Unduh dan Unggah Tagihan PKP Berbasis Zonasi Guru Kelas Tinggi

PKP Berbasis Zonasi adalah kegiatan proses pembelajaran dan peningkatan kompetensi guru melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa.

Pelaksanaan PKP Berbasis Zonasi dilakukan secara tatap muka dengan pola In-On-In, dimana kegiatan pembelajarannya dilakukan sebagian secara tatap muka dan sebagian dilakukan secara mandiri.
GTK Belajar
A. Kegiatan In-Service Learning
Kegiatan In-Service Learning (In) adalah pembelajaran melalui kegiatan tatap muka antara peserta dengan Guru Inti (GI) sebagai fasilitator. Pada kegiatan In, peserta dan fasilitator akan melakukan pertemuan tatap muka di pusat zona atau tempat kegiatan yang telah ditetapkan.

Selama kegiatan ini, partisipasi dan sikap peserta selama kegiatan berlangsung dinilai oleh fasilitator sebagai salah satu unsur penilaian kegiatan PKP Berbasis Zonasi. Hasil yang diharapkan selama kegiatan In disesuaikan dengan materi yang disampaikan, baik teori maupun praktik, serta tagihan yang harus dikerjakan oleh peserta.

B. Kegiatan On-the-Job Learning
Kegiatan On-the-Job Learning (On) adalah kelanjutan proses pembelajaran dari kegiatan In. Pada tahap On, peserta melakukan pendalaman materi dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan pada saat In.

Setiap kegiatan On dilakukan di sekolah tiap-tiap peserta selama sekitar 1 minggu atau setara dengan 10 jam pelajaran, dengan asumsi 2JP/hari. Hasil yang diharapkan selama kegiatan On disesuaikan dengan praktik yang harus dilakukan peserta, serta tagihan yang harus dikerjakan selama kegiatan On.

Pelaksanaan Program PKP Berbasis Zonasi bagi guru sasaran menggunakan pola 82 Jam Pelajaran (JP) @45 menit, dengan struktur program seperti pada tabel berikut.
No. Materi JP
Umum
1. Kebijakan Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi 1
2. Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis H*TS, PPK & GLN 1
Pokok
3. Pengembangan Pembelajaran Berorientasi H*TS 28
4. Penilaian Berorientasi H*TS 16
5. Praktik Mengajar 24
6. Laporan Best Practice 10
Penunjang
7. Rencana Tindak Lanjut 2
Jumlah 82

C. Tujuan Program PKP Berbasis Zonasi:
Secara umum tujuan PKP Berbasis Zonasi adalah meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/H*TS).

Manfaat Program PKP Berbasis Zonasi:
  1. Membiasakan guru untuk membuat pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaiannya
  2. Membiasakan siswa untuk berpikir tingkat tinggi sehingga dapat meningkatkan kompetensinya
  3. Memberikan acuan kepada kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik
  4. Memberikan acuan kepada pengawas sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik dan manajerial.

Tujuan PKP Berbasis Zonasi adalah sebagai berikut:
  1. Mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.
  2. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas peningkatan kompetensi pembelajaran, di mana kegiatan dilakukan secara terintegrasi dalam satu area wilayah dengan mempertimbangkan jarak, akses, dan volume guru yang ikut serta.
  3. Memudahkan dalam melakukan pemetaan kompetensi, kinerja, serta aktivitas guru.
  4. Memudahkan dalam melakukan pembinaan terhadap program peningkatan kompetensi guru sesuai dengan hasil pemetaan yang dilakukan.
  5. Memudahkan dalam melakukan supervisi dan koordinasi peningkatan kompetensi pembelajaran.

D. Tagihan Peserta PKP Berbasis Zonasi
Program PKP merupakan bagian dari program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Berikut ini beberapa tagihan peserta PKP Berbasis Zonasi

1. Tagihan IN-2
1.1 LK-3 : Format Desain Pembelajaran berdasarkan Model Pembelajaran
1.2 LK-4 : Penilaian Berorientasi H*TS

2. Tagihan ON-1
2.1 LK 5 : Pengembangan RPP (unit ke-1)
2.2 LK 3 : Format Desain pembelajaran berdasarkan Model (unit ke-2)
2.3 LK 4 : Penilaian berorientasi H*TS (unit ke-2)
2.4 Jurnal Belajar OJL ke-1 (On-1)

3. Tagihan IN-3
3.1 LK-6: Reviu RPP
3.2 LK-4d: Telaah Soal

4. Tagihan ON-2
4.1 Lembar pengamatan praktik mengajar
4.2 LK-7 : Jurnal praktek mengajar (unit ke-1)
4.3 LK 5 : Pengembangan RPP (unit ke-2)
4.4 Jurnal Belajar OJL ke-2 (On-2)

5. Tagihan IN-4
5.1 LK-8: Catatan refleksi praktik pembelajaran unit ke-1
5.2 LK-6: Reviu RPP
5.3 LK-4d: Telaah Soal

6. Tagihan ON-3
6.1 Lembar Pengamatan
6.2 LK-7 :Jurnal praktek mengajar (unit ke-2)
6.3 Jurnal Belajar OJL ke-3 (On-3)

7. Tagihan IN-5
7.1 Laporan Best Practice
7.2 Format Monitoring dan Penilaian Hasil Belajar/Tagihan

E. Cara Unggah File

E-portofolio adalah sekumpulan berkas pribadi yang merupakan dokumentasi sebagai bukti pencapaian hasil atas proses kegiatan pembelajaran Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) berbasis Zonasi. Dalam hal ini e-portofolio merupakan kumpulan dokumen peserta pada kegiatan PKB melalui PKP berbasis Zonasi yang bertujuan untuk mendokumentasikan perkembangan proses belajar sesuai dengan target kompetensi yang telah ditetapkan. Dokumen yang terkumpul kemudian dapat diberi komentar oleh guru inti dan dilakukan proses perbaikan (jika diperlukan), sehingga pada akhirnya dapat digunakan sebagai refleksi pribadi.

E-portofolio dapat berbentuk tugas yang dikerjakan selama proses pembelajaran yang dibuat peserta dan wajib diunggah di kelas sistem pendampingan PKB melalui PKP berbasis Zonasi.

Di akhir pembelajaran program ini, peserta akan mencapai kompetensi yang diharapkan. Sebagai bukti peserta mencapai kompetensi tersebut, dan telah melaksanakan kegiatan yang ditugaskan dalam program ini, maka peserta harus memenuhi beberapa tagihan sesuai yang dipersyaratkan. Tagihan-tagihan tersebut hanya dapat dihasilkan jika peserta benar-benar mengimplementasikan pembelajaran.

Semua kegiatan dalam Pembelajaran modul ini akan dibuktikan melalui beberapa tagihan yang dituangkan dalam bentuk Lembar Kerja (LK) dan non-LK yang akan diunggah ke dalam e-portofolio ini.

Berikut adalah petunjuk bagi peserta untuk mengunggah tagihan:

Petunjuk bagi Peserta:
  1. Silakan klik tombol (Start Contribution) yang terdapat di bagian bawah laman.
  2. Pada laman yang tampil silakan Saudara unggah tagihan yang telah diselesaikan sesuai urutan pada daftar tagihan (Table of Contents) yang ada pada bagian kanan atas laman browser Saudara. Kemudian klik tombol "Add Contribution":
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 4:55 AM

Pembelajaran 5 Subtema 3 Kewajiban dan Hakku Bertetangga

Ayo Membaca
Apakah Kamu Memiliki Hewan Peliharaan?

Ibu Siti sedang membersihkan teras depan rumahnya. Lantai tampak kotor dan berbau tidak sedap. Ada kotoran ayam di lantai. Sejak pagi sudah tiga kali ibu membersihkan teras. Keluarga Siti tidak memelihara ayam. Ayam tetangga sering masuk ke rumah Siti. Ayam itu juga masuk ke rumah yang lain.

Jika kita memiliki hewan peliharaan, kita wajib menjaganya dengan baik. Hewan peliharaan dijaga dengan baik agar tidak mengganggu lingkungan.

Apabila kita memiliki hewan peliharaan, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, jangan membiarkan hewan peliharaan berkeliaran bebas di lingkungan. Kedua, memberi makan dan minum yang cukup dengan teratur. Ketiga, menyediakan kandang untuk tempat hewan peliharaan. Keempat, membersihkan hewan peliharaan dan kandangnya secara teratur. Hewan peliharaan yang dijaga dengan baik, membuat lingkungan menjadi nyaman.
Memelihara Hewan
Amati teks tentang masalah hewan peliharaan! Temukan kalimat penyelesaian masalah! Jelaskan maksudnya! Tulislah kalimat penyelesaian masalah pada teks!

Beberapa kalimat yang menunjukan penyelesaian masalah antara lain sebagai berikut.
  1. Jangan membiarkan hewan peliharaan berkeliaran bebas di lingkungan. Maksudnya kita tidak boleh membiarkan hewan peliharaan berkeliaran di lingkungan rumah tetangga.
  2. Memberi makan dan minum yang cukup dengan teratur. Maksudnya hewan peliharaan harus diberi makan supaya dapat berkembang dengan baik.
  3. Menyediakan kandang untuk tempat hewan peliharaan. Maksudnya hewan peliharaan harus memiliki kandang sebagai tempat tinggal.
  4. Membersihkan hewan peliharaan dan kandangnya secara teratur. Maksudnya hewan yang kita pelihara harus dibersihkan, misalnya dengan cara memandikan hewan.

