Menyusun Kembali Teks Negosiasi

Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencari penyelesaian bersama di antara pihak-pihak yang mempunyai perbedaan kepentingan. Dalam dunia usaha, kegiatan negosiasi lazim dilakukan. Pada skala besar, negosiasi dapat dilakukan antara negara satu dan negara lain. Pada skala kecil, negosiasi hanya berlangsung antara pelaku usaha satu dan pelaku usaha yang lain. Teks negosiasi “Negosiasi antara Penjual dan Pembeli di Pasar Seni Sukawati” tergolong ke dalam negosiasi yang terjadi pada skala kecil karena hanya melibatkan seorang penjual dan seorang pembeli.

Menyusun kembali teks negosiasi yang dimaksud dalam tulisan ini adalah menyusun teks negosiasi menjadi teks monolog. Menyusun kembali teks negosiasi dapat dilakukan dengan cara membaca teks secara rinci dan jika diperlukan bacalah berulang-ulang. Selanjutnya adalah menyusun bagian-bagian teks sesuai dengan struktur teks negosiasi. Langkah terakhir adalah menyusun kembali bagian-bagian teks negosiasi menjadi pargaraf.Perhatikan teks Negosiasi Antara Penjual dan Pembeli dan teks Negosiasi Karyawan dan Pengusaha seperti di bawah ini

Negosiasi Antara Penjual dan Pembeli di Pasar Seni Sukawati
1. Penjual : Good morning, Mam. Selamat pagi. Orientasi
2. Pembeli : Selamat pagi.
3. Penjual : Mari, mau beli apa?
4. Pembeli : Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat dari kayu? Permintaaan
5. Penjual : Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil? (Penjual menunjukkan tempat patung yang ditanyakan pembeli)
6. Pembeli : Yang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada?
7. Penjual : Ya, ini, tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan habis. Pemenuhan
8. Pembeli : Ya, dari kayu tidak apa-apa.(Patung itu sudah di tangan pembeli dan ia mengamatinya dengan cermat)
9. Penjual : Bagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk suvenir.
10. Pembeli : Saya pakai sendiri. Harganya berapa? Penawaran
11. Penjual : Tiga ratus ribu.
12. Pembeli : Wah, mahal. Dua ratus ribu ya?
13. Penjual : Belum boleh. Dua ratus delapan puluh lima ribu. Ini sudah murah, Mam. Di tempat lain lebih mahal.
14. Pembeli : Tidak mau. Kalau boleh, dua ratus lima puluh ribu.
15. Penjual : Belum boleh. Naik sedikit, Mam.
16. Pembeli : Dua ratus tujuh puluh lima ribu. Persetujuan
17. Penjual : Ya, sebenarnya ini belum boleh. Tapi, untuk Nyonya boleh. Mau beli apa lagi? Pembelian
18. Pembeli : Tidak. Itu saja. Ini uangnya. (Penjual memasukkan patung itu ke dalam tas plastik yang bertuliskan nama kiosnya. Pembeli memberikan uang pas).
19. Penjual : Ya, terima kasih. Penutup
20. Pembeli : Terima kasih. Bye, bye.
21. Penjual : Have a nice day (Pembeli pergi meninggalkan kios itu)

Negosiasi antara Karyawan dan Pengusaha
Wakil karyawan : Selamat sore, Pak. Pembukaan
Wakil Perusahaan : Selamat sore. Mari, silakan duduk.
Wakil karyawan : Ya, terima kasih.
Wakil Perusahaan : Saya, Hadi Winoto, wakil dari perusahaan. Anda siapa?
Wakil karyawan : Saya Suparmin, yang dipercaya teman-teman untuk menemui pimpinan. (Mereka bersalaman)
Wakil Perusahaan : Sebenarnya, apa yang terjadi? Semua karyawan di perusahaan ini melakukan demonstrasi. Kalau begini caranya, perusahaan bisa bangkrut dan karyawan bisa di-PHK. Isi
Wakil karyawan : Tidak ada apa-apa, Pak. Kami hanya ingin memperbaiki nasib dan hidup layak.
Wakil Perusahaan : Maksudnya?
Wakil karyawan : Ya, pasti Bapak tahu. Kami, karyawan, sudah bekerja keras demi perusahaan. Tetapi, kami merasa kurang mendapatkan imbalan yang pantas. Kami tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dengan uang Rp2.000.000,00 sebulan. Paling tidak, kami menerima upah sebesar Rp3.000.000,00.
Wakil Perusahaan : Itu tidak mungkin. Perusahaan sudah menanggung beban terlalu berat. Listrik naik, bahan bakar naik, dan biaya operasional lain juga naik. Kenaikan UMP (upah minimum provinsi) belum bisa naik sekarang.
Wakil karyawan : Kalau begitu, kami tetap akan melakukan aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi.
Wakil Perusahaan : Tidak boleh demikian. Kita harus mencari jalan tengah.
Wakil karyawan : Lalu, bagaimana?
Wakil Perusahaan : Saya akan mengusulkan kenaikan tersebut kepada direksi. Perusahaan hanya mampu menaikkan UMP sampai Rp2.400.000,00. Tidak lebih dari itu. Anda sendiri tahu bahwa pada situasi global ini perusahaan mana pun mengalami kesulitan.
Wakil karyawan : Tidak bisa, Pak. Ini kota Jakarta, Pak. Semua harus dibeli dengan uang. Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup layak. Paling tidak kami menerima gaji sebesar Rp2.800.000,00.
Wakil Perusahaan : Nanti saya akan mengusulkan ke direksi sebesar Rp2.600.000,00.
Wakil karyawan : Tapi, usahakan lebih, Pak. Kami akan bekerja lebih keras lagi.
Wakil Perusahaan : Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan temanteman karyawan dan sampaikan kepada mereka mulai besok semua karyawan harus masuk kerja kembali. Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi.
Wakil karyawan : Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar? Penutup
Wakil Perusahaan : Ya, silakan.
Wakil karyawan : Ya, terima kasih. Selamat sore.
Wakil Perusahaan : Selamat sore. (Mereka bersalaman)

Jika dibandingkan struktur teks Negosiasi Antara Penjual dan Pembeli di Pasar Seni Sukawati dan Negosiasi Antara Karyawan dan Pengusaha kedua teks tersebut memiliki struktur yang berbeda. Struktur teks Negosiasi Antara Penjual dan Pembeli di Pasar Seni Sukawat terdiri dari : orientasi^ permintaan^pemenuhan^penawaran^persetujuan^pembelian^penutup, sedangkan pada teks Negosiasi Antara Karyawan dan Pengusaha hanya terdiri dari pembukaan^isi^penutup. Hal ini disebabkan karena negosiasi yang terjadi pada jual beli lebih kompleks dan berjalan menurut alur yang lebih sehingga tiga tahap saja (pembukaan, isi, dan penutup) belum cukup. Negosiasi antara karyawan dan pengusaha di atas berlangsung untuk menyelesaikan konflik dan hanya dengan tiga tahap konflik sudah terselesaikan.

Orientasi sama saja dengan pembukaan karenadalam negosiasi orientasi adalah pembukaan atau awalan dari percakapansebuah negosiasi. Biasanya berupa kata salam, sapa dan sebagainya serta orientasimerupakan proses, cara, serta permulaan (inisiasi) sebelum proses jual beli berlangsung.

Negosiasi antara penjual dan pembeli itu berhasil dilihat dari terbelinya barang yang dijual. Kalau pembeli tadi tidak jadi membeli maka negosiasi dkatakan gagal karena tidak adanya kesepakatan mengenai harga barang yang ditawarkan penjual dan harga barang yang diinginkan oleh pembeli.

Negosiasi itu dilakukan dengan bahasa persuasif, yaitu bahasa yang digunakan untuk membujuk. Salah satu buktinya adalah penggunaan tuturan “Bagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk suvenir”. Pada konteks jual beli patung tadi, jenis bahasa yang demikian itu digunakan untuk membujuk pembeli agar transaksi jual beli berhasil. Ungkapan lain yang menunjukkan bahasa persuasif seperti adalah:
  1. Belum boleh. Dua ratus delapan puluh lima ribu. Ini sudah murah, Mam.
  2. Dua ratus delapan puluh lima ribu. Ini sudah murah, Mam. 
  3. Di tempat lain lebih mahal.
  4. Ya, sebenarnya ini belum boleh. Tapi, untuk Nyonya boleh. 
  5. Mau beli apa lagi?

Susunlah kembali teks tersebut dengan mengubah barang yang dijual (tidak harus benda seni), pelaku yang terlibat, dan tempat jual beli. Misalnya, transaksi terjadi antara orang Indonesia dan orang Indonesia atau antara orang Indonesia dan orang asing yang berasal dari lebih dari satu negara.
1. Penjual : Selamat siang, Pak.
2. Pembeli : Selamat siang.
3. Penjual : Mari silahkan, mau beli apa?
4. Pembeli : Ada Samsung Galaxy S4 Zoom C101 ?
5. Penjual : Ya, ada. Di sebelah sana, yang warna apa? (Penjual menunjukkan tempat handphone yang ditanyakan pembeli)
6. Pembeli : Yang warna hitam. Fasilitasnya apa saja?
7. Penjual : Ya, ini, yang berwarna hitam. Ada kamera16 MP, sudah 4G  dan masih banyak yang lainnya.
8. Pembeli : Ya, coba saya lihat.(Handphone itu sudah di tangan pembeli dan ia mengamatinya dengan cermat)
9. Penjual : Bagus itu, Pak. Cocok untuk dipakai berbagai keperluan.
10. Pembeli : Ini untuk anak saya. Harganya berapa?
11. Penjual : Tujuh juta rupiah saja.
12. Pembeli : Wah, mahal. Enam juta lima ratus ya?
13. Penjual : Belum boleh Pak. Tujuh juta. Ini sudah murah, Pak. Di tempat lain lebih mahal.
14. Pembeli : Tidak mau. Kalau boleh, enam juta lima ratus ribu.
15. Penjual : Belum boleh. Naik sedikit, Pak.
16. Pembeli : Enam juta tujuh ratus lima puluh ribu.
17. Penjual : Ya, sebenarnya ini belum boleh. Tapi, untuk Bapak boleh. Mau beli apa lagi?
18. Pembeli : Tidak terima kasih. Itu saja. Ini uangnya. (Penjual memasukkan handphone itu ke dalam tas plastik yang bertuliskan nama kiosnya. Pembeli memberikan uang pas).
19. Penjual : Ya, terima kasih.
20. Pembeli : Terima kasih.
21. Penjual : Kapan-kapan datang ke sini jika Anda membutuhkan yang lain, Pak.

