Pertumbuhan dan Perkembangan Masa Remaja

Pertumbuhan dan perkembangan manusia menjadi dewasa melalui satu tahap yang disebut masa pubertas. Kata pubertas berasal dari kata Latin yang berarti usia menjadi orang, suatu periode dalam perkembangan dimana seorang anak dipersiapkan untuk mampu menjadi individu yang dapat melaksanakan tugas biologis yaitu melanjutkan keturunannya atau berkembang biak.

Perubahan-perubahan biologis berupa mulai bekerjanya organ-organ reproduktif dan disertai pula oleh perubahan-perubahan yang bersifat psikologis. Pada masa ini baik laki-laki atau perempuan menunjukkan pertumbuhan yang cukup cepat. Badan akan bertambah tinggi, bertambah gemuk dan organ kelaminnya sudah mampu menghasilkan sel kelamin yang matang.

A. Pubertas
Pubertas adalah perubahan menjadi dewasa yang ditandai adanya perubahan fisik dan emosional (psikis). Masa pubertas disebut juga akil balig. Pada masa ini telah tercapai kematangan seksual yaitu sistem reproduksi telah mampu membuat sel-sel kelamin (gamet). Periode ini dipengaruhi oleh produksi hormon kelamin dan kelenjar hipofisis.

Secara biologis, remaja yang memasuki pubertas telah siap untuk bereproduksi, namun belum tentu demikian bila ditinjau secara segi psikis, sosial, ekonomi, dan lain-lain. Masa pubertas pada laki-laki terjadi antara umur 10 – 14 tahun. Masa pubertas pada perempuan biasanya terjadi pada usia 9 – 13 tahun.

B. Ciri-ciri Penting Pubertas
Puber atau pubertas merupakan tanda anak sudah mulai memasuki usia remaja. Pada saat ini, anak mengalami berbagai perubahan, terutama perubahan fisiknya. Perubahan fisik anak laki-laki dan perempuan saat memasuki usia pubertas berbeda, usia mulai pubertas juga berbeda antar keduanya. Biasanya, anak perempuan lebih cepat memasuki usia pubertas dibandingkan dengan laki-laki. Ciri-ciri Penting Periode Pubertas antara lain adalah:
  1. Pubertas merupakan periode transisi dan tumpang tindih. Dikatakan transisi sebab pubertas berada dalam peralihan antara masa kanak-kanak dengan masa remaja. Dikatakan tumpang tindih sebab beberapa ciri biologis-psikologis masih memiliki ciri anak-anak, sementara beberapa ciri remaja juga dimilikinya.
  2. Pubertas merupakan periode terjadinya perubahan yang sangat cepat. Perubahan dari bentuk tubuh anak-anak pada umumnya ke arah bentuk tubuh orang dewasa. Terjadi pula perubahan sikap dan sifat yang menonjol, terutama terhadap teman sebaya lawan jenis, terhadap permainan dan anggota keluarga.
  3. Tubuhnya mulai menunjukkan mekar-tubuh yang membedakannya dengan tubuh kanak-kanak. Sebagian ciri pubertas yang dia miliki ditunjukkan dalam sikap, perasaan, keinginan, dan perbuatan-perbuatan. Sikapnya yang paling menonjol antara lain sikap tidak tenang dan tidak menentu.
  4. Pertumbuhan dan perkembangan badannya, tumbuh normal, sesuai dengan usianya.
  5. Perkembangan organ-organ seks wanita ditandai dengan adanya haid pertama atau “menarche” yang disertai dengan berbagai perasaan tidak nyaman bagi yang mengalaminya. Pada umumnya, haid (menstruasi) yang pertama kali dialami pada usia 9 tahun.
  6. Perubahan fisik yang mulai terlihat antara lain: Pinggul yang membesar dan membulat, Dada yang semakin nampak menonjol, Tumbuhnya rambut di daerah kelamin, ketiak, lengan dan kaki, Perubahan suara dari suara kanak-kanak menjadi lebih merdu (melodius). Kelenjar keringat lebih aktif dan sering tumbuh jerawat, serta Kulit menjadi lebih besar dibanding kulit anak-anak.
Tingkat pertumbuhan dan perkembangan pada setiap orang berbeda-beda, dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetic), produksi hormon, konsumsi makanan, lingkungan, dan penyakit. Gejala pubertas dapat ditinjau secara fisik dan psikis (kejiwaan/emosional).

1. Pubertas Secara Fisik
Pubertas secara fisik dapat dilihat dari perubahan tubuh, meliputi perubahan tanda kelamin primer dan sekunder. Perkembangan tubuh remaja laki-laki dan perempuan berbeda karena pengaruh hormon yang dihasilkan. Laki-laki menghasilkan hormon androgen, sedangkan perempuan menghasilkan hormon estrogen. Ciri-ciri pubertas secara fisik dapat diuraikan sebagai berikut:
Ciri Kelamin Primer Ciri Kelamin Sekinder
  1. Organ kelamin telah mampu memproduksi sel-sel kelamin. Laki-laki mulai menghasilkan sperma di dalam testis, sedangkan perempuan mulai menghasilkan sel telur di dalam indung telur (ovarium).
  2. Organ kelamin mulai berfungsi. Pada remaja laki-laki ditandai dengan pertama kali mengalami “mimpi basah” yang mengeluarkan sperma atau air mani. Pada perempuan ditandai dengan mengalami menstruasi yang pertama kali.
Pada remaja laki-laki, pubertas ditandai dengan ciri-ciri kelamin sekunder sebagai berikut:
  1. Mulai tumbuh jakun.
  2. Perubahan suara menjadi lebih besar dan berat.
  3. Tumbuh kumis atau jenggot.
  4. Tumbuh rambut di dada, kaki, ketiak, dan sekitar organ kelamin.
  5. Mulai tampak otot-otot yang berkembang lebih besar dan menonjol.
  6. Bahu melebar melebihi bagian pinggul.
  7. Perubahan jaringan kulit menjadi lebih kasar dan poripori tampak membesar.
  8. Kadang-kadang diikuti dengan munculnya jerawat pada wajah.

Pada remaja perempuan, pubertas juga ditandai dengan ciri kelamin sekunder sebagai berikut:
  1. Membesarnya payudara dan puting susu mulai timbul.
  2. Pinggul melebar.
  3. Tumbuh rambut di ketiak dan sekitar organ kelamin.
  4. Suara lebih nyaring.
  5. Kadang-kadang diikuti munculnya jerawat pada wajah.
Perubahan proporsi tubuh: terlihat dari bertambahnya tinggi badan, berat badan, panjang kaki, dan tangan, sehingga ukuran seluruh badan bertambah.

2. Pubertas Secara Psikis
Selain terjadi perubahan secara fisik, pada masa pubertas juga terjadi perubahan hormonal yang memengaruhi kondisi psikologis dan tingkah lakunya. Ciri-ciri pubertas secara psikis antara lain:
  • Mencari identitas diri. Dalam usaha mencari identitas diri, remaja sering menentang kemapanan karena dirasa membelenggu kebebasannya. Meskipun cara berpikirnya belum dewasa namun remaja tidak mau dikatakan sebagai anak-anak. Remaja sering melakukan hal coba-coba karena rasa ingin tahu yang sangat besar.
  • Mulai tertarik kepada lawan jenis. Masa remaja adalah masa persiapan menuju dewasa. Wajar bila remaja mempunyai ketertarikan dengan lawan jenis. Namun demikian, pernikahan pada usia remaja belum diperbolehkan karena secara mental belum siap.
Masa Remaja
Menstruasi
Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan pendarahan dan terjadi setiap bulannya kecuali pada saat kehamilan. Menstruasi yang terjadi terus menerus setiap bulannya disebut sebagai siklus menstruasi. Panjang siklus menstruasi dihitung dari hari pertama periode menstruasi, yaitu hari dimana pendarahan dimulai disebut sebagai hari pertama. Kemudian, dihitung sampai dengan hari terakhir (1 hari sebelum perdarahan menstruasi bulan berikutnya dimulai).

Siklus menstruasi bervariasi pada tiap wanita dan hampir 90% wanita memiliki siklus 25 – 35 hari dan hanya 10-15% yang memiliki panjang siklus 28 hari, namun beberapa wanita memiliki siklus yang tidak teratur dan hal ini bisa menjadi indikasi adanya masalah kesuburan. Menstruasi pertama biasanya dialami oleh remaja pada usia 11 tahun dan berlangsung sampai kita menopause (umumnya terjadi sekitar usia 45 – 55 tahun).

Pada saat perempuan yang telah mengalami pematangan organ reproduksi, ovarium akan secara rutin mengeluarkan sel telur. Pengeluaran sel telur terjadi sekitar empat minggu (28 hari) sekali. Dalam proses ini dinding rahim juga mengalami penebalan sebagai persiapan jika sel telur dibuahi.

Jika dalam akhir siklus tersebut tidak terjadi pembuahan, sel-sel dinding rahim akan menciut, lalu mati dan akhirnya meluruh. Proses peluruhan dinding rahim ini akan keluar bersama darah, lendir, dan cairan yang berasal dari dinding rahim inilah yang dikenal dengan menstruasi. Pendarahan menstruasi berlangsung selama 3 sampai 8 hari.

Perempuan dapat memiliki berbagai masalah dengan menstruasi/haid mereka. Masalah tersebut dapat berupa tidak mengalami menstruasi sama sekali sampai menstruasi berat dan berkepanjangan. Pola haid boleh saja tidak teratur, tetapi jika jarak antar menstruasi kurang dari 21 hari atau lebih dari 3 bulan, atau jika haid berlangsung lebih dari 10 hari maka para wanita harus mewaspadai adanya masalah ovulasi atau kondisi medis lainnya. Beberapa masalah yang berhubungan dengan menstruasi/haid adalah:

1. Amenore
Amenore adalah tidak ada menstruasi. Istilah ini digunakan untuk perempuan yang belum mulai menstruasi setelah usia 15 tahun (amenore primer) dan yang berhenti menstruasi selama 3 bulan, padahal sebelumnya pernah menstruasi (amenore sekunder).

Amenore primer biasanya disebabkan oleh gangguan hormon atau masalah pertumbuhan. Amenore sekunder dapat disebabkan oleh rendahnya hormon pelepas gonadotropin (pengatur siklus haid), stres, anoreksia, penurunan berat badan yang ekstrem, gangguan tiroid, olahraga berat, pil KB, dan kista ovarium.

2. Sindrom Pramenstruasi (PMS)
Sindrom pramenstruasi (PMS) adalah gejala fisik, emosi, dan perilaku yang umumnya terjadi pada minggu terakhir fase luteal (seminggu sebelum haid). Gejala ini biasanya tidak terjadi sampai 13 hari sebelum siklus, menjelang menstruasi PMS akan dialami oleh wanita, dan selesai dalam waktu 4 hari setelah perdarahan menstruasi dimulai. Beberapa gejala PMS yang sering dirasakan:
  • Payudara menjadi lembut dan bengkak
  • Depresi, mudah tersinggung, murung dan emosi labil (mood swing)
  • Jerawat berkala
  • Perut kembung atau kram
  • Sakit kepala atau sakit persendian
  • Sulit tidur
  • Sulit buang air besar (BAB)

3. Dismenore
Dismenore adalah menstruasi menyakitkan. Nyeri menstruasi terjadi di perut bagian bawah tetapi dapat menyebar hingga ke punggung bawah dan paha. Nyeri juga bisa disertai kram perut yang parah. Kram tersebut berasal dari kontraksi dalam rahim, yang merupakan peristiwa normal pada proses menstruasi, dan biasanya pertama dirasakan ketika mulai perdarahan dan terus berlangsung hingga 32 – 48 jam.

Dismenore yang dialami remaja umumnya bukan karena penyakit (dismenore primer). Pada wanita lebih tua, dismenore dapat disebabkan oleh penyakit tertentu (dismenore sekunder), seperti fibroid uterus, radang panggul, endometriosis atau kehamilan ektopik.

Gejala dismenore primer dapat diringankan dengan obat penghilang nyeri/anti-inflamasi seperti ibuprofen, ketoprofen dan naproxen. Berolah raga, kompres dengan botol air panas, dan mandi air hangat juga dapat mengurangi rasa sakit yang kita rasakan. Bila nyeri menstruasi tidak hilang dengan obat pereda nyeri, kemungkinan kelainan tersebut merupakan dismenore sekunder yang disebabkan penyakit tertentu.

