Variasi Gerak Nonlokomotor dan Lokomotor pada Pencak Silat

Pencak silat mulai menyebar di Kepulauan Nusantara sejak abad VII. Pada perkembangannya, pencak silat mulai dipertandingkan secara resmi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) VIII tahun 1973 di Jakarta. Pada tahun 2002, pencak silat dikenalkan sebagai bagian program pertunjukan di Asian Games di Busan, Korea Selatan. Akhirnya, pada Asian Games 2018, pencak silat untuk pertama kalinya dipertandingkan.

Sebagai olahraga bela diri, pencak silat memiliki banyak aspek penting. Aspek yang terkandung dalam pencak silat sebagai berikut.
  1. Aspek mental spiritual. Pencak silat mampu membangun dan mengembangkan kepribadian serta karakter positif seseorang.
  2. Aspek seni budaya. Pencak silat menjunjung unsur seni dan budaya Nusantara. ”Pencak” umumnya menggambarkan bentuk seni tarian dengan busana tradisional yang diiringi musik.
  3. Aspek bela diri. Silat atau gerak menekankan pada kemampuan teknis bela diri. Kepercayaan dan ketekunan sangat berperan dalam penguasaan sikap dan gerak dasar pencak silat.
  4. Aspek olahraga. Ketahanan dan kebugaran fisik dalam pencak silat berperan penting. Pesilat berusaha menyesuaikan pikiran dengan olah tubuh.

Saat ini, pencak silat mulai berkembang di seluruh dunia. Pesilat dari banyak negara terus mempromosikan pencak silat agar dipertandingkan dalam Olimpiade. Cabang olahraga bela diri ini memiliki gerakan-gerakan yang menjunjung tinggi nilai seni.

A. Variasi Gerak Nonlokomotor dan Lokomotor pada Pencak Silat
Berikut ini variasi dan kombinasi gerak lokomotor, dan nonlokomotor, dalam seni bela diri pencak silat.

1. Gerak Nonlokomotor Sikap Kuda-Kuda dengan Kombinasi Gerak Lokomotor Pukulan
Sikap kuda-kuda memfokuskan pada posisi kaki sebagai dasar tumpuan. Sikap kuda-kuda memengaruhi bentuk serangan dan/atau gerakan bertahan yang kuat. Dalam sikap kuda-kuda, pesilat harus memperhatikan delapan arah mata angin.

a. Kuda-Kuda Depan dan Belakang dengan Pukulan Lurus Melangkahkan Kaki
Cara melakukan variasi sikap kuda-kuda depan dan belakang dengan kombinasi pukulan melangkahkan kaki adalah sebagai berikut.
  • Sikap awal berdiri tegak, kemudian salah satu kaki didorong ke depan.
  • Posisi kaki depan ditekuk dan kaki belakang lurus.
  • Lakukan bergantian kaki kiri dan kaki kanan.
  • Selanjutnya, lakukan sikap kuda-kuda belakang.
  • Geser kaki kanan atau kiri ke belakang.
  • Berat badan bertumpu pada kaki belakang. Tumit sebagai tumpuan.
  • Variasi sikap kuda-kuda ini dapat dikombinasikan dengan pukulan. Setelah memukul, pesilat melangkahkan kaki ke depan.

b. Kuda-Kuda Tengah dan Samping dengan Dorongan Melangkah Lurus
Cara melakukan variasi sikap kuda-kuda tengah dan samping dengan kombinasi dorongan melangkah lurusantara lain sebagai berikut.
  • Posisi awal berdiri tegak, titik berat badan berada di tengah arah mata angin.
  • Kedua kaki dibuka ke samping. Pandangan lurus ke depan.
  • Bersiaplah dengan posisi tangan mengepal di pinggang.
  • Gerakan ini dapat divariasikan dengan kuda-kuda samping.
  • Satu kaki dibuka ke samping dan ditekuk, kaki satunya lurus ke samping.
  • Berat badan bertumpu pada salah satu kaki yang ditekuk.
  • Bahu sejajar atau segaris dengan kaki.
  • Kemudian, ikuti dengan kombinasi gerak mendorong dan melangkah lurus. Dorongan dilakukan menggunakan kedua tangan.
  • Lawan dapat dikalahkan jika dorongan dilakukan dengan kuat dan tepat sasaran.
  • Posisi akhir kembali pada sikap awal.

2. Variasi Gerak Kuda-Kuda dengan Kombinasi Tendangan Melangkahkan Kaki
Cara melakukan variasi sikap pasang dan kuda-kuda samping kanan dan kiri dengan kombinasi tendangan T melangkahkan kaki adalah sebagai berikut.
  • Posisi sikap awal dengan1 kaki ditekuk dan kaki yang lain lurus ke samping.
  • Berat badan pada kaki yang ditekuk, bahu sejajar atau segaris dengan kaki.
  • Gerakan ini dapat divariasikan dengan gerakan tendangan T.
  • Kaki kuda-kuda kanan.
  • Kaki kiri ditendangkan dari samping ke depan dengan hentakan telapak kaki.
  • Kedua tangan berada di depan dada sebagai penyeimbang.
  • Lawan dapat dikalahkan jika dorongan dilakukan dengan kuat dan tepat sasaran.
  • Posisi akhir kembali pada sikap awal.

3. Variasi Sikap Kuda-Kuda dengan Kombinasi Tangkisan Samping Melangkah Mundur
Cara melakukan gerakvariasi sikap kuda-kuda depan dan belakang dengan kombinasi tangkisan melangkah mundur adalah sebagai berikut.
  • Sikap awal berdiri tegak di pusat arah mata angin.
  • Geser kaki kiri atau kanan kedepan. Berat badan bertumpu pada tungkai depan, posisi badan tegak dan pandangan ke depan.
  • Tungkai depan ditekuk dan kaki belakang lurus.
  • Telapak kaki belakang serong ke arah luar.
  • Gerakan ini dapat divariasikan dengan gerakan tangkisan samping.
  • Siapkan kuda-kuda dengan menekukkan kaki sehingga posisi tubuh seimbang.
  • Posisikan kedua tangan bersiap di depan lalu tarik salah satu tangan dari dalam ke luar sehingga posisi tangan sejajar dengan bahu.
  • Pertahankan posisi tubuh tetap seimbang ketika menangkis serangan.
  • Posisi akhir kembali pada sikap awal.

4. Variasi Gerak Kuda-Kuda dengan Gerak Hindaran Melangkahkan Kaki Mundur
Cara melakukanvariasi kuda-kuda tengah dan kuda-kuda samping dengan kombinasi hindaran melangkah mundur adalah sebagai berikut.
Gerak Kombinasi
  • Sikap awal berdiri di pusat mata angin. Pandangan ke arah depan.
  • Kemudian, lakukan variasi kuda-kuda tengah dan kuda-kuda samping.
  • Variasi gerak ini dikombinasikan dengan hindaran melangkah mundur.
  • Sikap kuda-kuda depan.
  • Angkat kedua kaki dengan sikap tungkai ditekuk.
  • Sikap tangan tetap waspada.
  • Mendarat dengan kedua kaki saling menyusul.
  • Posisi akhir kembali pada sikap awal.

Variasi gerak dasar nonlokomotor dengan kombinasi gerak lokomotor pada pencak silat sebagai berikut. Variasi sikap kuda-kuda dengan kombinasi pukulan terdiri dari Variasi kuda-kuda depan dan belakang dengan kombinasi pukulan lurus melangkahkan kaki. Variasi kuda-kuda tengah dan samping dengan kombinasi dorongan melangkah lurus. Variasi sikap kuda-kuda dengan kombinasi tendangan melangkahkan kaki. Variasi sikap kuda-kuda dengan kombinasi tangkisan samping melangkah mundur. Variasi sikap kuda-kuda dengan kombinasi hindaran melangkahkan kaki mundur.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 10:24 AM

Cara dan Peralatan Bermain Rounders

Permainan rounders adalah permainan bola kecil yang dimainkan beregu, teknik bermainnya hampir sama dengan permainan baseball, softball dan kasti yaitu seperti teknik memukul, melempar dan menangkap bola. Peralatan yang digunakan dalam permainan rounders juga sama, seperti bola karet dan stik kayu untuk memukul bola.

I. Teknik Dasar Permainan Rounders
A.Variasi Gerak Dasar Manipulatif dengan KombinasiGerak Dasar Nonlokomotor dalam PermainanRounders
Kecakapan melempar merupakan faktor yang penting dalam permainan rounders, yaitu pada waktu regunya menjaga regu lapangan. Apabila setiap anggota regu itu dapat melempar dengan kecepatan yang cukup besar dan ketepatan yang baik, maka regu tersebut akan menjadi regu yang kuat dalam pertahanan. Gerak dasar melempar bola adalah sebagai berikut:

1.Memegang dan Melempar Bola Lambung denganMeluruskan Lengan
Gerakan melempar bola melambung dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
  • Awalnya, berdiri dengan posisi kaki kiri di depan.
  • Tangan kanan memegang bola ditarik ke belakang atas kepala.
  • Posisi badan agak condong ke belakang.
  • Ayunkan tangan dan luruskan lengan ke depan dari atas.
  • Lemparkan bola dengan kuat ke arah atas depan secara melambung.

2.Memegang dan Melempar Bola Mendatar denganMengayunkan Lengan dari Samping
Teknik melakukan gerakan melempar bola mendatar dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
  • Posisi awal, berdiri dengan kaki kiri di depan.
  • Tangan kanan memegang bola setinggi dada, kemudian tarik ke samping badan.
  • Ayunkan lengan ke depan dari samping badan dengan cepat.
  • Lemparkan bola lurus ke depan (horizontal).

3.Memegang dan Melempar Bola bawah denganMerendahkan Badan
Teknik gerakan melempar bola bawah dengan merendahkan badan dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
  • Awalnya, berdiri dengan posisi kaki kiri di depan.
  • Tangan kanan memegang bola, kemudian tarik tangan ke belakang.
  • Ayunkan tangan ke depan dari bawah dengan membungkukkan badan.
  • Saat tangan berada di depan, lemparkan bola menyusur tanah.

4. Teknik gerakan melempar bola bagi pelambung (Pitcher)
Pitcher adalah pemain yang pertama dapat mematikan lawan. Lemparannya yang keras dan cepat akan menyulitkan bagi pemukul, sehingga ia dengan mudah dapat mematikan regu pemukul. Cara melempar bola bagi pelambung antara lain sebagai berikut:
  • Berdiri tegak, kaki kanan berada di depan.
  • Bola dipegang dengan tangan kanan di depan paha kaki kanan.
  • Condongkan badan ke depan.
  • Putar lengan tangan kanan yang memegang bola 360°.
  • Bersamaan dengan itu langkahkan kaki kiri ke depan dan lepaskan bola saat bola berada di samping paha kaki kanan yang disertai lecutan pergelangan tangan.

B. Teknik Gerakan Memukul Bola
Dalam rounders, gerakan memukul bola terdiri atas pukulan tanpa ayunan (bunt) dan pukulan dengan ayunan (swing). Kecakapan memukul dalam permainan rounders merupakan unsur yang penting untuk mendapatkan nilai. Oleh karena itu teknik memukul hendaklah mendapat perhatian yang sungguh-sungguh.

Untuk dapat menjadi seorang pemukul yang baik haruslah dipelajari teknik memukul secara keseluruhan, yaitu mulai dari cara memegang kayu pemukul sampai akhir ayunan. Pembelajaran teknik gerak dasar memukul bola rounders adalah sebagai berikut:
  • Pegang alat pemukul di bagian yang lebih kecil dengan kedua tangan.
  • Tangan kanan berada di atas tangan kiri.
  • Kemudian berdiri menyamping, sehingga pitcher/ pelambung berada di samping kiri pemukul.
  • Kedua kaki dibuka selebar badan.
  • Letakkan alat pemukul di atas bahu sebelah kanan dengan menekuk kedua siku tangan.
  • Pandangan diarahkan ke arah pitcher/ pelambung.
  • Ayunkan pemukul mendatar dengan meluruskan kedua siku tangan disertai lecutan pergelangan kedua tangan saat bola dalam jangkauan pukulan.
  • Pada saat memukul diusahakan sambil melangkahkan kaki kiri ke arah kiri agar pukulan lebih keras.

C.Variasi Gerak Dasar Lokomotor dengan KombinasiGerak Dasar Manipulatif dalam Menangkap BolaRounders
Kecakapan menangkap bola menentukan pula keberhasilan dari regunya, karena hal ini merupakan salah satu unsur yang penting dalam pertahanan. Dilihat dari sudut datangnya bola, maka menangkap bola dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sebagai berikut.

1. Teknik gerakan menangkap bola melambung
Teknik gerakan menangkap bola melambung dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
  • Sikap badan dan posisi tangan tergantung dengan datangnya bola.
  • Menangkap bola dapat dilakukan dengan cara membentuk kantong.
  • Pada saat bola masuk ke dalam kantong, jari-jari segera dikatubkan dan cepat ditarik ke arah badan.

2. Teknik gerakan menangkap bola mendatar
Teknik gerakan menangkap bola mendatar dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
  • Bila bola datang mendatar dan tepat di depan badan, maka bola dapat ditangkap seperti menangkap bola yang datangnya melambung.
  • Bila bola datang mendatar di samping kanan atau kiri badan, maka cara menangkapnya dengan menjulurkan lengan ke samping kanan atau kiri badan.
  • Bila sudah mahir, maka dapat dilakukan dengan satu tangan.

