tersedia.
Hasil diskusiku
  1. Kata tanya mengapa, bagaimana dan bolehkah.
  2. Kata tanya mengapa.
  3. Kata tanya bagaimana.
Kata tanya “mengapa” digunakan untuk menanyakan sebab dan alasan. Kata tanya “bagaimana” digunakan untuk menanyakan cara.

Ayo Berlatih
Isilah titik-titik pada kalimat tanya berikut, dengan kata tanya “mengapa” dan “bagaimana”. Gunakan huruf tegak bersambung!
Pertanyaan
Cobalah membuat kalimat tanyamu sendiri. Satu kalimat menggunakan kata tanya “mengapa”. Satu kalimat lainnya menggunakan kata tanya “bagaimana”. Tuliskan juga jawaban dari pertanyaanmu.

Ingatlah hal-hal berikut! Gunakan huruf kapital pada awal kalimat. Gunakan tanda tanya pada akhir kalimat. Gunakan huruf tegak bersambung.
Jawaban
Ayo Bermain Peran
Pernahkah kamu mengamati rumput yang tinggi? Apa yang terjadi jika rumput tersebut tertiup angin? Dapatkah kamu menirukan gerakan rumput yang tertiup angin?

Bayangkan bahwa kakimu tertanam di tanah dan badanmu tertiup angin. Angin bertiup dari kanan. Liukkan pinggangmu ke kiri. Lakukan dalam 8 kali hitungan.
Senam
Lalu, angin berubah arah. Angin bertiup dari kiri. Liukkan pinggangmu ke kanan. Lakukan dalam 8 kali hitungan. Angin kembali berubah arah. Kali ini, angin bertiup dari belakang. Liukkan badanmu ke depan. Lakukan dalam 8 kali hitungan.

Sekarang, cobalah berpasang-pasangan dalam melakukan gerakan ini. Satu anak akan memberi perintah, dan anak lainnya akan melakukan gerakan. Ayo, meliuk-liuk seperti rumput! Lakukan sesuai ketukan.

Ayo Berdiskusi
Setiap siswa kelas 2 ditugaskan untuk merawat tanaman yang ada di sekolah. Hal itu dilakukan di pagi hari sebelum masuk kelas. Siti dan Beni ditugaskan pada hari Senin. Dayu dan Lani ditugaskan pada hari Selasa. Lina dan Niko ditugaskan pada hari Rabu. Pada hari Rabu, Niko datang terlambat. Lina harus mengerjakan tugasnya sendirian.

Diskusikan dengan temanmu hal-hal berikut ini.
1. Bagaimana pendapatmu mengenai Niko yang terlambat?
2. Apakah yang dilakukan Niko sesuai dengan tata tertib?
3. Apa yang terjadi jika Niko datang tepat waktu?
4. Apa yang akan kalian lakukan jika ada teman kalian yang melakukan hal seperti Niko?

Tuliskan hasil diskusi kalian pada kotak yang tersedia.
Niko
Ayo Berlatih
Pasangkan tata tertib sekolah berikut dengan manfaat yang tepat.
Tata Tertib
Ayo Bercerita
Ceritakan pengalamanmu ketika melakukan piket kelas. Supaya memudahkan bercerita, jawablah pertanyaan berikut!
Tugas Piket
Ayo Renungkan
Tuliskan hal yang paling kamu sukai pada pembelajaran hari ini. Adakah hal sulit untuk kamu kerjakan?

Yang paling aku sukai adalah:membaca percakapan
Yang masih sulit untukku adalah: menulis huruf tegak bersambung.

Kegiatan Bersama Orang Tua
Bersama dengan orang tuamu, berlatihlah menggunakan kata tanya “mengapa” dan “bagaimana”. Tulislah 3 kalimat tanya dengan menggunakan “mengapa”. dan 2 kalimat tanya dengan menggunakan “bagaimana”. Tuliskan juga jawabanmu pada buku tulismu.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:24 PM

Rangkuman Muatan SBdP Kelas 3 Tema 8 Subtema 4

Selamat datang di blog ini, semoga apa yang anda butuhkan ada di sini. Pada tulisan kali ini saya mencoba merangkum tema VIII Praja Muda Karana khususnya muatan pelajaran Seni Budaya dan Prakarya. Tema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu ema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu Subtema 1 Aku Anggota Pramuka, Subtema 2 Aku Anak Mandiri, Subtema 3 Aku Suka Bertualang, dan Subtema 4 Aku Suka Berkarya. Rangkuman atau resume ini ditulis dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 8 kurikulum 2013.

Rangkuman Muatan SBdP Tema 8 Subtema 3 Aku Suka Berkarya
Kompetensi Dasar
3.4 Mengidentifikasi ciri-ciri gabungan teknik potong, lipat, dan sambung dalam karya keterampilan
4.4
Membuat karya keterampilan dengan gabungan teknik potong, lipat, dan/atau sambung

Pembelajaran 1 Subtema 4
Membuat model rumah-rumahan
Teknik potong, lipat dan sambung adalah salah satu jenis teknik pembuatan berbagai produk kerajinan baik sebagai benda hias atau benda pakai.
  1. Teknik potong adalah teknik dengan cara memotong atau memisahkan bahan menjadi duabagian atau lebih dalam membentuk benda kerajinan. Teknik potong dilakukan dengan berbagai jenis alat, tergantung dari jenisbahannya. Misalnya memotong kain dapat memakai gunting, cutter atau alat sejenisnya.
  2. Teknik Lipat adalah teknik dengan cara melipat sehingga membentuk sebuah kerajinan. Teknik lipat dilakukan tergantung dari bahan dan alat yang digunakan. Jikamelipat bahan lunak tentunya cukup dengan kedua tangan saja. Tetapi jika bahan keras yang dilipat, pasti menggunakan alat yang sesuai dengan jenis bahannya.
  3. Teknik sambung adalah teknik dengan caramenyatukan atau menggabungkan bahan dari dua bagian atau lebih menjadi satu dalammembentuk benda kerajinan.  Teknik sambung dapat dilakukan dengan cara dilem, dijahit, dironce dan masih banyak lagi teknik sambung, tergantung dari bahan yang digunakan.

Mari berkarya membuat rumah-rumahan. Gunting dan tempelkan gambar sehingga membentuk sebuah rumah! Guntinglah gambar berikut! Lipat bagian yang diberi tanda garis putus-putus! Lem dan tempelkan kertas tersebut sehingga membentuk rumah!
Melipat
Denah adalah gambar yang menunjukkan lokasi/letak dari suatu tempat. Mata angin merupakan panduan yang digunakan untuk menentukan arah.