Ayo Bercerita
Setiap orang wajib menjaga kenyamanan lingkungan. Apabila kita memiliki hewan peliharaan ada kewajiban yang harus dilakukan. Apakah kamu memiliki hewan peliharaan seperti gambar di bawah ini?
Hewan Peliharaan
Ceritakan pengalamanmu di depan kelas tentang memelihara hewan peliharaan! Ceritakan juga kewajiban kita jika memiliki hewan peliharaan

Beberapa waktu yang lalu ikan cupang merupakan jenis ikan yang digemari anak-anak. Sayapun mulai mencoba serius untuk memelihara cupang-cupang itu. Ikan cupang merupakan salah satu ikan air tawar yang mudah dirawat. Ikan ini dapat ditempatkan di akuarium atau toples. Ikan cupang juga tidak memerlukan alat sirkulasi udara seperti ikan lainnya.

Meskipun tidak terlalu sulit, namun kita harus tetap merawat ikan cupang ini dengan baik dan benar. Saya membeli semua bahan yang dibutuhkan untuk memelihara ikan tersebut. Selain itu saya juga memberi makan yang cukup dengan teratur. Saya menyediakan kandang berupa akuarium untuk tempat tinggal ikanku. Seminggu sekali saya membersihkan akuarium dan mengganti airnya. Ternyata hewan peliharaan yang dijaga dengan baik, membuat lingkungan menjadi nyaman.

Ayo Berlatih
Dayu memiliki banyak kelinci. Dayu tidak ingin kelincinya berkeliaran dan mengganggu tetangga. Dayu ingin membuat kandang untuk kelincinya. Dayu membutuhkan banyak bambu. Ayah Dayu memiliki 900 batang bambu. Berapa kira-kira kandang yang dapat dibuat Ayah Dayu. Berapa batang bambu yang dibutuhkan Ayah Dayu untuk satu kandangnya?

Jumlah bambu seluruhnya 900 batang.
Jika ayah Dayu membuat 10 kandang, maka untuk setiap kandang hanya dapat menggunakan 90
batang bambu.
900 = 10 x 90

Buat alternatif jumlah kandang yang berbeda dengan hasil kali 900!
1 900 = 2 x 450
2 900 = 3 x 300
3 900 = 4 x 225
4 900 = 5 x 180
5 900 = 6 x 150

Ayo Mencoba
Bisakah kamu menggunakan cerita Dayu dan kandang kelincinya di depan dengan bilangan yang berbeda?

Ikuti langkah-langkah berikut!
  1. Tentukan bilangan hasil perkaliannya. Ambil bilangan yang memiliki banyak kemungkinan.
  2. Tentukan jumlah kandang yang ingin dibuat.
  3. Cari banyaknya bambu yang dibutuhkan.
1 1.000 = 2 x 500
2 1.000 = 4 x 250
3 1.000 = 5 x 200
4 1.000 = 8 x 125
5 1.000 = 10 x 100
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:27 AM

Pembelajaran 4 Subtema 3 Kewajiban dan Hakku Bertetangga

Ayo Membaca
Bacalah dengan suara nyaring!

Aku Ingin Lingkungan Bersih 
Edo sedang duduk di depan rumahnya. Ia melihat seorang anak yang tidak dikenal. Anak itu ingin mencoret-coret tembok tetangganya. Edo mengingatkannya dengan santun agar tidak mencoret-coret tembok.

Edo juga pernah mengingatkan tetangganya yang membuang sampah sembarangan. Dengan santun, Edo mengingatkan tetangganya untuk membuang sampah pada tempatnya.

Edo ingin lingkungan tempat tinggalnya bersih. Ia melakukan sesuatu yang dapat ia lakukan. Mengingatkan teman yang melakukan kesalahan adalah kewajiban kita. Lakukanlah dengan cara yang santun.
Lingkungan Rumah Sehat
Amati kembali teks yang berjudul Aku Ingin Lingkungan Bersih! Tuliskan masalah dan penyelesaiannya pada tabel berikut!
Masalah Penyelesaian
Edo melihat seorang anak yang ingin mencoret-coret tembok tetangganya. Edo mengingatkannya dengan santun agar tidak mencoret-coret tembok.
Edo juga pernah mengingatkan tetangganya yang membuang sampah sembarangan. Edo mengingatkan tetangganya dengan santun agar membuang sampah pada tempatnya.

Ayo Berdiskusi
Setiap orang menginginkan lingkungan bersih. Apakah kamu pernah mempunyai masalah kebersihan di lingkunganmu? Bagaimana penyelesaiannya?

Bekerjalah dalam kelompok! Tentukan satu masalah yang pernah dialami anggota kelompokmu!

Diskusikan penyelesaiannya! Sampaikan hasil diskusimu di depan kelas! Beri kesempatan kepada semua anggota untuk mengeluarkan pendapatnya! Lakukan dengan percaya diri!

Ayo Berlatih
Setiap orang berhak mendapat lingkungan yang bersih. Setiap orang juga wajib menjaga agar lingkungannya tetap bersih. Bagian mana saja di lingkunganmu yang harus selalu bersih?

Lingkungan rumah seperti apa yang teman-temannya inginkan? Lingkungan yang bersih tidak hanya membuat siapapun yang memandangnya menjadi merasa nyaman dan aman. Lingkungan yang bersih juga akan memberikan manfaat yang banyak, termasuk dalam pengendalian penyakit. Karena kita tahu bahwa lingkungan yang kotor adalah sarang dari banyak bibit penyakit berbahaya.

Apa yang seharusnya mereka lakukan? Untuk mendapatkan lingkungan rumah yang sehat dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. Menjaga kebersihan rumah dan halaman dengan menyapu rumah dan halaman.
  2. Tidak membuang sampah sembarangan
  3. Memisahkan jenis sampah organik dan anorganik
  4. Kegiatan gotong royong anggota keluarga membersihkan lingkungan rumah.
  5. Untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, rindang dan asri bisa dilakukan dengan penghijauan
  6. Penutupan saluran air karena saluran air bisa menjadi sarang sampah dan sumber berbagai penyakit.
  7. Membuat lubang sampah

Bekerjalah bersama teman sebelahmu! Uraikan kewajiban dan hak tentang lingkungan rumah yang bersih! Tuliskan pada tabel berikut!
Lingkungan Rumah Bersih
Kewajiban Hak
Menyapu rumah dan halaman Rumah dan halaman bersih dan sehat
Tidak membuang sampah sembarangan Rumah bersih dan bebas bibit penyakit
Memisahkan jenis sampah Sampah mudah didaur ulang
Bergotong royong membersihkan rumah Rumah bersih dan anggota keluarga bersatu
Penghijauan lingkungan rumah Lingkungan rumah rindang dan asri
Menutup saluran air Terhindar dari beberapa penyakit

Ayo Bercerita
Amati kembali daftar kewajiban dan hak yang kamu buat! Ceritakan pengalamanmu dalam melaksanakan kewajiban dan hak kepada teman sebelahmu! Lakukan dengan percaya diri! Berceritalah dengan :
  1. Ada kontak mata, lancar, menarik perhatian pendengar, suara terdengar seluruh kelas
  2. Menggunakan kosa kata baku, kalimat efektif, kata terucap dengan benar, intonasi sesuai kalimat
  3. Ada pembukaan, banyak kalimat di atas 15 kalimat, sesuai dengan tema, ada penutup

Pembukaan :
Setiap orang berhak mendapat lingkungan yang bersih. (1) Setiap orang juga wajib menjaga agar lingkungannya tetap bersih (2) . Lingkungan yang bersih tidak hanya membuat siapapun yang memandangnya menjadi merasa nyaman dan aman (3).

Lingkungan yang bersih juga akan memberikan banyak manfaat (4). Salah satunya adalah pengendalian penyakit.(5). Karena lingkungan yang kotor adalah sarang dari banyak bibit penyakit berbahaya (6). Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah dengan baik dalam menjalani pola hidup sehat.(7).

Ada banyak cara untuk menjaga kesehatan lingkungan rumah (8). Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan  rutin membiasakan kebiasaan gotong royong sesama anggota keluarga (9). Ini tidak hanya membantu membersihkan lingkungan rumah, namun juga akan membantu dalam mempererat jalinan kerja sama antar anggota keluarga (10).

Biasanya kegiatan gotong royong ini akan dilakukan setidaknya sekali dalam seminggu. (11). Tujuan kegiatan ini adalah agar lingkungan rumah benar-benar bersih dari sampah (12). Jadi, sangatlah penting untuk menjaga kekompakan antar anggota keluarga agar bisa sama-sama untuk mewujudkan kebersihan lingkungan yang dibutuhkan oleh semua orang (13).

Penutup :
Demikianlah cara menjaga kebersihan lingkungan yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari (14). Mendapatkan lingkungan yang bersih berarti menghindari penyebaran bibit penyakit (15).