3. Teknik gerakan menangkap bola menyusur tanah
Teknik gerakan menangkap bola menyusur tanah dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
  • Dengan sikap membungkuk, kedua lutut ditekuk, dan kedua lengan lurus ke bawah.
  • Dengan sikap duduk berlutut, kemudian menangkap bola

II. Cara Bermaian Rounders
A. Lapangan dan Peralatan
Lapangan rounders berbentuk segi lima beraturan dengan panjang tiap sisi 15 m. Setiap sudut lapangan terdapat base (papan hinggap). Ada lima base (tempat hinggap), yaitu tempat hinggap I, tempat hinggap II, tempat hinggap III, tempat hinggap IV, dan tempat hinggap V atau rumah. Jarak antartempat hinggap sekira 15 m.
Lapangan Rounders
  1. Lapangan rounders berbentuk segi lima dan memiliki ukuran sisi 15 m.
  2. Base untuk hinggap pemukul terdapat lima buah yaitu I, II, III, IV dan V (seperti dalam gambar)
  3. Jarak antara bowler ke base V = 9 m.
  4. Jarak antara bowler dengan base IV dan base I masing-masing 12 m
  5. Tiang tegak lurus berjumlah 4 buah yang memiliki panjang 1,3 meter dipasang di keempat sudut.
  6. Tempat pelontar bola berukuran 2,5 x 2,5 meter.
  7. Tempat pemukul bola berukuran 2 x 2 meter.

Perlengkapan yang permainan dibutuhkan dalam permainan rounders antara lain : kayu pemukul, bola kecil, bendera, tiang pemberhentian, peluit dan kertas pencatat nilai.
  1. Kayu pemukul bentuknya bulat telur atau oval dengan panjang sekitar 70-80 cm, sedangkan untuk kelilingnya kurang lebih 29 cm.
  2. Bola terbuat dari karet atau kulit yang di dalamnya diisi sabut kelapa atau injuk, ukuran keliling bola 19-21 cm, berat 30-70 gr atau 70-80 gr, dan diameternya 20 cm.
  3. Bendera diperlukan untuk setiap sudut lapangan dan sebagai tanda tengah lapangan.
  4. Tiang hinggap atau perhentian juga dari tiang yang diberi bendera yang ditanamkan ke dalam tanah agak dalam agar tidak mudah tercabut
  5. Peluit digunakan oleh wasit sebagai tanda aba-aba.
  6. Nomor dada, setiap pemain wajib mengenakan nomor dada dari 1 sampai 12.
  7. Kertas pencatat nilai digunakan untuk menulis nilai yang diperoleh masing-masing regu

B. Ketentuan Permainan
Setiap permainan memiliki ketentuanya masing-masing yang harus diikuti oleh para pemain. Jika melanggar tentu ada hukuman yang harus diterima sesuai pelanggaran yang dilakukan. Rounders dimainkan dua regu, yaitu regu pemukul dan regu penjaga. Tim jaga memiliki tugas menangkap bola dan mematikan lawan sedangkan tim serang bertugas memukul bola dan lari menuju marka (base) yang telah ditentukan.

1) Jumlah Pemain
Dalam rounders, setiap regu terdiri atas 12 pemain inti dan 6 pemain cadangan. Setiap regu dipimpin seorang kapten. Pemain inti mengenakan kostum bernomor angka 1–12. Pemain cadangan mengenakan nomor dada dari pemain inti yang digantikan.

2) Waktu Permainan
Dalam setiap permainan rounders, terdapat tiga inning (babak). Ketentuannya, satu inning terdiri atas satu kali jaga dan satu kali memukul untuk setiap regu. Permainan rounders dinyatakan selesai jika setiap regu telah memperoleh giliran tiga kali menjadi regu pemukul dan jaga.

3) Regu Pemukul
Regu pemukul berada di area bebas. Setiap pemain regu pemukul boleh memukul bola tiga kali. Pukulan dinyatakan benar jika:
a) pukulan mengenai bola dan jatuh di tanah dalam garis batas,
b) bola jatuh dalam sudut antara garis yang menghubungkan base IV dan base V atau antara base I dan base V.

Jika pukulan pertama dinyatakan benar, pemain tidak boleh melakukan pukulan kedua atau ketiga. Pemukul menuju base I. Jika lemparan pitcher dianggap salah, pemukul dapat menolak lemparan pitcher. Jika lambungan salah dan pemain memukul bola tersebut, wasit menganggap sebagai pukulan.

4) Regu Penjaga
Setiap pemain regu penjaga menempatkan diri di area lapangan. Pemain yang menjaga base disebut baseman. Tugas baseman adalah menangkap bola yang dilemparkan penjaga lain untuk menyentuhkan bola ke badan pemukul yang berlari ke arah base yang dijaganya. Catcher berperan penting dalam mematikan lawan. Catcher dipilih dari pemain paling cekatan menangkap bola. Catcher bertugas menangkap bola yang dioper pitcher kepada pemukul, tetapi bola tidak terpukul. Catcher boleh langsung mematikan lawan.

5) Wasit
Wasit bertugas memimpin permainan rounders. Wasit didampingi tiga wasit pembantu (penjaga garis) dan satu wasit pembantu (pencatat nilai). Dalam rounders, wasit menggunakan peluit, suara, jari, dan lengan sebagai aba-aba kepada pemain.

6) Pergantian Pemain
Pergantian pemain dalam rounders dilakukan jika:
a) terjadi enam kali kesalahan yang dilakukan regu pemukul; dan
b) lima kali bola tertangkap regu penjaga dalam satu inning.

C. Penilaian
Sistem penilaian pada permainan rounders sebagai berikut.
  1. Nilai 2 jika pemain regu pemukul mampu memukul benar, kemudian menuju base I sampai base V dengan selamat (tidak dibakar baseman) atas pukulannya sendiri (home run).
  2. Nilai 1 jika pemain dari regu pemukul mampu memukul benar, tetapi di salah satu base, pemain tersebut berhenti dan menunggu pemukul lain melakukan pukulan sah untuk melanjutkan ke base V.
  3. Nilai 0 jika pemain dari regu pemukul melakukan pukulan benar, tetapi tidak berhasil mencapai salah satu base.
  4. Nilai 1 jika pemain regu penjaga mampu menangkap bola pukulan pemain regu pemukul.

Kemenangan dalam permainan rounders ditentukan berdasarkan jumlah poin yang didapatkan masing-masing tim, yang paling banyak mengumpulkan poin maka tim tersebutlah yang akan menjadi pemenang.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:23 AM

Pemeliharaan Kebersihan Alat Reproduksi

Kesehatan reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik, mental, dan sosial secara utuh terkait fungsi, peran, dan sistem reproduksi. Kebersihan alat reproduksi harus dijaga. Cara memelihara kebersihan alat reproduksi antara lain mencuci tangan; membersihkan alat reproduksi setelah buang air; mengenakan celana dalam yang bersih dan higienis; mengelap dengan handuk dan tisu; mencuci pakaian dan celana yang kotor; mengenakan celana yang longgar; membiasakan buang air di toilet atau kamar mandi; serta menjauhi makanan dan minuman tidak sehat.

Bagian tubuh di sekitar alat reproduksi jika kurang bersih dan terawat akan menimbulkan penyakit. Penyakit yang timbul antara lain infeksi saluran kencing, kudis, eksim, dan urethritis. Menjaga kebersihan dan kesehatan alat reproduksi memiliki banyak manfaat.

A. Perlunya Memelihara Alat Reproduksi
Alat reproduksi merupakan bagian tubuh yang memiliki fungsi yang penting bagi tubuh. Kesehatan alat reproduksi juga harus dijaga dengan baik.

1. Manfaat Menjaga Kebersihan Alat Reproduksi
Beberapa manfaat menjaga kebersihan alat reproduksi sebagai berikut.
  1. Kulit di sekitar alat reproduksi selalu sehat dan bebas dari bau tidak sedap.
  2. Aktivitas buang air kecil dan buang air besar tidak terganggu.
  3. Terhindar dari berbagai penyakit.
  4. Dapat beraktivitas sehari-hari dengan nyaman.

2. Tujuan Menjaga Kebersihan Alat Reproduksi
Berikut ini tujuan menjaga kebersihan alat repoduksi.
  1. Memelihara fungsi alat reproduksi.
  2. Menghindari munculnya aroma tidak sedap pada alat reproduksi.
  3. Mencegah terjangkitnya penyakit pada alat reproduksi.
  4. Meningkatkan kenyamanan dalam melakukan aktivitas.

B. Perilaku dalam Memelihara Kebersihan Alat Reproduksi
Membiasakan menjaga kebersihan alat reproduksi menjadikan tubuh selalu sehat.

1. Cara Memelihara Kebersihan Alat Reproduksi
Kesehatan reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik, mental, dan sosial secara utuh terkait fungsi, peran, dan sistem reproduksi. Kondisi sehat tidak berarti bebas penyakit atau kecacatan, tetapi sehat secara mental dan sosial kultural. Untuk mencapai derajat sehat, kamu harus memelihara kebersihan alat reproduksi. Beberapa cara menjaga kebersihan alat reproduksi antara lain sebagai berikut.
Cuci Tangan
  1. Mencuci Tangan. Tangan biasa digunakan untuk menyentuh benda. Dapat jadi, benda yang disentuh atau dipegang kotor. Setelah buang air, perlu mencuci tangan. Jika tidak dicuci, tangan menjadi tempat kuman berkembang biak. Gunakan sabun ketika mencuci tangan.
  2. Membersihkan Diri setelah Buang Air. Bilaslah anggota tubuh menggunakan air bersih yang mengalir. Gunakan tangan kiri untuk membersihkannya. Gunakan pula sabun agar kebersihannya makin terjaga.
  3. Mengelap dengan Handuk atau Tisu. Untuk menghindari tumbuhnya jamur, perlu mengeringkan tubuhmu dengan mengelap tubuh. Kamu dapat menggunakan handuk atau tisu saat berkeringat atau basah.
  4. Mengenakan Celana Dalam yang Bersih dan Higienis Higienis diartikan bebas dari kuman atau tidak mengandung bibit penyakit. Celana dalam yang kotor dan lembap rentan kuman penyakit.
  5. Mencuci Pakaian dan Celana yang Kotor. Pakaian dan celana kotor menjadi sarang bibit penyakit. Agar tetap bersih, pakaian dan celana kotor harus dicuci. Selanjutnya, pakaian tersebut dijemur dan disetrika.
  6. Mengenakan Celana yang Longgar. Agar kesehatan reproduksi terjaga, sebaiknya
  7. mengenakan celana agak longgar. Kamu dapat bebas bergerak dan lebih nyaman beraktivitas.
  8. Membiasakan Buang Air di Toilet/Kamar Mandi Biasakan buang air di toilet atau kamar mandi. Kebiasaan ini merupakan sikap terpuji dan dapat menjaga kesehatan tubuh.
  9. Menjauhi Makanan dan Minuman yang Kurang Sehat Setiap orang perlu makanan dan minuman sehat. Dengan mengonsumsi menu sehat, kamu dapat menjaga kesehatan alat reproduksi.

2. Penyakit Akibat Kebersihan Alat Reproduksi Tidak Terjaga
Penyakit yang timbul karena alat reproduksi tidak terjaga kebersihannya sebagai berikut.

a. Infeksi Saluran Kencing
Infeksi saluran kencing atau infeksi saluran kemih disebabkan bakteri Escherichia Coli. Infeksi saluran kencing dibagi menjadi infeksi saluran kencing bagian bawah dan infeksi saluran kencing bagian atas.

Gejala infeksi saluran kencing bagian bawah, yaitu rasa ingin selalu buang air kecil, nyeri atau perih saat buang air kecil, warna urine keruh, dan bau urine tidak sedap. Gejala infeksi saluran kencing bagian atas, yaitu nyeri pada bagian selangkangan, mual, dan demam.

b. Kudis
Kudis disebabkan tungau Sarcoptes Scabiei. Tungau menggali sarang di bawah lapisan kulit sehingga kulit gatal dan membentuk ruam. Hindari saling meminjam pakaian atau handuk karena menyebabkan penyakit kulit. Seorang penderita kudis sebaiknya disediakan handuk khusus. Pakaian yang dikenakannya tidak boleh dikenakan orang lain.

c. Eksim
Eksim atau eksema adalah peradangan pada kulit yang menyebabkan munculnya gatal-gatal. Pada kondisi tertentu, kulit memerah, kering, dan pecah-pecah. Eksim merupakan jenis penyakit jangka panjang. Setelah menghilang, gejalanya dapat muncul kembali. Kulit yang terkena eksim tidak boleh digaruk karena menyebabkan infeksi dan iritasi.

d. Urethritis
Urethritis adalah penyakit infeksi yang menyebabkan peradangan pada bagian lapisan uretra. Lapisan uretra adalah sebuah saluran kecil yang berfungsi mengalirkan air kencing ke luar tubuh. Penyebab urethritis antara lain bakteri yang masuk ke saluran uretra sehingga terjadi infeksi.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:20 AM

Pemeliharaan Diri dan Orang Lain dari Penyakit

Menjaga kesehatan sangat penting agar tubuh tetap sehat, kamu harus rajin mengonsumsi makanan sehat, rajin berolahraga, dan cukup istirahat. Berolahraga secara teratur, cukup istirahat, dan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi dapat dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Apabila kurang menjaga kesehatan tubuh tentu akan mudah terserang penyakit. Penyakit dapat dikelompokkan menjadi penyakit menular maupun tidak menular..