Pembelajaran 3 Subtema 4
Membuat model sekolahan
Maket adalah model atau miniature dari suatu benda atau suatu wilayah. Maket dibuat dengan menggunakan teknik potong, lipat, dan sambung. Maket biasanya terdiri dari alas, bangunan, dan atap. Bangunan maket biasanya terbuat dari kertas karton tebal. Bangunan yang dibentuk dapat berupa bangunan apapun seperti rumah, sekolah, atau gedung kantor. 

Sebelum dibentuk, pola bangunan sebaiknya diwarnai terlebih dahulu. Hal tersebut untuk memudahkan proses menghias saat seluruh bagian maket sudah terpasang. Adapun Langkah-langkahnya sebagai berikut! 
  1. Siapkan: kardus bekas besar dan tebal, pensil, penghapus, pensil warna/spidol/cat air, penggaris, gunting, dan lem.
  2. Buatlah alas maket dari kardus bekas. Lapisilah kardus bekas dengan warna gelap.
  3. Gambarlah pola kertas lipat untuk setiap bangunan yang ada di rumah seperti, kamar mandi, ruang tamu, kamar tidur, dan halaman.
  4. Guntinglah pola yang sudah dibuat.
  5. arnailah setiap bangunan. Pilihlah warna yang berbeda untuk setiap bangunan.
  6. Lipatlah pola yang sudah diwarnai.
  7. Tempelkan pola pada bagian alas.
  8. Berilah label nama pada bagian bawah maket.
  9. Tambahkan hiasan pada maket.
  10. Kumpulkan hasilnya kepada gurumu untuk dinilai

Buatlah model ruangan dan tanaman seperti kondisi sekolahmu! Gunting, lipat, dan tempelkan sehingga membentuk benda yang diinginkan. Susun benda-benda tersebut sehingga membentuk denah seperti kondisi sekolahmu! Sampaikan hasil kerja kelompokmu di depan teman-teman lain! Kerjakan secara berkelompok!
Denah SD
Demikian pembahasan mengenai Rangkuman Muatan SBdP Kelas 3 Tema 8 Subtema 4. Semoga tulisan ini bermanfaat,
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 11:41 PM

Rangkuman Muatan SBdP Kelas 3 Tema 8 Subtema 3

Selamat datang di blog ini, semoga apa yang anda butuhkan ada di sini. Pada tulisan kali ini saya mencoba merangkum tema VIII Praja Muda Karana khususnya muatan pelajaran Seni Budaya dan Prakarya. Tema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu ema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu Subtema 1 Aku Anggota Pramuka, Subtema 2 Aku Anak Mandiri, Subtema 3 Aku Suka Bertualang, dan Subtema 4 Aku Suka Berkarya. Rangkuman atau resume ini ditulis dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 8 kurikulum 2013.

Rangkuman Muatan SBdP Tema 8 Subtema 3 Aku Suka Berpetualang
Kompetensi Dasar
3.1 Mengidentifikasi kombinasi garis, bidang, dan warna dalam sebuah karya dekoratif
4.1
Menggunakan kombinasi garis, bidang, dan warna untuk membuat karya dekoratif

Pembelajaran 1 Subtema 3
Membuat karya dekoratif
Gambar dekoratif adalah kegiatan melukis dengan corak dekor yang tujuannya mengolah suatu permukaan benda menjadi lebih indah. Untuk memperoleh objek gambar dekoratif, perlu dilakukan deformasi atau penstiliran alami. Bentuk- bentuk objek di alam disederhanakan dan digayakan tanpa meninggalkan bentuk aslinya. Misalnya bunga, hewan, tumbuhan yang digayakan. Kesan tentang bunga, hewan, tumbuhan harus masih ada pada motif itu. Dan masih banyak motif-motif hias lain. 

Gambar dekoratif termasuk seni rupa dua dimensi. Contoh gambar dekoratif yang sering ditemui yaitu batik. Unsur yang terdapat dalam gambar dekoratif yaitu:
  1. Titik. Unsur gambar dekoratif yang paling kecil.
  2. Garis. Adalah unsur gambar dekoratif yang didapat dari gabungan antar titik.
  3. Bidang. Merupakan unsur yang didapat dari pertemuan antara ujung-ujung garis.
  4. Bentuk. Ini unsur yang didapat dari hasil penggabungan beberapa bidang, misalnya bentuk lonjong, persegi dan lainnya.
  5. Warna. Karya dekoratif terlihat nyata dan indah dengan adanya warna.
  6. Tekstur. yaitu wujud permukaan dari gambar dekoratif.

Hiasan pada benda seni ada berbagai bentuk. Ada hiasan berbentuk titik-titik dan ada juga yang
berbentuk garis.
Bentuk Hiasan
Ayo Berkreasi
Cobalah kamu menghias gambar bus di bawah ini! Hiaslah menggunakan garis dan titik agar lebih menarik!

Mobil
Pembelajaran 3 Subtema 3
Membuat karya dekoratif
Selain digunakan untuk meningkatkan keindahan suatu benda, gambar dekoratif juga memiliki beberapa fungsi lain.
  1. Fungsi Estetis. Pada fungsi ini, gambar atau seni dekoratif digunakan hanya untuk memperindah penampilan suatu benda. Seni dekoratif biasanya ditambahkan pada benda dalam bentuk gambar atau ukiran seni dekoratif.
  2. Fungsi Simbolis. Selain memberikan unsur keindahan, gambar dekoratif juga bisa menjadi bentuk simbol. Simbol yang digunakan bisa dalam bentuk gambar hewan atau tumbuhan, namun memiliki makna yang berbeda sesuai dengan keyakinan setiap daerah. Bisanya ini digunakan pada benda-benda sakral dan upacara-upacara adat atau keagamaan.
  3. Fungsi Teknis Konstruktif. Fungsi ketiga ini berkaitan dengan konstruksi suatu benda. Ornamen akan diberikan pada bagian-bagian bangunan yang memiliki fungsi menyangga, menopang, menghubungkan atau memperkokoh konstruksi.

Berilah hiasan agar gambar kereta api ini menjadi lebih menarik! Gunakan titik, garis, atau bidang untuk menghiasnya!
Kereta
Biasanya, lampu warna merah mengandung beberapa corak berwarna jingga, dan lampu hijau mengandung beberapa warna biru. Ini dimaksudkan agar orang-orang yang buta warna merah dan hijau dapat mengerti sinyal lampu yang menyala. Di Amerika Serikat, lampu lalu lintas memiliki pinggiran berwarna putih yang dapat menyala dalam kegelapan. Ini bertujuan agar orang yang mengidap buta warna dapat membedakan mana lampu kendaraan dan yang mana lampu lalu lintas dengan posisinya yang vertikal.

