Pembelajaran 5 Tema 9 Subtema 2 Benda Angkasa Luar dan Rahasianya

Pada Pembelajaran 5 Tema 9 Subtema 2 Benda Angkasa Luar dan Rahasianya akan mempelajari tentang menjelaskan perbedaan antara Bulan dan Bumi, memahami sistem tata surya dan mengurutkan planet berdasarkan ukurannya, menyajikan peristiwa yang terjadi pada tokoh dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi, memahami karakteristik tari kreasi daerah dan memahami persamaan dan perbedaan penampilan antara tari kreasi daerah. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai panduan saja ketika mengikuti pembelajaran bersama Bapak/Ibu guru Anda. Berikut ini kegiatan pembelajarannya.

Pernahkah kamu mendengar sebuah lagu berikut? Yuk, nyanyikan bersamasama!
Bulan Bulan Purnama
Di angkasa biru Bulan terang cuaca
Katakan padaku
Apakah yang kau lihat s’lalu
Dari tempatmu yang tinggi
Katakanlah padaku
Aku ingin mengerti
Apakah yang kamu bayangkan ketika kamu menyanyikan lagu tersebut? Apakah yang hendak disampaikan melalui lagu itu tentang bulan?

Ayo Berdiskusi
Bulan merupakan salah satu benda langit yang dengan mudah dapat disaksikan dari Bumi tempat kita tinggal. Perhatikan gambar Bulan di bawah. Diskusikanlah bersama teman sebangkumu tentang apa saja yang kamu ingin ketahui tentang Bulan. Tuliskanlah pertanyaanmu pada sebuah kertas dan tempelkan di papan tulis.
Bulan
  1. Mengapa sinar bulan tidak terasa panas?
  2. Berapa jarak bumi ke bulan?
  3. Mengapa bentuk Bulan terlihat berbeda-beda?
  4. Mengapa bulan di sebut sebagai satelit Bumi?
  5. Mengapa bisa terjadi gerhana Bulan?

Pernahkah kamu menyadari bahwa pada saat tertentu kamu tidak dapat menyaksikan Bulan bersinar, padahal langit malam sedang cerah? Terkadang kamu perhatikan bahwa bentuk Bulan juga berganti-ganti. Apakah yang sebenarnya terjadi? Bacalah bacaan berikut ini dengan saksama.

Ayo Membaca
Bulan yang Setia kepada Bumi
Bulan adalah salah satu benda langit yang mungkin paling sering terlihat di Bumi, selain Matahari. Bulan adalah satelit Bumi karena Bulan berputar mengelilingi Bumi. Bulan melakukan rotasi terhadap Bumi. Selain itu Bulan juga berotasi pada porosnya sendiri selama kurang lebih 28 hari, hampir sama dengan waktu Bumi berotasi. Bulan adalah satu-satunya satelit Bumi. Bulan akan terus mengitari Bumi.

Jarak Bulan yang cukup dekat dengan Bumi membuatnya jaraterlihat besar bila dilihat dari Bumi. Bulan berjarak 384.000 kilometer dari Bumi. Suhu di permukaan Bulan adalah 100°C di siang hari dan negatif 170°C pada malam hari. Siang dan malam berlangsung selama kira-kira dua minggu.
Bulan yang Setia kepada Bumi
Dengan menggunakan teleskop, Bulan dapat diamati dengan cukup jelas dari Bumi. Permukaan Bulan dipenuhi dengan kawah-kawah hasil tabrakan Bulan dengan meteor-meteor. Jika dilihat dari Bumi, ada beberapa bagian Bulan yang tampak gelap, dan ada bagian yang terang. Bagian-bagian gelap itu merupakan dataran rendah, sedangkan bagian yang terang merupakan pegunungan. Meskipun terletak dekat dengan Bumi dan selalu mengitari Bumi, kenampakan Bulan sangat berbeda dengan Bumi. Bulan tidak memiliki air atau atmosfer. Manusia tidak bisa bernafas di Bulan. Pada beberapa bagian dekat kutub ditemukan kemungkinan adanya es di kawah-kawah yang ada. Dataran rendah yang luas di Bulan disebut dengan laut, meskipun tidak mengandung air seperti di Bumi.

Dataran rendah itu juga merupakan dampak tabrakan dengan meteorit yang terselimuti lava gunung berapi. Pada zaman dahulu Bulan juga memiliki gunung-gunung berapi. Gunung tertinggi di Bulan tingginya 8.200 meter. Bulan berlubang-lubang karena memiliki kawah dengan beragam ukuran. Kawah terbesar di Bulan memiliki luas 200 km.

Sumber : Antariksapedia, Aguilar David A, 2015

Ayo Mencoba
Kamu telah mengetahui lebih banyak tentang salah satu benda langit yang paling tidak asing bagi kamu. Bulan, sebagai satu-satunya satelit Bumi merupakan salah satu benda langit yang pertama diteliti para ilmuwan. Salah satu tujuan penelitiannya adalah untuk melihat kemungkinan apakah Bulan dapat menjadi tempat tinggal manusia.

Berdasarkan bacaan di atas dan dari sumber informasi lainnya, lakukanlah kegiatan berikut bersama dengan teman sebangkumu.
  1. Bacalah kembali bacaan tentang Bulan di atas dengan saksama. Kamu dapat menggunakan sumber informasi lainnya untuk mengetahui lebih banyak tentang Bulan.
  2. Carilah informasi sebanyak-banyaknya juga tentang planet Bumi kita.
  3. Lakukanlah perbandingan antara Bulan dan Bumi dan catatlah pada sebuah tabel.
Perbandingan Bumi dan Bulan
Bumi Bulan
  1. Suhu permukaan bumi pada siang hari rata-rata 15°C
  2. Bumi memiliki air atau atmosfir
  3. Permukaan Bumi sekitar 70% ditutupi oleh air.
  4. Laut dibumi dipenuhi oleh air laut
  5. Gunung tertinggi di bumi adalah 8.848 (Mount Everest)
  1. Suhu di permukaan Bulan adalah 100°C di siang hari
  2. Bulan tidak memiliki air atau atmosfer
  3. Permukaan Bulan dipenuhi dengan kawah-kawah
  4. Laut di bulan tidak memiliki air
  5. Gunung tertinggi di Bulan tingginya 8.200 meter.
  1. Dengan menggunakan tabel tersebut, buatlah poster untuk menjelaskan perbedaan keduanya dengan cara yang lebih menarik. Tujuan poster itu untuk memberitahu pembaca tentang kemungkinan manusia untuk tinggal di Bulan.
  2. Buatlah postermu dengan menggunakan karton ukuran A3, dan gunakan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuatnya menarik.
  3. Presentasikan postermu di depan kelas dengan percaya diri.
Perbandingan Bumi dan Bulan
Apakah kesimpulanmu dari kegiatan di atas?

Kesimpulanku:
Bulan tidak memiliki atmosfir seperti di bumi sehingga tidak memungkinkan manusia tinggal di Bulan

Ayo Berdiskusi
Ingatkah kamu dengan sketsa sistem tata surya yang telah kamu buat sebelumnya? Untuk membuat model tata surya, kamu perlu memuat perbandingan ukuran planet-planet yang ada di dalamnya. Bersama dengan kelompokmu, lakukanlah kegiatan berikut.
  1. Carilah informasi tentang diameter planet-planet di dalam tata surya dan catatlah di dalam tabel. Lalu, buatlah perbandingan dengan membandingkannya dengan planet yang memiliki diameter paling kecil (perhatikan contoh).
Nama Planet Diameter Planet (ribu km) Perbandingan Diameter dalam Model (cm)
Merkurius 4,9 ribu km
4,9 = 1
4,9
1 cm
Venus 12,1 ribu km
12,1 = 2,5
4,9
2,5 cm
Bumi 12,7 ribu km
12,7 =2,6
4,9
2,6 cm
Mars 6,8 ribu km
6,8 =1,4
4,9
1,4 cm
Jupiter 143 ribu km
143 =29,2
4,9
29,2 cm
Saturnus 120 ribu km
120 =24,5
4,9
24,5 cm
Uranus 51 ribu km
51 =10,4
4,9
10,4 cm
Neptunus 50 ribu km
50 =10,2
4,9
10,2 cm
  1. Dengan menggunakan data tersebut, kamu dapat menentukan perbandingan ukuran planet dalam tata surya dengan cukup akurat. Misalnya dalam model, kamu menggunakan ukuran diameter planet terkecil (Merkurius) sebesar 1 cm, maka diameter planet lainnya akan mengikuti sesuai perbandingan yang kamu buat. Lalu, siapkan alat dan bahan yang kamu perlukan sesuai sketsa dan rencana yang kamu telah susun bersama kelompokmu sebelumnya untuk membuat model tata surya 3 dimensi, atau semi 3 dimensi. Semi 3 dimensi adalah menggabungkan antara dua dimensi dan tiga dimensi dalam satu model. Perhatikan kembali contoh yang ada pada pembelajaran 1 dan 2.
  2. Jika ada bahan yang harus dipersiapkan terlebih dulu, maka kamu harus membuatnya terlebih dahulu untuk memastikan bahan tersebut dapat digunakan sesuai yang diinginkan.
  3. Susunlah langkah-langkah kegiatan yang akan kamu lakukan bersama dengan anggota kelompokmu dengan saksama. Kamu dapat menggunakan diagram atau tulisan dalam bentuk paragraf untuk menyusunnya.
  4. Diskusikan kembali langkah-langkah tersebut untuk memastikan semua hal yang dibutuhkan dapat dilakukan.
  5. Lakukanlah pembagian tugas kepada semua anggota kelompok. Lalu tentukanlah cara atau strategi untuk memastikan semua anggota kelompok melakukan tugas masing-masing dengan baik.

Ayo Berlatih
Bagaimana pengalamanmu bekerja bersama teman-temanmu dalam kegiatan di atas? Bandingkanlah jika kamu harus mengerjakannya sendiri, bagaimana rasanya? Bekerja bersama orang lain untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu akan terasa lebih menyenangkan dan pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat. Bagaimana dengan menghabiskan waktu senggang bersama orang lain? Manakah yang lebih kamu sukai, menghabiskan waktu senggang sendiri dengan gawai, atau menghabiskan waktu bersama dengan keluarga dan teman-teman?

Pernahkah kamu mengalami situasi tersebut? Baca dan simaklah cerita berikut ini, lihatlah apakah kamu memiliki pengalaman yang hampir sama.

Ayo Membaca
Kakek Banu
Oleh Diana Karitas

“Andi! Bayu! Ayo kita kumpul di sini!” seru Kakek Banu mengajak Andi dan Bayu yang sedang asyik bermain gawai mereka di ruang tengah. Andi dan Bayu adalah kakak adik yang sedang berlibur ke rumah kakek neneknya bersama ayah dan ibunya.

“Ada apa, Kek? Mau apa di situ?” tanya Andi yang lebih tua, kepada kakeknya, tanpa mengalihkan pandangannya dari layar gawainya.

“Cepatlah ke teras! Kakek ingin menunjukkan sesuatu kepadamu. Di sini sudah ada Ari dan Ika, nih,” seru Kakek dari teras rumahnya yang luas.

