Mengubah Teks Eksplanasi Menjadi Teks Cerita Ulang

Pohon kapuk randu merupakan tumbuhan daerah tropis, tepatnya di dataran rendah pada ketinggian dibawah 500 m. Daun pohon randu berwarna hijau dan bentuknya menjari seperti daun singkong. Buah randu yang berbentuk lonjong, ketika masih muda berwarna hijau. Bila sudah tua, buahnya mengering berubah warna menjadi coklat. Biasanya setelah diambil seratnya kulit kapuk hanya digunakan sebagai kayu bakar atau dibuang begitu saja. Berkat kecerdasan seorang siswi SMA PGRI II Kayen ternyata kulit kapuk bisa diolah menjadi Bio fungisida. Fungsi bio fungisida hasil olahan abu kulit kapuk ternyata mampu melawan jamur yang kerap menyerang tanaman. Bio fungisida dari abu limbah kapuk sangat membantu petani karena dapat menekan biaya produksi.

Untuk mendapatkan kulit kapuk kedua siswa tersebut tidak mengalami kesulitan karena kulit kapuk dapat diperoleh di Desa Karaban, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, yang sejak 1970-an dikenal sebagai sentra kapuk. Sebagian besar warga Desa Karaban adalah pembuat dan pedagang kasur serta pengodol kapuk. Limbah kulit kapuk ini, benar-benar dapat dioptimalkan untuk kepentingan kemajuan pertanian. Kegunaannya tidak terbatas untuk tanaman cabai, tapi lebih luas untuk pertanian lain.

Setiap hal di dunia ini bermanfaat bagi manusia dan lingkungan jika manusia bisa mengambil manfaat dengan cara yang benar. Seperti yang dilakukan dua siswa SMA di Kayen tersebut, limbah abu cangkang kapuk yang semula dibuang begitu saja, setelah diteliti ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pembunuh jamur pada tanaman cabai. Banyak temuan dari siswa SMA yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya, tetapi juga bermanfaat bagi penemu sendiri semisal bisa mendapat penghargaan dan pengakuan tingkat nasional serta internasional.
bio fungisida
Abu Cangkang Kapuk Pembunuh Jamur
No. Struktur Teks Kalimat
1. Pernyataan Umum Kecamatan Kayen merupakan sentra penghasil kapuk di Pati, Jawa Tengah. Masyarakat menjadikan kapuk sebagai bahan bantal dan kasur. Sementara kulit buah kapuk dimanfaatkan sebagai bahan pembakaran batu bata dan genting, abu sisa pembakaran cangkang kapuk itu dibuang begitu saja.
2. Urutan sebab-akibat 1 Aprilliyani Sofa Marwaningtyaz, siswa kelas XII, jurusan IPA, SMA PGRI 2 Kayen, tak sengaja melihat abu kulit kapuk teronggok di rerumputan dan beberapa hari kemudian rumput mati. Padahal, saat dibuang, abu sudah dingin. Ia penasaran, lalu meneliti hubungan antara abu kulit kapuk dan rumput yang mati. Bersama dengan teman sekolahnya, Ika Puji Anggraeni, ia menjadikan abu kapuk sebagai bahan penelitian dengan guru pendamping Muhammad Rouf.
3. Urutan sebab-akibat 2 Aprillyani dan Ika berasumsi, abu kulit kapuk dapat membunuh jamur dan jika digunakan berlebihan menyebabkan tanaman mati. Untuk memudahkan penelitian, abu kapuk diekstraksi. Abu yang sudah diayak dilarutkan dalam air dengan rasio 1:2. Larutan dipanaskan hingga 60 derajat Celcius. Setelah larut, cairan disaring dengan kertas saring. Abu yang telah diekstraksi sehingga menjadi kristal itu disebut soda-Q.
3. Hubungan sebab-akibat 3 Untuk diuji efektivitasnya, soda-Q dioleskan pada empat potong tempe. Sebagai pembanding, disediakan pula empat potong tempe tanpa diolesi soda-Q. Tiga hari kemudian tempe yang diolesi tak berjamur, sedangkan pada tempe yang tak diolesi soda-Q jamur berkembang menyelimuti tempe. “Kesimpulannya, abu kulit kapuk mampu membunuh jamur,” kata Aprilliyani ketika ditemui Tempo, 4 Desember lalu.
4. Urutan sebab-akibat 4 Aprilliyani dan Ika ingin temuannya dapat diaplikasikan di bidang pertanian. Ia prihatin terhadap nasib petani cabai di Kayen yang sering merugi karena cabainya sering membusuk akibat serangan jamur.
5. Hubungan sebab-akibat 5 Kedua pelajar ini berpikir bagaimana temuannya itu bisa menjadi pengusir jamur pada tanaman. “Formulanya harus dalam bentuk cair sehingga bisa disemprotkan,” kata Aprilliyani.
6. Urutan sebab-akibat 6 Agar cairan bisa menempel pada tanaman, air harus mengandung sabun dengan konsentrasi 0,5 persen. Seliter air sabun dengan 10 gram soda-Q dianggap yang paling ideal.
7. Urutan sebab-akibat 7 Formula disemprotkan ke tanaman cabai pada usia 7 hari, 15 hari, 30 hari, 45 hari, 60 hari, 75 hari, dan 90 hari menjelang usia panen. Hasilnya, panen cabai pun maksimal, tak membusuk akibat jamur.
8. Urutan sebab-akibat 8 Hasil uji di laboratorium Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya menunjukkan, larutan pembunuh jamur itu mengandung natrium hidroksida (NaOH) 26,28 persen, natrium karbonat (Na2Co3) 0,9 persen, dan kalium karbonat (K2CO3) 23,11 persen. “Ketiga senyawa itu memiliki sifat basa tinggi sehingga mampu membunuh jamur,” kata Muhammad Rauf dari ITS.
9. Urutan sebab-akibat 9 Aprilliyani menyatakan formulanya lebih ramah lingkungan, murah, dan mudah diaplikasikan petani. Ramah lingkungan karena bersifat organik tanpa mengandung unsur kimia berbahaya. Berbeda dengan fungisida nonorganik, yang bersifat karsinogen—dapat memicu kanker— serta membunuh organisme lain secara berlebihan.
10. Hubungan sebab-akibat 10 Formula Aprilliyani relatif murah, karena harga abu kulit kapuk per karung di Kayen hanya Rp2.000,00. harga sebotol fungisida nonorganik Rp80.000,00 untuk digunakan seperempat hektare tanaman cabai. Dengan formula itu, hanya dibutuhkan dua kilogram soda-Q, yang pembuatannya menghabiskan ongkos Rp20.000,00.
11. Urutan sebab-akibat 11 Pada Oktober 2012 temuan ini diikutkan dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta dengan judul “Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kapuk sebagai Bahan Utama Biopestisida”. Penelitian dua siswi ini menjadi juara ketiga. Dewan juri menyarankan kata biopestisida diganti dengan biofungisida.
12. Urutan sebab-akibat 12 Pada 23--25 Oktober lalu penelitian ini diikutkan dalam Mostra International de Ciencia e Technologia, Brasil, dengan judul “Utilization of Kapok Pods Waste as Biofungicide” (“Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kapuk sebagai Bahan Utama Biofingisida”). Penelitian ini meraih gelar juara pertama dan dinobatkan sebagai penelitian terbaik, mengalahkan peserta dari 32 negara.
Sumber: Tempo, 15 Desember 2013, hlm. 16

Teks Cerita Ulang
No. Struktur Teks Kalimat
1. Orientasi Aprilliyani Sofa Marwaningtyaz, siswa kelas XII, jurusan IPA, SMA PGRI 2 Kayen, tak sengaja melihat abu kulit kapuk teronggok di rerumputan dan beberapa hari kemudian rumput mati. Padahal, saat dibuang, abu sudah dingin. Ia penasaran, lalu meneliti hubungan antara abu kulit kapuk dan rumput yang mati. Bersama dengan teman sekolahnya, Ika Puji Anggraeni, ia menjadikan abu kapuk sebagai bahan penelitian dengan guru pendamping Muhammad Rouf.
2. Urutan Peristiwa Aprillyani dan Ika berasumsi, abu kulit kapuk dapat membunuh jamur dan jika digunakan berlebihan menyebabkan tanaman mati. Untuk memudahkan penelitian, abu kapuk diekstraksi. Abu yang sudah diayak dilarutkan dalam air dengan rasio 1:2. Larutan dipanaskan hingga 60 derajat Celcius. Setelah larut, cairan disaring dengan kertas saring. Abu yang telah diekstraksi sehingga menjadi kristal itu disebut soda-Q.

Untuk diuji efektivitasnya, soda-Q dioleskan pada empat potong tempe. Sebagai pembanding, disediakan pula empat potong tempe tanpa diolesi soda-Q. Tiga hari kemudian tempe yang diolesi tak berjamur, sedangkan pada tempe yang tak diolesi soda-Q jamur berkembang menyelimuti tempe. Aprilliyani ketika ditemui Tempo, Pada tanggal 4 Desember lalu ketika ditemui Tempo Aprilliyani menyimpulkan bahwa, abu kulit kapuk mampu membunuh jamur.

Aprilliyani dan Ika ingin temuannya dapat diaplikasikan di bidang pertanian. Ia prihatin terhadap nasib petani cabai di Kayen yang sering merugi karena cabainya sering membusuk akibat serangan jamur.

Kedua pelajar ini berpikir bagaimana temuannya itu bisa menjadi pengusir jamur pada tanaman. Aprilliyani mengatakan bahwa formulanya harus dalam bentuk cair sehingga bisa disemprotkan,

Agar cairan bisa menempel pada tanaman, air harus mengandung sabun dengan konsentrasi 0,5 persen. Seliter air sabun dengan 10 gram soda-Q dianggap yang paling ideal.

Formula disemprotkan ke tanaman cabai pada usia 7 hari, 15 hari, 30 hari, 45 hari, 60 hari, 75 hari, dan 90 hari menjelang usia panen. Hasilnya, panen cabai pun maksimal, tak membusuk akibat jamur.

Hasil uji di laboratorium Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya menunjukkan, larutan pembunuh jamur itu mengandung natrium hidroksida (NaOH) 26,28 persen, natrium karbonat (Na2Co3) 0,9 persen, dan kalium karbonat (K2CO3) 23,11 persen. Mohammad Rauf dari ITS mengatakan bahwa ketiga senyawa itu memiliki sifat basa tinggi sehingga mampu membunuh jamur,

Aprilliyani menyatakan formulanya lebih ramah lingkungan, murah, dan mudah diaplikasikan petani. Ramah lingkungan karena bersifat organik tanpa mengandung unsur kimia berbahaya. Berbeda dengan fungisida nonorganik, yang bersifat karsinogen-dapat memicu kanker serta membunuh organisme lain secara berlebihan.

