Menyusun Teks Biografi dengan kata-Kata Sendiri

Menyusun biografi merupakan sarana yang cukup efektif dalam penyebaran pengetahuan tentang seseorang. Dalam biografi tersebut dijelaskan secara lengkap kehidupan seorang tokoh sejak kecil sampai tua, bahkan sampai meninggal dunia. Semua jasa, karya, dan segala hal yang dihasilkan atau dilakukan oleh seorang tokoh dijelaskan juga. Untuk melakukan tugas menyusun teks biografi dengan kata-kata sendiri, terlebih harus membaca dan memahami teks biografi tersebut.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menulis biografi. Pertama kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang tokoh yang akan di tulis biografinya. Cara mengumpulkan informasi tokoh ini dapat dilakukan dengan cara membaca kisah tentang tokoh tersebut. Kedua  mulai menulis dengan baha-bahan yang tersedia sesuai dengan struktur teks biografi. Untuk memudahkan menyusun teks biografi dapat dilakukan dengan cara menyusun ide pokok teks. Ide pokok tersebut dikelompokkan sesuai struktur teks biografi seperti pada tabel di bawah ini.

Struktur Teks Ide Pokok
Orientasi Tineke telah berusia lanjut dan berambut putih
Peristiwa Tinneke mewakili DKI Jakarta pada PON ke-2 di Jakarta
Tineke mengikuti lomba atletik di Singapura
Tineke kembali aktif mengikuti lomba untuk kelompok umur senior
Menyabet medali emas lari estafet 4 x 100 meter
Masalah PON ke-4 dan ke-5 dia tidak bisa ikut karena sudah menikah dan pindah ke Belanda.
Ia harus membagi waktu untuk keluarga dan berlatih
Reorientasi Tineke Matulessy tidak akan berhenti berlari meskipun sudah tua

Tabel di atas dapat digunakan sebagai pedoman untuk menyusun teks baru dengan isi yang sama. Prestasi yang diperoleh Tineke harus berurutan sesuai dengan waktu seperti ditunjukkan berikut ini.
Struktur Teks Kalimat
Orientasi Tineke Matulessy merupakan atlet wanita yang masih dapat mengharumkan nama bangsa pada usia 83 tahun. Banyak prestasi yang sudah diperoleh wanita berambut putih tersebut. Prestasi tersebut secara ringkas adalah sebagai berikut.
Peristiwa dan Masalah Pertama: Pada tahun 1951 Tinneke mewakili DKI Jakarta pada PON ke-2 di Jakarta. Pada saat itu, dia berhasil menyabet medali emas untuk lari estafet 4 x 100 meter. Namun pada PON ke-4 dan ke-5 dia tidak bisa ikut karena sudah menikah dan pindah ke Belanda

Kedua: Kemudian, ketika berusia 52 tahun Tineke mengikuti lomba atletik di Singapura. Dia mendapat medali emas pada cabang lompat jauh dan lari 100 meter.
tineke
Ketiga: Setelah itu, Tineke kembali aktif mengikuti lomba untuk kelompok umur senior.

Keempat: Pada tahun 2013 Tineka berhasil menyabet tiga medali untuk kelompok umur 80—84 pada pertandingan internasional di Taiwan.

Untuk mencapai prestasi tersebut, Tineke banyak berkorban. Ia harus membagi waktu untuk keluarga dan berlatih. Meskipun demikian, semangat dan motivasinya untuk mengharumkan nama bangsa selalu tetap bergelora.
Reorientasi Meskipun sudah tua, Tineke Matulessy tidak akan berhenti berlari karena lari membuat ia sehat.

Tineke saat ini tercatat sebagai atlet atletik master berprestasi tertua dalam sejarah Persatuan Atletik Master Indonesia (PAMI). Dia menjadi satu di antara delapan atlet Indonesia yang dikirim untuk mengikuti event World Master Athletic Championship (WMAC) XX di Porto Alegre, Brasil, Oktober tahun lalu. Dalam kejuaraan di Brasil itu, Tineke mampu meraih medali emas untuk nomor lompat jauh putri kelompok usia 80 tahun dengan lompatan sejauh 1,66 meter. Di usia 83 kala itu, Tineke juga mencatatkan diri sebagai satu-satunya atlet master atau atlet lansia dari Indonesia yang meraih medali emas di kejuaraan dunia.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:22 PM

Menyusun dan Meringkas Teks Biografi

Setiap teks memiliki struktur yang membangunnya menjadi suatu teks yang utuh. Struktur teks adalah bagian-bagian teks yang saling sambung-menyambung dan berkaitan sehingga membentuk atau membangun sebuah teks yang utuh, atau dengan kata lain. Misalnya struktur teks biografi yang dimulai dengan orientasi, peristiwa dan masalah, dan reorientasi. Biasanya struktur teks tersebut disajikan secara acak, ketika menyusun teks tersebut menjadi sebuah teks yang utuh diperlukan pengetahuan tentang struktur teks biografi.

Pada kegiatan menyusun dan meringkas teks biografi Prisiden Ketiga Indonesia, yaitu Bacharuddin Jusuf Habibie. Teks tersebut masih berupa susunan paragraf acak dan tugas yang harus dilakukan adalah menyusun teks tersebut menjadi urut dan logis. Untuk mengurutkan paragraf tersebut dapat dilakukan dengan cara mengelompokkan paragraf berdasarkan struktur teks biografi. Setelah paragraf tersebut berada pada kelompoknya masing-masing, susunlah paragraf tersebut dengan urutan orientasi, peristiwa dan masalah, dan reorientasi. Perhatikan contoh di bawah ini.
Struktur Teks Kalimat
Orientasi Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal dengan B.J. Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo.

Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare. Habibie menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 dan dikaruniai dua orang putra, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.
Peristiwa dan Masalah Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School setelah bapaknya meninggal. Prestasi beliau tampak menonjol dalam pelajaran-pelajaran eksakta.

Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya. Setelah tamat Sekolah Menengah Atas di Bandung tahun 1954, Habibie masuk Universitas Indonesia di Bandung (Sekarang Institut Teknologi Bandung).

Ia mendapat gelar Diploma dari Technische Hochschule, Jerman, tahun 1960, kemudian memperoleh gelar Doktor di bidang konstruksi pesawat terbang dengan predikat summa cum laude dari tempat yang sama pada tahun 1965.

Tahun 1967 beliau menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung. Sebelum kembali ke Indonesia, Habibie bekerja di industri pesawat terbang terkemuka di Jerman.

Selain itu, Habibie juga dipercaya memegang jabatan penting, seperti Direkur Utama (Dirut) PT Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN), Dirut PT Industri Perkapalan Indonesia, Dirut PT Industri Senjata Ringan (PINDAD), Kepala Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam, dan Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesi (ICMI).

Selama masa pengabdiannya di Indonesia, Habibie pernah menjabat Menteri Negara Riset dan Teknologi/Kepala BPPT, menjadi Wakil Presiden RI, dan menjadi Presiden RI menggantikan Presiden Soeharto.

Ketika menjabat Presiden, Habibie mendapat tantangan yang berat ketika rakyat di Provinsi Timor-Timur meminta referendum. Atas desakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Habibie menyetujui pelaksanaan referendum di provinsi tersebut.

Hasil jajak pendapat tersebut menetapkan bahwa Provinsi Timor Timur memisahkan diri dari Indonesia. Oleh karena itu, Habibie diberhentikan sebagai Presiden karena pidato pertanggungjawabannya ditolak Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Meskipun kembali menjadi warga negara biasa, Habibie masih terus mengabdikan diri untuk Indonesia. Melalui Yayasan The Habibie Centre yang didirikan pada 10 November 1999, Habibie berusaha memajukan proses modernisasi dan demokratisasi di Indonesia yang didasarkan pada moralitas dan integritas budaya dan nilai-nilai agama.
Reorientasi Karena jasanya yang begitu besar pada pengembangan teknologi, khususnya pesawat terbang, Habibie dijuluki oleh masyarakat Indonesia sebagai Bapak Teknologi Indonesia.

Ringkasan Teks Biografi
Biografi Kalimat
Nama Lengkap Bacharuddin Jusuf Habibie
Tempat dan tanggal lahir Pare-Pare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936
Nama Orang Tua Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo
Nama Istri Hasri Ainun Habibie
Jumlah dan Nama Anak Dua orang putra, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal
Riwayat Pendidikan Gouvernments Middlebare School
Universitas Indonesia Bandung (Sekarang ITB) tahun 1954
Diploma di Technische Hochschule, Jerman tahun 1960
Doktor di Technische Hochschule, Jerman tahun 1965
Riwayat Karier Bekerja di industri pesawat terbang terkemuka di Jerman
Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung tahun 1967
Direkur Utama (Dirut) PT Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN)
Dirut PT Industri Perkapalan Indonesia
Dirut PT Industri Senjata Ringan (PINDAD)
Kepala Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam
Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesi (ICMI)
Menteri Negara Riset dan Teknologi/Kepala BPPT
Wakil Presiden RI
Presiden RI menggantikan Presiden Soeharto
Masalah yang dihadapi Ketika menjabat Presiden, rakyat di Provinsi Timor-Timur meminta referendum. Atas desakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Habibie menyetujui pelaksanaan referendum di provinsi tersebut. Provinsi Timor Timur memisahkan diri dari Indonesia. Habibie diberhentikan sebagai Presiden karena pidato pertanggungjawabannya ditolak Majelis Permusyawaratan Rakyat.
Penghargaan Bapak Teknologi Indonesia
B.J. Habibie lahir di Pare Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 dan dikaruniai dua orang putra, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School, lalu Habibie masuk Universitas Indonesia di Bandung (Sekarang Institut Teknologi Bandung). Ia mendapat gelar Diploma dari Technische Hochschule, Jerman, tahun 1960, kemudian memperoleh gelar Doktor di bidang konstruksi pesawat terbang dari tempat yang sama pada tahun 1965.

Tahun 1967 beliau menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung. sebelumnya Habibie bekerja di industri pesawat terbang terkemuka di Jerman. Selain itu, Habibie juga dipercaya memegang jabatan penting, seperti Direkur Utama (Dirut) PT Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN), Dirut PT Industri Perkapalan Indonesia, Dirut PT Industri Senjata Ringan (PINDAD), Kepala Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam, dan Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesi (ICMI).

Selama masa pengabdiannya di Indonesia, Habibie pernah menjabat Menteri Negara Riset dan Teknologi/Kepala BPPT, menjadi Wakil Presiden RI, dan menjadi Presiden RI menggantikan Presiden Soeharto.

Ketika menjabat Presiden, rakyat di Provinsi Timor-Timur meminta referendum. Atas desakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Habibie menyetujui pelaksanaan referendum. Hasil jajak pendapat tersebut menetapkan bahwa Provinsi Timor Timur memisahkan diri dari Indonesia. Habibie diberhentikan sebagai Presiden karena pidato pertanggungjawabannya ditolak Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Habibie masih terus mengabdikan diri untuk Indonesia. Melalui Yayasan The Habibie Centre yang didirikan pada 10 November 1999, Habibie berusaha memajukan proses modernisasi dan demokratisasi di Indonesia yang didasarkan pada moralitas dan integritas budaya dan nilai-nilai agama.