Ubahlah teks dialog tersebut menjadi teks monolog seperti di bawah ini.
Pada suatu hari, seorang ibu muda dari Eropa pergi ke Pasar Seni Sukawati untuk membeli patung Dewa Wisnu yang terbuat dari kayu. Saat ibu muda tersebut masuk ke sebuah kios, penjual langsung menyambut ibu muda tersebut ucapan selamat pagi dan ibu muda itupun menjawabnya. Penjual menanyakan apa yang ingin dibeli oleh ibu muda tersebut, ibu muda ingin membeli patung Garuda Wisnu Kencana yang terbuat dari kayu. Ibu muda tersebut mengamati dengan cermat patung yang sudah berada di tangannya. Penjual mengatakan bahwa patung tersebut cocok untuk pajangan dirumah atau oleh-oleh untuk kerabat. Menurut ibu muda patung tersebut untuk dipakai untuk diri sendiri ibu muda ini mulai menanyakan harga patung tersebut. Penjual pun memberikan harga tiga ratus ribu, tetapi ibu muda tersebut merasa bahwa patungnya terlalu mahal dan menawarnya menjadi dua ratus ribu. Penjual tidak bisa memberikan harga yang diinginkan ibu muda dan memberikan tawaran harga sebesar Dua ratus delapan puluh lima ribu dan mengatakan itu sudah murah ditempat lain ibu ini tidak akan mendapat harga semurah itu. Ibu ini pun menawarnya lagi menjadi Dua ratus lima puluh ribu tetapi penjual masih tidak menerimanya. Akhirnya penjual menerima penawaran dengan harga Dua ratus tujuh puluh lima ribu dan mengatakan harga ini hanya untuk nyonya Eropa tersebut sembari mananyakan barang lain yang diinginkan turis tersebut. Setelah membayar, ibu muda itu mengucapkan “Selamat tinggal” dan pergi meninggalkan toko.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 7:30 PM

Dialog Negosiasi antara Penjual dan Pembeli

Pasar Sukawati adalah pasar Seni yang sangat terkenal sampai ke penjuru dunia. Pasar seni Sukawati terdapat di Desa Sukawati Kabupaten Gianyar Provinsi Bali. Pasar seni Sukawati sangat terkenal karena menjual pakaian dan kerajinan tradisional khas Bali dengan harga yang sangat murah. Pakaian seperti Batik yang berciri khas Batik ornamen Bali. Semua harga yang ditawarkan di Pasar Sukawati, dapat ditawar. Jadi pintar-pintarlah untuk menawar. Sebagai bayangan untuk anda, harga pas di pasar Pasar Seni Sukawati adalah sepertiga dari harga yang ditawarkan oleh penjual.

Dialog berikut berlangsung di kawasan Pasar Seni Sukawati, Denpasar, Bali. Penjual barang-barang seni adalah seorang gadis Bali asli, sedangkan pembeli adalah seorang ibu muda dari Eropa yang bisa berbahasa Indonesia. Di pasar itu dijual barang-barang seni khas Bali. Pembeli bisa membeli barang-barang tersebut dengan harga terjangkau, seperti perhiasan, tas, pakaian khas Bali, batik, lukisan, dan patung. Salah satu patung yang dijual di pasar itu adalah Patung Garuda Wisnu Kencana. Patung Dewa Wisnu yang sedang menaiki kendaraannya, burung garuda. Dalam dunia pewayangan Jawa, Dewa Wisnu adalah dewa pemelihara perdamaian dan keadilan.

1. Penjual : Good morning, Mam. Selamat pagi. Orientasi
2. Pembeli : Selamat pagi.
3. Penjual : Mari, mau beli apa?
4. Pembeli : Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat dari kayu? Permintaaan
5. Penjual : Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil? (Penjual menunjukkan tempat patung yang ditanyakan pembeli)
6. Pembeli : Yang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada?
7. Penjual : Ya, ini, tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan habis. Pemenuhan
8. Pembeli : Ya, dari kayu tidak apa-apa.(Patung itu sudah di tangan pembeli dan ia mengamatinya dengan cermat)
9. Penjual : Bagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk suvenir.
10. Pembeli : Saya pakai sendiri. Harganya berapa? Penawaran
11. Penjual : Tiga ratus ribu.
12. Pembeli : Wah, mahal. Dua ratus ribu ya?
13. Penjual : Belum boleh. Dua ratus delapan puluh lima ribu. Ini sudah murah, Mam. Di tempat lain lebih mahal.
14. Pembeli : Tidak mau. Kalau boleh, dua ratus lima puluh ribu.
15. Penjual : Belum boleh. Naik sedikit, Mam.
16. Pembeli : Dua ratus tujuh puluh lima ribu. Persetujuan
17. Penjual : Ya, sebenarnya ini belum boleh. Tapi, untuk Nyonya boleh. Mau beli apa lagi? Pembelian
18. Pembeli : Tidak. Itu saja. Ini uangnya. (Penjual memasukkan patung itu ke dalam tas plastik yang bertuliskan nama kiosnya. Pembeli memberikan uang pas).
19. Penjual : Ya, terima kasih. Penutup
20. Pembeli : Terima kasih. Bye, bye.
21. Penjual : Have a nice day (Pembeli pergi meninggalkan kios itu)

Negosiasi yang terjadi pada jual beli lebih kompleks dan berjalan menurut alur yang lebih alami sehingga tiga tahap saja belum cukup. Struktur teks itu akan menjadi lebih kompleks apabila barang yang dibeli lebih dari satu dan keadaan pasar memungkinkan hal itu terjadi. Kekompleksitasan itu menuntut tahap-tahap yang lebih banyak untuk mewadahi peristiwa tutur yang ada. 

Siapa yang terlibat dalam negosiasi pada peristiwa jual beli di Pasar Seni Sukawati itu? Jelaskan latar belakang masing-masing. Penjual barang-barang seni adalah seorang gadis Bali asli, sedangkan pembeli adalah seorang ibu muda dari Eropa yang bisa berbahasa Indonesia.

Menjual karya seni lokal kepada orang asing sudah merupakan bentuk promosi ke negara asal orang asing tersebut. Karena dengan menjual karya seni kepada orang asing akan memperkenalkan produk kesenian Indonesia kepada negara lain.

Pada teks negosiasi tersebut orang asing itu sudah bisa berbahasa Indonesia. Dari cara ia berbicara, menurut perkiraan orang asing itu sudah pernah berkunjung ke Bali atau pulau lain di Indonesia. Orang asing tersebut belum mengerti tokoh yang dijadikan patung tersebut. Dia hanya membeli patung tersebut sekedar sebagai benda seni saja.

Apa perbedaan yang ada antara penjual dan pembeli? Penjual biasanya menjual barang dengan mencari keuntunga sebesar-besarnya, sedangkan pembeli biasanya membeli barang dengan kualitas baik dan harga serendah mungkin. Di pasar pasar modern pembeli tidak bisa melakukan tawar menawar atau negosiasi harga karena harga sudah dibandrol, tetapi kalau di pasar tradisional harga masih bisa ditawar.

Kesepakatan apa yang dicapai dalam teks di atas adalah kesepakatan harga patung Dewa Wisnu seharga dua ratus tujuh puluh lima ribu rupiah. Dalam hal harga, pada teks tersebut pedangang yang mengalah dalam hal harga patung. Harga patung yang semula ditawarkan sebesar tiga ratus ribu setelah negosiasi menjadi dua ratus tujuh puluh lima ribu rupiah.

Pada tuturan ke tujuh belas penjual menawarkan barang lain setelah terjadi kesepakatan harga patung Dewa Wisnu. Memang tidak diharuskan pembeli selalu menuruti keinginan penjual dalam hal harga barang. Penjual juga tidak boleh memaksa pembeli untuk membeli barang yang ditawarkan.

Pada waktu membeli barang di pasar, sebaiknya menawar harganya terlebih dahulu karena harga yang ditawarkan di pasar biasanya dinaikan dari harga sebenarnya. Melalui proses tawar menawar biasanya kesepakatan harga dapat dicapai. Hal itu tentu berbeda dengan pasar modern seperti mall karena di pasar modern seperti mall biasanya harga sudah tidak bisa ditawar lagi. Mau tidak mau pembeli harus membeli dengan harga yang tertera pada bandrol.

Pada waktu membeli barang biasanya kita dapat memilih barang-barang yang kita hendaki. Tentunya tergantung dengan kebutuhan dan uang yang kita miliki.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 5:25 PM

Tuturan Berpasangan dalam Teks Dialog

Tuturan adalah kalimat yang diujarkan oleh seseorang untuk menyampaikan maksud tertentu. Tuturan merupakan bentuk komunikasi lisan seseorang kepada mitra tutur dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang sering menuturkan sesuatu kepada mitra tutur. Tuturan adalah pemakaian satuan bahasa seperti kalimat atau sebuah kata oleh seorang penutur tertentu pada situasi tertentu. Dalam teks negosiasi tuturan berupa dialog yang berarti dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Dalam teks negosiasi antara karyawan dan pengusaha penutur adalah karyawan sedangkan mitra tutur adalah wakit perusahaan. Dialog tersebut terdiri atas 22 tuturan. Tuturan dari karyawan tersebut yang diwakili oleh Suparmin, sedangkan dari pihak perusahaan diwakili oleh Hadi Winoto. Jika dialog tersebut disusun menurut struktur teksnya, maka dialog teks negosiasi mempunyai struktur teks yang sederhana, yaitu pembukaan^isi^penutup, seperti terlihat pada tabel berikut ini.