Demikian pembahasan mengenai Rangkuman Muatan SBdP Kelas 3 Tema 8 Subtema 3. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:18 PM

Rangkuman Muatan SBdP Kelas 3 Tema 8 Subtema 2

Selamat datang di blog ini, semoga apa yang anda butuhkan ada di sini. Pada tulisan kali ini saya mencoba merangkum tema VIII Praja Muda Karana khususnya muatan pelajaran Seni Budaya dan Prakarya. Tema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu ema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu Subtema 1 Aku Anggota Pramuka, Subtema 2 Aku Anak Mandiri, Subtema 3 Aku Suka Bertualang, dan Subtema 4 Aku Suka Berkarya. Rangkuman atau resume ini ditulis dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 8 kurikulum 2013.

Rangkuman Muatan SBdP Tema 8 Subtema 2 Aku Anak Mandiri
Kompetensi Dasar
3.3 Mengetahui dinamika gerak tari
4.3
Memeragakan dinamika gerak tari

Pembelajaran 1 Subtema 2
Menari Tempurung
Gerak kuat adalah gerak yang dilakukan dengan tenaga yang kuat. Gerak lemah merupakan gerak yang dibawakan dengan pelan dan lemah lembut.  Anggota tubuh yang dapat digerakkan, yaitu kepala, tangan, dan kaki. 
  1. Contoh gerak kepala yaitu : menoleh, mengangguk, menggeleng, dan mendongak.
  2. Contoh gerak tangan yaitu : melambai, merentang, mengangkat tangan, dan melenggang.
  3. Contoh gerak kaki yaituberjalan, berjinjit, jalan di tempat, dan meloncat. 

Pernahkah kamu menari tempurung? Cobalah ikuti kegiatan berikut ini. Siapkan dua buah tempurung kelapa. Benturkan kedua bagian punggung tempurung sehingga berbunyi. Bunyikan sesuai dengan petunjuk berikut ini !

Gerakan Tangan
Tepuk satu kali di sebelah kiri dan kanan secara bergantian. Posisi tangan sejajar dengan bahu.
Tari Bathok
  1. Tepuk satu kali di sebelah kiri bawah.
  2. Tepuk satu kali di sebelah kanan bawah.
  3. Tepuk satu kali di sebelah kiri atas.
  4. Tepuk satu kali di sebelah kanan atas. Lakukan sambil mengangkat kaki kiri. Lakukan gerakan sebanyak tiga kali.

Gerakan Kaki dan Tangan
Gerakan Tangan
  1. Satu langkah ke kiri dan satu langkah ke kanan. Lakukan gerakan sampai empat kali. Pada langkah kedua dan keempat tepukan tempurung.
  2. Letakan kaki kanan di depan. Tepukkan tempurung satu kali di depan
  3. Letakkan kaki kiri di depan. Tepukkan tempurung satu kali di belakang.

Gerakan Kepala
Gerakan Kepala
Kepala menoleh ke kiri, tepukkan tempurung di sebelah kanan. Kemudian lakukan gerakan sebaliknya. Kepala menoleh ke kanan, tepukkan tempurung di sebelah kiri. Cobalah berlatih bersama teman-temanmu mengikuti gerakan tersebut. Lakukan berulang-ulang. Jika tidak ada tempurung kelapa, ganti dengan tepukan tangan.

Pembelajaran 3 Subtema 2
Menari Tempurung
Gerak merupakan salah satu unsur dalam tari. Saat melakukan gerak kuat membutuhkan tenaga. Tenaga bisa membuat kita melakukan gerak kuat dan gerak lemah. Gerakan kuat dilakukan dengan sekuat tenaga dan penuh semangat. Gerakan kuat pada tarian menggambarkan semangat riang gembira. 

Gerakan lemah pada tarian dilakukan dengan lemah lembut. Gerakan lemah pada tarian menggambarkan perasaan sedih. Kita dapat meragakan gerak kuat dan lemah menggunakan anggota tubuh kita. Kita dapat menggerakan kepala, kaki dan tangan dengan kuat dan lemah.

Masih ingatkah kamu dengan tari Tempurung yang sudah dipelajari sebelumnya? Ikuti petunjuk berikut untuk berlatih menari tari Tempurung!
  1. Tepukkan tangan ke depan atas dan ke bawah belakang. Tepukkan tangan sambil berjalan dalam barisan.
  2. Tepukkan tangan dua kali di sebelah kiri dan sebelah kanan. Tepukkan tangan secara bergantian sebanyak empat kali.
  3. Jalan ke kiri dua langkah dan tepukkan satu kali. Lalu, jalan ke kanan dua langkah dan tepukkan tangan satu kali. Lakukan gerakan tepuk tangan sambil melompat. Lakukan sebanyak dua kali.
  4. Tepukkan tangan di sebelah kiri bawah. Tepukkan tangan di sebelah kanan bawah. Tepukkan tangan di sebelah kiri atas. Tepukkan tangan di sebelah kanan atas sambil mengangkat kaki kiri. Lakukan sebanyak dua kali.
  5. Jalan ke kiri dua langkah dan tepuk tangan satu kali. Lalu, jalan ke kanan dua langkah dan tepuk tangan satu kali. Sambil melangkah tengokkan kepala ke kiri dan ke kanan secara bergantian. Lakukan sebanyak dua kali.
  6. Tepukkan tangan ke depan atas dan ke belakang bawah. Tepuk tangan dilakukan sambil berjalan membentuk lingkaran. Lalu, dengan gerakan yang sama berjalan keluar meninggalkan tempat menari.

Demikian pembahasan mengenai Rangkuman Muatan SBdP Tema 8 Subtema 2 Aku Anak Mandiri. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:04 PM

Rangkuman Muatan SBdP Tema 8 Subtema 1 Aku Anggota Pramuka

Selamat datang di blog ini, semoga apa yang anda butuhkan ada di sini. Pada tulisan kali ini saya mencoba merangkum tema VIII Praja Muda Karana khususnya muatan pelajaran Seni Budaya dan Prakarya. Tema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu ema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu Subtema 1 Aku Anggota Pramuka, Subtema 2 Aku Anak Mandiri, Subtema 3 Aku Suka Bertualang, dan Subtema 4 Aku Suka Berkarya. Rangkuman atau resume ini ditulis dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 8 kurikulum 2013.