Formula Aprilliyani relatif murah, karena harga abu kulit kapuk per karung di Kayen hanya Rp2.000,00. harga sebotol fungisida nonorganik Rp80.000,00 untuk digunakan seperempat hektare tanaman cabai. Dengan formula itu, hanya dibutuhkan dua kilogram soda-Q, yang pembuatannya menghabiskan ongkos Rp20.000,00.

Pada Oktober 2012 temuan ini diikutkan dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta dengan judul “Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kapuk sebagai Bahan Utama Biopestisida”. Penelitian dua siswi ini menjadi juara ketiga. Dewan juri menyarankan kata biopestisida diganti dengan biofungisida.

Pada 23-25 Oktober lalu penelitian ini diikutkan dalam Mostra International de Ciencia e Technologia, Brasil, dengan judul “Utilization of Kapok Pods Waste as Biofungicide” (“Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kapuk sebagai Bahan Utama Biofingisida”). Penelitian ini meraih gelar juara pertama dan dinobatkan sebagai penelitian terbaik, mengalahkan peserta dari 32 negara.
3. Reorientasi Kulit buah kapuk yang sebelumnya hanya dimanfaatkan sebagai bahan pembakaran batu bata dan genting, abu sisa pembakaran cangkang kapuk itu dibuang begitu saja. Ternyata melalui penelitian yang dilakukan oleh Aprilliyani dan Ika siswi SMA PGRI 2 Kayen abu kulit kapuk dapat diubah menjadi biofungisida yang dapat diaplikasikan dalam bidang pertanian.

Pada paragraf kedua yang menjadi asal musabab dilakukannnya penelitian terhadap abu cangkang kapuk. Aprillyani dan Ika berasumsi, abu kulit kapuk dapat membunuh jamur dan jika digunakan berlebihan menyebabkan tanaman mati. Untuk memudahkan penelitian, abu kapuk diekstraksi. Abu yang sudah diayak dilarutkan dalam air dengan rasio 1:2. Larutan dipanaskan hingga 60 derajat Celcius. Setelah larut, cairan disaring dengan kertas saring. Abu yang telah diekstraksi sehingga menjadi kristal itu disebut soda-Q.

Penelitian tersebut sangat luar biasa tentunya, zaman sekarang banyak generasi muda yang sudah tidak perduli lagi dengan lingkungan sementara Aprilliyani Sofa Marwaningtyaz dan Ika Puji Anggraeni masih perduli terhadap lingkungan dengan menciptakan sebuah inovasi baru yaitu biofungisida dari cangkang kapuk. Inovasi ini selain ramah lingkungan juga ramah kantung bagi penggunanya.

Melakukan adaptasi sosial dengan lingkungan sekitar, seperti yang dilakukan oleh dua siswi SMA di Kayen dengan menemukan inovasi untuk membantu petani membasmi hama jamur di lahan cabai mereka, merupakan satu bentuk contoh adaptasi sosial yang bisa dilakukan untuk lingkungan sekitar kalian.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 4:57 PM

Mengubah Teks Eksplanasi ke Bentuk Lain

Sebuah teks dapat diubah atau dikonversi menjadi bentuk teks yang lain. Misalnya saja dari sebuah teks eksplanasi dapat diunah ke teks cerita ulang dan teks prosedur. Untuk dapat melakukan konversi teks tentunya dibutuhkan pengetahuan tentang struktur teks dan ciri kebahasaan suatu teks. Pada kegiatan mengonversi teks yang diubah hanyalah strukturnya saja. sedangkan isi teks adalah tetap sama. Struktur teks eksplanasi terdiri dari pernyataan umum^urutan sebab akibat, teks cerita ulang terdiri dari orientasi^urutan peristiwa^reorientasi, sedangkan teks prosedur terdiri dari tujuan^langkah-langkah. Untuk lebih memahami teks silahkan baca teks tersebut dengan cermat, bahkan jika diperlukan silahkan baca berulang-ulang.

Teks yang berjudul “Siswa SMAN 10 Malang Ciptakan Reaktor Multifungsi” merupakan jenis teks yang berisi gabungan dari beberapa teks sekaligus, yakni eksplanasi, cerita ulang, dan prosedur. Dari teks eksplanasi, bisa ditemukan urutan sebab-akibat mengapa siswa tersebut mendapatkan medali perunggu dan special award. Dari teks cerita ulang, bisa ditemukan urutan peristiwa dari awal mereka melakukan penelitian hingga meraih medali perunggu dan spesial award. Dari teks prosedur, bisa ditemukan langkah-langkah dalam melakukan penelitian untuk menciptakan reaktor multifungsi.

Siswa SMAN 10 Malang Ciptakan Reaktor Multifungsi
TEMPO.CO, Malang. Dua siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Malang berhasil menyabet special award dan medali perunggu dalam International High School Environment Project Olympiad di Oswego, New York, Amerika Serikat. Penghargaan ini diberikan kepada Edwin Luthfi Saputra dan Steavanny atas penemuan reaktor multifungsi bernama B Interconnected Reactor.

“Hanya kita dan Hongkong yang meraih special award,” kata Edwin pada Tempo, Senin, 8 Juli 2013. Mereka bersaing dengan 325 peserta dari 58 negara. Baterai bekas diubah menjadi kristal mineral yang berguna untuk pupuk, suplemen makanan ternak, dan penjernih air. Peralatan yang dirancang selama lima bulan ini menarik perhatian dewan juri, karena seluruh proses tanpa menggunakan bahan bakar fosil.

Mereka menciptakan sebuah reaktor kedap udara yang terbuat dari tabung plastik berdiameter sekitar 20 sentimeter, pompa, manometer, empat tabung kaca, dan gelas plastik. Peralatan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp200 ribu. “Alat ada di sekitar kita, mudah, dan murah,” kata Edwin.
siswa berprestasi
Proses kerja alat itu adalah komponen baterai zink sulfat yang dimasukkan di dalam tabung bereaksi dengan asam hingga menghasilkan kristal mineral dan hidrogen. Setiap 120 mililiter asam menghasilkan hidrogen yang cukup untuk proses selama 10 menit. Hidrogen yang dihasilkan digunakan untuk proses lanjutan berupa pemanasan yang menghasilkan kristal dari tabung gelas.

“Sehingga bahan bakar diproduksi oleh sistem reaktor ini,” kata Steavanny.

Kristal mineral yang dihasilkan telah diuji coba untuk pupuk tanaman. Hasilnya, pertumbuhan tanaman lebih cepat. Alat ini juga dikembangkan untuk penjernih air. Kotoran terikat dan mengendap di bawah permukaan air. Selain itu, fungsi sebagai suplemen makanan ternak juga menunjukkan hasil, kotoran ternak memiliki kandungan gas metana yang rendah, sehingga tak merusak lapisan ozon.

Keikutsertaan kedua siswa ini diawali dari Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2012. Dengan temuan peralatan ini, mereka meraih juara dua dan berhak mengikuti lomba Internasional High School Environment Project Olympiad. Steavanny berharap, peralatan ini dikembangkan menjadi produk skala besar. “Demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sumber: http://edsus.tempo.co/konten-berita/iptek/2013/07/08/494464/271/

Teks Eksplanasi
Siswa SMAN 10 Malang Ciptakan Reaktor Multifungsi
No. Struktur Teks Peristiwa
1. Pernyataan Umum Edwin Luthfi Saputra dan Steavanny adalah siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Malang. Mereka berhasil menyabet special award dan medali perunggu dalam International High School Environment Project Olympiad di Oswego, New York, Amerika Serikat. Mereka mendapat penghargaan ini karena menemukan reaktor multifungsi bernama B Interconnected Reactor.
2. Urutan sebab-akibat 1 Mereka mengubah baterai bekas menjadi kristal mineral yang berguna untuk pupuk, suplemen makanan ternak, dan penjernih air. Peralatan yang dirancang selama lima bulan ini menarik perhatian dewan juri, karena seluruh proses tanpa menggunakan bahan bakar fosil.
3. Urutan  sebab-akibat 2 Mereka menciptakan sebuah reaktor kedap udara yang terbuat dari tabung plastik berdiameter sekitar 20 sentimeter, pompa, manometer, empat tabung kaca, dan gelas plastik. Peralatan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp200 ribu. “Alat ada di sekitar kita, mudah, dan murah,” kata Edwin.
4. Urutan sebab-akibat 3 Proses kerja alat itu adalah komponen baterai zink sulfat yang dimasukkan di dalam tabung bereaksi dengan asam hingga menghasilkan kristal mineral dan hidrogen. Setiap 120 mililiter asam menghasilkan hidrogen yang cukup untuk proses selama 10 menit. Hidrogen yang dihasilkan digunakan untuk proses lanjutan berupa pemanasan yang menghasilkan Kristal dari tabung gelas. “Sehingga bahan bakar diproduksi oleh sistem reaktor ini,” kata Steavanny.
5. Urutan sebab-akibat 4 Kristal mineral yang dihasilkan telah diuji coba untuk pupuk tanaman. Hasilnya, pertumbuhan tanaman lebih cepat. Alat ini juga dikembangkan untuk penjernih air. Kotoran terikat dan mengendap di bawah permukaan air. Selain itu, fungsi sebagai suplemen makanan ternak juga menunjukkan hasil, kotoran ternak memiliki kandungan gas metana yang rendah, sehingga tak merusak lapisan ozon.
6. Urutan sebab-akibat 5 Kedua pelajar ini berpikir bagaimana temuannya itu bisa menjadi pengusir jamur pada tanaman. “Formulanya harus dalam bentuk cair sehingga bisa disemprotkan,” kata Aprilliyani.
7. Urutan sebab-akibat 6 Keikutsertaan kedua siswa ini diawali dari Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2012. Dengan temuan peralatan ini, mereka meraih juara dua dan berhak mengikuti lomba Internasional High School Environment Project Olympiad. Steavanny berharap, peralatan ini dikembangkan menjadi produk skala besar. “Demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Teks Cerita ulang
Siswa SMAN 10 Malang Ciptakan Reaktor Multifungsi
No. Struktur Teks Peristiwa
1. Orientasi Dua siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Malang berhasil menyabet special award dan medali perunggu dalam International High School Environment Project Olympiad di Oswego, New York, Amerika Serikat. Penghargaan ini diberikan kepada Edwin Luthfi Saputra dan Steavanny atas penemuan reaktor multifungsi bernama B Interconnected Reactor.
2. Urutan Peristiwa “Hanya kita dan Hongkong yang meraih special award,” kata Edwin pada Tempo, Senin, 8 Juli 2013. Mereka bersaing dengan 325 peserta dari 58 negara. Baterai bekas diubah menjadi kristal mineral yang berguna untuk pupuk, suplemen makanan ternak, dan penjernih air. Peralatan yang dirancang selama lima bulan ini menarik perhatian dewan juri, karena seluruh proses tanpa menggunakan bahan bakar fosil.