4. Menoragia
Menoragia adalah istilah medis untuk perdarahan menstruasi yang berlebihan. Dalam satu siklus menstruasi normal, perempuan rata-rata kehilangan sekitar 30 ml darah selama ± 7 hari haid. Bila perdarahan melampaui 7 hari atau terlalu deras (melebihi 80 ml), dapat dikategorikan menoragia.

Penyebab utama menoragia adalah ketidakseimbangan jumlah estrogen dan progesteron dalam tubuh. Ketidakseimbangan tersebut menyebabkan endometrium terus terbentuk. Ketika tubuh membuang endometrium melalui menstruasi, perdarahan menjadi parah. Menoragia juga bisa disebabkan oleh gangguan tiroid, penyakit darah, dan peradangan/infeksi pada vagina atau leher rahim.

5. Perdarahan Abnormal
Perdarahan abnormal (di luar menstruasi ) antara lain:
Pendarahan di antara periode menstruasi
Pendarahan setelah berhubungan seks
Perdarahan setelah menopause

Perdarahan abnormal disebabkan banyak hal, misalnya: fibroid uterus, polip, atau bahkan kanker. Tanyakan pada dokter jika kalian mengalami kelainan ini untuk mengetahui penyebabnya, dan dapat segera diberi pengobatan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 2:58 PM

Hukum, Macam, dan Manfaat Pemantulan Bunyi

Bunyi merambat diudara berdasarkan gelombang longitudinal. Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah rambatannya berimpit dengan arah getarannya. Sedangkan gelombang yang arah rambatannya tegak lurus terhadap getarannya adalah gelombang tranversal.

Selain dapat merambat melalui udara, bunyi juga dapat merambat melalui zat padat maupun zat cair. Tetapi bunyi tidak dapat merambat melalui ruang hampa udara. Itulah sebabnya manusia dibumi tidak mendengar dentuman dasyat reaksi nuklir di matahari.

Manusia mempunyai keterbatasan untuk dapat mendengar bunyi. Manusia hanya dapat mendengar bunyi yang frekuensi getarannya antara 20 hertz hingga 20.000 hertz saja. Beberapa binatang dapat mendengar bunyi yang frekuensinya lebih kecil dari 20 hertz dan yang lebih besar dari 20.000 hertz.

Anjing adalah binatang yang mempunyai keistimewaan dalam hal pendengarannya. Dia dapat mendengar bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 hertz hingga bunyi yang frekuensinya melebihi 20.000 hertz. Lumba-lumba dapat mendengar bunyi yang frekuensinya lebih dari 20.000 hertz. Demikian pula dengan kelelawar, burung robin dan kucing. Oleh karena itu manusia menggolongkan bunyi berdasarkan frekuensi getarannya, yaitu:
  1. Infrasonik ( Bunyi infra ). Infrasonik adalah bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 hertz. Infrasonik dapat didengaar oleh anjing
  2. Audiosonik ( Bunyi audio ). Audiosonik adalah bunyi yang frekuensinya antara 20 – 20.000 hertz. Audiosonik dapat didengar oleh manusia dan binatang.
  3. Ultrasonik ( Bunyi Ultra ). Ultrasonik adalah bunyi yang frekuensinya melebihi 20.000 hertz. Ultrasonik dapat didengar oleh anjing, lumba-lumba, kelelawar, kucing, burung robin.
A. Hukum Pemantulan Bunyi
Sama halnya dengan gelombang-gelombang yang lain, gelombang bunyi juga dapat dipantulkan oleh dinding pemantul. Pemantulan gelombang bunyi oleh dinding pemantulan ternyata mempunyai ketentuan-ketentuan tertentu yaitu hukum pemantulan bunyi.
Pemantulan
Hukum pemantulan bunyi mengatakan:
  1. Bunyi datang, garis normal dan bunyi pantul terletak sebidang datar.
  2. Sudut datang sama dengan sudut pantul.
Dengan memahami hukum pemantulan bunyi ini, manusia dapat memanfaatkannya untuk kesejahteraan umat manusia.

B. Macam-macam Bunyi Pantul
Seperti yang telah kita bahas pada Kegiatan Belajar 1 diatas, bunyi merupakan gelombang yang dapat dipantulkan oleh dinding pemantul. Berdasarkan efek yang ditimbulkannya, bunyi pantul dapat kita bagi menjadi 2 macam bunyi pantul, yaitu:

1. Gema.
Gema adalah bunyi pantul yang terdengar dengan jelas, karena datangnya setelah bunyi asli selesai mengudara. Untuk mendengar gema, kita perlu menunggu beberapa saat setelah bunyi aslinya. Hal ini disebabkan karena bunyi membutuhkan waktu untuk bergerak dari tempat sumber bunyi ke dinding pemantul dan dari dinding pemantul menuju ketempat sumber bunyi kembali.

Jadi gema terjadi karena jarak antara sumber bunyi dan dinding pemantul relatif jauh. Contoh peristiwa seperti ini adalah ketika seseorang berteriak di tanah lapang yang terdapat tebingnya. Akibat teriakan orang tersebut, bunyi merambat menuju tebing dan oleh tebing dipantulkan kembali ke orang tersebut.

2. Gaung / Kerdam. 
Gaung atau kerdam adalah bunyi pantul yang tidak terdengar dengan jelas karena datangnya hampir bersamaan dengan bunyi aslinya. Hal ini disebabkan karena jarak antara sumber bunyi dan dinding pemantulnya relatif dekat. Keadaan seperti ini sering menjadi masalah bagi manusia khususnya dalam hal pengaturan suara dalam ruang pertemuan, ruang konser musik, gedung bioskop dan sebagainya.

Untuk mengurangi akibat yang ditimbulkan gaung ini, manusia menciptakan alat-alat peredam suara dengan cara memasang kain-kain tebal pada dinding. Bunyi asli yang mengenai dinding ruangan, oleh kain kain dan peredam suara ini tidak dipantulkan kembali ke dalam ruangan. Sehingga dalam ruangan tersebut hanya terdengar bunyi asli yang murni atau utuh.

Perbedaan antara gema dan gaung dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Aspek Gaung Gema
Kecepatan pantulan suara cepat lambat
Jarak sumber suara Jarak sumber suara dengan media pantul kecil atau dekat Jarak sumber suara dengan media pantul besar atau jauh
Hasil pantulan suara Suara pantulan tidak lengkap seperti suara sumber bunyi atau saling bertabrakan satu sama lain Suara pantulan lengkap seperti sumber bunyi dan tidak terjadi tabrakan suara

C. Pemanfaatan Bunyi Pantul.
Pemahaman manusia mengenai bunyi pantul telah dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan. Salah satu contoh pemanfaatan bunyi pantul yang sangat sering kita dengar adalah untuk mengukur dalamnya laut.
Kapal
Getaran bunyi dari kapal tentu bergerak kesegala arah. Gerakan gelombang bunyi yang ke udara tidak dipantulkan oleh apapun sehingga tidak ada bunyi pantul yang berasal dari udara. Gerakan gelombang bunyi yang tidak tegak lurus kedasar laut, juga tidak akan menimbulkan bunyi pantul yang arahnya kekapal kembali.

Hal ini karena sesuai dengan hukum pemantulan bunyi, sudut datang sama dengan sudut pantul. Sehingga hanya bunyi yang arahnya tegak lurus dasar lautlah yang akan memantulkannya kembali ke kapal.

Jika cepat rambat kita nyatakan dalam “V”, jarak yang ditempuh dalam “S” dan waktu tempuh dalam “t”, maka kita dapat menyatakan hubungan ketiga besaran tersebut dalam suatu rumus:
S = v . t
Dimana:
S  = jarak yang ditempuh ……… m
v  = kecepatan / cepat rambat …… m/s
t  = selang waktu tempuh …… s

Jika dalam laut kita nyatakan dalam “ d “, cepat rambat bunyi dalam air laut kita nyatakan dalam “V”, dan waktu tempuh bunyi dari kapal ke dasar laut dan kembali kekapal  bila kita nyatakan dalam “t”, maka sesuai dengan rumus diatas, kita dapat ubah menjadi:
Rumus
Dimana:
d = dalamnya laut……………………………………m
v = cepat rambat bunyi dalam air laut ………………… m/s
t = selang waktu tempuh bunyi dari kapal-dasar laut (PP) ……. S
Contoh soal:
Sebuah kapal ingin mengukur dalamnya laut dengan menggunakan sonar. Selang waktu antara bunyi yang dipancarkan ke dasar laut hingga terdengar bunyi pantulnya adalah 1,5 sekon. Jika cepat rambat bunyi dalam air air laut 1500 m/s, maka berapakah dalam laut ditempat tersebut?

Diketahui :
t = 1,5 s
v = 1.500 m/s
Ditanyakan d =?

d = v x t
        2
= 1.500 x 1,5
          2
= 1.125 m

Manfaat bunyi pantul tentu bukan hanya untuk mengukur dalamnya laut dan jarak sumber bunyi ke dinding pemantul saja. Masih banyak manfaat lain yang sering dipergunakan oleh manusia.
  1. Nelayan kita sudah sejak lama memanfaatkan bunyi pantul untuk mendeteksi kawanan ikan berada. 
  2. Getaran ultrasonik telah dimanfaatkan para medis untuk mendeteksi keadaan organ tubuh dibagian dalam tubuh manusia. Misalnya penggunaan Ultrasonografi (USG) oleh dokter kandungan untuk memeriksa bayi dalam kandungan ibunya. Biasanyanya USG mempergunakan frekuensi getaran antara 2 juta hingga 13 juta hertz. 
  3. Dalam industri susu, bunyi ultra dipergunakan juga untuk mengaduk susu agar lebih homogen dan steril. Untuk mendeteksi bagian logam yang retak, orang juga mempergunakan utrasonik agar lebih akurat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:30 PM

Macam Macam Perangkat Lunak Pengolah Angka

Perangkat aplikasi pengolah angka adalah software (perangkat lunak) khusus untuk menangani permasalahan yang berkaitan dengan angka. Dalam hal ini, angka yang sering muncul di bidang bisnis, ilmiah, perencanaan, pembuatan statistik, pembuatan lembar kerja, pengelolaan angka untuk perhitungan sebuah data (basis data) dan grafik.

Macam-macam perangkat lunak pengolah angka antara lain : Kspread, Star Office Calc, Open Office Calc, GNOME - GNumeric, Xess, Lotus 123, Microsoft Excel. Adapun yang sekarang banyak digunakan masyarakat adalah Microsoft Excel.

1. Kspread
Kspread merupakan aplikasi pengolah angka (spreadsheet) yang bersifat open source dan multiplatform. Open Source berarti kita dapat mendownload secara gratis dari internet dan menggunakannya secara bebas.
Kspread
Kelebihan:
  1. Tampilannya dilengkapi menu dan tombol-tombol sehingga mudah digunakan.
  2. Dilengkapi fitur-fitur pengolah angka dengan berbagai kemudahan.
  3. Mampu melakukan perhitungan lebih dari 100 fungsi.
  4. Mampu mengurutkan angka.
  5. Dalam satu dokumen mampu memuat banyak lembar kerja dan banyak table.

Kekurangan:
Tidak mendukung format aplikasi beberapa  perangkat lunak pengolah angka lainnya.

2. Star Office Calc
StarOffice Calc merupakan aplikasi pengolah angka yang dikembangkan oleh Sun Microsystem. StarOffice Calc adalah aplikasi pengolah angka yang bersifat multiplatform, yang berarti dapat dijalankan di berbagai sistem operasi termasuk Linux, Solaris, Unix, dan Windows
Star
Kelebihan:
  1. Kemampuannya untuk mengenali dan mengklarifikasi data yang ditempatkan di lembar kerja dan membantu penggunanya untuk membuat grafik dari data tersebtu sehingga lebih mudah dikomunikasikan dengan orang lain
  2. Dapat mengkonversi file yang dihasilkannya menjadi dokumen Microsoft Excel

Kekurangan:
Aplikasi ini tidak selengkap dengan Microsoft Excel.

3. Open Office Calc
Open Office Calc adalah aplikasi pengolah angka yang besifat open source (dapat dibuka melalui sistem operasi apa saja). Open Office Calc adalah program spreadsheet yang dapat dipergunakan untuk membuat daftar memelihara record, dan menganalisis data.
Open Office
Open Office Calc dapat digunakan untuk mengelola data dalam bentuk spreadsheet, menggunakan rumus untuk melakukan perhitungan data, dan menampilkan hasil dalam bentuk grafik. Dokumen Open Office Calc disebut spreadsheet. Pada saat membuka spreadsheet baru akan disediakan 3 sheets, yaitu Sheet1, Sheet2, Sheet3, dan kita dapat menambah atau mengurangi sheet yang ada. Model tampilan OpenOffice Calc hampir mirip dengan prograr Microsoft Excel.