Karena jasanya yang begitu besar pada pengembangan teknologi, khususnya pesawat terbang, Habibie dijuluki oleh masyarakat Indonesia sebagai Bapak Teknologi Indonesia.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 5:07 PM

Permainan Bola Besar Melalui Permainan Bolavoli

Bolavoli merupakan salah satu olahraga yang sering kita lihat di sekitar kita. Bolavoli merupakan olahraga permainan beregu yang dimainkan oleh dua regu. Permainan in dapat dimainkan di dalam ruangan atau di lapangan terbuka. Dalam permainan bolavoli tiap regu berusaha untuk memasukkan bola ke daerah lawan melewati atas net dan berusaha memenangkan permainan dengan cara mematikan bola di daerah lawan dnegan menggunakan teknik-teknik bermain bola voli yang benar.

Permainan bolavoli ditemukan oleh William B Morgan pada tahun 1895 di Holyoke (Amerika bagian timur).Kemudian permainan bolavoli ini menyebar ke seluruh dunia. Untuk pertama kalinya dipertandingkan di Polandia pada tahun 1974 dengan peserta yang cukup banyak. Maka pada tahun 1984 didirikan Federasi Bolavoli Internasional atau Internationnal Volley Ball Federation (IVBF) yang waktu itu beranggotakan 15 negara.

Permainan bolavoli ini sangat cepat perkembangannya, antara lain disebabkan karena permainan bolavoli tidak memerlukan lapangan yang luas, mudah dimainkan, alat-alat yang digunakan sangat sederhana, permainan ini sangat menyenangkan, kemungkinan terjadinya kecelakaan sangat kecil, dapat dimainkan di alam bebas maupun di ruang tertutup, dan dapat dimainkan banyak orang.

Di dalam permainan bolavoli terdapat beberapa teknik permainan Kegunaan teknik dalam permainan bolavoli antara lain agar efisien dan Efektif untuk mencapai kompetensi maksimal, untuk mencegah dan mengurangi terjadinya cidera, untuk mempermudah pengembangan gerakan peserta didik, dan peserta didik akan lebih yakin dengan kemampuan gerakan.

A. Prinsip Dasar Passing Permainan Bolavoli
Teknik Dasar Pasing
Passing adalah mengoperkan bola kepada teman sediri dalam satu regu dengan satu teknik tertentu. Teknik passing bola voli tediri atas dua macam aitu passing bawah dan passing atas.

Teknik dasar passing bawah
Passing bawah yaitu passing yang dilakukan dengan dua tangan yang dikaitkan, dengan ayunan dan perkenaan dari bawah lengan, perkenaan bola pada bagian proximal pergelangan tangan dengan bidang selebar mungkin agar bola tidak banyak membuat putaran. Adpaun teknik dasar passing bawah antara lain :
  1. Persiapan : berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu, kedua lutut direndahkan hingga berat badan bertumpu pada ujung kaki bagian depan, posisi lengan di depan badan dengan kedua telapak tangan dan jari-jari renggang sehingga membentuk seperti mangkuk di depan atas muka (wajah).
  2. Gerakan : dorongkan kedua lengan ke arah datangnya bola bersamaan kedua lutut dan pinggul naik serta tumit terangkat, usahakan arah datangnya bola tepat di tengah-tengah atas wajah, perkenaan bola yang baik adalah tepat mengenai jari-jari tangan.
  3. Akhir gerakan : tumit terangkat dari lantai, pinggul dan lutut naik serta kedua lengan lurus, pandangan mengikuti arah gerakan bola. Gerakan ini merupakan gerak dasar (fundamental) dari gerak mendorong.

Kelebihan menggunakan passing bawah antara lain tidak akan menimbulkan kecelakaan dalam pengambilan bola, bola datangnya kencang akan menjadi lemah, pantulan bola sempurna sehingga mudah di terima oleh pengumpan, untuk menghindari kecelakaan pada jari-jari tangan, dan mudah di terima oleh teman seregu yang bertugas sebagai pengumpan. Teknik dasar passing atas Passing atas yaitu passing yang dilakukan dengan menggunakan jari-jari kedua tangan. Adapun teknik dasar passing atas antara lain :
  1. Persiapan: berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu dan kedua lutut direndahkan hingga berat badan tertumpu pada kedua ujung kaki di bagian depan. Rapatkan dan luruskan kedua lengan di depan badan hingga kedua ibu jari sejajar, dan Pandangan ke arah datangnya bola.
  2. Gerakan : dorongkan kedua lengan ke arah datangnya bola bersamaan kedua lutut dan pinggul naik serta tumit terangkat dari lantai. Usahakan arah datangnya bola tepat di tengah-tengah badan, perkenaan bola tepat pada pergelangang tangan.
  3. Akhir gerakan: tumit terangkat dari lantai, pinggul dan lutut naik serta kedua lengan lurus, pandangan mengikuti arah gerakan bola. Gerakan ini merupakan gerak dasar (fundamental) dari gerak mendorong.

Kelebihan menggunakan passing atas adalah mudah untuk menerima bola yang melambung, bola dapat diumpan dengan baik kepada pemain yang bertugas melakukan smash, dan memudahkan bagi pengumpan dalam membagi bola kepada yang melakukan smash yang berada di depan, di samping, atau yang berada di belakang pengumpan.

B. Prinsip Dasar Servis Permainan Bolavoli
Pada mulanya servis merupakan pukulan pembukaan untuk  memulai suatu permainan. Teknik servis saat ini jika di tinjau dari sudut teknik sudah merupakan suatu serangan awal untuk mendapatkan point agar suatu regu meraih kemenangan. Dari segi pelaksanaannya teknik servis di bagi menjadi dua macam yaitu servis bawah, servis atas, service samping, dan service lompat.

Servis Atas
Servis atas adalah servis yang pukulannya dilaksanakan di depan atas kepala, sehingga pada waktu melakukan servis ini tangan harus diangkat ke atas. Gerakan service atas adalah sebagai berikut.
  1. Persiapan : berdiri dengan kedua kaki dalam posisi melangkah, berat badan bertumpu pada kedua kaki dan sikap badan agak condong ke depan, pegang bola di depan badan.
  2. Gerakan : lambungkan bola ke atas agak ke belakang menggunakan tangan kiri, lentingkan badan ke belakang. Bersamaan dengan gerakan badan ke depan, bola dipukul menggunakan tangan kanan yang dibantu dengan mengaktifkan pergelangan tangan.
  3. Akhir gerakan: Ikuti gerakan badan ke depan dengan melangkahkan kaki belakang ke depan. Gerakan ini merupakan gerak dasar (fundamental) dari gerak memukul.

Servis atas mempunyi kelebihan pukulan yang dihasilkan lebih menukik ke daerah lawan karena posisi bola saat awalan di depan atas kepala, servis ini sering digunakan saat pertandingan-pertandingan. Tetapi servis ini cenderung lebih sulit dilakukan oleh pemula karena pada saat melakukan butuh timing yang lebih cermat dibanding servis bawah.

Servis Bawah
Servis bawah adalah memukul bola dengan salah satu tangan terkuat bisa tangan kanan atau tangan kiri yang dimulai dari bawah dengan mengayunkan lengan tersebut dengan keras dan kuat sehingga bola bisa melewati net dan masuk dalam lapangan. Gerakan service bawah antara lain sebagai berikut.
  1. Persiapan : berdiri di petak atau daerah servis dengan kaki kiri agak kedepan dari kaki kanan
  2. Gerakan : pegang bola setinggi pinggang dengan tangan kiri, lambungkan di depan badan. Lengan pemukul ayunkan ke belakang kemudian ayunkan lengan ke depan. Pukul bola dengan pergelangan tangan terbuka pada bagian tengah belakang. Konsentrasi pada bola
  3. Akhir gerakan : Setelah bola dipukul pindahkan berat badan ke kaki kanan dan bergerak ke lapangan petandingan

Servis bawah mempunyai kelebihan lebih mudah dilakukan, tetapi servis ini tidak bisa menghasilkan bola yang menukik ke daerah lawan karena posisi awal servis bola berada dibawah badan. Teknik servis bawah biasanya lebih banyak dipergunakan oleh pemain pemula.

Servis Samping
Service samping adalah melakukan pukulan permulaan dari daerah service dengan sikap berdiri menyamping dan berat badan berada di kaki kanan (bagi yang tidak kidal), telapak tangan menghadap ke atas. Cara melakukan servis dengan ayunan tangan dari samping sebagai berikut.
  1. Persiapan : pemain berdiri dengan kedua kaki menghadap sisi lapangan.
  2. Gerakan : bola dipegang dengan lengan menjulur setinggi kepala, kemudian lambungkan di depan badan. Lengan pemukul diayun ke belakang. Berat badan ditempatkan di belakang, dengan kedua lutut agak ditekuk. Lengan diangkat dengan membentuk gerakan melingkar. Bagian tubuh berputar sedemikian rupa sampai menghadap net, berat badan dipindahkan ke depan.

Service Lompat
Service lompat adalah cara melakukan pukulan permulaan di daerah service dengan melompat setelah bola dilambungkan dengan satu tangan atau dua tangan. Cara melakukan service lompat sebagai berikut.
  1. Persiapan :  pemain berdiri dengan dengan kedua kaki rapat.
  2. Gerakan : kedua tangan memegang bola di depan badan, Bola dilambungkan ke atas depan, Saat bola melambung, lakukan tolakan beberapa langkah ke depan untuk mendapatkan lompatan yang maksimal. Saat mencapai ketinggian maksimal dan bola berada pada jangkauan lengan pukullah bola tersebut. Pada saat memukul bola, berat badan dipindahkan ke depan.

Servis dengan meloncat ini keuntungannya adalah bola yang di servis keras dan sulit untuk dikendalikan. Akan tetapi ada juga kelemahan dari servis ini yaitu arah yang kurang tepat atau akurasi yang kurang baik.