Negosiasi antara Karyawan dan Pengusaha
Pembukaan Wakil karyawan : Selamat sore, Pak.
Wakil Perusahaan : Selamat sore. Mari, silakan duduk.
Wakil karyawan : Ya, terima kasih.
Wakil Perusahaan : Saya, Hadi Winoto, wakil dari perusahaan. Anda siapa?
Wakil karyawan : Saya Suparmin, yang dipercaya teman-teman untuk menemui pimpinan. (Mereka bersalaman)
Isi Wakil Perusahaan : Sebenarnya, apa yang terjadi? Semua karyawan di perusahaan ini melakukan demonstrasi. Kalau begini caranya, perusahaan bisa bangkrut dan karyawan bisa di-PHK.
Wakil karyawan : Tidak ada apa-apa, Pak. Kami hanya ingin memperbaiki nasib dan hidup layak.
Wakil Perusahaan : Maksudnya?
Wakil karyawan : Ya, pasti Bapak tahu. Kami, karyawan, sudah bekerja keras demi perusahaan. Tetapi, kami merasa kurang mendapatkan imbalan yang pantas. Kami tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dengan uang Rp2.000.000,00 sebulan. Paling tidak, kami menerima upah sebesar Rp3.000.000,00.
Wakil Perusahaan : Itu tidak mungkin. Perusahaan sudah menanggung beban terlalu berat. Listrik naik, bahan bakar naik, dan biaya operasional lain juga naik. Kenaikan UMP (upah minimum provinsi) belum bisa naik sekarang.
Wakil karyawan : Kalau begitu, kami tetap akan melakukan aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi.
Wakil Perusahaan : Tidak boleh demikian. Kita harus mencari jalan tengah.
Wakil karyawan : Lalu, bagaimana?
Wakil Perusahaan : Saya akan mengusulkan kenaikan tersebut kepada direksi. Perusahaan hanya mampu menaikkan UMP sampai Rp2.400.000,00. Tidak lebih dari itu. Anda sendiri tahu bahwa pada situasi global ini perusahaan mana pun mengalami kesulitan.
Wakil karyawan : Tidak bisa, Pak. Ini kota Jakarta, Pak. Semua harus dibeli dengan uang. Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup layak. Paling tidak kami menerima gaji sebesar Rp2.800.000,00.
Wakil Perusahaan : Nanti saya akan mengusulkan ke direksi sebesar Rp2.600.000,00.
Wakil karyawan : Tapi, usahakan lebih, Pak. Kami akan bekerja lebih keras lagi.
Wakil Perusahaan : Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan temanteman karyawan dan sampaikan kepada mereka mulai besok semua karyawan harus masuk kerja kembali. Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi.
Penutup Wakil karyawan : Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?
Wakil Perusahaan : Ya, silakan.
Wakil karyawan : Ya, terima kasih. Selamat sore.
Wakil Perusahaan : Selamat sore. (Mereka bersalaman)
Pada teks negosiasi antara karyawan dan pengusaha pembukaan dialog hanya berisi salam dan perkenalan antara wakil perusahaan dan wakil karyawan. Pada bagian penutup berisi ungkapan terima kasih dan salam penutup

Perhatikan pasangan tuturan berikut ini!
Wakil Perusahaan : Selamat sore. Mari, silakan duduk.
Wakil karyawan : Ya, terima kasih.
Terlihat bahwa pada tuturan nomor 2 dan 3, wakil perusahaan menyuruh wakil karyawan untuk duduk. Di situ terdapat pasangan tuturan memerintah-mematuhi perintah. Apabila perintah tidak dipatuhi, pasangan itu menjadi memerintah–menolak perintah. Pasangan tuturan yang lain yang mungkin terdapat dalam negosiasi adalah sebagai berikut.
  1. Mengucapkan salam–membalas salam
  2. Bertanya–menjawab/tidak menjawab
  3. Meminta tolong–memenuhi/menolak permintaan
  4. Meminta–memenuhi/menolak permintaan
  5. Menawarkan–menerima/menolak tawaran
  6. Mengusulkan–menerima/menolak usulan, dan sebagainya
Berdasarkan pasangan tuturan teks negosiasi karyawan dan pengusaha dapat disusun sebagai berikut.
Wakil karyawan : Selamat sore, Pak. Mengucapkan salam
Wakil Perusahaan : Selamat sore. Mari, silakan duduk. Membalas salam/Memerintah
Wakil karyawan : Ya, terima kasih. Mematuhi perintah.
Wakil Perusahaan : Saya, Hadi Winoto, wakil dari perusahaan. Anda siapa? Bertanya
Wakil karyawan : Saya Suparmin, yang dipercaya teman-teman untuk menemui pimpinan. (Mereka bersalaman) Menjawab
Wakil Perusahaan : Sebenarnya, apa yang terjadi? Semua karyawan di perusahaan ini melakukan demonstrasi. Kalau begini caranya, perusahaan bisa bangkrut dan karyawan bisa di-PHK. Bertanya
Wakil karyawan : Tidak ada apa-apa, Pak. Kami hanya ingin memperbaiki nasib dan hidup layak. Menjawab
Wakil Perusahaan : Maksudnya? Bertanya
Wakil karyawan : Ya, pasti Bapak tahu. Kami, karyawan, sudah bekerja keras demi perusahaan. Tetapi, kami merasa kurang mendapatkan imbalan yang pantas. Kami tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dengan uang Rp2.000.000,00 sebulan. Paling tidak, kami menerima upah sebesar Rp3.000.000,00. Menjawab/Meminta
Wakil Perusahaan : Itu tidak mungkin. Perusahaan sudah menanggung beban terlalu berat. Listrik naik, bahan bakar naik, dan biaya operasional lain juga naik. Kenaikan UMP (upah minimum provinsi) belum bisa naik sekarang. Menolak permintaan
Wakil karyawan : Kalau begitu, kami tetap akan melakukan aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi. Menawarkan
Wakil Perusahaan : Tidak boleh demikian. Kita harus mencari jalan tengah. Menolak tawaran
Wakil karyawan : Lalu, bagaimana? Bertanya
Wakil Perusahaan : Saya akan mengusulkan kenaikan tersebut kepada direksi. Perusahaan hanya mampu menaikkan UMP sampai Rp2.400.000,00. Tidak lebih dari itu. Anda sendiri tahu bahwa pada situasi global ini perusahaan mana pun mengalami kesulitan. Menjawab/menawarkan
Wakil karyawan : Tidak bisa, Pak. Ini kota Jakarta, Pak. Semua harus dibeli dengan uang. Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup layak. Paling tidak kami menerima gaji sebesar Rp2.800.000,00. Menolak tawaran
Wakil Perusahaan : Nanti saya akan mengusulkan ke direksi sebesar Rp2.600.000,00. Menawarkan
Wakil karyawan : Tapi, usahakan lebih, Pak. Kami akan bekerja lebih keras lagi. Menerima tawaran
Wakil Perusahaan : Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan teman-teman karyawan dan sampaikan kepada mereka mulai besok semua karyawan harus masuk kerja kembali. Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi. Meminta tolong
Wakil karyawan : Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar? Memenuhi permintaan/bertanya
Wakil Perusahaan : Ya, silakan. Menjawab

Perhatikan tuturan “Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?” (tuturan 19). Tuturan itu merupakan permintaan izin untuk meninggalkan ruang negosiasi. Hal itu menunjukkan bahwa negosiasi sudah selesai. Negosiasi di atas dilakukan dengan bahasa yang santun. Yaitu negosiasi dilakukah dengan sikap dan perkataan yang menghargai orang lain.

Salah satu bukti yang menunjukkan bahasa santun pada negosiasi itu adalah penggunaan ungkapan silakan duduk. Pilihlah ungkapan lain berikut ini yang memperlihatkan kesantunan itu dengan membubuhkan tanda centang (√).
Ungkapan Ya Tidak
(a) ... apa yang terjadi, semua karyawan di perusahaan ini melakukan demonstrasi? -
(b) Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup layak. -
(c) Kita harus mencari jalan tengah. -
(d) Tolong kendalikan teman-teman karyawan -
(e) Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi.(mengancam) -

Pada dialog diatas wakil pengusaha mengusulkan keinginan wakil karyawan kepada direksi perusahaan. Bayangkan kalian bertindak sebagai wakil siswa di sekolah kalian untuk melakukan negosiasi dengan kepala sekolah. Buatlah kalimat yang berisi usulan tentang keinginan teman-teman kalian itu!
  1. Kami mengusulkan, sebaiknya setiap hari jum’at diadakan kegiatan bersih-bersih setelah sholat Jum’at agar sekolah kita semakin indah, bersih, dan rapi.
  2. Berdasarkan usulan teman-teman, sebaiknya untuk siswa kelas 10 jam belajar di sekolah harap dikurangi. Selama ini kami selalu pulang sore, sebagian besar diantara kami langsung tidur sepulang sekolah. Jadi, itu usulan saya dan teman-teman saya.
  3. Kami mengusulkan biaya iuran sekolah diringankan untuk siswa yang tidak mampu, bahkan kalau bapak sanggup bisa digratiskan. Beberapa diantara teman saya keluarganya sedang mengalami kesulitan ekonomi
  4. Bapak kepala sekolah, mohon segera dibangun gedung koperasi sekolah. Hal itu dikarenakan koperasi merupakan salah satu syarat pemenuhan sekolah.

Pada awal dan akhir negosiasi para pelaku bersalaman. Aksi nonverbal bersalaman menunjukkan adanya kesepakatan antara kedua belah pihak selain itu bersalaman juga menunjukkan keduanya saling memafkan. Perbuatan awal dan akhir negosiasi para pelaku bersalaman, dapat dikatakan bahwa jarak antara wakil karyawan dan wakil perusahaan semakin mendekat. Seandainya mereka tidak bersalaman, dapatkah dikatakan bahwa jarak antara wakil karyawan dan wakil perusahaan terasa makin jauh.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 7:48 PM

Menerapkan Ungkapan Khas dalam Teks Negosiasi

Pengusaha adalah orang perseorangan, persekutuan, atau badan hukum yang menjalankan suatu perusahaan milik sendiri atau perusahaan bukan miliknya (Pasal 1angka 5 UU No. 13/2003 Tentang Ketenagakerjaan) : Pimpinan perusahaan ialah pemegang kuasa pertama dari pengusaha perusahaan Pembantu Perusahaan adalah orang yang bekerja atau mewakili pengusaha dalam menjalankan perusahaan. Karyawan adalah manusia yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan balasan berupa pendapatan baik berupa uang maupun bentuk lainya kepada Pemberi Kerja atau pengusaha atau majikan.