“Andi, Bayu! Dipanggil Kakek!” kata Ibu mengingatkan setelah dilihatnya kedua anak itu tidak juga menghiraukan panggilan kakeknya. “Kalian sudah janji untuk menemani Kakek, kan kali ini? Mengapa kalian sibuk sendiri dengan gawai itu dibanding menemani kakek? Kakek sudah lama tidak bertemu kalian, lho!” kata Ibu mengingatkan. Kedua adik beradik pun akhirnya meletakkan gawainya dan berjalan menemui kakeknya di teras

“Nah, gitu dong! Masa gawai lebih menarik daripada bulan purnama di atas sana? Sudah tiga kali bulan purnama, Ari dan Ika selalu bermain ke sini untuk mendengar cerita Kakek, lho!” jelas Kakek Banu. “Ari dan Ika juga biasanya bermain gawai seperti kalian, tapi sudah tiga kali mereka selalu datang ke sini meminta Kakek bercerita pada saat bulan purnama,” jelas Kakek lagi.

“Iya, Andi. Sejak Kakek kami meninggal empat bulan lalu, kami jadi sering bermain ke sini. Kakek Arya suka bercerita ketika bulan purnama tiba, biasanya di teras rumah kami. Nah, sekarang Kakek Banu bersedia bercerita juga untuk kami,” Ari menjelaskan.

“Wah, akan seru pasti cerita Kakek kalau banyak pendengarnya! Aku mau!” seru Bayu gembira, lupa akan permainan gawainya. Bayu pun segera mengambil tempat di sebelah Ika. Kini keempat bocah itu pun duduk setengah lingkaran mengelilingi Kakek yang duduk di kursi malasnya.

Kakek Banu mulai bercerita dengan bersemangat. Terkadang terdengar suaranya menirukan suara-suara binatang, petir, angin, kendaraan bermotor, berganti-gantian. Lalu terdengar suara anak-anak tertawa terbahak-bahak, lalu suara mereka menjerit ketakutan. Kelihatannya seru sekali.

Andi dan Bayu pun lupa dengan permainan gawainya. Sepertinya, mereka menikmati sekali cerita Kakek Banu. Beberapa kali mereka merengek meminta Kakek bercerita kembali. Ibu pun harus datang meminta anak-anak itu menunggu hingga esok hari untuk membiarkan Kakek Banu beristirahat.

“Ternyata seru sekali mendengar cerita Kakek, ya Kak! Lebih seru daripada permainan di gawai Kakak itu!” kata Bayu kepada kakaknya.

“Pastilah! Kakek kan jago bercerita. Lalu ada Ari dan Ika. Lalu, di saat bulan sedang purnama. Sempurna!” kata Andi senang. Ibu pun tersenyum dan meminta mereka segera tidur.

Ayo Menulis
Bacalah kembali cerita di atas dan juga hasil pekerjaanmu sebelumnya. Bayangkanlah kamu ada di dalam cerita itu dan ingin menjelaskannya kepada temanmu dengan menggunakan sebuah gambar.

1. Bagilah cerita di atas menjadi tiga bagian, yaitu bagian awal, tengah, dan akhir. Lalu, dengan menggunakan kertas ukuran A4 yang dibagi empat, buatlah tiga gambar seri yang menggambarkan cerita di atas. Untuk bagian pertama, kamu boleh menuliskan judul dan pengarangnya beserta gambar yang menjelaskan judul tersebut. Pada bagian kedua hingga keempat, gambarlah isi cerita pada bagian awal, tengah, dan akhir cerita. Tuliskan paling sedikit satu kalimat untuk menjelaskan gambarmu. Gunakan contoh di bawah ini untuk membantumu.

2. Tuliskanlah pesan yang kamu dapatkan dari cerita tersebut ke dalam satu kalimat pendek.
Kakek Banu
3. Lihatlah kembali gambar yang telah kamu buat sebelumnya. Perhatikanlah bagian akhir dari cerita di atas. Dengan menggunakan imajinasimu, ubahlah bagian akhir dari cerita tersebut. Tuliskan hasil imajinasimu dengan menggunakan kata-katamu sendiri di tempat yang disediakan berikut ini.
Andi dan Bayu pun lupa dengan permainan gawainya karena kakek terus bersemangat membuat cerita buat para cucunya. Sebenarnya ibu sudah menyuruh anak-anak untuk beristirahat, tetapi anak-anak tidak mau, dan kakek Banu pun menyuruh ibu untuk membiarkan anak-anak tersebut. Kakek mengajak anak-anak pindah ke ruang keluarga sambil tetap meneruskan cerita. Anak-anak sambil tiduran di lantai yang sudah dilapisi karpet terus bersemangat mendengarkan cerita tersebut. Akhirnya anak-anak tertidur di ruang keluarga. Kakek Banu pun tersenyum bahagia
4. Ceritakanlah gambar seri yang telah kamu buat beserta dengan cerita yang telah kamu kembangkan kepada teman-temanmu. Ceritakanlah dengan menggunakan intonasi, pemenggalan kalimat dan lafal yang jelas serta suara yang keras agar terdengar dengan baik.

5. Setelah itu, mintalah teman lain untuk memberikan sarannya terhadap cerita gambarmu dan juga caramu bercerita dan menuliskannya di selembar kertas kecil. Lalu, perbaikilah hasil pekerjaanmu dan catatlah hal-hal yang hendak kamu lakukan untuk memperbaikinya.

Pada zaman dahulu, banyak kegiatan masyarakat tradisional yang dilakukan di malam hari ketika bulan purnama, termasuk kegiatan bercerita atau mendongeng. Mereka berkumpul di suatu tempat yang lapang dan melakukan berbagai kegiatan bersama. Anak-anak kadang bermain permainan anak-anak dengan gembira di bawah bulan purnama. Sementara orang tua berkumpul di sekitarnya untuk mengawasi. Terkadang juga dalam acara-acara tertentu, ditampilkan tari-tari daerah di bawah bulan purnama.

Saat ini, tari daerah telah banyak dimodifikasi menjadi tari kreasi daerah. Sebelumnya kamu telah mempelajari beberapa perbedaan antara tari daerah dan tari kreasi daerah Nusantara. Mari mempelajari lebih jauh perbedaan antar tari kreasi daerah yang ada di Indonesia.

Ayo Membaca
Tari Kreasi Daerah di Indonesia yang Beraneka Ragam

Tari kreasi yang dikembangkan para seniman daerah merupakan tari kreasi daerah. Namun demikian, tari kreasi tersebut masih mengacu pada tari daerah yang sudah ada sebelumnya. Oleh karena itu, dalam beberapa hal terdapat persamaan yang nyata antara tari daerah dan tari kreasi daerah. Pertama, kedua jenis tari kreasi memiliki fungsi yang kurang lebih sama dalam tata masyarakat di mana tarian ini berasal. Kedua, kedua jenis tari kreasi ini memiliki beberapa gerakan yang sama karena tari kreasi daerah mengacu kepada tari daerah yang sudah ada sebelumnya. Semua gerakan kedua jenis tari kreasi ini bertumpu pada gerakan tangan, kaki, dan badan. Ketiga, kedua jenis tari ini diiringi oleh alat musik dan nyanyian sebagai pengiringnya.

Namun, secara khusus tari kreasi dari berbagai daerah memiliki perbedaanperbedaan yang dapat diamati dengan jelas. Masing-masing jenis tari memiliki keunikan gerakan yang berbeda satu dengan lainnya. Keunikan ini yang dicoba untuk terus dipertahankan dan dikembangkan sehingga menjadi ciri khusus yang mudah dikenali masyarakat. Beberapa jenis alat musik yang digunakan pun memiliki keunikan yang berbeda-beda, sehingga menimbulkan suara yang juga menjadi keunikan tarian tersebut. Berikutnya adalah, tentu saja, busana yang dikenakan merupakan keunikan yang paling jelas dapat dilihat. Ada beberapa bagian dari properti tari yang unik dan khusus hanya untuk tari tertentu. Sama dengan musik dan gerakan, perbedaan ini juga menjadi penciri tari tersebut yang membedakannya dengan tarian yang lainnya.
Tari Kreasi Daerah
Berikut ini adalah beberapa contoh tari kreasi daerah yang cukup dikenal di masyarakat Indonesia. Pertama adalah Tari Merak. Tari ini merupakan ciptaan seniman Sunda Tjetje Somantri dari Jawa Barat pada pertengahan abad ke19. Tari ini berusaha mengekspresikan keindahan burung merak.

Tari berikutnya adalah Tari Kupu-Kupu yang berasal dari Bali yang mengekspresikan kehidupan kupu-kupu biru tua. Tari kupu-kupu biasa ditampilkan secara berkelompok oleh lima orang penari wanita. Para penari menampilkan gerakan menari dan tata busana yang indah. Tari ini sudah cukup terkenal karena sering ditampilkan dalam festival-festival tari dunia.

Tari Manipuren merupakan salah satu tari kreasi daerah Jawa Tengah. Tari ini dikembangkan dari gerakan Tari Manipuri yang berasal dari India. Oleh seorang seniman bernama S. Maridi, tari ini dikembangkan di Indonesia.

Tari Yapong dikembangkan oleh seniman tari Yogyakarta terkenal, Bagong Kussudiarjo yang pertama kali dipentaskan pada tahun 1977. Meskipun diciptakan oleh seniman Yogyakarta, namun tari ini merupakan ekspresi kehidupan masyarakat Betawi yang tinggal di Jakarta. Tari Yapong pertama kali dipentaskan untuk memeringati ulang tahun Jakarta pada tahun yang sama.

Tari Banjar Kemuning diciptakan dan dikembangkan oleh seorang seniman bernama Agustinus yang terinspirasi dengan kehidupan masyarakat sebuah desa bernama Banjar Kemuning di Sidoarjo, Jawa Timur. Tari ini terinspirasi oleh kehidupan para istri nelayan yang tegar, kuat dan luwes menghadapi kerasnya kehidupan selama ditinggal para suami berlayar.

Sumber : Seni Tari BSE Kelas VII, Pusbuk 2010; www.ilmuseni.com dengan penyesuaian

Ayo Berlatih
Kini kamu telah mengetahui beberapa tari kreasi daerah yang ada di Indonesia. Tari kreasi daerah dalam bacaan sebelumnya hanyalah sebagian kecil dari tari kreasi daerah yang ada di nusantara. Hampir semua daerah memiliki tari kreasi daerah yang dikembangkan oleh seniman daerah masing-masing.

Bersama dengan teman sekelompok, kamu akan melakukan kegiatan untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang tari kreasi daerah. Ikutilah langkahlangkah sebagai berikut.
  1. Tentukanlah sebuah tari kreasi daerah, baik yang ada di daerahmu atau salah satu tari daerah yang ada pada bacaan di atas.
  2. Carilah beberapa informasi untuk mengetahui lebih banyak tentang taritari tersebut. \
  3. Gunakan tabel berikut untuk mengorganisiasi informasi yang diperlukan. Kamu dapat menuliskan keterangan atau menempelkan gambar yang sesuai dengan keterangan yang diharapkan.
Nama tari dan asal Tari Kreasi Kupu-kupu dari Bali
Arti dan Makna Tari Tari kupu-kupu ciptaan I Wayan Beratha adalah sebuah tari yang menggambarkan kedamaian dan keindahan pulau dewata, Bali
Fungsi tari Mengekspresikan kehidupan kupu-kupu biru tua
Jenis gerakan tangan
  1. Gerakan kupu-kupu yang terbang di tempatnya
  2. Gerakan kupu-kupu yang terbang memutar
  3. Gerakan buka tutup sayap kupu-kupu
  4. Gerakan kibasan
  5. Gerakan ayunan
Jenis gerakan kaki
  1. Gerak agem merupakan sikap kaki terbuka kuda-kuda menyamping
  2. Gerakan meloncat
Jenis gerakan badan
  1. Gerakan ngaed adalah gerakan dimana badan diturunkan atau direndahkan dengan posisi lutut ditekuk
  2. Gerakan ngegol atau egol adalah gerakan antar kaki kanan dan kiri yang diangkat secara bergiliran yang diikuti juga dengan gerakan pinggul ke kanan dan ke kiri disertai gerakan kepala ke kanan dan ke kiri.
  3. Nyeledet, gerakan mata melirik ke samping kanan dan kiri
  4. Ngelier adalah gerakan perputaran dagu kekanan atau kekiri
Lagu/musik pengiring Diiringi dengan alat musik gamelan Bali
Properti tari Sampur, penutup kepala dan tiruan sayap kupu-kupu
Cara menarikan Kelompok
Jenis pola lantai Garis lurus vertikal dan horizontal
Latihlah beberapa gerakan tari ini bersama dengan teman sekelompok. Kamu dapat menggunakan video untuk mempelajari tari pilihanmu.
  1. Presentasikanlah hasil pengamatan dan hasil pencarian informasi tentang tari kreasi daerah tersebut.
  2. Carilah satu kelompok tari lainnya untuk melakukan perbandingan dan menemukan persamaan dan perbedaan antara kedua tari kreasi daerah yang berbeda.
  3. Presentasikan kembali hasil perbandingan antara kedua tari tersebut di depan kelas dengan percaya diri.