C. Prinsip Dasar Smesh Permainan Bolavoli
Smesh atau spike adalah gerakan memukul bola yang dilakukan dengan kuat dan keras serta jalannya bola cepat, tajam dan menukik serta sulit diterima lawan apabila pukulan itu dilakukan dengan cepat dan tepat. Proses melakukan smash dapat dibagi menjadi : Awalan, Tolakan, Meloncat, Memukul Bola dan Mendarat.
  1. Awalan. Berdiri dengan salah satu kaki dibelakang sesuai dengan kebiasaan individu (tergantung smasher normal atau smasher kidal). Langkahkan kaki satu langkah kedepan (pemain yang baik, dapat mengambil ancang² sebanyak 2 sampai 4 langkah), kedua lengan mulai bergerak kebelakang, berat badan berangsur² merendah untuk membantu tolakan.
  2. Tolakan. Langkahkan kaki selanjutnya, hingga kedua telapak kaki hampir sejajar dan salah satu kaki agak kedepan sedikit untuk mengerem gerak kedepan dan sebagai persiapan meloncat kearah vertical. Ayunkan kedua lengan kebelakang atas sebatas kemampuan, kaki ditekuk sehingga lutut membuat sudut ±110º, badan siap untuk meloncat dengan berat badan lebih banyak bertumpu pada kaki yang didepan.
  3. Meloncat. Mulailah meloncat dengan tumit & jari kaki menghentak lantai dan mengayunkan kedua lengan kedepan atas saat kedua kaki mendorong naik keatas. Telapak kaki, pergelangan tangan, pinggul dan batang tubuh digerakkan serasi merupakan rangkaian gerak yang sempurna. Gerakan eksplosif dan loncatan vertikal.
  4. Memukul Bola. Jarak bola didepan atas sejangkauan lengan pemukul, segera lecutkan lengan kebelakang kepala dan dengan cepat lecutkan kedepan sejangkauan lengan terpanjang dan tertinggi terhadap bola. Pukul bola secepat dan setinggi mungkin, perkenaan bola dengan telapak tangan tepat diatas tengah bola bagian atas. Pergelangan tangan aktif menghentak kedepan dengan telapak tangan & jari menutup bola. Setelah perkenaan bola lengan pemukul membuat gerakan lanjutan kearah garis tengah badan dengan diikuti gerak tubuh membungkuk. Gerak lecutan lengan, telapak tangan, badan, tangan yang tidak memukul dan kaki harus harmonis dan eksplosif untuk menjaga keseimbangan saat berada di udara. Pukulan yang benar akan menghasilkan bola keras & cepat turun ke lantai.
  5. Mendarat. Mendarat dengan kedua kaki mengeper. Lutut lentur saat mendarat untuk meredam perkenaan kaki dengan lantai, mendarat dengan jari-jari kaki (telapak kaki bagian depan) dan sikap badan condong ke depan. Usahakan tempat mendarat kedua kaki hampir sama dengan tempat saat meloncat.

Variasi Prinsip Dasar
Variasi dalam permainan bolavoli adalah melakukan satu bentuk gerakan prinsip dasar dengan berbagai cara, seperti : melakukan teknik dasar passing atas bolavoli di tempat, sambil bergerak maju-mundur, dan bergerak menyamping, baik secara perorangan, berpasangan maupun kelompok. Berikut variasi dalam pembelajarannya.
  1. Aktivitas mendorong bola menggunakan kedua tangan dari depan atas dahi,
  2. Aktivitas mendorong bola menggunakan kedua tangan dari depan atas dahi bola dipantul ke lantai terlebih dahulu,
  3. Aktivitas mendorong bola menggunakan kedua tangan dari depan atas dahi bola tergantung,
  4. Aktivitas mendorong bola menggunakan kedua tangan dari depan atas dahi ke arah ring basket,
  5. Aktivitas mendorong bola menggunakan kedua tangan, bola dilambung teman dari arah depan,
  6. Aktivitas passing atas/mendorong bola menggunakan kedua tangan langsung
  7. Aktivitas menahan bola dengan kedua lengan lurus dan rapat, bola dilambungkan sendiri,
  8. Aktivitas menahan bola dengan kedua lengan lurus dan rapat, bola dipantul sendiri,
  9. Aktivitas mendorong bola dengan kedua lengan lurus dan rapat, bola dipantul sendiri,
  10. Aktivitas mendorong bola dengan kedua lengan lurus dan rapat bola tergantung
  11. Aktivitas mendorong bola/passing bawah dengan kedua lengan lurus dan rapat bola dilambung teman dari depan,
  12. Aktivitas passing atas/mendorong bola menggunakan kedua lengan langsung
  13. Aktivitas memukul-mukul bola ke lantai menggunakan telapak tangan dengan jari-jari dibuka dan pergelangan tangan diaktifkan,
  14. Aktivitas memukul bola dengan telapak tangan dan jari direnggangkan, bola tergantung,
  15. Aktivitas memukul bola dengan telapak tangan dan jari direnggangkan, bola
  16. dipantulkan sendiri
  17. Aktivitas memukul bola dengan telapak tangan dan jari direnggangkan, bola
  18. dilambung sendiri,
  19. Aktivitas melakukan pukulan servis atas melewati atas net/tali,
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 3:30 PM

Teks Biografi “Gadis Pemulung Berprestasi Dunia”

Inspirator adalah orang yang bisa memberi inspirasi dalam kehidupan, yang membuat kita terus semangat dalam menjalani hidup, Tokoh inspirator bangsa ternyata banyak sekali yang dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah pemulung yang merupakan pahlawan lingkungan hidup. Mereka hampir tanpa kenal lelah dan bosan terus memunguti sampah setiap harinya. Sampah di sekitar kita, berupa sampah plastik, kardus bekas makanan, botol air mineral, kertas koran yang tidak lagi berguna, bekas - bekas besi yang tidak mudah di cerna oleh udara dan tanah dan aneka sampah lainnya yang mungkin bagi pemulung sangat berguna sekali guna menyambung hidupnya dan keluarga mereka.

Tokoh yang dapat menjadi inspirator bangsa tidak hanya orang yang telah meninggal, tetapi juga orang yang masih hidup, termasuk pelajar. Agar dapat menjadi inspirator bagi orang lain, semangat dan prestasi tokoh tersebut harus dapat menjadi contoh dan teladan. Peran inspirator sangat penting karena inspirator tersebutt dapat memotivasi untuk jangan pernah berhenti berusaha dalam menghadapi kerasnya kehidupan dimana tidak selamanya berada di situasi yang menyenangkan. Justru kita harus terus berjuang yaitu dengan berusaha keras mencari cara dan mencoba berbagai cara untuk mendapatkan hidup yang menyenangkan itu. Hal yang paling penting adalah tidak takut untuk hidup susah, karena biasanya inspirator banyak yang dulunya berasal dari orang susah. Berikut ini disajikan teks biografi tentang prestasi seorang pelajar yang hidup sebagai pemulung.

Struktur Teks Kalimat
Orientasi Alur hidup Ni Wayan Mertayani dapat dikatakan hampir mirip dengan Anne Frank, wartawati keturunan Yahudi. Keduanya sama-sama hidup dalam tekanan, tapi penuh harapan dan cita-cita. Anne Frank hidup dan besar di bawah tekanan tentara nazi, sedangkan Mertayani hidup dan besar di bawah tekanan ekonomi.
Peristiwa dan Masalah Kondisi ekonomi yang sangat sulit memaksa Ni Wayan Mertayani harus dewasa di usianya yang masih 14 tahun. Pada pagi hari dia pergi ke sekolah di SMPN 2 Abang, Bali, kemudian dia membantu ibunya berjualan. Setelah itu, Mertayani mencari barang rongsokan di pinggir pantai. Hal itu dilakukannya sejak ayahnya meninggal. Ketika mencari barang rongsokan, Mertayani meminjam kamera foto milik Mrs. Dolly Amarhoseija, seorang wisatawan yang dikenalnya. Kemudian, dia membuat 15 foto dengan kamera itu. Hasil foto terakhirnya adalah sebuah potret pohon ubi karet dengan dahan tanpa daun yang tumbuh di depan rumahnya. Seekor ayam bertengger di salah satu dahan, handuk berwarna merah jambu, dan baju hariannya yang dijemur di bawahnya. Dia tidak menyangka foto sederhana itu memikat 12 fotografer kelas dunia dan menjadi pemenang dalam World Press Photo yang diadakan oleh Yayasan Anne Frank di Belanda pada tahun 2009. Mertayani menjelaskan bahwa ayam yang ada dalam fotonya itu merupakan simbol diri dan kehidupannya. “Ayam itu kalau panas kepanasan, hujan kehujanan; sama seperti diri saya,” ujarnya.
Reorientas Ibu Mertayani sangat senang dengan prestasi yang dicapai anaknya. Apa yang dia yakini dan lakukan selama ini ternyata tidak sia-sia. Dia pun berharap, anaknya itu bisa mewujudkan apa yang menjadi cita-citanya.

Untuk mengetahui pemahamanmu tentang makna yang terkandung di dalam teks “Gadis Pemulung Berprestasi Dunia” di atas, jawab pertanyaan berikut!
  1. Prestasi baik apa sajakah yang pernah diraih Ni Wayan Mertayani?(Pemenang world press photo yang diadakan oleh yayasan Anne Frank)
  2. Kapan dan di manakah prestasi tersebut diraih Ni Wayan Mertayani?(di belanda  tahun 2009)
  3. Di manakah Ni Wayan Mertayani sekolah?(SMPN 2 Abang, Bali)
  4. Coba kamu ceritakan bagaimana Ni Wayan Mertayani dapat meraih prestasi baik?(Dia membuat 15 foto dengan kamera yang dipinjam dari seorang turis. Salah satu fotonya adalah sebuah potret pohon ubi karet dengan dahan tanpa daun yang tumbuh di depan rumahnya. Seekor ayam bertengger di salah satu dahan, handuk berwarna merah jambu, dan baju hariannya yang dijemur di bawahnya. Ayam yang ada dalam fotonya itu merupakan simbol diri dan kehidupannya yang kalau panas kepanasan, hujan kehujanan. Dia tidak menyangka foto sederhana itu memikat 12 fotografer kelas dunia dan menjadi pemenang dalam World Press Photo yang diadakan oleh Yayasan Anne Frank di Belanda pada tahun 2009)
  5. Apakah yang dikerjakan Ni Wayan Mertayani setelah pulang sekolah?(Dia membantu ibunya berjualan. Setelah itu, Mertayani mencari barang rongsokan di pinggir pantai)
  6. Bagaimana perasaan orang tua Ni Wayan Mertayani setelah anaknya memenangi lomba foto di Belanda?(Ibu Mertayani sangat senang dengan prestasi yang dicapai anaknya)
  7. Apakah prestasi terbaik yang pernah diraih Ni Wayan Mertayani?(Menjadi pemenang dalam World Press Photo)
  8. Pada teks nomor berapakah ditemukan informasi umum tentang Ni Wayan Mertayani?(1)
  9. Pada teks nomor berapakah ditemukan informasi tentang prestasi yang diraih atlet tersebut?(2)
  10. Gagasan apakah yang disampaikan penulis pada paragraf terakhir?(Pandangan penulis terhadap tokoh yang diceritakan, bahwa apa yang yakini dan lakukan Ibu Mertayani tidak sia-sia dan berharap, anaknya itu bisa mewujudkan apa yang menjadi cita-citanya)


Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 5:57 PM

Mengenang Jasa Pahlawan melalui Puisi

Salah satu cara menghargai jasa para pahlawan adalah dengan cara membuat puisi. Mereka berjuang melawan penjajah dengan hanya bermodalkan bambu runcing, mengorbankan jiwa dan raga untuk mengusir penjajah. Biasanya Puisi Perjuangan dibacakan di perayaan spesial, seperti hari kemerdekaan, hari pahlawan, hari kesaktian pancasila dan hari bersejarah lainnya. Puisi Perjuangan Saat ini sudah banyak penulis-penulis muda yang sudah tak enggan lagi mempublikasikan karyanya di depan khalayak.