Mereka menciptakan sebuah reaktor kedap udara yang terbuat dari tabung plastik berdiameter sekitar 20 sentimeter, pompa, manometer, empat tabung kaca, dan gelas plastik. Peralatan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp200 ribu. “Alat ada di sekitar kita, mudah, dan murah,” kata Edwin.

Proses kerja alat itu adalah komponen baterai zink sulfat yang dimasukkan di dalam tabung bereaksi dengan asam hingga menghasilkan kristal mineral dan hidrogen. Setiap 120 mililiter asam menghasilkan hidrogen yang cukup untuk proses selama 10 menit. Hidrogen yang dihasilkan digunakan untuk proses lanjutan berupa pemanasan yang menghasilkan kristal dari tabung gelas.

“Sehingga bahan bakar diproduksi oleh sistem reaktor ini,” kata Steavanny.
Kristal mineral yang dihasilkan telah diuji coba untuk pupuk tanaman. Hasilnya, pertumbuhan tanaman lebih cepat. Alat ini juga dikembangkan. untuk penjernih air. Kotoran terikat dan mengendap di bawah permukaan air. Selain itu, fungsi sebagai suplemen makanan ternak juga menunjukkan hasil, kotoran ternak memiliki kandungan gas metana yang rendah, sehingga tak merusak lapisan ozon.
3. Reorientasi Keikutsertaan kedua siswa ini diawali dari Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2012. Dengan temuan peralatan ini, mereka meraih juara dua dan berhak mengikuti lomba Internasional High School Environment Project Olympiad. Steavanny berharap, peralatan ini dikembangkan menjadi produk skala besar. “Demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Teks Prosedur
Siswa SMAN 10 Malang Ciptakan Reaktor Multifungsi
No. Struktur Teks Peristiwa
1. Tujuan Edwin Luthfi Saputra dan Steavanny menemukan reaktor multifungsi bernama B Interconnected Reactor. Untuk menemukan reactor multifungsi ini, mereka melakukan langkah-langkah sebagai berikut.
2. Langkah-langkah Pertama, mereka menyiapkan baterai bekas, tabung plastik berdiameter sekitar 20 sentimeter, pompa, manometer, empat tabung kaca, dan gelas plastik.

Kedua, mereka mengubah baterai bekas menjadi kristal mineral yang berguna untuk pupuk, suplemen makanan ternak, dan penjernih air.

Selanjutnya, Mereka menciptakan sebuah reaktor kedap udara yang cara kerjanya adalah komponen baterai zink sulfat yang dimasukkan di dalam tabung bereaksi dengan asam hingga menghasilkan kristal mineral dan hidrogen. Setiap 120 mililiter asam menghasilkan hidrogen yang cukup untuk proses selama 10 menit. Hidrogen yang dihasilkan digunakan untuk proses lanjutan berupa pemanasan yang menghasilkan kristal dari tabung gelas. Kristal mineral yang dihasilkan telah diuji coba untuk pupuk tanaman.

Hasilnya, pertumbuhan tanaman lebih cepat. Alat ini juga dikembangkan untuk penjernih air. Kotoran terikat dan mengendap di bawah permukaan air. Selain itu, fungsi sebagai suplemen makanan ternak juga menunjukkan hasil, kotoran ternak memiliki kandungan gas metana yang rendah, sehingga tak merusak lapisan ozon.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 4:08 PM

Menggunakan Pantun dalam Kehidupan Sehari-hari

Pantun merupakan salah satu bentuk puisi lama yang paling akrab dengan masyarakat. Pantun dapat dimanfaatkan dalam berbagai kesempatan dan disampaikan sembarang waktu oleh siapapun, tanpa terikat oleh status sosial, agama, dan usia. Dalam kehidupan sehari-hari sering mendengar orang menggunakan pantun untuk berbagai keperluan, seperti pantun dalam prosesi pernikahan. Di beberapa daerah di Indonesia, masyarakat menggunakan pantun berbalas dalam prosesi pernikahan. Misalnya saja dalam prosesi Buka Palang Pintu pada pernikahan adat Betawi. Keluarga mempelai pria menjelaskan maksud kedatangan mereka dengan menggunakan pantun Betawi. Keluarga mempelai wanita juga menjawab dengan pantun, sehingga terjadilah berbalas pantun. Maksud prosesi ini sendiri adalah memberikan sejumlah syarat kepada calon mempelai pria sebelum diterima oleh pihak si gadis.

Dalam pernikahan adat Melayu prosesi akad nikah, rangkaian pantun akan dilantunkan sesuai dengan tahapan yang dilalui dalam prosesi akad nikah tersebut. Pantun dalam prosesi akad nikah meliputi: acara penyambutan, pemberian mahar, prosesi akad nikah, hingga persandingan atau dipertemukannya pihak perempuan dengan pihak lelaki untuk dipersandingkan di pelaminan. Dalam prosesi ini, pantun-pantun tertentu diperdengarkan sebagai tanda dimulainya prosesi sekaligus pembeda dari tahapan selanjutnya. Pantun tersebut melambangkan keindahan bahasa dan budaya masyarakat yang telah ada sejak dahulu.
pantun
Pantun dengan bentuknya yang sederhana, berima a-b-a-b, mencerminkan kecerdesan dan kreativitas pelantunnya. Hal tersebut terlihat dalam sampiran dan isi yang menadi struktur sebuah pantun. Jika sebuah pantun memperlihatkan sampiran dan isi yang saling berkaitan, terlihatlah kekentalan kecerdasan dan kreativitas pelantun tersebut. Seperti yang terlihat pada beberapa bait teks pantun berikut ini.

Pohon besar pohon trembesi,
ditanam orang dekat pusara.
Jika pemimpin suka korupsi,
rakyat kecil makin sengsara.

Pantun tersebut memiliki sampiran yang mengantarkan pembaca atau pendengar pada sebuah bentuk kritik sosial terhadap pemerintah. Sampiran dan isi pada pantun itu memiliki rima yang berpola /-i/-a/-i/-a/, menandakan bahwa secara struktur sudah bisa dikatakan sebagai pantun yang baik. Jika dilantunkan, pantun itu akan memberikan bunyi yang harmonis pula. Tujuan pantun itu dilantunkan terlihat pada isi yang disampaikan, yaitu /jika pemimpin suka korupsi/rakyat kecil makin sengsara/. Pantun ini lahir karena adanya rasa kekecewaan terhadap maraknya aksi korupsi yang dilakukan para pemimpin. Maka, pelantun menuangkan kritik terhadap situasi sosial ini melalui teks pantun tersebut.

Kalian pun bisa menyampaikan, mengungkapkan, atau menuangkan kritik yang serupa terhadap situasi sosial melalui pantun. Untuk itu, tuangkanlah kritik kalian menjadi tiga bait pantun yang menarik, memiliki sampiran dan isi yang saling berkaitan.

Bunga melati berwarna putih
Jika mekar padat berisi
Bagaimana korupsi akan bersih
Bila koruptor dapat remisi

Ikan gabus hidup di rawa
Panjang badan licin kulitnya
Dibentuk pansus banyak yang ketawa
Paling masuk angin akhirya

Lihat balon anak bertepuk
Ketika makan minta kerupuk
Kursinya pejabat memang empuk
Kerja sedikit gaji menumpuk

Struktur Isi Teks Pantun
Pantun memiliki struktur isi yang sangat khas. Struktur pantun terdiri dari sampiran, isi, bait, dan rima.
  1. Sampiran adalah dua baris pertama (awal) yang merupakan pengantar pantun. Sampiran berupa pengantar sajak/rima yang berfungsi menyiapkan rima dan irama agar memudahkan pendengar dalam memahami isi pantun.
  2. Isi adalah dua baris berikutnya (akhir) yang menjadi tujuan atau kesimpulan pantun. Antara sampiran dan isi terkadang tidak ada hubungan makna yang jelas. Namun, biasanya, sampiran disampaikan berupa hal-hal yang berkaitan dengan alam, budaya, dan kebiasaan hidup masyarakat sekitar. Sedangkan isi berupa tujuan dari pantun.
  3. Bait adalah bagian dari teks pantun yang terdiri dari beberapa baris. Bait merupakan teks harmonis yang serupa dengan satu pengertian dalam sebuah paragraf. Pada pantun, bait biasanya terdiri dari empat baris atau larik. Setiap baris atau larik biasanya terdiri dari 2-6 kata atau 8-12 suku kata.
  4. Rima disebut juga sajak, yaitu bunyi akhiran yang dihasilkan oleh huruf dalam larik dan bait sehingga menimbulkan keindahan kata, rasa, dan menimbulkan suasana khusus. Pantun memiliki pola sajak akhir a-b-a-b dan a-a-a-a.
Teks pantun tidak hanya mengungkapkan kritik terhadap situasi sosial, tetapi bisa mengungkapkan berbagai hal, seperti nasihat, kelakar, pendidikan, dan sebagainya. Berikut terdapat beberapa bait teks pantun yang harus kalian analisis secara struktur dan isi.
Contoh Pantun Struktur Pantun
Sampiran Isi Bait Rima
Hati-hati menyeberang,
Jangan sampai titian patah.
Hati-hati di rantau orang,
Jangan sampai berbuat salah.
Baris 1 dan 2 Baris 3 dan 4 1 Bait 4 baris a-b-a-b
Buah cempedak di luar pagar,
ambil galah tolong jolokkan.
Saya budak baru belajar,
kalau salah tolong tunjukkan.
Baris 1 dan 2 Baris 3 dan 4 1 Bait 4 baris a-b-a-b
Terbang berbaris burung belibis,
sebelum masuk ke dalam hutan.
Ilmu tak akan pernah habis,
ibarat saujana air lautan.
Baris 1 dan 2 Baris 3 dan 4 1 Bait 4 baris a-b-a-b
Kalau harimau sedang mengaum,
bunyinya sangat berirama.
Kalau hendak ulangan umum,
marilah kita belajar bersama.
Baris 1 dan 2 Baris 3 dan 4 1 Bait 4 baris a-b-a-b
Kajang Pak Malau kajang berlipat,
kajang hamba mengkuang layu.
Kain Pak Malau Mak Limah yang lipat,
kain aku si pencuri yang sapu.
Baris 1 dan 2 Baris 3 dan 4 1 Bait 4 baris a-b-a-b
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 6:33 PM

Fakta dan Opini Teks Efisiensi Dulu, Nasionalisme Kemudian

Teks editorial juga disebut tajuk rencana merupakan teks yang berisi kupasan masalah aktual atau yang baru saja terjadi dan masih menjadi bahan pembicaraan di masyarakat. Oleh karena permasalahan yang dibahas merupakan masalah paling aktual, tajuk rencana menjadi salah satu sasaran utama pembaca. Penulis editorial atau tajuk rencana harus benar-benar mampu mengemukakan permasalahan secara baik dan ilmiah.. Dalam tajuk rencana biasanya diungkapkan adanya informasi atau masalah aktual yang biasanya diutarakan secara singkat, logis, menarik ditinjau dari segi penulisan dengan tujuan mempengaruhi pendapat dan menerjemahkan berita yang menonjol agar dapat pembaca menjadi menyimak beberapa penting berita tersebut.