Buatlah kesimpulan terhadap kegiatan di atas dengan menuliskannya di dalam kotak di bawah ini. Kesimpulanku:
Tari kreasi daerah masih mengacu pada tari daerah yang sudah ada sebelumnya karena terdapat persamaan yaitu fungsi, gerakan dan iringan tari.

Ayo Renungkan
Adakah hal-hal baru yang kamu dapatkan dalam kegiatan belajar kali ini?
Hal-hal baru yang saya pelajarai hari ini adalah Perbedaan Bumi dan Bulan, mengaitkan cerita fiksi dengan pengalaman pribadi, karakteristik tari kreasi daerah
Sikap dan keterampilan apa sajakah yang telah kamu kembangkan oada hari ini?
Sikap yang saya kembangkan adalah percaya diri, rasa ingin tahu, dan kerja sama. Keterampilan yang saya kembangkan adalah : membandingkan, membedakan, mengelompokkan, mengomunikasikan
Adakah caramu untuk mengembangkan sikap dan keterampilan yang kamu anggap perlu untuk ditingkatkan lebih?
Sikap dan keteramplan yang ingin saya kembangkan lebih adalah sikap percaya diri dan keterampilan membedakan.
Kerja Sama dengan Orang Tua
Pernahkah kamu melakukan kegiatan di luar rumah pada bulan purnama? Mintalah orang tua atau kakek nenekmu untuk menceritakan kegiatan apa yang mereka lakukan pada masa dahulu saat bulan purnama tiba. Bandingkan dengan kegiatan yang kamu lakukan pada saat bulan purnama.
Saat bulan purnama kakek dan nenek bermain di luar rumah, mereka bermain jamuran
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:51 PM

Pembelajaran 4 Tema 9 Subtema 2 Benda Angkasa Luar dan Rahasianya

Pada Pembelajaran 4 Tema 9 Subtema 2 Benda Angkasa Luar dan Rahasianya kita akan mempelajari tentang menjelaskan perubahan budaya akibat modernisasi, menjelaskan peristiwa yang dialami tokoh dalam cerita fiksi, menceritakan peristiwa yang dialami tokoh dalam cerita, dan menyajikan hasil telaah tentang peristiwa persatuan dan kesatuan dalam masyarakat. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai panduan saja ketika mengikuti pembelajaran bersama Bapak/Ibu guru Anda. Simak kegiatan pembelajarannya berikut ini.
Stasiun Bumi Jatiluhur
Tahukah kamu gambar apakah itu? Gambar itu adalah sebuah stasiun bumi yang menerima informasi yang dikirim oleh satelit. Stasiun bumi itu terletak di Jatiluhur, Jawa Barat. Melalui stasiun ini data dan informasi yang dikirimkan satelit akan diterima untuk diteruskan..

Ayo Berdiskusi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memungkinkan manusia menjelajah hingga angkasa luar. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan manusia di bumi yang semakin beragam karena pengaruh modernisasi. Bersama dengan teman sebangkumu diskusikan manfaat ilmu pengetahuan dan teknologi luar angkasa terhadap kehidupanmu sehari-hari. Presentasikan hasil diskusimu dalam diskusi di kelasmu. Adakah kesimpulan yang bisa kamu dapatkan dari diskusi tersebut? Adakah pertanyaan baru yang muncul yang ingin kamu tanyakan?
Manfaat Teknologi Luar ANgkasa
Manfaat teknologi luar angkasa dalam kehidupan sehari-hari antara lain :
  1. Teknologi satelit ini memungkinkan adanya komunikasi pada masa modern, seperti siaran langsung dengan televisi, telepon jarak jauh.
  2. Sistem Pemosisi Global (Global Positioning System ) adalah sistem untuk menentukan letak di permukaan bumi dengan bantuan sinyal satelit.
  3. Alat-alat Listrik Nirkabel. Berkat teknologi luar angkasa, alat-alat listrik nirkabel telah memasuki kehidupan kita sehari-hari. Misi luar angkasa Apollo, menggunakan bor portabel untuk mengekstraksi tanah dari permukaan bulan.
  4. Pakaian Medis (gravitasi 0). Dengan adanya kostum ini, dokter membantu anak-anak dengan cerebral palsy untuk berjalan dan meningkatkan mobilitas. Kostum ini juga digunakan untuk merehabilitasi penderita stroke.
  5. Kawat Gigi Tidak Berwarna. Kawat gigi tidak berwarna bahannya terbuat dari alumina polikristalin, yang diciptakan oleh NASA. bahan ini transparan terhadap radiasi inframerah.

Kesimpulan :
Ilmu pengetahuan dan teknologi luar angkasa bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan manusia di bumi yang semakin beragam karena pengaruh modernisasi.
Setiap pengaruh selalu memberikan dua dampak, yaitu dampak baik dan dampak yang tidak baik. Dengan mengetahui keduanya, diharapkan kita dapat menentukan sikap terhadap setiap pengaruh yang ada. Demikian juga dengan pengaruh modernisasi terhadap perubahan budaya yang terjadi di dalam masyarakat. Jika kamu amati di sekitarmu, tahukah kamu dampak negatif dari modernisasi terhadap perubahan budaya masyarakat kita? Bacalah bacaan berikut ini sebelum melakukan kegiatan berikutnya.

Ayo Membaca
Dampak Modernisasi terhadap Budaya Masyarakat

Modernisasi memiliki dampak negatif dan positif terhadap budaya masyarakat. Salah satu dampak negatif dari pengaruh modernisasi antara lain munculnya keraguan terhadap norma dan nilai masyarakat yang telah ada. Hal ini dapat menyebabkan pertentangan antara anggota masyarakat tersebut.

Modernisasi juga dapat menyebabkan terjadinya kesenjangan budaya. Misalnya, perkembangan teknologi komunikasi melalui penggunaan internet. Apabila masyarakat tidak memanfaatkannya dengan benar, dapat menimbulkan potensi masalah. Komunikasi yang bebas melalui internet, misalnya. Jika kebebasan mengakses informasi dan komunikasi ini tidak diimbangi sikap bijak penggunanya, maka teknologi ini justru akan merugikannya. Masyarakat harus mampu menyaring informasi dengan menggunakan nilai dan norma yang telah dianutnya. Dengan demikian, masuknya paham-paham yang dapat memecah persatuan bangsa dapat diatasi sejak dini.

Masuknya budaya luar seperti budaya individualisme, konsumerisme, hedonisme, juga dapat mengancam jati diri bangsa. Individualisme adalah paham yang selalu mementingkan kepentingan diri sendiri atau kelompoknya. Sedangkan konsumerisme adalah cara pikir dan cara hidup konsumtif yang menggunakan sesuatu tanpa mempertimbangkan kebutuhannya. Dan hedonisme adalah paham yang mementingkan kesenangan dan gaya hidup hura-hura.

Sumber: www.artikelmateri.com dengan penyesuaian.

Ayo Berdiskusi
Lakukan kegiatan berikut ini dengan memerhatikan instruksi yang diberikan. Membuat Poster Dengan menggunakan bacaan di atas dan juga menggunakan sumber informasi lainnya yang sesuai, buatlah sebuah poster. Postermu sebaiknya memuat beberapa hal berikut ini:
  • Bagaimana modernisasi memengaruhi gaya hidup dan cara berpikir masyarakat modern.
  • Menjelaskan contoh setiap pengaruh modernisasi yang disebutkan dalam artikel. Contoh lain dapat didapatkan dari sumber informasi lain yang sesuai.
  • Tulisan dan gambar keseluruhan jelas dan mudah dibaca. Kamu dapat menggunakan pensil warna atau spidol untuk memperjelas dan membuatnya menarik.
Dampak Negatif Modernisasi
Ayo Berlatih
Bersama dengan temanmu sekelompokmu, lakukanlah kegiatan berikut.
1. Dengan menggunakan bacaan di atas, lengkapilah tabel berikut. Buatlah daftar dampak negatif modernisasi terhadap budaya bangsa, lalu cari tahu cara-cara untuk mengatasinya.
Dampak Negatif Modernisasi terhadap Budaya Masyarakat Indonesia Usaha yang Dapat Dilakukan untuk Mengatasinya
Westernisasi (gaya hidup kebarat-baratan) Mengenalkan budaya luhur bangsa sejak dini
Masuknya budaya asing yang kurang sesuai Menyaring budaya asing yang sesuai
Masyarakat bergaya hidup hedonisme Berperilku hidup sederhana sesui budaya bangsa
Lebih memilih produk impor daripada produk lokal Memberikan pemahaman tentang arti penting nasionalisme
Masyarakat lebih konsumtif Berperilku hidup sederhana sesui budaya bangsa
Masyarakat bersikap individualistis Lebih banyak melakukan kegiatan silaturahmi

2. Membuat Poster Berdasarkan hasil penelahan terhadap dampak negatif modernisasi di atas, pilihlah salah satu dampak dan cara penanggulangannya untuk dijadikan bahan poster. Poster biasa digunakan untuk mempromosikan sesuatu ke masyarakat sekitar. Gunakanlah alat dan bahan yang sesuai untuk membuat postermu. Lalu, presentasikan postermu di depan kelas dan pajanglah di beberapa tempat strategis di gedung sekolah agar dapat dibaca oleh semua anggota komunitas sekolah.
Poster dampak Negatif Modernisasi
Ayo Menulis
Berdasarkan kegiatan yang telah kamu lakukan, tuliskanlah kesimpulanmu tentang dampak modernisasi terhadap budaya masyarakat kita. Kamu dapat juga menghubungkannya dengan kehidupanmu sehari-hari.
Modernisasi memengaruhi gaya hidup dan cara berpikir masyarakat modern, namun masyarakat harus mampu menyaring mana yang sesuai nilai dan norma yang telah dianutnya.
Ayo Membaca
Berbesar Hati Menerima Kekalahan
Oleh Fitri Kurnia Sari

Edo dan Bagus adalah sahabat karib. Mereka satu kelas di sebuah sekolah dasar di Solo, Jawa Tengah. Namun, sejak seminggu ini sikap Edo mendadak berubah terhadap Bagus. Sekarang, Edo selalu berangkat sekolah sendiri. Bahkan, jika Bagus mendekatinya untuk bicara, tiba-tiba Edo segera beranjak pergi.