Rangkuman Muatan SBdP Tema 8 Subtema 1 Aku Anggota Pramuka
Kompetensi Dasar
3.2 Mengetahui bentuk dan variasi pola irama dalam lagu
4.2
Menampilkan bentuk dan variasi irama melalui lagu

Pembelajaran 1 Subtema 1
Bernyanyi lagu Pantun Pramuka
Saat menyanyikan sebuah lagu dengan pola irama bervariasi, perbedaan panjang pendek bunyi dapat diamati dari lirik pada setiap bagian lagu. Perbedaan panjang pendek bunyi juga mudah diamati jika menyanyi diiringi dengan alat musik ritmis atau tepuk tangan.

Udin menjadi anggota pramuka. Udin menjadi anggota pramuka siaga. Udin dan teman-teman senang menjadi anggota pramuka siaga. Pramuka memiliki tepuk tangan yang khas yaitu tepuk pramuka. Cobalah tepuk tangan pramuka berikut ini.
Tepuk Pramuka
Cobalah melakukan tepuk pramuka bersama temanmu, sekarang perhatikan lagu Pantun Pramuka berikut ini. Ikuti nyanyian dengan bertepuk tangan, bagilah kelas menjadi dua kelompok. Satu kelompok bertugas untuk menyanyi dan kelompok lainya bertugas untuk bertepuk tangan. Ulangi kegiatan dengan bertukar peran.
Pantun Pramuka
Pola irama yang sama pada lagu pantun pramuka terdapat pada baris ke 1 dan 2, sedangkan pola irama yang berbeda terdapat pada baris 3 dan 4.

Kegiatan bertepuk tangan dapat diganti dengan bertepuk meja, selain itu juga bisa diganti dengan menggunakan alat musik pukul.

Pembelajaran 3 Subtema 1
Mengenal variasi pola irama
Ketika mendengar sebuah karya musik, beberapa organ tubuh manusia bergerak secara spontan mengikuti ketukan musik tersebut, seperti: hentakan ujung kaki ke lantai, kepala yang digerak-gerakan, menepukkan tangan ke paha dan sebagainya. Apabila diperhatikan dengan seksama, akan teramati bahwa terdapat ketukan yang berlangsung secara terus-menerus, tanpa tekanan dan mempunyai kecepatan yang tetap. Ketukan ini disebut beat. 

Pola irama adalah sekelompok bunyi dengan susunan tertentu dalam satu atau beberapa birama yang muncul secara berulang-ulang dan teratur dalam sebuah lagu. Pola irama yaitu panjang pendeknya bunyi. Panjang pendeknya bunyi dapat dihitung berdasarkan ketukan. Ketukan merupakan bunyi yang teratur yang digambarkan seperti bunyi detak jarum jam.

Pola irama dapat terjadi terhadap ketukan dengan tiga macam bentuk, yaitu : (1) Pola irama rata, (2) Pola irama tidak rata dan (3) Sinkop. 
  1. Pola irama rata adalah pola dimana susunan panjang pendek bunyi terbagi rata atau terbagi sama terhadap ketukannya
  2. Pola irama tidak rata adalah pola dimana susunan panjang pendek bunyi tidak terbagi rata atau tidak terbagi sama terhadap ketukannya
  3. Pola irama sinkop adalah bentuk pola irama dengan aksen kuat yang biasa berpindah ke tempat pulsa yang seharusnya tidak mendapat aksen atau tekanan lebih

Pola irama berjalan menurut birama. Birama yaitu kuat dan lemahnya bunyi dalam lagu. Kuat lemahnya bunyi dibatasi garis birama. Birama ditandai dengan tanda birama. Contoh dari tanda birama yaitu 4/4. Artinya setiap birama ada empat ketukan.

Latihan pramuka akan ditutup dengan menyanyikan lagu
Aku Dapat Berbaris
Kegiatan ini dapat dilakukan menggunakan alat musik pukul.

Demikian Pembahasan mengenai Rangkuman Muatan SBdP Tema 8 Subtema 1 Aku Anggota Pramuka. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:35 PM

Rangkuman Matematika Kelas 3 Tema 8 Subtema 4

Selamat datang di blog ini, semoga apa yang anda butuhkan ada di sini. Pada tulisan kali ini saya mencoba merangkum tema VIII Praja Muda Karana khususnya muatan pelajaran Bahasa Indonesia. Tema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu ema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu Subtema 1 Aku Anggota Pramuka, Subtema 2 Aku Anak Mandiri, Subtema 3 Aku Suka Bertualang, dan Subtema 4 Aku Suka Berkarya. Rangkuman atau resume ini ditulis dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 8 kurikulum 2013.

Rangkuman Muatan Matematika Tema 8 Subtema 4 Aku Suka Berkarya
Kompetensi Dasar
3.13 Menjelaskan data berkaitan dengan diri peserta didik yang disajikan dalam diagram gambar
4.13
Menyajikan data berkaitan dengan diri peserta didik yang disajikan dalam diagram gambar

Pembelajaran 1 Subtema 4
Membaca diagram
Data yang disajikan dalam bentuk diagram batang akan lebih mudah dibaca dan dipahami. Dari diagram batang kita dapat mengetahui hal-hal berikut :
  1. Data tertinggi
  2. Data terendah
  3. Selisih antarnilai data
  4. Jumlah nilai data
  5. Jumlah seluruh data

Udin berlatih membaca denah. Udin juga mencatat informasi dari lingkungan sekitar. Udin mencatat informasi tentang banyak rumah. Udin dan temanteman menghitung banyak rumah di sepanjang jalan. Berikut ini laporan Udin mengenai banyak rumah di sepanjang jalan yang dilewati.
Diagram

Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan gambar tabel yang dibuat Udin!
  1. Di manakah tempat yang memiliki rumah paling banyak?(Rumah yang paling banyak ada di jalan Lili)
  2. Di manakah tempat yang memiliki rumah paling sedikit?(Rumah yang paling sedikit ada di jalan Mawar)
  3. Berapa banyak perbedaan rumah di Jalan Kamboja dan Jalan Mawar?(Perbedaan banyak rumah di jalan mawar dan kamboja adalah 15.)
  4. Berapa banyak perbedaan rumah di Jalan Lili dan Jalan Kamboja?*Perbedaan banyak rumah di jalan Lili dan kamboja adalah 10.)
  5. Berapa banyak rumah semuanya? (Banyak rumah semuanya adalah 190 rumah)