Ayo Berdiskusi
Hidup bertetangga sangat menyenangkan. Kita dapat bertemu dengan tetangga di banyak kesempatan. Ibu Beni sering bertemu tetangga saat belanja di tukang sayur keliling. Tukang sayur mereka sangat menjaga kebersihan. Dia juga tahu aneka bahan makanan sehat yang dibutuhkan. Ibu Beni dan tetangganya memilih bahan makanan yang segar dan bergizi bersama-sama.
Membeli Sayuran
Amati gambar Ibu Beni dan para tetangga yang sedang membeli sayuran! Menurutmu, bagaimana cara memilih sayuran yang baik? Diskusikan dengan teman di sebelahmu!

Tuliskan hasil diskusimu pada tempat tersedia!
Cara Memilih Sayuran yang Baik
  1. Warna sayuran segar dan tidak layu.
  2. Bagian daun tidak berbintik atau berlobang akibat dimakan ulat.
  3. Sayuran harus mengandung vitamin yang dibutuhkan tubuh
  4. Upayakan sayuran lokal, sayuran lokal sesuai dengan kondisi tubuh kita
  5. Sayuran tidak busuk/basi
  6. Sayuran dibungkus dengan baik

Ayo Bercerita
Kamu telah mengetahui cara memilih sayuran dan makanan yang baik dan bergizi. Oleh karena itu, kamu wajib bersyukur mendapat makanan bergizi. Kamu juga wajib berterima kasih kepada orang tuamu. Apakah kamu pernah ikut ibu berbelanja di pasar? Coba sesekali ikut ibumu ke pasar. Lihatlah bagaimana ibumu memilih bahan makanan, sayuran dan buah-buahan untuk seluruh keluarga. Ceritakan pengalamanmu di depan kelas!
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 10:45 AM

Pembelajaran 3 Subtema 3 Kewajiban dan Hakku Bertetangga

Ayo Membaca
Panen Rambutan
Lani berkunjung ke rumah Beni. Di rumah Beni sedang panen rambutan. Beni ingin membagi hasil panennya kepada tetangga.

Setiap hari tetangga selalu melihat buahnya. Setiap hari ada juga tetangga yang ikut membersihkan daun yang gugur dan bertebaran. Sebaiknya tetangga ikut menikmati hasil panen.

Pada hari itu, hasil panenan Beni sebanyak 500 buah rambutan. Ayah menyarankan tetangga dekat didahulukan. Setiap tetangga harus mendapat rambutan yang sama banyak. Ayah meminta Lani membantu Beni. Mereka bekerja dengan gembira.

Amati kembali teks Panen Rambutan! Sebutkan kalimat yang menunjukkan saran!
  1. Ayah menyarankan tetangga dekat didahulukan.
  2. Setiap tetangga harus mendapat rambutan yang sama banyak.
  3. Ayah meminta Lani membantu Beni.
Panen Rambutan
Ayo Mencoba
Beni memiliki beberapa masalah. Berilah saran penyelesaiannya! Lakukan secara lisan!
  1. Beni ingin membagi rambutan kepada tetangga. Ia tidak dapat melakukannya sendiri. Apa saranmu? Sebaiknya Beni meminta bantuan kepada Lani untuk ikut membagikan rambutan kepada tetangganya.
  2. Beni tidak memiliki wadah untuk membawa rambutan. Apa saranmu? Sebaiknya Beni meminjam wadah buah dari Lani atau tetangga yang lainnya.
  3. Belum semua tetangga Beni mendapatkan rambutan. Apa saranmu? Sebaiknya Beni menyampaikan terus terang kepada tetangga bahwa belum semua tetangga bisa menerima bagian rambutan.

Apakah kamu memiliki pohon buah? Pernahkah kamu berbagi dengan tetangga? Lakukan seperti yang Beni lakukan! Berbagilah dengan tetanggamu!

Ayo Berlatih
Lani membantu Beni menghitung buah rambutan. Rambutan yang tersedia ada 500 buah. Berapa banyak tetangga yang akan diberi? Berapa buah yang akan diterima setiap tetangga?

Jawab:
Banyaknya tetangga x banyak buah rambutan = 500 buah
Bila Beni berbagi kepada lima tetangga, berapa banyak rambutan yang diterima masing-masing tetangga?
5 x 100 = 500
Jawabannya adalah: 100.

Jadi, jika Beni hanya membagi kepada lima tetangga, maka masing-masing tetangga akan mendapat 100 buah rambutan. Tuliskan kemungkinan lainnya!
1 2 x 250 = 500
2 4 x 125 = 500
3 5 x 100 = 500
4 10 x 50 = 500
5 20 x 25 = 500
Ayo Mencoba
Dapatkah kamu mencoba membuat kemungkinan lain? Tentukan banyaknya buah rambutan yang dipetik Beni di hari berikutnya. Berapa tetangga yang mungkin mendapat bagian? Berapa banyak buah yang diterima tetangga Beni tersebut?
1 2 x 300 = 600
2 4 x 150 = 600
3 5 x 120 = 600
4 6 x 100 = 600
5 8 x 75 = 600

Ayo Mengamati
Lani membantu Beni membagikan rambutan. Ia membawakan kantong kertas untuk membawa rambutan. Kantong kertasnya memiliki motif yang sangat indah.
Kantong Kertas
Lihatlah kantong kertas yang dibawa Lani! Sebutkan bentuk-bentuk motif yang ada pada hiasan kantong kertas! Sebutkan warna yang ada pada hiasan kantong kertas!

Ayo Berkreasi
Cobalah membuat gambar motif seperti pada kantong keras yang dibawa Lani! Gunakan kertas gambar, pensil, dan pensil warna! Ikuti langkah-langkah berikut!
Gambar Motif
  1. Bagi kertas gambarmu menjadi beberapa kotak. Masing-masing berukuran sekitar 5 x 5 cm.
  2. Buat gambar salah satu bangun datar di satu kotak. Gunakan pensil dan penggaris jika diperlukan.
  3. Hiasi gambar bangun datarmu dengan motif ciptaanmu.
  4. Buat gambar serupa pada kotak lainnya.
  5. Warnai gambar dengan warna kesukaanmu.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 5:36 PM

Pembelajaran 2 Subtema 3 Kewajiban dan Hakku Bertetangga

Ayo Mengamati
Bacalah teks berikut dengan suara nyaring!

Tetangga
Tetangga adalah orang yang tinggal di dekat rumahku. Aku mengenal namanya. Aku selalu menyapanya. Aku suka bermain dengannya dan mengunjunginya. Ibu menyarankan agar aku baik, sayang, dan hormat kepada tetangga. Ibu menyarankan agar aku bermain dengan tetangga. Karena tetangga adalah saudara dekatku.

Amati kembali teks "Tetangga"!
Bacakan kembali kalimat yang menunjukkan saran!
Ibu menyarankan agar aku baik, sayang, dan hormat kepada tetangga. Ibu menyarankan agar aku bermain dengan tetangga.

Ayo Mencoba
Lani dan ibunya berkunjung ke rumah tetangga barunya. Ibu Lani ingin menyambut kehadiran
mereka.

Ibu Lani sudah mengunjungi tetangga barunya. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh tetangga baru Lani? Berilah beberapa saran! Tuliskan pada tempat yang tersedia!
  1. Sebaiknya tetangga baru tersebut juga berkunjung ke rumah Ibu Lani.
  2. Seharusnya sebagai warga baru mereka memperkenalkan diri ke rumah yang terdekat.

Ayo Berlatih
Tetangga Lani sangat senang dikunjungi Lani dan keluarganya. Mereka merasa wajib menghargai tamunya. Mereka ingin menjamu tamu dengan baik. Di rumah mereka ada beberapa jenis makanan.. Amati gambar makanan yang disuguhkan tetangga baru Lani!
Aneka Makanan
Makanan apa yang sebaiknya Lani pilih? Saran apa yang dapat kamu berikan? Jelaskan alasanmu! Lakukan secara lisan! Tahukah kamu manfaat memilih makanan untuk kesehatan tubuhmu?
Sebaiknya Lani memilih Roti tawar karena roti tawar banyak mengandung karbohidrat yang sangat menambah tenaga. Memilih makanan yang baik dan sehat secara tidak langsung anda telah merawat tubuh anda agar tetap sehat dan bugar.
Anak-anak memerlukan makanan bergizi. Makanan bergizi membuat anak memiliki tubuh yang sehat. Makanan bergizi mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin.

Makanan yang mengandung karbohidrat misalnya nasi, roti, dan kentang. Makanan yang mengandung protein misalnya ikan, daging, telur, kacang-kacangan, dan susu. Buah-buahan dan sayur-sayuran banyak mengandung vitamin.
Makanan Sehat
Amati gambar makanan di atas! Manakah makanan yang sehat untukmu? Buatlah kelompok! Diskusikan mengapa kamu harus memilih makanan baik! Diskusikan manfaat memilih makanan bergizi untuk kesehatanmu! Ceritakan hasil diskusimu di depan kelas!
  1. Makanan yang sehat untuk kesehatan diantaranya adalah pisang. Pisang mengandung karbohidrat merupakan salah satu sumber energi utama bagi kita.
  2. Buah Jambu sangat kaya akan vitamin C yang dibutuhkan untuk memperbaiki kulit, tulang, dan gigi.
  3. Roti tawar kaya akan karbohidrat yang merupakan sumber tenaga bagi tubuh.
  4. Buah pepaya sangat kaya akan vitamin C yang dibutuhkan untuk memperbaiki kulit, tulang, dan gigi.