Kenapa sekarang Edo tidak mau bicara dan bermain denganku, ya?” tanya Bagus kepada Damar, teman sebangkunya ketika jam istirahat sekolah.

“Iya, aku juga melihat kalian seperti sedang bermusuhan. Apa karena kamu yang terpilih menjadi ketua kelas pada pemilihan minggu lalu? Edo kan juga kandidat ketua kelas,” tebak Damar.

“Tapi kan kita melakukannya secara sportif. Itu pilihan teman-teman satu kelas. Bu Guru Aneke sendiri yang mengawasi,” kata Bagus.

Damar mengangguk membenarkan. Ketika bel pulang sekolah, Edo buruburu keluar kelas. Ia sengaja menghindar untuk pulang bersama Bagus. Karena tergesa-gesa, kaki Edo tersandung kaki meja. Kepalanya terbentur ujung meja.

“Aduh!” Edo mengerang kesakitan.

Bagus, Damar, dan Bimo yang melihatnya segera menolong Edo. Bagus memapah Edo menuju kursi. Bagus segera mengambil peralatan P3K di lemari kelas. Luka di dahi Edo segera ia obati.

“Aku akan mengantarmu pulang, Edo,” kata Bagus.

“Terima kasih, Bagus. Aku bisa pulang sendiri, kok,” tolak Edo.

“Emm, kenapa belakangan ini kamu selalu menghindariku, Edo? Apa salahku? Bukankah kita berteman sejak lama?” tanya Bagus.

Edo menunduk. Ia lalu menghela napas.

“Sebenarnya, aku tidak bisa menerima kekalahanku waktu pemilihan ketua kelas. Aku iri kepadamu, Bagus. Sebagian besar teman-teman lebih memilihmu daripada aku. Padahal, sedari dulu aku yang menjadi ketua kelas!” jelas Edo.

“Aku tidak ingin bermaksud menggesermu yang biasa menjadi ketua kelas, Edo. Aku ikut menjadi kandidat ketua kelas karena pilihan teman-teman, termasuk kamu, kan, Do?” kata Bagus.

Edo ingat, waktu itu memang ia yang mengusulkan nama Bagus untuk ikut juga menjadi kandidat. Saat itu, Edo sangat yakin, ia yang akan terpilih menjadi ketua kelas, bukan Bagus.

Bukankah saat itu kita melakukan pemilihan secara terbuka dan jujur, Do? Ingat, kan kata Bu Aneke? Kita harus sportif. Yang tidak terpilih harus berbesar hati mau memberikan kesempatan kepada yang lainnya,” Damar menimpali.

“Bu Aneke juga bilang, dengan bersikap sportif sebetulnya kita sudah menjadi pemenang. Menang karena mampu menunjukkan kebesaran jiwa untuk menerima kekalahan,” tambah Bimo.

Edo mengangguk, kemudian menyalami Bagus.

“Maafkan aku, Bagus. Sekarang aku sadar bahwa sikapku menjauhimu adalah salah besar. Kamu sahabat terbaikku, Bagus,” kata Edo. Edo dan Bagus pun bersalaman erat. Damar dan Bimo tersenyum melihatnya.

Disadur dari Nusantara Bertutur Kompas Minggu, 8 Oktober 2017

Apa pendapatmu tentang cerita tersebut? Apakah kamu dapat memahami isi ceritanya? Kamu dapat menceritakan pemahamanmu tentang isi cerita tersebut melalui gambar yang kamu buat sendiri sesuai imajinasimu berdasarkan bacaan tersebut.

Ayo Menulis
Berdasarkan cerita fiksi di atas, lakukanlah kegiatan berikut ini secara mandiri.

A. Bagilah cerita di atas menjadi tiga bagian yaitu awal cerita, tengah, dan akhir cerita. Tentukanlah pokok pikiran pada bagian cerita tersebut. Lalu, tuliskanlah pokok pikiran atau ide cerita pada setiap bagian pada diagram berikut ini.
Berbesar Hati Menerima Kekalahan
B. Bacalah kembali cerita di atas dan juga hasil pekerjaanmu sebelumnya. Bayangkanlah kamu ada di dalam cerita itu dan ingin menjelaskannya kepada temanmu dengan menggunakan sebuah gambar. Buatlah gambarmu dalam bentuk gambar berseri. Pada setiap gambarnya, kamu dapat memberikan keterangan tambahan. Gunakan kertas ukuran A4 kemudian bagi menjadi empat. Gunakanlah keempatnya untuk menggambarkannya.
Persahabatan Bagus dan Edo
C. Tukarkanlah gambarmu dengan temanmu yang lain dan mintalah pendapat mereka. Apakah ada persamaan dan perbedaan antara gambar dan keterangan yang kamu buat dengan milik temanmu? Diskusikan mengapa terjadi persamaan dan perbedaan.

Usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa merupakan tanggung jawab setiap warga negara. Salah satu sikap yang perlu dikembangkan adalah sikap tenggang rasa dan solidaritas yang merupakan salah satu asas dalam wawasan Nusantara. Sikap mementingkan diri sendiri merupakan salah satu sikap yang dapat mengancam usaha persatuan dan kesatuan bangsa. Dapatkah kamu menemukan peristiwa di sekelilingmu yang dapat mendukung persatuan dan kesatuan bangsa kita?

Ayo Membaca
Pengambilan Keputusan Bersama sebagai Peristiwa Persatuan dan Kesatuan

Keputusan adalah segala sesuatu yang telah ditetapkan berdasarkan berbagai pertimbangan dan pemikiran. Termasuk di dalamnya pertimbangan dan pemikiran untuk mencapai tujuan dari keputusan. Keputusan bersama adalah keputusan sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu. Tentu saja, keputusan ini akan menjadi lebih rumit. Mengapa demikian? Di dalamnya terdapat lebih dari satu orang, yang umumnya mempunyai pemikiran yang berbeda. Bahkan, setiap orang yang mengikuti proses keputusan bersama mungkin mempunyai pendapat sendiri. Maka, agar keputusan bersama tercapai, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan beberapa nilai yang harus dijunjung tinggi.

Sebagai negara yang berdasarkan Pancasila, Kita harus memperhatikan dan menjunjung tinggi nilai-nilai yang sesuai dengan Pancasila. Sila keempat “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam keputusan bersama, yaitu:
  • Semua peserta dalam pengambilan keputusan bersama harus memahami mengenai apa dan tujuan keputusan bersama yang akan diambil.
  • Semua peserta dalam pengambilan keputusan bersama harus saling memahami dan menghargai pendapat orang lain.
  • Setiap peserta pengambilan keputusan bersama harus dengan lapangdada menerima masukan dalam bentuk kritik, usul, dan saran dari peserta lain.
  • Semua peserta tidak boleh memaksakan kehendaknya untuk dijadikan sebuah keputusan bersama.

Ayo Berdiskusi
Kamu tentu telah mengalami beberapa kali kegiatan yang melibatkan musyawarah untuk mencapai mufakat. Berdasarkan artikel di atas, bersama dengan teman sebangkumu cobalah untuk mencari tahu dengan saksama bagaimana peristiwa persatuan dan kesatuan terdapat dalam peristiwa pengambilan keputusan bersama. Jelaskan juga bagaimana peristiwa tersebut berhubungan dengan sila-sila dalam Pancasila yang telah kamu pelajari sebelumnya. Tuliskanlah hasil diskusimu di atas selembar kertas, lalu bacakanlah secara bergiliran di dalam diskusi kelas. Tempelkanlah hasil diskusimu di papan tulis.

Buatlah sebuah tabel untuk menjelaskan sikap-sikap apa saja yang diperlukan dalam musyawarah dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan. Pada sisi yang lain, sebutkan sikap sebaliknya yang dapat mengganggu atau mengancam terciptanya persatuan dan kesatuan dalam peristiwa tersebut. Perhatikanlah sikap mana saja yang telah kamu lakukan. Berilah tanda centang (✓) terhadap sikap yang telah kamu lakukan dan tanda silang (x) untuk sikapsikap yang tidak ingin kamu lakukan.
Sikap dalam Musyawarah yang Mendorong Persatuan dan Kesatuan Ya (✓) Tidak (x)
Menghargai pendapat orang lain -
Tidak memaksakan pendapat kepada orang lain -
Mengeluarkan pendapat dengan baik dan sopan -
Menerima keputusan musyawarah -
Melaksanakan keputusan dengan penuh tanggung jawab -
Sikap dalam Musyawarah yang Tidak Mendorong Persatuan dan Kesatuan Ya (✓) Tidak (x)
Menyela pembicaraan ketika orang lain mengelurakan pendapat - x
Memaksakan pendapat kepada peserta musyawarah - x
Tidak menghormati pendapat orang lain - x
Menolak hasil keputusan musyawarah - x
Melakukan walk out karena tidak setuju dengan pendapat peserta yang lain - x

Ayo Membaca
Peristiwa pengambilan mufakat secara musyawarah merupakan salah satu peristiwa persatuan dan kesatuan dalam masyarakat. Peristiwa tersebut dapat mempersatukan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama. Lakukanlah kegiatan berikut ini bersama dengan teman sekelasmu. 

1. Tentukan satu atau tiga tema musyawarah untuk mengerjakan sebuah proyek bersama, misalnya “Menyelenggarakan Lomba Membuat Poster Cinta Tanah Air dan Bangsa di Sekolah”; atau “Menyelenggarakan Kegiatan Bakti Sosial di Rumah-rumah Ibadah di Sekitar Sekolah”; atau “Menyelenggarakan Kegiatan Jalan Bersama untuk Aksi Cinta Indonesia”.

2. Pilihlah satu atau dua orang untuk memimpin musyawarah.

3. Pilih satu orang untuk mencatat hasil musyawarah. 

4. Hal-hal yang dimusyawarahkan:
  • Tujuan kegiatan sehubungan dengan usaha meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Bentuk kegiatan
  • Cara melaksanakan kegiatan
  • Pembentukan panitia pelaksana kegiatan e. Pembagian tugas setiap bagian kegiatan

5. Di akhir kegiatan, setiap siswa akan melakukan refleksi terhadap proses musyawarah dengan menjawab pertanyaan berikut ini: 
  • Bagaimana proses berjalannya musyawarah? (Musyawarah berjalan lancar dan tertib)
  • Perbedaan pendapat apa saja yang telah muncul?(Tidak ada)
  • Bagaimana cara pencapaian mufakat dari perbedaan pendapat tersebut? (mufakat diperoleh dengan menyatukan semua pendapat peserta musyawarah)
  • Bagaimana peran pemimpin diskusi? Sikap dan keterampilan apa sajakah yang diperlukan untuk menjadi pemimpin diskusi?(Tugas ketua diskusi adalah membuka dan menutup diskusi, membangkitkan inat anggota untuk menyampaikan gagasan, menengahi anggota yang berdebat, serta mengemukakan kesimpulan hasil diskusi.. Sikap : Adil, cermat, dan teliti)
  • Apa peran pencatat kegiatan musyawarah? Sikap dan keterampilan apa sajakah yang diperlukan untuk menjadi pencatat kegiatan musyawarah?(Peran mencatat usulan yang disampaikan peserta musyawarah dan mencatat hasil keputusan musyawarah. Sikap : teliti, cermat, dan percaya diri))
  • Bagaimana peran dan tanggung jawab peserta musyawarah?(Wajib hadir sebelum acara musyawarah dimulai, Ikut serta dalam mengamnil keputusan bersama, dan Mematuhi dan melaksanakan hasil keputusan bersama)
  • Sikap dan keterampilan apa sajakah yang diperlukan untuk menjadi peserta musyawarah?(Lapang dada, jujur, mementingkan kepentingan bersama, menghargai pendapat)
  • Bagaimana kegiatan musyawarah ini dapat memengaruhi persatuan dan kesatuan di lingkungan sekitarmu?(Musyawarah yang disertai dengan sikap toleransi, tidak menang sendiri, dan tidak mengutamakan kepentingan pribadi makaa membuat persatuan dan kesatuan semakin kuat)

Kesimpulan apakah yang dapat kamu buat tentang kegiatan musyawarah yang memengaruhi persatuan dan kesatuan masyarakat?