Sebagai bentuk karya sastra, puisi memiliki ciri khusus terutama pada pilihan kata atau diksinya. Ketepatan pilihan kata sangat penting karena melalui kata yang tepat itu suasana dan perasaan penulis dapat terungkap dengan baik. Sebelum membaca puisi, kamu harus mengetahui dan memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan membaca puisi, seperti volume suara, artikulasi suara, intonasi suara, gerak tubuh, mimik muka, dan tatapan atau pandangan mata. Keenam hal tersebut sangat menentukan berhasil atau tidaknya kamu membaca puisi.

Ki Hajar Dewantoro
Karya Nur Laili Pangestika

Kau telurusi
Kehidupan bangsa Indonesia
Kau cari celah kekalahan Indonesia
Ternyata satu
Yang telah membuat Indonesia sengsara
Yaitu kebodohan

Waktu yang terputus
Dan berputar
Kau berantas kebodohan
Dengan berbekal
Sekarung ilmu, seperti keikhlasan

Keikhlasan yang selalu ada di hatimu
Semangat mengkobar didirimu
Kau ajari anak didikmu
Agar terbebas dari kebodohan
Terhindar dari kesengsaraan

Kau tak pernah meminta imbalan
Kau tak pernah mengeluh
Meskipun tulang dan badanmu mulai rapuh
Tak pernah
Dan tak pernah kau hiraukan
Karena hanya satu dan satu tujuanmu
Yaitu membuat Indonesia merdeka dan sejahtera

Kau bebaskan Indonesia
Dari tangan penjajah
Kau jadikan Indonesia
Menjadi merdeka

Terima kasih
Ki Hajar Dewantara
Kau pahlawan kami
Pahlawan pendidikan

Merdeka…
Merdeka…
Merdeka…
Teriak bangsa Indonesia…
Ki Hajar Dewantara


Yogyakarta, 2 Mei 1889 kau terlahir
Darah biru bukan belenggu
Tuk dekat dengan rakyatmu
Raden Mas berganti Ki Hajar
Tuk bebas dekat dengan rakyatmu

Perjuangan dan pengabdian isi hidupmu
Bangsa dan negara berhutang padamu
Kau berjuang demi bangsa ini
Walau harus menderita
Terusir jauh ke negeri seberang

Kau berontak melihat pribumi menderita
Derita bangsa yang terjajah
Kemiskinan, kebodohan, kesengsaraan
Kau dirikan Taman Siswa
Wahana belajar anak bangsa

Awal mula tindakan nyata
Meletakkan dasar pendidikan bangsa
Membuatmu dikenang sepanjang masa
Sebagai Bapak Pendidikan Nasional
Kembalikan jatidiri kepribadian bangsa

Kau lawan kebodohan dengan ilmu
Bukan dengan angkat senjata
Berbekal keihlasan dan ketulusan di hatimu
Semangat mengkobar dalam dadamu
Demi bangsa yang maju dan bersatu

Kau tak pernah minta dihargai
Kau tak pernah mengeluh
Hanya satu yang membara didada
Indonesia merdeka sejahtera
Bangsa bebas dari penjajah

Kau menginspirasi rakyat Indonesia
Menuju masa depan yang lebih baik.
Terima kasih Bapakku
Ki Hajar Dewantara
Kau pahlawan terbaik kami
Merdeka.....

Ternyata, puisi tersebut tidak hanya menggambarkan semangat kepahlawanan yang diperlihat Ki Hajar Dewantara, tetapi juga memiliki pesan bahwa Ki Hajar Dewantara berupaya memberantas kebodohan. Atas jasa-jasanya dalam merintis pendidikan umum, ia dinyatakan sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia dan hari kelahirannya dijadikan Hari Pendidikan Nasional (Surat Keputusan Presiden RI no. 305 tahun 1959, tanggal 28 November 1959).

Dengan semangat dan perjuangan KI HAJAR DEWANTARA dapat menjadi inspirasi kita dalam mencapai cita-cita, selain KI HAJAR DEWANTARA adalah pahlawan pendidikan Indonesia, dia juga rela berkorban demi pendidikan Indonesia.

Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 5:12 PM

Permainan Bola Besar Melalui Permainan Sepakbola

Sepakbola merupakan salah satu olahraga yang banyak dimainkan di seluruh dunia. Sepakbola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari. Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah. Kelahiran sepakbola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer).

Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola. Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepakbola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan di berbagai negara. Kini sepakbola sudah modern untuk bermain bola dengan baik pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik cenderung dapat bermain sepakbola dengan baik pula.

Beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepakbola adalah menendang (kicking), menghentikan atau mengontrol (stoping), menggiring (dribbling), menyundul (heading), merampas (tacling), lemparan ke dalam (trow – in) dan menjaga gawang (goal keeping). Di bawah ini akan dijelaskan beberapa teknik menendang, menghentikan, dan mengiring bola dalam permainan sepakbola.

A. Prinsip Dasar Mengumpan dan Menendang Bola
Menendang bola merupakan salah satu karakteristik permainan sepakbola yang paling dominan. Tujuan utama menendang bola adalah untuk mengumpan ( passing ), dan menembak kearah gawang (shootig at the goal). Dilihat dari perkenaan bagian kaki ke bola, menendang dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu menendang dengan kaki bagian dalam, menendang dengan kaki bagian luar, dan menendang dengan punggung kaki.

1. Menendang dengan kaki bagian dalam
Pada umumnya teknik menendang bola dengan kaki bagian dalam digunakan untuk mengumpan jarak pendek. Geraknya adalah sebagai berikut :
  1. Badan menghadap sasaran di belakang bola.
  2. Kaki tumpu berada disamping bola kurang lebih 15 cm, ujung kaki menghadap sasaran, lutut sedikit ditekuk.
  3. Kaki tendang ditarik kebelakang, dan ayunkan ke depan.
  4. Setelah terjadi benturan dilanjutkan dengan Follow trow, (gerakan lanjutan).

2. Menendang dengan kaki bagian luar
Pada umumnya teknik menendang dengan kaki bagian luar digunakan untuk mengumpan jarak pendek. Analisis geraknya sebagai berikut :
  1. Posisi badan dibelakang bola, kaki tumpu disamping belakang bola 25 cm, ujung kaki menghadap kesasaran, dan lutut sedikit ditekuk.
  2. Kaki tendang berada di belakang bola, dengan ujung kaki menghadap kedalam.
  3. Kaki tendang ditarik ke belakang dan ayunkan kedepan.
  4. Gerakan lanjutan kaki tendang diangkat serong kurang lebih 45 derajat menghadap sasaran.

3. Menandang dengan punggung kaki
Pada umumnya menendang dengan punggung kaki digunakan untuk menembak ke gawang atau shooting. Gerakanya sebagai berikut :
  1. Badan dibelakang bola sedikit condong kedepan, kaki tumpu diletakkan di samping bola dengan ujung kaki menghadap kesasaran, kaki sedikit ditekuk.
  2. Kaki tendang berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap kedepan / sasaran. 
  3. Kaki tending tarik ke belakang dan ayunkan ke depan hingga mengenai bola. Perkenaan kaki pada bola tepat pada punggung kaki penuh dsan tepat pada tengah tengah bola.
  4. Gerakan lanjut kaki tendang diarahkan dan diangkat ke arah sasaran

B. Menghentikan Bola (stopping)
Menghentikan bola merupakan salah satu teknik dasar dalam permainan sepakbola yang penggunaanya bersamaan dengan teknik menendang bola. Tujuan menghentikan bola adalah untuk mengontrol bola, yang termasuk didalamnya adalah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan memudahkan untuk passing. Gerakanya sebagai berikut :
  1. Posisi badan segaris dengan datangnya bola.
  2. Kaki tumpu mengarah pada boladengan lutut sedikit ditekuk.
  3. Kaki penghenti diangkat sedikit deengan permukaan bagian dalam kaki dijulurkan ke depan segaris dengan datangnya bola.
  4. Bola menyentuh kaki persis di bagian dalam / mata kaki.
  5. Kaki penghenti mengikuti arah bola. 

Untuk teknik menghentikan bola masih terdapat banyak cara yang dapat dilakukan di antaranya yaitu menggunakan punggung kaki, paha, dada, serta kepala apabila memungkinkan. Berikut ini beberapa prinsip dasar ketika menahan bola.

Prinsip dasar menahan bola dengan kaki bagian dalam, sebagai berikut :
  1. Posisi awal, diawali dengan posisi menghadap arah datangnya bola, pusatkan pandangan ke arah gerakan bola, putar pergelangan kaki yang akan digunakan menahan bola ke arah luar dan dikunci.
  2. Gerakan, julurkan kaki yang akan digunakan menahan bola ke arah datangnya bola, saat bola mengenai kaki bagian dalam, tarik kembali ke belakang mengikuti arah gerakan bola.
  3. Akhir gerakan, gerak bola tertahan dan berhenti di depan badan, pandangan ke depan

Prinsip dasar menahan bola dengan kaki bagian luar dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. Posisi awal, diawali dengan posisi berdiri menghadap arah gerak dasar bola, letakkan kaki tumpu di samping bola, posisi kedua lengan di samping badan agak terentang, pergelangan kaki yang akan digunakan menghentikan diputar ke dalam dan dikunci, pandangan terpusat pada bola.
  2. Gerakan, julurkan kaki yang akan digunakan menahan bola ke arah datangnya bola, saat bola menyentuh kaki bagian luar, tarik kaki yang akan digunakan menghentikan bola ke belakang, perkenaan kaki pada bola tepat pada tengah-tengah bola.
  3. Akhir gerakan, bawa berat badan ke depan bersamaan kaki yang tidak digunakan menahan bola dijadikan tumpuan berat badan, pandangan ke depan, bola tertahan di depan badan.

Prinsip dasar menahan bola menggunakan telapak kaki dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. Posisi awal, berdiri menghadap arah datangnya bola, pusatkan pandangan ke arah datangnya bola, posisi kedua lengan di samping badan, posisi badan agak condong ke depan.
  2. Gerakan, saat bola datang sambut dengan telapak kaki menghadap ke arah datang bola, pergelangan kaki dikunci, posisi tumit ada di bawah.
  3. Akhir gerakan, posisi kaki terangkat dari tanah dengan lutut agak tertekuk, gerak bola tertahan oleh telapak kaki, tumpuan berat badan pada kaki yang lainnya.