Perusahaan tanpa karyawan ibarat manusia tanpa darah. hal itu menggambarkan betapa pentingnya karyawan dalam sebuah perusahaan. Karyawan merupakan aset penting yang dimiliki perusahaan. Sekalipun tidak mempunyai pengaruh besar dalam proses pengambilan keputusan, karyawan adalah aset yang paling banyak kuantitasnya dalam perusahaan. Oleh karena itu perusahaan harus dapat mengetahui dan memahami benar apa yang menjadi hak-hak karyawan. Selain komunikasi yang lancar antara perusahaan dengan karyawan, perhatian yang diberikan perusahaan kepada hak-hak karyawan, dapat menjaga hubungan baik perusahaan dengan karyawan. 

Kelompok karyawan yang mendapat perhatian yang baik, besar kemungkinan dapat membantu perusahaan mengatasi tersebut. Sebagai imbal balik perusahaan juga harus memperhatikan karyawan seperti halnya tingkat pendapatan yang layak, jaminan kesehatan serta hari tua yang memadai, dan lain-lain. Disadari atau tidak, secara langsung atau tidak langsung, hal - hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap kualitas kerja serta loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Perhatikan negosiasi antara karyawan dan perusahaan di bawah ini.

Setelah para karyawan sebuah perusahaan di bidang elektronika melakukan aksi mogok kerja dengan melakukan demonstrasi di depan kantor perusahaan, akhirnya wakil perusahaan itu menerima wakil para karyawan untuk berdialog. Dialog itu dijaga oleh sejumlah petugas keamanan. Sementara itu, beratus-ratus karyawan masih berdemonstrasi di depan kantor perusahaan.
Wakil karyawan : Selamat sore, Pak.
Wakil Perusahaan : Selamat sore. Mari, silakan duduk.
Wakil karyawan : Ya, terima kasih.
Wakil Perusahaan : Saya, Hadi Winoto, wakil dari perusahaan. Anda siapa?
Wakil karyawan : Saya Suparmin, yang dipercaya teman-teman untuk menemui pimpinan. (Mereka bersalaman)
Wakil Perusahaan : Sebenarnya, apa yang terjadi? Semua karyawan di perusahaan ini melakukan demonstrasi. Kalau begini caranya, perusahaan bisa bangkrut dan karyawan bisa di-PHK.
Wakil karyawan : Tidak ada apa-apa, Pak. Kami hanya ingin memperbaiki nasib dan hidup layak.
Wakil Perusahaan : Maksudnya?
Wakil karyawan : Ya, pasti Bapak tahu. Kami, karyawan, sudah bekerja keras demi perusahaan. Tetapi, kami merasa kurang mendapatkan imbalan yang pantas. Kami tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dengan uang Rp2.000.000,00 sebulan. Paling tidak, kami menerima upah sebesar Rp3.000.000,00.
Wakil Perusahaan : Itu tidak mungkin. Perusahaan sudah menanggung beban terlalu berat. Listrik naik, bahan bakar naik, dan biaya operasional lain juga naik. Kenaikan UMP (upah minimum provinsi) belum bisa naik sekarang.
Wakil karyawan : Kalau begitu, kami tetap akan melakukan aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi.
Wakil Perusahaan : Tidak boleh demikian. Kita harus mencari jalan tengah.
Wakil karyawan : Lalu, bagaimana?
Wakil Perusahaan : Saya akan mengusulkan kenaikan tersebut kepada direksi. Perusahaan hanya mampu menaikkan UMP sampai Rp2.400.000,00. Tidak lebih dari itu. Anda sendiri tahu bahwa pada situasi global ini perusahaan mana pun mengalami kesulitan.
Wakil karyawan : Tidak bisa, Pak. Ini kota Jakarta, Pak. Semua harus dibeli dengan uang. Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup layak. Paling tidak kami menerima gaji sebesar Rp2.800.000,00.
Wakil Perusahaan : Nanti saya akan mengusulkan ke direksi sebesar Rp2.600.000,00.
Wakil karyawan : Tapi, usahakan lebih, Pak. Kami akan bekerja lebih keras lagi.
Wakil Perusahaan : Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan temanteman karyawan dan sampaikan kepada mereka mulai besok semua karyawan harus masuk kerja kembali. Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi.
Wakil karyawan : Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?
Wakil Perusahaan : Ya, silakan.
Wakil karyawan : Ya, terima kasih. Selamat sore.
Wakil Perusahaan : Selamat sore.
(Mereka bersalaman)
Ketika Suparmin keluar dari kantor perusahaan, dia disambut oleh teman-temannya. Dia lalu menyampaikan hasil dialog dengan wakil perusahaan bahwa UMP mereka diusulkan naik paling tidak sebesar Rp2.600.000,00.

Jawablah pertanyaan berikut!
1. Siapakah yang terlibat dalam negosiasi itu?
  • Wakil Karyawan bernama Suparmin
  • Wakil Perusahaan bernama Hadi Winoto

2. Mengapa negosiasi itu dilakukan?
  • Untuk meminta kenaikan gaji yang layak bagi kehidupan karyawan saat ini yang serba mahal dengan tidak merugikan pihak karyawan maupun pihak wakil perusahaan.

3. Apa maksud karyawan yang diwakili oleh Suparmin?
  • Karyawan meminta kenaikan gaji di perusahaan itu kepada wakil perusahaan, gaji yang layak bagi kehidupan di zaman ini.

4. Apa perbedaan antara karyawan dan pengusaha?
  • Karyawan adalah orang yang bekerja kepada orang lain dan mendapatkan imbalan jasa. Sedangkan Pengusaha adalah orang yang mempunyai usaha dan memperkerjakan orang dan memberi mereka upah atau imbalan jasa.

5. Apakah negosiasi antara karyawan dan pengusaha tersebut berhasil?
  • Kesepakatan antara karyawan dan pengusaha tersebut berhasil karena mereka telah menemukan harga kesepakatan gaji yang akan diajukan oleh wakil perusahaan kepada direksi.

6. Kesepakatan apa yang dicapai dalam negosiasi itu?
  • Kesepakatan nilai gaji yang akan dinaikkan dari 2 juta menjadi 2 juta enam ratus ribu adalah nilai kesepakatan yang akan diusulkan wakil perusahaan kepada direksi.

7. Apakah kesepakatan itu dicapai dengan mudah atau sebaliknya?

  • Untuk mencapai kesepakatan antara karyawan dan wakil perusahaan dalam teks tersebut dicapai dengan mudah..

8. Dalam negosiasi terdapat dua pihak. Setiap pihak mungkin bertindak atas nama diri sendiri secara individual, atas nama orang lain secara individual, atas nama sekelompok orang, atau atas nama lembaga. Pada dialog negosiasi antara karyawan dan pengusaha di atas, kedua belah pihak bertindak atas nama siapa?
  • Suparmin bertindak atas nama sekelompok Orang, sedangkan wakil perusahaan bertindak atas nama lembaga.

9. Pada negosiasi itu, wakil perusahaan lebih dominan. Tunjukkan buktinya selain dari porsi tuturan yang diproduksi juga dari penggunaan bahasanya.
  • Wakil perusahaan pada teks negosiasi itu memang lebih dominan baik dari tuturan yang ia produksi maupun dari penggunaan bahasanya. Selain itu, alasan yang ia berikan pun selalu lebih logis begitu pula keputusan yang ia ajukan selalu dengan pertimbangan dari berbagai alasannya.

10. Apakah kesepakatan antara pengusaha dan karyawan sudah bisa langsung diterapkan? Berikut ini adalah sebagian ciri negosiasi apabila dilihat dari segi isinya.
  1. Negosiasi menghasilkan kesepakatan (perihal sepakat; konsensus)
  2. Negosiasi menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan (Saling memberi (mendatangkan) laba)
  3. Negosiasi merupakan sarana untuk mencari penyelesaian (proses, cara, perbuatan, menyelesaikan )
  4. Negosiasi mengarah kepada tujuan praktis (tujuan berdasarkan praktek)
  5. Negosiasi memprioritaskan kepentingan bersama.( yang didahulukan dan diutamakan daripada yang lain)

Sekarang buatlah kalimat dengan menggunakan kata atau kata-kata yang dicetak miring itu.
  1. Kesepakatan dalam bidang politik antara Indonesia dan Australia telah diresmikan oleh Presiden Indonesia.
  2. Perdagangan bebas antar negara ternyata saling menguntungkan bagi kedua negara yang bersangkutan. 
  3. Pemerintah menyatakan tragedi penembakan mahasiswa Trisakti ini merupakan salah satu dari tujuh kasus pelanggaran HAM yang akan dicari penyelesaiannya oleh tim gabungan Komnas HAM dan Kejaksaan Agung.
  4. Tujuan Praktis  pengadilan HAM adalah untuk menyelesaikan pelanggaran HAM yang berat, karena Extra Ordinary Crimes dan berdampak luas pada tingkat Nasional / Internasional.
  5. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendesa PDTT) Marwan Jafar mengatakan, pemerintah memprioritaskan pengentasan minimal 80 daerah tertinggal menjadi daerah maju dari 122 daerah pada 2019 mendatang.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 2:44 PM

Negosiasi dan Cara Melakukannya

Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan diantara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan berbeda. Negosiator adalah orang yang melakukan negosiasi. Dalam negosiasi, pihak-pihak tersebut berusaha menyelesaikan perbedaan itu dengan berdialog. Penyelesaian sengketa sipadan-lingitan antara Indonesia dan Malaysia adalah contoh negosiasi yang nyata. Negosiasi dilakukan karena pihak-pihak yang berkepentingan perlu membuat kesepakatan mengenai persoalan yang menuntut penyelesaian bersama.