Di dalam editorial atau tajuk rencana terdapat fakta dan opini. Fakta adalah hal faktual yang diambil dari peristiwa atau gejala tertentu di masyarakat. Adapun opini adalah argumen atau tanggapan redaksi terhadap peristiwa atau gejala yang dijadikan pokok pembicaraan dalam editorial. Jika dilihat dari pengertiannya, fakta adalah sebuah peristiwa atu keadaan yang benar-benar terjadi sesuai dengan kenyataannya sedangkan opini adalah anggapan, pikiran atau ide seseorang yang belum tentu benar kepastiannya karena belum ada pembuktian secara ilmiah.

Kalimat fakta dapat dibuktikan kebenaranya dan didukung oleh data yang akurat, sedangkan opini kebenarannya bersifat subyektif dan tidak memiliki data pendukung yang akurat. Pada teks eksposisi biasanya akan sering menemukan kata-kata yang menyatakan persepsi. Kata-kata tersebut digunakan untuk memengaruhi atau mengubah persepsi pembaca agar mengikuti atau menerima pendapat penulis teks.
blok mahakam
Efisiensi Dulu, Nasionalisme Kemudian
Struktur Kalimat
Pernyataan pendapat (tesis) Kontrak Blok Mahakam bakal berakhir. Pemerintah tak boleh tertipu pengusaha modal cekak bertopeng nasionalisme.
Argumentasi 1 Tenggat masih empat tahun lagi, tapi perebutan kontrak pengelolaan Blok Mahakam sudah terdengar riuh rendah. Ladang minyak di kalimantan Timur itu memang angsa bertelur emas. Maka pemerintah mesti berhitung cermat sebelum memutuskan nasib kontrak pengelolaan yang sekarang dipegang Total E&P Indonesie itu.
Argumentasi 2 Aliran rezeki dari Delta Mahakam itu sangat deras. Cadangan yang telah dieksploitasi selama ini bernilai US$ 100 miliar dan mendatangkan laba tak sedikit buat Total. Blok tambun ini ditaksir masih punya cadangan gas dan minyak bernilai US$ 187 miliar atau Rp1.700 triliun.
Argumentasi 3 Saat ini, Blok Mahakam menghasilkan gas 2.200 juta kaki kubik saban hari atau sepertiga produksi nasional. Selain itu, 93 ribu barel minyak tiap hari dipompa dari sana dan jumlah itu lebih dari sepuluh persen produksi nasional. Sampai dua dasawarsa ke depan, minyak Mahakam diperkirakan menyumbang pendapatan negara Rp84 triliun.
Argumentasi 4 Di tengah mulai keringnya sumur di tempat lain, Blok Mahakam yang subur tentu menggiurkan. Tak aneh bila akan berakhirnya kontrak Total E&P Indonesie, perusahaan Prancis yang memegang kontrak karya sejak 1967, mengundang selera banyak kalangan.
Argumentasi 5 Sejak 2007, Total sudah mengajukan perpanjangan kontrak, tapi belum beroleh jawaban resmi. Banyak yang ingin menggantikan Total, termasuk pemerintah daerah Kalimantan Timur. Serikat Pekerja Pertamina juga menuntut pemerintah menunjuk Pertamina sebagai operator Blok Mahakam berikutnya.
Argumentasi 6 Sekadar memutus kontrak mungkin urusan gampang, tapi memilih pengelola baru bukan persoalan enteng. Ada pertaruhan besar di sana. Pemerintah tak perlu emosional mengambil keputusan.
Argumentasi 7 Mengelola ladang sekelas Blok Mahakam tak mungkin dengan modal cekak. Boleh saja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menargetkan penguasaan 40 persen saham Blok Mahakam oleh perusahaan nasional. Bila Pertamina atau swasta nasional yang dimaksud Jero Wacik, perlu dipikirkan sumber dana besar untuk membeli 40 persen saham bernilai triliunan rupiah itu.
Argumentasi 8 Ongkos operasional juga perlu dikalkulasi. Tahun lalu, Total E&P Indonesie menghabiskan Rp 25 triliun untuk investasi dan biaya operasional, termasuk pemipaan dan eksplorasi 106 sumur baru. Pengelola yang sama sekali baru pasti butuh dana jauh lebih besar untuk melakukan kegiatan itu..
Argumentasi 9 Andaikan Pertamina yang akan menjadi pengelola baru, itu sebuah tantangan besar. Perusahaan minyak negara ini perlu menunjukkan performa lebih baik dibanding ketika mengambil Blok Madura Barat. Di blok berkapasitas 14-15 ribu barel minyak per hari itu, produksi terus berfluktuasi sejak dikelola Pertamina Hulu Energi pada 2011. Awal tahun ini, misalnya, produksi Blok Madura Barat menyentuh titik terendah, yakni 6.000 barel per hari.
Argumentasi 10 Pemerintah pun mesti mengingat pengalaman buruk masa lalu. Dalam divestasi Kaltim Prima Coal pada 2004 dan PT Newmont Nusa Tenggara pada 2009, pembelian saham oleh pemerintah daerah ternyata ditunggangi swasta. Di balik layar, pemerintah daerah bermain mata dan menjual sahamnya kepada anak perusahaan Grup Bakrie
Penegasan ulang pendapat Keputusan pemerintah hendaknya berpijak pada efisiensi pengelolaan blok. Asing atau lokal tak jadi masalah selama mereka mampu memberikan setoran tertinggi kepada kas negara. Pemerintah tak boleh tertipu kepentingan jangka pendek pengusaha, terutama yang berbungkus nasionalisme. Bumi dan yang terkandung di dalamnya wajib dikelola untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Setelah membaca teks tersebut, dapat dinemukan fakta dan opini dalam editorial tersebut. Kalimat berikut adalah fakta yang terangkum dalam teks editorial tersebut. Dari ontoh fakta tersebut dapat dilihat bahwa kalimat tersebut tidak disisipi tanggapan atau opini dari redaksi dan ditulis apa adanya. Berikut ini beberapa kalimat fakta dalam teks Efisiensi Dulu, Nasionalisme Kemudian.
  1. Cadangan yang telah dieksploitasi selama ini bernilai US$ 100 miliar dan mendatangkan laba tak sedikit buat Total. 
  2. Blok tambun ini ditaksir masih punya cadangan gas dan minyak bernilai US$ 187 miliar atau Rp1.700 triliun.
  3. Saat ini, Blok Mahakam menghasilkan gas 2.200 juta kaki kubik saban hari atau sepertiga produksi nasional.
  4. Selain itu, 93 ribu barel minyak tiap hari dipompa dari sana dan jumlah itu lebih dari sepuluh persen produksi nasional.
  5. Sampai dua dasawarsa ke depan, minyak Mahakam diperkirakan menyumbang pendapatan negara Rp84 triliun.
  6. Sejak 2007, Total sudah mengajukan perpanjangan kontrak, tapi belum beroleh jawaban resmi. 
  7. Banyak yang ingin menggantikan Total, termasuk pemerintah daerah Kalimantan Timur.
  8. Serikat Pekerja Pertamina juga menuntut pemerintah menunjuk Pertamina sebagai operator Blok Mahakam berikutnya.
  9. Boleh saja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menargetkan penguasaan 40 persen saham Blok Mahakam oleh perusahaan nasional. 
  10. Tahun lalu, Total E&P Indonesie menghabiskan Rp 25 triliun untuk investasi dan biaya operasional, termasuk pemipaan dan eksplorasi 106 sumur baru.
  11. Di blok berkapasitas 14-15 ribu barel minyak per hari itu, produksi terus berfluktuasi sejak dikelola Pertamina Hulu Energi pada 2011. 
  12. Awal tahun ini, misalnya, produksi Blok Madura Barat menyentuh titik terendah, yakni 6.000 barel per hari.
  13. Dalam divestasi Kaltim Prima Coal pada 2004 dan PT Newmont Nusa Tenggara pada 2009, pembelian saham oleh pemerintah daerah ternyata ditunggangi swasta.
  14. Bumi dan yang terkandung di dalamnya wajib dikelola untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Selain fakta dalam teks opini atau editorial juga terdapat opini. Kalimat opini merupakan tanggapan dari redaksi terhadap beberapa fakta yang dimunculkan dalam editorial. Dalam kutipan opini tersebut dikemukakan juga harapan-harapan yang bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan. Beberapa contoh kalimat opini dalam teks Efisiensi Dulu, Nasionalisme Kemudian antara lain sebagai berikut.
  1. Pemerintah tak boleh tertipu pengusaha modal cekak bertopeng nasionalisme.
  2. Tenggat masih empat tahun lagi, tapi perebutan kontrak pengelolaan Blok Mahakam sudah terdengar riuh rendah.
  3. Ladang minyak di kalimantan Timur itu memang angsa bertelur emas.
  4. Maka pemerintah mesti berhitung cermat sebelum memutuskan nasib kontrak pengelolaan yang sekarang dipegang Total E&P Indonesie itu.
  5. Di tengah mulai keringnya sumur di tempat lain, Blok Mahakam yang subur tentu menggiurkan.
  6. Tak aneh bila akan berakhirnya kontrak Total E&P Indonesie, perusahaan Prancis yang memegang kontrak karya sejak 1967, mengundang selera banyak kalangan.
  7. Sekadar memutus kontrak mungkin urusan gampang, tapi memilih pengelola baru bukan persoalan enteng. Ada pertaruhan besar di sana.
  8. Bila Pertamina atau swasta nasional yang dimaksud Jero Wacik, perlu dipikirkan sumber dana besar untuk membeli 40 persen saham bernilai triliunan rupiah itu.
  9. Pemerintah tak perlu emosional mengambil keputusan.
  10. Mengelola ladang sekelas Blok Mahakam tak mungkin dengan modal cekak.
  11. Andaikan Pertamina yang akan menjadi pengelola baru, itu sebuah tantangan besar. 
  12. Perusahaan minyak negara ini perlu menunjukkan performa lebih baik dibanding ketika mengambil Blok Madura Barat
  13. Pemerintah pun mesti mengingat pengalaman buruk masa lalu.
  14. Di balik layar, pemerintah daerah bermain mata dan menjual sahamnya kepada anak perusahaan Grup Bakrie
  15. Keputusan pemerintah hendaknya berpijak pada efisiensi pengelolaan blok. Asing atau lokal tak jadi masalah selama mereka mampu memberikan setoran tertinggi kepada kas negara. 
  16. Pemerintah tak boleh tertipu kepentingan jangka pendek pengusaha, terutama yang berbungkus nasionalisme
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 2:38 PM