A. Penyakit Menular
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Penyakit Menular Pasal 1 ayat (1). Dalam peraturan tersebut, dijelaskan penyakit menular adalah penyakit menular kepada manusia yang disebabkan agen biologi seperti virus, bakteri, jamur, dan parasit.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Penyakit Menular Pasal 4, penularan penyakit disebabkan oleh penyakit menular langsung serta penyakit menular vektor dan binatang pembawa penyakit.
Penyakit Menular

Penyakit menular vektor adalah penyakit yang ditularkan oleh serangga, misalnya nyamuk. Selain nyamuk, terdapat binatang pembawa penyakit. Artinya, binatang yang tidak menyebabkan penyakit, tetapi mampu menyebarkan penyakit. Contoh binatang pembawa penyakit, yaitu burung, anjing, dan tikus.

Daftar sebagian penyakit menular langsung serta penyakit menular melalui vektor dan binatang pembawa penyakit dapat kamu cermati pada tabel berikut.
No Penyakit Menular
Langsung
No. Penyakit Menular melalui
Vektor dan Binatang
Pembawa Penyakit
1. Difteri 1. Malaria
2. Tetanus 2. Demam Berdarah
3. Folio 3. Chikungunya
4. Campak 4. Rabies
5. Typhoid 5. Pes
6. Kolera 6. Toxoplasma
7. Rubella 7. Leptospirosis
8. Influenza 8. Flu burung (Avian influenza)
9. Miningitis - -
10. Tuberkulosis - -
11. Hepatitis - -
12. Infeksi saluran pencernaan - -
13. Infeksi saluran pernapasan - -

B. Penyakit Tidak Menular
Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang bukan disebabkan kuman atau virus serta tidak ditularkan kepada orang lain. Salah satu penyebab penyakit tidak menular adalah orang tersebut memiliki pola hidup tidak sehat.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji merupakan kebiasaan hidup tidak sehat. Makanan tersebut tinggi kalori, tetapi rendah kandungan gizinya. Pola makan ini juga memperbesar risiko munculnya berbagai penyakit di antaranya penyakit jantung, diabetes (kencing manis), dan tingginya kolesterol. Penyakit tersebut tidak dapat menular, tetapi berbahaya bagi diri sendiri.

Berikut ini daftar penyakit tidak menular yang paling banyak dialami oleh orang yang tidak memiliki pola hidup sehat
  1. Hipertensi alias tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang umum terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Hipertensi disebut juga sebagai pembunuh senyap, karena sering kali tidak bergejala.
  2. Stroke adalah kondisi terganggunya suplai darah ke otak. Ketika ini terjadi, otak tidak mendapatkan cukup oksigen dan zat gizi sehingga sel-sel otak pun mulai mati.
  3. Gagal jantung merupakan kondisi saat katup jantung tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh dengan benar. Gagal jantung tidak berarti jantung Anda berhenti bekerja secara keseluruhan, melainkan kondisi saat kerja jantung melemah sehingga tidak optimal.
  4. Diabetes adalah penyakit gangguan metabolik yang menahun atau kronis akibat pankreas tidak cukup produksi hormon insulin atau tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif.
  5. Kanker masih menjadi pembunuh mematikan di Indonesia. Gaya hidup tidak aktif hingga faktor keturunan jadi penyebab utama penyakit ini.
  6. Contoh penyakit tidak menular yang lain diabetes, rematik, sariawan, osteoporosis, depresi, keracunan, ambien, usus buntu, asam lambung, gagal ginjal, asam urat, tumor, obesitas, vertigo, migrain, kolesterol, tipes, dan penyakit paru-paru.

Beberapa cara mencegah penyakit tidak menular antara lain sebagai berikut :
  1. Istirahat harus cukup, tidak berlebihan dan juga tidak kurang. Ketika beristirahat, akan terjadi pembahauruan sel-sel tubuh sehingga membuat seseorang akan merasa bugar baik secara fisik maupun psikologis.
  2. Berhenti merokok (atau tidak pernah mulai) menurunkan risiko masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, kanker, diabetes tipe 2, dan penyakit paru-paru, serta kematian dini — bahkan untuk perokok lama.
  3. Makan sehat membantu mencegah, menunda, dan mengelola penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan penyakit kronis lainnya. Pola makan yang seimbang antara buah-buahan, sayuran, biji-bijian, daging tanpa lemak, dan produk susu rendah lemak adalah penting pada segala usia.
  4. Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu Anda mencegah, menunda, atau mengelola penyakit kronis. 

Perbedaan Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular
No Penyakit Menular No. Penyakit Tidak Menular
1. Rantai penularan jelas: melalui media langsung dari orang ke orang, melalui media udara, melalui media air dan melalui media vektor. 1. Tidak ada rantai penularan: karena tidak melalui media perantara dan tidak disebabkan oleh mikrooganisme patogen.
2. Penyakit yang timbulnya cepat, dalam kurun waktu jam, hari hingga minggu. Misalnya Diare. 2. Penyakit yang  berlangsung lama (berbilang bulan atau tahun) atau dikenal sebagai penyakit menahun.
3. Penyebab penyakit jelas, misalnya: penyakit TBC disebabkan oleh virus Mycobacterium Tubercullosis. 3. Asal muasal penyakit infeksi tidak jelas karena dipengaruhi banyak faktor.
4. Mudah diidentifikasi sifat-sifat penyakit atau kondisi atau membedakan satu penyakit atau kondisi dari yang lainnya 4. Susah diidentifikasi sifat-sifat penyakit atau kondisi atau membedakan satu penyakit atau kondisi dari yang lainnya.
5. Mudah mencari penyebabnya: penyebab penyakit yang dapat dikelompokkan menjadi virus, ricketsia, bakteri, jamur, protozoa, cacing. 5. Sulit mencari penyebabnya: karena penyebab penyakit tidak menular banyak, sehingga tidak dapat diketahui penyebabnya secara pasti.

C. Melindungi Diri dari Penyakit
Lingkungan dapat memengaruhi kondisi kesehatan manusia. Orang yang tinggal di lingkungan bersih dan sehat cenderung memiliki tubuh sehat. Sebaliknya, orang yang tinggal di lingkungan kotor lebih mudah terkena penyakit. Oleh karena itu, setiap orang hendaknya menjaga tempat tinggal agar tetap sehat dan bersih. Dengan menjaga kebersihan, kita sudah berupaya melindungi diri dari penyakit.

Cara pencegahan penyakit menular diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Penyakit Menular. Berdasarkan peraturan tersebut pencegahan dilakukan dengan promosi kesehatan; pengendalian faktor risiko, penemuan kasus, penanganan kasus, pemberian kekebalan (imunisasi), dan pemberian obat pencegahan secara massal.

Pencegahan penyakit juga dilakukan dengan membiasakan budaya hidup sehat. Tindakan yang dapat kamu biasakansehari-hari sebagai berikut.
  1. Mencuci tangan menggunakan sabun cuci tangan.
  2. Membasmi jentik-jentik nyamuk.
  3. Menggunakan air bersih untuk keperluan rumah tangga.
  4. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  5. Melakukan aktivitas fisik (olahraga) secara rutin.
  6. Menggunakan jamban sehat.
  7. Menjaga dan memperhatikan kesehatan organ reproduksi.
  8. Mengupayakan kondisi lingkungan yang sehat.
  9. Mandi secara teratur minimum dua kali sehari.

Pola hidup sehat dapat diterapkan dalam aktivitas sederhana. Contohnya menguras bak mandi secara rutin dan menutup tempat penampungan air. Aktivitas ini untuk mencegah berkembangnya nyamuk penyebar penyakit malaria, demam berdarah, dan chikungunya.

Penyakit pes menular melalui banyak cara, salah satunya melalui kutu yang menggigit hewan pengerat terinfeksi seperti tikus. Untuk mencegah penularan pes, masyarakat perlu mengawasi dan
mengendalikan hewan pengerat di lingkungan sekitar. Tindakan yang dilakukan, yaitu menghindari menumpuk benda rongsok, makanan, atau sampah. Gunakan sarung tangan saat membersihkan tumpukan sampah.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:27 AM

Gerak Langkah Kaki dan Ayunan Pada Senam Irama

Gerak berirama adalah rangkaian gerakan senam diiringi irama, nada, atau ketukan. Gerak berirama atau senam irama juga disebut senam ritmik. Senam irama dilakukan dengan memadukan gerakan tubuh dan irama. Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) merupakan contoh senam irama. Selain SKJ. Selain SKJ beberapa contoh senam irama antara lain sebagai berikut.

Senam artistik adalah salah satu senam yang menggabungkan kelenturan tubuh dan kekuatan tubuh, hal ini digabungkan untuk mendapat keindahan dari senam artistik itu sendiri. Senam aerobik adalah slah satu senam kesehatan jasmani yang digabungkan dengan irama musik yang sedang populer di Indonesia. Olahraga ini banyak disukai oleh berbagai kalangan usia, muda hingga tua.

Senam si buyung berbeda dengan senam yang lainnya karena besifat sistematis dan merupakan campuran berbagai aspek. Dimulai dari senam, bermain, bercakap-cakap, bercerita, bernyanyi dan belajar. Senam si buyung dilakukan oleh anak-anak berumur 6 hingga 8 tahun..

A. Gerak Langkah Kaki
Gerak langkah kaki dalam gerak dasar berirama meliputi langkah biasa, langkah rapat, langkah depan, langkah samping, dan langkah keseimbangan. Gerak langkah kaki dilakukan sesuai irama atau ketukan. Gerak inl dilakukan dengan kompak sesuai irama tanpa saling mendahului. Beberapa gerak langkah kaki dalam senam irama adalah sebagai berikut.

1. Langkah Biasa
Gerakan langkah biasa dalam senam irama disebut dengan looppas Cara melakukan gerak langkah biasa adalah sebagai berikut :
  • Berdiri dengan posisi tegak dan kedua tangan di pinggang.
  • Langkahkan kaki kanan ke depan dengan posisi tumit terlebih dahulu menyentuh lantai. Lakukan gerakan ini dengan posisi lutut ditekuk sedikit.
  • Kemudian, langkahkan kaki kiri seperti langkah kaki kanan. Lakukan gerakan seperti berjalan.
  • Ulangi gerakan secara bergantian sesuai hitungan atau irama pengiring.

2. Langkah Rapat
Langkah rapat disebut juga bijtrekpas. Langkah rapat adalah salah satu teknik yang ada dalam gerakan langkah kaki. Teknik gerak langkah dalam senam irama sangat penting karena gerakan langkah kaki adalah gerakan yang dominan dalam senam irama. Cara melakukan gerakan langkah rapat adalah sebagai berikut :
  • Posisi awal berdiri tegak dan kedua tangan di pinggang.
  • Langkahkan kaki kanan ke depan.
  • Kemudian, langkahkan kaki kiri ke depan sejajar dengan kaki kanan.
  • Langkahkan kaki kiri ke depan.
  • Kemudian, langkahkan kaki kanan ke depan.
  • Lalu, rapatkan kaki kanan dan kiri.
  • Lakukan gerakan tersebut sesuai hitungan atau irama.
Langkag Rapat

3. Langkah Depan
Langkah depan disebut juga dengan gerak Galoppass. Langkah rapat adalah salah satu teknik yang ada dalam gerakan langkah kaki. Cara melakukan gerak langkah depan (galoppas) adalah sebagai berikut :
  • Gerak langkah ke depan dilakukan dengan mengambil sikap berdiri tegak.
  • Kedua tangan berada di pinggang.
  • Kaki dilangkahkan ke depan secara bergantian. Diawali dengan kaki kanan maju satu langkah. Kemudian, disusul kaki kiri.
  • Pada saat melangkah, posisi tubuh harus dipertahankan.
  • Gerakan dilakukan berulang-ulang untuk menyesuaikan gerak langkah dengan ketukan atau irama.

4. Langkah Samping
Langkah samping merupakan salah satu gerak kaki dalam senam irama. Langkah ke samping disebut dengan zijpas. Cara melakukan gerakan langkah samping adalah sebagai berikut :
  • Gerakan langkah samping dilakukan dengan melangkahkan kaki ke samping kanan dan kiri.
  • Gerakan dilakukan secara bergantian diawali dengan melangkah kaki kanan ke samping kanan.
  • Kemudian, kaki kiri ditarik mendekati kaki kanan.
  • Gerakan yang sama dilakukan ke samping kiri.
  • Gerak langkah dilakukan berulang-ulang sesuai hitungan atau irama..

5. Langkah Keseimbangan
Langkah keseimbangan disebut juga dengan balanspas. Cara melakukan gerakan langkah leseimbangan adalah sebagai berikut :
  1. Sikap awal, berdiri tegak dan kedua tangan di pinggang.
  2. Langkahkan kaki kiri ke depan.
  3. Kemudian, langkahkan kaki kanan ke depan mengikuti kaki kiri.
  4. Saat tumit kaki kanan masih terangkat, kaki kanan mundur diikuti kaki kiri.
  5. Posisi akhir, kaki rapat dan kedua tangan di pinggang.