Kelebihan:
  1. Aplikasi open source alias gratis.
  2. Menyimpan dokumen dalam bentuk PDF.
  3. Menyimpan file dokumen yang dihasilkan dalam format Open Document (XML) sehingga dapat dibuka diaplikasi yang bukan pengolah kata saja, tetapi juga dapat dibuka di aplikasi Open Document yang lain.
  4. Menyimpan file document dalam format yang dapat dibuka dan diedit oleh Microsoft Excel.

Kekurangan:
  1. Kemampuan yang terbatas dalam pengaturan chart.
  2. Pengaturan kertas  pada Open Office Calc  tidak sesuai dengan hasil cetakan.
  3. Dalam membuat sebuah kolom atau barus baru pada mege cell maka akan terjadi pesan notifikasi.

4. GNOME Office – Gnumeric
Gnumeric adalah aplikasi pengolah angka yang merupakan keluarga dari GNOME Office. Gnumeric bersifat open source. Gnumeric memiliki tampilan yang user friendly di mana jendela Gnumeric dilengkapi dengan menu-menu dan tombol-tombol toolbar.
Gnome
Kelebihan:
  1. Memiliki 95% fungsi-fungsi yang terdapat pada Microsoft Excel.
  2. Mencetak lembaran kerja dengan format tertentu dan dilengkapi dengan header.
  3. Dapat menggunakan format file XML.
  4. Perangkat lunak ini bersifat open source dan dapat digunakan secara bebas.
Kekurangan:
Aplikasi ini memerlukan banyak memory (RAM) dan proccessor yang besar (CPU).

5. Abacus
Abacus adalah aplikasi pengolah angka yang hanya membutuhkan memori kecil dan sangat mudah digunakan. Awalnya Abacus dikembangkan sebagai proyek mahasiswa di Universitas IST, Portugal di bawah bimbingan Prof. Arlindo Oliveira.
Abacus
Kelebihan:
Fungsi-fungsi standar termasuk fungsi statistik, matematika, keuangan dan juga interface berbentuk menu yang memudahkan pengguna menyalin persaman.

Kekurangan:
Lembaran kerja banyak namun jumlahnya dibatasi oleh ketersediaan pada memori komputer.

6. XESS
XESS adalah aplikasi pengolah angka yang dibuat oleh AIS (Applied Information System – www.ais.com). XESS bersifat multiplatform. XESS dibuat dalam versi yaitu “enterprise” untuk penggunaan di tingkat perusahaan, dan “lite” untuk pengguna perorangan.
Aess
Kelebihan XESS yaitu :
  1. Kemampuan untuk mengimpor file dari Excel dan Lotus.
  2. Dapat memberikan penanggalan dari tahun 1601 hingga 3999 serta kemampuan untuk menggunakan format tanggal dan waktu yang diatur oleh pengguna.
  3. Dapat mengaktifkan beberapa lembar kerja secara bersamaan.

Kelemahan yang dimiliki oleh XESS adalah harganya yang sangat mahal, harga XESS standar dijual dengan harga $495 dan XESSPlus dengan harga $595, sdangkan Miicrosoft Excel hanya $229.

7. Lotus 123
Lotus 123 merupakan aplikasi pengolah angka yang dikeluarkan IBM. Lotus 123 dikeluarkan dalam satu paket bersama-sama aplikasi Office lainya dan dikenal dengan nama Lotus SmartSuite.
Lotus 123
Lotus 123 merupakan program spreadsheet yang bekerja di bawah kendali sistem operasi DOS
Namun pada perkembangan terakhir program lotus mulai digunakan pada program Windows dengar hadirnya software Lotus 123 for Windows. Program ini sempat tenar dan banyak digunakan oleh masyarakat dunia di era tahun 80-an.

Kelebihan:
  1. Kompatibel dengan teks, fungsi, rumus, dan grafik dari Excel.
  2. Fungsi-fungsi analisis yang kompatibel dengan Excel.
  3. Mengkopi dan memindahkan lembaran kerja.
  4. Fasilitas SmartLabel berfungsi membuat rumus dengan lebih mudah dan cepat.
  5. Dapat menggunakan baris sampai dengan 65.536 baris.
Kekurangan:
Perangkat lunak ini tidak terkenal seperti Microsoft Excel sebagai program pengolah angka walaupun pada era 80-an aplikasi ini sempat tenar.

8. Microsoft Excel
Microsoft Excell adalah aplikasi pengolah angka yang dikeluarkan oleh Microsoft Corporation. Perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia. Microsoft memiliki fitur-fitur yang memungkinkannya diintegrasikan dengan aplikasi Microsoft Office lainnya. Microsoft Excel tampil dengan format Workbook yang tersusun atas beberapa sheet. Setiap sheet terdiri atas cell-cell sebagai ruang data.
Excell
Microsoft Excel Versi 1.0 dapat dijalankan pada komputer IBM PC dengan Micro Processor 8008. Kemudian Microsoft Excel versi 2.0. Microsoft Excel 2000 yang untuk selanjutnya disingkat Excel 2000 merupakan program aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik). Excel 2000 merupakan pengembangan dari Microsoft Excel versi sebelumnya dengan tujuan agar program aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik) ini lebih mudah digunakan dan dapat dimanfaatkan semua fasilitas yang ada pada sistem jaringan baik internet maupun intranet.

Tahun 1990 Microsoft Corporation memperkenalkan Microsoft Excel versi 3.0 yang menampilkan window-nya yang tiga dimensi dan mendukung penggunaan memori. Kemudian pada tanggal 6 April 1992, Microsoft Corporation telah mengeluarkan Microsoft Excel 3.1.

Pada tanggal 24 Agustus 1995 Microsoft Corporation secara resmi mengeluarkan versi terbarunya dengan nama Microsoft Excel `95 dan diteruskan dengan versi Microsoft Excel `97 serta dalam tahap penyempurnaan akan dikeluarkan pula versi terbarunya yakni Microsoft Excel 2003.

Kelebihan:
  1. Mempunyai kemampuan menampung data yang cukup besar dengan 1 juta baris dan 16.000 kolom dalam 1 sheet. Jadi dalam 1 sheet bisa menampung jawaban 1 juta responden dan 16 ribu jawaban/pertanyaan.
  2. Microsoft excel mempunyai Format yang paling populer dan fleksibel jadi sebagian besar software data entry ada fasilitas konversi ke format excel atau format lain yang bisa dibaca excel. Atau jika dibutuhkan kita bisa konversi balik dari excel ke software statistik lainnya.
  3. Microsoft Excel mempunyai program penggunaan rumus yang sangat lengkap sehingga mempermudah pengolahan angka untuk menghasilkan dokumen yang lebih canggih.
  4. dengan Pivot Tables, kita bisa kerja lebih efektif karena semua tabel summary yang kita rencanakan bisa kita buat dahulu walaupun data belum masuk semua. Setiap ada data masuk otomatis pivot table akan me-refresh sehingga tabel akan terupdate sendiri.
Kekurangan:
  1. Software pengolah angka ini berbayar atau tidak gratis.
  2. Aplikasi ini memerlukan banyak memory (RAM) dan proccessor yang besar (CPU).
  3. Untuk membuat kolom baru yang berisi pengkategorian dari sebuah kolom/jawaban pertanyaan, atau membuat filter responden; kita harus membuat rumus excel baik rumus matematika, logika maupun text. Banyak orang yang tidak suka dengan hal ini karena di SPSS misalnya, kita dengan mudah untuk melakukan filter atau pengkategorian jawaban baru.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:48 PM

Pengertian dan Sudut Kontak Pada Kapilaritas

Salah satu sifat unik dari zat cair ialah partikelnya bebas bergerak dan berpindah ke segala arah. Dikatakan cukup bebas karena partikel tidak mutlak dapat berpindah dan bergerak kemana saja dengan mudah. Partikel zat cair cukup susah untuk meninggalkan zat cair itu sendiri. Partikel zat cair punya gaya tarik menarik.

Gaya itulah yang menyebabkan partikel-partikel tersebut dapat bergerak bebas tetapi tidak bercerai berai seperti halnya partikel gas. Kapilaritas disebabkan oleh interaksi molekul-molekul di dalam zat cair. Di dalam zat cair molekul-molekulnya dapat mengalami gaya adhesi dan kohesi.

A. Pengertian Kapilaritas
Kapilaritas adalah peristiwa naik atau turunnya zat cair pada pembuluh atau celah kecil atau pori-pori kecil. Tisu atau kain lap adalah bahan yang memiliki celah atau pori-pori kecil yang banyak sedangkan plastik tidak. Kapilaritas disebabkan oleh interaksi di antara molekul-molekul dinding bahan dengan zat cair. Interaksi antara molekul itu selajutnya kita beri nama gaya adhesi dan kohesi.

Gaya kohesi adalah tarik-menarik antara molekul-molekul yang sejenis, yaitu molekul air dengan molekul air. Sedangkan gaya adhesi adalah gaya tarik menarik antara molekul yang tidak sejenis, yaitu bahan wadah dengan, olekul zat cair yang berada di dalamnya atau sekitarnya. Perbedaan gaya Adhesi dan Kohesi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Adhesi Kohesi
Molekul Molekulnya/ pertikelnya berbeda Molekulnya sejenis
Efek/ akibat Kapilaritas dan meniskus Kapilaritas, tegangan permukaan dan meniskus.

Perbedaan kekuatan gaya Adhesi dan kohesi inilah yang dapat menyebabkan fenomena-fenomena alam yang luar biasa. Antara lain :
  1. Gejala kapilaritas
  2. Meniskus atau bentuk permukaan zat cair
  3. Dalam industri seperti produksi lem, daya tempel cat dan lain lain

B. Sudut Kontak
Perbedaan kekuatan gaya adhesi dan kohesi pada peristiwa yang lain adalah timbulnya bentuk permukaan zat cair dalam wadah. Setidaknya ada tiga bentuk permukaan zat cair dalam wadah yaitu, permukaan cembung atau sering disebut meniskus cembung, permukaan cekung atau meniskus cekung dan permukaan datar.

Jika arah permukaan zat cair dalam wadah diperpanjang dengan garis lurus maka akan kita dapatkan sudut antara perpanjangan permukaan zat cair dangan arah vertikal wadah, sudut ini disebuit dengan sudut kontak.

1. Meniskus cekung (bentuknya lengkung ke dalam).
Ketika memasukkan air ke dalam tabung kaca, permukaan air di dalam tabung akan melengkung ke atas pada bagian yang menempel di dinding kaca. Pada kasus ini gaya kohesi lebih kecil dari gaya adhesi. Kelengkungan permukaan zat cair dalam tabung disebut meniskus. Dan kelengkungan permukaan air yang dimasukkan ke dalam tabung kaca disebut meniskus cekung (bentuknya lengkung ke dalam).
Meniskus Cekung
Jika pada kelengkungan air ke atas ditarik garis lurus, maka garis ini akan membentuk sudut yang kita beri nama teta (θ) terhadap dinding vertikal. Sudut inilah yang dinamakan sudut kontak. Sudut kontak air merupakan sudut lancip (θ < 90º).

2. Meniskus cembung.
Jika air raksa dimasukkan ke dalam gelas kaca maka permukaan raksa dalam tabung akan melengkung ke bawah pada bagian yang menempel di dinding kaca. Peristiwa ini menunjukkan gaya kohesi lebih besar dari gaya adhesi. Permukaan air raksa pada tabung dinamakan meniskus cembung. Karena gaya kohesi lebih besar maka air raksa tidak akan membasahi permukaan dinding tabung kaca.
Meniskus Cembung
Jika pada kelengkungan permukaan raksa ditarik garis lurus maka garis ini akan membentuk sudut yang kita beri nama teta (θ) terhadap dinding vertikaL. Sudut tersebut disebut sudut kontak raksa dengan dinding kaca dengan besar 90⁰< θ < 180º.