Mengubah Teks Cerita Pendek Menjadi Teks Cerita Ulang

Cerpen adalah suatu bentuk prosa naratif fiktf yang cenderung padat dan langsung pada tujuannya. Cerpen mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh, plot, tema bahasa, dan insight secara luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang. Cerita ulang adalah teks yang menceritakan kembali pengalaman masa lalu secara kronologis dengan tujuan untuk memberi informasi, atau menghibur pembacanya, atau bisa keduanya. Teks cerpen dapat diubah menjadi teks lain sesuai dengan kebutuhan. Proses untuk mengubah teks menjadi bentuk teks lain dinamakan dengan istilah mengonversi. Dalam mengonversi cerita ulang menjadi teks lain, yang berubah hanya model teks, sedangkan bagian isi tetaplah sama. Dengan kegiatan mengonversi teks diharapkan pengetahuan tentang berbagai jenis teks akan lebih meningkat.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam mengonversi teks  cerpen ke dalam teks cerita ulang adalah sebagai berikut. Pertama, membaca teks cerpen secara keseluruhan. Kedua, mencermati pilihan kata (diksi) yang tepat dalam teks cerpen. Ketiga, merangkum isi teks cerpen secara menyeluruh. Keempat, menentukan jenis teks apa yang digunakan sebagai konversi (pada tulisan ini adalah teks cerita ulang). Kelima, menulis ulang teks cerpen ke bentuk teks cerita ulang. Setelah langkah-langkah tersebut dilaksanakan, langkah selanjutnya adalah merevisi bentuk teks baru tersebut jika ada kesalahan, lakukan revisi secermat mungkin agar teks baru yang terbentuk sesuai dengan struktur dan isi teks cerita ulang.

No. Struktur Teks Kalimat
1. Orientasi “Dik, Anda tahu, saya ini lulus SMA tahun 1954!” Beliau membuka pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua hadirin dengan kata “Dik”. Kemudian secara lancar beliau melanjutkan, “Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, orator paling unggul itu sebenarnya memiliki visi yang luar biasa cemerlang. Ia adalah penyambung lidah rakyat. Ia tahu persis sebagai insinyur, Indonesia dengan kondisi geografis yang memiliki ribuan pulau, memerlukan penguasaan teknologi yang berwawasan nasional, yakni Teknologi Maritim dan Teknologi Dirgantara.

Kala itu, tak ada ITB dan tak ada UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi maritim dan teknologi dirgantara. Saya adalah rombongan kedua di antara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Pendidikan kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat, melainkan sekolah bertahun-tahun sambil bekerja praktik. Sejak awal saya hanya tertarik dengan ‘‘how to build commercial aircraft’’ bagi Indonesia.Jadi, sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI Kedua, hanya melanjutkan saja program itu, Beliau juga bukan pencetus ide penerapan “teknologi” berwawasan nasional di Indonesia. Lantas, kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN.”
2. Komplikasi Sekarang Dik, Anda semua lihat sendiri, N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami dutch roll (istilah penerbangan untuk pesawat yang oleng) berlebihan, teknologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun ke depan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi fly by wire, bahkan sampai hari ini. Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1.900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu. Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri, apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang? Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya.
3. Resolusi Dik tahu, di dunia ini hanya tiga negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina, dan Indonesia. Sekarang semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika, dan Eropa.

Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua?

Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier, Embraer dan lain-lain dan kita tak perlu bergantung pada negara mana pun. Tapi, keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rezeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang membeli pesawat negara mereka!

Pak Habibie menghela nafas, beliau melanjutkan pembicaraannya.

Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufacturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu bergantung pada Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia.
4. Koda Dik, dalam industri apa pun kuncinya itu hanya satu: QCD. Q itu Quality, Dik. Anda harus buat segala sesuatunya berkualitas tinggi dan konsisten. C itu Cost, Dik. Tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis. D itu Delivery. Biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu! Itu saja!

Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD. Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1, lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah, maka menjadi 3. Tapi, cara kerja QCD tidak begitu Dik, organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3.000 atau bahkan 30.000 sangat bergantung pada bagaimana Anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati, Dik.”

Setelah membaca teks itu, coba ceritakan ulang cerpen tersebut dengan menggunakan struktur teks cerita ulang, yakni orientasi^urutan peristiwa^reorientasi.
Struktur Teks Kalimat
Orientasi B.J Habibie adalah salah satu tokoh panutan dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang di Indonesia dan juga Presiden ketiga Republik Indonesia. Setelah ia turun dari jabatannya sebagai presiden, ia lebih banyak tinggal di Jerman daripada di Indonesia. Habibie adalah orang pertama di Indonesia yang bisa membuat pesawat terbang. Beliau membuat pesawat terbang melalui perusahaan negara yaitu IPTN yang kemudian diganti dengan nama PT Dirgantara Indonesia. Belakangan ini PT DI (Dirgantara Indonesia) akhirnya ditutup dan karyawannya banyak yang di PHK dan banyak yang akhirnya memilih bekerja di luar negeri. BJ Habibie yang membangun IPTN sangatlah kecewa dengan hal ini.
Urutan Peristiwa 1 Dalam Pidato BJ Habibie saat mengunjungi Garuda Indonesia Habibie memaparkan semua kesedihan dan kekecewaan yang dirasakannya. Beliau mengatakan bahwa Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, tahu persis dengan geografis ribuan pulau, memerlukan penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi Maritim dan Teknologi Dirgantara. Kala itu, para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim dan teknologi dirgantara. Habibie adalah rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Sejak awal Habibie hanya tertarik dengan ‘how to build commercial aircraft’ bagi Indonesia. Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja program itu, beliau juga bukan pencetus ide penerapan ‘teknologi’ berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN.
Urutan Peristiwa 2 Sekarang, anda semua lihat sendiri, N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin. Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ berlebihan, tenologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini. Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu. Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri ‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?
Urutan Peristiwa 3 Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya. Menurut habibie di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina dan Indonesia. Sekarang, semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika dan Eropa.
Urutan Peristiwa 4 Habibie mengatakan ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier, Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun. Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat negara mereka.
Urutan Peristiwa 5 Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu Habibie menunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Bukan karena ia anaknya, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufakturing pesawat terbang, kalau Habibie sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia.
Urutan Peristiwa 6 Dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD, Q itu Quality, anda harus buat segala sesuatunya berkualitas tinggi dan konsisten. C itu Cost, tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis. D itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu. Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu Dik, organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati.
Reorientasi B.J Habibie adalah salah satu tokoh panutan dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang di Indonesia dan juga Presiden ketiga Republik Indonesia. Habibie memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai dia ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. 
Teks cerita ulang memiliki struktur orientasi^urutan peristiwa^reorientasi, sementara teks cerita pendek memiliki strukturorientasi^komplikasi^resolusi^koda.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 6:09 PM

Menginterpretasikan Makna Teks “Teater Gandrik”

Interpretasi adalah pemberian kesan, pendapat, atau pandangan teoretis terhadap sesuatu. Menginterpretasi makna teks ulasan merupakan kegiatan menafsirkan makna teks yang terdapat dalam sebuah teks ulasan. Untuk dapat menafsirkan sebuah teks ulasan harus memiliki pengetahuan yang luas dan mendalam. Pencapaian interpretasi yang baik bergantung pada kecermatan dan ketajaman penafsir. Setiap pembaca akan memiliki interpretasi yang berbeda terhadap sebuah teks ulasan. Untuk itu penafsir diharapkan mampu menfsirkan teks ulasan yang dibaca. Untuk mengiterpretasi teks ulasan harus membaca secara keseluruhan isi teks dengan cermat dan terus menerus.

Interpretasi teks ulasan film/drama adalah kegiatan memberi apresiasi atau pemaknaan terhadap sebuah karya sastra sesuai dengan pikiran atau perasaan yang diperoleh pembaca/penonton terhadap karya tersebut. Kegiatan interpretasi ini dapat pula digunakan untuk mengapresiasi film atau teks sastra lainnya. Kegiatan interpretasi lebih memfokuskan dan memprioritaskan pada pengkajian bagian-bagian yang paling melekat (organik), unsur-unsur dan simbol-simbol. Untuk itu, menginterpretasi atau menafsirkan drama/film ini sangat diperlukan untuk mengungkapkan makna yang tersembunyi atau sengaja disembunyikan pengarang.
teater gandrik
Pada teks ulasan yang berjudul Teater Gandrik Ubah Kisah Pahlawan Super Jadi Kritik Sosial Silahkan  Bacalah teks ulasan yang berjudul “Teater Gandrik Ubah Kisah Pahlawan Super Jadi Kritik Sosial” berikut ini. Sambil membaca, identifikasilah siapa yang menjadi pahlawan supernya dan apa yang telah dilakukannya.