Tujuan negosiasi adalah untuk mengurangi perbedaan posisi setiap pihak. Mereka mencari cara untuk menemukan butir-butir yang sama sehingga kesepakatan dapat dibuat dan diterima bersama. Untuk menyatukan perbedaan-perbedaan pendapat dari orang-orang yang memiliki kepentingan yang berbeda, Untuk mendapatkan atau mencapai kata kesepakatan dalam kesamaan persepsi, saling pengertian, dan persetujuan.Untuk mendapatkan kondisi penyelesaian atau jalan keluar dari masalah yang dihadapi

Negosiasi juga dapat terjadi sebagai tanggapan terhadap usulan program dari pihak pertama kepada pihak kedua. Sebagai contoh, sebuah organisasi sosial sebagai pihak pertama mengajukan usulan program tentang pemberdayaan usaha rumah tangga di wilayah kecamatan tertentu kepada pemerintah kabupaten sebagai pihak kedua. Agar usulan itu menguntungkan kedua belah pihak, wakil dari setiap pihak perlu bertemu untuk melakukan negosiasi.

Sebelum negosiasi dilakukan perlu ditetapkan terlebih dahulu orang-orang yang menjadi wakil dari setiap pihak. Selain itu, bentuk atau struktur interaksi yang direncanakan juga perlu disepakati, misalnya dialog langsung atau melalui mediasi. Serangkaian dilakukan agar negosiasi berjalan lancar. Tindakan tersebut adalah:
  1. Mengajak untuk membuat kesepakatan
  2. Memberikan alasan mengapa harus ada kesepakatan
  3. Membandingkan beberapa pilihan
  4. Memperjelas dan menguji pandangan yang dikemukakan
  5. Mengevakuasi kesepakatan dan komitmen bersama
  6. Menetapkan dan menegaskan kembali tujuan negosiasi

Selama melakukan negosiasi, hendaknya dihindari hal-hal yang dapat merugikan kedua belah pihak. Untuk itu, komunikasi dalam negosiasi dilakukan dengan cara yang santun. Cara tersebut dapat ditempuh dengan:
  1. Menyesuaikan pembicaraan kearah tujuan praktis
  2. Mengakomodasi butir-butir perbedaan dari kedua belah pihak
  3. Mengajukan pandangan yang baru dan mengabaikan pandangan yang sudah ada tanpa memalukan kedua belah pihak
  4. Mengalokasikan tugas dan tanggung jawab masing-masing
  5. Memprioritaskan dan mengelompokkan saran atau pendapat dari kedua belah pihak

Kaidah Negosiasi
  1. Negosiasi dilakukan dua pihak atau lebih, baik antar individu, antarlembaga, maupun antara individu dengan lembaga.
  2. Negosiasi merupakan bentuk komunikasi langsung.
  3. Negosiasi terjadi jika terdapat perbedaan pendapat, keinginan, dan tujuan antara dua pihak atau lebih.
  4. Hasil negosiasi berujung pada dua kemungkinan, yaitu sepakat atau tidak.

Mengidentifikasi Tujuan Teks Negosiasi
Setelah para karyawan sebuah perusahaan di bidang elektronika melakukan aksi mogok kerja dengan melakukan demonstrasi di depan kantor perusahaan, akhirnya wakil perusahaan itu menerima wakil para karyawan untuk berdialog. Dialog itu dijaga oleh sejumlah petugas keamanan. Sementara itu, beratus-ratus karyawan masih berdemonstrasi di depan kantor perusahaan.
Wakil karyawan : Selamat sore, Pak.
Wakil Perusahaan : Selamat sore. Mari, silakan duduk.
Wakil karyawan : Ya, terima kasih.
Wakil Perusahaan : Saya, Hadi Winoto, wakil dari perusahaan. Anda siapa?
Wakil karyawan : Saya Suparmin, yang dipercaya teman-teman untuk menemui pimpinan. (Mereka bersalaman)
Wakil Perusahaan : Sebenarnya, apa yang terjadi? Semua karyawan di perusahaan ini melakukan demonstrasi. Kalau begini caranya, perusahaan bisa bangkrut dan karyawan bisa di-PHK.
Wakil karyawan : Tidak ada apa-apa, Pak. Kami hanya ingin memperbaiki nasib dan hidup layak.
Wakil Perusahaan : Maksudnya?
Wakil karyawan : Ya, pasti Bapak tahu. Kami, karyawan, sudah bekerja keras demi perusahaan. Tetapi, kami merasa kurang mendapatkan imbalan yang pantas. Kami tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dengan uang Rp2.000.000,00 sebulan. Paling tidak, kami menerima upah sebesar Rp3.000.000,00.
Wakil Perusahaan : Itu tidak mungkin. Perusahaan sudah menanggung beban terlalu berat. Listrik naik, bahan bakar naik, dan biaya operasional lain juga naik. Kenaikan UMP (upah minimum provinsi) belum bisa naik sekarang.
Wakil karyawan : Kalau begitu, kami tetap akan melakukan aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi.
Wakil Perusahaan : Tidak boleh demikian. Kita harus mencari jalan tengah.
Wakil karyawan : Lalu, bagaimana?
Wakil Perusahaan : Saya akan mengusulkan kenaikan tersebut kepada direksi. Perusahaan hanya mampu menaikkan UMP sampai Rp2.400.000,00. Tidak lebih dari itu. Anda sendiri tahu bahwa pada situasi global ini perusahaan mana pun mengalami kesulitan.
Wakil karyawan : Tidak bisa, Pak. Ini kota Jakarta, Pak. Semua harus dibeli dengan uang. Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup layak. Paling tidak kami menerima gaji sebesar Rp2.800.000,00.
Wakil Perusahaan : Nanti saya akan mengusulkan ke direksi sebesar Rp2.600.000,00.
Wakil karyawan : Tapi, usahakan lebih, Pak. Kami akan bekerja lebih keras lagi.
Wakil Perusahaan : Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan temanteman karyawan dan sampaikan kepada mereka mulai besok semua karyawan harus masuk kerja kembali. Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi.
Wakil karyawan : Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?
Wakil Perusahaan : Ya, silakan.
Wakil karyawan : Ya, terima kasih. Selamat sore.
Wakil Perusahaan : Selamat sore.
(Mereka bersalaman)
Ketika Suparmin keluar dari kantor perusahaan, dia disambut oleh teman-temannya. Dia lalu menyampaikan hasil dialog dengan wakil perusahaan bahwa UMP mereka diusulkan naik paling tidak sebesar Rp2.600.000,00.

Menurut kalian,haruskah karyawan selalu menuruti keinginan pengusaha dalam hal jam kerja dan gaji atau UMP (upah minimum provinsi) yang diberikan? Sebaliknya, haruskah pengusaha selalu menuruti keinginan karyawan dalam hal jam dan gaji yang diberikan?
Sudah ada aturan yang dibuat pemerintah untuk menangani masalah tersebut, contohnya maksimal 8 jam untuk perindustrian dan libur 1 hari dalam 1 minggu. Pengusaha dalam hal jam kerja dan gaji yang diberikan harus sesuai dengan peraturan. Jika sudah sesuai dengan peraturan pengusaha tidak perlu menuruti keinginan karyawan.

Berapa juta rupiahkah gaji yang selayaknya diterima oleh seorang karyawan setiap bulan di masyarakat sekitar kalian?
Gaji yang selayaknya diterima diatas UMR, UMR DKI Jakarta sekitar 2,7 juta perbulan.

Dapatkah gaji karyawan ditentukan hanya oleh pengusaha atau pemerintah?
Harus dari dua-duanya, pemerintah menetapkan gaji minimum regional sedangkan pengusaha harus memberikan gaji di atas upah minimum tadi dan seberapa besar tergantung kebijakan dan profit perusahaan, tapi kalau perusahaan belum sanggup memberikan gaji sesuai UMR maka perusahaan wajib melaporkan pada Kementrian tenaga kerja di wilayah dia berada.

Seandainya kalian menjadi pengusaha, apakah kalian akan mengajak karyawan berdialog untuk menentukan kebijakan perusahaan?
Sebagai warga negara Indonesia tentunya mengutamakan musyawarah mufakat, Jika saya menjadi pengusaha tentu akan mengajak karyawan berdialog, karena dengan melakukan dialog kita bisa mengetahui bagaimana cara kerja yang baik menurut sudut pandang karyawan dan dapat menerima saran-saran yang baik yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam menentukan kebijakan perusahaan.

Hubungan seperti apa yang terjadi antara karyawan dan pengusaha? Setujukah kalian bahwa hubungan tersebut adalah hubungan bawahan dan atasan?
Hubungan yang terjadi adalah hubungan kerja sama, dimana seorang pengusaha membutuhkan karyawan yang membantu proses pengolahan usahanya dan karyawan membutukan pengusaha untuk menyalurkan jasanya dengan mendapat imbalan yang setimpal.Ini bisa disebut hubungan antara atasan dan bawahan. Jadi saya setuju jika hubungan tersebut adalah hubungan atasan dan bawahan

Jelaskan tata organisasi yang ada di sebuah perusahaan? Betulkah pimpinan perusahaan disebut direktur?
Tata organisasi yang ada di sebuah perusahaan adalah komisaris(pemilik saham) -> direktur (pemimpin jalannya perusahaan) -> manager (pembantu direktur) -> asisten manager -> supervisor (sama seperti mandor) -> kepala ruangan -> operator -> karyawan.
Tidak semua perusahaan di pimpin oleh direktur, ada juga yang di sebut presiden perusahaan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 1:47 PM

Menginterpretasi Fungsi Sosial Teks Berita

Menginterpretasi adalah memberi tafsiran terhadap makna tersirat/implisit atau maksud tersembunyi. Interpretasi juga berarti pemberian kesan, pendapat, atau pandangan terhadap sesuatu. Fungsi sosial bahasa merupakan penggunaan bahasa sebagai alat untuk menjalin dan memapankan hubungan sosial di antara pengguna bahasa. Dalam berkomunikasi sehari-hari, salah satu alat yang paling sering digunakan adalah bahasa, baik bahasa lisan maupun bahasa tulis. Begitu dekatnya kita kepada bahasa, terutama bahasa Indonesia, sehingga tidak dirasa perlu untuk mendalami dan mempelajari bahasa Indonesia secara lebih jauh. 

Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, kita sudah memiliki tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh orang lain. Kita ingin menyampaikan gagasan dan pemikiran yang dapat diterima oleh orang lain. Kita ingin membuat orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin mempengaruhi orang lain. 

Menginterpretasi fungsi sosial teks berita dapat diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk menafsirkan fungsi sosial teks berita. Untuk dapat melakukan kegiatan menginterpretasi fungsi sosial teks berita dapat dilakukan dengan cara membaca teks berita dengan seksama kemudian menafsirkan makna yang terkandung dalam teks tersebut.

1. Struktur Teks Prospek Perundingan Buyar
Struktur teks Prospek Perundingan Buyar terdiri dari orientasi^peristiwa^sumber berita seperti berikit ini.
No. Struktur Kalimat
1. Orientasi Prospek perundingan damai antara Taliban dan pemerintahan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif buyar lagi setelah milisi Taliban menyerang Bandar Udara Internasional Jinnah di Karachi, Senin (9/6). Sedikitnya 28 orang tewas dalam serangan itu. Upaya negosiasi damai yang digagas Sharif untuk mengakhiri kekerasan panjang di negara itu pun dipastikan terhambat.
2. Peristiwa Sharif, PM ke-18 Pakistan yang berkuasa sejak Juni 2013, telah berulang kali merancang peta jalan damai dengan kelompok Teh-reeke- Taliban Pakistan (TTP). Ia beberapa kali menawarkan negosiasi, tetapi selalu gagal karena dinodai serangan milisi. Tawaran damai pada Februari lalu juga gagal dilaksanakan.

Setiap serangan Taliban, yang diikuti aksi balasan oleh militer, mematahkan rencana Sharif untuk menarik lebih banyak investor asing. Padahal, ia yakin, investasi asing dapat membangkitkan dan menggairahkan kembali pertumbuhan ekonomi nasional.

Serangan terbaru Taliban kali ini terjadi setelah 10 milisi berseragam tentara masuk ke Bandar Udara Internasional Jinnah, Karachi, Minggu (8/6) pukul 23.00 waktu setempat. Mereka masuk ke terminal lama yang biasa digunakan untuk pesawat carter dan penerbagan eksekutif.

Para penyerang ini masuk dengan memberondongkan senapan serbu, granat, dan roket peluncur granat. Mereka memb*n*h 18 orang seketika. Dokter Seemi Jamali dari Rumah Sakit Jinnah mengatakan, 11 di antaranya persoalan keamanan bandara. Sebanyak 26 orang lainnya terluka.

Pertempuran dengan aparat keamanan berlangsung 12 jam dan berakhir Senin pagi setelah 10 milisi tewas. Beberapa milisi mati tertembak, tiga lainnya yang memakai rompi b*m bunuh diri meledakkan dirinya.

Namun, wartawan yang berada di lokasi kejadian pada Senin pagi menjelaskan, meski tentara menyatakan bandara aman, masih terdengar suara tembakan. ”serangan berakhir dan kami telah membersihkan area ini dari semua milisi,” kata juru bicara pasukan paramiliter, Sibtain Rizvi.

”Para ter*ris masuk terminal dalam dua kelompok. Mereka itu orang asing. Beberapa seperti dari Uzbekistan,” kata Rizwan Akhtar, komando pasukan paramiliter setempat.

Juru bicara maskapai Internasional Pakistan, Mashoor Tajwar, mengatakan, tidak ada pesawat yang rusak. Tidak ada satupun penumpang yang terjebak di dalam gedung. ”Kami mengalihkan semua penerbangan ke Lahore dan Nawabshah,” katanya.

Serangan awal
Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan mengatakan, penerbangan di Karachi akan normal kembali, Senin sore. Namun, penyerangan Taliban ke bandara tersibuk di Pakistan itu menimbulkan keraguan tentang keamanan instalasi terpenting di negara tersebut.

Pihak TTP mengatakan, serangan ke bandara Jinnah adalah aksi balas dendam atas kematian pemimpin mereka, Hakimullah Meshud. Ia tewas akibat serangan pesawat nirawak AS pada November tahun lalu.

Juru bicara TTP, Shahidullah Shahid, menolak tawaran terbaru pemerintahan Pakistan untuk perundingan damai babak baru. ”Pakistan telah memakai perundingan damai hanya sebagai alat perang,” katanya.

Shahid mengatakan, serangan ini adalah awal dari serangkaian serangan lainnya. Serangan terbaru itu untuk membalas kematian ”seorang” (Meshud) saja. TTP belum melakukan serangan untuk membalas kematian ratusan perempuan dan anak di wilayah kesukuan mereka. (AFP/AP/REUTERS/CAL)
(Sumber: Kompas, Selasa, 10 Juni 2014, halaman 8)
3. Sumber berita Dokter Seemi Jamali dari Rumah Sakit Jinnah
Rizwan Akhtar, komando pasukan paramiliter setempat.
Juru bicara maskapai Internasional Pakistan, Mashoor Tajwar
Wartawan yang berada di lokasi kejadian
Juru bicara pasukan paramiliter, Sibtain Rizvi
Rizwan Akhtar, komando pasukan paramiliter setempat.
Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan
Juru bicara TTP, Shahidullah Shahid, 

Berdasarkan isi teks “Prospek Perundingan Buyar”, tentukan pernyataan di bawah ini dengan benar (B), salah (S), atau tidak terbukti benar salahnya (TT) dengan membubuhkan tanda centang (√) pada kolom yang tersedia.
No. Pernyataan B S TT
1. Prospek perundingan damai antara Taliban dan pemerintahan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif buyar lagi setelah milisi Taliban menyerang Bandar Udara Internasional Jinnah di Karachi, Senin (9/6). - -
2. Sedikitnya 28 orang tewas dalam serangan itu. - -
3. Upaya negosiasi damai yang digagas Sharif untuk mengakhiri kekerasan panjang di negara itu pun dipastikan tidak terhambat. - -
4. Sharif, PM ke-19 Pakistan yang berkuasa sejak Juni 2013, telah berulang kali merancang peta jalan damai dengan kelompok Teh-reek-e-Taliban Pakistan (TTP). - -
5. Ia beberapa kali menawarkan negosiasi, tetapi selalu gagal karena dinodai serangan pember*ntak. - -
6. Setiap serangan Taliban, yang diikuti aksi balasan oleh militer, mematahkan rencana Sharif untuk menolak lebih banyak investor asing. - -
7. Serangan terbaru Taliban kali ini terjadi setelah 100 milisi berseragam tentara masuk ke Bandar Udara Internasional Jinnah, Karachi, Minggu (8/6) pukul 22.00 waktu setempat. - -
8. Pertempuran dengan aparat keamanan berlangsung 12 jam dan berakhir Senin pagi setelah 10 milisi tewas. - -
9. Para ter*ris yang masuk terminal berasal dari Uzbekistan. - -
10. Penyerangan Taliban ke bandara tersibuk di Pakistan itu menimbulkan keraguan tentang keamanan instalasi terpenting di negara tersebut. - -

Berdasarkan hasil dari tiga identifikasi pada soal nomor (4) tersebut, buatlah teks berita sederhana dengan struktur orientasi^peristiwa^sumber berita.
No. Struktur Kalimat
1. Orientasi Prospek perundingan damai antara Taliban dan pemerintahan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif buyar lagi setelah milisi Taliban menyerang Bandar Udara Internasional Jinnah di Karachi, Senin (9/6). Sedikitnya 28 orang tewas dalam serangan itu. Upaya negosiasi damai yang digagas Sharif untuk mengakhiri kekerasan panjang di negara itu pun dipastikan terhambat.
2. Peristiwa Sharif, PM ke-18 Pakistan yang berkuasa sejak Juni 2013, telah berulang kali merancang peta jalan damai dengan kelompok Teh-reek-e-Taliban Pakistan (TTP). Ia beberapa kali menawarkan negosiasi, tetapi selalu gagal karena dinodai serangan pember*ntak.

Setiap serangan Taliban, yang diikuti aksi balasan oleh militer, mematahkan rencana Sharif untuk menarik lebih banyak investor asing.

Serangan terbaru Taliban kali ini terjadi setelah 10 milisi berseragam tentara masuk ke Bandar Udara Internasional Jinnah, Karachi, Minggu (8/6) pukul 22.00 waktu setempat.

Pertempuran dengan aparat keamanan berlangsung 12 jam dan berakhir Senin pagi setelah 10 milisi tewas.

Rizwan Akhtar, komando pasukan paramiliter setempat mengatakan para ter*ris yang masuk terminal diperkirakan berasal dari Uzbekistan.

Penyerangan Taliban ke bandara tersibuk di Pakistan itu menimbulkan keraguan tentang keamanan instalasi terpenting di negara tersebut.
3. Sumber berita Rizwan Akhtar, komando pasukan paramiliter setempat.
Nawaz Sharif PM Pakistan
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 8:33 PM

Mengevaluasi Teks Berita Berdasarkan Ciri Kebahasaan

Dalam kehidupan sehari-hari sering ditemukan teks berita. Teks berita adalah teks yang berisi tentang segala yang terjadi di dunia yang ditulis di meda cetak, disiarkan di radio, ditayangkan di televisi, atau di unggah di situs. Ada yang mengartikan bahwa berita adalah kabar, warta yang dikirimkan dari suatu tempat ke tempat lain atau laporan peristiwa yang dituliskan di surat-surat kabar. Berita berisi fakta, tetapi tidak semua fakta diangkat menjadi berita. Artinya berita merupakan fakta dan bukan opini atau gagasan dari sang penulis.

Ciri ciri berita yang adalah berita bukan merupakan sesuatu yang sering terjadi (unik atau jarang ditemui). Berita bersifat aktual,  artinya perisitiwa yang diberitakan merupakan peristiwa yang baru saja terjadi. Berita disajikan menggunakan bahasa yang menarik sehingga dapat menarik minat pembaca sehingga tampak seperti sebuah cerita. Kronologis atau alur peristiwa diberikan secara runtut. Pada tulisan ini akan membahas mengenai mengevaluasi teks berita berdasarkan ciri kebahasaannya.