Manfaat makanan bergizi sangat penting bagi semua orang. Selain mendukung tumbuh kembang anak, makanan bergizi juga tidak kalah bermanfaat bagi orang dewasa. Manfaat memilih makanan sehat antara lain sebagai berikut :
  1. Makanan bergizi akan mendukung tumbuh-kembang anak sesuai dengan usianya.
  2. Anak-anak umumnya mudah terserang penyakit, sehingga asupan makanan bergizi akan membantu membentuk daya tahan tubuh.
  3. Usia sekolah adalah periode emas perkembangan otak, sehingga dengan memenuhi nutrisinya maka akan mendukung kecerdasan.
  4. Dengan daya tahan tubuh yang lebih baik, tentu saja anak akan lebih aktif dan ceria.

Ayo Mengamati
Lani dan kawan-kawannya bermain congklak di rumah tetangganya. Mereka bermain di depan rumah.

Tahukah kamu kewajiban yang harus kamu lakukan berkaitan dengan bermain? Apa sajakah itu?Sebutkanlah!

Simaklah kalimat-kalimat berikut! Tulislah huruf (w) jika itu kewajiban, dan huruf (h) jika hak!
No. Pernyataan w atau h
1 Mendapat bantuan h
2 Mengikuti aturan main w
3 Antri menunggu giliran w
4 Mendapat kesempatan bermain h
5 Merapikan alat main w
6 Berbicara perlahan w
7 Berbagi w
8 Diperlakukan adil h
9 Menerima kekalahan w
10 Menghargai teman bermain w

Ayo Bercerita
Apakah kamu memiliki pengalaman yang sangat berkesan saat bermain dengan tetangga? Bermain apa? Adakah peralatan yang digunakan? Bagaimana cara memainkannya? Apakah permainannya menyenangkan? Ceritakan pengalamanmu di depan kelas!

Pengalamanku yang sangat berkesan adalah saat bermain engklek bersama anak tetangga sebelahku. Aku berhasil meraih beberapa kotak dalam permainan tersebut. Awalnya aku tidak yakin kalau aku bisa bermain dengan cukup baik. Permainan sederhana ini hanya membutuhkan pecahan genting dan garis-garis yang dibuat di atas tanah.

Cara memainkan permainan ini juga sangat mudah. Beberapa cara memainkan permainan engklek antara lain sebagai berikut.
  1. Semua pemain melakukan hompimpa yang menang berhak melakukan permaian terlebih dahulu.
  2. Pemain pertama melemparkan gaco (yang biasanya berupa pecahan genting/kreweng, keramik lantai, ataupun batu yang datar) ke kotak nomor satu.
  3. Saat melemparkannya tidak boleh melebihi kotak yang telah disediakan jika melebihi maka dinyatakan gugur.
  4. Pemain Pertama melompat dengan satu kaki (Engklek), dari kotak 1 sampai kotak 6 kemudian berhenti sejenak, kemudian kembali lagi dengan mengambil gaco yang ada di kotak satu dengan posisi kaki satu masih diangkat.
  5. Setelah itu pemain melemparkan gaco tersebut sampai ke kotak 2 jika keluar dari kotak 2 maka pemain dinyatakan gugur dan diganti oleh pemain berikutnya.
  6. Begitu seterusnya sampai semua kotak sudah dilempar dengan gaco.

Permainan engklek sangat menyenangkan. Permainan ini biasanya dilakukan perorangan dan berkelompok, biasa dimainkan oleh anak-anak perempuan namun tak jarang juga anak laki-laki pun turut serta bermain.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 5:49 PM

Contoh LK-5 Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Sebenarnya dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dibuat para guru tidak hanya memuat H*TS akan tetapi harus muncul empat macam yaitu (PPK, Literasi, 4C/keterampilan abad 21, dan H*TS) maka perlu kreatifitas guru dalam meramunya. Namun demikian ketika RPP sudah HOTS maka yang lain sudah terintegrasi didalamnya sehingga muncul istilah RPP HOTS.

Dengan kata lain RPP yang HOTS (Higher Order Thinking Skill) adalah RPP dimana rancangan pembelajaran yang akan disajikan diharapkan dapat memotivasi peserta didik untuk berfikir kritis, logis, dan sistematis sesuai dengan karakteristik tiap mata pelajaran, serta memiliki kemampuan
berpikir tingkat tinggi pada level C4, C5 dan C6.

Karakteristik rancangan pembelajaran/RPP yang mendorong kemampuan berpikir
H*TS, antara lain sebagai berikut.
  1. Tertuang dalam RPP yang dapat mengundang peran aktif peserta didik.
  2. Mendorong aktivitas fisik dan mental peserta didik lebih tinggi.
  3. Mendorong kreatifitas peserta didik memecahkan masalah dan menemukan solusi.
  4. Terbuka peluang bagi peserta didik menggunakan teknik, media, dan peralatan yang beragam.
  5. Peserta didik menggunakan pengetahuan, emosi, keterampilan, dan ekspresi lainnya dari sudut pandang beragam.
  6. Pengetahuan yang dikembangkan pada dimensi konseptual dan procedural yang mendorong tumbuhnya keterampilan metakognitif.
  7. Didesain dalam kondisi nyata/hampir nyata, situasi baru yang terduga, hingga situasi baru yang tak terduga
Berikut ini salah satu contohnya (mohon koreksi jika ada yang keliru)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar
Kelas/Semester : VI/I
Mata Pelajaran : Matematika
Materi : Bilangan Bulat Negatif
Alokasi Waktu : 1 x Pertemuan ( 3 x 35 Menit)

A. KOMPETENSI INTI (KI)
K1 : Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
K2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri, dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangga, serta cinta tanah air
K3 : Memahami pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat dasar dengan cara mengamati, menanya, dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, serta benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah, dan tempat bermain
K4 : Menunjukkan keterampilan berpikir dan bertindak kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif. Dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan tindakan yang mencerminkan perilaku anak sesuai dengan tahap perkembangannya

B. KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1 Menjelaskan bilangan bulat negatif (termasuk menggunakan garis bilangan) 3.1.1 Membaca lambang bilangan negatif
3.1.2 Mencontohkan bilangan negatif
3.1.3 Membandingkan bilangan negatif
3.1.4 Mengurutkan bilangan bulat
4.1 Menggunakan konsep bilangan bulat negatif (termasuk mengggunakan garis bilangan) untuk menyatakan situasi sehari-hari 4.1.1 Menyebutkan contoh penerapan bilangan negatif dalam kehidupan sehari-hari

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
  1. Setelah mengamati contoh bilangan bulat, siswa dapat membaca lambang bilangan bulat negative dengan benar.
  2. Setelah mengamati media garis bilangan, siswa dapat mencontohkan bilangan bulat negatif dengan benar.
  3. Setelah melakukan diskusi kelompok, siswa dapat membandingkan bilangan negatif dengan benar.
  4. Setelah melakukan diskusi kelompok, siswa dapat mengurutkan bilangan negatif dengan benar.
  5. Setelah mengamati gambar kegiatan sehari-hari yang berhubungan dengan bilangan negatif, siswa dapat menyebutkan contoh penerapan bilangan negative dalam kehidupan sehari-hari.

D. MATERI PEMBELAJARAN
  1. Lambang Bilangan Negatif
  2. Membandingkan Bilangan Negatif
  3. Mengurutkan Bilangan Negatif


E. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Saintifik (mengamati, menanya, mengumpulkan informasi / mencoba, mengasosiasi / mengolah informasi, dan mengkomunikasikan)
Metode : Tanya jawab, diskusi, penugasan dan ceramah
Model : Problem Based Learning

F. MEDIA PEMBELAJARAN DAN SUMBER BELAJAR
  1. Garis bilangan
  2. Buku teks siswa dan guru

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu
Pendahuluan
  • Guru memberikan salam dan mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing. (Religius)
  • Siswa menyanyikan Lagu Nasional “Indonesia Pusaka”. Dipimpin oleh salah satu siswa (Nasionalis)
  • Guru mengecek kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
  • Guru memotivasi siswa dengan ”tepuk kelas 6 hebat”
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan: (Critical thinking, menganalisis)
  • Siapa yang dapat membaca suhu pada gambar berikut?
  • Dibaca berapakah suhu pada kota pada gambar tersebut?
  • Menginformasikan materi yang akan disampaikan yaitu bilangan bulat”. (Integritas)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu agar siswa dapat membaca bilangan bulat negatif, mencontohkan bilangan bulat negatif, membandingkan dan mengurutkan bilangan negatif, dan memberi contoh penerapan bilangan negatif pada kehidupan sehari-hari. (Communication)
10 Menit
Inti
  • Siswa membaca materi bilangan bulat yang ada di buku tulis selama 5 menit (literasi)
  • Siswa untuk membuat pertanyaan berdasarkan materi yang dia baca (menanya)
Orientasi peserta didik pada masalah
  • Siswa mengamati gambar tentang contoh bilangan bulat pada kehidupan sehari-hari yang disajikan guru (mengamati)
  • Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang contoh penerapan bilangan bulat dalam kehidupan sehari-hari (mengumpulkan informasi)
  • Guru meminta siswa untuk menyebutkan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan bilangan bulat negatif (critical thinking)
  • Guru menyiapkan alat peraga garis bilangan
  • Guru mengajak untuk mengamati garis bilangan dan memperhatikan letak bilangan negatif, nol, dan bilangan positif (bilangan asli) (critical thinking)
  • Guru membagikan kartu bilangan dan siswa diminta meletakkan kartu-kartu bilangan pada garis bilangan sesuai tempatnya.( critical thinking)
Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar
  • Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok (gotong royong, collaborative)
  • Guru memberikan permasalahan dalam bentuk LKPD
  • Siswa memperhatikan permasalahan yang diberikan (membandingkan bilangan bulat negatif dan mengurutkan bilangan negatif) (mengamati, problem solving)
Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
  • Siswa mengerjakan LKPD untuk membandingkan bilangan bulat negatif (lebih besar/lebih kecil) dan mengurutkan bilangan bulat negatif (dari yang terkecil/dari yang terbesar) (colaborative, menganalisis)
  • Guru berkeliling untuk membimbing siswa dalam mengerjakan LKPD apabila menemukan kesulitan
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
  • Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas (communication)
  • Siswa dari kelompok lain menanggapi hasil presentasi temannya (mengomunikasikan, critical thinking)
Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Siswa bersama guru melakukan refleksi dan evaluasi terhadap proses penyelesaian masalah pada LKPD.
75 Menit
Penutup
  • Bersama-sama siswa membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehari (Integritas)
  • Guru dan siswa melakukan refleksi pembelajaran (integritas)
  • Melakukan penilaian hasil belajar (kemandirian)
  • Menyanyikan lagu daerah “Si Patokaan” (Nasionalis)
  • Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran) (Religius)
20 Menit