B. Gerak Ayunan Lengan
Selain gerak langkah kaki, ada gerak dasar ayunan lengan. Gerakan ayunan lengan dilakukan secara berpasangan atau berkelompok. Beberapa alat bantu dalam senam irama antara lain :alat tangan seperti tali, simpai, bola, tongkat dan pita.

Gerakan ayunan lengan merupakan gabungan antara gerakan melangkahkan kaki dan mengayun lengan yang diiringi irama. Tujuan gerakan ayunan lengan adalah untuk merangkaikan gerakan secara harmonis, serta menampilkan gerakan yang indah.

Gerak ayunan lengan dalam aktivitas gerak berirama meliputi mengayun satu lengan ke depan dan belakang, ayunan satu lengan ke samping, ayunan dua lengan ke depan dan belakang, serta ayunan dua lengan ke samping.

1.Ayunan Satu Lengan
Gerakan ayunan lengan dalam aktivitas gerak berirama dapat dilakukan dengan berbagai gerakan. Salah satunya adalah gerakan ayunan satu lengan. Gerakan ayunan satu lengan antara lain sebagai berikut.

a. Ayunan Satu Lengan ke Depan dan Belakang
Cara melakukan grakan ayunan satu tangan depan dan belakang adalah sebagai brikut :
  • Gerakan diawali dengan posisi berdiri tegak.
  • Luruskan kedua lengan ke depan.
  • Ayunkan lengan kiri ke belakang.
  • Ayunkan lengan kiri kembali ke depan.
  • Kemudian, ayunkan lengan kanan ke belakang.
  • Ikuti gerakan mengayunkan lengan kanan kembali ke depan.

b. Ayunan Satu Lengan dari Depan ke Samping
Cara melakukan gerakan ayunan satu lengan k depan dan belakang adalah sebagai berikut :
  • Posisi awal, berdiri tegak, kaki rapat.
  • Kedua lengan lurus ke bawah di samping badan.
  • Ayunkan lengan kiri dari depan ke samping kiri diikuti kedua lutut mengeper.
  • Ayunkan kembali lengan kiri ke depan diikuti kedua lutut mengeper.
  • Kemudian lengan kanan berganti melakukan gerakan yang sama dengan tangan kiri.

2. Ayunan Dua Lengan
Gerak ayunan dua lengan merupakan salah satu bagian yang tidak kalah pentingnya dengan langkah kaki, terdapat beberapa gerakan ayunan lengan diantaranya sebagai berikut :

a. Ayunan Dua Lengan ke Depan dan Belakang
Cara melakukan gerakan ayunan dua lengan ke depan dan ke belakang adalah sebagai berikut :
  • Gerak diawali dengan posisi berdiri tegak.
  • Kedua lengan lurus ke depan.
  • Kemudian, kedua lengan diayunkan ke belakang diikuti gerakan lutut ditekuk sedikit.
  • Kedua lengan ke depan diayunkan diikuti gerakan lutut ditekuk sedikit.
  • Lakukan gerakan berulang-ulang.

b. Ayunan Dua Lengan ke Samping
Cara melakukan gerakan ayunan dua leengan ke samping adalah sebagai berikut :
  • Gerak diawali dengan posisi berdiri tegak kaki dibuka selebar bahu.
  • Kedua tangan diluruskan ke depan.
  • Ayun kedua tangan ke samping kiri sebanyak 3 kali.
  • Selanjutnya kedua tangan kembali ke posisi semula.
  • Ayun kedua tangan ke samping kanan sebanyak 3 kali.
  • Kedua tangan kembali ke posisi semula.
  • Lakukan gerakan berulang-ulang.

C. Kombinasi Gerak Dasar Langkah dan Ayunan Lengan
Gerak langkah kaki biasa dan ayunan lengan dapat dilakukan secara bersamaan. Beberapa contoh gerak kobinasi langkah dan ayunan adalah sbagai berikut.

1. Kombinasi Gerak Langkah Biasa dengan Ayunan Satu Lengan
Cara melakukan gerak kombinasi langkah dan ayunan lengan adalah sebagai brikut.
  • Gerakannya diawali dengan berdiri tegak, kedua lengan lurus di samping badan.
  • Selanjutnya, melangkah ke depan dari garis A ke garis B sejauh 5 meter.
  • Kaki kiri melangkah ke depan dikombinasikan ayunan lengan kanan.
  • Lengan kanan diayunkan di samping badan.
  • Kaki kanan melangkah ke depan dikombinasikan ayunan lengan kiri.
  • Lengan kiri diayunkan ke depan di samping badan.
  • Lakukan gerakan secara berulang-ulang.

2. Kombinasi Gerak Langkah ke Depan dengan Ayunan Lengan dalam Dua Putaran Lengan
Cara melakukan gerak kombinasi langkah depan dan ayunan lengan dalam dua putaran adalah sebagai berikut :
  • Gerakan diawali dengan posisi berdiri tegak dan kedua lengan lurus ke depan.
  • Kaki kiri dilangkahkan ke depan dua langkah.
  • Gerakan ini diikuti ayunan lengan ke depan dua putaran.
  • Kemudian, kaki kanan dilangkahkan ke belakang dua langkah.
  • Gerakan ini diikuti ayunan lengan ke belakang dua putaran.
  • Posisi akhir, berdiri tegak menyamping dan kedua lengan lurus ke samping.
  • Lakukan gerakan berulang-ulang agar kamu makin terampil.

3. Kombinasi Gerak Langkah ke Samping dengan Ayunan Lengan
Gerak langkah kaki ke samping dan ayunan lengan dapat dilakukan secara bersamaan. Gerakan ini dikombinasikan dengan ayunan lengan ke samping dan atas. Cara melakukan gerak kombinasi gerak Langkah ke Samping dengan Ayunan Lengan adalah sebagai berikut :
  • Gerakannya diawali dengan sikap awal berdiri tegak menyamping.
  • Kedua lengan lurus ke samping kanan.
  • Kemudian, langkahkan kaki kiri menyamping dua langkah.
  • Ayunkan dan putar kedua lengan ke samping kanan.
  • Langkahkan kaki kanan menyamping dua langkah.
  • Ayunkan dan putar kedua lengan ke samping kiri.
  • Posisi akhir, berdiri tegak menyamping dan kedua lengan lurus ke samping kanan.
  • Lakukan gerakan secara berulang-ulang.

Dalam senam irama, ada banyak gerakan yang harus dilakukan secara cermat, teliti, dan sportif. Sikap ini juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Gerakan senam irama yang sederhana akan menyenangkan jika dilakukan bersama-sama sesuai iringan musik. Musik daerah menjadi salah satu pilihan irama pengiring senam irama. Menggunakan musik daerah sebagai pengiring senam irama menunjukkan sikap kreatif dan menghargai kebudayaan daerah.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 3:00 PM

Keterampilan Gerak Dasar Senam Ketangkasan Menggunakan Alat

Senam ketangkasan merupakan rangkaian gerakan senam yang dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu maupun tanpa alat bantu. Keterampilan gerak dasar senam ketangkasan meliputi gerakan melompati peti lompat dan melompati kuda-kuda lompat.

Senam ketangkasan merupakan kegiatan untuk mengembangkan kemampuan fisik dan kemampuan gerak seseorang. Melalui kegiatan senam lantai peserta dapat mengembangkan daya tahan otot, kekuatan, kelincahan, kelentukan, keseimbangan, dan koordinasi.

Kegiatan pemanasan perlu dilakukan sebelum berolahraga. Lakukan pemanasan dengan mengikuti langkah-langkah berikut.
  1. Pemanasan untuk otot leher sebagai berikut : Gelengkan leher ke kiri dan tahan selama 8 hitungan, Gelengkan leher ke kanan dan tahan selama 8 hitungan, Anggukkan kepala dan tahan selama 8 hitungan, Tengadahkan kepala dan tahan selama 8 hitungan.
  2. Pemanasan untuk otot bahu sebagai berikut : Sikap awal berdiri tegak. Rentangkan kedua lengan ke samping, Putar lengan ke depan. Putar selama 8 kali hitungan, Putar lengan ke belakang. Putar selama 8 kali hitungan.
  3. Pemanasan untuk otot pinggang sebagai berikut : Sikap awal berdiri tegak. Kedua tangan berada di pinggang. Ayun-ayunkan badanmu ke kiri. Lakukan selama 8 hitungan, Ayun-ayunkan badanmu ke kanan. Lakukan selama 8 hitungan.
  4. Pemanasan untuk otot punggung sebagai berikut : Sikap awal bungkukkan badanmu. Kedua lengan menjuntai ke bawah hingga menyentuh lantai, dan Gerak-gerakkan badanmu ke bawah selama 8 hitungan.

Adapun keterampilan gerak dasar senam ketangkasan dapat dipelajari dalam pembahasan berikut.

1. Berlari dan Melompati Peti Lompat
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melopati peti lompat, yaitu awalan tolakan dua kaki, cara mengambil awalan, cara melewati peti dan sikap mendarat yang baik saat melakukan latihan senam yang satu ini.

Pertama, lakukan lompatan dengan peti lompat yang rendah. Setelah itu, tingkatkan ke peti yang lebih tinggi. Dari sikap berdiri, posisikan dua tanganmu di peti lompatan lalu tolakkan kedua kakimu selebar dan setinggi mungkin. Lakukan hal ini secara berulang-ulang. Setelah mampu melakukan lompatan dengan baik maka selanjutnya adalah sebagai berikut :
  1. Berlari cepat mungkin.
  2. Lakukan gerak melompati peti lompat. saat melompat, bertumpulah pada peti menggunakan kedua tangan.
  3. lakukan dorongan ke peti agar badan tidak menyentuh peti.
  4. Buka kedua kaki selebar mungkin saat melewati peti.
  5. Saat melayang, kaki kembali di rapatkan untuk bersiap mendarat.
  6. Condongkan bandan ke depan dan pandangan mengarah ke depan.
  7. Mendarat menggunakan kedua kaki. kaki sedikit ditekuk untuk mengurangi benturan. kedua tangan diayunkan ke depan untuk menjaga keseimbangan.
  8. Berdirilah dengan sikap tegak untuk mengakhiri rangkaian gerakan.
Amatilah kombinasi gerak berlari dan melompati peti lompat seperti gambar di bawah ini.
Lompat Peti
2. Melompati Kuda-Kuda Lompat
Kuda – kuda lompat adalah nomor senam yang terlihat lebih mudah dilakukan dari pada nomor lainnya. Dilihat dari bentuknya, kuda-kuda lompat berbentuk seperti kuda tanpa kepala dengan empat kaki. Cara melakukan kuda-kuda lompat antara lain sebagai berikut :
  1. Awalan dilakukan dengan gerakan berlari dengan kecepatan penuh mulai dari start hingga titik lompat.
  2. Melakukan tolakan dengan kedua kaki secara bersamaan. Lakukan tolakan dengan kekuatan penuh dan diikuti dengan ayunan tangan dari bawah kedepan atas. 
  3. Ketika melakukan tolakan buka tungkai selebar-lebarnya kearah kanan kiri.
  4. Pada saat kedua tangan menyentuh peti lompat, lakukan tolakan lagi dengan menggunakan kedua tangan tersebut.
  5. Saat melayang, kaki kembali di rapatkan untuk bersiap mendarat.
  6. Pendaratan dilakukan dengan kedua ujung kaki secara bersamaan. Lutut mengeper dengan tangan lurus keatas untuk menjaga keseimbangan.
Kuda-kuda
Manfaat senam ketangkasan antara lain memengaruhi daya tahan jantung dan paru-paru, daya tahan otot, kekuatan otot, kelentukan, komposisi tubuh, kecepatan gerak, kelincahan, keseimbangan, kecepatan reaksi, dan koordinasi.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:08 PM

Gerak Dominan Senam Ketangkasan

Senam ketangkasan merupakan rangkaian gerakan senam yang dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu maupun tanpa alat bantu. Gerak dasar dalam senam ketangkasan, yaitu melompat, menggantung, mengayun, meniti, dan mendarat. Senam ketangkasan dapat dilakukan menggunakan peralatan tertentu.

Berikut beberapa peralatan yang digunakan dalam senam ketangkasan yaitu Matras, Kuda pelana, Gelang-gelang, Peti lompat, Palang sejajar, Palang tunggal, Palang bertingkat, Balok keseimbangan, dan Kuda-kuda lompat

Senam diperagakan dengan menampilkan suatu pola gerak yang dikenal dengan istilah pola gerak dominan. Pola gerak dominan adalah pola gerak yang mendasari terbentuknya keterampilan sehingga perannya dianggap dominan. Senam terdiri atas berbagai pola gerak dominan yang mendasarinya. Pola gerak tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Berlari dan Melompat
Melompat merupakan salah satu gerak dominan dalam senam ketangkasan. Melompat dilakukan dengan tumpuan satu kaki. Saat melakukan gerak melompat, gerakan dilakukan dengan awalan, melompat, dan mendarat. awalan gerak melompat dapat dilakukan dengan berlari.

Kemudian, dilanjutkan dengan gerak bertumpu menggunakan satu kaki. Selanjutnya, tolak tubuh ke atas dan diakhiri dengan gerak mendarat dengan kedua kaki.

2. Meloncat dan Menggantung
Sikap menggantung termasuk posisi statis. Menggantung dilakukan dengan menempatkan bahu di bawah alat. Latihan menggantung meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot tangan. Teknik menggantung dilakukan dengan pegangan atas, dan pegangan bawah. Untuk berlatih menggantung, kamu perlu menyiapkan tongkat sepanjang 50 cm.