Prinsip dasar menahan bola menggunakan dada
Bola dihentikan dengan dada apabila bola datangnya melambung dari atas. Teknik ini memerlukan keakuratan, jika dilakukan dengan kurang benar dapat membahayakan pemain. Bola yang datangnya cepat apabila mengenai dada akan menyebabkan kesulitan bernapas. Teknik menghentikan bola dengan menggunakan dada adalah sebagai berikut:
  1. Perhatikan bola yang melayang dengan cermat.
  2. Maju atau mundur untuk memposisikan badan menjemput datangnya bola.
  3. Dalam posisi badan seimbang, dada dibuka lebar dan kedua tangan melebar.
  4. Tahan bola di dada dengan sedikit menarik dada kebelakang pada saat bola menyentuh dada.
  5. Jatuhkan bola diantara kedua kaki.

Prinsip dasar menahan bola menggunakan paha
Bola dapat dihentikan dengan paha apabila bola datang melayang dari atas atau dari depan. Cara menghentikan bola menggunakan paha adalah sebagai berikut:
  1. Perhatikan bola yang sedang melayang diudara dengan cermat.
  2. Posisikan badan bergerak ke depan atau ke belakang untuk menyongsong arah datangnya bola
  3. Tempatkan tubuh dibawah datangnya bola dengan posisi seimbang.
  4. Angkatlah salah satu kaki yang akan digunakan untuk  menghentikan bola. Tekuklah lutut hingga bidang datar menyongsong arah datangnya bola.
  5. Dengan sedikit sentuhan bola dihentikan dengan paha.
  6. Jatuhkan bola diantara kedua kaki.

C. Menggiring Bola (dribbling)
Pada dasarnya menggiring bola adalah menendang terputus– putus atau pelan, oleh karenanya bagian kaki yang dipergunakan dalam menggiring bola sama dengan bagian kaki yang dipergunakan untuk menendang bola. Sepakbola modern dilakukan dengan keterampilan lari dan operan bola dengan gerakan-gerakan yang sederhana disertai dengan kecepatan dan ketepatan. Menggiring bola bertujuan antara lain untuk mendekati jarak ke sasaran, melewati lawan, dan menghambat permainan. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai posisi tubuh saat menggiring bola dengan menggunakan kaki bagian dalam :
  1. Posisi kaki menggiring bola sama dengan posisi menendang bola.
  2. Kaki yang digunakan untuk menggiring bola tidak ditarik ke belakang hanya diayunkan ke depan.
  3. Diupayakan setiap melangkah, secara teratur bola disentuh/ didorong bergulir ke depan.
  4. Bola bergulir harus selalu dekat dengan kaki agar bola dapat dikuasai.
  5. Pada waktu menggiring bola, kedua lutut sedikit ditekuk untuk mempermudah penguasaan bola.
  6. Pada saat kaki menyentuh bola, pendangan ke arah bola dan selanjutnya melihat situasi kelapangan.

Prinsip dasar menggiring bola dengan kaki bagian dalam, sebagai berikut .
  1. Posisi awal, berdiri menghadap arah gerakan, pandangan ke depan, posisi kedua lengan disamping badan agak terentang, pergelangan kaki diputar ke luar dan dikunci.
  2. Gerakan, dorong bola dengan kaki bagian dalam ke arah depan dengan posisi kaki agak dibuka ke depan bersamaan kaki tumpu ikut bergerak, bola bergerak ke depan tidak jauh dari kaki di permukaan tanah.
  3. Akhir gerakan, (1) bola bergulir di atas tanah, di depan badan, (2) tumpuan berat badan berada pada kaki yang tidak digunakan menggiring bola, (3) pandangan ke depan arah bola.

Prinsip dasar menggiring bola dengan kaki bagian luar, sebagai berikut :
  1. Posisi awal, posisi berdiri menghadap arah, pandangan ke depan, posisi kedua lengan di samping badan agak terentang, pergelangan kaki diputar ke dalam dan dikunci,
  2. Gerakan, dorong bola dengan kaki bagian luar ke arah depan dengan posisi kaki agak terangkat
  3. dari tanah, tumpuan berat badan berada pada kaki yang tidak digunakan menggiring bola,
  4. Akhir gerakan, bola bergulir di atas tanah, di depan badan, tumpuan berat badan berada pada kaki yang tidak digunakan menggiring bola, pandangan ke depan ke arah bola.
Untuk bisa menggiring bola dengan baik harus terlebih dahulu bisa menendang dan mengontrol bola dengan baik. Seorang pemain tidak akan bisa menggiring bola dengan baik apabila belum bisa menendang dan mengontrol bola dengan baik.

D. Menyundul Bola (heading)
Menyundul bola degan kepala atau dalam bahasa inggris disebut heading ball merupakan salah satu teknik dasar bermain sepakbola. Sundulan yang terarah sangat bermanfaat untuk mengawali serangan efektif, atau bahkan bisa menghasilkan gol. Teknik ini harus dilakukan dengan cara yang tepat sehingga sundulan dapat maksimal. Pada dasarnya menyundul bola adalah gerakan mengoper bola kepada kawan atau mencetak gol ke gawang lawan melalui kepala. Geraknya adalah sebagai berikut :
    1. Lari menjemput arah datangnya bola, pandangan mata tertuju ke arah bola.
    2. Otot-otot leher dikuatkan/dikeraskan.
    3. Bagian badan yang digunakan untuk menyundul bola adalah dahi, yaitu daerah kepala di atas kedua kening (alis) di bawah rambut kepala.
    4. Badan ditarik ke belakang melengkung pada daerah pinggang, kemudian dengan gerakan seluruh tubuh, yaitu kekuatan otot-otot perut, kekuatan dorongan panggul dan kekuatan kedua lutut, kaki diluruskan, badan diayun ke depan sehingga dahi dapat mengenai bola.
    5. Pada waktu menyundul bola, mata tetap terbuka tidak boleh dipejamkan, selalu mengikuti arah datangnya bola dan mengikuti ke mana bola diarahkan, selanjutnya diikuti dengan gerak lanjutan untuk segera lari mencari posisi.

    Menyundul bola memiliki kegunaan antara lain untuk meneruskan bola atau mengoperkan bola kepada teman atau operan jarak pendek,  memasukkan bola ke mulut gawang lawan (membuat gol), memberikan umpan kepada teman di depan gawang lawan untuk membuat gol, menyapu bola di daerah pertahanan sendiri untuk mematahkan serangan lawan (mempertahankan daerah gawang sendiri).

    Menyundul bola dapat dilakukan dengan berbagai posisi, diantaranya posisi berdiri, berlari, dan melompat. Menyundul bola dalam posisi badan berdiri dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
    1. Sikap berhenti di tempat.
    2. Badan menghadap ke arah datangnya bola, kedua kaki depan belakang dan lutut sedikit ditekuk.
    3. Badan condong ke belakang mata tertuju ke arah datangnya bola.
    4. Dengan kekuatan otot-otot perut dan dorongan panggul serta dorongan kedua lutut diluruskan.
    5. Seluruh badan diikutsertakan ke depan hingga badan condong ke depan diteruskan dengan gerak lanjutan ke arah sasaran.

    Menyundul bola dengan sikap lari dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut. Lari ke arah datangnya bola, gerakan seperti menyundul bola dalam sikap berdiri. Menyundul bola dengan sikap melompat dapat dilakukan dengan awalan ataupun tanpa awalan. Jika dilakukan dengan awalan maka tolakan dengan satu kaki atau dengan dua kaki. Jika dilakukan tanpa awalan maka tolakan dengan kedua kaki. Apabila di dekat kita terdapat banyak lawan maka sulit untuk melompat dengan awalan.

    Berdasarkan perkenaan bola, menyundul dengan melompat terdiri atas sebagai berikut.
    1. Menyundul bola dilakukan pada saat mulai melompat atau pada saat badan naik ke atas, sundulan ini digunakan untuk mematahkan serangan lawan atau membersihkan bola dari daerah berbahaya di depan gawang sendiri.
    2. Menyundul bola pada saat mencapai puncak atau titik tertinggi dari lompatan, yaitu untuk menyundul bola ke bawah. Sundulan ini untuk membuat gol ke gawang lawan atau memberi operan kepada teman.
    3. Menyundul bola pada saat lompatan telah mencapai puncak dan saat mulai turun, sundulan bola ini untuk operan bola lemah.

    Menyundul bola dengan melayang berguna untuk membuat gol. Bola yang melayang di udara menjadi ”makanan” bagi kepala untuk mengarahkannya ke rekan satu tim atau ke dalam gawang lawan. Caranya adalah dengan pemain yang menyundul bola sambil menjatuhkan badan. Hal ini dilakukan apabila bola yang datang melayang tidak begitu tinggi dari tanah. Cara ini sering mengecoh pemain bertahan dan penjaga gawang lawan, karena biasanya bola yang melayang tidak begitu tinggi dari tanah akan disambut dengan kaki, bukan dengan kepala.

    E. Lemparan ke dalam (throw in)
    Teknik melakukan throw in atau lemparan kedalam pada permainan sepak bola bukanlah suatu hal yang bisa dilakukan dengan mudah. Dengan teknik yang tepat, sebuah gol bisa berawal dari sebuah lemparan kedalam. Lemparan kedalam memang terlihat sederhana. Namun, setiap pemain yang akan melakukannya harus terlebih dahulu memahami beberapa hal penting tentang lemparan kedalam, seperti cara melempar yang baik dan benar, kepada siapa harus memberikan bola dan yang paling penting adalah harus mengetahui aturan dalam melakukan lemparan kedalam. Pada dasarnya lemparan ke dalam dilakukan dengan gerakan sebagai berikut :
    1. Berdiri dengan kaki rapat (kangkang ke samping atau depan belakang lutut agak ditekuk )
    2. Kedua tangan memegang bola dengan jari-jari diregangkan.
    3. Kedua tangan yang memegang bola diangkat ke atas belakang kepala, waktu akan melempar badan ditarik ke belakang dan saat melempar dengan diayunkan ke depan dibantu kedua lutut diluruskan.
    4. Dilanjutkan dengan gerak lanjutan

    Sebelum melakukan lemparan pikirkan terlebih dahulu dengan cepat kepada siapa atau kemana akan memberikan bola, jangan tergesa – gesa untuk segera melakukan lemparan. Lemparan kedalam harus dilakukan dengan kedua tangan sementara kedua kaki harus tetap menginjak tanah. Jika ingin melempar dengan keras pelempar bisa berlari terlebih dahulu untuk mengambil ancang-ancang. jika ingin memberikan bola pada teman yang posisinya dekat dengan pelempar, cukup melempar dengan pelan, usahakan tepat di dada, paha, atau kakinya sehingga mudah di kuasai.