H. PENILAIAN PEMBELAJARAN
1.Penilaian Sikap
a. Lembar Jurnal Hasil Observasi Sikap Spiritual
No. Nama Bersyukur Berdoa Skor Nilai Deskripsi
1 2 3 4 1 2 3 4

































































Petunjuk : Guru memberikan tanda (√) pada setiap kriteria sesuai dengan nilai karakter yang muncul dari siswa.

Catatan :
Kolom perilaku diisi dengan angka yang sesuai dengan kriteria yang nampak pada deskriptor pengamatan di bawah ini!

Petunjuk kriteria penskoran
Sikap Deskriptor Keterangan
Bersyukur
  1. Mengakui kebesaran Tuhan dalam menciptakan alam semesta
  2. Menjaga kelestarian alam, tidak merusak tanaman
  3. Tidak mengeluh
  4. Selalu merasa gembira dalam segala hal
  1. Skor 1 jika 1 indikator yang muncul
  2. Skor 2 jika 2 indikator yang muncul
  3. Skor 3 jika 3 indikator yang muncul
  4. Skor 4 jika 4 indikator yang muncul
Berdoa sebelumdan sesudah melakukan kegiatan
  1. Berdoa sebelum dan sesudah belajar
  2. Berdoa sebelum dan sesudah makan
  3. Mengajak teman berdoa saat memulai kegiatan
  4. Mengingatkan teman untuk selalu berdoa
  1. Skor 1 jika 1 indikator yang muncul
  2. Skor 2 jika 2 indikator yang muncul
  3. Skor 3 jika 3 indikator yang muncul
  4. Skor 4 jika 4 indikator yang muncul

b. Lembar Jurnal Hasil Observasi Sikap Sosial
Petunjuk : Guru memberikan tanda (√) pada setiap kriteria sesuai dengan nilai karakter yang muncul dari siswa.
No. Nama Disiplin Tanggung
Jawab
Skor Nilai
1 2 3 4 1 2 3 4




























































Catatan :
Kolom perilaku diisi dengan angka yang sesuai dengan kriteria yang nampak pada deskriptor pengamatan di bawah ini!
Petunjuk kriteria penskoran :
Sikap Deskriptor Keterangan
Disiplin
  1. Hadir di sekolah tepat waktu
  2. 2Mengumpulkan tugas tepat waktu
  3. Mengambil dan mengembalikan peralatan belajar pada tempatnya
  4. Tertib dalam melaksanakan tugas
  1. Skor 1 jika 1 indikator yang muncul
  2. Skor 2 jika 2 indikator yang muncul
  3. Skor 3 jika 3 indikator yang muncul
  4. Skor 4 jika 4 indikator yang muncul
Tanggung Jawab
  1. Melaksanakan tugas yang diberikan
  2. Melaksanakan peraturan sekolah dengan baik
  3. Mengakui kesalahan dna tidak melempar kesalahan kepada teman
  4. Menyelesaikan tugas yang diberikan
  1. Skor 1 jika 1 indikator yang muncul
  2. Skor 2 jika 2 indikator yang muncul
  3. Skor 3 jika 3 indikator yang muncul
  4. Skor 4 jika 4 indikator yang muncul

2. Penilaian Pengetahuan
Penilaian pengetahuan dilakukan dengan tes tertulis

a. Soal
  1. Penyelam berenang pada kedalaman 45 meter di bawah permukaan air laut. Kedalaman penyelam adalah … meter
  2. -15 dibaca ….
  3. .… dibaca negatif sebelas
  4. -12 … 0
  5. 5 … -17
  6. Suhu di Kota Wamena pada maham hari -2 derajat Celcius, sedangkan suhu di kota Wonosobo -5 derajat Celcius. Bandingkan suhu kedua kota tersebut
  7. Urutkan bilangan berikut dari yang terbesar hingga terkecil 12, -10, -6, 0, -4, 4, 2
  8. Gambarlah bilangan kelipatan 3 antara 0 dan -20 menggunakan garis bilangan dengan benar!

b. Kunci Jawaban
  1. -45
  2. Negatif lima belas
  3. -11
  4. <
  5. >
  6. Suhu di kota Wamena lebih hangat daripada suhu di Kota Wonosobo ( -2>-5)
  7. -10, -6, -4, 0, 2, 4, 12
Soal
3.Penilaian Keterampilan
Indikator Penilaian Ada dan Benar Tidak Benar
Siswa menyebutkan contoh penerapan bilangan negatif dalam kehidupan sehari-hari - -
Siswa menuliskan bilangan bulat negative berdasarkan cerita kehidupan sehari-hari - -

Pengayaan
Siswa mengerjakan soal pengayaan yang ada di buku cetak dan dikerjakan pada saat waktu luang.

Remedial
  1. Siswa yang belum memahami konsep bilangan bulat negatif dapat dibimbing oleh guru. Pertama, guru harus memastikan bahwa siswa memahami soal yang ada. Kemudian dibimbing untuk memahami cara penyelesaian soal tersebut.
  2. Kegiatan dapat dilakukan untuk beberapa siswa sekaligus.

BAHAN AJAR
Pengertian dari Bilangan Bulat Negatif  ialah bilangan yang merupakan salah satu dari bilangan bulat yang memiliki tanda negatif (-) sebelum angkanya. Didalam bagan garis bilangan, bilangan bulat negatif ini yang berada di deretan sebelah kiri bilangan 0. Contoh bilangan bulat negatif yang sudah sering kita jumpai ialah sebagai berikut: -1, -2, -3, -4, -5, -6, … dan seterusnya.

Bilangan bulat negatif ini apabila semakin besar angka setelah tanda negatif (-) maka akan semakin kecil nilainya. Contohnya: -20 < -1 maka angka -20 lebih rendah atau lebih kecil nilainya dari pada angka -1.

Perhatikan Gambar Berikut :
Bilangan Bulat
Perhatikan arah katak yang kekiri, semakin kekiri bilangan bulat negatif tersebut maka semakin kecil pula nilai suatu bilangan.

Bilangan Bulat Negatif dalam Kehidupan Sehari-hari.

  1. Penerapan bilangan bulat dalam kehidupan sehari-hari diantaranya adalah pernyataan yang menyatakan bahwa daging dapat disimpan selama beberapa bulan pada suhu -18°C. 
  2. Suhu di Puncak Jayawijaya mencapai -8°C.




Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:21 AM

Pembelajaran 1 Subtema 3 Kewajiban dan Hakku Bertetangga

Orang yang tinggal di dekat rumahmu disebut tetangga.  Setiap orang berkewajiban menjadi tetangga yang baik. Kita wajib bersyukur memiliki tetangga yang baik. Jadilah tetangga yang baik!

Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, tetangga adalah orang yang tinggal disebelah rumah kita, orang yang tinggal berdekatan rumah dengan kita, sedangkan bertetangga adalah hidup berdekatan karena bersebelahan rumah.

Ayo Membaca
Orang yang tinggal di dekat rumahmu disebut tetangga. Apakah kamu mengenal tetanggamu? Ceritakanlah!

Bacalah percakapan Lani dan ibunya berikut ini!
Tetangga Baru
Lani : Ibu, aku mempunyai teman baru. Sudah hampir seminggu dia tinggal di dekat rumah kita.
Ibu : Bagus sekali, nak! Kamu pasti sangat senang.
Lani : Tentu, ibu. Ibu Guru berpesan sebaiknya kita mengenal tetangga. Mengenal tetangga adalah kewajiban kita.
Ibu : Betul sekali, nak. Mereka juga mempunyai hak untuk dikenal. Apakah kamu senang mengenalnya, nak?
Lani : Tentu, bu. Dia sudah kelas V SD. Dia pandai menggambar.
Ibu : Sebaiknya kau ajak dia ke rumah! Kenalkan kepada ibu. Kenalkan juga kepada teman-temanmu.
Lani : Tentu, ibu. Terima kasih mengizinkan aku bermain dengannya.