Kesimpulanku:
Bahwa dalam setiap musyawarah harus diliputi semangat gotong royong, kekeluargaan, mengutamakan kepentingan bersamasehingga  hasil musyawarah tersebut makin mempererat persatuan dan kesatuan

Ayo Renungkan
Bagaimana peran ilmu pengetahuan dan teknologi angkasa luar dalam memengaruhi cara pikir dan perilaku orang-orang di sekitarmu?
Peran ilmu pengetahuan dan teknologi angkasa luar sangat penting karena dengan teknologi luar angkas memudahkan manusia memenuhi kebutuhannya.
Bagaimana pandanganmu tentang kemajuan teknologi saat ini terhadap kegiatan belajarmu? Sikap apa saja yang harus kamu kembangkan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi di sekitarmu?
Kemajuan teknologi sangat bepengaruh dalam proses kegiatan belajar karena mempermudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Sikap yang perlu dikembangkan adalah hati-hati dan teliti dalam memilih informasi
Bacalah kembali cerita fiksi tentang kunjungan Rima ke Lembang pada pembelajaran Jika kamu menjadi Agatha, sikap apa yang harus ia kembangkan untuk mengatasi masalahnya?
Sikap yang harus dikembangkan untuk mengatasi masalah agatha adalah ingin tahu dan peduli agar menemukan rombonganya.
Bagaimana sikap itu berpengaruh terhadap persatuan dan kesatuan di dalam kelompoknya?
Sikap ingin tahu dan peduli sangat berpengaruh pada persatuan dan kesatuan dalam kelompok. Dengan sikap peduli masiing-masing anggota rombongan akan saling mengingatkan

Kerja Sama dengan Orang Tua
Bersama dengan orang tuamu, buatlah daftar kegiatan dan peristiwa di dalam keluargamu yang dapat mendorong persatuan dan kesatuan antaranggota keluargamu. Lalu, tuliskan juga tantangan-tantangan yang kamu hadapi untuk menjaga persatuan dan kesatuan di dalam keluargamu, baik dalam keluargamu sendiri maupun keluarga besarmu.
Contoh peristiwa doalam keluarga yang mendorong persatuan dan kesatuan antara lain :
  1. Saling mencintai sesama anggota keluarga
  2. Mengakui keberadaan dan fungsi tiap-tiap anggota keluarga 
  3. Adanya keterbukaan antar anggota keluarga
  4. Mengembangkan sikap tenggang rasa.
  5. Mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan
Tantangan yang dihadapi dalam menjaga persatuan dan kesatuan :
  1. Sering terjadi perbedaan pendapat dalam keluarga.
  2. Terkadang ada anggota keluarga yang semaunya sendiri
  3. Terkadang ada yang lupa akan kewajibannya.
  4. Kurangnya komunikasi
  5. Kurang waktu bersama di dalam rumah
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:10 PM

Pembelajaran 3 Tema 9 Subtema 2 Benda Angkasa Luar dan Rahasianya

Pada Pembelajaran 3 Tema 9 Subtema 2 Benda Angkasa Luar dan Rahasianya akan mempelajari tentang menjelaskan dampak modernisasi terhadap kehidupan masyarakat, menceritakan kembali dengan alur yang jelas dan mudah untuk dimengerti, dan menelaah dan mengidentifikasi upaya peingkatan persatuan dan kesatuan dalam kaitannya dengan pengamalan sila dalam Pancasila.

Saat ini manusia telah mampu mengamati luar angkasa dengan lebih detil dan cepat. Ini merupakan salah satu hasil perkembangan teknologi yang cepat dan canggih. Sejak manusia meluncurkan teleskop bernama Hubble, informasi yang didapatkan tentang keadaan di luar angkasa semakin jelas dan cepat.
teleskop bernama Hubble
  1. Bagaimana manusia mengamati luar angkasa? (Manusia mengamati luar angkasa menggunakan teleskop)
  2. Tahukah kamu alat apakah ini? (telekop) Untuk apa? (mengamati benda luar angkasa)Mengapa? (Manusia ingin tahu lebih banyak tentang angkasa luar) Siapakah yang menemukanny? (Dalam sejarah, tercatat nama Thomas Digges dan putranya yaitu Leonard yang kemungkinan menjadi penemu teleskop pada 1450) Bagaimana cara menggunakannya?(Caranya adalah dengan mengarahkan teleskop ke benda angkasa yang akan diamati lalu atur lensa agar gambar tampak jelas)
  3. Bandingkan dengan gambar teleskop Hubble, apa perbedaan antara keduanya. (Orbit Hubble yang tinggi memungkinkan untuk menangkap gambar resolusi sangat tinggi dengan cahaya latar jauh lebih rendah daripada teleskop berbasis darat)
  4. Bagaimana data dan laporan mengenai luar angkasa bisa diterima dengan cepat oleh manusia?(Hubble menangkap gambar. Setelah diterima oleh teleskop, gambar tersebut akan diubah menjadi kode digital dan dikirimkan ke bumi)

Ayo Berdiskusi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan salah satu akibat dari modernisasi. Perubahan yang terjadi karena modernisasi tampak dari benda-benda berteknologi yang kamu gunakan sehari-hari di rumah. Diskusikanlah bersama dengan teman sebangkumu mengenai alat atau benda apa saja yang merupakan hasil pengembangan teknologi. Misalnya, kamu menggunakan buku dan pensil untuk menulis dan mencatat. Pada zaman dahulu orang menggunakan sebuah papan kecil dan menuliskannya dengan menggunakan kapur atau arang. Namun saat ini kamu juga melihat orang menggunakan alat elektronik untuk mencatat, tidak lagi menggunakan buku dan pena seperti biasanya.

Bersama dengan teman sebangkumu, tentukanlah kurang lebih lima benda yang ada di sekitarmu. Cari tahu bagaimana alat tersebut telah berkembang hingga saat ini dengan cara membandingkannya dengan alat yang memiliki kegunaan yang sama yang digunakan pada masa lalu. Apakah yang dapat kamu simpulkan dari hasil diskusimu tersebut?
Tenologi Sederhana Masa Lalu Teknologi Modern
Modernisasi
  1. Kenthongan (alat komunikasi)
  2. Pedati (alat transportasi)
  3. Batu Sabak (untuk menulis)
  4. Mesin ketik (untuk menulis)
  5. Bajak sawah (membajak sawah)
  1. Telepon Seluler (alat komunikasi)
  2. Mobil (alat transportasi)
  3. Buku (untuk menulis
  4. Komputer (untuk menulis)
  5. Traktor (membajak sawah)
Kesimpulan : Perkembangan teknologi terjadi karena kebutuhan manusia yang semakin beragam dan cepat. Modernisasi menjadi salah satu hal yang tidak bisa dihindarkan, namun masih dapat dihadapi dengan bijak
Modernisasi memang telah memengaruhi gaya hidup masyarakat kita. Bagaimana modernisasi memengaruhi budaya masyarakat kita? Bacalah bacaan berikut ini dengan saksama.

Ayo Membaca
Modernisasi dan Budaya Masyarakat

Salah satu ciri masyarakat modern adalah sikapnya yang lebih terbuka terhadap sesuatu yang baru. Keterbukaan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menguji hal baru tersebut. Jika hal baru tersebut sesuai dengan norma yang ada, maka hal baru tersebut dapat dengan mudah diterima. Tetapi jika ada norma masyarakat yang tidak sesuai dengan hal baru tersebut, masyarakat akan menolaknya, atau bisa menyesuaikannya.
Jember Fashion Carnival
Sikap mental dan budaya suatu masyarakat sangat menentukan diterima atau ditolaknya suatu perubahan sebagai bagian dari modernisasi. Sikap mental yang dapat menjadi pendorong modernisasi antara lain adalah rajin, tepat waktu, berani mengambil risiko, disiplin, bersaing, adil, jujur, toleran, dan peduli lingkungan. Modernisasi memengaruhi masyarakat untuk mempertahankan kebiasaan lamanya secara tradisi, menggantikannya, atau menyesuaikannya.

Modernisasi akan memengaruhi masyarakat yang akan mempertahankan budaya-budaya yang telah diturunkan dari nenek moyangnya. Berkembangnya ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk menggali budaya-budaya untuk dipertahankan dan diperkaya. Melalui inovasi, budaya masyarakat dapat dipertahankan menjadi budaya masa kini dengan bantuan teknologi, misalnya melalui penyebaran informasi ke seluruh dunia dan melalui pameran-pameran budaya. Budaya daerah pun dapat dimodifikasi menjadi sesuatu yang lebih masa kini tanpa meninggalkan makna dan arti nilai-nilai dari budaya tersebut. Misalnya seperti yang dilakukan pada Jember Fashion Carnaval (JFC) yang melibatkan anak-anak muda untuk mengembangkan budaya daerahnya dalam acara lokal yang bertaraf internasional. JFC digagas oleh salah satu putra asli daerah, Dynand Fariz. Ia telah berhasil membuat mata masyarakat nasional maupun internasional untuk mengarah ke Kabupaten Jember. Sebelumnya, Kabupaten Jember hanya dikenal sebagai daerah penghasil tembakau. Kehidupan agraris masyarakatnya ternyata tidak menghalangi kreativitas warganya untuk mengembangkan daerahnya sebagai salah satu kota wisata fesyen di Indonesia. Dynand bercita-cita menjadikan Jember sebagai Kota Karnaval tingkat dunia.

Festival ini dikemas dalam nuansa masa kini tanpa meninggalkan budaya asli bangsa Indonesia. Festival ini selalu mengusung tema-tema nusantara. Tema-tema tersebut bertujuan untuk menyampaikan pesan tentang keindahan dan keragaman budaya masyarakat Indonesia. Festival ini pun dapat dengan mudah mengundang para pemuda dan masyarakat untuk terlibat aktif dalam kegiatan ini. Perserta karnaval yang sangat beragam, mulai dari pelajar hingga ibu rumah tangga. Mulai dari petani hingga pegawai kantor, semua turut serta memeriahkan festival ini. Bahan-bahan yang digunakan untuk festivalpun merupakan bahan yang murah dan mudah didapat di daerah Jember.

Sumber gambar dan tulisan: www.koalisiseni.or.id dengan penyesuaian

Ayo Berdiskusi
Lakukan kegiatan berikut ini dengan memperhatikan instruksi yang diberikan. Membuat Ringkasan Dengan menggunakan bacaan di atas dan sumber informasi lainnya yang sesuai, buatlah sebuah ringkasan dalam bentuk yang paling kamu sukai, misalnya berupa peta pikiran, tabel, poster, atau gambar. Ringkasanmu sebaiknya memuat beberapa hal berikut ini:
  1. Bagaimana modernisasi memengaruhi gaya hidup dan cara berpikir masyarakat modern.
  2. Menjelaskan contoh setiap pengaruh modernisasi yang disebutkan dalam artikel. Contoh lain bisa didapatkan dari sumber informasi lain yang sesuai.
  3. Tulisan dan gambar keseluruhan jelas dan mudah dibaca. Dapat menggunakan pensil warna atau spidol untuk memperjelas dan membuatnya menarik
Modernisasi dan Budaya Masyarakat
Ayo Menulis
Tulislah kesimpulanmu tentang pemahaman yang kamu dapatkan tentang pengaruh modernisasi terhadap budaya masyarakat, terutama masyarakat Indonesia.
Pengaruh modernisasi terhadap perubahan budaya masyarakat Indonesia yaitu perubahan dari cara-cara tradisional ke cara-cara baru yang lebih maju yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat..
Pengaruh modernisasi memang nyata di dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat kita tidak dapat menghindar dari pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi pendorong terjadinya modernisasi. Berbagai bukti perkembangan teknologi ada di sekitar kita. Salah satunya adalah tempat Observatorium Bosscha di Bandung. Pernahkah kamu mengunjunginya?