Cobalah membuat diagram sesuai data berikut! Tabel berikut menyajikan data warna rumah.
No Warna Banyaknya Rumah
1 Merah 8
2 Kuning 6
3 Hijau 10
4 Biru 4
Diagram
Pembelajaran 3 Subtema 4
Menyajikan Data Dalam Bentuk Diagram Batang
Data yang sudah terkumpul dapat kita sajikan dalam bentuk diagram batang. Pada diagram batang data disajikan dalam bentuk batang-batang. Langkah-langkah menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang adalah sebagai berikut :
  1. Kelompokkan data secara berurutan, mulai dari data terkecil sampai data terbesar atau sebaliknya.
  2. Masukkan data tersebut secara berurutan ke dalam tabel.
  3. Tuliskan judul tabel di bagian atas tabel dengan menggunakan huruf kapital.
  4. Masukan data ke dalam diagram batang

Tuliskan data mengenai sekolahmu!
No Bagian Sekolah Banyak
1 Ruang kelas 1-3 1
2 Perpustakaan 1
3 Ruang Guru 1
4 Ruang Kepala Sekolah 1
5 Ruang kelas 4-6 1
6 Kamar Mandi/WC 3
7 Kantin 1
8 Tempat Parkir 1
9 Gudang 1
10 UKS 1
Buatlah diagram berdasarkan data tersebut!
Diagram

Pembelajaran 5 Subtema 4
Membaca Data Dalam Bentuk Diagram Gambar
Diagram gambar adalah diagram yang menggunakan gambar dalam penyajian data. Satu gambar bisa saja mewakili lebih dari satu data.

Berikut ini adalah data banyaknya sumbangan buku dalam waktu satu minggu.
No Hari Banyak sumbangan buku
1 Senin 20
2 Selasa 14
3 Rabu 4
4 Kamis 10
5 Jumat 8
6 Sabtu 12

Pembuatan diagram akan menggunakan tanda ⊕ Setiap satu tanda ⊕ mewakili 2 buah buku. Tanda ⊕⊕berarti ada 4 buah buku. Tanda ⊕⊕⊕ berarti 6 buah buku.

Diagram akan digambar seperti berikut ini!
Jawablah pertanyaan berikut sesuai diagram yang tersedia!
  1. Berapa banyak buku sumbangan yang diterima pada hari Jumat? (8 buah)
  2. Berapa banyak buku sumbangan yang diterima pada hari Sabtu? (12 buah)
  3. Hari apakah terdapat buku sumbangan paling banyak?(senin 20 buah)
  4. Hari apakah terdapat buku sumbangan paling sedikit? (Rabu 4 buah)
  5. Berapa banyak perbedaan buku sumbangan pada hari Rabu dan Sabtu?(8 buah)
  6. Berapa banyak perbedaan buku sumbangan pada hari Senin dan Selasa?(6 buah)
  7. Berapa banyak perbedaan buku sumbangan pada hari Kamis dan Jumat?(2 buah)
  8. Berapa banyak buku sumbangan dari hari Senin sampai Selasa?(34 buah)
  9. Berapa banyak buku sumbangan dari hari Senin sampai Rabu?(38 buah)
  10. Berapa banyak buku sumbangan dari Senin sampai Sabtu?(68 buah)

Buatlah diagram dengan menggunakan data berikut ini! Gunakan tanda ☆ untuk mewakili setiap 5 orang!
No Nama Barang Bekas Banyak sumbangan buku
1 Mainan bekas 15
2 Sepatu bekas 35
3 Buku bekas 40
4 Baju bekas 55

Gambarkan data dalam tabel berikut!
Pakaian Bekas
Pembelajaran 6 Subtema 4
Menyajikan Data Dalam Bentuk Diagram Gambar
Penyajian data dapat menggunakan diagram gambar. Langkah-langkah penyajian data dalam bentuk diagram gambar adalah sebagai berikut :
  1. Tentukan banyak setiap data
  2. Tentukan gambar yang sesuai untuk menyajikan data.
  3. Tentukan banyak data yang akan diwakili setiap gambar.
  4. Sajikan diagram gambar sesuai data.

Berikut ini laporan hasil penjualan barang bekas yang telah dilaksanakan.
No Nama Barang Bekas Banyak Penerimaan Barang Terjual Sisa
1 Mainan bekas 15 15 0
2 Sepatu bekas 35 30 5
3 Buku bekas 40 35 5
4 Baju bekas 55 40 15
Buatlah laporan dalam bentuk diagram! Laporan tentang banyak barang yang terjual dan laporan sisa barang!

Laporan Barang Terjual
Barang Terjual
Laporan Sisa Barang
Sisa Barang
Demikian pembahasan mengenai Rangkuman Matematika Kelas 3 Tema 8 Subtema 4. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:37 PM

Rangkuman Matematika Kelas 3 Tema 8 Subtema 3

Selamat datang di blog ini, semoga apa yang anda butuhkan ada di sini. Pada tulisan kali ini saya mencoba merangkum tema VIII Praja Muda Karana khususnya muatan pelajaran Bahasa Indonesia. Tema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu ema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu Subtema 1 Aku Anggota Pramuka, Subtema 2 Aku Anak Mandiri, Subtema 3 Aku Suka Bertualang, dan Subtema 4 Aku Suka Berkarya. Rangkuman atau resume ini ditulis dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 8 kurikulum 2013.

Rangkuman Muatan Matematika Tema 8 Subtema 3 Aku Suka Berpetualang
Kompetensi Dasar
3.13 Menjelaskan data berkaitan dengan diri peserta didik yang disajikan dalamdiagram gambar
4.13
Menyajikan data berkaitan dengan diri peserta didik yang disajikan dalam diagram gambar

Pembelajaran 1 Subtema 3
Membaca data pada diagram
Data adalah catatan informasi mengenai suatu hali, misalnya data jenis pekerjaan orang tua, data warna kesukaan, dan yang lainnya. Pengumpulan data dapat dilakukan dengan cara langsung dan tidak langsung. Data dapat disajikan dalam bentuk tabel. Tabel adalah sajian data dalam bentuk kolom dan baris.