Perbedaan Sudut Kontak Air dan Air  Raksa
Sudut Kontak
Berikut ini sudut kontak beberapa bahan :
Bahan Sudut Kontak
Air dengan Kaca 0o
Raksa dengan Kaca 140o
Air dengan Parafin 107o
Kerosin dengan Kaca 26o

C. Contoh Kapilaritas
Peristiwa kapilaritas banyak sekali ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh peristiwa kapilaritas dalam kehidupan sehari-hari yakni.
  1. Naiknya minyak tanah pada sumbu kompor sehingga kompor dapat menyala
  2. Lampu minyak bisa menyala karena minyak tanah naik melalui sumbu.
  3. Dinding bata menjadi basah saat musim hujan karena air dari tanah merembes ke atas,
  4. Cairan tinta yang tumpah mudah diserap dengan kapur tulis atau kertas
  5. Naiknya air tanah dari akar ke daun melalui pembuluh kayu.
  6. Meresapnya air pada saat musim hujan sehingga dinding rumah menjadi basah.
  7. Air yang menggenang di lantai dapat diserap dengan kain pel atau dengan spons
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 5:23 PM

Teks Tanggapan Deskriptif Pakaian Adat Betawi

Masyarakat Betawi pada umumnya mengenal beberapa macam pakaian. Namun yang lazim dikenakan adalah pakaian adat berupa tutup kepala (destar) dengan baju jas yang menutup leher (jas tutup) yang digunakan sebagai stelan celana panjang.  Untuk melengkapi pakaian adat pria Betawi ini, selembar kain batik dilingkarkan pada bagian pinggang dan sebilah belati diselipkan di depan perut. Para wanita biasanya memakai baju kebaya, selendang panjang yang menutup kepala serta kain batik.

Pada pakaian pengantin, terlihat hasil proses asimilasi dari berbagai kelompok etnis pembentuk masyarakat Betawi. Pakaian yang digunakan pengantin pria yaitu, terdiri atas sorban, jubah panjang, dan celana panjang banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Arab. Sedangkan pada pakaian pengantin wanita yang menggunakan syangko (penutup muka), baju model encim, dan rok panjang memperlihatkan adanya pengaruh kebudayaan Cina. Uniknya, terompah (alas kaki) yang dikenakan oleh pengantin pria dan wanita dipengaruhi oleh kebudayaan Arab.

A. Membangun Konteks
No. Pertanyaan Ya Tidak
1. Pernahkah kamu menghadiri pernikahan sang Pengantin menggunakan pakaian adat Betawi? a a
2. Apakah kamu pernah menyaksikan tayangan perkawinan pengantin yang menggunakan pakaian adat Betawi ? a a
3. Apakah kalian pernah melihat pakaian yang digunakan Abang dan None Betawi? a a
4. Apakah kamu pernah memakai pakaian adat Betawi? a a

B. Pemodelan Teks
Pakaian Adat Betawi
Pakaian adat betawi terdiri atas beberapa jenis, baik untuk laki-laki maupun wanita. Pakaian adat masyarakat Betawi seperti halnya pakaian adat yang berlaku di provinsi lain, dipengaruhi oleh kebudayaan atau adat lainnya. Pakaian adat Betawi dipengaruhi oleh berbagai adat, di antaranya adalah adat Arab, Cina, Melayu, dan Barat. Pengaruh tersebut dapat kita lihat dari pakaian adat Betawi untuk pakaian sehari-hari dan pakaian pengantin.

Pakaian adat Betawi yang dipergunakan oleh para kaum lelaki adalah baju koko yang disebut juga sadariah. Sedangkan baju adat perempuan sehari-hari adalah baju kurung dengan kebaya pucuk rebung serta kerudung.

Baju sadariah bentuknya sama dengan baju koko pada umumnya, hanya biasanya berwarna polos. Celana batik yang dikenakan adalah celana kolor batik panjang. Warnanya tidak terlalu ramai, putih, cokelat, dan hitam dalam motif-motifnya. Selain itu, dilengkapi kain pelekat berbentuk selendang yang diselempangkan pada leher. Peci hitam berbahan beludru yang menutup kepala menjadi ciri khas masyarakat Betawi.

Pakaian adat perempuan yang dipergunakan adalah baju kurung berlengan pendek, saku di bagian depannya dengan warna-warna yang mencolok dipadu dengan kain sarung batik pucuk rebung. Kerudung selendang dikenakan pada kepala dengan serasi terkesan mencolok.

C. Mengenali Teks Tanggapan deskriptif
Deskripsi adalah gambaran mengenai suatu hal yang dilukiskan dengan kondisi atau keadaan yang sebenarnya berisi penggambarab suatu objek, tempat, atau peristiwa tertentu sehingga dapat dirasakan, dilihat, dicium, dan didengar oleh pembaca.

1. Struktur Teks Tanggapan Deskripsi
Secara umum struktur teks tanggapan deskripsi dalam pembelajaran bahasa Indonesia terdiri dari Identifikasi, Klasifikasi definisi, Deskripsi bagian.
Teks Tanggapan
Struktur Kalimat
Identifikasi Pakaian adat betawi terdiri atas beberapa jenis, baik untuk laki-laki maupun wanita. Pakaian adat masyarakat Betawi seperti halnya pakaian adat yang berlaku di provinsi lain, dipengaruhi oleh kebudayaan atau adat lainnya. Pakaian adat Betawi dipengaruhi oleh berbagai adat, di antaranya adalah adat Arab, Cina, Melayu, dan Barat. Pengaruh tersebut dapat kita lihat dari pakaian adat Betawi untuk pakaian sehari-hari dan pakaian pengantin.
Klasifikasi/
Definisi
Pakaian adat Betawi yang dipergunakan oleh para kaum lelaki adalah baju koko yang disebut juga sadariah. Sedangkan baju adat perempuan sehari-hari adalah baju kurung dengan kebaya pucuk rebung serta kerudung.
Deskripsi Bagian Baju sadariah bentuknya sama dengan baju koko pada umumnya, hanya biasanya berwarna polos. Celana batik yang dikenakan adalah celana kolor batik panjang. Warnanya tidak terlalu ramai, putih, cokelat, dan hitam dalam motif-motifnya. Selain itu, dilengkapi kain pelekat berbentuk selendang yang diselempangkan pada leher. Peci hitam berbahan beludru yang menutup kepala menjadi ciri khas masyarakat Betawi.

Pakaian adat perempuan yang dipergunakan adalah baju kurung berlengan pendek, saku di bagian depannya dengan warna-warna yang mencolok dipadu dengan kain sarung batik pucuk rebung. Kerudung selendang dikenakan pada kepala dengan serasi terkesan mencolok.

2. Memahami Makna Kata dalam Teks
Setelah kamu memahami teks tanggapan deskriptif Pakaian Adat Betawi, kamu akan mempelajari unsur kebahasaan, yaitu kata sifat dan kata kerja yang terdapat dalam bacaan.

3. Kata Sifat (adjektiva)
Kata sifat ialah kata yang dipakai untuk mengungkapkan sifat atau keadaan sesuatu, misalnya keadaan orang, binatang, benda. Kata sifat di dalam kalimat berfungsi sebagai predikat.
Suatu kata dapat digolongkan ke dalam kelas kata sifat apabila memenuhi persyaratan sebagai predikat.

(1) Dapat diawali dengan kata sangat, amat, paling, dan diakhiri dengan kata sekali.
Kata Sifat Contoh Kata Sifat Contoh
Cantik Sangat cantik, Cantik sekali Panjang Sangat panjang, Panjang sekali
Buruk Sangat buruk, Buruk sekali Besar Sangat besar, Besar sekali
(2) Dapat diberi awalan se- dan ter-.
Kata Sifat Contoh Kata Sifat Contoh
Lebar Selebar, Terlebar Mudah Semudah, Termudah
Pandai Sepandai, Terpandai Baik Sebaik, Terbaik
(3) Dapat diingkari dengan kata tidak
Kata Sifat Contoh Kata Sifat Contoh
Mahal Tidak mahal Rajin Tidak rajin
Manis Tidak manis Murung Tidak murung

4. Kata Kerja ( Verba)
Kata kerja adalah kata yang menyatakan perbuatan atau pekerjaan.

a. Ciri–ciri kata kerja
1) Biasanya bukan kata pertama dalam kalimat.
2) Dapat didahului leh kata-kata seperti: akan, hendak, sedang, sudah, hampir.
Contoh : akan pulang, hendak makan, sedang bekerja, sudah berangkat, hampir jatuh.
3) Tidak dapat didahului oleh awalan ter- yang berarti paling.

b. Bentuk–bentuk kata kerja
1) Bentuk kata dasar, misalnya: makan, minum, pulang, pergi .
2) Bentuk kata berimbuhan, misalnya: menulis, bekerja, memakan, menari.
3) Bentuk kata ulang, misalnya: berjalan-jalan, memukul-mukul, menari-nari, berteriak-teriak.
4) Bentuk kata majemuk, misalnya: berkeras hati, bermain api, memeras keringat.

c. Fungsi kata kerja
1) Subtantiva (sebagai subjek/S)
Contoh:
Ibu / memakai/ kebaya encim
   S          P                O

2) Predikat (sebagai predikat)
Contoh:
Ayah / bersadariah
    S             P

5. Makna Kata
No. Kata Makna
1. Adat Aturan (perbuatan dan sebagainya) yang lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala
2. Baju Koko Baju lengan panjang dengan tanpa kerah, Koko  diapatasi dari Engkoh-engkoh
3. Baju Sadariah Baju yang mirip dengan rompi
4. Batik Kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu; 
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 2:45 PM

Macam Macam Motif dan Prisip Ekonomi

Setiap orang memiliki keinginan untuk memenuhi kebutuhannya semaksimal mungkin. Pemenuhan kebutuhan tersebut memerlukan langkah-langkah dan tindakan. Tindakan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya dapat dikatakan sebagai tindakan ekonomi. Tindakan yang dilakukan seseorang pasti mempunyai alasan yang jelas. Alasan yang mendorong seseorang melakukan tindakan ekonomi dinamakan motif ekonomi.

A. Macam-macam Motif Ekonomi
Motif berasal dari kata motive (Bahasa Inggris) yang berarti penjelasan atau penggeraknya. Motif adalah alasan seseorang untuk melakukan sesuatu atau dorongan dari dalam diri manusia untuk berbuat atau bertindak. Manusia bertindak karena didorong oleh suatu keinginan. Apabila keinginan itu berkaitan dengan kegiatan ekonomi, maka disebut motif ekonomi.

Pada dasarnya, setiap jiwa yang melakukan suatu tindakan ekonomi itu didorong oleh motif atau keinginan masing-masing. Motif yang terdapat pada masing-masing orang berbeda-beda. Seseorang yang berprofesi sebagai pegawai pasti berbeda dengan orang yang profesinya Dokter, Guru, Petani, Pedagang dll.

Berbagai  motif manusia melakukan tindakan ekonomi dapat dibedakan menjadi motif memperoleh keuntungan (laba), motif memperoleh penghargaan dari masyarakat, motif membantu sesama manusia, motif memperoleh kedudukan, dan motif menjamin masa depan.

1. Motif Memperoleh Keuntungan
Seorang pengusaha melakukan usahanya di berbagai bidang  didorong oleh keinginan memperoleh keuntungan (laba).  Misalnya saja tujuan seorang pedagang menjual barangnya adalah untuk mendapatkan keuntungan atau laba.

Kita dapat menjumpai berbagai tindakan ekonomi seseorang atau sekelompok orang pada berbagai kegiatan di rumah, di kantor, di kebun, di pabrik, di laut, di pasar, atau di tempat lain yang  didorong oleh motif memperoleh keuntungan.

2. Motif Memenuhi Kebutuhan Sendiri
Setiap orang mempunyai kebutuhan yang harus dipenuhi dengan cara  melakukan berbagai usaha untuk memenuhi kebutuhannya itu. Misalnya, Ibu Siti bekerja sebagai pencuci pakaian di rumah orang karena penghasilan suami tidak dapat mencukupi kebutuhan. Tindakan ekonomi yang dilakukan oleh Siti, menjadi buruh cuci, didorong oleh keinginan untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

3. Motif Memperoleh Penghargaan Masyarakat
Motif memperoleh penghargaan dari masyarakat dapat menjadi pendorong atau alasan seseorang atau kelompok melakukan tindakan ekonomi pada berbagai kegiatan ekonomi. Selain memperoleh keuntungan, seseorang juga ingin lebih dari orang di sekelilingnya.  Misalnya saja sebuah klub sepak bola. Selain mendapat gelar juara, para pemain di klub yang juara pun akan mendapat penghargaan dari masyarakat.