Simaklah sebuah cerita tentang pengalaman berkunjung ke Bosscha berikut ini.

Ayo Membaca
Berkunjung ke Observatorium Bosscha
Oleh: Diana Karitas

Hari ini rombongan siswa kelas enam sekolah Rima tiba di lokasi Observatorium Bosscha. Lokasi observatorium ini berada di Lembang, Bandung, Jawa Barat. Mereka sangat beruntung karena cuaca cukup cerah. Biasanya langit mendung dan gerimis sepanjang hari. Maklum, bulan Oktober biasanya memang musim hujan. Observatorium hanya membuka kunjungan pada bulan-bulan tertentu, yaitu bulan April hingga Oktober. Menurut para astronom yang ada di sana, pada bulan-bulan tersebutlah langit wilayah Indonesia cukup cerah untuk melihat gugusan bintang tanpa tertutup awan.

“Selamat siang, adik-adik! Selamat datang di Observatorium Bosscha,” sapa Kak Yani. Kak Yani adalah seorang mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) yang sedang melakukan penelitian di tempat itu. Wilayah observatorium memang wilayah penelitian para astronom Indonesia. “Hari ini saya akan memandu kalian untuk melihat-lihat benda-benda yang ada di sini,ya! Kakak meminta kalian untuk tidak meninggalkan rombongan selama kegiatan ini. Selain kelompok kalian, masih ada kelompok lain dari sekolah yang berbeda yang berkunjung ke tempat ini pada hari ini,” jelas Kak Yani ramah.

Rima dan teman-temannya mengangguk setuju lalu, mendengarkan semua penjelasan yang diberikan dengan saksama. Rima dan teman-temannya mengikuti rombongan dengan tertib. Ia dan teman-temannya mencatat halhal menarik yang dijelaskan Kak Yani. Rima melihat beberapa teleskop yang ada di observatorium itu dan mencoba melihat gugusan bintang melalui salah satu teleskop. Rima berseru penuh kekaguman.

“Indah sekali! Tak kusangka ada bintang sebanyak itu di langit sana!” seru Rima kegirangan. Teman-teman Rima pun sangat senang.

Tiba-tiba mereka mendengar suara seseorang menangis. Rima dan temantemannya berhenti dan mencari asal suara itu. Setelah Rima berbicara kepada Kak Yani tentang suara itu, rombongannya berhenti. Kak Yani menghampiri asal suara itu. Kelihatannya suara itu berasal dari balik pintu. Kak Yani membuka pintu itu dan menemukan seorang gadis kecil berseragam sama dengan Rima, terduduk dan menangis tersedu-sedu.

“Agatha!” seru Rima. “Mengapa kamu berada di sini? Bukankah seharusnya kamu mengikuti rombongan Bu Tika?” tanya Rima kepada teman satu sekolahnya. Agatha memang tidak sekelas dengan Rima, tetapi mereka samasama siswa kelas enam. Agatha seharusnya ikut rombongan Bu Tika, wali kelas mereka.

“Oh, Rima. Terima kasih telah menemukanku. Aku pikir aku tidak akan bisa pulang kembali ke sekolah. Tadi aku pergi ke toilet dulu sebelum rombonganku berangkat. Karena terburu-buru, aku tidak sempat memberitahu Bu Tika dan teman-teman lainnya bahwa aku sedang ke toilet. Ketika aku kembali lagi, mereka sudah tidak ada,” jelasnya sambil tersedu.

“Jangan khawatir, Agatha. Kak Yani akan mengantarmu kembali ke rombonganmu, ya. Kak Yani sudah menghubungi pemandu kelompokmu dan memberitahu kalau kamu berada di sini. Di sini juga aman, kok. Kamu tidak perlu khawatir,” hibur Kak Yani.

“Terima kasih, Kak Yani. Lain kali aku harus memberitahu teman yang lain kalau aku sedang meninggalkan rombongan untuk keperluan tertentu,” kata Agatha masih bersedih.

Rima mengajak temannya itu ke bagian belakang ruangan dan membagi minumannya agar Agatha tenang. Rima bersyukur temannya itu sudah tenang. Dalam hati, ia bersyukur karena diingatkan oleh peristiwa ini. Bisa saja Rima melakukan kesalahan yang sama

Ayo Menulis
Berdasarkan cerita fiksi di atas, lakukanlah kegiatan berikut ini secara mandiri. A. Bagilah cerita di atas menjadi tiga bagian: awal, tengah, dan akhir. Lalu gambarlah peristiwa penting yang menjelaskan isi cerita bagian awal, tengah dan akhir. Berilah keterangan pada setiap gambar yang kamu buat. Gunakan diagram berikut ini.
Mengunjungi Observatorium Boscha
  1. Judul : Berkunjung Ke Observatorium Boscha
  2. Pengarang : Diana Karitas
  3. Bagaian Awal : Rombongan siswa kelas VI sekolah Rima mengunjungi Observatorium Boscah di Lembang, Bandung, Jawa Barat.
  4. Bagian tengah : Di dalam observatorium mereka mendengan suara seseorang menangis. Ternyata Agatha teman satu sekolah Rima tertinggal dari rombongan.
  5. Bagian AKhir : Sambil menunggu Kak Yani menghubungi rombongan. Rima membagi minumannya agar Agatha tenang. Rima bersyukur karena diperingatkan peristiwa ini.

B. Jika kamu adalah penulis cerita di atas, dan kamu diberikan kesempatan untuk mengubah jalan ceritanya, bagian manakah yang ingin kamu ubah? Akan seperti apakah cerita di atas jika kamu ubah? Cobalah untuk menuliskannya di tempat yang disediakan berikut ini.

Menurut saya bagian yang akan saya ubah adalah bagian tengah, sehingga jalan ceritanya akan seperti di bawah ini :
Rima yang berada di bagian belakang rombongan mendengar suara anak perempuan menangis. Rima berusaha mencari asal suara tersebut, sehingga tanpa sadar Rima juga ikut terpisah dari rombongannya. Rima memang akhirnya mengetahui suara anak yang menangis tersebut. Ternyata suara tangisan itu adalah suara Agatha yang juga terpisah dari rombongan kelasnya. Rima dan Agatha akhirnya sama-sama terpisah dari rombongan, sehingga kepanikan sempat melanda kedua siswa kelas enam tersebut. Namun Rima tidak larut dalam kepanikan. Segera ia mengajak Agatha untuk mencari petugas observatorium Bosscha dan meminta tolong ke bagian informasi untuk memberitahukan keberadaan mereka kepada rombongan.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah banyak membantu masyakat memecahkan masalahnya. Peluncuran satelit ke luar angkasa telah dimanfaatkan manusia untuk menyebarkan informasi untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa dengan meningkatkan rasa cinta tanah air dan bangsa dengan berbagai cara yang kreatif dan masa kini.

Ayo Membaca
Bacalah artikel tentang upaya meningkatkan persatuan dan kesatuan berikut ini dengan saksama.

Tradisi Ngayah di Masyarakat Bali
Kehidupan masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi kebersamaan telah menjadi norma yang diturunkan dari para nenek moyang. Persatuan dan kesatuan diwujudkan dalam kegiatan sehari-hari di kalangan masyarakat tradisional yang tetap terpelihara dan dianggap penting hingga kini. Salah satunya adalah tradisi ngayah yang dilakukan masyarakat Bali.

Ngayah berarti mengerjakan sesuatu secara sukarela untuk kebaikan bersama. Tidak hanya pada saat mempersiapkan kegiatan keagamaan, ngayah juga dilakukan masyarakat dalam kehidupan keseharian. Saling berbincang dan menyapa di pagi hari sebelum masyarakat mulai bekerja, merupakan salah satu kegiatan ngayah yang sering dilakukan.

Ngayah dilakukan untuk saling berbagi, tolong menolong dan bermasyarakat. Ngayah juga berarti menyumbang. Tidak hanya menyumbang secara materi, ngayah juga berarti menyumbang dalam bentuk jasa dan kebersamaan. Di setiap acara keagamaan yang dilakukan bersama-sama, setiap anggota masyarakat akan melibatkan dirinya, baik dengan materi maupun tenaga untuk menyukseskan acara tersebut.

Sumber bacaan dan gambar: www.bobo.grid.id dengan penyesuaian 

Ayo Berdiskusi
Banyak peristiwa di sekitar kita yang menunjukkan persatuan dan kesatuan bangsa. Berdasarkan artikel di atas, bersama dengan teman sebangkumu cobalah untuk mencari tahu dengan saksama peristiwa apa saja yang terjadi menunjukkan persatuan dan kesatuan bangsa. Jelaskan juga bagaimana peristiwa-peritiwa itu berhubungan dengan sila-sila dalam Pancasila. Tuliskanlah hasil diskusimu di atas selembar kertas, lalu bacakanlah secara bergiliran di dalam diskusi kelas. Tempelkanlah hasil diskusimu di papan tulis.
Beberapa peristiwa yang menunjukkan persatuan dan kesatuan dalam khidupan sehari-hari antara lain sebagai berikut :
  1. Contoh peristiwa yang menunjukan persatuan dan kesatuan yang berhubungan dengan sila pertama adalah saling menghormati antar pemeluk agama..
  2. Contoh peristiwa yang menunjukkan persatuan dan kesatuan yang berhubungan dengan sila kedua adalah tidak membeda-bedakan teman berdasarkan suku, bangsa dan agama.
  3. Contoh peristiwa yang menunjukkan persatuan dan kesatuan yang berhubungan dengan sila ketiga adalah memilih menggunakan produk-produk dalam negeri daripada produk impor.
  4. Contoh peristiwa yang menunjukan persatuan dan kesatuan yang berhubungan dengan sila keempat adalah tidak memaksakan pendapat kepada orang lain
  5. Contoh peristiwa yang menunjukan persatuan dan kesatuan yang berhubungan dengan sila kelima adalah ikut memberikan sumbangan bagi korban bencana alam

Ayo Berlatih
Bersama dengan teman sekelompok carilah artikel-artikel di majalah atau surat kabar yang menjelaskan tentang peristiwa persatuan dan kesatuan di dalam masyarakat kita. Lakukan penelaahan terhadap peristiwa tersebut dan hubungkan dengan sila-sila dalam Pancasila yang berhubungan dengan usaha meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Presentasikanlah hasil pekerjaanmu di depan kelas.
Laz Harfa Berangkatkan Relawan Bantu Korban Gempa Majene
Sumber : https://www.republika.co.id/berita/qn46fc349/laz-harfa-berangkatkan-relawan-bantu-korban-gempa-majene-part1)

“Bantuan awal yang diberikan untuk tanggap bencana ini berupa dapur umum, makanan cepat saji, pakaian, selimut, dan kebutuhan lain yang memang sangat dibutuhkan saat ini” ungkap Indah.