Udin dan teman-teman melaporkan catatan hasil perjalanan. Laporan berisi banyak bendera yang ditemukan selama perjalanan.
No. Jenis Bendera Banyak bendera
yang ditemukan
Ditulis dalam
bilangan
1 Merah IIII 4
2 Merah IIII  III 7
3 Merah III 3

Laporan tersebut disajikan juga dalam bentuk diagram. Laporan dalam bentuk diagram terlihat seperti berikut!
Tabel

Cobalah mewawancarai 10 orang temanmu! Cari tahu banyak temanmu yang mengenal ramburambu berikut ini
No Simbol Arti Rambu Banyak teman
yang sudah mengetahui
1
Parkir
Dilarang parkir III
2
Berhenti
Dilarang berhenti II
3
Lampu Lalin
Rambu peringatan adanya lampu lalu lintas IIII
Lalu, sajikan hasil wawancaramu dalam bentuk diagram.
Diagram
Pembelajaran 3 Subtema 3
Mengamati kendaraan yang ada di sekitar sekolah
Data yang disajikan bisa saja berbentuk diagram. Penyajian data dalam bentuk diagram memudahkan orang yang akan membaca data. 

Berikut ini laporan kemampuan 10 anak dalam mengendarai sepeda. Laporan dibuat dalam bentuk diagram.
Diagram
Jawablah pertanyaan berdasarkan diagram tersebut!
  1. Berapa banyak anak yang dapat mengendarai sepeda? Teman Edo yang sudah dapat mengendarai sepeda ada 8 orang.
  2. Berapa banyak anak yang belum dapat mengendarai sepeda? Teman Edo yang belum dapat mengendarai sepeda ada 2 orang.
  3. Berapa beda antara anak yang dapat mengendarai sepeda dan yang belum dapat mengendarai sepeda? Bedanya antara teman yang sudah dapat mengendarai dan belum ada 6 orang.

Cobalah amati kendaraan yang ada di sekolahmu! Hitunglah banyak kendaraan yang ada di sekolahmu! Tuliskan data pada tabel berikut!
Sepeda Motor Mobil
IIII II IIII III IIII

Sajikan hasil pengamatanmu dalam bentuk diagram!
Diagram2
Pembelajaran 5 Subtema 3
Membuat diagram
Tabel adalah penyajian data dalam bentuk kolom guna mempermudah pengelompokan data. Data dalam tabel dapat berupa angka dan tally atau turus. Langkah-langkah menyajikan data dalam bentuk tabel adalah sebagai berikut :
  1. Kelompokkan data secara berurutan, mulai dari data terkecil sampai data terbesar atau sebaliknya.
  2. Masukkan data tersebut secara berurutan ke dalam tabel.
  3. Tuliskan judul tabel di bagian atas tabel dengan menggunakan huruf kapital.
  4. Selanjutnya data dapat disajikan dalam bentuk diagram.

Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dan agama. Berbagai jenis perbedaan disebut juga dengan keberagaman. Cobalah mencari tahu keragaman yang ada di kelasmu! Keragaman pengalaman mengunjungi suatu tempat. Beri tanda centang (✔) pada kolom yang tepat!
No Nama Teman Tempat
Pantai Gunung Sungai Sawah Kebun
Binatang
1 Amin - - - -
2 Budi - - - -
3 Edo - - - -
4 Calvin - - - -
5 Lani - - - -
6 Luna - - - -
7 Lia - - - -
8 Nanang - - - -
9 Putra - - - -
10 Ridho - - - -
11 Siti - - - -
12 Tia - - - -
13 Untari - - - -
14 Untung - - - -
15 Wawan - - - -
Buatlah laporan hasil wawancaramu dalam bentuk diagram!
Diagram
Pembelajaran 6 Subtema 3
Membaca dan membuat diagram
Menafsikan data berarti mencari informasi lebih lanjut informasi dari data yang disajikan. 

Apakah kamu dan teman-temanmu suka kue tradisional? Perhatikan diagram makanan tradisional yang disukai anak-anak. Kue tradisional yang disukai oleh 50 orang.
Diagram
Ayo Berlatih
Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan diagram tersebut!
  1. Berapa banyak anak yang menyukai serabi? (Ada 35 orang yang menyukai serabi.)
  2. Berapa banyak anak yang menyukai kelepon?(Ada 25 orang yang menyukai kelepon.)
  3. Apa nama kue yang paling banyak disukai?(Kue lapis adalah kue yang paling banyak disukai
  4. Apa nama kue yang paling sedikit disukai?(Dodol adalah kue yang paling sedikit disukai.)
  5. Berapa banyak perbedaan antara yang menyukai kue lapis dan kue onde-onde?(Beda antara yang menyukai kue lapis dan onde-onde ada 10 orang)

Apa saja yang dapat kamu simpulkan dari diagram tersebut?
Dari 50 orang anak ternyata semua menyukai kue lapis. Semua anak memiliki kesukaan kue tradisional lebih dari satu jenis. Semua Kue tradisional yang disukai rasanya manis.

Demikian pembahasan mengenai Rangkuman Matematika Kelas 3 Tema 8 Subtema 3. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:39 PM

Rangkuman Matematika Kelas 3 Tema 8 Subtema 2

Selamat datang di blog ini, semoga apa yang anda butuhkan ada di sini. Pada tulisan kali ini saya mencoba merangkum tema VIII Praja Muda Karana khususnya muatan pelajaran Bahasa Indonesia. Tema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu ema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu Subtema 1 Aku Anggota Pramuka, Subtema 2 Aku Anak Mandiri, Subtema 3 Aku Suka Bertualang, dan Subtema 4 Aku Suka Berkarya. Rangkuman atau resume ini ditulis dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 8 kurikulum 2013.

Rangkuman Muatan Matematika Tema 8 Subtema 2 Aku Anak Mandiri
Kompetensi Dasar
3.12 Menganalisis berbagai bangun datar berdasarkan sifat-sifat yang dimiliki
4.12
Mengelompokkan berbagai bangun datar berdasarkan sifat-sifat yang dimiliki

Pembelajaran 1 Subtema 2
Mengenal berbagai bangun datar dari atribut seragam pramuka
Bangun datar  adalah bidang datar yang dibatasi oleh garis lurus atau lengkung dan tidak memiliki ruang. Perhatikan tanda/atribut yang dikenakan seperti gambar berikut ini
Atribut Pramuka

Perhatikan bentuk tanda pramuka tersebut. Bentuk tanda pramuka merupakan bangun datar. Ada lingkaran, segitiga, persegi, dan persegi panjang.
Tuliskan pada tabel berikut !
Tuliskan secara kelompok sesuai bentuknya !
Lingkaran Persegi Persegipanjang Segitiga
Tanda kecakapan
khusus Purwa, 
Tanda pelantikan
putra
Tanda jabatan Tanda Barung Merah
Lambang pandu
sedunia untuk putri
Lambang pandu
sedunia untuk putra
Papan Nama Tanda Barung Hijau
Tanda
pelantikan putri
Tanda kecakapan
khusus Madya
Nomor Gudep -


Pembelajaran 3 Subtema 2
Mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar Persegi
Persegi atau bujur sangkar adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh empat buah rusuk  yang sama panjang dan memiliki empat buah sudut yang kesemuanya adalah sudut siku-siku. Ciri-ciri dan sifat bangun datar persegi, antara lain: Memiliki sisi-sisi yang sama panjang dan  memiliki empat sudut siku-siku yang sama besar, yakni 90 derajat.

