Struktur Teks Prosedur Sederhana dan Kompleks

Dalam kehidupan sehari-hari banyak ditemukan prosedur ketika melakukan suatu kegiatan Misalnya saja ketika akan membuat SIM, KTP, dan dokumen yang lainnya. Secara umum prosedur adalah tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas. Prosedur tersebut harus dilaksanakan dengan baik agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai.

Teks prosedur kompleks adalah teks yang berisi langkah-langkah yang panjang dan berjenjang, bahkan disertai sublangkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan menggunakan penjelasan atau keterangan yang membuat langkah tersebut menjadi kompleks.

Ciri-ciri teks prosedur kompleks: berisikan langkah-langkah, disusun secara informatif, dijelaskan secara mendetail, bersifat objektif, langkah berkelanjutan dengan penjelasan, digunakannya syarat/pilihan, bersifat universal, bersifat aktual dan akurat, dan bersifat logis.

A. Struktur Teks Prosedur Sederhana dan Teks Prosedur Kompleks
Teks prosedur dibedakan menjadi teks prosedur sederhana dan kompleks. Teks prosedur sederhana adalah teks prosedur yang dapat ditempuh hanya dengan dua atau tiga langkah saja, contoh: prosedur mengoperasikan setrika. Sedangkan teks prosedur kompleks adalah teks prosedur yang terdiri atas banyak langkah dan langkah-langkah tersebut berjenjang dengan sublangkah pada setiap langkahnya. Contoh: prosedur tentang terkena tilang dan contoh yang lainnya. Berikut ini struktur teks prosedur sederhana dan kompleks.

1. Struktur Teks Prosedur Sederhana
Teks prosedur memuat bagian-bagian yang memperlihatkan tujuan, bahan dan alat yang digunakan, serta langkah-langkah kerja yang harus dilakukan. Struktur teks prosedur terdiri atas judul, pengantar yang menjelaskan tujuan, sejumlah bahan yang diperlukan untuk melaksanakan suatu prosedur, dan urutan langkah-langkah.

Meskipun demikian, bagian bahan dan alat tidak menjadi struktur utama dalam teks prosedur karena bahan dan alat juga disebutkan dalam bagian langkah-langkah. Oleh karena itu, bagian bahan dan alat tersebut sifatnya opsional. Dengan demikian, struktur utama bangunan teks prosedur adalah tujuan dan langkah-langkah.
Prosedur Sederhana
Contoh Teks Prosedur Sederhana
Struktur Bagian teks
Tujuan Setiap orang harus memperhatikan dan menjaga kebersihan, baik kebersihan lingkungan maupun kebersihan diri sendiri. Menjaga kesehatan ternyata tidaklah sulit. Kita bisa melakukannya dengan kegiatan sederhana yaitu mencuci tangan. Untuk dapat melakukan kegiatan cuci tangan dibutuhkan beberapa alat dan bahan seperti sabun, handuk atau tisu, dan tempat cuci tangan. Apakah kamu sudah mengetahui cara mencuci tangan yang baik dan benar? Berikut ini akan dipaparkan cara mencuci tangan yang baik dan benar.
Langkah
  1. Basahilah tangan hingga pergelangan dengan air yang mengalir, kemudian tuangkan sabun ke telapak tangan dua sampai tiga tetes.
  2. Gosoklah telapak tangan secara perlahan dengan gerakan memutar empat ruas jari tangan yang lain hingga sabun berbusa dan lakukan secara bergantian.
  3. Gosoklah punggung tangan dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan, begitu juga sebaliknya secara perlahan.
  4. Gosoklah telapak tangan dan sela-sela jari dengan menyelipkan jari di masing-masing ruas jari.
  5. Pasangkan kedua tangan dengan posisi tangan kanan di atas hingga jari-jari tangan dalam keadaan saling mengunci, lalu gosoklah secara perlahan dan ulangi gerakan tersebut dengan posisi tangan kiri di atas.
  6. Gosoklah ibu jari tangan sebelah kiri dengan gerakan memutar dalam genggaman tangan kanan dan lakukan gerakan serupa pada ibu jari tangan sebelah kanan.
  7. Gosoklah telapak tangan kiri dengan gerakan memutar ujung jari-jari tangan kanan begitu juga sebaliknya dengan telapak tangan kanan.
  8. Bilaslah kedua tangan dengan air yang mengalir hingga busa hilang.
  9. Keringkan tangan dengan handuk atau tisu sekali pakai sampai benarbenar kering.
  10. Gunakan handuk atau tisu tersebut untuk menutup kran hingga air berhenti mengalir
Menjaga kesehatan hanya perlu beberapa menit dimulai dari mencuci tangan. Mencuci tangan sebentar, tetapi berbagai penyakit bisa kita hindari.

2. Struktur Teks Prosedur Kompleks
Prosedur kompleks disampaikan secara naratif sehingga menyerupai artikel. Berikut struktur yang membangun teks prosedur tersebut.
  • Tujuan umum, yaitu bagian yang berisi tujuan umum sebagai pengantar tujuan khusus.
  • Langkah-langkah umum bagian awal, yaitu bagian yang berisi langkah-langkah umum dan disusun secara sistematis sampai kepada pilihan tujuan khusus.
  • Tujuan khusus 1, 2, 3, dan seterusnya, yaitu bagian yang berisi pilihan tujuan yang ingin dilakukan.
  • Sublangkah atau langkah-langkah khusus, yaitu bagian yang berisi langkah-langkah khusus yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan khusus. Setelah tercapai kembali ke langkah-langkah umum bagian awal.
  • Langkah-langkah akhir, yaitu bagian yang berisi langkah-langkah akhir yang disusun secara sistematis untuk menutup prosedur.
Prosedur Kompleks

Contoh Teks Prosedur Kompleks
Struktur Bagian teks
Tujuan
Umum/
Pendahuluan
Salah satu fasilitas yang diberikan bank untuk nasabahnya adalah kartu ATM. Dengan kartu ATM, seorang nasabah bisa dengan mudah melakukan transaksi penting. Transaksi penting melalui ATM itu, antara lain:penarikan uang tunai, transfer uang antarbank, baik bank yang sama maupun yang berbeda, pembayaran tagihan, misalnya listrik atau telepon, pengecekan saldo tabungan, belanja atau pembayaran di kasir di tempat-tempat tertentu, misalnya swalayan, pengisian pulsa telepon seluler, pembayaran tiket pesawat.
Langkah
Langkah
Umum
Perhatikan panduan ini baik-baik agar tujuan menggunakan ATM tercapai. Setelah memasuki ruang mesin ATM, masukkan kartu ATM Anda. Pada kartu ATM tertentu biasanya ada tanda panah. Tanda panah itu menunjukkan sisi yang harus dimasukkan terlebih dahulu. Setelah memasukkan kartu ATM, tunggu sampai layar meminta pilih bahasa. Apabila ingin menggunakan bahasa Indonesia, pilihlah bahasa Indonesia. Kemudian, Anda masukkan nomor PIN setelah pada layar tertera “Masukkan nomor PIN”. Pastikan jangan sampai ada yang mengintip. Sebaiknya rapatkan tubuh Anda ke mesin ATM.
Tujuan
Khusus 1
Setelah memasukkan nomor PIN dengan benar, pilihlah transaksi yang Anda inginkan dengan menekan tombol yang ada di sisi layar lurus dengan menu transaksi yang ingin dipilih misalnya penarikan tunai atau transaksi lainnya. Transaksi pertama yang akan dilakukan misalnya penarikan tunai.
Sublangkah /Langkah-Langkah Khusus 1 Tekan transaksi penarikan uang tunai. Pada layar tersaji besaran penarikan uang
tunai mulai Rp50.000 hingga Rp1.000.000 kalau mesin ATM khusus pecahan uang Rp50.000,00 bisa diambil mulai Rp100.000,00 hingga Rp2.000.000,00 kalau mesin ATM khusus pecahan Rp100.000,00 atau pilih pengambilan jumlah uang lainnya. Jika memilih pengambilan dengan nilai lainnya, masukkan jumlah uang yang akan ditarik. Anda tidak bisa menarik uang ATM dengan jumlah seperti Rp22.750,00. Ambillah uang yang keluar dari lubang uang yang ada di bagian bawah. Apabila tidak diambil, mesin ATM akan menunggu perintah Anda selanjutnya. Adakalanya di ATM bank yang berbeda pada transaksi penarikan uang justru Anda diminta mengambil kartu ATM terlebih dahulu. Perhatikan saja perintah yang ada di layar. Apabila transaksi selesai, jawablah pertanyaan bahwa Anda selesai bertransaksi sesuai dengan menu yang tertera di layar. Tunggu sampai keluar kertas bukti transaksi dan ambil. Transaksi penarikan tunai berhasil. Kembali ke menu utama dan lanjutkan transaksi berikutnya misalnya transfer uang ke rekening orang yang dituju dan jenis banknya sama. Seandainya Anda ingin melakukan transaksi lainnya, ikuti perintah panduan yang tertera dilayar.
Tujuan Khusus 2 Setelah kembali ke menu utama, pilih transaksi transfer uang. Pilihlah transfer uang bank sejenis lalu muncul di layar nomor rekening tujuan dan masukkan nomor rekening sesuai digit bank tersebut. Pastikan nomor rekening dengan tepat. Masukkan nominal uang yang akan ditransfer. Pastikan jumlahnya benar dan sesuai dengan nilai saldo yang ada. Setelah itu, muncullah nama pemegang nomor rekening dan nilai yang ditransfer. Kalau sudah tepat, tekan OK. Tunggu proses selesai dan tunggu tanda bukti keluar. Pada transaksi penarikan uang adakalanya mesin ATM tidak mengeluarkan tanda bukti. Transaksi transfer uang antarbank berhasil. Muncul di monitor “Apakah Anda ingin melakukan transaksi lainnya?” Jika tidak, kembali ke menu utama atau tekan NO.
Langkah-Langkah Umum Terakhir Setelah tekan No, tunggu kartu ATM Anda keluar dan ambillah kartu ATM Anda jangan
sampai tertinggal. Ambil kartu Anda dan transaksi transfer uang berhasil. Dua transaksi yang Anda lakukan telah berhasil.

Teks prosedur kompeks bertujuan memberikan penjelasan tentang cara melakukan, menggunakan, dan membuat sesuatu dengan sejelas-jelasnya. Tujuan komunikatif teks prosedur adalah memberi petunjuk cara melakukan sesuatu melalui serangkaian tindakan atau langkah. Teks prosedur kompleks memiliki manfaat sebagai berikut.
  1. Membantu dalam menggunakan suatu alat secara benar tanpa membahayakan diri pengguna dan tanpa merusak alat itu sendiri.
  2. Membantu dalam melakukan cara-cara atau aktivitas tertentu dan kebiasaan hidup.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:28 PM

Unsur Kebahasaan Teks Negosiasi

Teks negosiasi adalah teks yang memuat interaksi sosial untuk mencapai kesepakatan di antara pihak-pihak yang memiliki kepentingan yang berbeda atau saling bertentangan. Teks ini berisi proses untuk mencapai suatu kesepakatan atau perjanjian antara kedua belah pihak agar sama-sama diuntungkan. Kedua belah pihak memiliki hak yang sama, menerima, dan saling memberi. Negosiasi biasanya berisi proses tawar-menawar sehingga mencapai hasil akhir atau kesepakatan.

Sebagai sebuah teks, teks negosiasi memiliki beberapa unsur yang membangun teks tersebut. Beberapa unsur teks negosiasi antara lain sebagai berikut.

1. Partisipan
Partisipan adalah pelaku atau negosiator (penutur dan mitra tutur). Pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda. Sebagai contoh penjual dan pembeli, pengusaha dan pihak bank. Perwakilan karyawan dan utusan perusahaan. Dalam teks negosiasi, partisipan dibatasi dengan tanda titik dua, (teks dialog). Mereka menggunakan kata sapaan, seperti bapak, ibu, mbak, mas, dan lain-lain.

2. Bahasa Santun
Berbahasa Indonesia dengan santun adalah menggunakan bahasa Indonesia dengan budi bahasa yang halus, nilai rasa yang baik, dan penuh kesopanan, serta berusaha menghindari konflik antara pembicara dengan lawan berbicaranya di dalam proses berkomunikasi.