Indah juga mengatakan bahwa dalam jangka Panjang LAZ Harfa akan mendampingi para penyintas secara berkelanjutan “ Untuk selanjutnya, LAZ Harfa akan melakukan proses pemberdayaan menggerakkan ekonomi warga yang terdampak bencana” pungkas Indah. 

Sampai saat ini LAZ Harfa juga terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu membahu membantu para korban bencana Gempa di Majene, Sulawesi Barat yang saat ini sangat membutuhkan bantuan. 

Selain itu, Laz Harfa juga turut merespons bencana lainnya yang terjadi di Indonesia di mulai dari Longsor Sumedang, Meletusnya Gunung Semeru hingga Banjir di Kalimantan Selatan. LAZ Harfa Kuatkan Indonesia dengan kepedulian-kepedulian dari para donatur, muzzaki, komunitas, masjid, sekolah-sekolah, dan semua elemen masyarakat lainnya baik.

Telaah :
Kegiatan yang dilakukan Laz Harfa sesuai dengan sila kedua pancasila yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Mereka menunjukkan nilai kemanusiaan yang menekankan pada rasa kasih sayang yang beradab. Kegiatan yang mereka lakukan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Ayo Renungkan
Pernahkah kamu membayangkan jika hidup sama seperti ketika orang tua atau kakek nenekmu hidup dulu? Sikap dan keterampilan apa sajakah yang diperlukan untuk menjalani kehidupan seperti itu? Apakah sikap dan keterampilan itu masih diperlukan pada saat kamu menjalani kegiatanmu sehari-hari pada masa kini?
Sikap yang diperlukan adalah percaya diri, mandiri, dan kerja keras, keterampilan yang diperlukan adalah mampu memmanfaatkan teknologi yang ada saat itu. Sikap dan keterampilan tersebut tentu saja masih diperlukan pada kehidupan masa kini
Kerja Sama dengan Orang Tua
Diskusikanlah dengan orang tuamu peristiwa dan kegiatan apa saja yang pernah terjadi di lingkunganmu yang menunjukkan persatuan dan kesatuan masyarakat di tempat kamu tinggal..
Kegiatan yang menunjukkan persatuan dan kesatuan di lingkunganku antara lain menengok tetangga yang sedang sakit, membantu tetangga yang sedang hajatan, gotong royong membersihkan lingkungan, bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan lain sebagainya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 2:56 PM

Pembelajaran 2 Tema 9 Subtema 2 Benda Angkasa Luar dan Rahasianya

Pada Pembelajaran 2 Tema 9 Subtema 2 Benda Angkasa Luar dan Rahasianya akan mempelajari tentang perbedaan antar meteorit, asteroid, meteor, mengurutkan dan menjelaskan sistem tata surya, menjelaskan jalan cerita fiksi, dan menjelaskan perbedaan bentuk tari kreasi daerah dan tari khas tradisional. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai panduan saja ketika mengikuti pembelajaran bersama Bapak/Ibu guru Anda.

Masih banyak rahasia di luar angkasa yang ingin diungkapkan. Langit yang membentang sangat luas itu memiliki misteri yang pasti menyenangkan untuk diketahui. Kita telah mengetahui bahwa bumi bukanlah satu-satunya planet di tata surya. Kita juga telah mengetahui bahwa tata surya hanya salah satu dari sekian banyak sistem yang ada di alam semesta. Kedua hal tersebut semakin membuat kita menyadari betapa manusia hanyalah bagian yang sangat kecil dari semesta alam. Ayo, kita cari tahu lebih banyak tentang alam semesta!

Ayo Membaca
Fakta tentang Bintang Jatuh

Ketika kita sedang memandangi langit malam yang cerah bertabur bintang, mungkin kita akan melihat bintang jatuh yang bergerak begitu cepat. Tetapi, benarkah itu benar-benar bintang yang jatuh? Mengapa disebut bintang jatuh?
Bintang Jatuh
Sebuah bintang jatuh sebenarnya adalah nama lain untuk meteoroid. Meteorid tersebut terbakar saat mencoba memasuki atmosfer Bumi. Jadi, bintang jatuh bukanlah bintang sama sekali. Tidak ada bintang yang dapat jatuh. Meteoroid adalah benda kecil yang ada di luar angkasa. Ukuran meteroid mulai dari sebutir pasir hingga berdiameter sebesar sepuluh meter. Jika meteoroid berukuran lebih kecil dari sebutir pasir, para astronom menyebutnya sebagai debu antarplanet. Tapi jika meteoroid itu berdiameter lebih dari 10 meter, para astronom menyebutnya sebagai asteroid.

Meteoroid disebut sebagai Bintang Berekor. Ketika meteorid memasuki atmosfer Bumi, ia akan membentuk ekor terang di belakangnya. Ekor atau garis terang di belakangnya disebabkan oleh meteroid yang bergesekan dengan atmosfer Bumi. Gesekan dengan atmosfer ditambah kecepatan yang tinggi ketika meteroid memasuki Bumi menyebabkan suhunya naik dan membuatnya berpijar. Meteoroid yang berpijar tersebut tampak dari Bumi seperti bintang yang bergerak atau bintang jatuh.

Masih ingatkah kamu tentang asteroid dan sabuk asteroid yang berada di sistem tata surya kita? Sabuk asteroid merupakan kumpulan asteroid yang membatasi antara planet dalam dan planet luar dalam tata surya kita. Asteroid berjumlah sangat banyak dan besar. Asteroid tersebut tertahan di jalurnya di antara orbit planet Mars dan Yupiter. Para ahli menduga ada sekitar 30.000 asteroid yang berada di sabuk asteroid. Asteroid juga diduga sebagai planet yang tidak jadi. Oleh sebab itu, ukuran diameternya bervariasi antara 10 meter hingga 30 km. Asteroid mempunyai ukuran yang lebih kecil dibanding planet, tetapi berukuran lebih besar dibanding meteoroid.

Sumber: www.infoastronomy.org dengan penyesuaian

Ayo Berdiskusi
Berdasarkan bacaan di atas atau dengan menggunakan sumber informasi lainnya, jelaskan apa yang kamu ketahui tentang beberapa hal berikut:
Apa itu Meteoroid? Apa itu Asteroid? Apa itu Meteor?
Meteoroid adalah benda langit yang melayang-layang, bebas tidak mengelilingi benda apapun. Asteroid adalah benda langit yang mengelilingi matahari. Asteroid mengandung sedikit logam seperti nikel dan besi. Meteor adalah benda angkasa berupa pecahan batuan angkasa yang jatuh dan masuk ke atmosfer Bumi
Bagaimana Terjadinya Meteoroid? Bagaimana Terjadinya Asteroid? Bagaimana Terjadinya Meteor?
Meteorid bentuknya kecil dan dipercaya sebagai pecahan dari komet dan asteroid. Asteroid terbentuk dari objek yang tersisa dari pembentukan tata surya. Debu yang tidak mampu menjadi planet akan menjadi asteroid. Meteor terbentuk dari meteorit yang terbakar saat memasuki atmosfir bumi

Merancang Model Tata Surya
Sebelumnya kamu telah mencoba mencari tahu bahan dan alat apa saja yang hendak kamu gunakan untuk membuat model tata surya. Dengan tambahan informasi yang kamu miliki saat ini, bersama dengan teman sekelompokmu, buatlah sketsa model tata surya. Gunakan daftar periksa berikut ini. Lakukanlah pengecekan apakah langkah-langkah yang kamu lakukan telah sesuai dan lengkap? Tandai dengan tanda centang (✓) bila kamu telah melengkapinya.
Kegiatan Periksa(✓)
1. Gunakan kertas ukuran A4 untuk menggambar
2. Tuliskan data tentang jarak planet dengan matahari yang telah kamu buat pada pembelajaran sebelumnya
3. Letakkan matahari sebagai pusatnya
4. Gambarlah garis orbit setiap planet dengan menggunakan data dari kegiatan pembelajaran sebelumnya
5. Jangan lupa menempatkan sabuk asteroid pada tempat yang tepat
6.. Buatlah gambar planet sesuai perkiraan diameter masing-masing
7. Berikan keterangan pada setiap bagian tata suryamu
8. Berikan keterangan tentang bahan yang akan digunakan
9. Buatlah kembali daftar alat dan bahan yang akan kamu gunakan untuk membuat model tata suryamu
10. Lalu, mulailah berbagi tugas dengan teman sekelompokmu
11. Presentasikan hasil rancanganmu di depan kelas untuk meminta masukan dari kelompok lain untuk menyempurnakannya -

Bagaimana pengalamanmu mempersiapkan model yang hendak kamu buat? Apakah manfaat yang kamu peroleh pada saat kamu mempersiapkannya? Apakah manfaat yang kamu peroleh dengan mempresentasikannya di hadapan teman-temanmu? Apa manfaat yang kamu peroleh ketika kamu meminta mereka memberikan masukan kepadamu?

Tahukah kamu bahwa para ilmuwan pun melakukan hal yang sama sebelum membuat model yang sebenarnya? Mereka perlu mempersiapkan semua alat dan bahan yang diperlukan. Mereka juga harus menjelaskan cara membuatnya kepada sekelompok ilmuwan lainnya agar model yang dibuat sesuai dengan yang diinginkan. Hasil dari diskusi dan percobaan (dari model) yang dilakukan para ilmuwan mengahasilkan suatu alat. Alat-alat tersebut sangat berguna dan dimanfaatkan oleh orang banyak untuk memajukan ilmu pengetahuan. Salah satu alat yang ditemukan dan sering digunakan hingga kini oleh masyarakat adalah teropong. Tahukah kamu tentang alat ini? Pernahkah kamu menggunakannya? Simaklah cerita berikut ini dengan saksama.

Ayo Membaca
Teropong Binokular dan Bintang Jatuh
Oleh Diana Karitas

Dimas sangat senang mendapatkan kejutan hari ini dari Om Dodi, pamannya yang baru kembali dari Bandung. Dimas mendapatkan sebuah teropong binokular! Benda itu sudah lama ia idam-idamkan! Dimas tahu bahwa ia hampir tidak mungkin meminta dari Ayah dan Ibu karena benda itu sangat mahal. Tetapi, pamannya yang bekerja di Bosscha Bandung sore itu membawakannya untuknya!

“Terima kasih, Om! Dimas pasti akan menggunakan dan menjaganya dengan baik,” janji Dimas kepada pamannya sambil mencium tangan pamannya berkalikali. Matanya berkaca-kaca

“Om percaya kepadamu, Dimas. Om tahu kamu ingin sekali mengamati bintang-bintang di langit. Makanya, Om pilihkan yang lensanya mampu menangkap benda langit,” jelas Om Dodi.

“Wah, terima kasih sekali, Om. Sebenarnya memang teropong binokular yang seperti ini yang Dimas inginkan. Teropong yang tidak hanya mampu menangkap benda jauh di daratan, tetapi juga di langit. Pasti mahal, ya Om?” tanya Dimas.

“Ya, benda itu memang mahal, tetapi kalau kamu mau memanfaatkannya dengan baik, rasanya seimbang dengan harganya. Alat ini berukuran 12 x 50, artinya lensanya berdiameter 50 mm dan mampu memperbesar benda yang dilihat hingga 12 kali lipat. Seharusnya alat ini mampu digunakan untuk melihat benda langit seperti kumpulan bintang-bintang,” jelas Om Dodi.