No. Struktur Teks Kalimat
1. Orientasi Teater Gandrik di Yogyakarta mementaskan “Gundala Gawat” karya budayawan Goenawan Mohamad, parodi kisah pahlawan super yang dijadikan kritik sosial. Setelah sukses dipentaskan di Yogyakarta, pertunjukan drama komedi itu dipentaskan di Jakarta dan Surabaya serta kota-kota lain di Indonesia.
2. Orientasi 2 “Gundala Gawat” mengangkat kisah pahlawan super lokal bernama Gundal a Putra Petir yang populer dalam komik karya Hasmi Suraminata, yang juga bermain dalam pementasan ini. Gundala dituduh warga bersekongkol dengan ayahnya, Petir, karena setiap ada serangan petir selalu terjadi perampokan bank.
3. Orientasi 3 Di akhir cerita, Gundala bersama pahlawan super lokal lainnya diperintahkan oleh komikus Hasmi untuk menyusup ke dalam kelompok lawan. Namun Gundala terperangkap tidak berdaya sementara pahlawan lainnya berbalik ikut melakukan perampokan.
4. Tafsiran isi 1 Pementasan drama oleh Teater Gandrik Yogyakarta tersebut penuh humor dan kritik sosial seperti penyertaan peristiwa penyerangan lapas Cebongan, kegagalan Ujian Nasional, dan kasus-kasus korupsi.
5. Tafsiran Isi 2 Menurut Goenawan, drama tersebut lebih sebagai gurauan yang tidak harus ditanggapi secara serius. “Ini bergurau, kalau kita melihat lelucon lalu dicari maknanya maka leluconnya hilang. Karena melihat hidup secara arif kan, bahwa..ya, kita harus bisa ketawa untuk hal-hal yang serius juga,” ujarnya.
6. Tafsiran isi 3 Dalang dan penulis Sudjiwo Tedjo mengaku kaget karya Goenawan penuh lelucon, meskipun ia menilai karya tersebut masih mirip dengan kolom “Catatan Pinggir” karya penulis yang sama yang rutin dimuat majalah Tempo.
7. Tafsiran isi 4 “Ini kelanjutan dari ‘Catatan Pinggir’. ‘Catatan Pinggir’ versi ndeso, versi kethoprakan. Justru guyonan itu sangat serius menurut saya, dengan menulis ini responsnya lebih banyak daripada ia menulis ‘Catatan Pinggir’,” ujarnya.
7.
Tafsiran isi 5
Sutradara dan penata musik Djaduk Ferianto mengatakan, ia puas dengan pentas di Taman Budaya Yogyakarta, 16 dan 17 April 2013, dengan penonton yang berjubel. Tiket untuk pentas di Taman Ismail Marzuki Jakarta 26 dan 27 April 2013 sudah habis terjual sehingga ada pementasan tambahan malam berikutnya. Pada Juli 2013, Teater Gandrik pentas di Surabaya dan di kota-kota lainnya di Indonesia.
7. Tafsiran isi 6 “Moga-moga nanti untuk Jakarta lebih cair, lebih nikmat, dan lebih terjaga (permainannya). Kalau untuk Jakarta, perubahannya yang lokal Jawa mungkin sedikit dijadikan bahasa Indonesia atau mungkin dengan aktualitas yang terjadi di Jakarta,” ujarnya.
7. Evaluasi 4 Salah satu penonton, Ria, yang selama ini aktif dalam pementasan teater boneka Papermoon merasa bangga pada pementasan drama “Gundala Gawat”. Alasannya, pementasan seperti ini terbilang langka, mengingat penyelenggaraannya tidak mudah dan sulit mencari dukungan sponsor. “Sangat senang karena ini kesempatan mewah menurutku, karena makin ke sini makin jarang orang yang konsentrasi dan terus mau untuk berteater dan dengan pilihan-pilihan cerita naskah yang sehari-hari,” ujarnya.
8. Rangkuman Dayat, penggemar Teater Gandrik, menyukai kritik tajam terhadap apa yang
sedang terjadi di sekitar masyarakat, tetapi disampaikan dengan gaya humor. “Berbobot, meskipun ini sebenarnya ringan, mengambil dari cerita komik, tetapi memberikan kritik yang cukup dalam,” ujarnya.
(Sumber: www.voaindonesia.com/html)

Masalah apa yang dikritik dalam pementasan drama tersebut? Masalah yang dikritik dalam pementasan drama tersebut adalah kritik sosial yang terdapat dalam drama seperti penyertaan peristiwa penyerangan lapas Cebongan, kegagalan Ujian Nasional, dan kasus-kasus korupsi.

Mengapa Goenawan Mohamad mengatakakan drama tersebut hanya guyonan belaka? Karena menurut beliau drama tersebut tidak harus ditanggapi secara serius, jika melihat lelucon lalu dicari maknanya maka leluconnya hilang. Karena melihat hidup secara arif, kita harus bisa ketawa untuk hal-hal yang serius juga,

Tulis ulanglah teks ulasan mengenai drama “Gundala Gawat” ini dengan menggunakan kalimat sendiri tanpa mengutip satu kalimat pun dari kedua teks ulasan yang telah disajikan tentang drama tersebut. Pada teks ulasan yang kalian buat itu, pikirkan agar semua tahapan tidak terlewatkan. Untuk itu, kalian bisa menggali informasi dari berbagai media, seperti buku, majalah, koran, dan/atau internet.

Orientasi
Teater Gandrik Yogyakarta, sukses menampilkan drama berjudul "Gundala Gawat", yang penuh dengan kritik sosial. Gundala Gawat merupakan drama karya Goenawan Mohamad yang menceritakan tentang tokoh bernama Gundala Putra Petir. Gundala Putra Petir tersebut diadaptasi dari komik karya M Hasmi.

Tafsiran Isi
Semua super hero lokal harus bersatu-padu untuk memulihkan negeri yang rusak oleh kejahatan. Cerita diawali dengan Gundala yang dituduh bersekongkol dengan ayahnya yaitu Petir. Warga beralasan gundala bersekongkol karena setiap ada petir selalu terjadi perampokan bank. Pak Petir menjelaskan bahwa kejadian itu adalah ulah dari kelompok penjahat yang bernama Harimau Lapar.

Mereka berhasil memasuki sarang Harimau Lapar, namun penyusupan ini diketahui oleh pimpinan kelompok. Pada bagian kita bisa melihat bahwa super hero pun bisa berkhianat dan ikut terlibat dalam perampokan yang dilakukan oleh Harimau Lapar kecuali Gundala. Tidak lupa Teater Gandrik menyisipkan banyak sindiran-sindiran sosial kepada pemerintah. Dimulai dari kasus Cebongan, Ujian Nasional yang berantakan hingga kasus korupsi yang masih merajalela di negeri ini.

Evaluasi
Goenawan menganggap drama tersebut lebih sebagai gurauan dan tidak harus ditanggapi secara serius karena jika melihat lelucon lalu dicari maknanya maka leluconnya menjadi hilang. Sudjiwo Tedjo juga merasa kaget karena karya Goenawan tersebut penuh lelucon. Menurut beliau guyonan itu sangat serius. Sutradara dan penata musik Djaduk Ferianto sangat puas dengan pentas tersebut terbukti dengan penonton yang berjubel dan ada pementasan tambahan malam berikutnya. 

Teater Gandrik juga akan pentas di Surabaya dan ke kota-kota lainnya di Indonesia pada bulan Juli. Salah satu penonton, Ria merasa bangga pada pementasan drama Gundala Gawat. Sebab, pementasan seperti ini terbilang langka, mengingat penyelenggaraannya tidak mudah dan sulit mencari dukungan sponsor. Dayat, penggemar Teater Gandrik, menyukai kritik tajam terhadap apa yang sedang terjadi di sekitar masyarakat namun disampaikan dengan gaya humor.

Rangkuman
Pementasan drama Gundala gawat cukup berbobot meskipun ini sebenarnya ringan, mengambil dari cerita komik tapi memberikan kritik yang cukup dalam.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 1:29 PM

Membandingkan Struktur Teks Cerita Ulang dengan Teks Eksplanasi.

Seseorang akan dapat hidup dan berfungsi lebih baik dalam lingkungannya dengan cara mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungan masyarakatnya tersebut. Hal ini yang disebut dengan adaptasi sosial. Dalam beradaptasi sosial, seseorang harus mengomunikasikan pesan, pikiran, gagasan, dan idenya tersebut melalui teks dengan menggunakan bahasa sebagai medianya. Dalam hal ini, konteks situasi merupakan konteks terdekat yang menyertai penciptaan teks itu, sedangkan konteks sosial atau konteks budaya lebih bersifat global, yakni kehidupan masyarakat yang menjadi tempat terciptanya berbagai jenis teks tersebut.