Apakah kalimat-kalimat berikut termasuk kalimat saran? Beri tanda "B" bila benar dan "S" bila bukan kalimat saran! Beri alasan!
  1. Ibu, aku mempunyai teman baru. (S) Karena hanya pemberitahuan bahwa aku mempunyai temain baru.
  2. Sebaiknya kamu mengenal tetangga. (B) Karena berupa anjuran untuk mengenal tetangga.
  3. Mengenal tetangga adalah kewajiban setiap individu. (S) Karena hanya berupa pernyataan bahwa mengenal tetangga adalah kewajiban setiap individu.
  4. Sebaiknya kau ajak dia ke rumah! (B) Karena berupa anjuran untuk mengajak tetangga baru ke rumah.
  5. Kenalkan juga kepada teman-temanmu. (B) Karena berupa anjuran untuk mengenalkan tetangga baru kepada teman-teman.

Ayo Mencoba
Bacalah pernyataan berikut! Berilah saran!
  1. Lani mempunyai tetangga baru. Lani belum mengenalnya. Apa saranmu untuk Lani?Sebaiknya Lani mengenalkan dirinya terlebih dahulu kepada tetangga baru tersebut. 
  2. Tetangga Lani baru saja menempati rumah barunya. Dia belum berkenalan dengan tetangganya. Apa saranmu untuknya? Sebaiknya Lani mendatangi rumah tetangga baru tersebut dan memperkenalkan diri.
  3. Lani harus dapat memulai perkenalan. Lani belum tahu cara memulai perkenalan. Apa saranmu? Sebaiknya Lani dapat memulai perkenalan dengan mengucapakan salam dan menyebutkan nama. 
  4. Lani bertemu dengan ibu Dayu di jalan. Apa yang seharusnya Lani lakukan? Sebaiknya Lani menyapa ibu Dayu dengan sopan dan ramah.
  5. Senangkah kamu mempunyai tetangga? Apa yang seharusnya kamu lakukan kepada tetanggamu? Saya merasa sangat senang memiliki tetangga baru. Hal pertama yang harus saya lakukan adalah berkenalan dengan mereka agar lebih saling mengenal.

Ayo Berlatih
Lani dan ibunya ingin berkunjung ke rumah tetangga baru mereka. Ibu membuat kue bawang untuk dibawa. Jumlah kue bawang ibu sebanyak 800 batang. Ibu meletakkan kue bawang ke dalam empat buah toples. Masing-masing toples terisi kue bawang yang sama banyak. Berapa kemungkinan toples yang digunakan? Berapa isi kue bawang di masing-masing toples?

Jawab:
Banyaknya toples dikali banyaknya kue bawang dalam tiap toples sama dengan 800 kue bawang.

Bila ibu membeli 10 buah toples, berapa isi masingmasing toples?
10 x ... = 800
Maka jawabannya adalah: 80. Jadi, masing-masing toples berisi 80 buah kue bawang.
Tuliskan kemungkinan lainnya!

Ingatlah bahwa setiap toples harus terisi kue bawang yang sama banyak.
1 2 x 400 = 800
2 4 x 200 = 800
3 5 x 160 = 800
4 8 x 100 = 800
5 16 x 50 = 800
Ayo Mencoba
Dapatkah kamu mencoba membuat kemungkinan lain? Tentukan banyaknya kue bawang sesuai pilihanmu! Berapa toples yang mungkin digunakan? Berapa banyak kue bawang di dalam setiap toples?
1 2 x 500 = 1.000
2 4 x 250 = 1.000
3 5 x 200 = 1.000
4 8 x 125 = 1.000
5 10 x 100 = 1.000

Ayo Mengamati
Lani senang mengamati rumah tetangganya. Lani melihat di setiap rumah terdapat berbagai bentuk bangun datar. Bentuk-bentuk bangun datar apa saja yang sudah kamu ketahui?
Bangun Datar
Amati bentuk bangun datar di bawah ini! Warnailah dengan warna merah, kuning, hijau dan biru! Gunakan pensil warna!

Ayo Mencoba
Lani juga mengamati warna-warna cat tembok rumah tetangganya. Lani pun menjadi terinspirasi untuk berkreasi. Lani ingin berkreasi dengan bentuk bangun datar dan warna yang ia lihat. Ia menggunakan kertas gambar, penggaris, pensil, dan pensil warna.

Amati gambar yang dibuat Lani! Menggambarlah seperti Lani ! Berkreasilah sesukamu! Pilih bentuk dan warna yang kamu sukai! Gunakan kertas gambar dan pensil warna!

Langkah-langkah membuat gambar:
Membuat Gambar
  1. Buat garis tepi di sebelah kiri, kanan, atas, dan bawah pada kertas gambarmu.
  2. Buat Lingkaran besar dengan garis tengah sesuai kertas gambarmu. Gunakan jangka atau benda berbentuk lingkaran.
  3. Bagi lingkaran menjadi dua, lalu empat, lalu delapan. Gunakan pensil dan penggaris jika diperlukan.
  4. Bagi lingkaran menjadi enam belas, kemudian buat garis di ujung lingkaran seperti pada gambar.
  5. Warnai gambar dengan warna kesukaanmu.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 11:59 AM

Pembelajaran 6 Subtema 2 Kewajiban dan Hakku di Sekolah

Sekolah adalah tempat anak-anak belajar. Sekolah tempat anak-anak belajar agar mendapat banyak
pengetahuan. Di sekolah anak-anak bertemu dengan ibu guru yang selalu ramah. Anak-anak juga bertemu banyak teman. Mereka saling menghargai dan menghormati. Mereka melaksanakan kewajiban dan hak dengan penuh semangat.

Ayo Berdiskusi
Guru sedang berbicara di depan kelas. Semua siswa melihat ke arah guru. Mereka memperhatikan setiap ucapan guru. Lani bertanya kepada guru. Guru melihat ke arah Lani dan mendengarkan
pertanyaan Lani.
Guruku
Setiap orang wajib mendengarkan saat orang lain berbicara. Apa yang biasa kamu lakukan saat orang lain berbicara kepadamu?

Berdiskusilah dengan teman di sebelahmu! Diskusikan apa yang harus dilakukan saat orang berbicara kepadamu!

Tuliskan hasil diskusimu dalam bagan berikut!
Yang harus dilakukan saat orang berbicara kepada kita
  1. Mendengarkan pembicaraan dengan penuh perhatian
  2. Tidak melakukan kegiatan lain yang mengganggu konsentrasi orang yang berbicara.
  3. Menatap orang yang berbicara.
  4. Tidak menyela atau memotong pembicaraan.
  5. Jika orang tersebut membutuhkan tanggapan, maka tanggapilah dengan bijak dan santun. 
  6. Jika ia membutuhkan jawaban, berikanlah jawaban yang memuaskan.

Yang harus dilakukan saat kita berbicara kepada orang lain :
  1. Berbicara harus menatap lawan bicara
  2. Suara harus terdengar jelas oleh lawan bicara.
  3. Gunakanlah bahasa yang baik dan benar
  4. Jangan menggunakan nada suara yang tinggi
  5. Pembicaraan mudah dimengerti oleh lawan bicara.
  6. Tenang dalam berbicara /tidak tergesa- gesa

Ayo Mencoba
Sekolahmu tempat yang menyenangkan bukan? Semua warga sekolah menjalankan kewajiban dan haknya. Bekerjalah dengan teman di sebelahmu! Tanyakan kewajiban dan hak yang pernah ia lakukan di kelas! Buatlah daftarnya pada bagan berikut ini!

Daftar pengalaman melaksanakan kewajiban dan hak di kelas
No. Kewajiban Hak
1. Menggenakan pakaian sesuai jadwal Penampilan rapi dan bersih
2. Melaksanakan tugas piket kelas Ruang kelas rapi dan bersih
3. Menghormati guru dan teman Mendapat bimbingan dari guru dan teman
4. Belajar dengan sunggguh-sungguh Mendapatkan nilai yang memuaskan
5. Membuang sampah pada tempatnya Lingkungan sekolah bebas penyakit
6. Mengerjakan tugas yang diberikan guru Mendapat penghargaan dari guru

Ayo Mencoba
Setiap orang memiliki kewajiban mendengarkan saat orang lain berbicara. Saat upacara di sekolah siswa mengikuti pembina upacara membacakan teks Pancasila. Mereka seharusnya mengikuti dengan suara senada. Kadang kala ada siswa yang mengikuti dengan suara nyaring, ada juga yang bersuara lembut.
Mengikuti Upacara
Jika pada saat upacara terdapat 580 anak mengikuti dengan suara lembut, berapa anak yang mengikuti dengan suara nyaring? Berapa jumlah anak keseluruhan?

Jawab:
Anak yang mengikuti dengan suara lembut 580.
Tentukan banyaknya siswa yang mengikuti upacara!
Tentukan siswa yang mengikuti dengan suara nyaring!
Buatlah lima kemungkinan!

Siswa yang
Mengikuti dengan
Suara Lembut

Siswa yang
Mengikuti dengan
Suara Nyaring

Siswa yang
Mengikuti
Upacara
1 400 - 180 = 580
2 450 - 130 = 580
3 500 - 180 = 580
4 300 - 280 = 580
5 380 - 200 = 580
Ayo Berlatih
Kamu suka bermain angka bukan? Amati kembali cerita tentang upacara di sekolah! Buatlah pengurangan dengan hasil yang sudah kamu tentukan!