Latihan menggantung tidak dapat diabaikan, karena dapat mengembangkan kekuatan dan daya tahan pegangan.

3. Meloncat dan Mengayun
Ayunan adalah suatu gerak melingkar yang berporos di luar tubuh atau benda yang bergerak. Mengayun merupakan salah satu gerakan senam ketangkasan. Gerakan ini dapat melatih kekuatan dan kelenturan ototmu. Keterampilan mengayun dibentuk dari kemampuan menggantung dan penguasaan teknik pegangan. Cara melakukan gerak mengayun sebagai berikut.
  • Ayunan dari gantungan, yang terdiri dari ayunan panjang (long swing), ayunan meluncur (glide swing), ayunan dengan posisi tubuh terbalik, serta ayunan melecut (beat swing).
  • Ayunan dari tumpuan, yang bisa dibedakan lagi menjadi ayunan pada palang tunggal, misalnya ayunan tumpu depan, dan ayunan pada palang sejajar, misalnya cross support swing. 
Mengayun

4. Berjalan Meniti
Berjalan meniti merupakan teknik berjalan di atas bangku atau balok keseimbangan. Gerakan berjalan meniti berfungsi untuk melatih keseimbangan tubuh. Cara melakukan gerakan berjalan meniti adalah sebagai berikut.
  • Berdiri tegak lalu naik ke balok titian.
  • Kedua tangan direntangkan ke samping.
  • Berjalan ke depan dengan kaki jinjit.
  • Berjalan ke belakang/mundur dengan kaki jinjit.
  • Kembali ke sikap semula.
Meniti
Selain bangku, meniti juga dapat dilakukak di atas balok keseimbangan. Balok keseimbangan merupakan peralatan senam berupa balok panjang mendatar dengan panjang sekitar 4 meter. Balok keseimbangan digunakan untuk memperagakan keseimbangan statis dan dinamis.

Berjalanlah di atas balok keseimbangan dengan secara bergantian. Awalnya, berdiri tegak di atas balok keseimbangan. Rentangkan kedua lengan ke samping. Berjalanlah ke depan dengan kaki jinjit. Sesampai di ujung balok keseimbangan, berjalanlah ke belakang dengan kaki jinjit. Kembali ke posisi semula. Lakukan praktik ini secara mandiri dan percaya diri.

5. Menekuk dan Mendarat
Istilah mendarat merujuk pada tindakan bertumpu di atas matras atau tanah setelah melayang. Gerakan mendarat dilakukan dengan kaki. Kesalahan mendarat dapat menyebabkan cedera. Untuk menghindari cedera, berlatihlah gerakan mendarat secara tekun. Peragakan gerakan mendarat dengan mengikuti langkah-langkah gerakan berikut.
  1. Tekuk lutut hingga membentuk sudut kurang dari 90o.
  2. Gerakan mendarat dilakukan seperti orang hendak duduk di kursi.
  3. Bagian kaki yang pertama kali mendarat ialah ujung telapak kaki, diikuti tumit dan persendian kaki, serta lutut dan punggung dibungkukkan.
  4. Usahakan tumit tidak terangkat dari lantai saat mendarat.

Istilah pendaratan diartikan secara meluas sebagai penghentian yang terkontrol dari tubuh yang melayang turun. Pendaratan bisa dilakukan pada kedua kaki.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:28 PM

Latihan Daya Tahan Jantung untuk Pengembangan Kebugaran Jasmani

Salah satu organ tubuh yang sangat menakjubkan ialah jantung bekerja 24 jam sehari sepanjang hidup. Organ tubuh ini bekerja untuk menjamin kelangsungan hidup kita. Beberapa latihan untuk meningkatkan daya tahan jantung antara lain lari memindahkan bola, lompat tali, lari mengelilingi lapangan, latihan interval, dan permainan reaksi.

A. Daya Tahan Jantung
Daya tahan jantung adalah kemampuan jantung memompa darah untuk menyuplai oksigen ke seluruh tubuh dengan cepat dalam jangka waktu lama. Daya tahan jantung memengaruhi kebugaran jasmani. Daya tahan jantung sangat dibutuhkan agar tubuh tetap bugar.

Penyakit jantung adalah kondisi ketika jantung mengalami gangguan. Beberapa penyebab penyakit jantung, antara lain:
  1. Penyakit jantung koroner, disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah di jantung. Beberapa faktor risikonya, antara lain gaya hidup tidak sehat, seperti makan makanan tinggi karbohidrat atau lemak, obesitas, jarang melakukan aktivitas fisik, serta kebiasaan merok*k.
  2. Penyakit jantung bawaan. Beberapa faktor risikonya, antara lain ibu terinfeksi rubella saat hamil, ibu mengonsumsi obat tertentu saat hamil, atau adanya kelainan gen.
  3. Infeksi jantung (endokarditis), umumnya disebabkan oleh virus atau bakteri. Bakteri yang paling umum ditemui sebagai penyebabnya adalah infeksi bakteri Streptococcus beta hemolyticus grup A.
  4. Gagal jantung, umumnya disebabkan oleh penyakit jantung koroner, infeksi, atau adanya kelainan katup jantung.
  5. Aritmia, umumnya disebabkan oleh kelainan bawaan, adanya otot jantung yang mati karena penyakit jantung koroner, konsumsi alkoh*l atau kafein yang berlebihan, stres, atau efek samping obat tertentu.

Berikut ini beberapa cara menjaga kesehatan jantung sebagai berikut.
  1. Mengonsumsi ikan karena mengandung asam lemak omega-3.
  2. Mengonsumsi makanan yang mengandung lebih banyak serat.
  3. Mengurangi mengonsumsi lemak jenuh yang membentuk kolesterol berlebihan.
  4. Mencukupi waktu tidur sehari-hari agar kondisi arteri baik.
  5. Menjaga tekanan darah agar dinding arteri tidak rusak.
  6. Menghindari diabetes yang berakibat terkena penyakit jantung.
  7. Melakukan olahraga secara teratur dan disiplin.

1. Faktor yang Memengaruhi Daya Tahan Jantung
Daya tahan jantung dipengaruhi beberapa faktor yakni genetik, umur dan jenis kelamin, dan aktivitas fisik seperti berikut ini
  1. Umur atau usia. Daya tahan jantung menunjukkan suatu tendensi meningkat pada masa anak-anak sampai sekitar dua puluh tahun dan mencapai maksimal di usia 20 sampai 30 tahun
  2. Jenis kelamin. Daya tahan jantung pada usia anak-anak, antara pria dan wanita tidak jauh berbeda, namun setelah masa pubertas terdapat perbedaan. 
  3. Keturunan. Daya tahan jantung dipengaruhi oleh faktor keturunan yakni sifat-sifat spesifik yang ada dalam tubuh seseorang sejak lahir. 
  4. Latihan dan aktivitas fisik. Kegiatan fisik sangat mempengaruhi semua komponen kesegaran jasmani.

2. Manfaat Daya Tahan Jantung
Anak dengan daya tahan jantung lemah akan merasa cepat lelah. Sebaliknya, anak dengan daya tahan jantung kuat memiliki semangat tinggi untuk beraktivitas. Beberapa manfaat menjaga daya tahan jantung, yaitu:
  1. Mengurangi bahaya gangguan jantung dan pembuluh darah;
  2. Menjaga tekanan darah tetap normal;
  3. Mengatur kadar lemak dalam darah;
  4. Menurunkan resiko serangan jantung;
  5. Mampu melakukan aktivitas dalam waktu yang lama; serta
  6. Mengurangi risiko jantung koroner.

B. Latihan Peningkatan Daya Tahan Jantung
Setiap orang dapat meningkatkan daya tahan jantung melalui berbagai bentuk latihan. Latihan untuk meningkatkan daya tahan jantung dan paruparu, yaitu latihan di alam terbuka dan interval training. Fartlek adalah latihan daya tahan untuk membangun, mengembalikan, dan menjaga kondisi tubuh seseorang. Interval training adalah latihan daya tahan yang diselingi istirahat secara berulang-ulang.

1. Lari Memindahkan Bola
Lari memindahkan bola dapat meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru. Latihan ini dilakukan untuk mengetahui batas maksimal oksigen yang masuk ke tubuh. Latihan lari bolak-balik juga dapat dilakukan dengan berlari memindahkan bola.  Perhatikan dan praktikkan langkah-langkah berikut.
  1. Tentukan titik A dan titik B! Kedua titik berjarak 5-8 meter.
  2. Letakkan lima bola pada titik B.
  3. Berlarilah dari titik A menuju titik B untuk mengambil bola.
  4. Letakkan bola tersebut pada titik A.
  5. Lakukan langkah tersebut hingga kelima bola berpindah ke titik A.
Lari Memindahkan Bola
2. Lompat Tali
Skipping atau lompat tali adalah olahraga yang efektif dilakukan untuk daya tahan jantung. Ada dua jenis lompat tali yaitu lompat tali perorangan dan lompat tali secara berkelompok.. Cara melakukan lomat tali perorangan adalah sebagai berikut :
  1. Berdiri tegak, kedua kaki rapat, dan pandangan lurus ke depan.
  2. Posisi tali di belakang kaki dan kedua ujung tali dipegang kedua tangan. 
  3. Putar tali ke depan melewati atas kepala. 
  4. Pada saat tali menyentuh lantai, loncatlah sampai kedua kaki melewati tali. 
  5. Lakukan dalam waktu satu menit. 
  6. Ulangi dengan waktu yang sama kemudian tingkatkan waktunya sampai kamu mahir melakukannya. 
Lompat Tali
Jenis lompat tali yang kedua adalah lompat tali berkelompok. Lompat tali berkelompok mirip dengan permainan lompat tali yang sering dilakukan anak-anak pada jaman dahulu. Cara melakukan lompat tali secara berkelompok
  1. Kegiatan ini dilakukan oleh 3 orang atau lebih.
  2. Ada 2 orang sebagai pemegang tali dan yang lainnya bertugas melompati tali.
  3. Pada saat tali menyentuh lantai, loncatlah sampai kedua kaki melewati tali.
  4. Usahakan agar kaki tidak tersangkut tali.
  5. Lakukan dengan teratur setiap hari agar daya tahan jantungmu meningkat.

Mengapa latihan lompat tali dapat melatih daya tahan jantung? Lompat tali merupakan cara efektif untuk melatih jantung agar tetap sehat. Lompat tali bisa meningkatkan detak jantung yang sama seperti saat kita berjalan, berlari, naik turun tangga, atau mengendarai sepeda. Jenis latihan ini memungkinkan tubuh Anda menggunakan oksigen secara efisien. Alhasil, jantung, paru-paru, dan sistem peredaran darah jadi lebih kuat.

3. Lari Mengelilingi Lapangan
Olahraga berlari mengelilingi lapangan adalah olahraga yang sangat simpel. Olahraga lari mengelilingi lapangan dapat melatih kemampuan jantung. Jantung menjadi sehat, karena aliran darah menjadi lancar berkat asupan oksigen yang cukup banyak.
Lari Mengelilingi Lapangan

Sebelum berlari, sebaiknya melakukan pemanasan dan peregangan otot. Pemanasan dapat mencegah cedera saat berlari. Berlari mengelilingi lapangan dapat meningkatkan daya tahan jantung. Kegiatan tersebut juga memperkuat otot-otot kaki.Saat berlari,  perlu memperhatikan tips berikut.
  1. Sesuaikan kecepatan berlari dengan kemampuan napasmu.
  2. Jika napasmu tidak dapat mengimbangi kecepatan lari, sebaiknya turunkan kecepatan larimu. Tindakan ini dilakukan sambil mengatur napas.
  3. Jika pengaturan napas kembali normal, kamu dapat meningkatkan kecepatan berlari.

4. Latihan Interval
Latihan interval adalah sistem latihan yang diselingi interval-interval berupa masa istirahat. Interval training dapat diterapkan pada semua cabang olahraga yang membutuhkan daya tahan dan stamina  Dalam latihan interval, perlu memperhatikan faktor-faktor berikut.
  1. Lama latihan.
  2. Beban (intensitas) latihan.
  3. Pengulangan latihan (repetisi).
  4. Masa istirahat setiap latihan.

Latihan ini digunakan untuk mengukur daya tahan jantung. Cara melakukan latihan interval antara lain sebagai berikut.
1. Tentukan beberapa pos latihan, setiap pos memiliki tingkat kesulitan.
  • Pos A, lari di tempat dengan cepat selama 1 menit.
  • Pos B, duduk, berdiri, lompat sebanyak delapan kali.
  • Pos C, lari angka 8 dengan jarak 5 meter sebanyak empat kali.
  • Pos D, lompat tali selama 30 detik.
Latihan Interval
2. Setiap perpindahan pos, beristirahat selama 30–60 detik . Setelah melewati pos terakhir, istirahat selama 5 menit.

3. Kegiatan diulang kembali sebanyak dua kali.

5. Permainan Reaksi
Salah satu bentuk permainan reaksi ialah lari halang rintang. Permainan halang rintang adalah permainan yang melibatkan gerak lari dengan melalui rintangan.  Latihan lari halang rintang termasuk permainan reaksi. Latihan ini dapat dilakukan untuk meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru.