Teks negosiasi merupakan teks untuk menghasilkan kesepakatan. Jadi, bahasa yang digunakan adalah bahasa yang santun, yakni bahasa yang bersifat positif dan tidak menyinggung perasaan. Sebagai contoh memberikan salam, menggunakan sapaan yang sesuai dengan usia dan jabatan, dan menolak dengan kata-kata tidak kasar

3. Pasangan Tuturan
Teks negosiasi berupa tuturan langsung antara negosiator. Tuturan langsung itu berupa tanya dan jawab antara penutur dengan mitra tutur. Misalnya: mengucapkan salam—membalas salam/diam; bertanya—menjawab/tidak menjawab; meminta—memenuhi/menolak permintaan; menawarkan—menerima/menolak tawaran; mengusulkan—menerima/menolak usulan.
Contoh:
  1. Wakil siswa : “Selamat pagi, Pak!” [mengucapkan salam]
  2. Waka kesiswaan : “Selamat pagi, silakan duduk!” [menjawab salam] [mempersilakan duduk]
  3. Wakil siswa : “Terima kasih, Pak.” [mengucapkan terima kasih lalu duduk]
  4. Penjual : “Mau beli apa, Mas?” [bertanya]
  5. Anton : “Ini Mbak mau beli kerudung untuk ibu saya.” [menjawab]
  6. Anton : “Wah, kok mahal, Mbak? Rp30.000,00 tidak boleh?” [meminta]
  7. Penjual : “Tidak boleh Mas, itu bahannya bagus soalnya.” [menolak permintaan]

4. Kalimat Persuasif
Pengertian kalimat persuasif atau persuai adalah sebuah kalimat yang berisi himbauan atau ajakan secara halus agar lawan bicara mau atau bersedia mengikuti kemauan yang disampaikan oleh penutur kelimat tersebut.  Negosiasi dilakukan dengan cara persuasi sehingga dalam teks negosiasi terdapat kalimat persuasif. Dalam teks negosiasi, kalimat ini diperlukan untuk mencapai tujuan kesepakatan.
Contoh:
  1. “Mohon diturunkan, Pak. Kami akan membantu dalam pembuatan maskot, persiapanpersiapan dan lain-lain yang penting iurannya bisa turun.”
  2. “Iya, Mas, cocok kalau dipakai sama ibu Mas.”
  3.  “Tidak bisa tambah, Mbak? Saya yakin usaha ini akan sangat sukses.”

5. Kalimat Deklaratif
Kata deklaratif berasal dari bahasa latin, declaratio, yang artinya pernyataan.  Kalimat deklaratif adalah sebuah kalimat yang berupa statement dan bersifat fakta, atau opini. kalimat deklaratif disebut juga dengan kalimat berita.  Kalimat deklaratif berfungsi untuk memberikan suatu informasi, berita atau peristiwa kepada seseorang tanpa mengharapkan respon khusus.Dalam teks negosiasi, kalimat deklaratif diperlukan untuk menginformasikan keinginan partisipan. Tujuannya agar partisipan lain mengerti tentang hal yang sedang dinegosiasikan.
Contoh:
  1. “Kami merasa keberatan Pak dengan iuran sebesar Rp100.000,00. Kami ingin meminta keringanan biaya, Pak.”
  2. “Begini, Pak. Untuk proposal ini tidak ada masalah, cuma untuk Rp800.000.000,00 kami dari pihak bank tidak bisa memenuhinya. Pihak bank hanya sanggup memenuhi Rp500.000.000,00 dengan bunga 5%.”

6. Kalimat Interogatif
Kalimat interogatif memiliki pengertian sebagai kalimat yang di dalamnya mengandung pertanyaan. Kalimat ini berfungsi untuk menanyakan suatu informasi kepada orang lain. Dalam teks negosiasi, kalimat interogatif diperlukan untuk menanyakan informasi tentang hal yang sedang dinegosiasikan.
Contoh:
  1. “Ada apa dengan iuran PHBN?”
  2. “Mau beli apa, Mas?”
  3. “Ini berapa, Mbak?”

7. Ungkapan Kesepakatan
Ungkapan kesepakatan adalah kata atau kalimat yang mengungkapkan makna bahwa permasalahan negosiasi telah selesai dan keduanya mencapai tujuan yang sama. Beberapa contoh ungkapan kesepakatan dalam teks negosiasi antara lain sebagai berikut :
  1. “Ya sudah, Mbak Rp55.000,00, saya ambil yang ini.”
  2. “Baiklah, Bu Rp600.000.000,00 tidak apa-apa.”
  3. “Baiklah saya akan mengusulkan Rp45.000,00, tapi kamu harus mengoordinasikan teman-teman untuk membantu persiapan–persiapan sekolah.

8. Unsur Kebahasaan Lainnya
Unsur kebahasan lainnya adalah kalimat langsung, kata sapaan, ucapan salam, dan pronomia persona.
Negosiasi Mobil
Contoh Teks Negosiasi Penjual dan Pembeli
1. Penjual : Selamat pagi, Pak! Orientasi
2. Pak Mulyadi : Selamat pagi.
3. Penjual : Silahkan duduk. Dengan Pak Mulyadi bukan ?
4. Pak Mulyadi : Benar pak, saya yang menghubungi bapak tadi pagi. Dari foto yang ditampilkan di Koran tersebut, saya tertarik ingin melihat mobil tersebut secara dekat, karena berdasarkan foto yang saya lihat, kelihatannya mobil bapak masih dalam keadaan bersih dan baru. Permintaaan
5. Penjual : Betul sekali, mobil itu baru saya beli sekitar 2 tahun yang lalu, dan kondisinya sangat bagus sekali, saya menjualnya karena ingin mengganti mobil yang baru.
6. Pak Mulyadi : Bisa saya lihat mobil itu sekarang, Pak?
7. Penjual : Tentu, tentu Pak. Silahkan lewat Pak. (berjalan menuju garasi mobil). Pemenuhan
8. Pak Mulyadi : Iya, Pak. Persis seperti foto yang terpajang dan warnanya juga masih mengkilat seperti baru.
9. Penjual : Tentu saja Pak. Mobil ini selalu saya rawat, tak ada satu butir debu pun tidak akan saya biarkan menyentuh mobil ini (tersenyum simpul)
10. Pak Mulyadi : Berbicara mengenai barangkan sudah jelas ini, Pak. Kalau boleh, harga berapa mobil tersebut akan bapak lepas ? Penawaran
11. Penjual : Harga mobil dengan kondisi seperti itu, saya mematok harga Rp 225 juta, bisa nego Pak.
12. Pak Mulyadi : Wah, cukup tinggi ya pak harganya. Bagaimana kalau 200 juta saja Pak? Sebenarnya saya hanya punya anggaran sekitar 200 juta, Pak. Itupun tidak cash hari ini.
13. Penjual : Belum boleh Pak. Bagaimana kalau 220 juta Pak? Dengan kondisi mobil yang seperti bapak lihat saya kira itu tidak terlalu tinggi.
14. Pak Mulyadi : Wah, masih belum sreg harganya, Pak. Bagaimana kalau 210 juta? Saya kira itu harga yang pas untuk mobil Anda.
15. Penjual : Belum boleh, Pak. Naik sedikit lagi.
16. Pak Mulyadi : Ok, saya berani bayar mobil Anda 215 juta. Persetujuan
17. Penjual : Ya, okelah Pak. Sepertinya harga yang menarik, baiklah pak, tetapi pembayarannya sesuai dengan permintaan bapak tadi,  Pembelian
18. Pak Mulyadi : Pembayarannya yang 200 juta tunai hari ini, dan sisanya akan saya berikan jika mobil telah saya terima ditempat saya, bagaimana, Pak?
19. Penjual : Ya, terima kasih Pak Mulyadi. Senang bekerja sama dengan anda dan semoga transaksi ini dilakukan dengan ikhlas dan semoga mobil ini menambah berkah bagi bapak. Penutup
20. Pak Mulyadi : Sama-sama Pak. Saya pulang sekarang dan saya tunggu kedatangan mobil ini di rumah, ini alamat rumah saya (memberikan kartu nama).
21. Penjual : Selamat jalan Pak. Silahkan tunggu saja dalam waktu dua hari dari sekarang mobil akan sampai di rumah bapak.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:06 PM

Struktur Jenis Tujuan dan Ciri Teks Negosiasi

Teks negosiasi adalah teks yang memuat interaksi sosial untuk mencapai kesepakatan di antara pihak-pihak yang memiliki kepentingan yang berbeda atau saling bertentangan. Teks ini berisi proses untuk mencapai suatu kesepakatan atau perjanjian antara kedua belah pihak agar sama-sama diuntungkan. Kedua belah pihak memiliki hak yang sama, menerima, dan saling memberi. Negosiasi biasanya berisi proses tawar-menawar sehingga mencapai hasil akhir atau kesepakatan.

Teks adalah satuan bahasa yang utuh baik berbentuk tertulis atau lisan dengan tata organisasi tertentu untuk mengungkapkan tujuan/ makna dalam konteks tertentu. Teks dapat muncul dalam bentuk lisan maupu tnulisan yang tidak terlepas dari sistem bahasa pada konteksnya.

Kegiatan negosiasi merupakan bagian dari kehidupan kita sehari-hari misalnya ketika kita sedang berbelanja atau membeli sesuatu, maka kita akan terlibat suatu proses tawar-menawar harga barang yang akan kita beli. Ketika melakukan tawar menawar sebenarnya kita sedang melakukan praktik negosiasi. Begitu juga ketika kita sedang meminta sesuatu kepada orang tua kita, misalnya saat menginginkan handphone. Dalam kejadian ini orang tua akan melakukan proses negosiasi dengan kita.

A. Tujuan Teks Negosiasi
Inti dari negosiasi adalah sebuah komunikasi yang dipergunakan ketika ada perbedaan kebutuhan / kepentingan yang mengakibatkan sebuah pertentangan. Pertentangan tersebut akan dilerai dan dipecahkan dengan sebuah perundingan ( negosiasi ), dimana kedua belah pihak dapat merasa diuntungkan. Sebuah teks tentunya memiliki suatu tujuan ketika teks tersebut digunakan untuk berkomunikasi. Tujuan tersebut bermacam-macam sesuai dengan kontek komunikasi tersebut. Tujuan teks negosiasi adalah sebagai berikut.
  1. Memperoleh kesepakatan dalam kesamaan persepsi, saling pengertian, dan persetujuan antara pihak-pihak yang berkepentingan.
  2. Mempersatukan perbedaan pendapat yang ada antara pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda.
  3. Mendapatkan kondisi penyelesaian atau solusi dari masalah yang dihadapi.
  4. Menghindari kerugian, seperti memberatkan salah satu dari pihak-pihak yang berkepentingan.

B. Ciri-Ciri Teks Negosiasi
Sebuah permasalahan akan dengan mudah terselesaikan jika masing-masing pihak memberikan penawaran-penawaran yang menjadi solusi terbaik dalam sebuah perundingan. Oleh karena itu, semakin pandai orang dalam berunding, maka orang itulah yang akan memenangkan perundingan tersebut. Teks negosiasi memiliki ciri yang membedakan dengan teks yang lainnya. Ciri-ciri teks negosiasi, yaitu:
  1. Terdapat pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda;
  2. Sarana penyelesaian masalah;
  3. Menitikberatkan pada kepentingan bersama yang saling menguntungkan;
  4. Merupakan media penghasil kesepakatan;
  5. Mengarah pada tujuan praktis, yakni untuk mencapai kesepakatan yang dapat diterima kedua belah pihak.

C. Jenis-Jenis Teks Negosiasi
Teks negosiasi dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu teks negosiasi tuturan langsung dan teks negosiasi tidak tuturan langsung. Tuturan langsung adalah pernyataan yang secara langsung di sampaikan narasumber (Penutur). Dalam bentuk teks tuturan langsung diapit tanda petik (“_”) sebab salah satu fungsi tanda petik adalah menandai tuturan (kalimat) langsung. Sedangkan jenis teks negosiasi tidak tuturan langsung bisa melalui surat.

a. Teks Negosiasi Tuturan Langsung
Beberapa contoh penggunaan teks negosiasi tuturan langsung antara lain digunakan dalam kegiatan seperti di bawah ini.
  1. Teks negosiasi pemecahan konflik: teks ini bersifat umum, yakni negosiasi untuk memecahkan konflik atau masalah dan menghasilkan kesepakatan. Misalnya: negosiasi antara utusan perusahaan dengan perwakilan pekerja, negosiasi antara siswa dan guru, atau negosiasi lainnya yang bertujuan memecahkan konflik.
  2. Teks negosiasi kerja sama: teks ini merupakan permohonan kerja sama antara pengusaha dengan pihak bank untuk peminjam modal usaha atau kerja sama lainnya yang bersifat menguntungkan semua pihak.
  3. Teks negosiasi penjual dan pembeli: teks ini merupakan proses jual-beli antara penjual dan pembeli.

b. Teks Negosiasi Tuturan Tidak Langsung (Surat)
Teks negosiasi ini dalam bentuk surat-menyurat. Pihak pertama mengirimkan surat pengajuan dan pihak kedua menjawab pengajuan.

