Home » » Larutan Gula dan Garam

Larutan Gula dan Garam

Tuhan telah memberi kita alam yang seimbang. Ketika kita menjaga keseimbangan tersebut, maka kita pun akan mendapat berkah dariNya. Namun, apabila kita memperlakukan alam dengan tidak bijak, maka kita pun akan menuai akibatnya. Salah satu contoh adalah membuang sampah sembarangan yang membuat lingkungan tercemar dan kotor. Tempat yang kotor adalah tempat bersarangnya berbagai binatang yang dapat menyebarkan penyakit menular, di antaranya lalat, nyamuk, kecoa, tikus, dan lain-lain.

Tahukah kamu bahwa di Kampung Sehat Melati, masyarakat juga diajarkan untuk menanggulangi berbagai penyakit. Salah satunya adalah penyakit diare. Warga diberi penyuluhan tentang cara membuat larutan untuk menanggulangi penyakit diare. Oralit adalah larutan untuk merawat diare. Larutan ini sering disebut rehidrasi oral. Bila tidak ada oralit, dapat juga digunakan larutan gula-garam, yaitu dua sendok teh gula dan setengah sendok teh garam dapur dilarutkan ke dalam satu gelas air matang.

Cara Membuat LGG
larutan gula garam
  1. Langkah pertama Cuci tangan dengan bersih menggunakan sabun
  2. Langkah kedua Masukkan 200 ml air hangat ke dalam gelas
  3. Langkah ketiga Tambahkan 1 sendok teh gula dan 1/4 sendok teh garam
  4. Langkah keempat Aduk hingga larut dan siap untuk diminum
Amati larutan yang sudah kamu buat dan jawab pertanyaan berikut!
Apakah kamu masih melihat wujud gula? Apa yang terjadi dengan gula? Jelaskan. Gula sudah tidak terlihat karena gula larut.
Apakah kamu masih melihat wujud garam? Apa yang terjadi dengan garam? Jelaskan. Garam sudah tidak terlihat karena sudah larut.
Apa kesimpulanmu dari dua pertanyaan hasil percobaan tersebut?

Larutan gula garam direkomendasikan sebagai pengganti larutan oralit.selain itu larutan ini sngat dianjurkan bagi mereka yang mengalami diare karena dapat mengurangi dampak diare atau dehidrasi karena larutan ini dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang itu. Beberapa manfaat Larutan Gula garam antara lain sebagai berikut.
  1. Larutan gula garam berperan menjaga keseimbangan jumlah cairan dan mineral dalam tubuh. Larutan gula garam tidak menghentikan diare, tetapi mengganti cairan tubuh yang hilang bersama tinja. Dengan mengganti cairan tubuh tersebut, terjadinya dehidrasi dapat dihindarkan.
  2. Kombinasi gula dan garam dapat diserap baik oleh usus penderita diare, karena ion natrium merupakan ion yang berfungsi allosterik (berhubungan dengan penghambatan enzim karena bergabung dengan molekul lain). Selain itu, garam mampu meningkatkan pengangkutan dan meninggikan daya absorbsi gula melalui membran sel. Gula dalam larutan NaCl (garam dapur) juga berkhasiat meningkatkan penyerapan air pada dinding usus secara kuat (sekira 25 kali lebih banyak dari biasanya), sehingga proses dehidrasi tubuh dapat dikurangi/diatasi.

Diagram Frayer Larutan
Contoh :
Larutan Gula garam, udara yang bersih, alk*hol 70%, larutan garam, larutan cuka, larutan gula, spirtus, air laut, dan bensin.
Bukan Contoh :
Suspensi
Koloid
Larutan
Ciri-ciri :
Sifat larutan sama secara keseluruhan.
Sulit dibedakan antara zat pelarut dan zat terlarut.
Kesimpulan :
Larutan adalah campuran homogen dari dua atau lebih zat dan berada dalam fase tunggal.
Segala sesuatu dalam larutan tersebar merata dan bercampur oleh karena itu sifat larutan akan sama secara keseluruhan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 3:29 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....