1. Struktur Teks Berita
Struktur teks berita terdiri dari orientasi, peristiwa, dan sumber berita. Orientasi berita, merupakan pembuka tentang hal yang akan diberitakan. Peristiwa, merupakan tahap inti dari berita. Pada tahap ini berita dinarasikan sedemikian rupa hingga tersaji beberapa fakta yang dimunculkan kemudian. Sumber Berita, sumber berita tidak selalu berada di akhir berita, ia bisa berada di dalam berita itu sendiri. Struktur teks berita AS, UE, dan Iran Gelar Pertemuan di Geneva adalah sebagai berikut.

No. Struktur Kalimat
1. Orientasi Sejumlah pejabat Iran, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, Senin (9/6), akan memulai pembicaraan bersama selama dua hari tentang program n*klir Iran.
2. Peristiwa Delegasi Iran akan memberikan kata pembukaan sebagai bagian dari upaya menyelamatkan negosiasi yang sebelumnya terancam goyah dan mengakhiri perselisihan yang telah berumur satu dekade.

Dalam tayangan televisi di Iran, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan bahwa pertemuan di Geneva, Swiss, itu juga membahas sanksi yang telah merusak ekonomi negara yang sangat bergantung pada minyak tersebut.

Dalam pertemuan ini, Araqchi akan bertemu, antara lain, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Chaterine Ashton dan Direktur Politik UE Helga Schmidt. Sementara delegasi AS dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri William Burns dan penasihat Gedung Putih Jake Sullivan.

Sebelumnya, perundingan mengenai program n*klir Iran yang digelar di Vienna, Austria, bulan lalu, berlangsung alot dan kurang memuaskan. Setiap pihak masih menyimpan prasangka bahwa pihak lain memiliki tuntutan yang tidak realistis dalam negosiasi tersebut.

Pada satu sisi, Barat menduga dibalik program pengayaan uranium untuk tujuan sipil, Iran memiliki ambisi membuat senjata n*klir. Sementara Iran menegaskan, pengayaan n*klir yang mereka kembangkan semata-mata untuk menghindari ketergantungan pada pemasok bahan bakar reaktor n*klir mereka.

Bagi Iran, pertemuan di Geneva, pada Senin dan Selasa ini menjadi kesempatan mengakhiri sanksi internasional. Sementara bagi AS dan sekutunya, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk memastikan bahwa Iran tidak sedang membangun b*m n*klir.

Memecah Kebuntuan
Kehadiran delegasi AS di Geneva tersebut dilihat mencerminkan keinginan Washington untuk memecah kebuntuan proses perundingan sebelumnya.

“Pertemuan tersebut benar-benar menguji keseriusan kita, apakah kita bisa mencapai solusi diplomatik dengan Iran mengenai program n*klirnya. Kami percaya kita perlu untuk terlibat dalam diplomasi yang sangat aktif dan sangat agresif, “ kata seorang pejabat senior AS kepada Reuters.

Tim kecil yang mewakili AS merupakan tim kecil yang pernah berhasil mengajak Iran untuk kembali ke meja perundingan bersama Inggris, Tiongkok, Perancis, Rusia, AS, dan Jerman (P5+1) tahun lalu.

Araqchi dengan gembira menyambut kehadiran Burns dan mengungkapkan harapannya bahwa pertemuan kali ini akan berjalan lancar dan positif.

Seorang pejabat senior AS mengatakan, pembicaraan di Geneva tersebut memberikan kesempatan untuk bertukar pandangan sebelum perundingan putaran berikutnya dengan P5+1 di Vienna. Pertemuan tersebut direncanakan akan digelar pada 16-20 Juni.
(Sumber: Kompas, Selasa, 10 Juni 2014, halaman 8)
3. Sumber berita Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi
Pejabat senior AS

2. Ciri Kebahasaan Teks Berita
Ciri kebahasaan teks berita adalah adanya keterangan, verba transitif, dan verba pewarta.
  1. Kata Keterangan /Adverbia. Keterangan dibedakan berdasarkan perannya di dalam kalimat. Peran tersebut berupa: keterangan waktu, keterangan tempat, keterangan tujuan, keterangan cara, keterangan similatif, keterangan penyebaban, dan keterangan kesalingan.
  2. Verba transitif adalah verba yang membutuhkan objek (O). Verba transitif terdiri dari verba atau kata kerja berimbuhan sebagai berikut: Berafiks me- Contoh: membawa, menolong, membahas. Berafiks memper- Contoh: memperbesar, memperistri. Berafik memper-kan Contoh: mempersoalkan. Berafiks me-i  Contoh: mengurangi, melindungi, memulai. Berafiks memper-i Contoh : memperbaiki, memperbaharui. Berafiks me-kan Contoh : mengerjakan, menyelesaikan
  3. Verba pewarta adalah kata kerja yang tidak membutuhkan (menghindari) objek (O). Bentuk kalimat yang mengandung kata kerja pewarta tidak bisa dipasifkan. Dalam bahasa Indonesia, verba pewarta terdiri dari verba atau kata kerja berimbuhan sebagai berikut : Berupa verba dasar  Contoh: tenggelam. Berafiks ber- Contoh: berlari, berpakaian. Berafisk ber-kan Contoh: berdasarkan, beralaskan. Berafiks ter- Contoh: tersenyum, tertawa. Berafiks ke-an Contoh: kelaparan, ketakutan.
Keterangan, verba transitif, dan verba pewarta pada teks berita di atas adalah sebagai berikut.
Kalimat Keterangan Verba transitif Verba pewarta
Delegasi Iran akan memberikan kata pembukaan sebagai bagian dari upaya menyelamatkan negosiasi yang sebelumnya terancam goyah dan mengakhiri perselisihan yang telah berumur satu dekade. satu dekade memberikan
menyelamatkan mengakhiri
-
Dalam tayangan televisi di Iran, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan bahwa pertemuan di Geneva, Swiss, itu juga membahas sanksi yang telah merusak ekonomi negara yang sangat bergantung pada minyak tersebut. Dalam tayangan televisi di Iran
di Geneva, Swiss
merusak membahas mengatakan
Dalam pertemuan ini, Araqchi akan bertemu, antara lain, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton dan Direktur Politik UE Helga Schmidt. Sementara delegasi AS dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri William Burns dan penasehat Gedung Putih Jake Sullivan. Dalam pertemuan ini -bertemu -
Sebelumnya, perundingan mengenai program n*klir Iran yang digelar di Vienna, Austria, bulan lalu, berlangsung alot dan kurang memuaskan. Setiap pihak masih menyimpan prasangka bahwa pihak lain memiliki tuntutan yang tidak realistis dalam negoisasi tersebut. di Vienna, Austria
bulan lalu
memuaskan menyimpan memiliki -
Pada satu sisi, Barat menduga dibalik program pengayaan uranium untuk tujuan sipil, Iran memiliki ambisi membuat senjata n*klir. Sementara Iran menegaskan, pengayaan n*klir yang mereka kembangkan semata-mata untuk menghindari ketergantungan pada pemasok bahan bakar reaktor n*klir mereka. untuk tujuan sipil menghindari membuat menduga menegaskan
Bagi Iran, pertemuan di Geneva, pada Senin dan Selasa ini menjadi kesempatan mengakhiri sanksi internasional. Sementara bagi AS dan sekutunya, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk memastikan bahwa Iran tidak sedang membangun bom n*klir. di Geneva pada Senin dan Selasa mengakhiri memastikan membangun -
Kehadiran delegasi AS di Geneva tersebut dilihat mencerminkan keinginan Washington untuk memecah kebuntuan proses perundingan sebelumnya. di Geneva mencerminkan memecah -
“Pertemuan tersebut benar-benar menguji keseriusan kita apakah kita bisa mencapai solusi diplomatik dengan Iran mengenai - menguji -mencapai -
program n*klirnya. Kami percaya kita perlu untuk terlibat dalam diplomasi yang sangat aktif dan sangat agresif,” kata seorang pejabat senior AS kepada Reuters. yang sangat aktif dan agresif terlibat -kata
Tim kecil yang mewakili AS merupakan tim kecil yang pernah berhasil mengajak Iran untuk kembali ke meja perundingan bersama Inggris, Tiongkok, Perancis, Rusia, AS, dan Jerman (P5+1) tahun lalu. tahun lalu mengajak -
Araqchi dengan gembira menyambut kehadiran Burns dan mengungkapkan harapannya bahwa pertemuan kali ini akan berjalan lancar dan positif. dengan gembira menyambut mengungkapkan
Seorang pejabat senior AS mengatakan, pembicaraan di Geneva tersebut memberikan kesempatan untuk bertukar pandangan sebelum perundingan putaran berikutnya dengan P5+1 di Vienna. Pertemuan tersebut direncanakan akan digelar pada 16-20 Juni. di Vienna pada 16-20 Juni memberikan mengatakan
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 6:16 PM

Menganalisis Teks Berita

Menganalisis teks berita adalah kegiatan penyelidikan (meneliti/memeriksa) terhadap suatu teks berita, dan menganalisis merupakan kegiatan melakukan analisis. Di dalam menganalisis teks berita ada beberapa lagkah yang perlu diperhatikan yaitu struktur, isi, dan bahasa. Struktur teks berita terdiri dari orientasi, peristiwa, dan sumber berita. Orientasi berita, merupakan pembuka tentang hal yang akan diberitakan. Peristiwa, merupakan tahap inti dari berita. Pada tahap ini berita dinarasikan sedemikian rupa hingga tersaji beberapa fakta yang dimunculkan kemudian. Sumber Berita, sumber berita tidak selalu berada di akhir berita, ia bisa berada di dalam berita itu sendiri.

Unsur kebahasaan teks berita antara lain adalah adanya  konjungsi, keterangan, verba transitif, dan verba pewarta. Teks berita merupakan teks yang berisi tentang segala yang terjadi di dunia yang ditulis di media cetak, disiarkan di radio, ditayangkan di televisi, atau diunggah di situs. Berita berisi fakta, tetapi tidak semua fakta diangkat menjadi berita. Dengan teks berita kita dapat memperoleh berbagai informasi dari berbagai media. Bacalah secara teliti teks yang berjudul “Junta Izinkan Yingluck Tinggalkan Thailand” berikut ini, kemudian jawablah pertanyaannya dengan cermat.