D. Struktur Teks Negosiasi
Struktur teks Bagian-bagian sebuah teks yang mencirikan suatu teks. Bagian-bagian itu menjabarkan ciri bagain awal, inti, dan penutup teks dalam fungsi komunikasi tertentu. Secara umum struktur teks negosiasi terdiri dari pembukaan, isi dan penutup. Berikut lebih detail penjelasan mengenai struktur tersebut.

1. Struktur Teks Negosiasi Pemecahan Konflik
Bagian Struktur Negosiasi Pemecahan Konflik antara lain terdiri dari beberapa bagian seperti di bawah ini.
Pemecahan Konflik
  • Pembuka adalah bagian yang terdapat salam, sapa, pengenalan diri dua belah pihak (negosiator: penutur dan mitra tutur), dan penggiringan pokok pembicaraan.
  • Isi adalah bagian yang terbagi dalam dua bagian, yaitu: penyampaian materi adalah bagian yang isinya menyangkut pertanyaan atau pemberitahuan tentang objek atau permasalahan yang hendak dinegosiasikan; tawar-menawar serta penyelesaian masalah di mana kedua belah pihak saling bernegosiasi untuk mencapai suatu keputusan.
  • Penutup adalah bagian akhir dari teks negosiasi yang berisi salam penutup.

2. Struktur Teks Negosiasi Penjual dan Pembeli
Bagian Struktur Teks Negosiasi Penjual dan Pembeli
  1. Pembuka (orientasi) adalah bagian yang berisi salam, sapa, dan awal negosiasi.
  2. Isi adalah bagian yang terdiri atas lima bagian yang dapat diulang, bergantung jenis dan jumlah barang yang akan dibeli.
  3. Permintaan adalah bagian berupa permintaan barang atau jasa yang ingin dibeli oleh pembeli.
  4. Pemenuhan adalah bagian berisi pemenuhan barang atau jasa dari penjual yang diminta oleh pembeli.
  5. Penawaran adalah bagian berisi tawar-menawar harga barang dari pembeli dan penjual memberi tanggapan.
  6. Persetujuan adalah bagian berisi keputusan antara dua belah pihak untuk penawaran yang sudah dilakukan.
  7. Pembelian adalah bagian berisi transaksi dari pembeli setelah penawaran harga disetujui penjual.
  8. Penutup adalah bagian akhir dari teks negosiasi yang berisi kalimat penutup atau salam penutup.

3. Struktur Teks Negosiasi Kerja Sama
Bagian Struktur Teks Negosiasi Kerja Sama antara lain terdiri dari pembuka (orientasi), isi(pengajuan, penawaran, dan persetujuan) serta penutup pada bagian akhir. berikut penjelasan mengenai struktur teks negosiasi kerja sama.
Negosiasi Kerja Sama
  1. Pembuka (orientasi) adalah bagian yang terdapat salam, sapa, pengenalan diri dua belah pihak (negosiator: pengusaha dan pihak bank), dan penggiringan pokok pembicaraan.
  2. Isi adaah bagian yang terbagi dalam tiga bagian sebagai berikut.(1) Pengajuan, yaitu bagian yang berisi pengajuan dari pengusaha kepada bank tentang peminjaman kredit untuk modal usaha atau tambahan modal usaha. (2) Penawaran, yaitu bagian yang berisi penawaran dari pengusaha dan sistem pembagian hasil dengan pihak bank selaku pemberi kredit. (3) Persetujuan, yaitu bagian yang merupakan kesepakatan antara pengusahan dengan pihak bank dengan kedua pihak sama-sama diuntungkan.
  3. Penutup, yaitu bagian akhir dari teks negosiasi yang berisi salam penutup.

Demikian struktur, jenis, dan ciri teks negosiasi, semoga bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:30 PM

Teks Deskripsi Museum Fatahilah yang Penuh Sejarah

Teks deskripsi adalah teks yang berisi tanggapan deskriptif dan personal terhadap objek. Tujuan teks deskripsi me nggambarkan objek dengan cara memerinci objek secara subjektif atau melukiskan kondisi objek dari sudut pandang penulis Teks deskripsi bertujuan menggambarkan/ melukiskan secara rinci dan penggambaran sekonkret mungkin suatu objek/ suasana/ perasaan sehingga pembaca seakan-akan melihat, mendengar, mengalami apa yang dideskripsikan.

Perhatikan langkah menyusun teks deskripsi berikut!
Langkah 1
Tentukan subjek yang akan dideskripsikan dan buat judul Judul teks tanggapan deskriptif berisi objek yang akan dideskripsikan dengan tanggapan personal penulis.

Langkah 2
Buatlah kerangka bagian-bagian yang akan dideskripsikan!
Teks Deskripsi

Langkah 3 Mencari Data
Carilah data dari subjek yang ditulis. Data dicari dengan cara mengamati subjek yang akan dideskripsikan! Gunakan tabel seperti contoh berikut!

Langkah 4
Tatalah kalimat-kalimat menjadi paragraf pembuka teks tanggapan deskriptif/ identifikasi, paragraf deskripsi bagian 1, deskripsi bagian 2, deskripsi bagian 3, dan paragraf penutup!

Langkah 5
Perincilah objek/ suasana yang kamu deskripsikan dengan menggunakan kata dan kalimat yang merangsang pancaindera. Pembaca yang tidak mengalami langsung seolah-olah melihat, mendengar, dan merasakan apa yang kamu deskripsikan. Gunakan variasi kata secara menarik.

Museum Fatahilah yang Penuh Sejarah
Perjalanan sejarah bangsa ini masih dapat kita pelajari dan juga kita nikmati sampai saat ini di Museum Fatahillah, yang berada di Kawasan Kota Tua, atau lebih tepatnya di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat. Disini anda bisa menelusuri berbagai macam peninggalan sejarah kota Jakarta sejak zaman prasejarah, masa kejayaan dari pelabuhan Sunda Kelapa, era penjajahan, sampai ke masa setelah kemerdekaan.

Sejarah Gedung
Gedung Museum yang berdiri saat ini, pada awalnya merupakan sebuah Balai Kota (Stadhuis) yang diresmikan oleh Gubernur Jendral Abraham Van Riebeeck di tahun 1710. Pembangunan gedung ini sendiri sudah dimulai pada era Gubernur Jendral Jan Pieterszoon Coen, di tahun 1620. Karena kondisi tanah Jakarta yang labil membuat gedung ini sempat anjlok, sehingga dilakukan beberapa kali usaha pemugaran sampai peresmiannya.

Gedung Museum Fatahillah sempat mengalami beberapa kali peralihan fungsi. Gedung ini pernah berfungsi sebagai Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat (1925 sampai 1942), kantor pengumpulan logistik Dai Nippon (1942 sampai 1945), markas Komando Militer Kota atau Kodim 0503 Jakarta Barat (1952 sampai 1968). Barulah pada tahun 1968, gedung ini secara resmi diserahkan kepada Pemda DKI Jakarta di 1968 dan diresmikan sebagai Museum Sejarah Jakarta di tanggal 30 Maret 1974 oleh Gubernur DKI Jakarta, yaitu Ali Sadikin.

Arsitektur bangunannya bergaya Neoklasik dengan tiga lantai dengan cat kuning tanah, kusen pintu dan jendela dari kayu jati berwarna hijau tua. Bagian atap utama memiliki penunjuk arah mata angin. Museum ini memiliki luas lebih dari 1.300 meter persegi. Bentuk bangunan tersebut menyerupai Istana Dam di Amsterdam, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara.

Sejarah Museum
Pada tahun 1937, Yayasan Oud Batavia mengajukan rencana untuk mendirikan sebuah museum mengenai sejarah Batavia. Yayasan tersebut membeli gudang di sebelah timur Kali Besar tepatnya di Jl. Pintu Besar Utara No. 27 (kini Museum Wayang) dan membangunnya kembali sebagai Museum Oud Batavia. Museum Batavia Lama ini dibuka untuk umum pada tahun 1939.

Pada masa kemerdekaan museum ini berubah menjadi Museum Djakarta Lama di bawah naungan LKI (Lembaga Kebudayaan Indonesia) dan selanjutnya pada tahun 1968 ‘’Museum Djakarta Lama'’ diserahkan kepada PEMDA DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta pada saat itu, Ali Sadikin, kemudian meresmikan gedung ini menjadi Museum Sejarah Jakarta pada tanggal 30 Maret 1974.

Museum Sejarah Jakarta sejak tahun 1999 bertekad menjadikan museum ini bisa menjadi tempat bagi semua orang baik bangsa Indonesia maupun asing, anak-anak, orang dewasa untuk menambah pengetahuan dan pengalaman serta dapat dinikmati sebagai tempat rekreasi. Untuk itu Museum Sejarah Jakarta berusaha menyediakan informasi mengenai perjalanan panjang sejarah kota Jakarta, sejak masa prasejarah hingga masa kini dalam bentuk yang lebih rekreatif.

Koleksi Museum
Museum dengan nama populer "Museum Fatahillah" ini menyimpan sekitar 23.500 koleksi barang bersejarah. Koleksi tersebut berasal dari Museum Jakarta Lama (Oud Batavia Museum) yang pada sebelumnya terletak di Jalan Pintu Besar Utara No. 27, yang pada saat ini ditempati oleh Museum Wayang.

Beberapa koleksi penting antara lain Meriam Si Jagur, Patung Dewa Hermes, Prasasti Ciaruteun peninggalan Tarumanagara, sel tahanan dari Untung Suropati (1670) serta Pangeran Diponegoro (1830). Ada juga lukisan Gubernur Jendral VOC Hindia Belanda dari 1602 sampai 1942, alat pertukangan zaman prasejarah dan koleksi persenjataan. Selain itu, ada koleksi mebel antik peninggalan abad ke-17 sampai abad ke-19, sejumlah keramik, gerabah dan juga prasasti.

Ruang-ruang pameran yang ada di Museum Fatahillah yakni, Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, Ruang Jayakarta, dan Ruang MH Thamrin. Pembagian ruangan dan penataan koleksi yang ada sangat mempertimbangkan aspek artistik dengan harapan bisa berfungsi seoptimal mungkin sebagai sumber informasi bagi para masyarakat. Koleksi yang dipamerkan ke publik hanya sekitar 500 buah, sedangkan sisanya disimpan didalam ruang penyimpanan. Secara berkala, koleksi tersebut dirotasi sehingga bisa dilihat oleh masyarakat.

Aktivitas Museum
Sejak tahun 2001 sampai dengan 2002 Museum Sejarah Jakarta menyelenggarakan Program Kesenian Nusantara setiap minggu ke-II dan ke-IV untuk tahun 2003 Museum Sejarah Jakarta memfokuskan kegiatan ini pada kesenian yang bernuansa Betawi yang dikaitkan dengan kegiatan wisata kampung tua setian minggu ke III setiap bulannya.

Selain itu, sejak tahun 2001 Museum Sejarah Jakarta setiap tahunnya menyelenggarakan seminar mengenai keberadaan Museum Sejarah Jakarta baik berskala nasional maupun internasional. Seminar yang telah diselenggarakan antara lain adalah seminar tentang keberadaan museum ditinjau dari berbagai aspek dan seminar internasional mengenai arsitektur gedung museum.

Melalui tata pamernya Museum Sejarah Jakarta berusaha menggambarkan “Jakarta Sebagai Pusat Pertemuan Budaya” dari berbagai kelompok suku baik dari dalam maupun dari luar Indonesia dan sejarah kota Jakarta seutuhnya. Museum Sejarah Jakarta juga selalu berusaha menyelenggarakan kegiatan yang rekreatif sehingga dapat merangsang pengunjung untuk tertarik kepada Jakarta dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya warisan budaya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:34 PM

Menulis Surat Pribadi dan Dinas Bentuk Kertas atau Email

Penting diperhatikan dalam pemilihan bahasa digunakan ketika menulis sesuai dengan tujuan surat. Ragam bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia baku, bahasa Indonesia ragam informal, atau ragam bahasa khusus (bahasa gaul) yang hanya digunakan kepada teman akrab yang berusia sebaya.

Ragam bahasa Indonesia baku biasanya digunakan untuk tujuan yang bersifat serius, seperti turut berduka cita atau bersimpati atas musibah yang diderita seseorang, dan/atau surat yang ditujukan kepada orang yang lebih tua. Perhatikan model yang diberikan dan pola-pola penggunaan bahasa untuk berbagai tujuan.