4. Motif Membantu Sesama Manusia/Motif Sosial
Sering  kali kita jumpai tindakan ekonomi seseorang atau kelompok didasarkan pada alasan atau keinginan atau motif membantu sesasama manusia. Mereka mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya untuk membuat atau menyampaikan suatu barang atau jasa yang didorong oleh keinginan atau motif membantu sesama manusia.

5. Motif Memperoleh Kedudukan/Motif Politik
Ada orang yang berambisi memperoleh kedudukan. Contoh: Bapak Karyo memodali perbaikan jalan yang rusak di kampungnya, menyelenggarakan pengobatan gratis kepada masyarakat di kampungnya. Dia berharap dalam pemilihan kepala desa nanti, dia mendapat dukungan dari masyarakat itu.

6. Motif Menjamin Masa Depan
Menabung ialah salah satu bentuk tindakan ekonomi yang bertujuan menyimpan uang untuk keperluan di masa mendatang.  Setiap orang pasti ingin memiliki masa depan yang lebih baik. Untuk itu, mereka akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengumpulkan uang. Uang yang mereka peroleh tidak dihabiskan saat itu juga

B. Prinsip Ekonomi
Suatu cara bertindak dengan berusaha mencapai hasil yang optimal dibandingkan dengan pengorbanan, disebut prinsip ekonomi. Setiap orang, organisasi dan perusahaan selalu berusaha untuk mendapatkan satu unit barang dengan cara mengeluarkan modal serta usaha yang sekecil mungkin. Inilah yang dinamakan prinsip ekonomi. Prinsip ekonomi dapat kita bagi menjadi tiga jenis, yaitu

1. Prinsip Ekonomi Produsen
Prinsip ekonomi produsen adalah menentukan bahan baku, alat produksi serta biaya-biaya produksi yang ditekan serendah mungkin dengan menghasilkan produk yang berkualitas baik. Secara umum prinsip ekonomi produsen tersiri dari :
  • Menghasilkan barang yang berkualitas
  • Menekan biaya produksi serendah mungkin
  • Mencari keuntungan maksimal
  • Menghasilkan barang yang diminati dan selalu dicari oleh konsumen
Prinsip Ekonomi Produsen
2. Prinsip Ekonomi Distributor
Prinsip ekonomi distributor adalah melakukan berbagai usaha untuk memenuhi selera pembeli dengan berbagai macam iklan, promosi, reward/hadiah, dan lain-lain untuk meraup banyak keuntungan dari kegiatan tersebut. Prinsip ekonomi distributor antara lain :
  • Menyalurkan barang dan jasa pada konsumen tepat waktu
  • Memeratakan hasil produksi ke daerah-daerah yang memerlukan
  • Membuat harga barang stabil atau tidak mengalami gejolak

3. Prinsip Ekonomi Konsumen
Prinsip ekonomi konsumen yaitu prinsip ekonomi bagaimana cara mendapatkan produk atau barang maupun jasa yang bermutu dan memiliki kualitas yang baik dengan harga serendah mungkin atau dengan mengeluarkan jumlah uang yang sedikit. Beberapa prinsip ekonomi konsumen antara lain :
  • Mendapatkan kepuasan semaksimal mungkin
  • Terpenuhinya kebutuhan hidup
  • Terhindar dari sifat konsumtif
  • Mendapatkan barang yang bermutu dengan harga murah
  • Terjadinya penghematan atau tidak

Ciri-Ciri Prinsip Ekonomi
Prinsip ekonomi sangat berguna dalam kenidupan sehari-hari. Seseorang yang menerapkan prinsip ekonomi mempunyai ciri-cirinya. yaitu sebagai berikut.
  1. Bertindak rasional. maksud dari bertindak rasional yaitu seseorang yang melakukan suatu kegiatan atau tindakan ekonomi selalu berfikir dengan akal sehat. Bukan dengan berdasarkan emosi serta hawa nafsu.
  2. Bertindak ekonomis. Maksud dari bertindak ekonomis yaitu seseorang yang melakukan suatu kegiatan ekonomi dengan segala perencanaan yang matang dan dengan perhitungan yang cermat.
  3. Bertindak hemat. Maksud dari bertindak hemat yaitu seseorang melakukan suatu kegiatan ekonomi bisa menghindari pemborosan dengan membeli suatu kebutuhan sesuai dengan apa yang dibutuhkan.
  4. Membuat skala prioritas. Maksud dari membuat skala prioritas yaitu seseorang memenuhi segala kebutuhan yang ada dengan membuat suatu urutan kebutuhan yang berdasarkan tingkat kepentingannya dari yang tidak mendesak sampai dengan yang mendesak.
  5. Bertindak dengan meggunakan prinsip cost and benefit. Maksud dari yang satu ini yaitu seseorang dalam melakukan tindakan atau suatu kegiatan ekonomi selalu memperhitungkan biaya yang dikeluarkan serta manfaat yang diterima dari suatu tindakan atau kegiatan yang dilakukannya.

C. Manfaat Prisip Ekonomi
Jika prinsip-prinsip ekonomi seperti telah disebutkan di atas dapat diterapkan dengan baik maka banyak manfaat yang dapat diperoleh dari penerapan prinsip-prinsip ekonomi tersebut. Manfaat prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari antara lain sebagai berikut.
  1. Hemat, Cermat, dan Bijak dalam mengatur keuangan
  2. Mencengah pemborosan
  3. Meminimalkan resiko kerugian dan memaksimalkan keuntungan
  4. Bekerja hemat, cepat, dan tepat dan mencapai hasil kerja yang terjamin mutunya
  5. Hidup lebih maju dalam persaingan yang sehat
  6. Memenuhi tingkat kemakmuran dengan tepat
  7. Mencapai tujuan dengan tepat waktu dan berhasil guna
  8. Melakukan kegiatan yang wajar, rasional dan dapat dipertanggungjawabkan 
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 3:51 PM

Struktur dan Bagian Bagian Ginjal Manusia

Ginjal menjadi salah satu organ yang paling penting di dalam tubuh manusia. Umumnya manusia memiliki ginjal 2 buah yang ada di bagian kanan dan kirinya. Ginjal menjadi salah satu organ manusia yang berguna sebagai filter atau alat penyaring.

Ginjal terletak di bawah hati dan limpa, pada bagian atas ginjal terdapat kelenjar adrenal atau yang juga sering disebut kelenjar suprarenal. Fungsi utama ginjal adalah untuk menyaring kotoran dari darah dan membuangnya dalam bentuk urin. Ginjal mempunyai ukuran panjang sekitar 11,5 cm, lebar 6 cm dan ketebalah sekitar 3 cm dengan berat 120 – 170 gram.

Pada ginjal manusia terdapat beberapa bagian utama yang dapat membantu proses berjalannya fungsi ginjal secara sempurna. Ada bagian yang dapat melindungi ginjal agar tidak mudah terjadi kerusakan ke bagian organ tubuh yang lainnya. Ginjal juga memiliki organ yang lainnya yang memiliki fungsi masing-masing untuk membantu proses pencernaan di dalam tubuh.

A. Struktur Ginjal
Di dalam tubuh manusia terdapat sepasang ginjal, yang. Masing-masing besarnya kira-kira sekepalan tangan yang tertutup. Organ ginjal ini terletak pada rongga sebelah kanan dan kiri ruas-ruas tulang pinggang. Letak ginjal sebelah kanan lebih rendah dari pada ginjal sebelah kiri, karena ginjal sebelah kanan berada di bawah hati.
Struktur Ginjal
Jika ginjal dipotong secara melintang, maka akan terlihat beberapa struktur utama penyusun ginjal. Secara umum ada 3 struktur, Bagian paling luar ginjal disebut korteks, kemudia bagian setelah korteks adalah medulla ginjal, dan bagian paling dalam disebut pelvis ginjal. Pada sayatan membujur sebuah ginjal, tampak bagian-bagian ginjal sebagai berikut:
1. Kulit ginjal (korteks renalis)
2. Sumsum ginjal (medulla renalis)
3. Rongga ginjal (pelvis renalis)

B. Kortek Medula dan Pelvis
1. Korteks
Korteks merupakan lapisan ginjal bagian luar, yang memiliki ketebalan hampir sepertiga dari tebal keseluruhan ginjal. Korteks dan medula mengandung kurang lebih 1 juta nefron. Korteks berfungsi sebagai tempat terjadinya filtrasi dan ultafiltrasi. Di dalam korteks terdapat nefron yag membuat permukaan ginjal lebih luas, nefron juga merupakan komponen utama dalam proses filterisasi zat yang tidak diperlukan oleh tubuh. Setiap nefron terdiri dari: badan malpighi dan saluran (tubulus) renalis.
Bowman dan glomerulus
Glomerulus dan simpai Bowman membentuk kesatuan yang disebut Badan Malpighi.  Setiap badan malpighi tersusun atas kapsula Bowman dan glomerulus yang terdapat dibagian korteks.  Pada bagian medulla terdapat saluran (tubulus) yang terbagi menjadi 3 bagian, yaitu:
1. Tubulus kontortus proksimal
2. Tubulus kontortus distal
3. Tubulus kolektivus

Di antara tubulus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distal dihubungkan oleh lengkung Henle desenden (turun) dan lengkung Henle asenden (naik). Pada bagian dalam ginjal terdapat pelvis renalis yang merupakan muara dari ketiga tubulus.

2. Medula Ginjal
Medula ginjal merupakan bagian yang berbentuk kerucut seperti piramida. Satu ginjal terdiri dari 8 – 12 piramida. Pada medula terdapat beberapa saluran seperti tubulus kolektivus, lengkung henle, dan tubulus kontortus. Fungsi medula ginjal adalah untuk menyerap zat nutrisi yang masih bisa dipakai dari hasil saringan korteks ginjal.

3. Pelvis Ginjal
Pelvis atau rongga ginjal merupakan bagian dari ureter yang melebar. Pelvis merupakan tempat penampungan urin sementara sebelum urin tersebut menuju ke organ eksresi selanjutnya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:32 PM

Sifat Fisika dan Sifat Kimia Zat

Zat  adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang, setiap zat mempunyai  sifat yang berbeda.  Sifat yang dapat diamati secara langsung tanpa mengubah susunan zat, misalnya wujud, warna, kelarutan, daya hantar listrik, dan kemagnetan. dinamakan sifat fisika. Setiap zat secara umum apabila menerima panas akan memuai dan menyusut bila didinginkan. Berikut penjelasan mengenai perubahan fisika dan perubahan kimia.

A. Sifat Fisika Zat
Sifat fisika adalah perubahan yang dialami suatu benda tanpa membentuk zat baru.
Sifat ini dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi tersebut. Sifat fisika antara lain wujud zat, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, kemagnetan, dan kekentalan. Berikut ini pembahasan mengenai sifat-sifat fisika tersebut :

1. Wujud Zat
Zat dapat memiliki tiga macam wujud, padat,cair dan gas. Wujud zat dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, perubahan wujud zat dapat dikarenakan zat menerima panas atau melepaskan panas.
Wujud Zat
Contoh dari perubahan wujud zat disebakan karena zat  menerima panas adalah proses melebur yaitu proses dari zat padat menjadi zat cair. Proses perubahan wujud yang lain adalah, mengembun, menguap, menyublim, dan membeku. Susunan partikel zat padat, cair dan gas memiliki susunan yang berbeda satu dengan yang lain
  • Zat padat memiliki parikel-partikel yang menempati posisi yang tetap,gaya tarik-menarik yang kuat, dan gerak partikel hanya berupa getaran.
  • Zat cair memiliki jarak antar partikel tetap dan agak berjauhan,gaya tarik menarik antar partikel lemah, gerakan partikel lebih lincah dan partikel dapat berpindah tempat.
  • Gas memiliki jarak partikel yang berubah ubah, hampir tidak ada gaya tarik-menarik , dan gerakan partikel sangat bebas.

2. Warna Zat
Setiap benda memiliki warna yang berbeda-beda. Warna merupakan sifat fisika yang dapat diamati secara langsung. Warna yang dimiliki suatu benda merupakan ciri tersendiri yang membedakan antara zat satu dengan zat lain. Warna merupakan salah satu sifat fisika sua tu zat. Setiap jenis benda memiliki warna yang berbeda-beda. Misalkan saja besi dan tembaga memiliki warna yang berbeda.

Warna merupakan sifat fisika yang dapat kita amati secara langsung.Warna yang dimiliki suatu benda merupakan ciri tersendiri yang membedakan antara zat satu dengan zat lain. Misal, aluminium berwarna silver, dan karbon berwarna hitam.