Masih ingatkah kalian dengan bentuk bangun datar? Ikuti kegiatan berikut untuk mengetahui sifat persegi! Siapkan tali untuk mengukur sisi persegi! Siapkan pula pojok siku-siku yang terbuat dari potongan kertas!
Persegi 1
Ukur sisi AB menggunakan tali, lalu potong.
Ukur sisi BC menggunakan tali, lalu potong.
Ukur sisi CD menggunakan tali, lalu potong.
Ukur sisi DA menggunakan tali, lalu potong.
Tempelkan tali pada tabel berikut
Sisi Potongan Tali
AB
Persegi
BC
CD
DA

Amati potongan tali!
Apa yang kalian temukan?
Panjang sisi AB = BC = CD = DA.
Lalu, ukur semua sudut persegi menggunakan pojok siku-siku!

Apa yang kalian temukan?
Besar sudut A = sudut B = sudut C = sudut D.
Lakukan kegiatan yang sama untuk persegi 2 dan persegi 3!

Jawaban pertanyaan akan membantumu membuat simpulan sifat persegi.
1. Apakah persegi merupakan bangun segi empat? (ya)
2. Bagaimana ukuran panjang sisi-sisinya?(Panjang sisi persegi sama panjang)
3. Bagaimana ukuran besar sudutnya?(Keempat sudut persegi sama besar )

Buatlah simpulan sifat persegi dari kegiatan tersebut!
Persegi adalah bangun segi empat dengan keempat sisi memiliki ukuran panjang yang sama, dan memiliki empat sudut dengan ukuran yang sama pula

Pembelajaran 5 Subtema 2
Mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar Persegi Panjang
Persegi panjang adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh dua pasang sisi yang masing-masing sama panjang dan sejajar dengan pasangannya, dan memiliki empat buah sudut yang kesemuanya adalah sudut siku-siku. Ciri persegi panjang adalah sisi-sisi yang berhadapan sama panjang dan sudut-sudut yang berhadapan sama besar dan siku-siku.

Siti memiliki tanda jabatan berbentuk persegi panjang. Mari, mengenal sifat persegi panjang melalui
kegiatan berikut ini! Ikuti kegiatan berikut untuk mengetahui sifat dari bangun persegi panjang! Siapkan tali untuk mengukur panjang sisi persegi panjang! Siapkan pula pojok siku-siku yang terbuat dari potongan kertas!
Persegi Panjang
Ukur sisi AB menggunakan tali, lalu potong.
Ukur sisi BC menggunakan tali, lalu potong.
Ukur sisi CD menggunakan tali, lalu potong.
Ukur sisi DA menggunakan tali, lalu potong.
Tempelkan tali pada tabel berikut
Sisi Potongan Tali
AB
Persegi
BC
CD
DA

Apa yang kalian temukan?...
Panjang sisi AB = CD dan AD = BC.
Lalu, ukur semua sudut persegi panjang menggunakan pojok siku-siku!
Apa yang kalian temukan?
Besar sudut A = sudut B  = sudut C  = sudut D.

Jawablah pertanyaan berikut ini berdasarkan kegiatan sebelumnya! Jawaban pertanyaan akan membantumu membuat simpulan sifat persegi panjang.
  1. Apakah persegi panjang merupakan bangun segi empat? (Ya)
  2. Bagaimana ukuran panjang sisi-sisinya? (Sisi yang berhadapan memiliki ukuran yang sama)
  3. Bagaimana ukuran besarnya sudutnya?..(Semua sudut sama besar, yaitu 4 pojok siku-siku)
  4. Buatlah simpulan sifat persegi panjang dari kegiatan tersebut!
Kesimpulan :
Persegi panjang adalah bangun segi empat dengan sisi yang berhadapan sama panjang, dan memiliki empat sudut siku-siku.

Pembelajaran 6 Subtema 2
Mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar
Bangun datar merupakan salah satu topik yang mempelajari objek atau bentuk berbentuk dua dimensi. Bangun dua dimensi merupakan bangun yang memiliki keliling dan luas, tetapi tidak memiliki isi (volume). Bangun datar banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah pada atribut pramuka.

Siti memiliki beberapa tanda pengenal seperti berikut.
Tanda Pramuka
Tanda jabatan berbentuk persegi panjang.
Tanda barung berbentuk segitiga.
Tanda pandu sedunia berbentuk persegi.
Apakah kamu tahu perbedaan ketiga bentuk tersebut?
Tuliskan perbedaan pada tabel berikut!
Ciri-Ciri Segitiga Samasisi Persegi Persegi Panjang
Banyak sisi 3 4 4
Banyak titik sudut 3 4 4
Ukuran sisi yang dimiliki Sama Panjang Sama Panjang Sisi sejajar sama panjang

Ayo Berlatih
Jawablah pertanyaan dengan cara memberi warna pada jawaban yang tepat!
1. Bangun manakah yang memiliki 4 sisi dan panjang semua sisinya sama?
2. Bangun manakah yang memiliki 3 sisi ?
Bangun Datar
Buatlah gambar seperti petunjuk berikut!
3. Bangun datar memiliki 4 sisi. Kedua sisi yang berhadapan sama panjang.. Memiliki 4 titik sudut. Semua sudut yang dimiliki merupakan sudut siku-siku.












4. Bangun datar yang memiliki 3 sisi dan 3 titik sudut.(Segitiga)

5. Bangun datar memiliki 4 sisi. Semua sisi berukuran sama. Memiliki 4 titik sudut. Semua sudut yang dimiliki merupakan sudut siku-siku.(Persegi)

Demikian pembahasan mengenai Rangkuman Matematika Kelas 3 Tema 8 Subtema 2. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:54 PM

Rangkuman Matematika Kelas 3 Tema 8 Subtema 1

Selamat datang di blog ini, semoga apa yang anda butuhkan ada di sini. Pada tulisan kali ini saya mencoba merangkum tema VIII Praja Muda Karana khususnya muatan pelajaran Bahasa Indonesia. Tema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu ema 8 terbagi menjadi empat subtema yaitu Subtema 1 Aku Anggota Pramuka, Subtema 2 Aku Anak Mandiri, Subtema 3 Aku Suka Bertualang, dan Subtema 4 Aku Suka Berkarya. Rangkuman atau resume ini ditulis dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 8 kurikulum 2013.