A. Menulis Surat Pribadi
Surat pribadi adalah jenis tulisan yang berisi keperluan pribadi antara satu orang dengan orang yang lain. Surat pribadi memiliki beberapa bagian, yaitu tanggal surat, salam pembuka, isi, penutup, dan nama pengirim surat beserta tanda tangan.
No. Bagian Surat Pribadi Contoh Penerapan dalam Surat Pribadi
1. Alamat dan tanggal surat
  1. Informasi ini terletak pada bagian kanan atas surat (dianjurkan untuk mencantumkan alamat pengirim);
  2. Jika alamat surat tidak dituliskan, tuliskan kota dan tanggal surat: Bandung, 18 Januari 2015
2. Salam pembuka Salam kangen
Salam hormat!
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!
3. Kalimat pembuka paragraf pertama Halo, apa kabar?
Saya tulis surat ini ....
4. Isi surat Bagaimana kalau ketika saya disana, kita bermain ke Dufan?
5. Penutup surat Sekian dulu surat saya ....
6. Salam akhir Sahabatmu,
Teman yang selalu merindukanmu,
7. Nama dan tanda tangan -
8. Pengirim Penerima :Usia:, lebih muda, sebaya,, dan lebih tua
Jenis Kelamin: pria, dan wanita
Hubungan: Akrab, Tidak akrab dan Baru kenal
9. Tujuan
  1. mengundang
  2. mengajukan permohonan (berupa barang atau informasi) atau meminta informasi
  3. menjawab undangan: menerima atau menolak
  4. merencanakan sesuatu dengan orang lain
  5. memohon maaf
  6. mengucapkan selamat atas hal baik yang terjadi pada seseorang
  7. menulis surat simpati atas musibah yang menimpa seseorang
  8. mengucapkan terima kasih
  9. mengabarkan atau memberi informasi

B. Surat Kepada Teman
Bandung, 27 Maret 2017
Sahabatku
Rina Aminarti
Di Cikarang

Salam persahabatan,

Hai, Min apa kabar? Bagaimana keadaanmu? Sehat dan bahagia bukan? Apakah kamu masih menanam bunga mawar? Aku ingin sekali bertemu kamu lho Rin? Kamu pasti tambah cantik, ya? Atau mungkin tambah gemuk?

Rina, sahabatku yang baik. Beberapa hari yang lalu aku sangat terkejut dan sekaligus gembira karena mendapat hadiah ulang tahun dari saudara sepupuku yang tinggal di Belanda. Hadiah tersebut berupa boneka Teddy Bear yang asli buatan  negeri Belanda. Aku ingin sekali menunjukkan boneka tersebut ketika nanti kamu bermain ke rumahku pada saat liburan. Kamu jadi liburan ke rumahku kan Min?

Min, sekian dulu, ya! Jangan lupa balaslah segera surattku. Kutunggu kabarmu! Sampaikan salamku untuk Ibu dan Bapak. Terima kasih Min ... sampai jumpa dalam liburan yang akan datang.

Sampai jumpa.

Sahabatmu,



Marina Pertiwi

C. Surat Kepada Teman Guru
Jakarta, 28 Maret 2017
Untuk Kak Imron
Di Canberra

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga kakak dalam keadaan sehat wal afiat dan selalu dalam lindungan-Nya. Begini kak, berdasarkan informasi yang saya peroleh dari Bu Yani guru IPS kelas VII SMP Negeri 12 Jakarta, kakak merupakan sahabat Bu Yani. Maaf sebelumnya jika surat yang saya tulis ini tidak berkenan di hati kakak.

Melalui surat ini saya ingin berkenalan dengan kakak, itupun jika kakak berkenan. Jika kakak berkenan ini nomor hp-ku : 081327444333 dan jika ingin berkirim informasi dapat menggunakan e-mail ini e-mailku: [email protected]. Kemudian saya juga ingin menanyakan tentang informasi mengenai pendidikan di tempat kakak. Saya sangat membutuhkan informasi tersebut karena saya juga ingin kuliah di luar negeri seperti kakak.

Saya sangat berharap mendapat informasi yang saya butuhkan dari kakak. Sekali lagi saya mohon maaf jika ada tulisan atau kata-kata yang kurang tepat.

Wassalamualaikum wr. wb.


Siswi Kelas VII A
Sriyanti.

D. Selamat Ulang Tahun Ibu
Jakarta, 27 Maret 2017
Mamaku Tersayang
Di Purwokerto

السَّلاَÙ…ُ عَÙ„َÙŠْÙƒُÙ…ْ ÙˆَرَØ­ْÙ…َØ©ُ اللهِ ÙˆَبَرَÙƒَاتُÙ‡ُ

Ma, apa kabar? Semoga doa anakmu selalu dikabulkan oleh Allah agar ibu selalu diberikan kesehatan dan keselamatan. Anakmu disini baik-baik saja. Aku sangat merindukan ibu dan insyaallah lebaran tahun ini aku bisa pulang karena aku bisa mendapat cuti dari kantorku.

Selamat ulang tahun mamaku tercinta. Maaf ya ma karena aku gak bisa disamping mama saat ulang tahun mama. Tapi disini aku akan mendoakan yang terbaik untuk mama, I Love You. Di hari jadi mama kali ini aku berharap mama diberikan kemudahan dalam mejalankan segala urusan dan diberikan umur panjang serta kesehatan agar aku bisa lebih lama bersama mama. Walaupun aku hanya bisa memberikan ucapan dan doa singkat, aku berharap ini bisa membuat mama bahagia. Selamat ulang tahun mama.

Hanya itu yang dapat saya tulis ma.

ÙˆَعَÙ„َÙŠْÙƒُÙ…ْ السَّلاَÙ…ُ ÙˆَرَØ­ْÙ…َØ©ُ اللهِ ÙˆَبَرَÙƒَاتُÙ‡ُ

Anakmu
Anton Subagyo
Surat
D. Menulis Surat Izin
Kamu menjadi pemenang pertama dalam lomba mengarang yang diadakan oleh Kemendikbud. Untuk menghadiri acara penyerahan hadiah (di Jakarta) kamu perlu minta izin tidak masuk sekolah. Buatlah surat permohonan izin kepada Kepala Sekolah untuk tidak dapat mengikuti beberapa mata pelajaran (mungkin dalam beberapa hari, jika kamu tidak tinggal di Jakarta)!

Surat Ijin
Kebayoran Baru, 27 Maret 2017
Kepada :
Yth. Bapak Kepala Sekolah Menegah Pertama Negeri 12 Jakarta
Di Jakarta

Dengan hormat,

Berdasarkan hasil pengumuman dari Panitia Lomba Mengarang Tingkat Nasional Tahun 2017 pada tanggal 2 Maret 2017, saya dinyatakan sebagai pemenang pertama lomba tersebut dan diundang untuk menghadiri acara penyerahan hadiah. Melalui surat ini, saya :

Nama : Ilhamudin Armain
NISN : 005234565
Kelas  : VII A

Mohon ijin untuk tidak mengikuti pembelajaran selama satu hari karena mengikuti acara tersebut. Acara akan dilaksanakan di Gedung Kemendikbud pada hari Selasa tanggal 4 April 2017 dari pukul 08.00 - 12.00 WIB.

Demikian surat permohonan ijin ini saya ajukan. Atas perhatian dan ijin yang Bapak berikan, saya ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum wr. wb.

Hormat saya,

Ailhamudin Armain
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:34 PM

Menelaah Kesalahan Dalam Penulisan Surat

Bentuk surat yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari diantaranya adalah surat resmi atau surat dinas dan surat pribadi. Kedua jenis surat tersebut memiliki aturan penulisan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Surat dinas berisi tentang keperluan kedinasan yang bersifat resmi. Surat dinas hanya boleh ditulis oleh sebuah instansi kepada instansi lain atau individu. Seseorang atas nama individu tidak diperbolehkan menulis surat dinas. Oleh sebab itulah, pada surat dinas ada kepala surat dan nomor surat.

Isi surat dinas berkaitan dengan topik kedinasan. Misalnya, undangan rapat, permohonan maaf suatu instansi kepada orang/ instansi/ perusahaan, lamaran pekerjaan, surat permintaan izin tidak masuk, izin menggunakan tempat, dan sebagainya

Surat pribadi adalah bentuk komunikasi interaktif antara orang pertama (pengirim) dan orang kedua (penerima). Surat pribadi berisi unsur tanggal surat, alamat surat, pembuka surat, pendahulua, isi, dan penutup surat, serta nama pengirim surat atau juga tanda tangan. Isi surat pribadi berkaitan dengan masalah pribadi menanyakan kabar, keperluan pribadi, dan tujuan komunikasi pribadi yang lain
Surat
Menulis surat resmi berbeda dengan menulis surat pribadi. Dalam surat resmi ada beberapa ketentuan yang harus diikuti. Selain itu, dari segi penggunaan bahasa surat resmi menggunakan bahasa baku dan efektif.

Berkaitan dengan benar atau salahnya penulisan surat tentunya kita akan merujuk pada panduan tata bahasa Indonesia yang baku. Jadi dalam hal ini kita akan menggunakan tata bahasa baku tersebut sebagai panduan dalam menentukan salah tidaknya penulisan. Salah satu kesalahan umum yang biasa dilakukan adalah penggunaan kata sapaan yang berlebihan atau pengulangan kata yang tidak perlu. Berikut ini beberapa kesalahan dalam penulisan surat resmi dan perbaikannya.
Salah Alasan Perbaikan
BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN MALANG
Jalan B. Sempor
Nomor 28, Malang
65151, Telepon (0341) 776345, 725511
Alamat tidak boleh disingkat. Singkatan nama orang yang digunakan sebagai nama jalan diperbolehkan untuk kepala surat, misal M.T. Haryono. BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN MALANG
Jalan Bendungan
Sempor Nomor
28, Malang 65151,
Telepon (0341) 776345, 725511
Penanggalan surat
• 4 Juni ‘15
• 4-6-2015
Penggunaan tanda titik pada akhir penanggalan, pemakaian singkatan, penggunaan angka
untuk bulan, dan penggunaan nama kota tidak diperkenankan.
4 Juni 2015
Hal surat
  • (1) Hal: Permohonan penceramah.
  • (2) Hal: Permohonan Penceramah
  • (3) Hal: PERMOHONAN PENCERAMAH
  • (4) Hal: Permohonan penceramah
Kata hal tidak perlu menggunakan titik. Hal: Permohonan penceramah
Lampiran surat
  • (1) Lampiran: 1 eksemplar
  • (2) Lamp: Satu eksemplar.
Tidak ditulis angka tidak diakhiri titik. kata lampiran yang disingkat. memerlukan titik. Perbaikan
  • (1) Lampiran: Satu eksemplar
  • (2) Lamp.: Satu eksemplar
Alamat tujuan
(1) Yth. Bapak Dr. Tono
Jl. B. Sempor 1
Malang
(2) Yth. Bapak Direktur
Jenderal Pajak
Jalan Bintaro Utama
Sektor V, Bintaro
Jaya
Tangerang Selatan
Sapaan Bapak, Ibu, atau Saudara di depan nama jabatan dan gelar tidak diperlukan, Sapaan hanya dipergunakan untuk mengiringi nama orang yang tidak diawali dengan gelar. (1) Yth. Dr. Tono
Jalan Bendungan
Sempor 1 Malang
(2) Yth. Direktur
Jenderal Pajak
Jalan Bintaro Utama
Sektor V, Bintaro
Jaya
Tangerang Selatan
Isi surat
Kami segera memberitahu Saudara, jika ada perubahan jadwal.
Kesalahan penggunaan tanda koma (,) Kami segera memberitahu Saudara jika ada perubahan jadwal.
Penutup surat
(1) Direktur Jenderal, (Sasmita)
(2) a/n Direktur Jenderal
DIAN PUTRI
Penulisan nama pejabat penanda tangan surat seharusnya ditulis dengan huruf kapital pada setiap awal kata tanpa ada tanda lainnya, baik berupa garis bawah maupun tanda kurung 1) Direktur Jenderal, Sasmita
(2) a.n. Direktur Jenderal,
Dian Putri

Penggunaan Kata Baku dan Tidak Baku
Kata Baku adalah kata yang digunakan sesuai dengan aturan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan dan kata tidak baku berarti sebaliknya. Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kata Baku digunakan dalam kalimat resmi baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat. Kata Tidak Baku adalah kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan. Kata tidak baku sering kita gunakan dalam bahasa percakapan sehari-hari, atau bahasa tutur. Berikut ini beberapa kata baku dan tidak baku.
Kata tidak Baku Kata Baku Kata Tidak Baku Kata Baku Kata Tidak Baku Kata Baku
enggak, nggak tidak dibikin dibuat bilang mengatakan
merubah mengubah mempengaruhi memengaruhi resiko risiko
handal andal ashar asar azaz asas
atlit atlet alternative alternatif aquarium akuarium
kost indekos foto copy foto kopi praktek praktik
nomer nomor do'a doa ijin izin
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 9:59 PM

Menelaah Struktur dan Bahasa Surat Pribadi dan Surat Dinas

Surat adalah alat komunikasi antara seseorang dengan seseorang yang di kehendakinya, yang berisi tulisan, pernyataan, suatu kabar, harapan, dan tanggapan yang sesuai dengan keinginan dari penulis surat tersebut. Inilah arti surat secara umum atau yang biasanya masyarakat tahu. Menurut Pusat Pembinaan Dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Surat adalah suatu sarana komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain.