Siswa yang
Mengikuti dengan
Suara Lembut

Siswa yang
Mengikuti dengan
Suara Nyaring

Siswa yang
Mengikuti
Upacara
1 350 - 300 = 650
2 400 - 250 = 650
3 430 - 220 = 650
4 450 - 200 = 650
5 470 - 180 = 650
Ayo Membaca
Tentu kamu pernah berbicara. Kepada siapa kamu berbicara? Bagaimana cara kamu berbicara? Bagaimana tanggapan teman bicaramu?

Bacalah dengan nyaring!
Setiap Orang Ingin Didengar
Setiap orang mempunyai cerita yang ingin disampaikan. Mereka memiliki hak untuk didengar. Kita hendaknya menjadi pendengar yang baik. Sebaiknya kita menatap mata orang yang berbicara. Apabila ada orang yang sedang berbicara kita harus mendengarkannya sampai selesai. Berikan pendapat yang baik jika diperlukan. Perhatikan apa yang sedang diucapkannya. Jadilah pendengar yang baik!

Saat kamu berbicara, gunakan suara yang lembut dan sopan. Berbicaralah tentang hal-hal yang baik. Berikan kesempatan temanmu untuk menyampaikan pendapat.

Jawablah pertanyaan berikut!
1. Sebaiknya kita menatap mata orang yang berbicara. Apa maksud saran tersebut? Jelaskanlah!
Saat berbicara kita menatap mata orang yang berbicara karena dengan tatapan mata mencerminkan Anda menghargai orang yang sedang diajak berbicara.

2. Akan sangat baik jika kita mendengarkan sampai bicaranya selesai. Mengapa itu disarankan? Jelaskan! Mendengarkan orang lain berbicara sampai selesai berarti menghargai orang yang sedang berbicara dengan kita.

3. Berbicaralah dengan suara lembut. Jelaskan maksud saran tersebut! Kita harus berbicara dengan suara lembut karena jika kita berbicara dengan penuh keembutan orang akan segan dan mendengarkan apa yang sedang kita bicarakan.

4. Sebaiknya kamu berbicara tentang hal yang baik. Apa maksud saran tersebut?Saat berbicara sebaiknya kita membicarakan hal-hal yang baik dan menghindari berbicara hal-hal yang jelek karena dapat menyinggung perasaan orang lain.

5. Berbicaralah dengan sopan. Apa maksudnya? Kita harus berbicara dengan sopan karena berbicara dengan sopan akan menghindari adanya kesalahpahaman.

Ayo Bercerita
Lakukan hal-hal berikut dengan kelompokmu!
  1. Amati kebiasaan berbicara di sekolahmu!
  2. Apakah pembicara dan pendengar sudah melakukannya dengan benar?
  3. Sampaikan pendapat kelompokmu dan saran-saran yang harus dilakukan!
  4. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas!
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 5:59 AM

Pembelajaran 5 Subtema 2 Kewajiban dan Hakku di Sekolah

Saran merupakan sebuah solusi yang ditujukan kepada seseorang untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang terjadi. Saran sangat diperlukan setiap orang untuk kemajuan dan perbaikan diri ke arah yang lebih baik. Namun terkadang sulit menerima saran orang lain, dan terkadang ada sebagian orang yang marah dan tidak terima saat diberi saran.

Menyampaikan saran kita wajib bertutur bahasa yang baik dan dengan alasan yang logis agar bisa mengerti dan menerima saran yang kita berikan.

Ayo Membaca
Aku Ingin Senang di Sekolah

Setiap warga sekolah wajib membuat sekolah menjadi tempat yang menyenangkan. Guru dan siswa ingin merasa bahagia di sekolah. Udin dan teman-temannya juga ingin senang saat berada di sekolah. Kepala Sekolah memberi saran kepada Udin dan teman-temannya. Berikut saran Kepala Sekolah.
  1. Berteman dengan siapa saja
  2. Saling berbagi
  3. Saling menghormati
  4. Saling membantu dan bekerja sama
  5. Hormat kepada guru dan sayangi teman
  6. Menaati aturan sekolah
Sekolah Sehat
Udin dan teman-temannya mengikuti saran Kepala Sekolah. Sekarang setiap siswa berteman dengan siapa saja. Siswa selalu berbicara dengan sopan. Siswa tidak segan mengucapkan terima kasih kepada siapa pun. Siswa juga selalu meminta maaf jika berbuat salah. Udin merasa senang berada di sekolah.

Amati kembali teks di atas!
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
1. Tuliskan salah satu kalimat saran yang terdapat pada teks!
Berteman dengan siapa saja.

2. Apa maksud kalimat saran di atas?
Setiap siswa sebaiknya berteman dengan siapa saja yang ada di lingkungan sekolah.

3. Tuliskan kalimat saran lainnya!
  • Saling berbagi
  • Saling menghormati
  • Saling membantu dan bekerja sama
  • Hormat kepada guru dan sayangi teman
  • Menaati aturan sekolah.

4. Jelaskan maksud saran yang kamu tulis!
  • Saling berbagi. Berbagi adalah memberi atau menerima segala hal yang penting bagi hidup kita. Manusia saling membutuhkan dan dibutuhkan sehingga manusia sebagai makhluk sosial manusia harus saling berbagi.
  • Saling menghormati. Semua siswa sebaiknya saling menghormati walaupun memiliki beberapa perbedaan.
  • Saling membantu dan bekerja sama. Semua siswa harus saling membantu jika dalam kesulitan dan saling bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan.
  • Hormat kepada guru dan sayangi teman. Semua siswa harus menghormati guru karena guru ah yang membimbing kita dari sisi pendidikan dan akhlak. Kita juga harus menyayangi teman kita agar teman kita juga menyayangi kita.
  • Menaati aturan sekolah. Semua siswa harus menaati peraturan sekolah. agar tercipta kehidupan yang tertib dan teratur di lingkungan sekolah.

Ayo Mencoba
Beni mendengar temannya berbicara keras. Hal itu membuatnya tidak nyaman. Apa yang harus Beni
lakukan? Berilah saran untuk Beni! Tuliskan saranmu!
Saran Untuk Beni
  1. Sebaiknya Beni menegur temannya supaya berbicara  yang lebih pelan.
  2. Sebaiknya Beni pergi menjauh dari temannya yang berbicara keras agar tidak merasa terganggu.
  3. Sebaiknya Beni meminta bantuan kepada teman lain untuk memberitahukan bahwa suara kerasnya sangat mengganggu.
  4. Sebaiknya Beni memberitahu temanya tersebut supaya mengecilkan volume suaranya.

Ayo Menulis
SD Nusantara ingin siswanya merasa senang di sekolah. Mereka membuat daftar kewajiban dan hak sebagai warga sekolah. Lengkapi tabel berikut ini!
Kewajiban Hak
Berterima kasih; membantu siapa saja yang membutuhkan Siswa berhak dibantu
Selalu berbicara dengan sopan Siswa berhak didengar saat berbicara
Mengucapkan terima kasih kepada siapa pun Siswa berhak disapa dengan lembut
Selalu meminta maaf jika berbuat salah Siswa berhak didoakan
Menaati aturan sekolah Siswa berhak barang pribadinya aman
Berteman dengan siapa saja. Siswa berhak memiliki teman

Ayo Mencoba
Lakukan hal berikut dalam kelompok!
  1. Amati kembali kewajiban dan hak pada tabel!
  2. Pilihlah salah satu kewajiban dan hak pada tabel yang dapat diperagakan!
  3. Peragakan pelaksanaan kewajiban dan hak pilihan kelompokmu!
  4. Lakukan di depan kelas dengan sungguhsungguh dan percaya diri!

Ayo Berlatih
Belajar adalah kewajiban setiap siswa. Udin belajar di sekolah yang menyenangkan. Ia dan teman-temannya selalu disambut guru saat tiba di sekolah. Penyambutan dimulai 30 menit sebelum bel masuk. Penyambutan berakhir saat bel masuk berbunyi.

Banyak siswa yang disambut setiap harinya berbeda. Jika siswa yang disambut ada 500 siswa, tentukan banyak siswa di sekolah dan banyak siswa yang tidak di sambut!

Langkah menjawab:
Banyak siswa yang disambut adalah hasil pengurangan banyak siswa di sekolah dengan banyak siswa yang tidak disambut.
  1. Tuliskan banyak siswa yang disambut
  2. Tentukan banyak siswa di sekolah
  3. Tentukan banyak siswa yang tidak disambut
Banyak Siswa di
Sekolah

Banyak Siswa
yang tidak Disambut

Banyak Siswa
yang Disambut
1.000 - 500 = 500
Berikut banyak siswa yang disambut guru dalam beberapa hari. Tentukan banyak siswa di sekolah dan banyak siswa yang tidak disambut!

Banyak Siswa di
Sekolah

Banyak Siswa
yang Tidak
Disambut

Banyak Siswa
yang Disambut
1 1.000 - 350 = 650
2 1.000 - 320 = 680
3 1.000 - 300 = 700
4 1.000 - 310 = 690
5 1.000 - 305 = 695

Ayo Mencoba
Buatlah cerita yang lain! Misalnya, banyaknya siswa laki-laki dan perempuan di sekolah. Ikuti langkah-langkah berikut!
1. Tentukan banyaknya siswa perempuan!
2. Lalu tentukan banyaknya total siswa!
3. Tentukan banyak siswa laki-laki!
4. Tulis lima kemungkinannya!