Rangkuman Muatan Matematika Tema 8 Subtema 1
Kompetensi Dasar
3.11 Menjelaskan sudut, jenis sudut (sudut siku-siku, sudut lancip, dan sudut tumpul), dan satuan pengukuran tidak baku
4.11
Mengidentifikasi jenis sudut (sudut siku-siku, sudut lancip, dan sudut tumpul), dan satuan pengukuran tidak baku

Pembelajaran 1 Subtema 1
Mengenal sudut
Sudut merupakan daerah yang dibatasi oleh dua garis yang berpotongan pada satu titik. Sudut juga memiliki beberapa bagian yang membentuk sudut. Bagian – bagian sudut antara lain sebagai berikut :
  1. Kaki sudut, sinar garis yang membentuk suatu sudut.
  2. Titik sudut, titik potong pangkal sinar dari kaki sudut
  3. Daerah sudut, daerah yang terbentuk antara dua kaki sudut

Bendera negara kita diberi nama Sang Merah Putih. Kita memberi hormat saat bender dikibarkan sebagai tanda penghormatan. Cara memberi hormat kepada Sang Merah Putih antara lain sebagai berikut.
Hormat
Ketika ada aba-aba “hormat gerak”, posisi badan tegak, telapak kanan di buka ujung jari tengah diletakkan di ujung alis kanan membentuk sudut. Ketika ada aba-aba “tegak gerak” kembalikan tangan seperti sikap sempurna.

Cobalah jiplak tepi lurus tangan Udin, lalu tangan Udin kita geser. Maka akan diperoleh hasil jiplakan yang disebut sudut. Ada berapa garis yang yang membentuk sudut? (Dua buah garis)
Bagian Sudut
Gambar di atas disebut sudut. Garis AB dan AC di sebut kaki-kaki sudut. Titik A disebut titik sudut.

Amati gambar di bawah ini.
Daerah Sudut
Manakah gambar yang merupakan sudut/ (1)
Disebut apa gambar 3? (Daerah sudut)

Sudut adalah bangun datar. Sudut dibentuk oleh 2 garis. Posisi kedua garis berpotongan

Simpulan :
Sudut adalah daerah yang dibentuk oleh dua garis yang saling berpotongan.

Pembelajaran 2 Subtema 1
Mengenal sudut
Ada berbagai jenis sudut berdasarkan ukuran sudutnya. Jenisnya adalah, Sudut lancip, Sudut siku-siku, Sudut tumpul, Sudut lurus, dan Sudut refleks.
  1. Sudut yang berukuran kurang dari 90° disebut sebagai sudut lancip. Ukurannya antara 0° hingga 90°. 
  2. Sudut yang berukuran tepat 90° disebut sudut siku-siku. Umumnya terbentuk ketika dua garis tegak lurus satu sama lain.
  3. Sudut yang lebih besar dari 90° dikenal sebagai sudut tumpul. Ukuran sudut berkisar dari 90° hingga 180°. Sudut tumpul juga dapat diketahui jika kita memiliki ukuran sudut lancip.
  4. Sudut yang berukuran tepat 180° disebut sudut lurus. Ini mirip dengan garis lurus, oleh karena itu dinamakan sudut lurus. Sudut lurus tidak lain adalah campuran sudut tumpul dan sudut lancip pada sebuah garis.
  5. Sudut yang berukuran lebih besar dari 180° dan kurang dari 360° dikenal sebagai sudut refleks. Sudut refleks dapat dihitung jika ukuran sudut lancip sudah diketahui, karena sudut ini akan melengkapi sudut lancip di sisi lain garis.

Dapatkah kamu menjiplak tepi lurus dari gambar-gambar berikut? Bagaimana sudut yang kamu hasilkan dari menjiplak tepi lurus? Ingat sudut dibentuk oleh dua buah garis !
Sudut
Sekarang coba perhatikan benda-benda di sekitarmu ! Tuliskan benda-benda yang tepi lurusnya membentuk sudut. Tuliskan pada tabel berikut sebanyak mungkin !
No. Nama Benda No. Nama Benda
1 Meja 6 Gambar Presiden
2 Kursi 7 Gambar Wakil Presiden
3 Almari 8 Kotak Pensil
4 Rak Buku 9 Tempat Sampah
5 Gambar Lambang Negara 10 Buku Tematik Kelas III

Pembelajaran 5 Subtema 1
Mengenal berbagai jenis sudut
Bentuk sudut juga beragam, ada sudut tumpul dan, sudut lancip, dan ada pula sudut siku-siku. Sudut lancip memiliki sudut kurang dari 90°, sudut siku-siku memiliki besar 90°, sudut tumpul memiliki besar sudut diatas 90°, sedangkan sudut refleks memiliki besar sudut diatas 180°.

Perhatikan penjelasan berikut mengenai jenis-jenis sudut.
Sudut Ukuran
  1. Siapkan kertas.
  2. Lipatlah kertas menurut garis datar!
  3. Lipat menurut garis tegak!
  4. Didapat pojok siku-siku. Gunakan pojok siku-siku yang telah kamu buat untuk menentukan jenis sudut.
Gunakan sudut siku-siku yang telah dibuat untuk menentukan jenis sudut, Ikuti contoh berikut.
Jenis Sudut

Ayo berlatih
Buatlah simpulan tentang macam-macam sudut berdasarkan penjelasan sebelumnya.
No. Gambar Penjelasan
1.
Sudut Lancip
Sudut lancip adalah sudut yang besarnya kurang dari 90º
2.
Siku-siku
Sudut siku-siku adalah sudut yang besarnya 90º
3.
Sudut Tumpul
Sudut tumpul adalah sudut yang besarnya lebih dari 90º dan kurang dari 180º
4.
Sudut lurus adalah sudut yang sama dengan 180º

Perhatikan gambar di bawah ini !
Tentukan macam-macam sudut pada gambar berikut !
Demikian pembahasan mengenai Rangkuman Matematika Kelas 3 Tema 8 Subtema 1. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:23 PM