Masyarakat sudah mengenal surat dari jaman dahulu sebelum adanya perkembangan teknologi di jaman sekarang yang bisa merubah bentuk surat kertas menjadi surat elektronik atau bisa menjadi canggih dengan menggunakan alat komunikasi. Secara umum surat di golongkan menjadi tiga fungsi atau tiga jenis, yaitu surat pribadi, surat resmi, dan surat niaga. Namun dalam tulisan ini hanya dibahas mengenai surat pribadi dan surat resmi saja.

Ciri Penggunaan Bahasa pada Surat Pribadi
  1. Pilihan kata sapaan bersifat pribadi (kata emotif dan ekspresif )
  2. Bahasa surat pribadi tidak formal tetapi santun
  3. Pilihan ragam bahasa tergantung siapa penerima surat
  4. Menggunakan sapaan (seperti orang bercakap)
  5. Menggunakan kata ganti orang pertama (untuk pengirim) dan kata ganti orang kedua untuk penerima
Ciri penggunaan Bahasa pada Surat Dinas
  1. Pilihan kata sapaan bersifat formal
  2. Bahasa ragam baku

1. Menelaah Struktur Surat Pribadi dan Surat Dinas
a. Surat Pribadi
Surat pribadi adalah jenis tulisan yang berisi keperluan pribadi antara satu orang dengan orang yang lain. Surat pribadi memiliki beberapa bagian, yaitu tanggal surat, salam pembuka, isi, penutup, dan nama pengirim surat beserta tanda tangan. Perhatikan gambar di bawah ini.
Surat Pribadi
Berdasarkan surat pribadi di atas, ada beberapa bagian yang menjadi unsur pembangun surat pribadi, yaitu (1) alamat dan tanggal surat, (2) salam pembuka, (3) kalimat pembuka paragraf, (4) isi surat, (5) penutup surat, (6) salam akhir, dan (7) nama dan tanda tangan.

b. Surat Resmi
Surat dinas berisi tentang keperluan kedinasan yang bersifat resmi. Pada dasarnya struktur surat dinas tidak jauh berbeda dengan surat pribadi. Perhatikan gambar berikut.
Surat resmi
2. Membandingkan unsur surat pribadi dan Surat Dinas
Bandingkan unsur pada surat dinas dan surat pribadi dengan mengisi tabel berikut!
Unsur Surat Pribadi Surat Dinas
Kepala/kop surat x
Mencantumkan nomor surat x
Salam pembuka dan salam penutup x
Mencantumkan Nomor Induk Pegawai x
Tidak terdapat tembusan x
Bahasa yang digunakan formal x
Pengirim dan Penerima berupa instansi x
Persamaan surat dinas dan surat pribadi
  1. Memiliki sistematika surat
  2. Terdapat tanggal surat dan alamat yang dituju
  3. Ada alinea pembuka, isi, dan penutup
  4. Ada yang menandatangani atau yang bertanggung jawab

3. Menelaah Pasangan Unsur dan Alasan Penulisan
Memasangkan Unsur Surat Pribadi dan Alasan
Unsur Surat Pribadi Alasan
Alamat dan tanggal surat Agar pembaca tahu dimana dan kapan penulis menulis surat
Salam pembuka Menyapa pembaca surat
Kalimat pembuka paragraf Sebagai pengantar isi surat yang mengajak pembaca untuk memper­hatikan pokok surat.
Isi surat Pokok informasi yang ingin disampaikan kepada pembaca surat
Penutup surat Untuk mengakhiri informasi yang disampaikan dalam surat.
Salam penutup Untuk menutup pembicaraan dalam surat
Nama dan tanda tangan Supaya sang pembaca mengetahui siapa penulisnya
Memasangkan Unsur Surat Dinas dan Alasan
Unsur Surat Dinas Alasan
Tempat dan tanggal surat Agar pembaca tahu dimana dan kapan penulis menulis surat
Salam pembuka Menyapa pembaca surat
Kalimat pembuka paragraf Sebagai pengantar isi surat yang mengajak pembaca untuk memper­hatikan pokok surat.
Isi surat Pokok informasi yang ingin disampaikan kepada pembaca surat
Penutup surat Untuk mengakhiri informasi yang disampaikan dalam surat.
Salam penutup Untuk menutup pembicaraan dalam surat
Nama dan tanda tangan Supaya sang pembaca mengetahui siapa penulisnya

4. Menelaah Bahasa Surat Pribadi dalam Berbagai Tujuan
Surat memiliki berbagai tujuan. Tiap tujuan yang berbeda memerlukan kosakata yang berbeda.

a. Mengundang
Surat dengan tujuan mengundang memiliki beberapa ciri khas pada ungkapan yang digunakan untuk mengundang. Ungkapan mengundang dapat berupa
  1. ‘...kamu bisa tinggal...’.
  2. ‘Bagaimana kalau kamu tinggal....’ atau ‘Saya pikir lebih baik jika kamu ....’ .
  3. ‘Jika ada kesempatan, singgahlah....’
  4. ‘Kami sangat berharap kamu bisa datang....’
  5. ‘Kami sekeluarga mengundang Bapak/Ibu/Om/Tante untuk datang....’
  6. ‘Kami sangat mengharapkan kedatangan Bapak/Ibu/Om/Tante....’
  7. ‘Besar harapan kami Bapak/Ibu/Om/Tante dapat datang ke....’

b. Memohon dan Meminta Penjelasan
Beberapa ungkapan yang khas untuk mengajukan permohonan dan permintaan antara lain sebagai berikut.
  1. Kalau memungkinkan dan tidak keberatan saya ingin menginap di rumahmu, empat hari saja. 
  2. Selain itu, saya juga ingin kamu menemaniku ke Museum Transportasi.

Menelaah Bahasa dalam Surat Pribadi
Surat pribadi memiliki ciri kebahasaan yang khas untuk mengungkapkan maksud penulis. Daftarlah kata-kata yang mungkin digunakan untuk mengungkapkan salam dalam surat pribadi!
Salam Penerima salam
Salam semangat pelajar!, Salam kangen Teman sebaya
Salam sayang untuk Bunda Orang tua/Ibu
Apa kabar, Naila! Adik atau teman yang lebih muda
Halo, Kak Alfa! Kakak
Assalamualaikum nek… Orang yang lebih tua (nenek atau kakek).
Kepada Pak Slamet
Guru Terbaikku
Guru
Kesimpulan :
Salam pembuka adalah sapaan seseorang sebelum menulis surat. Pada dasarnya salam pembuka pada surat pribadi tidak dapat ditentukan karena surat pribadi tidak bersifat formal atau resmi, jadi pembukaan bisa ditulis tergantung siapa orang yang akan kita tuju.

Daftarlah kata-kata yang mungkin digunakan untuk menutup surat yang sesuai dengan penerima surat!
Penutup Surat Penerima Surat
Sekian dulu, kutunggu balasanmu. Teman sebaya
Terima kasih sudah mengizinkan Gia mengikuti pelatihan ini. Gia akan segera pulang. Orang tua/Ibu
Sekian dulu, pikirkan ya, tawaran saya ini. Saya tunggu jawabanmu
secepatnya.
Adik atau teman yang lebih muda
Sekian dulu surat dariku kak, semoga kakak tidak marah dengan isi suratku ini Kakak
Sampai di sini dulu ya nek surat dari saya. Orang yang lebih tua (nenek atau kakek).
Demikian, dan sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak atas bantuan Ibu selama ini. Guru
Daftarlah kata-kata yang digunakan untuk salam akhir sesuai dengan penerima surat!
Salam Akhir Penerima Surat
Sepupu dan sahabatmu, Teman sebaya
Buah hati Bunda, Orang tua/Ibu
Kakakmu, Afgan Adik atau teman yang lebih muda
Adikmu tersayang, Kakak
Wassalamualaikum wr wb, nek Orang yang lebih tua (nenek atau kakek).
Hormat saya, Guru
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:35 PM

Menyimpulkan Isi Surat Pribadi dan Surat Dinas

Surat pribadi adalah bentuk komunikasi interaktif antara orang pertama (pengirim) dan orang kedua (penerima). Surat pribadi berisi unsur tanggal surat, alamat surat, pembuka surat, pendahulua, isi, dan penutup surat, serta nama pengirim surat atau juga tanda tangan. Isi surat pribadi berkaitan dengan masalah pribadi menanyakan kabar, keperluan pribadi, dan tujuan komunikasi pribadi yang lain

Surat dinas adalah surat yang ditulis dalam situasi formal dan untuk kepentingan formal. Surat dinas ini dapat ditulis oleh pribadi atau atas nama suatu lembaga pemerintahan, perusahaan, atau organisasi yang ditujukan kepada lembaga. Pada dasarnya struktur surat dinas tidak jauh berbeda dengan surat pribadi.

Isi surat dinas berkaitan dengan topik kedinasan. Misalnya, undangan rapat, permohonan maaf suatu instansi kepada orang/ instansi/ perusahaan, lamaran pekerjaan, surat permintaan izin tidak masuk, izin menggunakan tempat, dan sebagainya

A. Menyimpulkan Isi Surat Pribadi
Menyimpulkan isi surat pribadi dapat dilakukan dengan cara membaca surat pribadi secara saksama. Surat pribadi biasanya berisi paragraf pembuka, isi, dan penutup. Isi surat terletak setelah paragraf pembuka. Kamu dapat menyimpulkan isi surat berdasarkan paragraf isi surat tersebut. Perhatikan contoh surat pribadi berikut!

Surat 1
Malang, 14 November 2015
Salam semangat pelajar!
Apa kabarmu, Ozi?

Ozi saya dengar kotamu sedang di landa bencana asap. Aku khawatir akan keadaanmu. Apakah kamu baik-baik saja? Apakah kamu dapat belajar di sekolah tanpa terganggu asap?

Liburan semester ini, Ayahku akan memberikan penyuluhan program Desa Bebas Api di desamu. Aku diajak oleh ayah agar dapat mengunjungimu. Apakah kamu ada kesibukan liburan semester ini? Jika tidak, aku akan sangat senang dapat mengunjungimu.

Sekian dulu, kutunggu balasanmu.

Sepupu dan sahabatmu,



Fiola

Surat 2
Ibu Ratna yang baik,

Ketika surat ini saya tulis, saya sedang di atas perahu diantar Bapak bersama Pak Guru menuju kecamatan untuk mengikuti lomba cerdas cermat. Saya bangga mengenakan seragam sekolah yang Ibu kirim untuk kami. Semua buku yang Ibu sediakan buat kami sangat membantu untuk belajar ilmu pengetahuan umum. Bapak juga sudah sadar pentingnya sekolah buat saya. Bapak akan kerja keras supaya saya bisa sekolah di SMA.

Ibu Ratna yang baik, hari ini juga saya kehilangan sahabat karena dia harus ikut orang tuanya pindah ke Banjarmasin. Saya sedih, tapi langit biru di atas Danau Jempang telah menghibur hati yang gundah.

Kedatangan Ibu dan Mister ke tempat kami membuat saya ingin terus belajar tentang apa saja. Kami memang jauh berada di pedalaman, kami tak
punya cita-cita yang tinggi, kami hanya ingin bisa berbagi ilmu seperti Ibu dan Mister. Kami tak ingin danau yang indah ini digusur oleh perusahaan batu bara. Karena itu kami harus pandai.

Salam dari Danau Jempang.


Diah.
Latihan Berpikir Kritis Memahami Surat Pribadi
a) Uraikanlah maksud isi surat 1 dan surat 2 di atas!
Isi surat 1
⇒ Fiola menanyakan kabar Ozi dan memberitahu kalau Fiola akan datang ke desa karena ayah Fiola mengajaknya dalam rangka penyuluhan program Desa Bebas Api. Dan Fiola akan mengunjungi Ozi apabila Ozi tidak ada kesibukan.