Macam-macam bentuk dari halang rintang adalah 1) lari rintangan melalui tali, 2) lari rintangan melalui balok-balok, 3) lari rintangan melalui bola-bola yang tersusun, 4) lari rintangan melalui kotak atau boxs, 5) lari rintangan melalui bangku Swedia, 6) lari rintangan melalui gawang-gawang.
Halang Rintang

Permainan halang rintang melalui kotak memiliki konsep yang hampir sama dengan permainan halang rintang melalui balok-balok. Permainan ini berupa kegiatan berlari pada jarak tertentu melewati rintangan berupa kotak atau boxs yang telah disusun oleh guru.

Setelah melakukan lari halang rintang, dapat melakukan lari reaksi untuk meningkatkan daya tahan jantung. Lari reaksi memadukan gerak lari, jalan, dan lari cepat dengan mengelilingi lapangan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:00 PM

Variasi Gerak Lokomotor dalam Pencak Silat

Pada pencak silat, variasi gerak lokomotor menunjukkan perpindahan satu tempat ke tempat lainnya. Sebagai contoh, pola gerak langkah yang menggambarkan perubahan pijakan kaki dari satu tempat ke tempat lainnya (lokomotor). Saat melakukan pola gerak langkah dapat memvariasikan dengan gerak nonlokomotor. Misalnya, bersiap (berdiri tegak) dan melangkahkan kaki sesuai pola gerak langkah.

1. Variasi Gerak Lokomotor Pola Gerak Langkah
Pola gerak langkah dalam pencak silat berfungsi sebagai dasar tumpuan untuk berdiri kuat, dasar untuk pembelaan dan serangan, serta dasar menempatkan posisi yang kuat dan menguntungkan. Gerak langkah dalam pencak silat dibagi berdasarkan arah dan pola langkah.

Pola langkah adalah pengembangan langkah yang berbentuk atau berpola dengan tujuan tertentu. Ada 4 bentuk pola langkah, terdiri atas: (1) pola langkah lurus, (b) pola langkah gergaji/ sig-sag, (c) pola langkah ladam/ “U”, (d) pola langkah segitiga, (e) pola langkah segiempat, (f) pola langkah huruf “S”

a. Langkah Lurus
Pola langkah lurus ialah teknik dasar yang menggunakan gerakan lurus baik gerakan saat maju atau mundur. Langkah ini biasanya diawali dengan melakukan gerakan kuda-kuda tengah.

Pelaksanaan pola langkah lurus diawali dengan sikap kuda-kuda (nonlokomotor). Sikap kuda-kuda yang biasa digunakan, yaitu sikap kuda-kuda tengah dan kuda-kuda depan. Pada pola ini, bentuk gerakan bebas, boleh maju atau mundur (lokomotor).
Lurus dan Zig Zag

b. Langkah berkelok-kelok (Zig-zag)
Pola langkah zigzag yaitu suatu teknik dasar pencak silat yang menggunakan gerakan langkah zigzag atau gergaji, baik gerakan maku ataupun gerakan mundur. Langkah ini biasa diawali dengan gerakan dari sikap berdiri lurus dan melangkah serong kiri atau kanan.

c. Langkah Huruf U
Pola langkah huruf U disebut juga pola langkah ladam karenaGerakan pola langkah ini menggunkan pola langkah yang menyerupai huruf U.

Cara melakukannya adalah dari sikap berdiri dan kemudian menggerakan kaki kesamping kanan sambil diikuti kaki kiri dan kemudian merapat kembali, begitu juga sebaliknya, apakah itu langkah kesamping kiri, maju dan langkah mundur.
Langkah U dan Segitiga
d. Langkah Segitiga
Pola langkah segitiga adalah suatu teknik dalam pencak silat yang menggunakan pola segitiga dalam setiap langkahnya.

Cara melakukannya mulanya berdiri tegak lurus ditik 0 kemudian geser kaki kanan anda ketitik 1 dan ikuti kaki kiri ketitik 2, lanjutkan ketitik 4 terus ketitik 5 dan 6 ( berat badan ada pada titik 6 ), tarik kaki kanan anda ketitik 7. Bayangkan saja titik antara titik 0, 1 dan 2 adalah berbentuk segi tiga.

e. Langkah Segi Empat
Pola langkah segi empat dilakukan dengan membentuk segi empat. Caramelakukannya agak mudah yakni dengan mengkombinasikan kuda - kuda saja ( kuda - kuda tengah, kesamping dan belakang.
Segiempat dan S
f. Langkah Huruf S
Pola langkah S adalah teknik dasar pencak silat yang menggunakan pola langkah yang menyerupai huruf S.

Cara melakukannya dengan posisi titik menghadap seperti arah yang ditunjukan, kemudian geser kaki kanan kearah berat badan.

2. Variasi Gerak Lokomotor Kuda-Kuda, Tangkisan Atas, dan Tangkisan Bawah
Cara melakukan variasi tangkisan atas dan tangkisan bawah dalam pencak silat adalah posisi awal sikap kuda-kuda, kemudian melakukan tangkisan atas. Lakukan langkah lurus dan tangkisan bawah dengan disiplin dan tanggung jawab jawab.
Gerakan Variasi 1
3. Variasi Gerak Lokomotor Kuda-Kuda, Pukulan Lurus, dan Tendangan
Cara melakukannya adalah dengan posisi awal, kedua lengan mengepal di depan dada. Kedua tumit rapat dan ujung jari kaki membentuk sudut 90o. Langkahkan kaki kanan ke depandiikuti gerakan pukulan tangan kanan. Lengan kanan lurus. Selanjutnya, lakukan pukulan tangan kiri bersamaan dengan kaki kiri melangkah ke depan. Lakukan variasi tendangan dan tangkisan dengan kaki kanan. Posisi akhir, kembali ke sikap kuda-kuda.
Variasi Gerak Lokomotor
Variasi gerak lokomotor dalam pencak silat dapat berupa variasi sikap kuda-kuda, tangkisan atas, dan tangkisan bawah serta variasi sikap kuda-kuda, pukulan lurus, dan tendangan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:26 PM

Variasi Gerak Nonlokomotor dalam Pencak Silat

Pencak silat merupakan seni bela diri khas Indonesia. Pencak silat lahir dan berkembang secara turun-temurun di Indonesia. Ada banyak manfaat yang diperoleh dengan tekun berlatih pencak silat. Misalnya saja memiliki jasmani dan rohani yang sehat. Pencak silat tidak sekadar olahraga, tetapi juga mengandung unsur seni dan mental spiritual. Pencak silat melatih  ketahanan mental, rasa percaya diri, sportif, dan berjiwa kesatria.

Variaso derak nonlokomotor dalam pencak silat antara lain variasi sikap kuda-kuda, sikap pasang, pukulan, tendangan, tangkisan, dan elakan.

1. Variasi Gerak Nonlokomotor pada Sikap Kuda-Kuda
Sikap kuda-kuda merupakan gerak dasar pencak silat. Sikap kuda-kuda pada pencak silat penting untuk menjaga keseimbangan tubuh saat menyerang dan menangkis serangan. Berlatih sikap kuda-kuda juga dapat meningkatkan kekuatan kaki. Dalam pencak silat, kekuatan kaki untuk menjaga keseimbangan tubuh saat melakukan gerakan.

Sikap kuda-kuda membutuhkan pemahaman mengenai arah mata angin. Arah mata angin berfungsi sebagai acuan untuk melangkahkan kaki. Kuda-kuda delapan arah mata angin termasuk gerak nonlokomotor. Berdasarkan gerakannya, sikap kuda-kuda dalam pencak silat dibedakan menjadi enam gerakan berikut.
Kuda-Kuda
a. Menekuk Kaki Depan pada Sikap Kuda-Kuda Depan
Kuda-kuda depan sebagai awal melakukan serangan dalam pencak silat. Kuda-kuda depan dibentuk dengan posisi kaki didepan ditekuk dan kaki belakang lurus, telapak kaki belakang serong ke arah luar, berat badan ditumpukan pada kaki depan, badan tegap dan pandangan kedepan.

Cara mempraktekan gerakan kuda-kuda depan antara lain sebagai berikut : Berdirilah tegak di pusat arah mata angin. Geser kaki kiri atau kanan kedepan. Berat badan bertumpu pada tungkai depan, posisi badan tegak dan pandangan ke depan. Tungkai depan ditekuk dan kaki belakang lurus. Telapak kaki belakang serong ke arah luar.

b. Menekuk Belakang pada Sikap Kuda-Kuda Belakang
Kuda-kuda belakang umumnya dilakukan untuk menghindari serangan lawan. Berat badan kuda-kuda belakang dibentuk dengan bertumpu pada kaki belakang. Tumit yang dipakai sebagai tumpuan tegak dengan panggul, badan agak condong ke depan, kaki depan dijinjit dengan, menapak dengan tumit atau ujung kaki.

Cara mempraktekan sikap kuda-kuda belakang antara lain sebagai berikut :Posisi awal berdiri tegak di pusat arah mata angin. Gerakkan kaki kiri atau kanan ke belakang, posisi badan condong ke belakang. Kaki pada posisi belakang ditekuk. Berat badan bertumpu pada tungkai belakang. Tungkai belakang dipakai sebagai tumpuan.

c. Menekuk Kaki ke Samping pada Sikap Kuda-Kuda Samping
Sikap kuda-kuda samping digunakan untuk melakukan elakan. Kuda-kuda ini dilakukan dengan cara 1 kaki ditekuk dan kaki yang lain lurus ke samping, berat badan pada kaki yang ditekuk, bahu sejajar atau segaris dengan kaki.

Sikap kuda-kuda samping dilakukan dengan cara berdiri tegak di pusat mata angin. Geser salah satu kaki ke samping kiri atau kanan. Kaki yang posisinya tidak bergeser, diluruskan. Kaki yang bergeser, ditekuk ke samping. Berat badan bertumpu pada tungkai yang ditekuk.

d. Menekuk Kedua Kaki pada Kuda-Kuda Tengah
Kuda-kuda tengah berfungsi untuk memperkokoh dan memperkuat posisi berdiri saat melakukan penyerangan atau tangkisan.

Cara melakukan sikap kuda-kuda tengah antara lain sebagai berikut : Sikap awal, berdiri di pusat mata angin. Fokus pandangan ke depan. Kedua kaki dibuka ke samping melebihi lebar bahu. Kedua tungkai ditekuk dengan berat badan bertumpu di tengah. Selanjutnya, lakukan sikap kuda-kuda tengah dengan melangkah ke segala arah.

e. Kuda-Kuda Silang Belakang
Fungsi kuda-kuda silang belakang adalah untuk memperkokoh  atau memperkuat  posisi berdiri kaki kita di saat melakukan penyerangan maupun tangkisan terhadap lawan.

Cara melakukan sikap kuda-kuda silang belakang antara lain sebagai berikut : Sikap awal, berdiri tegak di pusat mata angin. Salah satu kaki dilangkahkan ke belakang dengan gerakan sedikit menyilang. Telapak kaki yang dipindah berada sejajar dengan telapak kaki lainnya. Badan tetap lurus agar tidak jatuh saat melakukan gerakan tersebut. Kemudian, berjalanlah ke depan dan lakukan sikap kuda-kuda silang belakang.

f. Kuda-Kuda Silang Depan
Kuda-kuda silang dibentuk dengan menginjakkan 1 kaki ke depan atau kebelakang kaki yang lain, berat badan ditumpukan pada 1 kaki, kaki yang lain ringan sentuhan dengan ibu atau ujung jari kaki.

Cara melakukan sikap kuda-kuda silang depan antara lain sebagai berikut : Posisi awal, berdiri tegak di pusat mata angin. Salah satu kaki dilangkahkan ke depan dengan sedikit menyilang. Kaki yang dipindah sejajar dengan kaki lain. Berat badan ditumpukan pada tungkai kaki depan.

2. Variasi Sikap Tegak
Sikap tegak digunakan sebagai awal melakukan gerakan berdoa, hormat, maupun melakukan gerakan lainnya. Sikap tegak yang ada 4 macam, sikap ini dapat divariasikan dengan sikap tegak itu sendiri
ataupun dengan gerak nonlokomor lainnya seperti sikap tegak dan tangkisan.
Sikap Tegak
Sikap tegak merupakan salah satu dasar pembentukan sikap jasmaniah dan rohaniah. Sikap jasmaniah terkait kesiapan fisik untuk melakukan gerakan pencak silat. Sikap rohaniah terkait kesiapan mental dalam pencak silat. Perpaduan sikap fisik dan mental berperan penting dalam meningkatkan kemampuan gerak yang efektif dan efisien.

a. Variasi Sikap Tegak 1 dan Sikap Tegak 2
Cara melakukan sikap tegak 1 adalah berdiri tegak, kaki rapat, kedua tangan dan lengan lurus di samping badan. Sedangkan cara melakukan sikap tegak 2: berdiri tegak, kaki rapat, kedua tangan mengepal berada di samping badan.

b. Variasi Sikap Tegak 3 dan Tegak 4
Sikap tegak 3 dilakukan dengan posisi berdiri tegak. Kedua tangan dikepalkan dan diangkat setinggi bahu. Sikap tegak 4 dilakukan dengan posisi kaki terbuka selebar bahu, badan tegak, dan kedua tangan disilangkan di depan dada.