3. Kelarutan
Kelarutan suatu zat dalam pelarut tertentu merupakan sifat fisika.  Kelarutan atau solubilitas adalah kemampuan suatu zat terlarut  (solute), untuk larut dalam suatu pelarut (solvent). Biasanya jika zat pelarutnya air sering disebut dengan larutan, misalnya gula yang larut dalam air biasa disebut larutan gula.

Air merupakan zat pelarut untuk zat-zat tertentu. Tidak semua zat dapat larut dalam zat pelarut.
Misal, garam dapat larut dalam air, tetapi pasir tidak dapat larut dalam air. Kelarutan suatu zat dalam pelarut tertentu merupakan sifat fisika. Kelarutan suatu zat dapat bergantung pada suhu, derajat keasaman, dan jenis pelarut.

4. Daya Hantar Listrik
Daya hantar listrik merupakan sifat fisika. Setiap benda mempunyai sifat penghantaran listrik yang berbeda, hampir seluruh logam merupakan penghantar listrik yang baik. Benda yang dapat menghantarkan listrik dengan baik disebut konduktor seperti  aluminium, tembaga, besi, sedangkan benda yang sulit menghantarkan listrik disebut isolator seperti karet, kayu, dan plastik, daya hantar listrik pada suatu zat dapat diamati dari gejala yang ditimbulkannya.

Misalkan, jika seutas tembaga dihubungkan dengan baterai dan sebuah lampu. Akibat yang dapat kamu amati adalah lampu dapat menyala, Sebaliknya jika kawat tersebut kamu ganti dengan isolator seperti plastik, atau kayu , maka lampu tidak akan menyala. Dapat kita simpulkan bahwa daya hantar listrik merupakan sifat fisika.

5. Kemagnetan
Kemagnetan suatu benda merupakan sifat fisika suatu zat. Berdasarkan sifat kemagnetan, benda digolongkan menjadi dua yaitu benda magnetik dan benda non magnetik. Benda magnetik adalah benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet Benda non magnetik adalah benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet.

Misal, terdapat campuran antara serbuk besi dan pasir. Pemisahan campuran ini tidak dapat dilakukan dengan penyaringan atau pengayakan. Cara yang lebih mudah adalah dengan mendekatkan sebuah magnet pada campuran tersebut. Serbuk besi termasuk bahan magnetik, maka akan tertarik pada magnet tersebut. Perbedaan sifat magnetik zat dapat digunakan untuk memisahkan suatu zat dalam campuran.

6. Titik didih dan titik lebur
Titik klebur dan titik didih suatu zat merupakan sifat fisika zat  Titik didih adalah suhu dimana suatu zat mendidih, sedangkan titik lebur adalah suhu dimana zat padat melebur. Pada zat cair seperti air dan alkohol mempunyai titik didih yang berbeda, titik didih air 100ºC sedangkan alkohol 78 ºC, sedangakan tembaga mendidih di suhu 1.187ºC. Titik didih suatu zat dapat naik dengan cara menaikan tekanan dan menambahkan ketidak murnian pada zat tersebut, begitu pula sebaliknya.

Titik lebur suatu zat dapat berubah-ubah dipengaruhi oleh tekanan udara,dan ketidakmurnian zat. Apabila tekanan udara luar berubah-ubah, maka titik lebur zat juga akan mengalami perubahan. Hal ini dapat ditunjukkan bahwa pada tekanan udara lebih dari 76 cmHg es akan melebur di bawah suhu 0ºC, sedangkan dengan penambahan ketidakmurnian zat titik lebur zat akan menurun.

Garam yang dicampurkan dengan es batu dapat menurunkan suhu es hingga di bawah 0ºC. Peristiwa ini dapat digunakan untuk mendinginkan air menjadi es pada pembuatan es krim. Turunnya suhu disebabkan garam menurunkan titik lebur es.

B. Sifat Kimia Zat
Sifat kimia adalah sifat suatu zat yang berhubungan dengan terbentuknya zat jenis baru. Berikut ini beberapa contoh sifat kimia yang dimiliki suatu benda. Beberapa sifat kimia suatu zat antara lain sebagai berikut.

1. Mudah Terbakar
Sifat mudah atau sukar terbakarnya suatu zat merupakan sifat kimia. Dengan mengetahui sifat dari bahan-bahan yang mudah terbakar, kita akan dapat menggunakannya secara aman. Sifat mudah atau sukarnya zat terbakat termasuk sifat kimia zat.

2. Membusuk
Pembusukan merupakan salah satu sifat kimia dari suatu zat. Akibat terjadi reaksi kimia dalam suatu makanan atau minuman, dapat mengakibatkan makanan dan minuman tersebut membusuk dan berubah rasa menjadi asam.  Pembusukan makanan akan menyebabkan rusaknya nilai gizi, tekstur, serta rasa dari makanan sehingga tidak layak dikonsumsi karena berbahaya bagi kesehatan. Ada beberapa hal yang menyebabkan pembusukan pada masakan, adalah:
  • Mikroorganisme dapat berupa ragi, jamur, atau  bakteri.
  • Ontolisis, yaitu adalah proses pembusukan makanan dikarenakan zat yang terkandung dalam makanan itu sendiri dan adanya reaksi kimia antara zat yang dikandung dalam makanan dengan oksigen di udara sekitar

Untuk menghidari proses pembusukan pada makanan dapat dilakukan beberapa teknik baik yang menggunakan teknologi tinggi maupun teknologi yang sederhana. Inti dari pengawetan makanan adalah suatu upaya untuk menahan laju pertumbuhan mikro organisme pada makanan. Berikut adalah beberapa teknik standar yang telah dikenal secara umum oleh masyarakat luas : Pendinginan, Pengasapan, Pengalengan, Pengeringan, Pemanisan, dan Pengasinan.

3. Berkarat
Reaksi antara logam dan oksigen dapat mengakibatkan benda tersebut berkarat. atau biasa disebut korosi. Logam, seperti : besi dan seng memiliki sifat mudah berkarat. Terdapat benda-benda yang tidak dapat berkarat, seperti: plastik dan kaca. Berkarat merupakan sifat kimia, sebab terjadi reaksi yang menghasilkan zat jenis baru.

Karat merupakan hasil reaksi oksidasi suatu logam , atau istilah lainnya korosi. Besi yang mengalami korosi membentuk karat dengan rumus Fe₂O₃.xH₂O. Korosi atau proses pengaratan merupakan proses eletro kimia. Pada proses pengaratan, besi (Fe) bertindak sebagai pereduksi dan oksigen (O₂) yang terlarut dalam air bertindak sebagai pengoksidasi. Persamaan reaksi pembentukan karat sebagai berikut:
Anoda: Fe(s) → Fe²⁺(aq) ) 2e⁻
Katoda: O₂(g) + 4H⁺(aq) + 4e⁻ → 2H₂O(l) 
Beberapa cara untuk menanggulangi besi atau logam lain agar tahan dari proses perkaratan:
  • Melapisi besi atau logam lainnya dengan cat.
  • Membuat logam dengan campuran yang serba sama atau homogen ketika pembuatan atau produksi besi atau logam lainnya di pabrik.
  • Pada permukaan logam diberi oli atau vaselin
  • Menghubungkan dengan logam aktif seperti magnesium  melaui kawat agar yang berkarat adalah magnesiumnya. Hal ini banyak dilakukan untuk mencegah berkarat pada tiang listrik besi atau baja. Mg ditanam tidak jauh dari tiang listrik.
  • Melakukan proses galvanisasi dengan cara melapisi logam besi dengan seng tipis atau timah
4. Mudah Meledak
Interaksi zat dengan oksigen di alam ada yang mempunyai sifat mudah meledak, seperti: magnesium, hidrogen, dan natrium. Sebuah ledakan adalah peningkatan dalam volume dan pengeluaran energi  dengan  cara yang membahayakan, biasanya dengan pengeluaran suhu yang tinggi dan penghasilan gas. Ledakan ada yang bersifat alami atau buatan, contoh ledakan yang bersifat alami adalah ledakan gunung merapi.

5. Beracun
Terdapat beberapa zat yang memiliki sifat kimia beracun, antara lain: insektisida, pestisida, fungisida, herbisida dan rodentisida. Zat beracun tersebut digunakan manusia untuk membasmi hama, baik serangga maupun tikus. Bahan kimia beracun dikenal sebagai bahan kimia yang dalam jumlah kecil dapat menimbulkan keracunan pada manusia.

Umumnya zat-zat toksik masuk lewat pernapasan atau kulit, kemudian beredar ke seluruh tubuh atau ke organ-organ tertentu, tetapi dapat pula zat-zat tersebut berakumulasi, contoh dari Golongan pestida, yaitu organo klorin, organo fosfat, karbamat, arsenik.

C. Perubahan Fisika
Perubahan fisika adalah perubahan yang merubah suatu zat dalam hal bentuk, wujud atau ukuran, tetapi tidak merubah zat tersebut menjadi zat baru . Salah satu ciri dari perubahan fisika adalah bersifat reversibel artinya dapat kembali ke bentuk semula, contohnya apabila air di panaskan kemudian mendidih, lalu terjadi menguapan, maka uap tersebut dapat kembali menjadi air jika didinginkan.

Jika suatu zat membeku, mendidih, menguap, tersublimasi, atau terkondensasi, maka zat tersebut mengalami perubahan fisika. Pada perubahan ini terjadi perubahan energi, namun jenis zat atau sifat kimianya identitas  tidak mengalami perubahan.

Contoh perubahan fisika adalah perubahan kapur barus yang disimpan di dalam lemari lama kelamaan mengecil atau habis dikarenakan kapur barus menerima kalor dari lingkungan, atau air yang dipananaskan kemudian terjadi penguapan, uap yang terjadi kemudian mengalami kondensasi sehingga menjadi air kembali

D. Perubahan Kimia
Perubahan kimia adalah perubahan dari suatu zat atau materi yang menyebabkan terbantuknya zat baru. Ciri-ciri perubahan kimia adalah: terbentuk zat jenis baru, zat yang berubah tidak dapat kembali ke bentuk semula, diikuti oleh perubahan sifat kimia melalui reaksi kimia. Selama terjadi perubahan kimia, massa zat sebelum reaksi sama dengan massa zat sesudah reaksi.

Contoh perubahan kimia apabila kita membakar kertas, maka terdapat abu yang diperoleh akibat proses pembakaran. Kertas sebelum dibakar memiliki sifat yang berbeda dengan kertas sesudah dibakar. Contoh lain dari  perubahan kimia, antara lain: roti membusuk, susu yang basi, sayur menjadi basi, telur membusuk, telur asin, besi berkarat, dan lain-lain.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:11 PM

Proses dan Faktor yang Memengaruhi Pembentukan Urin

Urine adalah cairan sisa hasil metabolisme yang diekskresikan oleh ginjal dan kemudian dikeluarkan dari dalam tubuh. Kandungan urin terdiri dari air dengan bahan terlarut berupa sisa metabolisme (seperti urea), garam terlarut, dan materi organik.

Urin dibentuk di nefron yaitu dengan menyaring darah dan kemudian mengambil kembali ke dalam darah bahan-bahan yang bermanfaat. Dengan demikian akan tersisa bahan tak berguna, yang nantinya akan keluar dari nefron dalam bentuk suatu larutan, yang disebut urin.

Secara umum, proses pembentukan urine melalui 3 tahapan, yaitu proses filtrasi (penyaringan), reabsorpsi (penyerapan kembali), dan proses augmentasi (pengeluaran zat). Masing-masing proses dan skema pembentukan urine tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
Proses Pembentukan Urin
Berikut ini adalah tabel proses pembentukan urin
No Proses Tempat Hasil
1. Filtrasi Badan malphigi (glomerulus & kapsula bowman Urine primer
2. Reabsorpsi Tubulus kontortus proximal – lengkung henle Urine sekunder
3. Augmentasi Tubulus kontortus distal Urine sesungguhnya

A. Filtrasi
Proses pembentukan urin yang pertama adalah proses filtrasi atau proses penyaringan darah. dalam proses penyerapan tersebut urin menuju ke glomerulus. Glomerulus adalah kapiler darah yang bergelung-gelung di dalam kapsula bowman.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang filtrasi, terlebih dahulu akan dibahas tentang pengertian filtrasi. Filtrasi adalah proses penyaringan darah yang mengandung zat-zat sisa metabolisme yang dapat menjadi racun bagi tubuh.
Glomerulus
Proses filtrasi ini terjadi di glomerulus dan kapsula Bowman yang menghasilkan filtrat gromerulus atau urin primer. Mula-mula darah masuk ke glomerulus melalui arteriol afferent dan terjadi filtrasi sehingga menghasilkan urin primer, kemudian urin primer akan memasuki kapsula Bowman. Proses filtrasi terjadi akibat mengkerut dan mengembangnya arteriol afferent dan arteriol efferent yang masuk dan meninggalkan glomerulus.