    F. Menghadang Bola (tackling)
    Salah satu cara menghadang serangan tim lawan tersebut adalah dengan jalan memblok pergerakan lawan, mencuri bola dari kaki lawan, hingga menghentikan laju serangan dengan melakukan tackling. Tehnik merampas bola merampas bola adalah merebut bola dari penguasaan lawan. macam-macam tehnik merampas bola antara lain sebagai berikut.
    1. Merampas bola dari depan. Tehnik ini dilakukan dengan saling berhadapan dengan lawan, cara merampasnya adalah dengan penjagaan agar kita tidak dilewati musuh dan merampas bola dari depan.
    2. Merampas bola dari samping. Tehnik ini merampas bola dari samping kanan maupun kiri, dengan tehnik ini kadang pemain tidak mengetahui pergerakan lawan.
    3. Merampas bola sambil meluncur (Sliding). Merampas bola sambil meluncur (Sliding) yaitu berlari dengan menjatuhkan diri sambil meluncur dan mengarahkan kaki kearah bola (lawan). Tehnik ini cukup riskan karena menimbulkan benturan keras dan cidera apabila kita tidak pintar penempantannya, peraturan FIFA merampas sambil meluncur menggunakan kedua kaki dan sliding tackel dari belakang tidak diperbolehkan karena dapat membahayakan pemain dan dapat terjadi pelanggaran.
    4. Merampas bola dengan menggunakan benturan bahu (Body Charge). Merupakan membenturkan badan dan lengan yang digunakan harus rapat dengan badan agar tidak terjadi pelanggaran, perlu di ingat jika didaerah pinalti khususnya pemain bertahan harus berhati-hati dalam melakukan merampas bola dengan menggunakan benturan badan karena bisa mengakibatkan tendangan pinalty jika salah menerapkan.

    Untuk dapat menguasai tehnik yang baik memerlukan waktu yang lama untuk itu memerlukan ketekunan dan kedisiplinan yang tinggi dalam berlatih.

    Posted by Nanang_Ajim
    Mikirbae.com Updated at: 3:56 PM

    Menyusun Teks Cerita Fabel dengan Kata-Kata Sendiri

    Setiap orang pada dasarnya memiliki naluri untuk bercerita. Pengalaman pribadi, pengalaman orang lain, atau berita di berbagai media bisa menjadi bahan yang menarik untuk menulis teks cerita fabel. Namun, kita harus mampu mengolah cerita dengan menggunakan tokoh binatang. Hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah struktur isi dan fitur bahasa. Keduanya penting agar kisah menarik yang kamu tulis benar-benar memenuhi syarat sebagai sebuah fabel. Menyusun teks cerita fabel harus sesuai dengan struktur teks cerita fabel, agar urutannya logis.

    Agar lebih mudah menyusun teks cerita fabel, lakukanlah urutan pembuatan teks fabel seperti berikut ini. Amatilah perilaku binatang di sekitar, kemudian tentukan hal menarik yang diamati sehingga menjadi tema tulisan. Tema yang disarankan berkaitan dengan kebaikan yang dapat diambil dari perilaku binatang. Setelah menentukan tema buatlah kerangka teks cerita fabel yang terdiri atas struktur teksnya, yaitu orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. Buatlah ide pokok atau gagasan yang ingin ditulis di dalam keempat bagian teks tersebut.

    Hubungkan antara ide pokok pada setiap bagian itu dengan menggunakan kata sambung. Jika perlu, dapat membuat dan menambahkan kalimat lain sehingga teksmu menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Ketika menyusun teks berdasarkan hasil pengamatan itu, harus menerapkan unsur kebahasaan, seperti ejaan, pilihan kata, tanda baca, dan kalimat. Setelah berhasil menyusun teks cerita fabel, baca dan cermati lagi teks tersebut. Lengkapi kekurangan dan kesalahan yang terjadi.

    1. Kerangka Teks
    Struktur Teks Topik
    Orientasi
    1. Di sebuah rumah hiduplah seekor kucing
    2. Setiap hari pekerjaanya tidur di bawah kolong meja.
    Komplikasi
    1. Si kucing bertemu seekor kucing liar.
    2. Kucing belari bemain kerjar-kejaran
    3. Maming bertanya mengapa Memeng gerakannya lamban.
    Resolusi
    1. Maming menawarkan bantuan kepada Memeng.
    2. Maming sengaja menabrak dari belakang.
    3. Memeng merasakan gerakannya menjadi lebih cepat.
    4. Memeng dapat mencari makan sendiri
    Koda
    1. Memeng menjadi kucing yang rajin mencari makanan.
    2. Pemilik rumah merasa senang karena rumahnya menjadi aman

    2. Fabel
    Struktur Teks Topik
    Orientasi Di sebuah rumah hiduplah seekor kucing. Kucing tersebut bernama Memeng. Memeng sudah lama tinggal di rumah tersebut. Memeng tinggal di rumah tersebut ketika pemilik rumah menemukan sang kucing di pinggir jalan.

    Setiap hari pekerjaanya tidur di bawah kolong meja. Tubuhnya gemuk dan gerakannya lambat. Si kucing selalu menunggu pemilik rumah makan, lalu ketika pemilik rumah sedang makan si kucing akan bergelayutan di kaki pemilik rumah dengan harapan supaya diberi makanan.
    Komplikasi Pada suatu hari si kucing bermain di hutan belakang rumah, lalu ia bertemu seekor kucing liar bernama Maming. Mereka menjadi teman setelah pertemuan tersebut.

    Pada hari berikutnya kedua kucing tersebut bertemu di tempat yang sama. Mereka bermain bersama, belari beemain kerjar-kejaran. Ketika bermain kejar-kejaran Memeng selalu kalah cepat dari Maming. Maming merasa heran mengapa temannya tersebut sangat lamban dan nafasnya juga ngos-ngosan.

    Pada saat beristirahat setelah bermain Maming menanyakan kepada Memeng tentang gerakanya yang sangat lamban. Memeng menjawab gerakanya yang lambat disebabkan karena dirinya jarang mencari makanan sendiri. Ia hanya mengharapkan makanan pemberian dari pemilik rumah. Tubuhnya pun menjadi tambun dan gerakanya lambat.
    Resolusi Maming menawarkan bantuan kepada Memeng cara agar gerakanya menjadi cepat dan tubuhnya menjadi ramping. Memeng dengan senang hati menerima tawaran tersebut, meskipun ia belum tahu bentuk bantuan yang akan diberikan temannya tersebut.

    Keesokan harinya mereka bermain kejar-kejaran lagi, ketika Memeng berlari dengan lambat Maming sengaja menabrak dari belakang sehingga Memeng jatuh terjerembab mencium tanah. Mememeng marah dan langsung mengejar Maming, Maming menghindar dengan berlari sangat cepat. Kejar-kejaran terjadi berulang-ulang sampai hari menjelang sore. Keduanya kecapaian dan Memeng pulang dengan rasa dongkol dihatinya karena tidak dapat membalas tindakan Maming.

    Pada hari berikutnya mereka berkejar-kejaran lagi seperti biasa. Namun ada perasaan heran dalam hati Memeng. Memeng merasakan gerakannya menjadi lebih cepat dari biasanya, dan sekarang ia bisa menyamai kecepatan lari Maming.

    Pada saat beristirahat Memeng menceritakan perubahan pada dirinya kepada temannya tersebut. Maming hanya bisa tersenyum dan berkata itulah bantuan yang ia maksud. Tanpa disadari oleh Memeng ternyata ia telah belajar bagaimana cara berlari dengan cepat. Dengan gerakanya yang cepat tersebut Memeng dapat mencari makan sendiri dengan menangkap tikus yang ada di rumah.
    Koda Akhirnya Memeng menjadi kucing yang rajin mencari makanan, ia tidak bergantung lagi terhadap belas kasihan pemilik rumah. Pemilik rumah juga merasa senang karena tikus-tikus yang berkeliaran di rumah sekarang tidak tampak lagi.

    Posted by Nanang_Ajim
    Mikirbae.com Updated at: 7:35 PM

    Unsur Kebahasaan Teks Biografi

    Teks biografi termasuk teks naratif yang tergolong pada teks makro. Sebagai teks makro, teks biografi memiliki struktur teks yang tidak harus sama, bergantung pada bagaimana penulis menyampaikan gambaran tentang tokoh dan peristiwa yang dialaminya. Untuk dapat mengenali teks biografi, harus memahami isi teks yang menceritakan kehidupan tokoh di dalam biografi tersebut. Agar memudahkan memahami teks biografi, ada empat hal yang harus cermati, yaitu (1) judul biografi, (2) hal menarik dan mengesankan yang ditampilkan dalam kehidupan tokoh, (3) hal mengagumkan dan mengharukan yang muncul dalam kehidupan tokoh, dan (4) hal yang dapat dicontoh dari kehidupan tokoh.

    Teks biografi (biography) merupakan teks yang mengisahkan tokoh atau pelaku, peristiwa, dan masalah yang dihadapinya. Biografi merupakan riwayat hidup seseorang atau tokoh yang ditulis oleh orang lain. Dalam sebuah teks biografi terdapat beberapa unsur kebahasaan yang membangun teks tersebut. Unsur-unsur kebahasaan yang terdapat dalam teks biografi antara lain kata hubung, rujukan kata, waktu, aktivitas dan tempat, dan kata kerja. Berikut ini beberapa unsur kebahasaan teks biografi.

    A. Kata Hubung
    Kata hubung atau kata sambung yaitu kata yang berfungsi sebagai penghubung antara satu kata dan kata lain dalam satu kalimat. Selain itu, kata hubung juga berfungsi untuk mengubungkan satu kalimat dengan kalimat yang lain.
    1. Jika kata hubung tersebut berfungsi sebagai penghubung kata dalam satu kalimat, kata hubung itu disebut konjungsi intrakalimat, seperti dan, tetapi, lalu, kemudian. 
    2. Jika kata hubung tersebut berfungsi menghubungkan kalimat yang satu dengan kalimat yang lain, kata hubung itu disebut konjungsi antarkalimat, misalnya akan tetapi, meskipun demikian, oleh karena itu.