Sebuah teks memiliki struktur. Struktur teks membentuk struktur berpikir, sehingga di setiap penguasaan jenis teks tertentu, Anda akan memiliki kemampuan berpikir sesuai dengan struktur teks yang dikuasainya. Dengan berbagai macam teks yang dikuasainya, Anda akan mampu menguasai berbagai struktur berpikir. Pada tulisan ini akan dibahas tentang menggunakan jenis teks yang berbeda dalam menyampaikan satu tema yang sama. Tema yang dipilih adalah tema yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari sehingga konteks yang ada dapat Anda pahami dengan mudah. Mula-mula Anda menghadapi satu teks, yang berisi tema A. Setelah mengeksplorasi, Anda diminta mengungkapkan tema A itu lagi dengan jenis teks yang sama, tetapi berbeda cara menyatakannya atau dengan jenis teks yang berbeda, tetapi temanya tetap sama. Tema yang sama dapat diungkapkan dengan dua teks yang memiliki jenis yang sama atau dengan dua teks yang memiliki jenis yang berbeda. Perhatikan contoh berikut ini.
pesawat N230
“Bermula dari Gatot kaca”
Struktur Teks Kalimat
Orientasi Pesawat berkelir biru dan putih itu, perlahan-lahan meninggalkan landasan. Ratusan pasang mata menyaksikan langsung prosesi tinggal landasnya pesawat N-250 yang diberi nama Gatot Kaca itu terbang dari bandara Husein Sastranegara, Bandung, yang menjadi ‘kandang’ PT IPTN (Industri Pesawat Terbang Nasional, sekarang PT Dirgantara Indonesia). Hari itu, 10 Agustus 1995, Menteri Riset dan Teknologi saat itu, B.J. Habibie menyaksikan dengan gembira pesawat rancangan putra putri bangsa itu mengudara dengan sempurna. “Kita semua sangat bangga saat itu,” kata B.J. Habibie, mengenang peristiwa yang terjadi 18 tahun lalu.
Urutan Peristiwa 1 Pesawat N-250 merupakan pesawat canggih pertama buatan Indonesia. Rencana pengembangan N-250 pertama kali diungkap PT IPTN pada Paris Airshow 1989.
Urutan Peristiwa 2 Dengan terbangnya N-250 pada kecepatan tinggi dalam daerah “subsonik’ dan stabilitas terbang dikendalikan secara elektronik dengan memanfaatkan teknologi fly by wire adalah prestasi nyata bangsa Indonesia dalam teknologi dirgantara. Pesawat bermesin turbotrop tersebut menjadi pesawat tercanggihdi kelasnya, karena menerapkan teknologi fly by wire yang biasanya hanya ada di pesawat-pesawat berbadan lebar. Dalam sejarah dunia penerbangan sipil, pesawat N-250 adalah pesawat turbotrop yang pertama dikendalikan dengan teknologi tersebut. Beberapa perusahaan penerbangan sudah menyatakan ketertarikannya untuk membeli N-250.
Urutan Peristiwa 3 Namun apa daya, Indonesia mengalami krisis ekonomi yang mengakibatkan berbagai proyek yang membutuhkan capital besar harus berhenti operasi, termasuk proyek pesawat N-250. Hari penerbangan perdana N-250 kemudian diperingati sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas).
Urutan Peristiwa 4 Pada tahun 1985, sepuluh tahun sebelum terbang perdananya, telah dimulai riset dan pengembangan pesawat N-250. Semua hasil penelitian dari pusat-pusat keunggulan penelitian di Eropa dan Amerika Utara dalam bidang ilmu dirgantara, ilmu aerodinamika, ilmu aerolastik, ilmu konstruksi ringan, ilmu rekayasa, ilmu propulsi, ilmu elektronik, ilmu avionik, ilmu produksi, ilmu pengendalian mutu (quality control), dan lainnya, telah dikembangkan dan diterapkan di industri IPTN, Puspiptek, BPPT, dan ITB.
Urutan Peristiwa 5 Fakta sejarah dunia dirgantara juga mencatat bahwa 9 bulan sebelum N-250 melaksanakan terbang perdananya, pada Rabu, 7 Desember 1994 di Montreal Canada, kepada tokoh yang dianggap paling berjasa dalam industri dirgantara sipil dunia diberikan medali emas “Edward Warner Award-50 Tahun ICAO” (International Civil Aviation Organization). Penghargaan tersebut hanya diberikan setiap 50 tahun sekali. Dalam upacara yang sangat meriah, khidmat, dan mengesankan, Sekretaris Jenderal ICAO pada saat itu, Phillipe Rochat didampingi Sekjen PBB, Boutros Boutros-Ghali, menyerahkan medali emas tersebut kepada putra Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie.
Reorientasi Kedua fakta sejarah tersebut, membuktikan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sama dengan kualitas SDM negara maju lainnya. Dengan peristiwa tersebut kita dapat membuktikan kepada generasi penerus Indonesia serta masyarakat dunia, bahwa bangsa Indonesia memiliki kemampuan dan kualitas yang sama dalam penguasaan iptek.
Sumber: Gatra No. 43 Tahun XIX 29 Agustus – 4 September 2013 halaman 7

Teks di atas berisi sejarah singkat Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas). Betulkah teks itu menggambarkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang tinggi, salah satunya diwakili oleh B.J. Habibie? Berikan alasan yang memadai. BJ Habibi menerima medali emas “Edward Warner Award-50 Tahun ICAO” (International Civil Aviation Organization) hal tersebut membuktikan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sama dengan kualitas SDM negara maju lainnya. Indonesia sebetulnya tidak kalah hebatnya dengan negara-negara maju penghasil pesawat terbang. Buktinya tahun 1995, N-250 yang merupakan pesawat karya anak bangsa sempat mengudara di atas awan Indonesia.

Fakta sejarah  yang terdapat dalam teks tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Dengan terbangnya N-250 adalah prestasi nyata bangsa Indonesia dalam teknologi dirgantara. 
  2. Pesawat N-250 merupakan pesawat canggih pertama buatan Indonesia.
  3. Indonesia mengalami krisis ekonomi yang mengakibatkan berbagai proyek yang membutuhkan capital besar harus berhenti operasi,
  4. N-250 melaksanakan terbang perdananya, pada Rabu, 7 Desember 1994 di Montreal Canada.
  5. BJ Habibi menerima medali emas “Edward Warner Award-50 Tahun ICAO” (International Civil Aviation Organization).

Kendala apa yang dihadapi proyek pesawat N-250? Mengapa demikian? Pada tahun 1997-1998 krisis moneter menimpa negara tercinta kita. Syarat agar IMF mau mengucurkan dana kepada kita adalah semua subsidi untuk IPTN (sekarang PT Dirgantara Indonesia) harus dicabut. Maka berakhir pula proyek N-250, karena IPTN tidak memiliki sumber dana lagi untuk mengadakan sertifikasi dibeberapa negara, karena selama ini penghasilan IPTN hanya berasal dari subsidi pemerintah dan kontrak pembelian pesawat yang  dilakukan oleh TNI dan beberapa negara ASEAN yang nilainya sangat kecil. N-250 sebagai pesawat sipil harus memenuhi syarat dari ICAO, yaitu bahwa setiap pesawat sipil sebelum dapat dijual harus memenuhi syarat mendapat sertifikasi dari beberapa negara Sampai sekarang N-250 belum dapat dijual oleh PT. DI karena masih terganjal masalah sertifikasi.

Bandingkan teks cerita ulang berjudul “Bermula dari Gatut Kaca” tersebut dengan teks yang berjudul “Penyebab Rupiah Melemah” ini.

Penyebab Rupiah Melemah
Struktur Teks Kalimat
Orientasi Rupiah melemah sebagai akibat dari defisit neraca perdagangan, gejolak di pasar modal, dan sentimen rencana pengurangan stimulus moneter.
Urutan Sebab Akibat 1 Nilai impor lebih besar daripada ekspor. Hingga semester I 2013, defisit perdagangan mencapai US$ 3,3 miliar. Rinciannya, perdagangan nonmigas surplus US$ 2,5 miliar dan defisit perdagangan migas US$ 5,8 miliar. Defisit perdagangan migas ini terutama dipicu besarnya impor minyak mentah dan BBM, yang setiap hari mencapai US$ 100 juta atau US$ 36 miliar. Kebutuhan dolar yang lebih besar untuk impor dibandingkan dengan pasokan dolar dari ekspor ini membuat perburuan dolar menjadi lebih besar sehingga membuat rupiah tertekan.
Urutan Sebab Akibat 2 Defisit neraca perdagangan itu juga membuat investor asing di pasar modal merasa kurang nyaman dan keluar dari emerging market Indonesia. Lagi pula, peluang investasi di Eropa dan Amerika Serikat telah membaik.

Perlambatan ekonomi dan tingginya inflasi membuat investor khawatir dan melepas portofolio investasi di pasar modal.

Hasil pelepasan saham di pasar modal berupa rupiah itu kemudian ditukar dengan dolar yang membuat rupiah tertekan
Urutan Sebab Akibat 3 Rencana pengurangan stimulus moneter oleh bank sentral Amerika Serikat dipahami investor bahwa perekonomian Amerika makin membaik. Akibatnya, dana-dana asing di Asia yang selama ini pindah dari Amerika saat krisis tahun 2008 ditarik kembali dari emerging market, termasuk Indonesia.
Sumber: Gatra Nomor 43 Tahun XIX 29 Agustus-4 September 2013

Mengapa rupiah melemah? Rupiah melemah sebagai akibat dari defisit neraca perdagangan, gejolak di pasar modal, dan sentimen rencana pengurangan stimulus moneter.

Benarkah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dapat membuat naiknya harga kebutuhan pokok? BBM merupakan bahan utama untuk transportasi publik yang digunakan untuk mengangkut barbagai jenis sembako yang akan di kirim berbagai macam penjuru pasar, sehingga bila harga BBM naik maka jasa transportasi naik yang akan mempengaruhi peningkatan harga sembako tersebut.

Struktur teks cerita ulang berbeda dengan struktur teks eksplanasi. Pada teks cerita ulang tahap-tahapnya adalah orientasi^urutan peristiwa^reorientasi, tetapi pada teks eksplanasi tahap-tahapnya adalah pernyataan umum^urutan sebab-akibat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 1:10 PM

Mengonversi Teks “Menunggu Godot”

Menunggu Godot adalah naskah karya sastrawan Irlandia bernama Samuel Beckett (1906-1989). Karya ini bercerita tentang penantian dua sahabat karib, Vladimir dan Estragon. Keduanya tak lagi sanggup mengingat apakah telah menunggu seharian, seminggu, sebulan, setahun, atau bahkan puluhan tahun. Cerita berakhir dengan tragedi. Saat waktu terus berlalu, wajah dua sahabat itu makin keriput dan rambutnya memutih. Adapun Godot yang ditunggu tak kunjung tiba. Menunggu Godot tak hanya menunggu ketidakpastian, tetapi juga merupakan kesia-siaan atau penantian penuh kekonyolan. Dari sini muncullah istilah ‘Menunggu Godot’.

Naskah drama ini terdiri dari dua babak. Babak I dan babak II menunjukkan setting tempat dan waktu yang sama, yaitu di suatu jalan di desa pada suatu senja. Pada jalan itu terdapat sebuah pohon. Pada babak I, pohon itu tanpa daun, dan pada babak II sudah muncul beberapa helai daun. Tokoh yang terdapat dalam naskah ini hanya lima orang, yakni Vladimir, Estragon, Pozzo, Lucky, serta Boy. Namun dalam dialog yang diucapkan oleh para tokoh tersebut muncul nama Godot, ialah tokoh yang mereka nantikan. Godot tidak muncul dalam teks drama dalam artian hanya ada nama tokoh dan dialog tetapi hanya dalam ucapan tokoh tokoh yang membicarakannya.