Selama terjadi filtrasi sel-sel darah dan molekul protein tidak dapat disaring, sedangkan molekul-molekul yang berukuran lebih kecil seperti: garam, asam amino dan gula dapat disaring sehingga menjadi bagian dari filtrat glomerulus atau urin primer.

B. Reabsorpsi
Reabsorpsi adalah proses penyerapan kembali urine primer yang telah di proses di badan malphigi. Setelah mengalami proses filtrasi kemudian urine yang masih terdapat zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh diserap kembali dalam tubulus kontortus proximal.
Reabsorpsi
Reabsorpsi terjadi di tubulus kontortus proksimal yang nantinya akan menghasilkan urin sekunder. Urin primer yang berkumpul dalam kapsula Bowman masuk ke dalam tubulus kontortus proksimal dan terjadi proses reabsorpsi.

Pada proses ini terjadi penyerapan kembali zat yang berguna oleh dinding tubulus, lalu masuk ke pembuluh darah yang mengelilingi tubulus. Zat-zat yang diserap kembali oleh darah antara lain: glukosa, asam amino dan ion-ion anorganik (Na+,K+, Ca++, Cl-, HCO₃-, HPO₄⁻³, SO₄⁻³). Proses ini terjadi karena transpor aktif.

Hasil dari reabsorpsi urin primer adalah urin sekunder yang mengandung sisa limbah nitrogen dan urea. Dengan demikian urin sekunder adalah hasil saringan dari urin primer yang mengandung limbah nitrogen dan urea.

Urine sekunder akan masuk ke lengkung Henle menuju tubulus kontortus distal. Pada saat melewati lengkung Henle desenden, air berosmosis keluar sehingga volume urin sekunder menurun dan menjadi pekat. Saat melewati lengkung Henle asenden, garam (Na⁺) dipompa keluar, sehingga kepekatan urin berkurang tetapi volume urin tetap. Dengan demikian konsentrasi garam di luar tubulus meningkat.

C. Augmentasi
Augmentasi adalah proses yang terjadi setelah proses filtrasi dan reabsorbsi. Proses augmentasi adalah proses akhir dari proses pembentukan urine dimana urine dan sisa-sisa zat makanan yang tidak di butuhkan oleh tubuh akan di buang pada proses ini.
Augumentasi
Dari lengkung Henle asenden, urin sekunder akan masuk ke tubulus distal. Di dalam tubulus distal urin sekunder mengalami augmentasi yaitu proses penambahan zat –zat yang tidak diperlukan oleh tubuh ke dalam tubulus kontortus distal.

Zat sisa yang dikeluarkan dari pembuluh darah kapiler adalah ion hidrogen (H⁺), ion kalium (K⁺), NH3dan kreatinin. Pengeluaran (H⁺) ini membantu menjaga pH yang tetap dalam darah.

Selama melewati tubulus distal dan tubulus kolektifus, urin kehilangan banyak air (H₂O) sehingga konsentrasi urin semakin pekat. Setelah itu urin memasuki pelvis renalis dan menuju ureter, kemudian dialirkan ke vesica urinaria untuk ditampung sementara waktu. Pengeluaran urin diatur oleh otot-otot sfingter. Kandung kemih hanya mampu menampung kurang lebih 300 ml. Kadung kemih di kendalikan oleh saraf pelvis dan serabut saraf simpatis dari plexus hipogastrik.

D. Faktor yang Mempengaruhi Produksi Urin
Jumlah urin primer yang terbentuk setiap hari kurang lebih 150 – 170 liter. Meski demikian hanya 1 – 1,5 liter urin yang dikeluarkan. Banyak sedikitnya jumlah urin yang dikeluarkan setiap hari dipengaruhi tiga faktor, yaitu: air yang dikonsumsi, hormon antidiuretik (ADH), dan suhu

1. Air yang Dikonsumsi
Jika seseorang banyak minum air maka kosentrasi protein darah akan turun. Darah menjadi terlalu encer, sehingga sekresi ADH terhalang. Maka penyerapan air oleh dinding tubulus kurang efektif, sehingga, terbentuk urin yang banyak.

2. Hormon Anti Diuretik
Hormon ini dihasilkan kelenjar hipofisis bagian posterior. Sekresi ADH dikendalikan oleh konsentrasi air dalam darah.Hormon antidiuretik mempengaruhi proses penyerapan air oleh dinding tubulus. Bila sekresi ADH banyak, penyerapan air oleh dinding tubulus akan meningkat, sehingga urin yang terbentuk sedikit. Sebaliknya jika sekresi ADH kurang, maka penyerapan air oleh dinding tubulus menurun, sehingga dihasilkan banyak urin.

3. Suhu
Ketika suhu panas atau banyak mengeluarkan keringat, konsentrasi air dalam darah turun mengakibatkan sekresi ADH meningkat sehingga urin yang di hasilkan sedikit. Sebaliknya jika suhu udara dingin konsentrasi air dalam darah naik sehingga menghalangi sekresi ADH maka produksi urin banyak.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 2:27 PM

Alat Reproduksi Ikan dan Katak

Reproduksi atau perkembangbiakan adalah kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan individu baru yang sifatnya sama atau menyerupai induknya. Pada hewan, cara perkembangbiakannya ada yang dengan cara kawin (generative), ada yang dengan cara tidak kawin (vegetative). Namun, ada beberapa jenis hewan yang berkembangbiak secara kawin dan juga secara tak kawin.

Seetiap hari kita melihat ada saja hewan yang mati. Namun jumlah hewan di sekitar kita tidak pernah habis. Hal ini disebabkan setiap jenis hewan mempunyai kemampuan untuk berkembangbiak atau reproduksi. Reproduksi pada makhluk hidup bertujuan untuk:
  1. Menambah jumlah populasi 
  2. Menjaga dan mempertahankan kelestarian jenisnya di bumi ini agar tidak habis atau punah. Namun, kelestarian jenis suatu makhluk hidup tidak hanya ditentukan oleh kemampuan untuk bereproduksi. Kelestarian jenis suatu organisme ditentukan juga oleh kemampuan adaptasi dan seleksi alam.
A. Jenis-jenis Reproduksi Hewan
Perkembangbiakan pada hewan juga terjadi baik secara aseksual maupun seksual. Hewan tingkat rendah dapat bereproduksi secara seksual dan aseksual. Sedangkan hewan tingkat tinggi hanya bereproduksi secara seksual saja. Cara reproduksi pada hewan secara umum dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Reproduksi Aseksual
Reproduksi aseksual yaitu dihasilkannya individu baru tanpa peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Perkembangbiakan aseksual umumnya terjadi pada hewan tidak bertulang belakang (avertebrata), dan sebagian kecil hewan bertulang belakan (vertebrata). Beberapa cara reproduksi aseksual diantaranya sebagai berikut :
  • Membelah diri (pembelahan biner),  yaitu pembelahan diri dari satu sel menjadi dua sel baru. Misalnya, terjadi pada Protozoa. 
  • Fragmentasi, yaitu pemisahan sebagian sel dari suatu koloni dan selanjutnya membentuk koloni sel baru. Misalnya, terjadi pada Volvox. 
  • Beberapa jenis vertebrata juga mampu melakukan reproduksi seksual dan aseksual secara parthenogenesis. Pada bulan Mei 2007, para ilmuwan menemukan bahwa hiu martil dapat bereproduksi secara aseksual melalui partenogenesis, di mana hiu jenis ini memiliki kemampuan untuk menyuburkan telur mereka sendiri hingga menjadi individu baru.

2. Reproduksi Seksual
Perkembangbiakan seksual melibat organ kelamin jantan dan organ kelamin betina serta ditandai oleh adanya peristiwa pembuahan (fertilisasi). Pembuahan dapat terjadi di luar tubuh maupun di dalam tubuh. Bila terjadi di luar tubuh disebut fertilisasi eksternal, misalnya pada ikan dan katak. Bila pembuahannya terjadi di dalam tubuh disebut fertilisasi internal. Misalnya pada kura-kura (reptile), ayam (aves), dan singa (mamalia). Fertilisasi pada hewan dibagi menjadi dua berdasarkan tempat terjadinya, yaitu:
  • Fertilisasi internal. Fertilisasi internal apabila fertilisasi terjadi di dalam tubuh induk betina. Misalnya pada reptilia, burung, dan mamalia
  • Fertilisasi eksternal. Fertilisasi yang terjadi di luar tubuh induk betina disebut fertilisasi eksternal. Fertilisasi eksternal biasanya dialami oleh hewan yang hidup di air, misalnya ikan dan katak.

B. Reproduksi Pada Ikan
Ikan merupakan anggota vertebrata poikilotermik (berdarah dingin) yang hidup di air dan bernapas
dengan insang. Untuk melestarikan jenisnya ikan perlu bereproduksi. Ikan bereproduksi dengan cara seksual. Pembuahan terjadi diluar tubuh induk, yaitu di dalam air.

Sekali bertelur ikan mampu menghasilkan ribuan telur yang tidak dilindungi oleh cangkang. Telur yang telah dibuahi selanjutnya ada yang dibiarkan terapung-apung dalam air, ada yang ditempatkan dalam sarang dan dijaga oleh induknya, ada yang ditempelkan pada tumbuhan dalam air, serta ada pula yang disimpan di dalam rongga mulut induk betinanya hingga menetas.

1. Organ Reproduksi Ikan Jantan
Organ reproduksi pada ikan sering disebut dengan gonad. Gonad ikan jantan terdiri dari sepasang testis yang pada umumya berwarna putih atau kekuningan. Letak testis menggantung pada dinding tengah rongga perut (abdomen).

Testis berfungsi menghasilkan spermatozoa. Spermatozoa yang berasal dari testis akan dialirkan ke saluran sperma (vas deferens), kemudian menuju lubang urogenital. Lubang urogenital adalah lubang tempat bermuaranya saluran kelamin dan saluran urin. Melalui lubang urogenital inilah spermatozoa akan dikeluarkan.

Letak saluran urogenital berdekatan dengan anus. Beberapa jenis ikan bersifat hermafrodit di mana satu ikan memiliki dua jenis kelamin dan mampu memproduksi ovum dan sperma. Ikan yang bersifat hermafrodit dapat memiliki dua jenis kelamin secara bersamaan atau jenis kelaminnya berganti seiring dengan perkembangan.

Ikan Poecilia formosa adalah ikan hermafrodit yang berkembang biak secara partenogenesis di mana telur berkembang langsung menjadi embrio tanpa dibuahi.
Alat Reproduksi Ikan
2. Organ Reproduksi Ikan Betina
Organ reproduksi atau gonad ikan betina terdiri dari ovarium yang berwarna bening kemerahan seperti agar-agar. Ovarium terletak di dekat usus, mengisi dua pertiga rongga perut atau hampir menutupi organ-organ tubuh. Ovarium berfungsi menghasilkan sel telur atau ovum.

Ovum keluar dari ovarium menuju oviduk atau saluran telur kemudian menuju lubang urogenital. Dari lubang urogenital inilah ovum yang telah siap dibuahi akan keluar.

Proses fertilisasi atau pembuahan pada ikan ada 2 cara, yakni pembuahan di dalam (internal fertilization) dan pembuahan di luar (external fertilization). Namun demikian kebanyakan jenis ikan melakukan pembuahan di luar tubuh induk betina.

1. Fertilisasi Internal
Ikan yang melakukan pembuahan di dalam tubuh induknya disebut ikan jenis ovovivipar. Ikan jenis ini berkembang biak dengan cara melahirkan. Pembuahan terjadi di dalam tubuh ikan betina (internal fertilization). Sperma memasuki sel telur (oosit) melalui sebuah lubang yang disebut dengan mikrofil.
Umumnya hanya satu sperma yang dapat masuk ke dalam sebuah sel telur. Oosit yang telah dibuahi oleh sel sperma disebut zigot. Embrio berkembang di dalam tubuh induk betina, kemudian melahirkan anak yang sudah berwujud mirip dengan induknya. Ikan yang berkembangbiak secara ovovivipar adalah ikan dari famili Poecilidae, seperti platy, guppy, dan molly.