Junta Izinkan Yingluck Tinggalkan Thailand
No. Struktur Kalimat
1. Orientasi Yingluck mematuhi aturan junta untuk tidak berkecimpung dalam dunia politik.
2. Peristiwa Junta militer Thailand mengizinkan mantan perdana menteri Yingluck Shinawatra bepergian ke luar negeri. Menurut militer Thailand, izin ini dikeluarkan setelah Yingluck dinilai mematuhi perintah untuk tidak berkecimpung di dunia politik Thailand.

“Karena tidak pernah masuk daftar buron, Yingluck dipersilakan kembali ke dalam negeri seusai bepergian,” kata juru bicara militer Thailand, Kolonel Winthai Suvaree, dalam konferensi pers kemarin.

Jenderal Teerachai Nakwanit, pemimpin militer wilayah Bangkok, menyebutkan Yingluck akan bepergian ke ibu kota Prancis, Paris, pada 20 Juli—10 Agustus. Di Paris, Yingluck dijadwalkan menghadiri perayaan ulang tahun kakaknya, Thaksin Shinawatra, pada 26 Juli mendatang.

Thaksin, yang akan berusia 65 tahun, terpaksa menyingkir dari negaranya dan tinggal di luar negeri setelah pemerintahannya dilengserkan lewat kudeta pada 2006. Saat itu Thaksin menjabat perdana menteri.

Dengan keluarnya izin dari junta, untuk pertama kalinya perempuan berusia 47 tahun itu bepergian ke luar negeri sejak pemerintahannya dijatuhkan lewat putusan Mahkamah Konstitusi pada 22 Mei lalu. Junta militer mengambil alih pemerintahan setelah aksi protes dua kubu, pro-Yingluck dan anti-Yingluck, berlarut-larut tanpa ada jalan keluar.

Yingluck dan sejumlah anggota kabinet sempat ditahan meski kemudian dibebaskan dengan sejumlah persyaratan. Salah satunya adalah tidak boleh meninggalkan negara tanpa izin junta. Kini Yinluck menghadapi tuduhan kelalaian atas tugasnya dalam menangani program subsidi beras yang kerap menjadi perdebatan di Negeri Gajah Putih.

Hingga saat ini, junta belum memastikan jadwal pemilihan pemerintahan baru setelah Yingluck dilengserkan. Sedikitnya 28 orang meninggal dalam aksi protes anti-pemerintahan Yingluck. Sebagai pemimpin perempuan pertama Thailand, Yingluck menuai protes kelompok Kaus Kuning karena dinilai berusaha mengembalikan kedudukan abangnya melalui beleid amnesti.
(Sumber: Koran Tempo, Jumat, 18 Juli 2014, halaman 31)
3. Sumber berita Juru bicara militer Thailand, Kolonel Winthai Suvaree.
Pemimpin militer wilayah Bangkok Jenderal Teerachai Nakwanit
Junta Militer Thailand

1. Urutan Peristiwa
Teks yang berjudul “Junta Izinkan Yingluck Tinggalkan Thailand” berisi berita tentang Junta militer Thailand yang mengizinkan mantan perdana menteri Yingluck Shinawatra bepergian ke luar negeri. Urutan peristiwa yang ada di dalam teks tersebut seperti pada tabel di bawah ini.

No. Peristiwa Junta Izinkan Yingluck Tinggalkan Thailand
1. Urutan peristiwa 1 Junta militer Thailand mengizinkan mantan perdana menteri Yingluck Shinawatra bepergian ke luar negeri.
2. Urutan peristiwa 2 Menurut militer Thailand, izin ini dikeluarkan setelah Yingluck dinilai mematuhi perintah untuk tidak berkecimpung di dunia politik Thailand.
3. Urutan peristiwa 3 “Karena tidak pernah masuk daftar buron, Yingluck dipersilakan kembali ke dalam negeri seusai bepergian,” kata juru bicara militer Thailand, Kolonel Winthai Suvaree, dalam konferensi pers kemarin.
4. Urutan peristiwa 4 Jenderal Teerachai Nakwanit, pemimpin militer wilayah Bangkok, menyebutkan Yingluck akan bepergian ke ibu kota Prancis, Paris, pada 20 Juli—10 Agustus.
5. Urutan peristiwa 5 Di Paris, Yingluck dijadwalkan menghadiri perayaan ulang tahun kakaknya, Thaksin Shinawatra, pada 26 Juli mendatang.
6. Urutan peristiwa 6 Thaksin, yang akan berusia 65 tahun, terpaksa menyingkir dari negaranya dan tinggal di luar negeri setelah pemerintahannya dilengserkan lewat kudeta pada 2006.
7. Urutan peristiwa 7 Saat itu Thaksin menjabat perdana menteri.
8. Urutan peristiwa 8 Dengan keluarnya izin dari junta, untuk pertama kalinya perempuan berusia 47 tahun itu bepergian ke luar negeri sejak pemerintahannya dijatuhkan lewat putusan Mahkamah Konstitusi pada 22 Mei lalu.
9. Urutan peristiwa 9 Junta militer mengambil alih pemerintahan setelah aksi protes dua kubu, pro-Yingluck dan anti-Yingluck, berlarut-larut tanpa ada jalan keluar.
10. Urutan peristiwa 10 Yingluck dan sejumlah anggota kabinet sempat ditahan meski kemudian dibebaskan dengan sejumlah persyaratan.
11. Urutan peristiwa 11 Salah satunya adalah tidak boleh meninggalkan negara tanpa izin junta.
12. Urutan peristiwa 12 Kini Yinluck menghadapi tuduhan kelalaian atas tugasnya dalam menangani program subsidi beras yang kerap menjadi perdebatan di Negeri Gajah Putih.
13. Urutan peristiwa 13 Hingga saat ini, junta belum memastikan jadwal pemilihan pemerintahan baru setelah Yingluck dilengserkan.
14. Urutan peristiwa 14 Sedikitnya 28 orang meninggal dalam aksi protes anti-pemerintahan Yingluck.
15. Urutan peristiwa 15 Sebagai pemimpin perempuan pertama Thailand, Yingluck menuai protes kelompok Kaus Kuning karena dinilai berusaha mengembalikan kedudukan abangnya melalui beleid amnesti.

2. Keterangan dan Konjungsi
Teks berita banyak menggunakan keterangan dan konjungsi. Baca dan amatilah bagian-bagian berikut. Pada paragraf di bawah ini, konjungsi dicetak tebal dan adverbia dicetak miring.
  1. Junta militer Thailand mengizinkan mantan perdana menteri Yingluck Shinawatra bepergian ke luar negeri. Menurut militer Thailand, izin ini dikeluarkan setelah Yingluck dinilai mematuhi perintah untuk tidak berkecimpung di dunia politik Thailand.
  2. Karena tidak pernah masuk daftar buron, Yingluck dipersilakan kembali ke dalam negeri seusai bepergian,” kata juru bicara militer Thailand, Kolonel Winthai Suvaree, dalam konferensi pers kemarin.
  3. Jenderal Teerachai Nakwanit, pemimpin militer wilayah Bangkok, menyebutkan Yingluck akan bepergian ke ibu kota Prancis, Paris, pada 20 Juli—10 Agustus. Di Paris, Yingluck dijadwalkan menghadiri perayaan ulang tahun kakaknya, Thaksin Shinawatra,pada 26 Juli mendatang.
Setelah membaca dan mencermati bagian yang dicetak tebal dan digarisbawahi pada soal nomor (2), kerjakanlah tugas ini. Baca, cermati, dan beri tanda (cetak tebal untuk konjungsi dan cetak miring untuk adverbia) pada kalimat berikut.
  1. Thaksin, yang akan berusia 65 tahun, terpaksa menyingkir dari negaranya dan tinggal di luar negeri setelah pemerintahannya dilengserkan lewat kudeta pada 2006. Saat itu Thaksin menjabat perdana menteri.
  2. Dengan keluarnya izin dari junta, untuk pertama kalinya perempuan berusia 47 tahun itu bepergian ke luar negeri sejak pemerintahannya dijatuhkan lewat putusan Mahkamah Konstitusi pada 22 Mei lalu. Junta militer mengambil alih pemerintahan setelah aksi protes dua kubu, pro-Yingluck dan anti-Yingluck, berlarut-larut tanpa ada jalan keluar.
  3. Yingluck dan sejumlah anggota kabinet sempat ditahan meski kemudian dibebaskan dengan sejumlah persyaratan. Salah satunya adalah tidak boleh meninggalkan negara tanpa izin junta. Kini Yinluck menghadapi tuduhan kelalaian atas tugasnya dalam menangani program subsidi beras yang kerap menjadi perdebatan di Negeri Gajah Putih.
  4. Hingga saat ini, junta belum memastikan jadwal pemilihan pemerintahan baru setelah Yingluck dilengserkan. Sedikitnya 28 orang meninggal dalam aksi protes anti-pemerintahan Yingluck. Sebagai pemimpin perempuan pertama Thailand, Yingluck menuai protes kelompok Kaus Kuning karena dinilai berusaha mengembalikan kedudukan abangnya melalui beleid amnesti.

3. Verba
Bacalah kembali teks “Junta Izinkan Yingluck Tinggalkan Thailand” di atas. Temukan verba transitif dan verba pewarta yang ada dalam teks tersebut. Verba transitif adalah verba yang memerlukan dua nomina, satu sebagai subjek dan satu lagi sebagai objek dalam kalimat aktif. Objek itu dapat berfungsi sebagai subjek dalam kalimat pasif. Isikan ke kolom berikut ini.

Paragraf Verba Transitif Verba Pewarta
1 mematuhi -
2 mengizinkan, mematuhi -
3 - Kata
4 menyebutkan, menghadiri -
5 menyingkir, menjabat -
6 mengambil alih -
7 meninggalkan, menghadapi, menangani, -
8 memastikan, menuai, mengembalikan -
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 5:11 PM