Isi surat 2
⇒ Diah mengucapkan terima kasihnya kepada Ibu Ratna yang telah memberikan seragam untuk mengikuti cerdas cermat dan juga buku-buku. Diah akan berusaha menjadi anak yang pintar agar Danau Sempang tidak tergusur oleh perusahaan batu bara.

b) Mengapa Fiola mengirim surat kepada Ozi?
Untuk menanyakan kabar Ozi dan memberitahukan kedatangannya

c) Mengapa Diah mengirim surat?
Untuk mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ratna.

B. Menyimpulkan Isi Surat Dinas
Menyimpulkan isi surat dinas dapat dilakukan dengan cara membaca surat dinas secara saksama. Surat dinas biasanya berisi bagian pembuka, isi, dan penutup. Isi surat terletak setelah bagian pembuka. Kamu dapat menyimpulkan isi surat berdasarkan bagian isi surat tersebut. Pada bagian isi terdapat hari, tanggal, waktu, tempat, dan acara. Perhatikan contoh surat resmi berikut ini.

Surat Dinas 1
Sekolah Menengah Pertama Negeri 43
Jalan Pahlawan Trip II Nomor 102 Makassar

15 April 2015
Hal: Ucapan Terima Kasih
Yth. Pimpinan Museum Hasanuddin
Makassar

Dengan hormat,
Kami mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan dan layanan pihak Museum Hasanuddin Makassar kepada siswa SMPN 43 saat kegiatan karya
wisata minggu lalu. Kami sangat berterima kasih atas waktu dan kesabaran menjawab semua pertanyaan siswa kami, dan kesibukan atas kunjungan
kami.

Kami perlu menyatakan bahwa keluarga besar SMPN 43 merasa puas atas kunjungan ke Museum Hasanuddin Makassar. Semoga kerja sama yang baik ini dapat dilanjutkan di masa mendatang.

Hormat kami,
Kepala Sekolah



Andi Laki Mappang, S.Pd.

Surat Dinas 2
Surat Resmi
Latihan Berpikir Kritis Memahami Surat Dinas
a) Uraikanlah maksud isi surat dinas di atas!
Isi surat 1
⇒ Ucapan terima kasih Kepala SMPN 43 kepada Pimpinan Museum Hasanuddin Makassar karena memberikan pelayanan terbaik atas kunjungan murid-murid.

Isi Surat 2
⇒ permohonan izin ketidakhadiran Elfira Kette kepada Guru Mata pelajaran Di SMP Negeri 3 Malang karena ada kepentingan keluarga

b) Mengapa panitia merasa perlu menulis surat kepada wali murid?
⇒ Karena merasa sangat puas dengan pelayanan Museum dan sangat berterima kasih atas pelayanannya

c) Mengapa surat permohonan izin tersebut berbentuk surat dinas? Bukan surat pribadi?
⇒ karena surat dinas bersifat lebih formal dan surat permohonan izin ini ditujukan kepada sebuah instansi, yaitu sekolah.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 3:40 PM

Mengenal dan Memahami Surat

Surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain. Fungsinya mencakup lima hal: sarana pemberitahuan, permintaan, buah pikiran, dan gagasan; alat bukti tertulis; alat pengingat; bukti historis; dan pedoman kerja. Ada dua jenis surat, yaitu surat pribadi dan surat dinas.

1. Mengenal Ciri Surat Pribadi dan Surat Dinas
Surat pribadi adalah bentuk komunikasi tulis (surat-menyurat) yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai pribadi bukan sebagai wakil atau urusan yang berkaitan dengan kelembagaan/ kedinasan/ resmi. Dalam surat pribadi ini, ada hal yang perlu diperhatikan, yaitu tata etika atau sopan santun. Secara umum ciri surat pribadi antara lain sebagai berikut.
  1. Surat pribadi adalah bentuk komunikasi interaktif antara orang pertama (pengirim) dan orang kedua (penerima)
  2. Surat pribadi berisi unsur tanggal surat, alamat surat, pembuka surat, pendahulua, isi, dan penutup surat, serta nama pengirim surat atau juga tanda tangan.
  3. Isi surat pribadi berkaitan dengan masalah pribadi menanyakan kabar, keperluan pribadi, dan tujuan komunikasi pribadi yang lain

Contoh Surat Pribadi
Kupang, 10 Januari 2016
Ibu Dewi yang saya sayangi,

Bagaimana kabar Ibu? Semoga selalu sehat!
Sejak Ibu pindah ke Kota Bogor, rasanya kelas menjadi sepi. Tiada lagi tawa canda Ibu yang menyejukkan. Tiada lagi nasihat-nasihat yang indah itu. Kami semua kangen Ibu. Kerinduan kami hanya bisa diungkapkan lewat doa untuk Bu Guru luar biasa seperti Ibu.

Saya yakin Ibu sudah mendapat murid-murid baru di Kota Bogor. Meski sudah mendapat murid baru, tolong jangan lupakan kami yang di Kota Kupang ini.
Semoga Ibu senantiasa sehat dan dalam lindunganNya


Salam rindu,

Paskalina.

Menyimpulkan ciri surat pribadi
Diskusikan untuk menyimpulkan hal-hal berikut!
Mengapa seseorang menulis surat pribadi?
Seseorang meulis surat pribadi untuk berkomunikasi dengan orang lain yang sifatnya pribadi

Bagaimanakah urutan menulis surat pribadi?
1. Tempat dan tanggal pembuatan surat.
2. Salam Pembuka.
3. Paragraf pembuka.
4. Paragraf isi.
5. Paragraf penutup/ Salam penutup.

Mengapa menulis surat pribadi harus menyertakan salam pembuka, kalimat pembuka paragraf, dan kalimat penutup surat? Sebagai suatu bentuk komunikasi surat pribadi memiliki bagian-bagian yang menggambarkan bentuk komunikasi ketika kita berkomunikasi secara langsung. Berikut ini bagian-bagian surat pribadi.
  • Alamat dan tempat tanggal PembuatanSurat. Bagian ini menjelaskan posisi serta waktu ditulisnya surat.
  • Salam pembuka adalah sapaan seseorang sebelum menulis surat. Anda bisa menggunakan kaimat seperti dalam contoh di atas ( Salam persahabatan) atau dengan salam yang lain seperti: Asalamualaikum Salam manis, salam sejahtera, dll
  • Paragraf Pembuka. Paragraf pembuka dapat berupa pertanyaan mengenai kabat, kesehatan, keadaan atau sekedar basa-basi
  • Paragraf Isi. Paragraf ini berisi inti atau tujuan dibuatnya surat.  Apa saja tujuan yang mungkin diungkapkan dalam surat pribadi? Untuk menyampaikan tujuan atau pesan yang ingin disampaikan kepada penerima surat secara pribadi.
  • Paragraf Penutup. Paragraf penutup digunakan untuk mengakhiri isi surat. Biasanya paragraf ini berisi permohonan maaf, mohon diri, harapan dan sebagainya.

Apa ciri isi dalam surat pribadi?
Ciri isi surat pribadi adalah menggunakan bahasa tidak resmi, karena surat pribadi ditujukan untuk keluarga atau teman. Ciri umum surat pribadi adalah
  • Tidak memakai kop/kepala surat
  • Tidak menggunakan nomor surat dan perihal
  • Format yang digunakan bebas. tidak harus ada pembuka, isi dan penutup.
  • Dapat menggunakan salam pembuka dan penutup menurut kebiasaan penulis surat
  • Tidak melampirkan lampiran atau tembusan.

2. Mengidentifikasi Ciri Surat Dinas
Surat dinas adalah surat yang ditulis dalam situasi formal dan untuk kepentingan formal. Surat dinas berisi tentang keperluan kedinasan yang bersifat resmi. Pada dasarnya struktur surat dinas tidak jauh
berbeda dengan surat pribadi.

Surat dinas hanya boleh ditulis oleh sebuah instansi kepada instansi lain atau individu. Seseorang atas nama individu tidak diperbolehkan menulis surat dinas. Oleh sebab itulah, pada surat dinas ada kepala surat dan nomor surat.

Isi surat dinas berkaitan dengan topik kedinasan. Misalnya, undangan rapat, permohonan maaf suatu instansi kepada orang/ instansi/ perusahaan, lamaran pekerjaan, surat permintaan izin tidak masuk, izin menggunakan tempat, dan sebagainya

Struktur Surat Dinas
Surat Dinas
  1. Kop surat
  2. Nomor surat
  3. Tanggal surat
  4. Lampiran
  5. Perihal
  6. Alamat surat
  7. Salam pembuka
  8. Isi surat
  9. Paragraf penutup
  10. Nama dan tanda tangan pihak yang memperkuat surat
  11. Nama dan tanda tangan penulis surat

Diskusikan
1) Apa saja unsur pada surat dinas?
Kop surat, Nomor surat, Tanggal surat, Lampiran, Perihal, Alamat surat, Salam pembuka, Isi surat
Paragraf penutup, Nama dan tanda tangan pihak yang memperkuat surat, dan Nama dan tanda tangan penulis surat

2) Bagaimana ciri surat dinas dari segi bentuk?
Bentuk surat resmi dikenali dengan alamat ditulis di sebelah kanan di bawah tanggal surat. Kemudian, di sebelah kiri berturut-turut ke bawah dituliskan : nomor surat, sifat (jika ada), lampiran dan perihal. Lay out pengetikan pada setiap alinea surat bentuk resmi dimulai 5 (lima) soasi dari garis pinggir kiri.

3) Bagaimana ciri surat dinas dari segi isi?
Isi surat dinas berkaitan dengan topik kedinasan. Misalnya, undangan rapat, permohonan maaf suatu instansi kepada orang/ instansi/ perusahaan, lamaran pekerjaan, surat permintaan izin tidak masuk, izin menggunakan tempat, dan sebagainya

Diskusikanlah hal-hal berikut untuk menyimpulkan ciri surat dinas!
a) Mengapa ada surat dinas selain surat pribadi sebagai alat korespondensi?
Surat Korespondensi adalah penyampaian maksud melalui surat dari satu pihak kepada pihak lain dapat atas nama jabatan dalam suatu perusahaan/ organisasi dan dapat atas nama perseorangan (individu). Karena surat dinas ditujukan secara resmi dan pada lembaga-lembaga resmi lain maka surat dinas dapat menjadi alat korespondensi.

b) Siapa yang diperbolehkan menulis surat dinas?
Surat dinas hanya boleh ditulis oleh sebuah instansi kepada instansi lain atau individu. Seseorang atas nama individu tidak diperbolehkan menulis surat dinas. Oleh sebab itulah, pada surat dinas ada kepala surat dan nomor surat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 4:06 PM

Memerankan Isi Fabel

Fabel adalah cerita fiksi berupa dongeng yang menggambarkan budi pekerti manusia yang diibaratkan pada binantang. Karakter binatang dalam cerita fabel dianggap mewakili karakter manusia dan diceritakan mampu bertindak seperti manusia tetapi tidak menghilangkan karakter binatangnya. Tokoh fabel adalah binatang.

Alur pada tabel umumnya alur maju ( dari awal bergerak maju hingga terjadi akibat dari peristiwa sebelumnya) Dalam urutan beberapa kejadian atau peristiwa secara kronologis menggunakan konjungsi pengurutan : sesudah, sebelum, lalu, mula-mula, kemudian, selanjutnya, setelah itu, atau akhirnya.

Untuk dapat memerankan sebauah fabel diperlukan beberapa pengetahuan dalam hal pemeranan fabel tersebut. beberapa keterampilan dalam memerankan fabel antara lain sebagai berikut.
  1. Setiap kata atau kalimat dalam dialog fabel harus diucapkan atau dilafalkan dengan jelas tekanan keras lembutnya pengucapan. 
  2. Tekanan tinggi rendahnya pengucapan suatu kata dalam kalimat atau intonasi yang digunakan harus tepat
  3. Menunjukkan gerakan tubuh (gerak-gerik) dan ekspresi wajah (mimik) yang sesuai dengan karakter atau watak tokoh fabel yang diperankan. Melalui mimik dan gerak tubuh, pemain juga harus dapat menunjukkan perasaan yang sedang dialami tokoh yang diperankan. Misalnya kegembiraan, kejengkelan, kejemuan, dan kesedihan
  4. Dalam dialog itu tergambar sifat dan tingkah laku setiap tokoh. Dari kata-kata dan gerak-geriknya tergambar watak jahat, baik hati, pemarah, pendendam, jujur, sabar, atau yang lainnya.
Cici dan Serigala
Struktur Kalimat
Orientasi Sore itu tiga kelinci kecil, Cici, Pusi, dan Upi bermain bersama di tempat lapang di hutan. Tiba-tiba Cici melihat sesuatu tergeletak dalam bungkus plastik.
Komplikasi “Hai Teman-teman… lihatlah! Cici berteriak sambil menunjuk ke arah bungkusan plastik. “Wah… makanan teman-teman..” teriak Upi.