Sementara Menunggu Godot
Karya : Samuel Beckett
Terjemahan : B. Very Handayani
Editor naskah : Yudi Ahmad Tajuddin
Editor : Amien Wangsitalaja
Penerbit buku : Tarawang
Pemain:
Estragon (Gogo)
Vladimir (Didi)
Pozzo
Lucky

Adegan 1
Sebuah jalan desa. Sebatang pohon. Petang hari Estragon duduk di sebuah gundukan, sedang mencoba melepaskan sepatu bootnya. Dia menarik kedua tangannya, lalu terengah-engah. Dia menyerah, Nampak sangat lelah, istirahat dan mencobanya lagi seperti sebelumnya. Masuk Vladimir.
Estragon : (menyerah lagi) Sia-sia!
Vladimir : (Maju dengan langkah pendek, berjalan kaki, kedua kakinya melangkah lebar) Aku mulai setuju dengan pendapat itu. sepanjang hidup aku mencoba menjauhkannya dariku dengan berkata; Vladimir cobalah berpikir, kau bahkan belum mencoba semuanya. Dan aku terus berjuang. (Dia termenung, memikirkan perjuangannya. Lalu berpaling pada Estragon). Jadi kau di sini lagi.
Estragon : Memang
Vladimir : Aku senang melihatmu lagi. Aku kira kau telah pergi untuk selamanya
Estragon : Aku juga.
Vladimir : Bersama lagi, akhirnya! Kita harus merayakannya. Tapi bagaimana caranya? (dia berpikir) Bangunlah dan aku akan memelukmu.
Estragon : Aku juga.
Vladimir : Bersama lagi, akhirnya! Kita harus merayakannya. Tapi bagaimana caranya? (dia berpikir) Bangunlah dan aku akan memelukmu.
Estragon : (dengan marah) Jangan sekarang. Jangan sekarang.
Vladimir : (terluka, dengan dingin) Bolehkah hamba tahu di manakah tuan puteri menghabiskan malamnya?
Estragon : Di selokan.
Vladimir : (Dengan kagum) Selokan? Di mana?
Estragon : (tanpa isyarat) Di sana.
Vladimir : Dan mereka tidak memukulmu?
Estragon : Memukulku? Tentu saja mereka memukulku.
Vladimir : Gerombolan yang sama?
Estragon : Sama? Aku tidak tahu.
Vladimir : Jika aku memikirkan hal itu… selama ini… apa jadinya kamu tanpa aku…. (dengan tegas) pada saat itu, kau tidak lain hanya seoonggok tulang. Aku yakin akan hal itu.
Estragon : Lantas?.
Vladimir : (dengan muram) Itu keterlaluan untuk seorang manusia (Pause. Dengan ceria) tapi sebaliknya, apa untungnya saat ini putus asa, itu yang aku katakan. Kita seharusnya memikirkan hal itu jutaan tahun yang lalu. Pada abad ke-19.
Estragon : Ah, hentikan ocehanmu dan bantu aku menyingkirkan barang rongsokan ini.
Vladimir : Pada awalnya, saling bergandengan di puncak menara Eiffel. Kita sangat cantik pada saat-saat itu. Akan tetapi, sekarang sudah terlambat. Mereka bahkan tak akan pernah membiarkan kita naik lagi. (Estragon membuka sepatunya) Apa yang akan kau lakukan?
Estragon : Mencopot sepatu bootku. Apa kau tidak pernah melakukannya?
Vladimir : Sepatu harus dilepas setiap hari. Aku telah mengatakan hal itu padamu. Kenapa kau tidak mencoba mendengarku?
Estragon : (dengan lemah) Bantu aku!
Vladimir : Sakitkah?
Estragon : Sakit! Dia ingin tahu apakah ini menyakitkan?
Vladimir : (dengan marah) Tak ada orang yang menderita selain kau, aku tidak termasuk. Aku ingin dengar apa yang akan kau katakan jika tahu apa yang aku alami.
Estragon : Sakitkah?
Vladimir : Sakit! Dia ingin tahu apakah itu menyakitkan!
Estragon : (menuding) Kau mungkin mengancingkannya. Sama saja.
Vladimir : (membungkuk) Benar (dia mengancingkan tutup luarnya) jangan pernah remehkan hal-hal kecil kehidupan.
Estragon : Apa yang kau harapkan, kau selalu menunggu sampai saat terakhir.
Vladimir : (Termenung) Saat terakhir…. (dia merenung) Harapan yang tertunda memang menyakitkan. Siapakah yang mengatakannya?
Estragon : Kau tidak menolongku?
Vladimir : Kadang-kadang aku merasa semuanya menjadi sama saja. Lalu, aku merasa semuanya menggelikan. (dia melepaskan topinya, menatap tajam ke dalamnya menggoncanggoncangkannya, lalu memakainya lagi) Bagaimana aku mengatakannya? Lega dan pada saat yang bersamaan… (dia mencari kata yang tepat)…ngeri. (dengan penekanan) Ngeri (dia melepaskan topinya lagi, menatap tajam ke dalamnya) Lucu (dia mengetuk-ngetuk bagian atasnya seolah-olah mengusir bagian yang asing. Melihat bagian dalamnya lagi, memakainya kembali) Sia-sia saja. (Estragon dengan kekuatan penuh berhasil menarik sepatu bootnya. Dia melihat bagian dalamnya, menggoncang-goncangnya, melihat ke tanah untuk memastikan apakah ada sesuatu yang keluar dari sepatunya, tidak menemukan apa-apa, merogoh dalamnya lagi. Menatap Vladimir dengan pandangan yang kabur). Bagaimana?
Estragon : Tak ada.
Vladimir : Perlihatkan
Estragon : Tak ada yang perlu diperlihatkan
Vladimir : Coba pakailah lagi
Estragon : (memeriksa kakinya) Aku akan mengangin-anginkannya sebentar.
Vladimir : Ada banyak orang sepertimu. Menyalahkan sepatunya, padahal kakinya yang salah. (Dia melepas topinya lagi melihat ke dalamnya, merabanya, mengetuk bagian atasnya, meniupnya dan memakainya lagi) hal ini mulai mengkhawatirkan (Hening, Vladimir berpikir keras, Estragon menarik-narik jari-jari kakinya) Salah satu pencuri itu diselamatkan. (pause) Bagian yang masuk akal. (pause) Gogo.
Estragon : Apa?
Vladimir : Seandainya kita bertobat
Estragon : Bertobat apa?
Vladimir : Oh…(dia berpikir) kita tidak perlu membahas detilnya
Estragon : Tentang kelahiran kita? (Vladimir tiba-tiba tertawa terbahak-bahak, tetapi dengan segera ia menjadi sesak napas, tangannya menekan bagian bawah tubuhnya, wajahnya menyeringai kesakitan.)
menunggu godot
Martin Esslin mengemukakan bahwa dalam mengkaji sebuah pementasan drama ada tujuh tanda yang harus dicermati: pertama, ikon, indeks, dan simbol dalam drama; kedua, pembingkaian; ketiga, aktor; keempat, visual dan desai; kelima, kata/teks; keenam, musik dan bunyi; dan ketujuh, panggung dan layar. Jadi, drama merupakan karya multidimensional yang dapat dikaji dari banyak sisi. Naskah drama tersebut setelah dikonversi menjadi sebuah teks ulasan seperti di bawah ini.
No. Struktur Teks Kalimat
1. Orientasi 1 “Menunggu Godot” merupakan naskah drama karya Samuel Backett. Naskah ini ditulisnya sejak 9 Oktober 1948 hingga 29 Januari 1949. “Menunggu Godot” pertama kali dipentaskan di Paris pada 5 Januari 1953. Naskah ini ditulis dalam bahasa Prancis dan diterjemahkan ke dalam banyak bahasa, termasuk Indonesia. Satu tokoh yang tidak muncul dalam dialog adalah Godot. Godot merupakan sosok yang sangat dinantikan oleh para tokoh lain. Ia merupakan simbol dari keberadaan dari ketiadaan. Wujudnya tidak pernah ada, tetapi namanya dibicarakan terus-menerus; ia tidak muncul. Tanpa kehadiran fisiknya, Godot tetap memiliki kemampuan untuk menunjukkan kekuasaannya kepada Vladimir dan Estragon untuk tetap menunggunya kedatangannya.
2. Tafsiran Isi Kisah “Menunggu Godot” ini adalah kisah yang menggambarkan harapan yang tidak kunjung berakhir. Aktor dalam cerita ini termasuk Vladimir, Estragon, Pozzo, Lucky, dan Boy. Mereka adalah sekawanan teman-teman yang sangat setia pada kedatangan Godot. Bahkan, Godot tidak akan pernah datang. Ia berbicara terus-menerus, tapi dia tidak muncul. Ketidakhadirannya telah membuatnya menjadi pusat perhatian dan itu adalah cara dia menunjukkan kekuasaannya dalam hal Vladimir dan Estragon untuk terus menunggu Godot.

Penantian kedua tokoh itu, Vladimir dan Estragon, menjadi sebuah penantian panjang. Selama itu mereka melewatkan waktu dengan memperdebatkan hal-hal di sekitar mereka, di antaranya sepatu, topi, pohon, peristiwa penyaliban, atau kisah penyelamatan. Tokoh lain yang kemudian hadir di tengah cerita adalah Pozzo dan Lucky, sang tuan dan budaknya, serta seorang utusan Godot yang beberapa kali datang dan mengatakan hal yang sama bahwa Godot tidak bisa datang sekarang, tetapi besok. Selama waktu berjalan, peristiwa yang sama berulang kembali dan Godot tidak pernah menampakkan dirinya sampai akhir cerita.
3. Evaluasi Pementasan drama Menunggu Godot menuai sukses di mana-mana. Mendapat sambutan menghebohkan dari khalayak, dan lebih-lebih liputan luas dari media massa dengan segala pro dan kontranya. Segala aspek dalam drama ini menyimpan pesan moral yang dalam. Adanya tokoh Godot yang tidak kunjung datang juga menimbulkan interpretasi yang bermacam-macam. Apakah dia manusia, hewan, dewa, ratu adil, uang ataukah kemenangan.

Namun sayangnya, gambaran kehidupan dalam cerita ini cukup menyedihkan. Berulang-ulang dan beku. Kehilangan makna, tujuan dan mengisahkan penderitaan yang terus menerus. Setiap karakter dalam naskah ini terlihat seperti hidup dalam penjara ciptaan sendiri. Setiap mereka terkurung dalam ketidakmampuan untuk bertindak.
4. Rangkuman Secara keseluruhan, drama "Menunggu Godot" sangat menarik karena mengandung pesan moral yang mendalam. Godot hanyalah sebuah alasan bagi Vladimir dan Estragon untuk tetap menjalani hidup. Mereka menunggu Godot yang mereka tidak tahu siapa, dan belum tentu juga Godot akan datang menemui mereka.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 9:27 PM