    Pada teks biografi Ki Hajar Dewantara di kata hubung yang digunakan, antara lain, dan sebagai kata hubung intrakalimat, meskipun demikian dan akan tetapi sebagai kata hubung antarkalimat. Kata hubung kemudian dapat berfungsi sebagai kata hubung intrakalimat dan antarkalimat. Hal itu dapat kamu lihat pada contoh berikut.
    1. Ia di buang ke Negara Belanda bersama kedua rekannya dan kembali ke tanah air pada tahun 1918 setelah memperoleh Europeesche Akte.
    2. Ki Hajar Dewantara berasal dari lingkungan keluarga keraton Yogyakarta. Meskipun demikian, ia sangat sederhana dan ingin dekat dengan rakyatnya
    3. Akan tetapi, organisasi ini ditolak oleh pemerintahan Belanda karena dianggap dapat membangkitkan rasa nasionalisme rakyat dan menggerakkan kesatuan untuk menentang pemerintah kolonial Belanda.
    4. Ki Hajar Dewantara menamatkan Sekolah Dasar di ELS (Sekolah Dasar Belanda), kemudian melanjutkan pendidikannya ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera).
    ki hajar dewantara
    Kata hubung dan pada contoh 1) bermakna hubungan ‘penambahan’, meskipun demikin pada contoh 2) bermakna ‘pertentangan’, akan tetapi pada contoh 3) bermakna ‘pertentangan’, dan kemudian pada contoh 4) bermakna ‘kelanjutan’.
    No. Kata Hubung Kalimat Makna Kata Hubung
    1. dan Ia di buang ke Negara Belanda bersama kedua rekannya dan kembali ke tanah air pada tahun 1918 setelah memperoleh Europeesche Akte Hubungan penambahan
    2. tetapi juga Ki Hajar Dewantara tidak hanya dianggap sebagai tokoh dan pahlawan pendidikan yang tanggal kelahirannya 2 Mei dijadikan hari Pendidikan Nasional, tetapi juga ditetapkan sebagai pahlawan pergerakan nasional melalui surat keputusan Presiden RI No. 305 Tahun 1959, tanggal 28 November 1959. Hubungan penambahan
    3. kemudian Akibat karangannya itu, pemerintah kolonial Belanda melalui Gubernur Jendral Idenburg menjatuhkan hukum buang (internering) ke Pulau Bangka tanpa proses pengadilan. Kemudian, ia dibuang ke Negara Belanda bersama kedua rekannya dan kembali ke tanah air pada tahun 1918 setelah memperoleh Europeesche Akte. Hubungan kelanjutan
    4. agar Ketika berusia 40 tahun menurut hitungan Tahun Caka, Raden Mas Soewardi Soeryaningrat berganti nama menjadi Ki Hajar Dewantara. Tujuannya berganti nama adalah agar ia dapat bebas dekat dengan rakyatnya. Hubungan tujuan
    5. setelah Ia tidak dapat menamatkan pendidikan di sekolah tersebut karena sakit. Setelah itu, Ki Hajar Dewantara bekerja sebagai wartawan di beberapa surat kabar, seperti Sedyotomo, Midden Java, De Express, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Poesara. Hubungan waktu
    6. sehingga Tulisan-tulisannya sangat komunikatif, tajam, dan patriotik sehingga mampu membangkitkan semangat anti kolonial bagi pembacanya. Hubungan hasil
    7. karena Organisasi ini ditolak oleh pemerintahan Belanda karena dianggap dapat membangkitkan rasa nasionalisme rakyat dan menggerakan kesatuan untuk menentang pemerintah kolonial Belanda. Hubungan sebab

    Jika dilihat berdasarkan perilakunya di dalam kalimat, kata hubung intrakalimat yang menjadi ciri teks biografi dapat dikelompokkan menjadi (1) kata hubung koordinatif, (2) kata hubung korelatif, (3) kata hubung subordinatif.
    1. Kata hubung koordinatif digunakan untuk menghubungkan dua unsur atau lebih yang sama pentingnya, misalnya dan, serta, tetapi. 
    2. Kata hubung korelatif digunakan untuk menghubungkan dua kata atau frasa yang memiliki status yang sama, biasanya dipisahkan oleh salah satu kata atau frasa, misalnya baik… maupun…, tidak hanya …, tetapi juga…. 
    3. Kata hubung subordinatif digunakan untuk menghubungan dua kata atau frasa yang tidak memiliki status yang sama, misalnya setelah, agar, sehingga, karena.
    No. Kelompok Kata Hubung Kata Hubung
    1. Kata hubung koordinatif dan
    2. Kata hubung korelatif tetapi juga
    3. Kata hubung subordinatif setelah, sehingga, karena, agar

    B. Merujuk Kata
    Di dalam teks biografi “Ki Hajar Dewantara: Bapak Pendidikan Indonesia”  terdapat bagian kata atau kelompok kata yang merujuk pada kata atau kelompok kata kalimat sebelumnya. perhatikan contoh berikut.
    1. Perjalanan hidup Ki Hajar Dewantara benar-benar ditandai dengan perjuangan dan pengabdian pada kepentingan bangsa dan negaranya. Contoh kalimat di atas memperlihatkan –nya pada kata negaranya, -nya merujuk pada Ki Hajar Dewantara.
    2. Ki Hajar Dewantara bekerja sebagai wartawan di beberapa surat kabar, seperti Sedyotomo, Midden Java, De Express, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Poesara. Tulisan-tulisannya sangat komunikatif, tajam, dan patriotik sehingga mampu membangkitkan semangat antikolonial bagi pembacanya.
    3. Ki Hajar Dewantara juga mengecam rencana perayaan itu melalui tulisannya yang berjudul “Als Ik Eens Nederlander Was (Seandainya Aku Seorang Belanda) dan Een voor Allen maar Ook Allen voor Een (Satu untuk Semua, tetapi Semua untuk Satu Juga)”. Akibat karangannya itu, pemerintah kolonial Belanda melalui Gubernur Jendral Idenburg menjatuhkan hukum buang (internering) ke Pulau Bangka tanpa proses pengadilan. Kemudian, ia di buang ke Negara Belanda bersama kedua rekannya dan kembali ke tanah air pada tahun 1918 setelah memproleh Europeesche Akte.
    4. Pada tanggal 3 Juli 1922 Ki Hajar Dewantara bersama dengan rekan-rekan seperjuangannya mendirikan perguruan yang bercorak nasional, yaitu Nationaal Onderwijs Instituut Taman Siswa (Perguruan Nasional Taman Siswa). Melalui perguruan Taman Siswa dan tulisan-tulisannya yang berjumlah ratusan, Ki Hajar Dewantara berhasil meletakkan dasar-dasar pendidikan nasional bagi bangsa Indonesia.
    5. Sebagai pahlawan yang dijuluki Bapak Pendidikan Indonesia, semangat dan jasa Ki Hajar Dewantara sepantasnya dikenang dan tidak dilupakan. Semoga apa yang dilakukannya itu dapat menginspirasi rakyat Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

    C. Kata Kerja
    Pada teks biografi model terdapat kata kerja (verbal) yang menyatakan tindakan, misalnya, kata kerja menamatkan dan melanjutkan pada kalimat “Ki Hajar Dewantara menamatkan Sekolah Dasar di ELS (Sekolah Dasar Belanda), kemudian melanjutkan pendidikannya ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera).”
    No. Kata Kerja Tindakan Kalimat
    1. membangkitkan Tulisan-tulisannya sangat komunikatif, tajam, dan patriotik sehingga mampu membangkitkan memangat anti kolonial bagi pembacanya.
    2. menyosialisasikan Ki Hajar Dewantra juga aktif dalam organisasi sosial dan politik. Pada tahun 1908, ia aktif di seksi propaganda Boedi Oetomo untuk menyosialisasikan dan menggugah kesadaran masyarakat Indonesia.
    3. membangkitkan, menggerakkan Organisasi ini ditolak oleh pemerintahan Belanda karena dianggap dapat membangkitkan rasa nasionalisme rakyat dan menggerakan kesatuan untuk menentang pemerintah kolonial Belanda.
    4. melancarkan, merayakan Komite Boemipoetra melancarkan kritik terhadap Pemerintah Belanda yang ingin merayakan seratus tahun kebebasan Belanda dari penjajahan Prancis dengan menarik uang dari rakyat jajahannya.
    5. menjatuhkan Akibat karangannya itu, pemerintah kolonial Belanda melalui Gubernur Jendral Idenburg menjatuhkan hukum buang (internering) ke Pulau Bangka tanpa proses pengadilan.
    6. mendirikan Pada tanggal 3 Juli 1922 Ki Hajar Dewantara bersama dengan rekan-rekan seperjuangannya mendirikan perguruan yang bercorak nasional, yaitu Nationaal Onderwijs Institut Taman Siswa (Perguruan Nasional Taman Siswa).
    7. meletakkan Melalui perguruan Taman Siswa dan tulisan-tulisannya yang berjumlah ratusan, Ki Hajar Dewantara berhasil meletakkan dasar-dasar pendidikan nasional bagi bangsa Indonesia.
    8. menjatuhkan Akibat karangannya itu, pemerintah kolonial Belanda melalui Gubernur Jendral Idenburg menjatuhkan hukum buang (internering) ke Pulau Bangka tanpa proses pengadilan.
    9. melestarikan, mendirikan Untuk melestarikan nilai dan semangat perjuangannya, penerus Taman Siswa mendirikan Museum Dewantara Kirti Griya di Yogyakarta.

    D. Waktu, Aktivitas, dan Tempat
    Pada teks biografi di atas, ada kata-kata yang menunjukkan urutan waktu, aktivitas, dan tempat.
    No. Waktu Peristiwa Tempat
    1. 2 Mei 1889 lahir Yogyakarta
    2. tahun 1908 aktif di organisasi Indonesia
    3. Setelah membentuk Komite Bumipoetra hukum buang (internering) Bangka
    4. 25 Desember 1912 mendirikan Indische Partijnesia Indonesia
    5. 28 November 1959 ditetapkan sebagai pahlawan pergerakan nasional Indonesia
    6. 28 April 1959 meninggal dunia Yoyakarta
    Posted by Nanang_Ajim
    Mikirbae.com Updated at: 7:25 PM

    Stuktur teks biografi

    Struktur teks biografi terdiri dari orientasi, peristiwa dan masalah, serta reorientasi. Orientasi berisi gambaran awal tentang tokoh atau pelaku di dalam teks biografi. Peristiwa atau kejadian berisi penjelasan yang berisi peristiwa-peristiwa yang terjadi atau pernah dialami oleh tokoh, termasuk masalah yang dihadapinya dalam mencapai tujuan dan cita-citanya. Hal yang menarik, mengesankan, mengagumkan, dan mengharukan yang dialami tokoh juga diuraikan dalam bagian peristiwa. Sementara itu, reorientasi berisi pandangan penulis terhadap tokoh yang diceritakan. Reorientasi bersifat opsional, boleh ada, boleh juga tidak ada.

    Biografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu bios yang berarti hidup, dab graphien yang berarti tulis. Dengan kata lain biografi merupakan tulisan tentang kehidupan seseorang. Maka dapat disimpulkan bahwa teks Biografi adalah teks yang berisikan tentang kisah riwayat hidup seseorang. Ciri-ciri teks biografi antara lain memuat informasi berdasarkan fakta (faktual) dalam bentuk narasi. Faktualnya berdasarkan pengalaman hidup seseorang yang patut diteladani. Beberapa contoh biografi antara lain biografi tokoh-tokoh nasional Indonesia, satu diantaranya adalah Ki Hajar Dewantara seperti di bawah ini.
    struktur teks
    Struktur Teks Kalimat
    Orientasi Nama kecil Ki Hajar Dewantara adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ia lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Ia berasal dari lingkungan keluarga keraton Yogyakarta. Meskipun demikian, ia sangat sederhana dan ingin dekat dengan rakyatnya. Ketika berusia 40 tahun menurut hitungan Tahun Caka, Raden Mas Soewardi Soeryaningrat berganti nama menjadi Ki Hajar Dewantara. Tujuannya berganti nama adalah agar ia dapat bebas dekat dengan rakyatnya.
    Peristiwa dan Masalah Perjalanan hidup Ki Hajar Dewantara benar-benar ditandai dengan perjuangan dan pengabdian pada kepentingan bangsa dan negaranya. Ki Hajar Dewantara menamatkan Sekolah Dasar di ELS (Sekolah Dasar Belanda), kemudian melanjutkan pendidikannya ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera). Setelah itu, Ki Hajar Dewantara bekerja sebagai wartawan di beberapa surat kabar, seperti Sedyotomo, Midden Java, De Express, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Poesara.