Total Siswa di
Sekolah

Banyak Siswa
Laki-laki

Banyak Siswa
Perempuan
1 1.000 - 450 = 550
2 1.000 - 470 = 530
3 1.000 - 550 = 450
4 1.000 - 380 = 620
5 1.000 - 405 = 575
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:59 PM

Pecah Pola Rok Sesuai Desain

Rok merupakan salah satu bagian dari pakaian yang dipelajari pada SMK Tata Busana Kelas XII. Rok bisa dipakai untuk segala suasana, mulai dari kasual, keseharian, sampai formal. Tapi hanya satu kesan yang ditinggalkan, yaitu femininitas. Rok bisa menjadi busana multifungsi, yang bisa dipakai segala suasana dan dipadukan dengan berbagai model atasan.

Rok merupakan bagian pakaian yang dipakai mulai dari pinggang melewati panggul sampai ke bawah sesuai dengan keinginan. Biasanya rok dipakai sebagai pasangan blus. Desain rok cukup bervariasi baik dilihat dari ukuran panjang rok maupun dari siluet rok.

A. Jenis Rok Wanita Berdasarkan Panjangnya
Berdasarkan ukuran panjangnya, model rok yang biasa dikenakan oleh wanita dapat dibedakan menjadi beberapa macam. Diantaranya berupa rok micro, rok mini, rok kini, rok midi, rok maxi, dan rok floor.
Jenis Rok Wanita Berdasarkan Panjangnya
  1. Rok micro yaitu rok yang panjangnya sampai batas pangkal paha.
  2. Rok mini yaitu rok yang panjangnya sampai pertengahan paha atau 10 cm di atas lutut.
  3. Rok kini yaitu rok yang panjangnya sampai batas lutut.
  4. Rok midi yaitu rok yang panjangnya sampai pertengahan betis.
  5. Rok maxi yaitu rok yang panjangnya sampai mata kaki.
  6. Rok floor yaitu rok yang panjangnya sampai menyentuh lantai.

B. Rok Berdasarkan Siluet Bentuk Rok
Berdasarkan siluet atau bentuknya, desain rok wanita dapat dibedakan menjadi rok dari pola dasar, rok span dan semi span, rok pias, rok kerut, rok kembang atau rok klok.
Rok Berdasarkan Siluet Bentuk Rok
  1. Rok dari pola dasar, merupakan rok yang modelnya seperti pada pola dasar tampa ada lipit atau kerut. Rok biasanya menggunakan ritsluiting pada bagian tengah muka atau tengah belakang.
  2. Rok span dan semi span, rok span merupakan rok yang bagian sisi bawahnya dimasukkan 2 sampai 5 cm ke dalam sehingga terlihat kecil ke bawah, sedangkan rok semi span merupakan rok yang bagian sisinya lurus ke bawah atau bagian bawah sama besarnya dengan bagian panggul.
  3. Rok pias, nama dari rok pias tergantung jumlah pias atau potongan yang dibuat, misalnya rok pias 3, rok pias 4, rok pias 6 dan seterusnya.
  4. Rok kerut, yaitu rok yang dibuat dengan model ada kerutan mulai dari batas pinggang atau panggul sehingga bagian bawah lebar.
  5. Rok kembang atau rok klok, yaitu rok yang bagian bawahnya lebar. Rok ini dikenal dengan rok kembang, rok lingkaran dan rok ½ lingkaran.
Rok Lipit dan Bertingkat
  1. Rok lipit, rok lipit ada 3 yaitu rok lipit pipih, rok lipit hadap dan rok lipit sungkup. Rok lipit pipih yaitu rok yang lipitannya dibuat searah seperti rok sekolah murid SD. Rok lipit hadap yaitu rok yang lipitnya dibuat berhadapan, baik pada bagian tengah muka, tengah belakang atau diatur beberapa lipitan pada sekeliling rok. Sedangkan rok lipit sungkup yaitu rok yang lipitnya dibuat berlawanan arah. Misalnya lipit yang satu dibuat kekanan dan yang satu lagi dibuat arah ke kiri. Lipit ini juga sama dengan lipit pada bagian dalam atau bagian buruk bahan pada lipit hadap.
  2. Rok bertingkat yaitu rok yang dibuat beberapa tingkat. Rok ini ada yang dibuat 2 atau 3 tingkat yang diatur panjangnya. Umumnya bentuk rok ini sering dijumpai pada busana anak-anak.

Berikut ini dapat dilihat beberapa pecah pola rok sesuai dengan desain dan kesempatan pemakaiannya.

Desain 1. Rok Span
Rok span sering dipakai untuk pasangan blus atau jas dan blazer yang dipakai untuk busana kerja.
Rok Soan
Keterangan:
Tarik garis lurus dari panggul ke bawah, pada bagian bawah rok masukkan 2 sampai 5 cm ke dalam dari batas garis tersebut lalu hubungkan ke garis panggul. Bagian bawah rok akan terlihat lebih kecil dari pada garis lingkar panggul.

Desain 2. Rok Semi Span
Sama dengan rok span, rok semi span juga sering dipakai untuk pasangan blus atau jas dan blazer yang dipakai untuk busana kerja. Panjang rok bervariasi mulai dari selutut, sampai betis atau sampai mata kaki.
Semi SPan
Keterangan:
Tarik garis lurus dari panggul ke bawah lalu hubungkan ke garis panggul. Bagian bawah rok akan terlihat sama besar dengan garis lingkar panggul.

Desain 3. Rok dengan Lipit Hadap
Rok dengan lipit hadap biasanya dibuat untuk busana sekolah bagi siswa SLTP atau SLTA. Model rok ini juga sering dibuat untuk rok pasangan baju kurung.
Lipit Hadap
Keterangan:
a = besar lipit sesuai dengan yang kita inginkan. Biasanya sekitar 5 - 10 cm. Jika besar lipit yang diinginkan 8 cm maka untuk seluruh lipit dibutuhkan kain 8 cm x 4

bh = 32 cm. Jadi lipit kanan membutuhkan 16 cm dan lipit kiri membutuhkan 16 cm juga. Lipit disusun berhadapan. Tengah muka diletakkan pada lipatan kain dan tengah belakang pada tepi kain.

Rok Pias
Rok pias dapat dipakai untuk busana sehari-hari baik untuk kesempatan santai di rumah maupun santai di taman.

Desain 4. Rok Pias Dua yang Dikembangkan
rok Pias2
Keterangan:
Rok pias 2 ini sama dengan rok model A yang mana bagian yang dipecah tidak diputus tetapi hanya dikembangkan. Besar pengembangan disesuaikan dengan model yang diinginkan, biasanya 3 – 5 cm. Jika kup tidak digunakan maka pada bagian sisi pinggang dikurangi sebesar kup yang dihilangkan tersebut.

Desain 5. Rok Pias Enam
Pias 6
Keterangan:
Rok pias enam merupakan rok yang jumlah piasnya 6 buah terdiri atas 3 buah pias di bagian muka dan 3 buah pias pada bagian belakang. Untuk mengembangkan pola terlebih dahulu tandai bagian yang akan digunting atau dipecah. Pola depan di bagi menjadi 2 bagian, bagian sisi merupakan 1/3 lebar rok depan. Kemudian gunting bagian pola yang di tandai tersebut dan dikembangkan. Besar pengembangannya atau (tanda a pada gambar di atas) disesuaikan dengan desain, bisa 3 - 7 cm. Begitu juga dengan pola belakang, caranya sama dengan pecah pola bagian depan rok.

Desain 6. Rok dengan Lipit Sungkup
Lipit SUngkup
Keterangan:
Lipit sungkup merupakan kebalikan dari lipit hadap, arah lipit dibuat berlawanan sehingga pada bagian baik bahan terlihat lipitannya. Lipit ini biasanya dijahit kecil pada bagian tepi lipitan. Jika lipit sungkup dibuat pada bagian depan atau pada garis kup depan maka pada bagian kup tersebut digunting lurus ke bawah, kemudian dilebarkan sebesar lipit yang diinginkan. Jika besar lipit 6 cm, maka besar tanda a pada gambar = 2 x 6 = 12 cm. Jadi untuk lipit sungkup ini dilebarkan 2 x 12 cm atau 24 cm.

Desain 7. Rok kerut
Rok Kerut
Keterangan:
Rok kerut sering dibuat untuk pakaian pesta anak dan remaja, pakaian seharihari dan pakaian santai. Untuk membuat rok kerut terlebih dahulu pola dibagi menjadi beberapa bagian. Untuk pedoman mengembangkan pola jangan lupa pindahkan tanda garis lingkar panggul sebagai pedoman.

Besar pengembangan pola (tanda a pada gambar) disesuaikan dengan model dan lebar kain yang digunakan. Pola dikembangkan dengan tetap menjaga garis pedoman (garis lingkar panggul) tetap lurus. Kemudian hubungkan masing-masing pecah pola tersebut. Adakalanya bagian sisi tidak diputus, maka dapat disatukan dengan bagian sisi belakang dan bagian sisi ini diluruskan.

Sumber : Tata Busana Kelas XII Ernawati dkk
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:58 PM