“Asyik… sore ini kita makan enak..” Pusi bersorak kegirangan. Cici mengambil kue itu, membuka bungkusnya dan tercium aroma harum dari kue itu. Tiba-tiba muncul niat liciknya.

Ah… kue ini pasti nikmat sekali apalagi jika ku makan sendiri tanpa berbagi dengan mereka”. Gumamnya dalam hati.

“Teman-teman sepertinya kue ini bekal pak tukang kayu yang sering ke hutan ini, mungkin dia baru saja kesini dan belum pergi terlalu jauh. bagaimana jika kususullkan kue ini, bukankah menolong orang juga perbuatan mulia? Cici meyakinkan temannya.

Raut kecewa tergambar di wajah Upi dan Pusi, mereka gagal makan kue
yang beraroma lezat itu. Cici berlari menjauhi temannya dan memakan
kue itu sendiri. Tiba-tiba...

Bruukk..!!

“Aaahhgg… tolooong…” Cici menjerit keras. Seekor serigala muncul
dari balik semak dan langsung menerkam tubuh mungil Cici. Cici pun
menangis dan terus berteriak minta tolong.

“Cici pun memutar otak mencari cara bagaimana agar ia bisa bebas dari
cengkeraman serigala itu. Akhirnya ia mendapatkan ide.
Resolusi “Pak serigala, aku punya dua teman di sana. Bagaimana jika mereka ku
jemput ke sini supaya kamu dapat makan lebih banyak lagi”. Cici berusaha
mengelabui serigala itu.

“Baiklah, segera panggil mereka tapi aku harus ikut di belakangmu.” jawab
serigala.

“Pelan-pelan saja ya, jalanmu supaya mereka tidak mendengar langkah
kakimu. Aku khawatir mereka akan lari ketakutan.”

Cici pun berlari ke arah teman-temannya yang ditinggalkan tadi. Sementara serigala mengikutinya dengan langkah pelan. Menyadari hal itu Cici berlari sekuat tenaga sambil sesekali memanggil temannya.

“Ups…!”, kaki Cici tiba-tiba terasa ada yang menarik. Ia pun menjerit dan
bahkan tidak berani membuka mata.

“Jangan Pak Serigala… jangan makan aku, ampuni aku..”

“Sst…, ini aku Ci, bukalah matamu, ini Upi dan Pusi..”

“Ayo cepat Ci…” dengan rasa kebersamaan mereka pun akhirnya selamat.
Napas mereka tersengal-sengal, keringatnya bercucuran. Cici menangis
tesedu-sedu.
Koda “Hik.. hik.. maafkan aku teman-teman, aku bersalah pada kalian. Aku telah berbohong..” Cici akhirnya menceritakan kejadian yang sebenarnya. Temannya tidak marah apalagi membencinya. Cici pun berjanji tidak akan
mengulanginya lagi.

“Sudahlah Cici… kami memaafkanmu…” kata Pusi dengan bijak.

“Terimaksih kawan, aku janji tidak akan mengulanginya lagi..” jawab Cici
dengan tulus.

Bahan pemeranan 2
Amati keenam gambar berikut! Diskusikan untuk memerankan fabel tersebut
1. Merancang Tokoh, Watak, Dialog, Latar Sesuai Isi fabel yang Dibaca
Tentukanlah tokoh, watak, dialog, dan latarnya!
Tokoh Nama Watak
Singa Singa Tidak mengenal rasa takut, perkasa, dan tidak mau diganggu.
Tikus Tikus Cerdik dan suka menolong
Latar tempat : Di sebuah hutan yang lebat, Goa
Latar waktu : Suatu hari, Beberapa hari sejak kejadian itu,
Latar suasana : Mengerikan (seluruh hutan mulai gemetar karena suara mengerikan)

2. Menentukan Urutan Cerita
Buatlah kerangka urutan peristiwa cerita fabel
  1. Awalnya diceritakan bahwa di sebuah hutan yang lebat hiduplah seekor singa perkasa yang ditakuti semua hewan. Binatang perkasa itu sangatlah marah jika tidurnya terganggu dengan cara apapun.
  2. Kemudian pada suatu hari tikus kecil sangat penasaran ingin melihat bagaimana sarang Singa si Raja hutan. Tikus kecil masuk menyelinap kedalam gua.
  3. Tak disangaka saat tikus akan keluar gua ia tertangkap singa. Tikus memohon agar dibebaskan dan berjanji akan membantu singa.
  4. Tiba-tiba terdengar suara singa mengaum, dia meraung dalam kemarahan dan ketidakberdayaan karena terjerat jaring pemburu. Si tikus pun mendengarnya. dan segera membebaskan singa dari jerat pemburu dengan memotong tali menggunakan gigi-giginya yang tajam. Segera singa itu terbebas.
  5. Akhirnya singa berpikir bahwa tikus kecil itu dapat menolong dirinya yang sedah mengalami kesusahan. Singa dan tikus menjadi sahabat terbaik mulai hari itu

3. Merancang Pemeranan dari Fabel yang Dibaca
Rancanglah kalimat narasi, dialog-dialog tokoh, dan musik pengiring/ suasana/ properti yang sesuai isi fabel!
Kalimat Narator Dialog Tokoh Musik pengiring/
properti
Di sebuah hutan yang lebat hiduplah seekor singa perkasa yang semua makhluk lain sangat takut kepadanya
........
"Siapapun yang berani membangunkan aku saat tidur pasti akan kuterkam," aumnya. Suara auman Singa, properti bentuk tiruan gua dalam hutan
Suatu hari tikus kecil sangat penasaran ingin melihat bagaimana sarang Singa si Raja hutan..... “Dia pergi ke suatu tempat. Apakah dia akan segera kembali?”  Musik
Untuk mengobati rasa penasarannya si tikus kecil masuk menyelinap kedalam gua...... “Sepertinya aku harus segera kembali.” Pikiri si tikus Musik
Namun malang, saat itu terdengar suara langkah kaki singa memasuki gua. “Oh tidak dia akan segera masuk. Apa yang harus aku lakukan.” Si tikus gemetar.  Musik menegangkan
Ternyata singa si raja hutan hanya pergi untuk minum di sungai, dan dia datang kembali untuk beristirahat..... ” Maaf, ya Raja, saya tidak bermaksud membangunkan anda, saya hanya mencoba untuk meninggalkan gua ini ....................... Musik sedih
Beberapa hari sejak kejadian itu, seperti biasa singa sang raja hutan pergi berkeliling.... "Penguasa hutan dalam kesulitan." pikir tikus. "Ini adalah kesempatan saya untuk bisa membantu dia sekarang". Suara auman singa dalam jeratan pemburu
Berpikir demikian, si tikus berlari secepat yang dia bisa menuju tempat di mana suara itu berasal....... "Jangan bergerak, Yang Mulia, saya akan memotong tali Anda dan Anda akan segera bebas" cicit si tikus. Musik menegangkan
Tanpa membuang waktu, dia mulai......... "Saya tidak percaya menyangka bahwa bahkan Anda bisa membantu saya. Selama ini saya salah." kata singa rendah hati. Lagu berjudul "Kepompong"

Persahabatan Singa dan Tikus
Persahabatan Singa dan Tikus
Struktur Kalimat
Orientasi Di sebuah hutan yang lebat hiduplah seekor singa perkasa yang semua makhluk lain sangat takut kepadanya. Raja hutan tersebut dikenal sangat mengerikan, tidak mengenal rasa takut dan dia merasa harus dihormati oleh semua makhluk yang ada di hutan. Binatang perkasa itu sangatlah marah jika tidurnya terganggu dengan cara apapun.
"Siapapun yang berani membangunkan aku saat tidur pasti akan kuterkam," aumnya.
Komplikasi Suatu hari tikus kecil sangat penasaran ingin melihat bagaimana sarang Singa si Raja hutan. Dengan niat yang bulat dia berangkat ke gua dimana singa biasa beristirahat. Namun ketika dia sampai, dia tidak melihat adanya sang raja hutan.

“Dia pergi ke suatu tempat. Apakah dia akan segera kembali?” Timbul pertanyaan dalam hati si tikus kecil.

Untuk mengobati rasa penasarannya si tikus kecil masuk menyelinap kedalam gua. Gua itu sangatlah gelap, ditanah dia melihat jejak kaki sang raja hutan, dan jejak kaki besar itu membuatnya sangat ketakutan.

“Sepertinya aku harus segera kembali.” Pikiri si tikus.

Namun malang, saat itu terdengar suara langkah kaki singa memasuki gua.

“Oh tidak dia akan segera masuk. Apa yang harus aku lakukan.” Si tikus gemetar.

Ternyata singa si raja hutan hanya pergi untuk minum di sungai, dan dia datang kembali untuk beristirahat.

Si tikus bersembunyi di dalam gelap gua dan melihat bayangan besar singa jatuh dilantai. Singa duduk dekat pintu masuk gua dan beristirahat kepalanya di kaki yang besar. Segera ia tertidur pulas. Seluruh gua tampak bergetar dengan mendengkur keras raja hutan.

Si tikus berusaha merayap keluar secara diam-diam yang dia bisa. Segera ia berada di dekat pintu masuk. Tapi saat dia mencoba untuk menyeberangi singa, ekor kecilnya menyerempet kaki kiri dari Sang raja hutan, dan penguasa hutan terbangun dengan kaget. Terlihat kemarahannya saat dia melihat tikus kecil di sarangnya.

Walaupun takut si tikus tidak kehilangan akal, dia segera berlari. Namun malang singa segera dapat menangkapnya. Sang raja hutan membuka rahang untuk menelan tubuh si tikus kecil.

Si tikus kecil seketika berteriak.” Maaf, ya Raja, saya tidak bermaksud membangunkan anda, saya hanya mencoba untuk meninggalkan gua ini dimana selama ini saya sangat penasaran ingin melihatnya. Mohon biarkan saya pergi kali ini, dan saya tidak akan pernah lupa kebaikan Anda. Jika takdir memberi saya kesempatan, saya akan membantu Anda dengan cara yang saya bisa pada salah satu nanti. "

Singa merasa geli mendengar ucapan si tikus. Bagaimana tikus kecil membantunya? Tapi dia membiarkan tikus kecil itu pergi dan tertawa terbahak-bahak. Si tikus berlari untuk menyelamatkan hidupnya, dia sangat berterima kasih kepada sang raja hutan yang tidak jadi memakannya.
Resolusi Beberapa hari sejak kejadian itu, seperti biasa singa sang raja hutan pergi berkeliling. Pada suatu saat , tiba-tiba dia terjebak dalam jerat pemburu. Dia berjuang mati-matian untuk membebaskan diri. Namun semua usahanya tidak menunjukan hasil, dia hanya menemukan dirinya bahkan lebih terjerat kuat dalam jaring tali pemburu. Dia meraung dalam kemarahan dan ketidakberdayaan. Seluruh hutan mulai gemetar karena suara mengerikan dan setiap binatang mendengar teriakan sang raja hutan. Si tikus pun mendengarnya.

"Penguasa hutan dalam kesulitan." pikir tikus. "Ini adalah kesempatan saya untuk bisa membantu dia sekarang".

Berpikir demikian, si tikus berlari secepat yang dia bisa menuju tempat di mana suara itu berasal. Segera ia menemukan singa terperangkap dalam jerat pemburu.

"Jangan bergerak, Yang Mulia, saya akan memotong tali Anda dan Anda akan segera bebas" cicit si tikus. Tanpa membuang waktu, dia mulai menggigit tali dengan gigi kecilnya yang tajam. Segera singa itu terbebas.
Koda "Saya tidak percaya menyangka bahwa bahkan Anda bisa membantu saya. Selama ini saya salah." kata singa rendah hati. Dan akhirnya dua makhluk itu menjadi sahabat terbaik mulai hari itu.

Demikian contoh memerankan isi fabel. Mungkin dalam tulisan ini masih banyak kekurangannya, untuk itu saya mohon kritik dan saran untuk perbaikan tulisan ini. Terimakasih atas kunjungannya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 3:59 PM

Contoh Anekdot Bidang Politik, Sosial dan Hukum

Teks anekdot adalah cerita singkat tapi lucu dan menarik karena biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya (KBBI). Teks anekdot berisi cerita fiksi yang disajikan berdasarkan kisah dari kehidupan nyata dan biasanya melibatkan orang yang terkenal. Teks anekdot berbeda dengan teks humor. Teks humor adalah teks yang berisi rangsangan yang cenderung secara spontan memancing tawa atau senyum para pembaca atau pendengar.