3. Variasi Gerak Nonlokomotor Pukulan
Pukulan menjadi alat serangan dalam pencak silat. Kelincahan, ketepatan, dan kecepatan sebagai faktor penting dalam melakukan pukulan. Pukulan dalam pencak silat terdiri atas pukulan lurus, pukulan tegak, pukulan bandul, dan pukulan melingkar.
Pukulan

a. Pukulan Lurus
Pukulan lurus merupakan pukulan yang dilakukan dengan menggunakan salahsatu tangan dengan memukul lurus ke arah depan, sasaran dari pukulan lurus ini adalah bagian dada dari lawan, sedangkan tangan yang satunya menutup arah Point yaitu pada bagian perut ke atas.

Cara melakukan pukulan lurus adalah sebagai berikut :Sikap kaki kuda-kuda kiri depan. Kedua belah tangan bersiap depan dada, tangan yang akan memukul jari-jarinya mengepal. Telapak kaki kanan dan kiri sejajar (paralel). Tangan kanan memukul dengan mengubah kepalan telungkup.

b. Pukulan Bandul
Pukulan Bandul dalam pencak silat tidak kalah pentingnya dengan pukulan lurus, Pukulan bandul merupakan teknik pukulan yang mengarah ke bagian Ulu hati dengan mengayunkan kepalan tangan dari arah bawah ke atas dengan sasaran bagian ulu hati, sedangkan untuk tangan yang satunya lagi menutup bagian tubuh yang memungkinkan lawan dapat menyerang balik ke arah tubuh pemukul.

Cara melakukan pukulan bandul adalah sebagai berikut : Sikap kaki kuda-kuda tengah. Kedua belah tangan saling menyilang depan dada, tangan yang akan memukul jari-jarinya mengepal. Ayunkan tangan yang memukul ke depan dengan kepalan telungkup. Tangan yang satu lagi tetap menutup badan sendiri.

c. Pukulan Tegak
Pada Pukulan Tegak ini sasaran utama nya merupakan bagian pundak atau persendian Bahu baik itu sendi bahu sebelah kiri maupun sendi bagian kanan tergantung pada Kondisi lawan bagian kiri atau kanan lawan yang tidak di cover ketika melakukan pertahanan.

Cara melakukan pukulan tegak adalah aebagai berikut : Sikap kaki kuda-kuda tangah. Kedua belah tangan bersiap depan dada, tangan yang akan memukul jari-jarina mengepal. Tangan kanan memukul ke depan dengan kepalan tagak. Tangan yang satu lagi tetap menutup atau melindungi badan sendiri..

d, Pukulan Melingkar
Pada teknik serangan dengan menggunakan pukulan melingkar ini harus dilakukan dengan hati-hati kerana salah salah sedikit saja maka wasit akan menganggap sebagai pelanggaran karena sasaran utama dari serangan pukulan melingkar ini adalah badian Pinggang dan perut jadi salah sedikit saja maka akan mengenai bagian yang dilarang untuk di pukul.

Cara melakukan pukulan melingkar adalah sebagai berikut : Sikap kaki kuda-kuda tengah.
Kedua belah tangan menyilang depan dada, tangan yang akan memukul mengepal jari-jarinya mengepal. Ayunkan tangan yang memukul secara melingkar dari sisi kiri-depan-kanan dengan kepalan tegak. Tangan yang satu lagi tetap menutup badan sendiri.

e. Pukulan Samping
Teknik Pukulan samping ini merupakan jenis pukulan yang digunakan ketika lawan berada di samping badan kita baik itu di sebelah kanan maupun di sebelah kiri kita.

Cara melakukan pukulan samping adalah sebagai berikut : Sikap kaki kuda-kuda kiri depan. Kedua belah tangan bersiap depan dada, tangan yang akan memukul jari-jarinya mengepal. Telapak kaki kanan dan kiri sejajar (paralel). Tangan kanan memukul dengan menggunakan punggung tangan dari arah dari samping ke depan.

4. Variasi Gerak Nonlokomotor Tendangan
Pada pencak silat, tendangan dilakukan dengan tungkai kaki. Tendangan untuk menyerang lawan. Tendangan terdiri atas tendangan lurus, tendangan melingkar, tendangan samping, dan tendangan “T”. Sebelum melakukan tendangan, pesilat dalam sikap kuda-kuda.
Tendangan
a. Tendangan Lurus dan Tendangan Melingkar
Tendangan lurus adalah tendangan yang dilakukan lurus kedepan dengan kekuatan penuh. Adapun cara melakukannya adalah sebagai berikut : Kaki kuda-kuda kiri. Kaki kanan ditendangkan ke depan hentakan telapak kaki sejajar dengan bahu. Kedua tangan berada di depan dada sebagai penyeimbang.

Tendangan melingkar adalah tendangan ayunan. Cara melakukannya silahkan ikuti dan cermati instruksi berikut in : Kaki kuda-kuda kiri. Kaki kanan ditendangkan ke depan dengan hentakan punggung kaki. Kedua tangan berada di depan dada sebagai penyeimbang.

b. Tendangan Samping dan Tendangan “T”
Tendangan samping adalah tendangan yang lansung di arahkan ke samping badan. Silahakan perhatikan cara melakukannya berikut ini : Kaki kuda-kuda kiri. Kaki kanan ditendangkan ke samping dengan punggung kaki. Kedua tangan berada di depan dada sebagai penyeimbang.

Tendangan T adalah tendangan yang menggunakan kekuatan paha dan betis. Silahakn cermati intrusksi berikut ini : Kaki kuda-kuda kiri. Kaki kanan ditendangkan dari samping ke depan dengan hentakan telapak kaki. Kedua tangan berada di depan dada sebagai penyeimbang.

5. Variasi Gerak Nonlokomotor Tangkisan
Tangkisan merupakan gerak pembelajaran melalui kontak langsung atas serangan lawan. Tangkisan bertujuan mengalihkan dan menahan serangan lawan. Tangkisan terdiri atas tangkisan dalam, tangkisan luar, tangkisan atas, dan tangkisan bawah.
Tangkisan
a. Tangkisan Dalam dan Tangkisan Luar
Cara melakukan tangkisan dalam adalah dengan berdiri tegak, buka kaki selebar bahu dan tekukkan sedikit untuk menyeimbangkan badan. Posisikan kedua tangan ke depan badan lalu tarik salah satu tangan dari depan luar ke dalam sehingga sejajar dengan bahu. Pertahankan posisi tubuh tetap seimbang.

Cara melakukan tangkisan luar adalah menyiapkan kuda-kuda dengan menekukkan kaki sehingga posisi tubuh seimbang. Posisikan kedua tangan bersiap di depan lalu tarik salah satu tangan dari dalam ke luar sehingga posisi tangan sejajar dengan bahu. Pertahankan posisi tubuh tetap seimbang ketika menangkis serangan.

b. Tangkisan Atas dan Tangkisan Bawah
Cara melakukan tangkisan atas adalah dengan menyiapkan kuda-kuda yang kuat. Siapkan kedua tangan di depan lalu tarik ke atas sehingga lengan melindungi kepala dari serangan. Pertahankan posisi badan ketika serangan datang dengan sedikit menurunkan badan.

Tangkisan bawah dilakukan dengan menyiapkan kuda-kuda yang kuat lalu siapkan tangan di depan dan tarik salah satu tangan ke arah samping dimana serangan akan datang. Pertahankan posisi agar tubuh tetap seimbang.

6. Variasi Gerak Nonlokomotor Elakan
Elakan adalah gerakan menghindari pukulan lawan dengan cara mengelak. Elakan dilakukan dengan memindahkan posisi tubuh untuk menghindari pukulan atau tendangan. Keterampilan gerak elakan terdiri atas elakan atas, elakan bawah, elakan samping, dan elakan berputar.
Elakan
a. Elakan Atas dan Elakan Bawah
Cara melakukan elakan bawah adalah sebagai berikut : Sikap kuda-kuda depan. Rendahkan tubuh dengan cara lutut ditekuk tanpa memindahkan letak posisi kaki. Sikap tangan waspada.

Cara melakukan elakan atas adalah sebagai berikut : Sikap kuda-kuda depan. Angkat kedua kaki dengan sikap tungkai ditekuk. Sikap tangan tetap waspada. Mendarat dengan kedua kaki saling menyusul.

b. Elakan Samping dan Elakan Berputar
Cara melakukan elakan samping adalah sebagai berikut. : Sikap kuda-kuda tengah. Pindahkan berat badan ke samping kiri/kanan dengan mengubah sikap kuda-kuda tengah menjadi kuda-kuda samping.
Sikap tangan tetap waspada.

Cara melakukan elakan elakan belakang berputar adalah sebagai berikut : Sikap kuda-kuda depan
Posisi badan sedikit dicondongkan ke belakang. Sikap tangan waspada.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:38 AM

Latihan Soal Materi Statistika Kelas VI SD Kurtilas

Modus adalah nilai dari suatu data yang sering muncul. Modus dapat dinyatakan nilai dengan frekuensi tertinggi atau terbanyak. Median adalah nilai tengah dari suatu data. Cara menentukan median atau nilai tengah adalah jika jumlah data ganjil, maka letak nilai tengah adalah suku yang tepat. Jika jumlah data genap maka letak nilai tengah berada pada dua suku, yaitu di
n/2, n/2+ 1. Nilai tengahnya adalah nilai pada suku ke n/2 ditambah nilai pada suku n/2 + 1 kemudian dibagi 2. Cara menentukan rata-rata adalah jumlah data dibagi banyak data.

Berikut ini beberapa contoh soal latihan dan pembahasannya tentang materi statistika yang diajarkan di kelas VI sekolah dasar dengan kurikulum 2013. Semoga soal ini dapat menambah pemahaman Anda tentang materi statistika yang telah diajarkan sebelumnya,

1. Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!
Sepuluh orang siswa dijadikan sebagai sampel. Lengkapi dengan pemecahannya. Masing-masing siswa diukur tinggi badannya. Hasil pengukuran tinggi badan adalah
sebagai berikut.
172, 167, 180, 170, 169, 160, 175, 165, 173, 170.
Tentukan rata-rata, nilai tengah, dan modus data yang sering muncul!

Diketahui :
Data berjumlah genap
Urutan data : 160, 165, 167, 169, 170, 170, 172,  173, 175, 180
Banyak data (n) = 10
Jumlah data (F) = 160+165+167+169+170+170+172+173+175+180 = 1.701

Ditanyakan : Rata-rata, Median dan Modus

Jawab :
Rata-rata adalah :
x̄ = F
n
x̄ = 1.701
10
x̄ = 170,1
Jadi, rata-rata tinggi badan siswa adalah 170,1

Karena data berjumlah genap maka median data adalah :
Me = 1 (x ( n ) + x ( n + 1) )
2 2 2
Me = 1 (x ( 10 ) + x ( 10 + 1) )
2 2 2
Me = 1 (x5 + x6)
2
Untuk melanjutkan penghitungan, kita harus terlebih dahulu mengetahui nilai x5 dan x6.

Dari pengurutan diatas diperoleh nilai x5 sama dengan 170 dan x6 sama dengan 170. Dengan demikian penghitungan median dapat dilanjutkan.
Me = 1 (170 + 170)
2
Me = 1 (340)
2
Me = 170
Jadi median data adalah 170.

Modus dalam data tersebut adalah 170, karena 170 merupakan data yang paling sering muncul yaitu sebanyak 2 kali, sedangkan angka lainnya hanya satu kali.

Jadi,  rata - rata = 170,1 median (nilai tengah) = 170 dan modus = 170

2. Delapan mobil sedang melaju di suatu jalan raya. Kecepatan kedelapan mobil tersebut
adalah seperti berikut.
60 , 80, 70, 50, 60, 70, 45, 75
Tentukan modus kecepatan mobil!

Diketahui :
Urutan data : 45, 50, 60, 60, 70, 70, 75, 80

Ditanyakan : Modus data
Jawab
Madus adalah data yang paling sering muncul yaitu 60 dan 70.

3. Delapan orang siswa memiliki nilai ujian sebagai berikut.
77, 62, 72, 54, 76, 57, 81, 70
Tentukan rata-rata nilai ujian siswa.

Diketahui :
Banyak data (n) = 8
Urutan data = 54, 57, 62, 70, 72, 76, 77, 81
Jumlah data (F) = 54+57+62+70+72+76+77+81 = 549

Ditanyakan : Rata-rata nilai ujian

Jawab :
x̄ = F
n
x̄ = 79
8
x̄ = 68,625
Jadi, rata-rata nilai ujian siswa adalah 68,625.

4. Jumlah kematian pada bayi seperti terlihat pada tabel.
Jumlah kematian pada bayi
Pada tahun berapa angka kematian pada bayi meningkat?
Diketahui :
Tahun 2014 = 500  bayi
Tahun 2015 = 400 bayi
Tahun 2016 = 200 bayi
Tahun 2017 = 700 bayi

Ditanyakan : Tahun kenaikan kematian bayi
Jawah :
Antara tahun 2016 dan 2017 terjadi kenaikan kematian bayi sejumlah 500 bayi.

5. Nilai ulangan IPA dari 25 siswa Kelas 6 adalah
7, 6, 5, 5, 7, 8, 7, 8, 7, 9, 5, 7, 6,
5, 9, 8, 5, 6, 7, 8, 9, 6, 5, 7, 4
a. Tentukan nilai rata-ratanya
b. Tentukan modusnya.