“Wah, senang sekali kelihatannya anak Ibu ini!” sela Ibu ikut bergabung dengan Om Dodi dan Dimas di ruang tamu. “Berarti harapanmu yang pernah kamu ucapkan ketika kamu melihat bintang jatuh beberapa waktu lalu benarbenar terkabul ya Dim?” goda Ibu

“Oh,ya? Di mana Dimas melihat bintang jatuh? Rasanya sulit melihat bintang jatuh kalau di daerah sini,” tanya Om Dodi agak heran.

“Waktu kami pergi ke puncak bukit di seberang pulau itu, Om. Peristiwanya sudah cukup lama. Dimas melihatnya, seperti bintang jatuh, tetapi cepat sekali. Lalu Dimas ingat, kata orang kalau kita melihat bintang jatuh dan mengucapkan keinginan atau harapan kita, maka keinginan atau harapan tersebut akan menjadi nyata,” jelas Dimas sambil tertawa tersipu.

“Oh, itu mitos Dimas. Jangan percaya! Om tahu karena diberi tahu oleh ibumu. Ibumu mengatakan bahwa kamu sangat menginginkan sebuah alat untuk mengamati benda langit,” kata Om Dodi tertawa sambil mengerling kepada kakak perempuannya.

Ah, Ibu dan Om Dodi ternyata telah bekerjasama, ya! Terima kasih, Ibu. Terima kasih, Om. Dimas janji akan memanfaatkannya dengan baik,” kata Dimas.

“Ya, Dim. Tapi jangan lupa dengan kegiatanmu yang lain, ya! Belajar, mengerjakan tugas di rumah dan sekolah harus tetap diutamakan. Setelah itu baru kamu menggunakan waktumu untuk mengeksplorasi benda-benda langit kesukaanmu,” nasihat Om Dodi.

“Pasti, Om!” jawab Dimas sambil menunjukkan ibu jarinya.

Ayo Menulis
Alur cerita atau jalan cerita sebuah tulisan fiksi membantu pembaca untuk mengetahui rangkaian peristiwa di dalamnya. Alur cerita biasanya menjelaskan masalah atau konflik dan penyelesaiannya. Perhatikan kembali cerita fiksi di atas, lalu lakukanlah kegiatan berikut ini secara mandiri.
Judul Cerita: Teropong Binokular dan Bintang Jatuh
Siapa Tokohnya?
Dimas dan Om Dodi, Ibu Dimas
Di mana peristiwanya?
Rumah Dimas

Kapan?
Sore hari
Apa yang terjadi dan mengapa?
Dimas sangat menginginkan sebuah teropong binokuler karena Dimas ingin mengamati bintang-bintang di langit

Bagaimana penyelesaiannya?
Om Dodi .memberikan hadiah sebuah teropong binokuler

Bacalah kembali cerita di atas dan juga hasil pekerjaanmu sebelumnya. Bayangkanlah kamu ada di dalam cerita itu dan ingin menjelaskannya kepada temanmu dengan menggunakan sebuah gambar. Gunakanlah imajinasimu untuk membuat gambar yang menjelaskan cerita di atas. Gunakanlah kotak di bawah ini untuk menggambarkannya. Lalu, berikanlah keterangan yang menarik di bawah gambarmu!
Teropong Binokular dan Bintang Jatuh
Tukarkanlah gambarmu dengan temanmu yang lain dan mintalah pendapat mereka. Apakah ada persamaan dan perbedaan antara gambar dan keterangan yang kamu buat dengan milik temanmu? Diskusikan mengapa terjadi persamaan dan perbedaan.
Gambar masing-masing anak berbeda, namun alur cerita hampir semuanya sama karena berpedoman pada contoh cerita di atas.
Jika kamu adalah penulis cerita di atas, dan kamu diberikan kesempatan untuk mengubah jalan ceritanya, bagian manakah yang ingin kamu ubah? Akan seperti apakah cerita di atas jika kamu ubah? Cobalah untuk menuliskannya di tempat yang disediakan berikut ini.
Dimas seorang anak yang suka sekali mengamati bintang-bintang di langit. Seringkali dia mengamati benda-benda langit pada malam hari di teras rumahnya hingga lupa waktu. Kebiasaan Dimas yang satu ini membuat ibunya jengkel karena melupakan waktu belajar atau mengerjakan pekerjaan rumahnya. Alhasil nilai dan peringkat di kelasnya menjadi melorot. Ibu Dimas berunding dengan adiknya yang bernama Dody. Saat berkunjung ke rumah Dimas, Om Dody memberikan tantangan kepada Dimas. Jika Dimas mendapat peringkat pertama di kelasnya pada semester berikutnya Om Dody akan memberi hadiah berupa teropong binokular. Dimas bersemangat, karena tahu kalau teropong itu bisa digunakan untuk melihat benda-benda langit, termasuk bintang jatuh yang menjadi idamannya. Akhirnya Dimas mendapatkan teropong binokular tersebut setelah meraih peringkat pertama pada semester berikutnya.

Bagaimana hasil perubahan yang kamu lakukan terhadap cerita fiksi di atas? Apakah kamu menemui kesulitan untuk melakukannya?
Saya tidak menemui kesulitan saat mengubah jalan cerita
Membuat cerita fiksi merupakan salah satu kegiatan berkreasi yang menggunakan imajinasi dan pengalaman pada saat yang sama. Manusia memang memiliki kemampuan berkreasi untuk menyalurkan perasaan dan pendapatnya. Banyak cara dan media yang digunakan manusia untuk berkreasi guna menyampaikan perasaan dan pendapat, salah satunya melalui seni tari. Bagaimana masyarakat di sekitar kita menggunakan seni tari untuk berekspresi? Bacalah bacaan berikut ini dengan saksama.

Ayo Membaca
Tari Kreasi Daerah
Tahukah kamu apa yang disebut dengan tari kreasi? Tari kreasi juga disebut sebagai tari modern. Tidak seperti tari tradisional yang memiliki pakem dan aturan tertentu yang harus diikuti, tari kreasi lebih bebas. Akan tetapi, tari kreasi yang ada saat ini sering masih menggunakan sebagian dari gerakan-gerakan dasar yang diambil dari tari tradisional. Hal ini disebabkan karena pengaruh budaya tradisi di Indonesia yang masih sangat kuat.
Tari Jejer Menur
Pernahkah kamu melihat pergelaran tari kreasi di daerahmu? Salah satu tari kreasi daerah adalah Tari Jejer Kembang Menur. Tari kreasi tersebut baru saja ditampilkan di Istana Merdeka. Tarian tersebut dibawakan dalam rangka merayakan Kemerdekan Repubilk Indonesia yang ke-72 bulan Agustus 2017. Tari ini merupakan tari kreasi dari Tari Gandrung. Tari Gandrung adalah salah satu tari khas asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Saat ini, seniman Banyuwangi banyak mengembangkan Tari Gandrung menjadi kreasi baru. Namun demikian, mereka tidak melepaskan beberapa gerakan dasar Tari Gandrung. Selain itu, properti tari dalam Tari Gandrung juga masih menjadi ciri khas. Tari Gandrung sebenarnya merupakan tari berpasangan. Akan tetapi dalam pergelarannya saat itu, tarian dibuka dengan Tari Jejer Gandrung. Tari Jejer Gandrung ditarikan semua penari secara tunggal. Setelah itu, para penari mengundang pasangannya untuk menari bersama

Di daerah lain di Indonesia, tentu banyak tari kreasi daerah yang diciptakan. Tujuannya adalah agar daerah tetap melestarikan seni budaya daerahnya. Tari kreasi biasanya dibuat sesuai dengan perkembangan masyarakat saat ini. Beberapa gerakan, properti tari, maupun lagu pengiring dikembangkan menjadi lebih dinamis dan modern. Selain itu, tari kreasi juga digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan yang lebih sesuai dengan keadaan masyarakat saat ini. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mempertahankan dan mengembangkan warisan daerah, upaya ini dilakukan agar generasi muda dapat meneruskan dan melestarikannya.

Sumber: www.banyuwangikab.go.id dengan penyesuaian

Ayo Berlatih
Bagaimana dengan daerahmu? Apakah daerahmu memiliki tari khas daerah? Adakah usaha-usaha untuk mengembangkannya menjadi tari kreasi daerah? Bersama dengan teman sekelompokmu, lakukanlah kegiatan berikut ini. Carilah informasi tentang salah satu tari kreasi daerah yang berasal dari daerahmu.Cari tahu tari khas yang dijadikan acuan untuk membuat tari kreasi tersebut. Kumpulkan informasi tentang tari khas dan tari kreasi tersebut, lalu catatlah dengan menggunakan tabel berikut.

Nama Tari Kreasi Daerah : Tari Manipuren
Sejarah Tari Properti Tari Musik Pengiring
Tari Manipuren dikembangkan S. Maridi. Tarian sebenarnya berasal dari Tari Manipuri dari India Timur yang mengisahkan pola hidup para gadis di sungai Gangga. Properti yang digunakan para penari Manupuren adalah gelang kaki, hiasan kepala, dan bunga dan wadahnya Iringan tari manipuren berupa gending
Cara Menarikan Tata Rias Asal Daerah
Gerakan tari Yogai yaitu gerakan melingkar sebagai gerak planet-planet mengelilingi matahari. Tata rias Tari Manipuri juga merupakan gabungan antara tata rias Tari Jawa Klasik dengan dandanan ala India yang khas seperti memakai bindhi yang panjang, gelang pada kaki Surakarta Jawa Tengan

Nama Tari Kreasi Daerah : Tari Yapong
Sejarah Tari Properti Tari Musik Pengiring
Tari Yapong yang berasal dari Jakarta yang diciptakan oleh Bagong Kusdiarjo juga dalam pementasan Ulang Tahun Jakarta ke 450 tahun. Properti yang digunakan para penari Yapong adalah Selendang, Penghias kepala, dan Kalung Iringan tari manipuren berupa alat musik rebana
Cara Menarikan Tata Rias Asal Daerah
Beberapa gerakan tari Yapong di antaranya adalah gerak megol lembehan kanan, enjer loncat, singgetan ngigel Di dalam tari yang satu ini, wajah penari diberi riasan semenarik mungkin dengan menambahkan bedak pada kedua pipinya. DKI Jakarta

Ayo Renungkan
Hal apa sajakah yang ingin kamu ketahui lebih banyak tentang alam semesta ini? Sikap dan keterampilan apa sajakah yang menurutmu diperlukan untuk mencari tahu lebih banyak lagi tentang alam semesta?
Sikap dan keterampilan untuk mencari tahu tentang alam semesta antara lain sikap percaya diri, rasa ingin tahu, kreatif, dan bekerja sama serta keterampilan mengamati dan menganalisis.

Kerja Sama dengan Orang Tua
Diskusikan dengan orang tuamu tentang asal usul daerah mereka. Bersama mereka, cari tahu tari khas daerah orang tuamu, termasuk makna dan sejarahnya. Bandingkan keterangan tari daerah asal kedua orang tuamu dengan tari daerah yang telah kamu bahas sebelumnya. Adakah perbedaannya? Dalam hal apa?
Orang tuaku bersal dari Tulumgagung Jawa Timur. Tari Ambarang merupakan garapan kreasi yang menceritakan tentang pengamen jaranan di Tulungagung. Garapan seni tari Ambarang memasukkan beberapa gerak tari tradisional jawatimuran, seperti gerak jaranan serentewe sendiri, gerak tari pentul (tari topeng khas jawatimuran), kemudian dilengkapi dengan gerak tari barongan yang digambarkan dengan perang barong. Jika dibandingkan dengan tari Manipuren, tari Ambarang lebih atraktif dan dinamis (hanya contoh)
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:07 PM