Beberapa perbedaan antara teks anekdot dengan teks humor diantaranya adalah ; teks anekdot bertujuan menyindir seseorang (biasanya orang penting), terdapat kritik, isinya terstruktur, dan menggunakan bahasa yang sopan dan penulisan baku. Sedangkan teks humor bertujuan menghibur dan tidak berisi orang penting, tidak terdapat kritik, isinya tidak terstruktur, dan kadang mengandung bahasa yang kurang sopan sebagai humor. Berikut ini beberapa contoh teks anekdot di berbagai bidang.

A. Contoh Anekdot Bidang Hukum
Contoh 1 :
Struktur Kalimat
Abstraksi Tiga polisi berkumpul di tepi hutan. Mereka masing-masing dari A, B, dan C.
Orientasi Mereka berlomba menangkap kelinci yang akan dilepaskan ke hutan. Segala metode boleh dicoba, berikut teknologi yang mereka punya.
Krisis Polisi A mendapat giliran pertama. Kelinci dilepas. Wussss… polisi dan anak buahnya menyusul dan menyebar di dalam hutan. Tiga jam kemudian si kelinci tertangkap.

Polisi B mendapat kesempatan kedua. Wuss… lagi-lagi kelinci dilepas. Tiga orang polisi mengikutinya ke hutan sambil menenteng peralatan canggih milik FBI. Katanya bisa mendeteksi kelinci dengan akurat dalam radius 1 km. Ah masa? Eh, dua jam kemudian si kelinci sudah berhasil dibawanya ke luar hutan.

Polisi C mendapat giliran terakhir. Wusss … kelinci melesat masuk hutan. Polisi mengikuti tanpa peralatan apa pun. Hanya lima menit si polisi menyeret ke luar seekor beruang yang nangis berteriak, “Ampun, Pak, ampun! Saya jangan dipukuli. Saya ngaku deh! Saya kelinci!”
Reaksi Polisi A dan B tercengang melihat apa yang dilakukan oleh polisi C yang menyeret beruang yang menangis minta ampun dan mengaku sebagai kelinci.
Koda -
Anekdot tersebut merupakan kritikan terhadap kepolisian dan harapan dari masyarakat agar teliti dan hati-hati dalam bertindak. Jangan sampai ada oknum polisi yang menangkap orang yang tidak bersalah.

Contoh 2 :
Struktur Kalimat
Abstraksi Dalam sebuah mata kuliah sistem hukum Indonesia, dosen mengatakan bahwa hukum di Indonesia itu ibarat pisau tajam ke bawah dan tumpul ke atas.
Orientasi Perkara hukum selalu tajam ke bawah yaitu rakyat dilapisan bawah, sedangkan hukum untuk para pejabat tumpul, artinya banyak pejabat yang melakukan korupsi bebas dari tuntutan. Maka terjadilah perdebatan dalam kelas tersebut
Krisis Dosen: “Apakah kalian setuju dengan pengibaratan hukum Indonesia yang tumpul ke atas dan tumpul ke bawah?”
Budi: “Saya sangat setuju pak, karena dalam kenyataannya memang itulah yang terjadi”.
Tegar: “Benar sekali pak, bagi orang yang tak berduit akan merasakan seberapa tajam pisau itu pak. Sedangkan bagi orang yang berduit bisa saja menghentikan hukum dengan duit yang dimilikinya”.
Dosen: “Memang benar, namun lebih mending hukum Indonesia ibarat pisau”.
Deni: “Maksudnya pak?”
Reaksi Dosen: “Jika hukum ibarat pisau masih mending yang salah dan berduit tetap dihukum, meskipun hukumnya ringan. Daripada hukum ibarat Tuhan, pasti yang di atas selalu benar dan tidak bisa disalahkan”.
Koda -

Contoh 3 :
Struktur Kalimat
Abstraksi Suatu hari, Bu Mimin berniat pergi ke pasar bersama Susi dengan menggunakan mobil.
Orientasi Saat mereka berdua melintasi sebuah perempatan, mereka terhenti karena lampu merah dan di tambah dengan kondisi jalan sedang macet total.
Krisis Setelah beberapa menit lampu merah pun berganti menjadi lampu hijau. Namun suasana macet dan banyaknya kendaraan saat itu membuat Bu Mimin dan Susi tertinggal, lampu hijau pun berubah menjadi lampu merah kembali. Karena ingin cepat sampai ke tujuan, merekapun ‘menerobos’ lampu merah. Tak terduga, diseberang jalan terdapat polisi yang sedang memantau jalan menilang mereka.
Reaksi Susi yang memegang kemudi membuka kaca mobilnya lalu polisi tersebut menanyakan mengapa mereka berdua melanggar peraturan. “Saya sedang terburu-buru, pak!” Karena polisi tersebut kurang puas dengan jawaban Susi, iapun terus menanyakan hal yang sama. Karena tak ingin berdebat lagi, Bu Mimin memberikan uang sebesar Rp. 20.000. Polisi tersebut mengangguk dan menerima uang tersebut. Lalu polisi itu tersenyum mempersilakan mereka melanjutkan perjalanan.
Koda Dalam hati mereka mengambil kesimpulan, “Kalau polisi tiba-tiba datang terus melakukan razia atau penilangan, itu tanda kalau mereka butuh uang.”
Tilang Polisi
B. Contoh Anekdot Bidang Politik
Contoh 1 :
Struktur Kalimat
Abstraksi Sudah menjadi kebiasaan Pak Camat akan mengunjungi wilayah-wilayah di bawah kepemimpinannya secara bergiliran.
Orientasi Suatu hari, Pak Camat berencana mengunjungi salah satu kawasan RW berprestasi yang akan dibanggakannya.
Krisis Sekretaris : “Pak, mobil sudah siap!”
Pak Camat : “Sebentar, kita tunggu dulu sampai di lokasi banyak wartawan, ya!”
Sekretaris : “Baik, Pak.”
Beberapa menit kemudian, seorang staf bawahan lari tergopoh-gopoh mendekati Pak Camat.
Staf : “Pak, gawat Pak! Pasar yang baru dibangun minggu lalu sudah banyak kios yang ambruk!”
Pak Camat : “Loh, kenapa ya?”
Staf : “Kata salah seorang pedagang, kayu atapnya digerogoti rayap semua, Pak!”
Pak Camat : “ Wah, ayo pergi jangan sampai kita keduluan wartawan!”
Reaksi Sekretaris : ”Mobil sudah siap, Pak, kita ke RW berprestasi atau ke pasar dulu?”
Pak Camat : “Pasar! Ga usah bilang bilang!”
Koda Mobil pun berlaju dengan kencang.
Isi cerita adalah kritik terhadap pemerintahan yang biasanya hanya ingin diliput prestasinya saja, sementara kegagalan tidak mau diketahui siapa pun.

Contoh 2 :
Struktur Kalimat
Abstraksi Negara Paraguay dikenal sebagai negara yang tidak mempunyai laut. Akan tetapi anehnya, negara Amerika Latin tersebut memiliki panglima angkatan laut.
Orientasi Suatu ketika, Panglima AL Paraguay ini berkunjung ke negara Brasil. Ketika itu Brasil terkenal sebagai negeri dengan banyak pelanggaran hukum. Dalam kunjungan itu ia menemui panglima AL Brasil.
Krisis Salah seorang staff AL Brasil yang ikut menemuinya bertanya aeenaknya, "Negara bapak itu aneh , ya. Tidak punya laut tapi punya panglima seperti Bapak."
Reaksi Dengan enteng sang tamu menanggapinya, "Negara Anda ini juga aneh. Hukumnya tidak berjalan tetapi perlu mengangkat seorang menteri Kehakiman.
Koda -
Anekdot tersebut merupakan kritikan terhadap pemerintah agar mengangkat menteri yang sesuai bidangnya.

Contoh 3 :
Struktur Kalimat
Abstraksi Suatu hari si Kabayan menunjukkan keahliannya sebagai orang yang mampu menguasai bahasa burung-burung
Orientasi Raja mendengar dan membawanya berburu
Krisis Di jalan mereka melihat sebuah dinding yang runtuh dan seekor burung hantu membuat sarang di atasnya. Bertanyalah raja kepada si Kabayan, "Coba katakan apa yang diutarakan burung hantu itu?"
Reaksi "Ia mengatakan ," kata si Kabayan, "Jika raja tidak berhenti menyusahkan rakyatnya, kerajaan ini akan segera runtuh seperti sarangku ini."
Koda -
Anekdot tersebut merupakan kritikan terhadap raja agar tidak menyusahkan rakyatnya.

C. Contoh Anekdot Bidang Sosial
Contoh 1 :
Struktur Kalimat
Abstraksi Suatu ketika, orang-orang mengundang Nasrudin untuk menyampaikan khotbah di sebuah mejelis.
Orientasi Ketika di mimbar dia mendapati bahwa sebagian besar hadirin tidak dalam majelis itu tidak terlampau bersemangat untuk mendengarkan khotbahnya.
Krisis Kemudian ia turun dari mimbar dan berjalan pulang. Kali ini orang-orang benar-benar dibuat bingung dan akhirnya memutuskan untuk mencoba sekali lagi dan mengundangnya agar datang lagi untuk menyampaikan khotbah.

Minggu depannya ketika naik mimbar Nasrudin lagi-lagi bertanya yang sama. "Apakah kalian tahu materi apa yang ingin saya sampaikan dalam khotbah ini? Sebagian dari mereka menjawab "Tidak" dan sebagian lagi menjawab "ya".
Reaksi Nasrudin pun berkata lagi, "Baiklah kalau begitu sebagian yang sudah tahu bisa menceritakan kepada sebagian lagi yang belum tahu" dan ia pun pergi lagi meninggalkan mimbar.
Koda -

Contoh 2 :
Struktur Kalimat
Abstraksi Pada suatu hari, Presiden Negara A hendak membeli kue kepada seorang ibu di pinggir jalan.
Orientasi Karena rasa ketertarikan yang kuat dengan penjual kue unik tersebut, sang Presiden mencoba bertanya kepada si ibu.
Presiden : “Ibu punya anak berapa?”
Ibu : “Saya punya anak empat, mereka sedang bekerja semua. Yang ke-1 bekerja di KPK, ke-2 di POLDA, ke-3 di Kejaksaan Negeri, dan yang terakhir di DPR. Mereka sangat sibuk sekali.”
Krisis Bapak Presiden menggeleng-gelengkan kepala seakan tidak percaya akan apa yang didengarnya. Beberapa pengawal presiden berbicara di belakang. “Meskipun hanya berjualan kue, ibu ini bisa menjadikan anaknya sukses, jujur. Kalau mereka sampai korupsi mungkin ibu ini sudah tinggal di rumah mewah!”
Reaksi Presiden : “Wah, hebat sekali. Ngomong-ngomong apa jabatan anak ibu di Polda, KPK, Kejaksaan Negeri, dan DPR?
Ibu : “Ya sama seperti saya, jualan kue juga”
Bapak Presiden tercengang mendengar jawaban yang diberikan si penjual kue.
Koda Situasi kembali normal dan bapak presiden beserta pengawalnya kembali ke kantor setelah membeli kue tersebut.
Sindiran yang terdapat pada teks anekdot tersebut adalah kebiasaan korupsi oleh pejabat. Pejabat yang korupsi sudah memiliki rumah mewah.

Contoh 3 :
Struktur Kalimat
Abstraksi Di sebuah sekolah dasar sedang dilaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas V.
Orientasi Saat pelajaran berlangsung di kelas, terjadi dialog antara guru dengan siswanya.
Krisis Guru : “Siapa yang bisa jawab? Ciri–ciri orang pintar itu apa?”
Murid SD : “Rajin belajar, dapat nilai bagus, dan selalu menyontek, Bu”
Reaksi Guru : “Jawabannya sudah benar, tapi kok ada menyontek, maksudnya?”
Murid SD : “Iya bu, buktinya kita bisa menyontek pesawat buatan luar negeri yang sangat canggih.”
Guru : “Bener juga ya, berarti besok jangan lupa rajin menyontek juga."
Murid SD : “Setuju, besok saling contek ulangannya ya teman-teman”
Koda Sambil menepuk jidat, guru berkata dalam hati, ”Aduh-aduh, salah ngomong ini, pemikiranku apa yang terlalu pendek, ya.”
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:40 PM