    Ki Hajar Dewantra juga aktif dalam organisasi sosial dan politik. Pada tahun 1908, ia aktif di seksi propaganda Boedi Oetomo. Pada tanggal 25 Desember 1912, ia mendirikan Indische Partij bersama dengan Douwes Dekker, dan dr. Cipto Mangoenkoesoemo. Organisasi ini ditolak oleh pemerintahan Belanda karena dianggap dapat membangkitkan rasa nasionalisme rakyat dan menggerakan kesatuan untuk menentang pemerintah kolonial Belanda.

    Semangat Ki Hajar Dewantara terus menggebu. Pada bulan November 1913 ia membentuk Komite Bumipoetra. Komite Boemipoetra melancarkan kritik terhadap Pemerintah Belanda yang ingin merayakan seratus tahun kebebasan Belanda dari penjajahan Prancis dengan menarik uang dari rakyat jajahannya. Akibat karangannya itu, pemerintah kolonial Belanda melalui Gubernur Jendral Idenburg menjatuhkan hukum buang (internering) ke Pulau Bangka tanpa proses pengadilan. Kemudian, ia dibuang ke Negara Belanda bersama kedua rekannya dan kembali ke tanah air pada tahun 1918 setelah memperoleh Europeesche Akte.

    Pada tanggal 3 Juli 1922 Ki Hajar Dewantara bersama dengan rekan-rekan seperjuangannya mendirikan perguruan yang bercorak nasional, yaitu Nationaal Onderwijs Institut Taman Siswa (Perguruan Nasional Taman Siswa). Ki Hajar Dewantara berhasil meletakkan dasar-dasar pendidikan nasional bagi bangsa Indonesia. Ki Hajar Dewantara pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan yang pertama. Ki Hajar Dewantara tidak hanya dianggap sebagai tokoh dan pahlawan pendidikan yang tanggal kelahirannya 2 Mei dijadikan hari Pendidikan Nasional, tetapi juga ditetapkan sebagai pahlawan pergerakan nasional melalui surat keputusan Presiden RI No. 305 Tahun 1959, tanggal 28 November 1959. Ki Hajar Dewantara meninggal dunia pada tanggal 28 April 1959 di Yogyakarta. Untuk melestarikan nilai dan semangat perjuangannya, penerus Taman Siswa mendirikan Museum Dewantara Kirti Griya di Yogyakarta.
    Reorientasi Sebagai pahlawan yang dijuluki Bapak Pendidikan Indonesia, semangat dan jasa Ki Hajar Dewantara sepantasnya dikenang dan tidak dilupakan. Semoga apa yang dilakukannya itu dapat menginspirasi rakyat Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
    Posted by Nanang_Ajim
    Mikirbae.com Updated at: 5:36 PM

    Merevisi Teks Cerita Fabel

    Merevisi teks cerita fabel merupakan kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dalam rangkaian aktivitas menulis. Tujuannya adalah agar tulisan yang disusun terhindar dari berbagai kesalahan dan kekeliruan yang fatal. Kesalahan itu baik dari aspek struktur isi maupun bahasa yag kita gunakan. Sebagus apapun isi sebuah cerita tetapi banyak kesalahan, maka cerita itu tidak aka ada yang menyukai. Ada dua aspek yang perlu ditelaah dan direvisi dari sebuah teks cerita fabel agar teks cerita fabel yang disusun terhindar dari kesalahan yaitu struktur isi dan fitur bahasa.

    Berikut beberapa poin yang harus dilakukan saat merevisi teks cerita fabel :memeriksa dan membetulkan ejaan kalimat berupa kesalahan penggunaan huruf. Memriksa dan membetulkan ejaan kalimat berupa kesalahan penggunaan kata depan. Setelah itu urutkan bagian-bagian teks menjadi urutan yang baik dan menjadi sebuah teks cerita fabel yang baik dan utuh. Untuk memulai merevisi teks fabel bacalah seluruh teks “Landak yang Kesepian”, kemudian temukan bagian teks yang masih salah.

    1. Ejaan
    Kaidah penulisan si dan sang terpisah dengan kata yang diikutinya. Kata si dan sang ditulis dengan huruf kecil, bukan huruf kapital. Kata yang mengikuti ditulis dengan huruf kecil jika bukan nama, panggilan, atau julukan. Betulkan ejaan kalimat berupa kesalahan penggunaan huruf kapital berikut berdasarkan teks “Landak yang Kesepian”. 
    1. Di hutan belantara hiduplah seekor Landak. (Di hutan belantara hiduplah seekor landak)
    2. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada di tubuhnya akan menusuk temannya. (Si landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada di tubuhnya akan menusuk temannya.)
    3. Beberapa waktu lalu si Landak mengajak Monyet, Kambing, Kancil, dan binatang lainnya untuk bermain bersama. (Beberapa waktu lalu si landak mengajak monyet, kambing, kancil, dan binatang lainnya untuk bermain bersama.)
    4. Setelah mendengar jawaban dari teman-temannya, Si Landak bertambah sedih. (Setelah mendengar jawaban dari teman-temannya, si landak bertambah sedih.)
    5. Ketika Si Landak sedang melamun di pinggir sungai, seekor Kura-Kura menghampirinya. (Ketika si landak sedang melamun di pinggir sungai, seekor kura-kura menghampirinya.)

    2. Kata Depan
    Penulisan “di-” sebagai awalan atau imbuhan ditulis serangkai dengan kata dasarnya. Sedangkan, “di” sebagai kata depan ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Untuk menambah pemahaman tentang penggunaan kata depan di dan awalan di- pada kata kerja, guru meminta siswa membetulkan penggunaan di sebagai kata depan dan di- sebagai awalan pada kalimat berikut ini.
    1. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang tidak bisa di ajak berbicara dan bermain. (diajak)
    2. Aku akan berhati-hati agar duri ditubuhku tidak menusuk kalian. (di tubuhku)
    3. Ketika si landak sedang melamun dipinggir sungai, seekor kura-kura menghampirinya. (di pinggir)
    4. Dia tidak terima melihat teman-temannya di tangkap serigala. (ditangkap)
    5. Kami takut tertusuk duri dibadanmu itu. (di badanmu)

    3. Mengurutkan bagian teks
    Urutan teks fabel adalah orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda seperti di bawah ini.
    Struktur Teks Kalimat
    Orientasi Di hutan belantara hiduplah seekor landak. Namanya Landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada di tubuhnya akan menusuk temannya.

    Setiap hari Landak bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari di saat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.

    Beberapa waktu lalu si Landa mengajak monyet, kambing, kancil, dan binatang lainnya untuk bermain bersama. Akan tetapi, mereka menolak ajakan itu.
    “Teman-teman, ayo main bersamaku?” ajak Landa.
    “Maaf, Landa, bukannya tidak mau bermain bersamamu, tetapi kami takut tertusuk duri di badanmu itu,” seru teman-temannya.
    Aku akan berhati-hati agar duri di tubuhku tidak menusuk kalian.”
    “Tapi maaf, Landa, kami belum bisa,” seru teman-temannya.
    landak
    Setelah mendengar jawaban dari teman-temannya, Si Landa bertambah sedih. Landa tetap berusaha sekuat tenaga agar dia dapat diterima oleh teman-temannya. Landa berusaha menghibur diri. Dia bernyanyi-nyanyi kecil. Landa selalu berpikir tentang nasibnya yang nahas itu. Dia berpikir bahwa ini adalah nasibnya.

    Setelah kejadian itu, Landa semakin tidak berani ke luar rumah. Dia hanya bisa memandang dari balik jendela binatang lain yang sedang bermain. Landa semakin sedih melihat hal itu. Ingin rasanya dia bergabung dengan temantemannya, tetapi apa daya teman-temannya tidak mau bermain dengannya.
    Komplikasi Ketika si landak sedang melamun di pinggir sungai, seekor kura-kura menghampirinya.
    “Hai, siapa namamu? Aku Kuku. Aku perhatikan dari tadi kamu melamun saja.”
    Landa kaget mendengar si kura-kura. Dia bingung, ternyata masih ada yang mau menyapanya.
    Kuku mengulurkan tangannya ke Landa. Landa menjabat tangan Kuku dengan hati-hati.
    “Hai, namaku Landa,” jawab landa gembira.
    “Landa, aku tahu kok kamu sedang mempunyai masalah. Wajahmu terlihat murung,” kata Kuku.
    “Ah, tidak apa-apa, Kuku.”
    “Ceritalah kepadaku. Siapa tahu aku bisa membantumu.”
    Karena Kuku ramah dan baik, akhirnya Landa bercerita tentang hal yang menimpanya.

    Setelah mendengar cerita itu Kuku merasa iba kepada Landa. Kuku berusaha menghibur Landa. Dia juga mengundang Landa ke pesta di rumahnya. Landa senang mendapat undangan itu.

    Keesokan harinya Landa datang ke rumah Kuku. Dengan senang dan bergembira dia segera menuju ke rumah Kuku. Setelah sampai di rumah Kuku ternyata sudah banyak binatang lain yang hadir dalam pesta tersebut, termasuk monyet, kambing, dan kancil.

    Kuku menerima kedatangan Landa dengan gembira. Dia mengenalkan Landa kepada teman-temannya. Sebagian dari tamu-tamu itu ada yang mau bersalaman dengan Landa dan sebagian lain menolaknya.
    “Mengapa kamu tidak mau bersalaman denganku?” tanya Landa.
    “Maaf Landa, aku takut durimu menusuk tanganku,” jawab Kancil.
    Resolusi Ketika mereka sedang asyik berpesta, tiba-tiba monyet berteriak kencang,“Teman-teman, cepat bersembunyi, ada gerombolan serigala mengintai kita.

    Seketika itu juga, mereka kalang kabut. Tiba-tiba gerombolan serigala mengejar binatang-binatang yang ada di rumah Kuku.

    Kura-kura, monyet, kancil, dan kambing sudah tertangkap oleh serigala. Seketika itu juga Landa marah. Dia tidak terima melihat teman-temannya di tangkap serigala.

    Landa langsung menggulung badannya menjadi bulat, seperti bola duri. Kemudian dia menggelindingkan ke arah gerombolan serigala. Dengan lincah Landa menabrakkan badannya ke gerombolan serigala itu. Serigala itu kesakitan dan gerombolan itu terpecah.
    Koda Akhirnya, serigala itu lari meninggalkan Landak dan teman-temannya.
    “Hore, hidup Landa!”
    Terima kasih Landak, kami minta maaf atas sikap kami selama ini,” kata monyet sambil tersenyum tulus.
    Akhirnya, Landak tidak lagi kesepian. Kini, dia mempunyai banyak teman yang membuat hidupnya lebih bahagia.
    Posted by Nanang_Ajim
    Mikirbae.com Updated at: 8:25 PM