2. Fertilisasi Eksternal
Ikan yang melakukan pembuahan diluar tubuh induknya disebut ikan jenis ovipar. Ikan jenis ovipar mengeluarkan telur dari dalam tubuhnya untuk dibuahi oleh ikan jantan. Proses pembuahan sel telur oleh sel sperma berlangsung diluar tubuh ikan.

Pada saat ikan betina bertelur mengeluarkan ovum-ovumnya, ikan jantan mendekati telur-telur tersebut sambil mengeluarkan spermatozoidnya. Jika ovum bertemu dengan spermatozoid terjadilah pembuahan atau fertilisasi menghasilkan zigot yang kemudian tumbuh dan berkembang menjadi embrio ikan.

Telur-telur yang telah dibuahi tampak seperti bulatan-bulatan kecil berwarna putih. Telur-telur ini akan menetas dalam waktu 24-40 jam. Anak ikan yang baru menetas mendapat makanan dari sisa kuning telurnya yang masih menempel di dalam perutnya. Anak ikan dapat langsung hidup sendiri, hanya beberapa jenis induk ikan terutama ikan jantan yang menjaga anak-anaknya.

C. Reproduksi Pada Katak
Katak berkembangbiak dengan fertilisasi eksternal. Telur yang telah dibuahi akan bergerombol dipermukaan air. Setelah enam hari telur akan menetas menghasilkan berudu atau kecebong. Berudu hidup di dalam air dan bernafas dengan insang. Setelah mengalami metamorfosis selama 1- 3 bulan, ia akan berubah bentuk menjadi katak. Pada umur satu tahun katak telah menjadi dewasa.

1. Organ Reproduksi Katak Jantan
Katak jantan memiliki sepasang testis bentuknya oval, berwarna kekuningan, digantung oleh mesorsium, dan terletak di atas ginjal. Testis berfungsi menghasilkan sperma. Dari testis, sperma akan menuju ke saluran ginjal. Sperma akan dikeluarkan bersama urin melalui kloaka. Sperma yang di hasilkan disalurkan ke dalam vas deverens.

Vas deverens katak jantan bersatu dengan ureter. Dari vas deverens sperma lalu bermuara ke kloaka. Pada katak terdapat organ yang disebut vestigial oviduct. Bagian ini mempunyai struktur yang mirip dengan oviduct pada katak betina, namun pada katak jantan organ ini tidak berfungsi dalam sistem reproduksi.

Reproduksi Katak
2. Organ Reproduksi Katak Betina
Organ reproduksi betina terdiri atas sepasang ovarium yang terdapat pada bagian belakang rongga tubuh diikat oleh penggantungnya yang disebut mesovarium. Ovarium berfungsi menghasilkan ovum. Ovum katak yang telah matang akan ditampung oleh suatu corong ((infundibulum).

Perjalanan ovum dilanjutkan melalui oviduk yang merupakan saluran berkelok-kelok. Dekat pangkal oviduk pada katak betina dewasa, terdapat kantung yang mengembung yang disebut kantung telur (uterus). Oviduk katak betina terpisah dengan ureter dan bermuara pada kantong kloaka. Setiap ovum yang keluar dari dalam tubuh induk betina akan dilapisi selaput telur (membrane vitelin).

Pada saat musim kawin, katak jantan menempelkan tubuhnya pada punggung katak betina dan menekan perut katak betina. Posisi katak jantan memegang katak betina ini disebut ampleksus. Ketika posisi ampleksus, katak betina akan mengeluarkan ovum yang jumlahnya sangat banyak, bersamaan dengan itu katak jantan juga segera mengeluarkan spermanya. Ovum yang bertemu dengan sperma akan menghasilkan zigot yang kemudian berkembang menjadi embrio.

3. Metamorfosis Katak
Pada awalnya katak betina dewasa akan bertelur, kemudian telur tersebut akan dibuahi oleh sperma dari katak jantan. Telur-telur yang telah dibuahi akan menetas setelah 10 hari. Setelah menetas, telur katak tersebut menjadi berudu, berudu ini hidup di air.

Setelah 2 hari, berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernafas. Setelah berumur 3 minggu, insang berudu akan tertutup oleh kulit. Menjelang umur 8 minggu, kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar dan kaki depan mulai muncul.

Pada saat umur 12 minggu, kaki depannya mulai terbentuk, insang tidak berfungsi lagi dan ekornya menjadi pendek serta bernafas dengan paru-paru. Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna, katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa dan kembali berkembang biak.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:25 PM

Faktor Penyebab dan Dampak Kepadatan Populasi Manusia

Jumlah populasi manusia dari waktu ke waktu selalu mengalami peningkatan. Peningkatan jumlah populasi manusia tentu saja menuntut ketersediaan sumber daya alam yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sumber daya alam yang merupakan kebutuhan dasar hidup manusia adalah air bersih, bahan sandang, pangan dan papan (rumah tinggal), serta ketersediaan lahan untuk pemukiman. Selain itu juga dibutuhkan daya dukung lingkungan seperti lapangan kerja, pelayanan kesehatan dan juga pendidikan.

Kepadatan populasi manusia saat ini semakin meningkat. Daerah-daerah yang dulu dijadikan lahan pertanian saat ini dijadikan lahan untuk tempat tinggal. Berbagai akibat ditimbulkan oleh meningkatnya jumlah manusia di bumi ini.

Apabila jumlah populasi manusia meningkat akan timbul berbagai masalah, baik masalah sosial, maupun masalah lingkungan. Masalah sosial misalnya semakin tingginya angka pengangguran dan meningkatnya kejahatan, sedangkan masalah lingkungan akan terjadi bermacam-macam pencemaran misalnya pencemaran air, pencemaran tanah, pencemaran udara dan pencemaran suara.

A. Faktor-faktor Yang Memengaruhi Kepadatan Populasi Manusia
Faktor-faktor yang mempengaruhi kepadatan populasi manusia antara lain terdiri atas natalitas, mortalitas, imigrasi dan emigrasi.

1. Natalitas
Jumlah penduduk cenderung bertambah dari waktu ke waktu. Hal ini karena terjadinya kelahiran pada daerah tersebut. Kelahiran disebut juga natalitas. Natalitas atau angka kelahiran diartikan sebagai jumlah kelahiran bayi hidup untuk setiap 1000 penduduk per tahun, juga disebut angka kelahiran kasar. Natalitas ini dapat dirumuskan sebagai berikut:
Natalitas
Misalnya:
Penduduk Indonesia pada tahun 2010 berjumlah 237.641.326 jiwa. Jumlah bayi yang lahir hidup pada tahun tersebut adalah 3.540.855 jiwa, maka angka kelahirannya atau natalitas adalah:
Natalitas = (3.540.855 : 237.641.326) x 1000 = 14
Artinya, setiap 1000 penduduk lahir 14 bayi hidup per tahun. Kelahiran bayi tersebut akan menambah jumlah populasi.

Angka kelahiran atau natalitas memiliki kriteria sebagai berikut :
  1. Angka kelahiran tinggi, jika angka kelahiran lebih dari 30 jiwa per 1000 penduduk pertahun.
  2. Angka kelahiran sedang, jika angka kelahiran antara 20 – 30 jiwa per 1000 penduduk pertahun.
  3. Angka kelahiran rendah, jika angka kelahiran dibawah 20 jiwa per 1000 penduduk pertahun.

Angka kelahiran tinggi menyebabkan jumlah populasi manusia akan bertambah. Untuk menekan angka kelahiran yang tinggi pemerintah kita sedang menggalakkan program Keluarga Berencana dan menunda usia kawin dengan memberlakukan undang-undang perkawinan.

2. Mortalitas
Mortalitas adalah angka yang menunjukan jumlah kematian per 1000 penduduk pertahun di suatu daerah tertentu. Mortalitas dapat dirumuskan sebagai berikut:
mortalitas
Misalnya:
Jumlah penduduk Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2011 sebanyak 10.183.498 jiwa. Jumlah kematian selama tahun 2011 adalah 36.553 jiwa, maka angka kematiannya adalah:
Mortalitas = (36.553 : 10.183.498) x 1000 = 3
Artinya, setiap 1000 penduduk teradapat 3 orang yang mati per tahun..
Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk dan untuk menghitung besarnya angka kematian caranya hampir sama dengan perhitungan angka kelahiran. Angka mortalitas berhubungan erat dengan tingkat kesehatan masayarakat, jika tingkat kesehatan masyarakat rendah, maka tingkat kematian akan menjadi tinggi.

Kriteria untuk angka kematian atau mortalitas adalah :
  1. Jika angka kematian atau mortalitas adalah 20 jiwa per 1000 penduduk pertahun, maka termasuk angka kematian tinggi.
  2. Jika angka kematian atau mortalitas antara 10 sampai 20 jiwa per 1000 penduduk pertahun, maka termasuk angka kematian sedang.
  3. Jika angka kematian atau mortalitas dibawah 10 jiwa per 1000 penduduk pertahun, maka termasuk angka kematian rendah

Faktor yang dapat menambah jumlah angka mortalitas diantaranya adalah peperangan, wabah penyakit, kriminalitas dan bencana alam. Adapun faktor yang ,menghambat meningkatnya angka mortalitas antara lain adalah kemajuan bidang kedokteran atau kesehatan, imunisasi, dan makanan bergizi.

3. Imigrasi
Istilah Imigrasi berasal dari bahasa Latin migration yang berarti perpindahan orang dari suatu tempat atau negara menuju ke tempat atau negara lain. Imigrasi artinya masuknya penduduk dari negara lain ke suatu negara untuk menetap baik untuk kurun waktu tertentu atau untuk selamanya. Imigrasi dapat meningkatkan jumlah penduduk pada suatu negara.

Imigrasi bersifat menambah jumlah penduduk suatu negara. Hal-hal  yang mempengaruhi  peristiwa imigrasi antara lain perkawinan, pendidikan atau pekerjaan.
Emigrasi
4. Emigrasi
Sama halnya dengan imigrasi, kata emigrasi berasal dari  kata migration yang artinya perpindahan.  Emigrasi artinya berpindahnya penduduk ke luara negeri untuk menetap. Perpindahan ini  biasanya dengan tujuan untuk menetap, karena  berkaitan dengan perkawinan,  menempuh pendidikan atau pekerjaan. Emigrasi bersifat mengurangi jumlah penduduk suatu negara.

B. Dampak Kepadatan Populasi Manusia Terhadap Lingkungan
Dampak kepadatan populasi manusia  meliputi dampak sosial dan dampak terhadap lingkungan. Dampak sosial dari pertumbuhan penduduk yang pesat adalah meningkatnya kemiskinan, kriminalitas dan angka pengangguran.
  1. Dampak sosial dari pertumbuhan penduduk yang pesat adalah meningkatnya kemiskinan, kriminalitas dan angka pengangguran.
  2. Dampak  kepadatan populasi manusia terhadap lingkungan adalah timbulnya  berbagai macam pencemaran.
  3. Pencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya bahan berbahaya ke dalam substansi air, udara atau tanah. Beberapa pencemaran yang terjadi misalnya pencemaran air, pencemaran udara dan pencemaran tanah.
  4. Pencemaran air dapat disebabkan oleh limbah buangan pabrik, deterjen, pupuk dan pestisida. Pencemaran air menyebabkan kandungan jumlah oksigen dalam air akan menurun, sehingga dapat menyebabkan kematian organisme yang hidup di dalamnya.
  5. Pencemaran udara dapat disebabkan oleh  asap kendaraan bermotor  yang pembakarannya tidak sempurna, asap rokok atau asap cerobong pabrik. Usaha manusia dalam mengatasi pencemaran udara adalah menyarankan pabrik yang mengeluarkan asap membuat cerobong asap yang tinggi,agar gas pencemarnya keluar ke lingkungan berbaur dengan angin, lokasi pabrik sebaiknya jauh dari pemukiman, serta melakukan reboisasi untuk mengurangi kadar karbondioksida di udara.
  6. Pencemaran tanah pada umumnya berasal dari pembuangan sampah yang mengandung bahan-bahan yang sukar terurai dalam tanah seperti plastik, kaca, dan kaleng.
  7. Bahan buangan anorganik yang sulit terurai biasanya dipisahkan untuk memudahkan proses daur ulang bahan buangan tersebut. Pemanfaatan kembali limbah tersebut memberi keuntungan bagi kehidupan manusia. Beberapa bahan limbah yang masih dapat didaur ulang atau dimanfaatkan kembali seperti plastik, karet ban, dan kertas.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 5:07 PM