Diketahui :
Tabel distribusi frekuensi data :
Nilai Banyaknya Siswa Jumlah
4 1 4
5 6 30
6 4 24
7 7 49
8 4 32
9 3 27
Jumlah Keseluruhan 25 166
Banyak data (n) = 25
Jumlah data (F)= 166

Rata-rata data adalah :
x̄ = F
n
x̄ = 166
25
x̄ = 6,64
Jadi, rata-rata nilai ulangan  siswa adalah 6,69.

Modus adalah data yang paling sering muncul yaitu 7 muncul sebanyak tujuh kali.

6. Rudi, Eka, dan Indra sedang menanyakan tentang olahraga yang digemari siswa
kelas VI SD Cemerlang. Hasil yang diperoleh dicatat dalam tabel berikut.
Jenis Olah Raga Banyak Siswa
Bulutangkis 4
Renang 5
Sepak Bola 10
Voli 6
Kasti 3
Tentukan modus dari data di atas.
Modus data adalah sepakbola karena muncul sebanyak 10 kali

7. Data berat badan siswa kelas VI SD Harapan Bangsa seperti berikut.
32, 34, 34, 33, 34, 33, 32, 35, 34, 32,
33, 34, 34, 32, 33, 34, 32, 33, 33, 34
Tentukan rata-rata, nilai tengah, dan data yang sering muncul!

Diketahui :
Urutan data : 32, 32, 32, 32, 32, 33, 33, 33, 33, 33, 33, 34, 34, 34, 34, 34, 34, 34, 34, 35.
Tabel distribusi frekuensi :
Berat Badan Banyaknya Siswa Jumlah
32 5 160
33 6 198
34 8 272
35 1 35
Jumlah Keseluruhan 20 665
Banyak data (n) = 20
Jumlah data (F) = 665

Ditanyakan rata-rata :
x̄ = F
n
x̄ = 665
20
x̄ = 33,25
Jadi, rata-rata barat badansiswa adalah 33,25

Median data adalah :
Karena data berjumlah genap maka median data adalah :
Me = 1 (x ( n ) + x ( n + 1) )
2 2 2
Me = 1 (x ( 20 ) + x ( 20 + 1) )
2 2 2
Me = 1 (x10 + x11)
2
Untuk melanjutkan penghitungan, kita harus terlebih dahulu mengetahui nilai x10 dan x11.

Dari pengurutan diatas diperoleh nilai x10 sama dengan 33 dan x11 sama dengan 33. Dengan demikian penghitungan median dapat dilanjutkan.
Me = 1 (33 + 33)
2
Me = 1 (66)
2
Me = 33
Jadi median data adalah 33.

Modus adalah data yang paling sering muncul yaitu 34 (muncul sebanyak 8 kali)

8. Diagram batang di bawah ini menunjukkan banyak buku yang dipinjam di
perpustakaan Kota Malang. Hal ini terjadi dari tahun 2014 sampai dengan 2017.
Datanya sebagai berikut
Banyak Buku
Diketahui :
Tahun 2014 = 300
Tahun 2015 = 400
Tahun 2016 = 500
Tahun 2017 = 600, maka
a. Berapa jumlah buku yang dipinjam dari tahun 2014 hingga 2017?
Jawab : 300+400+500+600=1.800

b. Berapa rata-rata buku yang dipinjam dalam satu tahun?
Banyak data (n) =4
Jumlah data (F) = 1.800
Ditanyakan rata-rata :
x̄ = F
n
x̄ = 1.800
4
x̄ = 450
Jadi, rata-rata peminjaman buku per tahun adalah 450.

c. Tahun berapakah paling banyak buku di perpustakaan Kota Malang yang dipinjam? Tahun 2017

9. Edo mendata banyak saudara kandung dari teman-teman sekelasnya. Data tersebut
seperti terlihat pada diagram batang berikut.
Saudara Kandung
Diketahui :
Jumlah saudara 0 = 2
Jumlah saudara 1 = 16
Jumlah saudara 2 = 8
Jumlah saudara 3 = 3
Jumlah saudara 4 = 1

a. Berapa rata-rata banyak saudara kandung dari teman-teman sekelasnya Edo?
Banyak data (n) = 5
Jumlah data (F) = (2+16+8+3+1) = 29
Ditanyakan rata-rata :
x̄ = F
n
x̄ = 29
4
x̄ = 5,8
Jadi, rata-rata jumlah saudara teman edo adalah 5,8.

b. Berapa banyak saudara kandung yang banyak dimiliki teman Edo? Modus data adalah saudara yang berumur 1 tahun (muncul 16 kali)

10. Perhatikan data pada tabel berikut!
Nilai Banyak Siswa
60 1
65 4
70 2
75 10
80 11
85 3
90 1
95 1
Tentukan rata-rata, median, dan modus dari data di atas.

Diketahui :
Urutan data : 60, 65, 65, 65, 65, 70, 70, 75, 75, 75, 75, 75, 75, 75, 75, 75, 75, 80, 80,  80,  80,  80,  80,  80,  80,  80,  80,  80, 85, 85,85, 90, 95
Tabel distribusi frekuensi
Nilai Banyaknya Siswa Jumlah
60 1 60
65 4 260
70 2 140
75 10 750
80 11 880
85 3 255
90 1 90
95 1 95
Jumlah 33 2.530
Banyak data (n) = 33
Jumlah data (F) = 665

Ditanyakan :
Rata-rata ;
x̄ = F
n
x̄ = 2.530
33
x̄ = 76,66
Jadi, rata-rata nilai adalah 76,66

Median :
Data ganjil
Me = x (n + 1)
2
Me = x (33 + 1)
2
Me = x (34)
2
Me = x17
Dari hasil pengurutan dapat kita ketahui mediannya (x17) adalah 75.

Modus adalah data yang paling sering muncul yaitu 80 (muncul 11 kali).

11. Berikut ini data ukuran sepatu dari 25 pemain sepak bola.
39 37 39 37 41
38 40 39 38 41
38 40 40 39 42
40 41 42 38 40
41 41 40 38 39
Modus dari data di atas adalah . . . .

Diketahui :
Urutan data : 37, 37, 38, 38, 38, 38, 38, 39, 39, 39, 39, 39, 40, 40, 40, 40, 40, 40, 41, 41, 41, 41, 41. 42, 42

Ditanyakan Modus
Modus data adalah 40 (muncul 6 kali)

12. Tabel berikut menunjukkan banyak penjualan mobil di showroom JAYA.
No Jenis Mobil Jumlah
1. Minibus 15
2. Jeep 32
3. Pickup 18
4. Truk 28
5 Sedan 5
Hitung modus penjualan jenis mobil berdasarkan tabel di atas!
Modus penjualan mobil showroom JAYA adalah jeep.

13. Diketahui tinggi badan dari 10 siswa adalah 145, 143, 146, 140, 144, 139, 143, 141, 145,
140. Tentukan median dari data tinggi badan tersebut?

Diketahui :
Jumlah data : genap (10)
Urutan data : 139, 140, 140, 141, 143, 143, 144, 145, 145, 146

Ditanyakan : Median
Me = 1 (x ( n ) + x ( n + 1) )
2 2 2
Me = 1 (x ( 10 ) + x ( 10 + 1) )
2 2 2
Me = 1 (x5 + x6)
2
Untuk melanjutkan penghitungan, kita harus terlebih dahulu mengetahui nilai x5 dan x6.

Dari pengurutan diatas diperoleh nilai x5 sama dengan 143 dan x6 sama dengan 143. Dengan demikian penghitungan median dapat dilanjutkan.
Me = 1 (143 + 143)
2
Me = 1 (286)
2
Me = 143
Jadi median data adalah 143.

14. Berat badan 15 anak adalah sebagai berikut. Satuannya dalam kg.
35, 37, 40, 29, 36, 35, 38, 30, 36, 40, 36, 30, 32, 35, 39
Berapa median dari data tinggi badan tersebut?

Diketahui :
Data berjumlah ganjil
Urutan data : 29,30,30,32,35,35,35,36,36,36,37,38,39,40,40

Ditanyakan : Median
Me = x (n + 1)
2
Me = x (15 + 1)
2
Me = x (16)
2
Me = x8
Dari hasil pengurutan dapat kita ketahui mediannya (x8) adalah 36.
Jadi median data adalah 36.

15. Berat 10 buah melon dari hasil panen pak Udin sebagai berikut. Satuannya dalam kg.
3, 2, 3, 5, 4, 2, 3, 3, 2, 3
Berapa banyak buah melon yang memiliki berat lebih dari rata-rata?

Diketahui :
Banyak data =
Jumlah data (F) = 3+2+3+5+4+2+3+3+2+3 = 30

Ditanyakan : Melon di atas rata-rata
x̄ = F
n
x̄ = 30
10
x̄ = 3
Jadi, rata-rata nilai adalah 3 sehingga berat melon di atas 3 kg ada 2 buah yaitu melon dengan berat 4 dan 5 kg.

16. Pak Wayan mempunyai 6 ekor sapi. Rata-rata berat satu ekor sapi adalah 460 kg. Berat kelima sapi adalah 475 kg, 490 kg, 430 kg, 420 kg, dan 460 kg. Tentukan berat sapi keenam!

Diketahui :
Rata-rata berat 6 ekor sapi = 460
Jumlah berat lima ekor sapi = 475+490+430+420+460 = 2.275

Ditanya : Berat sapi keenam

Penyelesaian :
Berat sapi keenam = (6 x 460) -  2.275
Tinggi badan Beni = 2.760 - 2.275
Tinggi badan Beni = 485 kg

Jadi berat sapi keenam adalah 485 kg.

17. Diketahui beberapa nomor sepatu teman-teman Edo. Data tersebut adalah
37, 38, 35, 36, 37, 40, 39, 36, 36, 35
Tentukan nilai yang tepat untuk mewakili di antara modus, median, dan mean!

Diketahui :
Data berjumlah genap yaitu 10
Urutan data : 35, 35, 36, 36, 36, 37, 37, 38, 39, 40
Banyak data (n) = 10
Jumlah data = (35 + 35 + 36 + 36 + 36 + 37 + 37 + 38 + 39 + 40) = 369

Ditanyakan : modus, median dan mean
Modus adalah data yang paling sering muncul yaitu 36 (muncul 3 kali)

Median :
Karena data berjumlah genap maka median data adalah :
Me = 1 (x ( n ) + x ( n + 1) )
2 2 2
Me = 1 (x ( 10 ) + x ( 10 + 1) )
2 2 2
Me = 1 (x5 + x6)
2
Untuk melanjutkan penghitungan, kita harus terlebih dahulu mengetahui nilai x5 dan x6.

Dari pengurutan diatas diperoleh nilai x5 sama dengan 36 dan x6 sama dengan 37. Dengan demikian penghitungan median dapat dilanjutkan.
Me = 1 (36 + 37)
2
Me = 1 (73)
2
Me = 36,5
Jadi median data adalah 36,5

Mean :
x̄ = F
n
x̄ = 369
10
x̄ = 36,9
Jadi, rata-rata nilai adalah 36,9
Jadi modus, median dan mean dapat mewakili data dengan tepat.

18. Ayah Beni, membeli beberapa buah-buahan. Buah yang dibeli, antara lain 5 buah mangga, 6 buah apel, dan 7 buah manggis. Manakah nilai yang tepat mewakili di antara modus, median, dan mean?

Modusnya adalah manggis (7) dan tidak memiliki median dan rata-rata sehingga yang dapat mewakili dengan tepat adalah modus.

19. Ada beberapa data disajikan berikut.
500, 3, 3
Tentukan nilai yang tepat mewakili di antara modus, median dan mean!
Diketahui :
Urutan data : 3, 3, 500
Data berjumlah ganjil
Banyak data (n) = 3
Jumlah data (F) = 506

Ditanyakan : Nilai yang tepat mewakili modus, median, dan mean.
Jawab :
Modus adalah 3 (muncul 2 kali)

Median adalah 3

Mean :
x̄ = F
n
x̄ = 506
3
x̄ = 168,67
Jadi, rata-rata nilai adalah 168,67
Sehingga yang dapat mewakili tepat data adalah rata-rata, sedangkan modus dan median datanya terlelu kecil.

20. Tentukanlah nilai yang tepat mewakili di antara modus, median, dan mean pada data
berikut!
400, 5, 400, 5
Tentukan nilai yang tepat mewakili di antara modus, median, dan mean pada data di
atas!

Diketahui :
Urutan data : 5, 5, 400, 400
Data genap (4)
Banyak data (n) = 4
Jumlah data (F) = 810

Ditanyakan : Nilai yang tepat mewakili modus, median dan mean

Jawab :
Modus tidak ada
Median :
Karena data berjumlah genap maka median data adalah :
Me = 1 (x ( n ) + x ( n + 1) )
2 2 2
Me = 1 (x ( 4 ) + x ( 4 + 1) )
2 2 2
Me = 1 (x2 + x3)
2
Untuk melanjutkan penghitungan, kita harus terlebih dahulu mengetahui nilai x2 dan x3.

Dari pengurutan diatas diperoleh nilai x2 sama dengan 5 dan x3 sama dengan 400. Dengan demikian penghitungan median dapat dilanjutkan.
Me = 1 (5 + 400)
2
Me = 1 (405)
2
Me = 202,5
Jadi median data adalah 202,5

Mean :
Mean :
x̄ = F
n
x̄ = 810
4
x̄ = 202,5
Jadi, rata-rata nilai adalah 202,5
Sehingga yang dapat mewakili tepat data adalah median dan mean, sedangkan modusnya tidak ada.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:24 PM